You are on page 1of 14

Laporan Survey Topografi

KATA PENGANTAR

Sebagai langkah awal Pekerjan Peningkatan Jalan Poros dan Jalan
Lingkungan Sekitarnya, Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara
Tahun Anggaran 2011, maka bersama ini kami sampaikan Laporan Topografi
yang berisikan mengenai gambaran secara umum hasil pengukuran existing
jalan yang ada antara lain trase jalan, dasar, tanjakan & turunan, alynemen
vertical & horizontal.

Kegiatan Peningkatan Jalan Poros Desa Bukit Biru dan Desa Bangun Sari
Serta Jalan Lingkungan Sekitarnya, Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai
Karta Negara Tahun Anggaran 2011, dengan sumber dana APBD, sesuai
dengan nomor kontrak : ………….. sebagai Konsultan Perencana adalah CV.
EXCECONT

Rencana Kerja ini merupakan tolok ukur rencana untuk mengatasi
Permasalahan pembangunan jalan di Kabupaten Kutai Kartanegara terutama
untuk Propinsi Kalimantan Timur yang saat ini semakin kompleks dengan
semakin meningkatnya tuntutan pembangunan terhadap kebutuhan sarana dan
prasarana jalan yang cenderung bersifat kompetitif dalam pemenuhan dan
peningkatannya guna kelancaran transportasi jalan yang ada.

Pada kondisi tranasportasi Jalan sekarang. ini, terjadi berbagai kendala dan
permasalahan yang timbul baik diakibatkan oleh kebutuhan ruang akan
jalan/jembatan ataupun karena kerusakan sehingga diperlukan peningkatan
dari fungsi jalan itu sendiri.

Dampak yang ditimbulkan jelas akan mempengaruhi kondisi lingkungan dan
struktur wilayah yang mengarah penyebaran penduduk yang ada untuk dilalui
guna peningkatan jalur, serta pemenuhan kebutuhan akan prasarana jalan
yang ada semakin meningkat.
CV. EXCECONT i

.. April 2011 . EXCECONT ii ........ Laporan Survey Topografi Peningkatan Jalan Poros Desa Bukit Biru dan Desa Bangun Sari....... CV..... Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menunjang pencapaian sasaran Pembangunan Nasional yang bertujuan memperlancar perekonomian dan membuka daerah yang terisolir dimana pelaksanaan Perencanaannya dilaksanakan oleh Konsultan Perencana CV... Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Karta Negara Tahun Anggaran 2011. TEAM LEADER CV...... sesuai nomor kontrak : …………………… Diharapkan Laporan Topografi pekerjaan Perencanaan ini dasar membuat rencana kerja / acuan untuk pelaksanaan realisasi fisik perencanan di lapangan. EXCECONT adalah Pekerjan Peningkatan Jalan Poros Desa Bukit Biru dan Desa Bangun Sari..........EXCECONT Samarinda.....

Hitungan Koordinat (polygon) -. Perhitungan Poligon dan Waterpass -. Laporan Survey Topografi DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN BAB II DASAR TEORI PERHITUNGAN BAB III PENGAMBARAN TOPOGRAFI BAB IV KONDISI EXISTING JALAN DAN RENCANA PENANGANAN LAMPIRAN -. EXCECONT iii . Data Situation -. Foto-foto Existing CV.

dimana ilmu ukur tanah adalah suatu pengukuran dan penggambaran dari sebagian kecil permukaan bumi. Pengukuran jarak . Sedangkan ilmu Geodesi adalah suatu pengukuran dan penggambaran dari sebagian besar permukaan bumi. yaitu : . peta topografi dan lain-lainnya. Pengukuran elevasi . Catatan-catatan kondisi lapangan atau keterangan-keterangan lainnya. Dari keempat hal ini kemudian dilakukan proses perhitungan dan selanjutnya menghasilkan suatu output data yang dapat berupa gambar-gambar kerja. pembangunan gedung-gedung dan lain sebagainya. CV. jembatan. irigasi. EXCECONT iv . data terpenting yang harus diukur dilapangan. pembuatan jalan. peta situasi. Pengukuran sudut . Ilmu ukur tanah dipergunakan pada pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan TEKNIK SIPIL seperti pekerjaan pengairan. Laporan Survey Topografi BAB I PENDAHULUAN Ilmu ukur tanah merupakan bagian dari ilmu Geodesi. Pada dasarnya pengukuran dilapangan diperlukan empat hal.

serta Pengadaan Alat Ukur dan Peralatan Lainnya tahun Anggaran 2011 telah dilaksanakan pengukurannya. Laporan Survey Topografi Berkaitan dengan hal di atas. EXCECONT v . Propinsi Kalimantan Timur. Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Karta Negara Tahun Anggaran 2011. maka Dalam Melaksanakan Pekerjan Peningkatan Jalan Poros Desa Bukit Biru dan Desa Bangun Sari. CV. Proyek Perencanaan Teknis Jalan tersebut diatas.

Sistem RDS Pada pengukuran pekerjaan ini digunakan system tacheometry stadia. yang prinsip dasar pengukurannya adalah : T T1 M S h L V B ΔAB I i A H = jarak datar A CV. Sistem tangensial 2. EXCECONT vi . Sistem stadia 4. Sistem optical 5. yaitu : 1. Sistem substanse bar 3. Laporan Survey Topografi BAB II DASAR TEORI PERHITUNGAN Pengukuran di lapangan menggunakan system “Tacheometry Stadia” dimana kita mengenal lima system Tacheometry.

Cos Q Rumus Dasar : Bila diasumsikan rambu tegak lurus garis bidik dan T1 L1 adalah selisih benang (S). S. Cos Q atau H = L. Cos Q LM Juga T1 L1 = T L. Cos Q + k Pada Δ IMP Cos Q = IP / 1M IP = IM. JARAK DATAR = H ΔTT1 M sudut M =Q sudut T1 = 900 T1M Jadi Cos Q = T1 M = TM. EXCECONT vii . T1 L1 + k = m. Laporan Survey Topografi Dimana : i = Tinggi alat ( m ) Q = Sudut vertical S = Selisih benang atas dan bawah h = Tinggi benang tengah (m) V = H x tg. Cos Q TM ΔLL1 M L1M Jadi Cos Q = L1 M = LM. maka : L = ( m. T1 L1 + k ) m = Konstanta alat (=100) K = Koefisien alat Karena L = m. TL Cos Q + k = m. 1. Cos Q CV. Q ΔAB = Beda tinggi antara A danB II.

Q > 900 ) dimana : V = H .S.tg Q CV. 2.h ( bila sudut miring naik.V . Cos 2 Q + k Cos Q Bila k = 0 Maka H = M. BEDA TINGGI Beda tinggi AB = i + V . Cos2 Q II.h ( bila sudut miring naik. Q < 900 ) i . Laporan Survey Topografi = M. S. EXCECONT viii .

Selanjutnya titik-titik ini diplotkan pada posisi masing-masing titik ( Sistem Koordinat ) di atas sebidang kertas yang sudah ditentukan ukuran dan skalanya.00 m y = ± 0. maka hal pertama yang dilakukan adalah dengan menghitung Elevasi pada tiap titik yang ditinjau. PERHITUNGAN ELEVASI Diasumsikan ketinggian dan koordinat lokalnya adalah : z = ± 100.00 m Perhitungan beda tinggi dilakukan pada sejumlah titik yang diukur terhadap posisi alat. EXCECONT ix . UMUM Untuk mendapatkan gambaran tentang keadaan muka tanah. Dengan demikian akan didapat elevasi dari setiap titik pengukuran.00 m x = ± 0. CV.00 m. 2. 1. kemudian hasil dari tiap titik ditambahkan dengan ± 100. III. Laporan Survey Topografi BAB III PENGGAMBARAN TOPOGRAFI III.

EXCECONT x .10 39’ 30” T2 2.900 75 1.43 .00 P1 + 20 TA 1.20 m 40 m Q = 920 15’ 40” 75 m T2.57 98. h = 0. h = 1.90 m Q = 880 20’ 30” 60 m T3.46 101. Laporan Survey Topografi Contoh : T1 benang tengah. 3.46 + 20 20’ 5” T3 Dan hasil selengkapnya untuk pekerjaan ini seperti pada lampiran laporan.50 15’ + 20 15’ 1. h = 2. III. PERHITUNGAN KOORDINAT CV.500 60 1.50 m Q = 920 20’5” Untuk hasil perhitungannya seperti di dalam tabel berikut : Posisi Sudut Jarak Beda Tinggi Elevasi Target h Alat Vertikal (m) (m) (+) (-) 100.200 40 1.88 101.88 m 40” 40” T1 0.

U P Jarak αop = sudut jurusan αop T Atau bisa juga dengan menggunakan bidang absis sebagai X dan ordinat sebagai Y. II. Karena sudut lingkaran dari 00 – 3600. Laporan Survey Topografi Untuk mengetahui suatu posisi titik dilapangan diperlukan jarak dan sudut jurusan dari suatu kutub salib sumbu. Kwadran I 00 – 900 . IV maka digunakan rumus : Absis. sumbu X = Jarak datar x Sin α Ordinat. absis + ordinat + Untuk menentukan titik-titik tersebut berada di Kwadran I. sumbu Y = Jarak datar x Cos α Contoh : CV. absis + ordinat + Kwadran IV 2700 – 3600 . absis + ordinat + Kwadran III 1800 – 2700 . maka lingkaran dibagi dalam empat kwadran. hal semacam ini dinamakan koordinat. III. absis + ordinat + Kwadran II 900 – 1800 . EXCECONT xi .

51 m T2 880 20’ 10” 75 74.27 Dan hasil selengkapnya pengukuran pada pekerjaan ini seperti pada lampiran laporan.13 T3 1100 45’ 40” 60 56.65 13. Laporan Survey Topografi U T1 Sudut Jurusan / Azimut α 1 = 700 15’ 20” 40 m α 2 = 880 20’ 10” α 3 = 1100 45’ 40” 75 m P1 T2 i = 1. CV.50 m 60 m T3 Untuk selanjutnya hasil perhitungan koordinat seperti dalam table berikut : Posisi Targe Sudut Jurusan Jarak Koordinat X Koordinat Y Alat t (Azimuth) (m) (Jarak x Sin α) (Jarak x Cos α) (+) (-) (+) (-) 00 00 00 0 0 P1 TA 1. EXCECONT xii .10 21.97 2.50 T1 700 15’ 20” 45 37.

Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2011 adalah kondisi jalan yang merupakan Jalan Berbatu Dan Dearah Persawahan Serta sebagian Daerah Perbukitan yang masih perlu dilakukan peningkatan dan pembenahan guna mendapatkan suatu kondisi jalan yang nyaman dan aman bagi pengguna jalan . Laporan Survey Topografi BAB IV KONDISI EXISTING JALAN DAN RENCANA PENANGANAN Kondisi existing rencana Pekerjan Peningkatan Jalan dan Semenisasi Desa Bukit Biru. Untuk hasil pada masing-masing ruas disajikan dalam bentu table dibawah untuk memudahkan dalam identifikasi. CV. Pengukuran yang telah dilakukan pada beberapa titik dan ruas yang memerlukan penanganan dan perhatian khusus. gorong gorong. pasangan parit maupun urugan/galian pada tanah. EXCECONT xiii . diantaranya perlu pembangunan jembatan.

Laporan Survey Topografi CV. EXCECONT xiv .