You are on page 1of 4

RADIO KOMUNIKASI DAN

INFORMATIKA
No. Dokumen : SOP/UKP/260/Pakem
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 02 Pebruari 2017
Halaman : 1/1

Kepala Puskesmas

DINAS KESEHATAN
KABUPATEN Dr. Feny Mayalestari
BONDOWOSO NIP. 19800607 201001 2 014

1. Pengertian alat komunikasi merupakan alat untuk mempermudah komunikasi
antara sopir dan unit terkait.
2. Tujuan Untuk mempermudah komunikasi dan mempercepat dalam
penanganan pasien
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Pakem no. 440/07/430.10.2/2017
tentang pelayanan klinis berorientasi pasien di Puskesmas Pakem
4. Referensi 1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun
2002 Tentang Radio komunikasi dan perkapalan
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun
2010 Tentang kenavigasian
5. Prosedur/ a. Petugas unit gawat darurat menerima laporan adanya korban
Langkah- atau pasien baru
langkah b. Petugas unit gawat darurat menghubungi petugas ambulan
untuk stand by di unit gawat darurat
c. Sopir ambulan menyiapkan ambulan dan seluruh peralatan
kegawat daruratan di ambulan
d. Meminta persetujuan rujukan kepada keluarga pasien atau
pasien.jika setuju pasiean atau keluarga pasien
menandatangani lembar persetujuan, jika tidak setuju pasien
atau keluarga pasien menandatangani lembar form penolakan
dirujuk
e. Petugas unit gawat darurat menghubungi rumah sakit tempat
rujukan
f. Mengirim pasien ke rumah sakit dengan tetap melakukan
komunikasi monitoring dengan petugas unit gawat darurat
6. Unit Terkait 1. Puskesmas Pembatu
2. Ponkesdes
3. Dinas Kesehatan

Prosedur a. Unit Terkait a. Memindahkan pasien dan ruang unit gawat darurat menuju ambulan f.10. Revisi : SOP Tanggal Terbit : 02 Pebruari 2017 Halaman : 1/1 Kepala Puskesmas DINAS KESEHATAN KABUPATEN Dr. Dokumen : SOP/UKP/261/Pakem No. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Pakem no. Referensi 5. Ponkesdes . Petugas unit gawat darurat menerima pasien baik secara langsung atau melalui telefon c.cepat dan tepat agar pasien atau korban selamat dan mengurangi resiko cidera yang lebih bahaya. Puskesmas Pembantu b. 440/07/430. Pengertian Pertolongan Pertama merupakan tindakan pertolongan yang diberikan terhadap korban dengan tujuan mencegah keadaan bertambah buruk sebelum korban mendapatkan perawatan dari tenaga medis 2. Melalukan penanganan pertama atau tindakan ke gawat daruratan sesuai dengan prosedur pertolongan pertama gawat darurat d. 19800607 201001 2 014 1. Memakai handscoon dan masker b. 3. Mengirim pasien menuju instansi yang lebih lengkap 6. Feny Mayalestari BONDOWOSO NIP. Tujuan Menangani korban dengan cara logis. PENANGANAN KORBAN No. Menghubungi ambulan melalui telefon bila pasien harus dirujuk e.2/2017 tentang pelayanan klinis berorientasi pasien di Puskesmas Pakem 4.

Referensi 1. Revisi : SOP Tanggal Terbit : 02 Pebruari 2017 Halaman : 1/1 Kepala Puskesmas DINAS KESEHATAN KABUPATEN Dr. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Pakem no. Feny Mayalestari BONDOWOSO NIP.telepon ). Undang undang Penanggulangan Bencana Nomor 24 tahun 2007 2. Dokumen : SOP/UKP/263/Pakem No. Pengertian Ambulan adalah sarana angkutan bagi korban atau pasien yang tidak memerlukan perawatan khusus/ tindakan darurat untuk menyelamatkan nyawa dan diperkirakan tidak akan timbul kegawatan selama dalam perjalanan.alamat. 19800607 201001 2 014 1. PELAYANAN AMBULAN No. Ponkesdes . Perawat UGD menghubungi sopir ambulan apabila sopir tidak ada di tempat.8/2017 tentang pelayanan ambulan 4. data tersebut diserahkan ke tindakan pelayanan indikasi pasien d. 440/01/430.no. Tujuan Agar pasien atau keluarga pasien nyaman dengan fasilitas dan pelayanan ambulan 3.10. Unit Terkait a. 2. Undang undang Rumah Sakit No 44 tahun 2009 5. Mencatat identitas pelapor ( nama. Puskesmas Pembantu b. perawat IGD yang mengemudikan ambulan 6. Petugas tindakan pelayanan indikasi pasien memastikan laporan tersebut dengan menghubungi nomor telepon pelapor e. Undang undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 3. Perawat IGD menerima panggilan gawat darurat/kasus yang memerlukan ambulan c.2. Memarkir ambulan tidak jauh dari instalasi gawat darurat b. Prosedur a.

Pengertian a. menjemput. TRANSPORTASI AMBULANCE No. RAWAT INAP e. Ambulance adalah kendaraan yang digunakan untuk mengantar. Feny Mayalestari NIP. Membantu perawat menaikkan/mengangkat pasien ke dalam ambulance i. Memanasi ambulance g. Mentaati rambu-rambu lalu lintas dan tetap menghargai pengguna jalan yang didepan k. dan membantu keperluan orang sakit dan jenazah.10. BPJS. Pasien yang dirujuk adalah pasien yang atas pertimbangan dokter/perawat/bidan memerlukan pelayanan di RS baik untuk diagnostik penunjang atau terapi c. Prosedur f. Referensi 1.8/2017 tentang pelayanan ambulan e. Mengisi buku rujukan pasien (Umum. PUSTU f. Undang undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 3. POLINDES . Undang undang Rumah Sakit No 44 tahun 2009 f. Non Maskin) h. Tujuan Sebagai acuan untuk penatalaksanaan pengantar rujukan sampai Rumah Sakit tujuan dengan cepat dan aman d. Undang undang Penanggulangan Bencana Nomor 24 tahun 2007 2.2. Unit Terkait c. IGD d. Dokumen : SOP/UKP/264/Pakem No. Revisi : SOP Tanggal Terbit : 02 Pebruari 2017 Halaman : 1/1 Kepala Puskesmas DINAS KESEHATAN KABUPATEN BONDOWOSO Dr. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Pakem no. Membantu menurunkan pasien dari dalam ambulance g. Berangkat menuju ke RS yang akan dituju dengan menghidupkan lampu Rotator dan Sirene dengan kecepatan kurang lebih 60km/jam j. 19800607 201001 2 014 7. 440/01/430. b.