You are on page 1of 2

DISKUSI

Telah dirawat seorang pasien laki-laki usia 51 tahun di bangsal penyakit dalam
RSUP DR. M.Djamil dengan diagnosis akhir:

 Abses hepar amubik

Abses hepar amubik ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik serta
pemeriksaan penunjang.

Abses hepar adalah berupa infeksi hati yang disebabkan oleh infeksi
bakteri,parasit,jamur maupun nekrosis steril yang bersumber dari simtem
gastrointestinal yang ditandainya dengan adanya proses supurasi dengan
pembentukan pus yang terdiri dairi jaringan hati yang nekrotik,sel-sel inflamasi
atau sel darah dalam parenkim hati.

Pada anamnesa pasien ini di temukan adanya keluhan nyeri perut kanan atas yang
meningkat,dimana nyeri dirakan terus menerus dan lebih nyaman berjalan dengan
posisi membungkuk ke depan. Adanya penurunan nafsu makan dan rasa cepat
kenyang pada saat diisi makanan serta riwayat penurunan berat badan juga
ditemukan. Riwayat sumber air minum bersumber dari air sumur di jumpai pada
pasien ini.

Pada pemeriksaan fisik palpasi hepar ditemukan hepar teraba 2 jari bac,7 jari
bpx,konsistensi kenyal,pinggir tumpul,permukaan rata, dan nyeri tekan (+). Pada
perkusi paru depan ditemukan batas pekak hepar di RIC IV kanan.

Pada pemeriksaan penunjang laboratorium ditemukan hal-hal yang menunjang
untuk ditegakkannnya diagnosa ini,antara lain adanya leokositosis pada pasien ini
dengan nilai leokosit 14.580/mm3. Ditemukan juga nilai albumin yang rendah
pada pasien ini (2,6gr/dl). Hasil tes serologi anti_amuba pada pasien ini juga
positif (100,2 u ) serta peningkatan kadar alkali fosfatase,dimana menurut literatur
hampir pada semua tingkat abse amuba terjadi peningkatan kadar ini.

Sehingga perlu untuk dilakukan edukasi tentang perbaikan nutrisi pada pasien ini. Masalah pada pasien ini selain adanya penyakit abses hepar amubik juga ditemukan adanya keadaan malnutrisi. . Komplikasi yang ditakutkan abses hati amuba umumnya berupa perforasi atau ruptur abses ke berbagai rongga tubuh.5 .Diagnosa pasti pada pasien ini ditegakkan dengan pemeriksaaan ultrasonografi dimana ditemukannya kesan abses hepar pada pasien ini serta dilakukan tindakan aspirasi cairan abses hepar dengan hasil didapatkannya cairan pus berwarna merah tengguli.