You are on page 1of 17

900 Penjualan Return

Tujuan Container Pcs Akumulasi Pcs % Akumulasi
Jerman 36 32,400 32,400 10,500 50% 50%
Jepang 29 26,100 58,500 5,500 26% 76%
Belanda 15 13,500 72,000 3,000 14% 90%
Inggris 12 10,800 82,800 2,000 10% 100%
Afrika 7 6,300 89,100 - 0% 100%
99 89,100 21,000 100%

Nama Jenis Cacat (Faktor)
Mesin Operator Kerutan Noda Sobek Berlubang Lain2 Jumlah
Arifin 25 16 0 5 0 46
Mesin 1 Budiman 23 3 2 2 2 32
48 19 2 7 2 78
Arifin 23 3 5 5 2 38
Mesin 2 Budiman 41 17 0 7 0 65
64 20 5 12 2 103
Jumlah 112 39 7 19 4 181

Faktor Jumlah Akumlasi % Akumulasi
Kerutan 112 112 61.9% 61.9%
Noda 39 151 21.5% 83.4%
Berlubang 19 170 10.5% 93.9%
Sobek 7 177 3.9% 97.8%
Lain2 4 181 2.2% 100.0%
181 100.0%

Mesin Faktor Jumlah Akumlasi % Akumulasi
Mesin1 Kerutan 48 48 61.5% 61.5%
Noda 19 67 24.4% 85.9%
Berlubang 7 74 9.0% 94.9%
Sobek 2 76 2.6% 97.4%
Lain2 2 78 2.6% 100.0%
78 43.09% 100.0%
Mesin2 Kerutan 64 64 62.1% 62.1%
Berlubang 20 84 19.4% 81.6%
Noda 12 96 11.7% 93.2%
Sobek 5 101 4.9% 98.1%
Lain2 2 103 1.9% 100.0%
103 56.91% 100.0%
181

Jumlah cacat
Mesin1 78
Mesin2 103
181

maka dgn ini judul yang diusung adalah: Menurunkan cacat kerutan pada MESIN No.9% Sobek Lain2 112 3.88% 21.2% 81.1% n=103 93.I dan II sebesar 100% selama 3 bulan .55% 39 19 7 4 Dari diagram diatas. terlihat bahwa penyebab tingginya retur barang dan rendahnya Yield produksi sebesar 93.1% 64 Mesin1 43% Mesin2 57% 20 12 5 2 Dari diagram diatas.50% Kerutan Noda 61.4% 61.87% 2. maka dgn ini tema yang diusung adalah : Menghilangkan cacat produk pada proses bordir DIAGRAM PARETO JENIS CACAT PRODUK DI MESIN2 100% 98.6% Persentase Cacat pada Mesin1 Vs Mesin2 62.8% n=181 93. DIAGRAM PARETO JENIS CACAT PRODUK DI BAGIAN FABRIKASI Persentase Jumlah Cacat di bagian Pabrikasi 100% 97.21% Berlubang 10.9% 83.5%.

0% 94.400 10.0% 181 100.000 14% 90% Inggris 12 10.9% 100. STRATIFIKASI DATA PT BERWARNA DATA : Penjualan PT Berwarna Vs Retur Asumsi 900 Penjualan Return Negara Tujuan Container Pcs Akumulasi Pcs % Akumulasi Jerman 36 32.9% 97.0% Mesin2 Kerutan 64 64 62.500 72. 0% 100% 99 89.5% 83.2% Sobek 5 101 4.9% Berlubang 7 74 9.4% Lain2 2 78 2.000 10% 100% Afrika 7 6.500 26% 76% Belanda 15 13.500 50% 50% Jepang 29 26.0% 103 56.8% Lain2 4 181 2.0% 78 43.400 32.6% Noda 12 96 11.9% 61.800 82.09% 100.4% 81.100 21.91% 100.0% DATA : Cacat Produksi pd Mesin1 dan 2 Mesin Faktor Jumlah Akumlasi % Akumulasi Mesin1 Kerutan 48 48 61.9% Sobek 2 76 2.1% Berlubang 20 84 19.4% 85.5% 61.4% Berlubang 19 170 10.1% Lain2 2 103 1.100 .6% 100.7% 93.6% 97.9% Noda 39 151 21.9% Sobek 7 177 3.5% 93.000 100% DATA : Cacat Produksi Pada Mesin1 dan Mesin2 dgn Operator Arifin dan Budiman Nama Jenis Cacat (Faktor) Mesin Operator Kerutan Noda Sobek Berlubang Lain2 Jumlah Arifin 25 16 0 5 0 46 Mesin 1 Budiman 23 3 2 2 2 32 48 19 2 7 2 78 Arifin 23 3 5 5 2 38 Mesin 2 Budiman 41 17 0 7 0 65 64 20 5 12 2 103 Jumlah 112 39 7 19 4 181 DATA : Akumulasi Cacat Produk Faktor Jumlah Akumlasi % Akumulasi Kerutan 112 112 61.500 5.300 89.100 58.2% 100.0% 181 .9% 98.000 3.800 2.1% 62.5% Noda 19 67 24.

. - Mesin 1 Berlubang 1 1 2 1 3 2 5 Lain2 . 5 Mesin 2 Berlubang 1 1 1 2 2 3 5 Lain2 1 1 2 . 2 Sub Total 2 3 3 4 5 6 5 2 4 4 19 19 Kerutan 1 2 2 5 6 2 1 2 2 10 13 23 Noda 1 1 1 1 2 3 Sobek 1 1 2 . 2 2 Lain2 1 1 . 2 3 3 3 1 2 . 2 Mesin 1 Berlubang 1 1 . oleh Arifin dan Budiman pada hari Senin ~ Selasa Nama Nama Faktor Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sub TOTAL TOTAL Operator Mesin Cacat S1 S2 S1 S2 S1 S2 S1 S2 S1 S2 S1 S2 Kerutan 1 2 3 1 3 4 4 1 4 2 15 10 25 Noda 1 1 . - Mesin 2 Berlubang 1 1 1 1 2 1 4 3 7 Lain2 . Check Sheet : Jumlah cacat produk Pada Mesin I dan II. . 2 2 Sub Total 2 3 . 9 7 16 Sobek . 3 5 7 3 3 3 3 13 19 Budiman Kerutan 2 3 6 3 6 6 5 3 5 2 24 17 41 Noda 2 3 2 2 2 1 2 1 2 10 7 17 Sobek . . . - Sub Total 3 3 3 3 7 9 8 2 6 2 27 19 Arifin Kerutan 1 2 2 3 3 5 2 2 1 2 9 14 23 Noda 1 1 1 1 2 3 Sobek 1 1 1 2 5 . - Sub Total 5 7 8 5 9 8 9 5 7 2 38 27 TOTAL 12 16 14 15 26 30 25 12 20 11 97 84 181 . .

Jadwal Rencana Kegiatan Periode Nov 2005 Dec 2005 Jan 2006 Feb 2006 No Tahapan I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV 1 Menentukan tema dan Judul 2 Menganalisa Penyebab P 3 Menguji dan Menentukan Penyebab Dominan 4 Membuat Rencana Perbaikan D & Melaksanakan Perbaikan 5 Meneliti Hasil Perbaikan C 6 Standarisasi A 7 Mengumpulkan data baru dan menentukan rencana baru .

Keterangan .

5% menjadi 93.5% 4) Adanya Penyimpangan Yield dari proses Pewarnaan sebesar 1.1 : Penentuan Tema dan Judul Penentuan Tema Berdasarkan informasi yang tersedia: 1) Memelihara tingkat penjualan yang tinggi ke negara tujuan Jerman.9% 83.59% dan proses Jahit Bordir sebesar 4. maka dgn ini judul yang diusung adalah: Menurunkan cacat kerutan pada MESIN No. sesuai Sasaran dari Pihak Manajemen 2) Adanya tingkat retur yang tinggi dalam 4 minggu terakhir 3) Adanya Yield Produksi yang mengalami penurunan dari 99.Langkah .I dan II sebesar 100% selama 3 bulan .8% n=181 93.91% Maka tema yang diusung adalah : Menghilangkan penyimpangan pada proses Produksi Penentuan Judul DIAGRAM PARETO JENIS CACAT PRODUK DI BAGIAN BORDIR MESIN 1 & 2 100% 97.9% 112 Mesin1 43% Mesin2 57% 39 19 7 4 Dari kedua diagram diatas.4% Persentase Cacat pada Mesin1 Vs Mesin2 61.

105 7.955 2 -3 -6 18 x= 7.997 3 6.035 9 1 9 9 Cp = 0.075 7.935 2 -4 -8 32 h= 0.105 1 5 5 25 50 -21 127 18 Histogram Type 2B 16 14 12 Frekuensi 10 8 6 4 2 0 1 2 3 4 5 Kelas 6 7 8 9 Kls Type 2H Nilai Jmlh No Batas2 Kelas Tengah f µ µf µ2f α= 7.985 6.015 7.085 7.075 7.955 6.015 14 0 0 0 XL = 6.945 6.90 6 7.995 9 -1 -9 9 Xu = 7.014 3 6.935 6.965 9 -2 -18 36 x= 6.035 7.095 7.085 1 4 4 16 9 7.115 7.925 6.065 7.975 6.965 6.945 2 -3 -6 18 h= 0.055 7.045 7.005 17 0 0 0 Xu = 7.0311 4 6.055 6 2 12 24 8 7.985 15 -1 -15 15 s= 0.015 7.075 2 3 6 18 9 7.095 7.015 1 6.025 7.909 ==> BAD 7 7.020 2 6.945 6. Kls Type 2B Nilai Jmlh No Batas2 Kelas Tengah f µ µf µ2f α= 7.985 7.005 7.045 7.055 7.025 7.005 1 6.065 0 3 0 0 8 7.10 5 7.90 6 7.005 6.095 1 4 4 16 50 -2 146 15 Histogram Type 2H Frekuensi 10 5 0 1 2 3 4 5 Kelas 6 7 8 9 .995 6.975 5 -2 -10 20 s= 0.025 1 1 1 1 XL = 6.10 5 7.021 2 6.085 7.073 ==> OK 7 7.065 7.045 4 2 8 16 Cp = 1.0367 4 6.955 6.965 6.035 7.995 7.975 6.

007 5.005 5.002 25 8:00 AM 24 5.983.007 5.000 4.006 5.006 16 12:00 AM 16 5.982 4.985 5.024 5.005 4.006 4.010 5.010 5.994 4.010 4.008 36 12:00 PM 4 5.000 21 6:00 AM 22 5.998 21 4:00 AM 20 5.994 4.996 4.990 4.008 4.984 5.006 10 3:00 AM 19 4.997 29 10:00 PM 14 5.017 5.993 5.008 4.020 5.998 4.989 4.998 35 TOTAL 124.030 5.998 5.996 5.997 5.114 D3 = 0 Rata2 X 4.015 4.019 4.71 XLCL 4.980 104 3:00 PM 7 4.000 12 4:00 PM 8 4.009 5.005 14 6:00 PM 10 4.009 5.989 5.002 4.994 5.010 5.003 5.998 4.021 5.006 5. SOAL BAGAN KENDALI WAKTU SAMPLE 1 2 3 4 5 X R 9:00 AM 1 5.002 5.004 4.997 21 1:00 AM 17 4.79 Rata2 R 28.967 4.990 4.988 5.001 5.016.992 5.960 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 N13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Peta R 120 100 80 60 40 20 - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 N 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 .22 RLCL - Peta X 5.984 4.014 4.993 5.000 5.000 5.999 5.009 5.995 718 n=5 A2 = 0.990 39 11:00 PM 15 5.999 4.013 4.980 4.992 5.012 4.014 5.005 22 9:00 AM 25 4.007 4.983 5.015 5.000 4.995 4.993 4.020 5.009 5.009 5.996 4.997 4.015 5.998 30 5:00 PM 9 5.002 5.905 4.003 22 1:00 PM 5 4.993 5 8:00 PM 12 5.990 5.988 4.577 D4 = 2.015 4.012 5.004 5.012 4.000 4.001 5.984 4.996 5.010 5.008 5.993 5.005 4.990 4.72 XUCL 5.003 5.906 5.001 19 11:00 AM 3 4.985 106 2:00 AM 18 5.990 5.994 5.009 20 5:00 AM 21 4.009 4.984 5.007 5.003 5.000 5.005 5.004 5.995 5.010 38 10:00 AM 2 4.002 5.995 5.994 4.36 RUCL 60.005 5.011 5.995 5.000 4.009 5.995 4.988 5.997 4.000 5.006 4.990 4.002 19 7:00 AM 23 5.009 4.005 5.014 5.000 4.010 5.000 5.005 4.970 4.999.001 11 9:00 PM 13 4.002 4.998 17 7:00 PM 11 4.003 26 2:00 PM 6 5.990 5.013 5.995 4.992 5.994 5.007 4.

4.93632 r2 = 0. urut 1. Frekuensi Benang Putus dengan banyaknya cacat kerutan Menguji Hub. Jumlah Cacat Kerutan dgn Frekuensi Jarum Terlepas Jumlah Cacat Kerutan 300 250 200 Faktor Penyebab Dominan r r2 Akumulasi Dinamo sudah tua 0.44% 150 1.6734 43.8205794 r2 = 0.Ant. 2 HASIL ANALISA KORELASI Menguji Hub.171406 KESIMPULAN : Tidak ada korelasi ant.67335 KESIMPULAN : KESIMPULAN : Ada korelasi yang kuat ant. REKAPITULASI PERINGKAT (KELOMPOK) NOMINAL GROUP TECHNIQUE No Faktor-Faktor Nilai Masing-masing Anggota Jumlah Keterangan Urut Yang diduga dominan A B C D E F Nilai (RANK) 1 Dinamo sudah tua 5 4 5 3 5 5 27 I 2 Dudukan jarum longgar 1 5 4 1 3 2 16 IV 3 Benang Tidak Standar 4 1 3 4 4 4 20 II 4 Operator Junior Belum Terampil 2 2 2 5 2 3 16 III 5 Operator Bekerja Tergesa-gesa 3 3 1 2 1 1 11 V 15 15 15 15 15 15 90 Faktor Dominan =1/2 N + 1 4 --> Berdasarkan angket NGT dapat dihitung faktor yang diduga dominan yang akan diuji korelasinya ada 4 buah yaitu No.876688 r = 0.Ant.5500 100 Pie Chart : Perbandingan antara Faktor Dominan 50 - 43% 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Frekuensi Jarum Terlepas 57% r= 0.Ant.4140119 r2 = 0.8206 0. - 6 7 8 9 10 11 12 13 5 10 15 20 25 30 Frekuensi Mesin Mati Frekuensi Benang Putus r= 0.9363 0. Jumlah Cacat Kerutan dgn Frekuensi Mesin Mati Menguji Hub. Frekuensi mesin mati dengan banyaknya cacat kerutan Ada korelasi yang kuat ant. Jumlah Cacat Kerutan dgn Frekuensi Benang Putus 300 400 350 250 300 200 250 Jumlah Cacat Kerutan Jumlah Cacat Kerutan 150 200 150 100 100 50 50 .56% Benang Tidak Standar 0. Frekuensi Jarum Terlepas dengan banyaknya cacat kerutan . 3.8767 56.

225 945 3 7 42 49 1.820 n∑xy = 2.797.371.048 4 12 254 144 64.197 r= 0.400 560 Total 173 3.400 2. - 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 6 7 8 9 10 11 12 13 5 10 15 20 25 30 4 6 8 10 12 14 16 18 Frekuensi Jarum Terlepas Frekuensi Mesin Mati Frekuensi Benang Putus X .350.560 25 14 50 196 2.740 n∑xy = 237.225 780 24 13 120 169 14.950 21 6 25 36 625 150 22 8 75 64 5.984 3.025 735 2 8 150 64 22.584 r= 0.264 9 8 115 64 13.168 1 15 251 225 63.400 840 13 15 210 225 44.536 3.536 3.025 n∑xy = 622.876 9.122.264 9 12 272 144 73.41401 n∑y2 = 12.225 595 11 8 125 64 15.400 840 13 7 120 49 14.000 11 8 125 64 15.025 540 19 8 140 64 19.360 18 12 45 144 2.600 2.500 3.660 24 12 65 144 4.312 14 10 240 100 57.544 784 20 13 170 169 28.900 1.971 (∑x)2 = 32. Jumlah Cacat Kerutan dgn Frekuensi Jarum Terlepas Menguji H ub.225 2.025 840 6 26 366 676 133.822.625 (∑y)2 = 11.500 1.516 3.316 1.225 920 8 14 165 196 27.Ant.972 ∑x∑y = 823.765 1 7 105 49 11.625 875 17 26 322 676 103.400 1.680 5 12 256 144 65.984 3.625 1.000 11 18 312 324 97.400 14 10 240 100 57.630 ∑x∑y = 211.900 2.524 3.225 920 9 6 40 36 1.280 15 10 280 100 78.929 48.210 20 6 40 36 1.625 1.400 14 14 130 196 16.500 1.372 17 6 30 36 900 180 18 7 120 49 14.500 700 25 14 100 196 10.724 1.000 38.Ant.225 1.955 ∑x∑y = 1.150 13 16 82 256 6.100 770 12 12 282 144 79.500 300 16 7 113 49 12.120 19 8 140 64 19.675 2.335 1.724 5 14 110 196 12.176 93.750 2 7 100 49 10.340 45.400 1.120 664.628 83.080 7 14 145 196 21.684 8.048 4 7 42 49 1.225 (∑y)2 = 23.900 700 27 12 65 144 4.110 n∑x2 = 38.400 840 18 26 360 676 129.000 700 3 7 135 49 18.100 3.780 r= 0.200 2 15 250 225 62.516 6 6 40 36 1.Ant.932 388.900 700 23 19 140 361 19.200 2 8 150 64 22.400 Total 224 3.200 ∑x∑y = 576.225 780 28 14 50 196 2.241 Menguji Hub.800 15 10 280 100 78.540 6 8 105 64 11.500 1.764 294 4 14 120 196 14.600 2.700 Total 181 1.141 21 13 150 169 22.820 14 16 80 256 6.761 49.025 270 17 7 125 49 15.025 2. .225 945 3 7 135 49 18. Jumlah Cacat Kerutan dgn Frekuen si Mesin Mati Menguji Hub.951 n∑x2 = 53.100 770 12 7 110 49 12. .616 11 7 20 49 400 140 12 7 110 49 12.000 1.769 791 16 8 28 64 784 224 16 6 45 36 2.544 784 20 7 112 49 12.524 3.524 3.325 26.569 2.600 240 21 7 80 49 6.400 2.764 294 4 12 254 144 64.600 1.865 n∑x2 = 190.384 10 12 282 144 79.600 2.119 19 12 28 144 784 336 20 7 112 49 12.251 n∑y2 = 16.332 23 10 70 100 4.135.956 9.789 34.310 8 6 26 36 676 156 9 12 272 144 73.400 840 15 6 50 36 2.225 3.139 31.057 11.072 5 12 256 144 65.120 19 13 163 169 26.625 600 22 20 185 400 34.725 r= 0.825 86.505.52833 (∑y)2 = 13.384 12 8 28 64 784 224 13 7 120 49 14.955 n∑xy = 862.072 5 26 374 676 139.819 1.846 6.344 5.225 1.225 920 8 8 115 64 13.225 945 3 7 135 49 18.516 3.483.400 840 18 7 120 49 14.807.716 (∑y)2 = 1.619.985 (∑x)2 = 164.481 26 10 70 100 4.567 641.080 7 8 135 64 18.769 791 16 7 113 49 12.030 7 6 30 36 900 180 8 8 115 64 13.384 10 6 26 36 676 156 10 7 85 49 7.025 472.600 240 7 8 135 64 18.777 (∑x)2 = 29.400 1.025 840 6 8 105 64 11.825 n∑x2 = 31.001 3.600 9.168 1 8 146 64 21.021 r= r= r= r= (∑x)2 = 50. Data untuk scatter [1] No X Y X2 Y2 XY No X Y X2 Y2 XY No X Y X2 Y2 XY No X Y X2 Y2 XY 1 8 146 64 21.625 875 17 7 125 49 15.500 700 Total 405 4.171 1.600 1. Jumlah Cacat Kerutan dgn Frekuensi Benang Putus Scatter Diagram 140 Jumlah Cacat Kerutan 300 400 300 120 350 250 250 300 100 200 200 Jumlah Cacat Kerutan 250 Jumlah Cacat Kerutan 80 150 150 200 Y 60 150 100 100 40 100 50 50 20 50 .82058 n∑y2 = 1.962.800 15 7 120 49 14.93632 n∑y2 = 31.316 1.600 240 10 12 282 144 79.100 1.

. 250 Jumlah Cacat Keruta Jumlah Cacat Kerutan 80 150 150 200 Y 60 150 100 100 40 100 50 50 20 50 . . - 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 6 7 8 9 10 11 12 13 5 10 15 20 25 30 4 6 8 10 12 14 16 18 Frekuensi Jarum Terlepas Frekuensi Mesin Mati Frekuensi Benang Putus X .

00 10.148.01 1.71 23 162.24 Scatter Diagram 102.402.85 96.006.690.633.13 18 25.29 8 5.00 95.77 13.039.849.71 26.40 98.82 94.055.898 554.60 98.00 11.30 96.084.559.36 27 4.171.651.21 507.01 9.086 250.577.42 94.00 2 156.171.675.277.31 98.161.264 Total 3.033.17 27 115.40 9.90 95.61 1.32 5.80 28 4.40 2.737.00 99.13 (∑x)2 = 7.61 62.00 10.62 19 28.33 19 164.399.90 7.90 8.55 217.30 20.173.78 9.45 19 2.047.00 92.24 8. 0.898 331 280.71 764.969.30 5 2.42 10 88.96 9.80 9.483.00 95.84 30 18.00 83.00 24.00 15.402.555.34 6.404.00 200.53 97.44 9.082.78 9.00 29 .96 9.844.77 15.00 84.54 95.651.198.563.40 99.10 93.148.849.632.820.242.41 95.70 3.48 13.821.40 7.85 8.31 98.49 1.56 13.09 9.81 9. Data untuk scatter [2] No X Y X2 Y2 XY No X Y X2 Y2 XY No X Y X2 Y2 XY No X Y X2 Y2 XY 1 88.34 26.651.69 22.07 21 3.56 7.097.066.13 17.49 8.354.48 8.055.20 ∑x∑y = 1.04 9 4.01 3 221.32 10.92 1. 1.00 89.043.00 9.352.69 643.773.438 Total 434 2.34 13 181.000.00 96.147.66 8.00 95.817.00 82.73 13.424.729.00 10.63) n∑x2 = 232.13 22 163.00 8.84 32.00 X X X X .0 .086 41.844.63 99.07 25 10.148.00 Y Y Y Y 94.40 12.00 11 88.22 17.494.917.333.137.80 n∑x2 = 6.24 9.600.969.257.92 8.141.48 14 21.00 .34 953.352.576.18 9.79 26 112.00 92. 100.20 94.147.89 12.71 784.58 95.00 7.892.45 96.81 9.69 7. 10.944.07 3 7.64 9.04 2.00 96.00 10.01 8.994.00 95.04 8.066.78 10.90 17.00 8.65 95.0 .844.97 15 84.24 2.31 96.12 9.08 95.976.08 (2.00 9.22 256.92 8.76 100.38 21.860.00 100.686.00 100.900.900.80 9.44 4.808.31 12.850.28 13 86.51 8.90 96.22 0.860.18 8.131.00 9.90 24 129.57 7.00 98.943.90 9.468.50 98.30 97.57 441.86 7.00 100.00 11.96 10.98 9 132.250.34 370.67 7 12.873.265.16 8.00 98.087.04 481.926.889.00 9.898 7.71 8 61.742.530.604.10 95.40 95.242.900.80 9.82 98.844.00 95. 10 19.76 97.16 17.338.00 9.46 4 151.09 9.61 9.00 98.892.000.00 .01 8.00 9.00 361.90 97.00 100.00 9.526.084.434.769.00 9.795.381.34 625.90 9.428.76 9.709.82 95.306.600.10 94.69 7 133.60 96. 10.00 0 0 0 00 00 00 00 00 00 00 00 90.086 8.50 n∑xy = 11.00 88.18 12 22.65 27 85.892.217.62 28 102.00 94.000.679.00 96.16 17.434.277.55 13.31 7 4.758.35 8.90 3.86 16.00 94.758.34 3.12 16 3.84 26 3.600.80 26 15.000.00 9.60 ∑x∑y = 7.354.91 7.00 (1.00 98.348.00 94.24 3.346.55 8.71 49.76 95.00 9.00 9.158.35 1.30 144.65 13.23 11 18.96 1.404.95 784.00 40 60 80 10 12 14 16 18 20 22 24 81.817.60 100.31 95.23 97.57 22.09 9.77 64.00 98.42 ∑x∑y = 11.00 98.086 378.795.80 9.00 9.74 6 15.000.00 10. 5.22 21 116.830.00 9.844.06 197.86 0.87 (∑x)2 = 15.235.758.817.43 1.00 29 106.816.08 n∑x2 = 9.773.929.471.03 1 125.471.90 29.707.73 340.00 9.00 8.066.38 100.569.00 94.00 97.01 7.066.00 9.00 369.00 100.24 12.38 7.24 484.131.00 102.61 8.969. 10.82 8.88 20 85.54 8.00 93.30 7.00 .494.71 26.738.348.529.884 n∑xy = 7.92 11.90 7.00 8.198.104.71 355.57 21.600. 2 2.00 98.10 8.61 13.762 280.95 17.704.95 98.49 11 124.757.95 12.09 9.47 3 3.40 6 88.21 r= 0.16 22 2.49 448. 29 19.71 11.00 6.00 92.22 7.87 27 12.48 22 85.758.758.733.399.49 10.336.84 7.00 8.962.13 225.00 94.35 96.758.81 9.88 95.80 9.50 9.14 49.795.969.00 9.56 1 8.56 13.079.758 280.44 100.74 15 133.00 .97 9.216.358.09 8.006.16 144.357.00 2.06 8.35 17.87 20 0.34 13.19 4 2.33 9.63 17 132.594.01 394.78 98.000.55 16 136.01 11.348.60 96.91 18.769.692.92 331.000.90 121.594.148.00 7.594.348.206.850.751.00 87.84 400.217.00 4.76 94.91 576.96 9.00 9.09 9.242.590 2.44 21 85.00 8.507.908.660.92 1.96 9.025.50 9.51 15 16.985.00 90.00 95.22 9.00 94.55 95.354.64 30 2.73 8.863.728.00 95.506.456.32 324.48 1.18 1.99303) n∑y2 = 8.76 8.66 95.00 90.00 15.89 8.773.217.795.651.06 81.977.900.24 1.04 5.00 95.24 7.57 4 12.00 .277.00 Scatter Diagram Scatter Diagram Scatter Diagram 102.60 18 81.00 96.00 9.22 7.98 24 3.000.77 2.84 8.98 8.132.56 9.00 98.943.434.90 29 85.64 9.21394 n∑y2 = 8.97 0.30 13.76 94.72 14 147.892.0 0.18 223.00 95.055.055.50 17 28.943.84 17 81.399.32 7.40 12 1.00 7.56 64.85 1.08 95.05 9.943.005.00 95.818.94 23 85.40 9.04 7.348.00 5.75 20 204.131.84 9.00 9.216.433.91 12.08 100.000.399.563.48 21 8.98 418.277.399.71 7.09 9.00 9.21 r= 0.217.76 n∑xy = 253.694.852.198.773. 0.131.563.47 (∑x)2 = 188.00 8.81 25 145.159.352.90 672.44 1 3.95 7 88.582.000.77 7.82 15.95 99.386.614.20 9 88.08 97.92 8 88.80 14 84.434.16 94.72 95.76 63.00 85.171.00 8.52 16 84.769.138.95 6.712.40 343.40 93.78 17 3.89 766.00 100.00 8.24 (∑y)2 = 8.01 15.97 24 85.600.769.429.82 9.97 26.82 275.00 96.00 10.160.563.13 7.206. 100.00 3.900.000.894.96 8.30 395.96 14.00 95.206.85 23 4.242.43 12.21 8.00 102.402.00 1.152.69 144.95 15 0.703.98 4 88.494.541.354.76 94.38 15.712.44 7.801.849.20 95.21 r= (0.30 93.00 94.73 2.60 94.08 96.30 8.50 19 85.96 275.198.694.31 9.20 95.402.00 1.00 100.898 223.467.80 94.270.057.40 95.31 95.00 10 .08 97.31 7.08 93.21 5.376.92 12.00 97.09 8.58 13 1.00 97.80 13 20.85 12.000.00 96.277.471.000.00 92.55 974.438.00 94.00 94.00 3 88.00 94.45 14 4.00 9.97 4.216.68 ∑x∑y = 255.00 9.097.00 100.097.00 6.271.912 2.317.50 8.401 280.277.00 86.216.900.01 324.084.11126) (∑y)2 = 8.28 5 88. 0.13 6.00 98.301.21 r= (0.56 9.09 10.084.16 9.90 10.00 9.06 8 18.256.48 444.00 100.131. 90.00 97.00 10.600.30 22.20 95.51 9.292.10 5.65 7.69 8.00 30.10 157.05 9.424.00 9.20 95.61 9.00 4.60 98.34 8.48 16 24.354.00 25.00 100.40 95.71 19.78 8.00 9.587.78 28 11.44 19.00 96.06 12 60.00 1.10 2.89 349.239.782.00 30 85.29 9.24 (∑y)2 = 8.24 (∑y)2 = 8.80 25 85.60 9.502.90 322.00 9.40 18 5.78 9.21 6 132.00 2 .00 3.29 5 10.90 98.76 9.85 11 3.566.08 24 12.22 121.006.86 41.21 1.00 9.525.14 7.758.206.92 20 4.60 28 85.52 5 140.65 16.98 15.20) r= r= r= r= (∑x)2 = 6.90 21.006.35 187.65 144.12 9.77 9.49 9.22 n∑y2 = 8.356.236.85 390.00 96.14 11.14 49.62 23 7.569.817.15094 n∑y2 = 8.22 17.90 18 60.21 8.71 7.10 25 3.40 9.171.16 30 102. 0.16 7.43 8.00 97. 0.00 10 60.24 245.00 361.905.97 7.352.82 2.00 9.097.443.718.90 324.31 225.67 9.00 .00 9.80 26 85.11 22 0. 100.00 10.283 Total 88 2.70 94.00 8.95 95.84 3.43 399.22 16.00 20.25 9.71 8.18 12 88.507.76 Total 2.516.00 10.679.00 .00 96.795.80 8.32 9.40 9 11.98 662.00 98.95 94.09 9.16 6 2.85 96.00 .06 16.16 2 88.92 350. 0.758.00 .31 15. 0.08 n∑x2 = 16.71 8.494.00 9.08 96.31 94.88 95.594.00 9.471.58 n∑xy = 1.

Langkah IV : Membuat Rencana & Melaksanakan Perbaikan 4. Test run .Ambil 30 sample benang yang akan diuji 100% . Lepas Kabel . Cleaning coil dinamo .Uji tarik masing2 sample benang .Tentukan nilai rata2 dari hasil uji tarik tersebut sebagai standard awal kekuatan benang .14 Desember 2005 MR. Haris . Bongkar dinamo . Jika hasilnya OK. Pastikan mesin dalam keadaan of 100% . pasang kembali pada mesin Benang Tidak Benang Sering Standar-kan 2 Standar Putus benang Mesin I & II 6 .Tentukan batas atas awal dan batas bawah awal kekuatan benang 100% 100% 112 0 0 Sebelum perbaikan Initial Goal Intermediate Target . Ganti bearing dinamo . Assembly .11 Desember 2005 Mr. Hadi .1 Merencanakan Perbaikan No Faktor Penyebab WHY WHAT WHERE WHEN WHO HOW HOW MUCH Remajakan 1 Dinamo sudah tua Mesin sering mati dinamo Mesin I & II 7 .

Cleaning coil dinamo 0 .Uji tarik masing2 sample benang 3 3 Total 25 23 .6 sebagai standard awal kekuatan benang 1 .4 Waktu Pelaksanaan 6 .6 ==> Dari hasil pelaksanaan uji coba dan monitoring didapatkan hasil yang sangat memuaskan .3 Lokasi Perbaikan Mesin I & II 18-Dec 4 4 6 6 1.Jika hasilnya OK.6 3.6 .Tentukan batas atas awal dan batas bawah awal 0 15-Dec 16-Dec 17-Dec 18-Dec 19-Dec 20-Dec 21-Dec 22-Dec 23-Dec 24-Dec 25-Dec 26-Dec 27-Dec 28-Dec 29-Dec 30-Dec 31-Dec 1-Jan 2-Jan 3-Jan 4-Jan kekuatan benang Tanggal Jumlah rata-rata cacat kerutan mesin1 = 5 Jumlah rata-rata cacat kerutan mesin2 = 4.Assembly Tanggal .14 Desember 2005 6 66 25-Dec 5 5 1.Ambil 30 sample benang yang akan diuji 4 4 4-Jan 3 3 .5 Pelaksana perbaikanMr.2 Rencana perbaikan Remajakan dinamo 13-Dec 5 6 7 Jumlah Cacat Kerutan Setelah Peremajaan Dinamo 1. pasang kembali pada mes Jumlah rata-rata cacat kerutan mesin2 = 3.4 ==> Dari hasil pelaksanaan uji coba dan monitoring didapatkan hasil yang sangat memuaskan 2 1.Lepas Kabel 2 2 Total 18 17 .Tentukan nilai rata2 dari hasil uji tarik tersebut 2 Rata2 5 4.3 Lokasi Perbaikan Mesin I & II 7 20-Dec 6 5 1.4.Ganti bearing dinamo an an ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec ec J J -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D -D 2- 1- 14 15 17 18 21 22 24 25 28 29 13 16 19 20 23 26 27 30 31 .2 Data Monitoring dan Pelaksanaan Perbaikan No Pelaksanaan Perbaikan Data Monitoring 1 1.5 Pelaksana perbaikanMr.Pastikan mesin dalam keadaan of 3 3 3 2-Jan 2 1 .Test run Jumlah rata-rata cacat kerutan mesin1 = 3. Haris 4 4 4 28-Dec 3 3 Jumlah Cacat Kerutan 1.1 Faktor yang diperbaiDinamo sudah tua Tgl M1 M2 1.11 Desember 2005 23-Dec 4 3 5 5 1.2 Rencana perbaikan Standar-kan benang 15-Dec 6 6 Jumlah Cacat Kerutan Setelah Standarisasi Benang 1.Bongkar dinamo 1 1 Rata2 3. Hadi 55 5 5 30-Dec 5 4 Jumlah Cacat Kerutan 1.6 Prosedur pelaksana .6 Prosedur pelaksana .4 .1 Faktor yang diperbaiBenang Tidak Standar Tgl M1 M2 1.4 Waktu Pelaksanaan 7 .

2005 100% 97.9% 100.8% n=35 93.3% 34.6% HCO M/C 3 34 8.0% 35 100.0% L/LD M/C 3 31 8.6% 80.3% 12 12 11 10 9 8 7 7 6 6 5 4 3 2 3 3 3 1 1 .4% BS M/C 3 28 8.1% 71.3% 34.0% 54.3% B'FOR/LEHR 7 19 20. MESIN TROUBLE DI HOT PROSES THN. 6 3 12 3 3 1 0 7 35 Stratifikasi Data HOT Trouble Y 2005 Frek Akumulasi % % Akumulasi BS TF 12 12 34.0% DIAGRAM PARETO FREK.6% 88.6% 97.2005 B'FOR /LEHR Nama Mesin DVD BS M/C BS T/F L/LD HCO M/C NS/INS NBF/BF C/V/turn over TOTAL Frek.1% NS/INS 1 35 2.3% DVD 6 25 17.9% 54.Data Frekuensi Trouble Mesin Hot Process Thn.

Frek 0 5 10 15 20 25 30 35 40 DVD BS M/C BS T/F L/LD HCO M/C Nama Mesin NS/INS NBF/BF B'FOR /LEHR C/V/turn over Frekuensi Trouble Mesin HP 2005 TOTAL Row 3 .