You are on page 1of 23

MARS DOKTER KECIL

Mari kawan-kawan maju berjuang
Tantang musuh yang menyerang
Sedia bantuan guru dan orangtua
Adalah mengabdi sesama

Bekerja bergiat slalu berusaha
Bantu petugas medis
Menjauhkan penyakit yang akan mendekat
Ayo kawan siap bekerja

Menimbang mengukur
Tugas kitapun bidang PPPK
Menuntut ilmu kesehatan praktis
Guna membantu sahabat
Dan masyarakat menerima kita

PENGERTIAN DOKTER KECIL
A. Definisi
Dokter kecil adalah peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakan sebagian usaha
pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman murid pada khususnya dan sekolah pada
umumnya.

B. Tugas Dan Kewajiban
1. Selalu bersikap dan berperilaku sehat
2. Mengajak serta mendorong murid lainnya untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan
terhadap dirinya masing-masing.
3. Mengusahakan tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di sekolah dan di rumah.
4. Membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu mereka menyelenggarakan pelayanan
kesehatan di sekolah.
5. Berperan aktif dalam kampanye kesehatan yang diselenggarakan disekolah, misalnya :
a. Pekan kebersihan
b. Pekan penimbangan dan pengukuran tinggi badan
c. Pekan gizi
d. Pekan kesehatan gigi
e. Pekan kesehatan mata, dll

C. Kriteria Peserta Dokter Kecil
1. Telah menduduki kelas 4 Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah.
2. Siswa kelas 5 dan 6 yang belum pernah mendapat pelatihan dokter kecil
3. Berprestasi di sekolah
4. Berbadan sehat
5. Berwatak pemimpin dan bertanggung jawab
6. Berpenampilan bersih dan berperilaku sehat
7. Berbudi pekerti baik dan suka menolong
8. Di izinkan orang tua

D. Kegiatan Dokter Kecil
1. Menggerakkan teman asal saling mengadakan :
a. Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi

b. Penimbangan dan pengukuran tinggi badan
c. Penelitian penglihatan
d. Pemeriksaan cacar, BCG
e. Pemeriksaan kesehatan gigi
2. Pengenalan dini penyakit dan tanda-tandanya
3. Pengobatan sederhana
4. Pengamatan kebersihan ruang UKS, warung dan kebun sekolah
5. Pengamatan hygiene/ sanitasi, rumah dan sekolah, halaman ruang kelas, perlengkapan, persediaan
air bersih, tempat cucian, WC, kamar mandi, tempat sampah, saluran pembuangan.
6. Penjagaan kesehatan terhadap kecelakaan : kotak P3K, alat pemadam kebakaran, alat bermain,
lapangan bermain.
7. Pencatatan dan pelaporan.
8. Rujukan.

E. Pencatatan Kegiatan
Kegiatan-kegiatan yang dicatat oleh dokter kecil dan di masukkan dalam buku laporan
dokter kecil yaitu :
1. Kegiatan yang ada di sekolah, di rumah dan di masyarakat
a. Hasil penimbangan berat badan dan tinggi badan
b. Hasil pengematan ketajaman penglihatan
c. Jenis pertolongan pertama yang diberikan
d. Hasil pengamatan pengguntingan kuku
e. Hasil pengamatan sarang nyamuk (PSN)
f. Anjuran-anjuran yang diberikan kepada teman, saudara di rumah, misalnya :
1) Menggunting kuku secara rutin
2) Melihat televisi tidak terlalu dekat (minimal 3 meter)
3) Tidur tidak terlalu larut malam
4) Jangan baca buku sambil tiduran
5) Sikap duduk yang baik pada waktu membaca dan menulis
6) Membuang sampah pada tempatnya, dll.
g. Hasil dari melihat/ pengamatan pada teman/ di masyarakat, misalnya :
1) Hasil pengamatan pada warung sekolah
2) Kebiasaan teman membuang sampah
3) Melihat orang buang sampah dari mobil
4) Berjalan di jalan umum sambil baca pelajaran.
2. Kegiatan yang ada di kelas
a. Piket kebersihan kelas
3. Saran dan usul untuk diselenggarakannya kegiatan tertentu di bidang kesejahteraan, dll

PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)

A. Pengertian
Usaha kesehatan sekolah (UKS) adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral
dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan seta membentuk perilaku hidup sehat anak usia
sekolah yang berada di sekolah dan perguruan agama.menurut UU RI no. 23 tahun 1992 tentang
kesehatan Bab V bagian ketiga belas pasal 45 ayat 1 : Kesehatan sekolah diselenggarakan untuk
meningkatkan ketidakmampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga
peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber
daya yang lebih berkualitas.

B. Tujuan
1. Umum:

Kegiatan penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif) 3. Obat berbentuk cairan disimpan dalam botol dengan mulut sempit dan disumbat . Pembinaan lingkunag kehidupan sekolah sehat : Mencakup: a. Kegiatan intrakulikuler b. kreolin) 4. serta berdaya guna dan berhasil guna. Penyimpanan obat dipisah-pisahkan a. Kegiatan bina lingkungan mental dan sosial D. Kegiatan ekstrakulikuler 2. meliputi: a. Obat keras 3. Tempat obat : a. Kegiatan pencegahan (preventif) c. sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah dan di perguruan agama. 2. Memiliki pengetahuan. Khusus: Memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatan peserta didik/siswa yang di dalamya mencakup : a. Cara penyimpanan obat dan peralatan kesehatan 1. Kegiatan peningkatan kesehatan (promotif) b. Obat dalam (obat yang diminum/dimakan) b. Etiket obat keras. yang melibatkan 4 (empat) departemen yaitu Departemen pendidikan dan kebudayaan. Pelayanan kesehatan Pelayanan kesehatan dilaksanakan dengan kegiatan yang bersifat komprehensif (terpadu dan menyeluruh). yang meliputi: 1. Departemen Agama. Kegiatan bina lingkungan fisik b. di rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat. departemen kesehatan dan departemen dalam nengeri. sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. Tempat obat/botol obat diberi etiket yang jelas a. C. dilaksanakan melalui: a. Kebijaksanaan dan Organisasi Pembinaan UKS Pembinaan dan pengembangan UKS dilaksanakan secara terpadu. ditandai dengan palang merah/tengkorak (misalnya Lysol. menyeluruh. Etiket obat yang diminum b. Meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik/siswa serta menciptakan lingkungan yang sehat. OBAT-OBATAN SEDERHANA A. Kerjasama 4 Departemen ini dituangkan dalam surat keputusan bersama 4 menteri sejak tahun 1984. Ruang Lingkup Ruang lingkup UKS tercermin dalam Tri Program UKS (duikenal dengan TRIAS UKS). Obat luar c. Etiket obat luar berwarna biru (misalnya salep-salep) c. Obat-obat dan alat-alat kesehatan disimpan di lemari khusus yang dapat dikunci 2. Pendidikan kesehatan.

perdarah mengole an skan kecuali obat. Kapas Digunak Tidak an untuk boleh member untuk sihkan menutup luka. pinset anatomi. ditiupkan udara dalam kantong. Dicuci bersih setelah dipakai .b. gelas obat seharusnya : . Membersihkan dan menyimpan alat-alat a. keringkan digosok dengan kapas yang diberi alcohol sedikit baru disimpan dalam larutan lysol. pinset hidung. Salep Untuk Dioleska Leverta luka n diluka- n yang ditutup sedang dengan menye kasa- mbuh dibalut teruta ma luka bakar 3. Salep Anak Dioleska Ichtiol dengan n bisul dibisul- yang ditutup belum dengan matang kain kasa- diplester 2. Baskom dan bengkok setelah dipakai dibersihkan dengan air dan sabun dilap sampai kering (sebelumny digantung dengan mulut kebawah) bagian luar dan dalam diberi bedak supaya tidak lengket. Alat-alat seperti penekan lidah. Dikeringkan dan disimpan di tempat khusus (almari) b. Obat-obatan berbentuk tablet disimpan di dalam botol dengan mulut lebar/kaleng-kaleng kecil dan ditutup dengan baik c. Obat-obatan berbentuk salep ditempatkan dalam botol dengan mulut lebar (pot plastik) dan ditutup dengan rapat 5. B. baru disimpan c. Contoh Obat-Obatan Sederhana Cara N Nama Tanda Keteran pemaka o Obat gejala gan ian 1. Direbus dan diangkat setelah sepuluh menit mendidih . sendok obat. Pengatur suhu (thermometer) setiap selesai dipakai dicuci dengan air sabun. bila mengam diletakka bil n benda didalam asing kain .

lt air member sihkan alat-alat dan lain- lain 5. Creolin Larutan yang digunak an untuk member sihkan lantai rumah/la ntai kamar mandi 7. Pipet Untuk menetes kan obat mata dll 8. Plester Digunak Bila an untuk plester menutup diberi luka bensin setelah sedikit diberika akan n kasa lebih terlebih lengket dahulu dikulit 6. dimata kasa (klilipan ) 4. Lysol/D Cairan Dilarutk entol/ yang an di air Detol dapat bersih digunak takaran 1 an untuk cc Lysol mencuci untuk 2 tangan. Betadin Dioleska Betadine e dan nn pada bila yodium pinggir diberi air luka sedikit dengan dapat kapas untuk untuk mencuci member luka sihkan baru kulit yang kotor- yodium untuk .

rumah sakit atau yang berwajib (polisi/keamanan setempat) T = Tindakan pertolongan terhadap korban dalam urutan yang paling tepat D. pingsan. Providone iodine c. amati korban (lihat cuping hidung-dengar). Alat minimal yang disediakan a. alkohol. Bahan yang minimal harus tersedia a. parfum. Kassa steril g. cepat. Obat untuk mencuci luka misalnya : air bersih. Periksa pernafasan Apakah pernafasan kornban berhenti. tidak teratur. b. Pembalut segitiga d. 2. Tujuan P3K 1. Menunjang upaya penyembuhan C. 10 pembalut cepat b. Pinset E. Bahan untuk menyadarkan misalnya moniak. lambat. Hilangkan penyebab gangguan kesadaran. Bila pernafasan berhenti maka harus dilakukan pernafasan buatan. gelisah. Gunting h. Pelaksanaan P3K Langkah-langkah pemeriksaan korban kecelakaan 1. dokter. members ihkan kulit yang diiris/dio perasi PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) A. Plester f. istirahatkan dan tenangkan korban yang gelisah. Kapas e. Arti P3K Memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan dengan cepat cepat dan tepat sebelum korban dibawa ke tempat rujukan (dokter/puskesmas/rumah sakit) B. 3. Pedoman yang harus dipegang oleh pelaku P3K P = Penolong mengamankan diri sendiri lebih dahulu sebelum bertindak A = Amankan korban dari gangguan ditempat kejadian sehingga bebas dari bahaya T = Tandai tempat kejadian sehingga orang lain tahu bahwa di tempat itu ada kecelakaan U = usahakan menghubungi ambulans. boorwater. Obat untuk mengurangi rasa nyeri misalnya parasetamol d. Periksa kesadaran Apakah korban sadar atau tidak. Tindakan awal adalah memebebaskan jalan nafas dan memepertahankan saluran pernafasan. Periksa tanda-tanda perdarahan dan peredaran darah . acuh tak acuh. Mencegah cidera bertambah parah 2. bila korban tidak sadar selama 30 menit ia langsung diangkut ke dokter atau puskesmas/ rumah sakit 2. Bahan untuk membersihkan tangan misalnya : sabun. Pembalut gulung c. Peralatan P3K terdiri atas 1.

jika mukanya merah berikan bantal 3) Longgarkan semua pakaian yang mengikat 4) Bila penderita sadar berikan minum yang hangat 5) Beri selimut supaya badannya hangat 6) Jika perlu kirim ke rumah sakit 3. Pengertian : keadaan dimana kesadarn berkurang atau hilang sama sekali b. Tindakan P3K : 1) Angkat penderita ketempat yang teduh dan baik sirkulasi udaranya 2) Tidurkan terlentangtanpa bantal bila mukanya pucat/ biru. Gangguan kesadaran a. Lokasi gangguan : di rongga hidung. sampai tidak bernafas b. Apakah teraba denyut jantung? Tindakan yang harus dilakukan dengan segera adalah menghentikan perdarahan 4. Penggolongan : korban sadar dan korban tidak sadar d. nadi lemah dan cepat (100x/menit). Penyebab : sumbatan jalan nafas. rasa haus. sehingga kekurangan zat asam 4) Keadaan tertentu di maan tubuh lemah. Lokasi gangguan : pada sususnan saraf pusat (SSP) f. Penggolongan 1) Ringan . beritahu korban bahwa ia akan ditolong dan ajaklah bercakap-cakap F. kerongkongan. mata cekung. dengan tanda-tanda . kelemahan atau kejang otot pernapasan . sampai paru-paru f. kadang-kadang ngacau 2) Berat. c. Tindakan P3K : berikan prnafasan buatan 2. Periksa keadaan local (patah tulang. pernafasan cepat dan tidak teratur. korban gelisah. kurang latihan. dengan tanda-tanda : sangat pucat. misalnya 1. luka) dan perhatikan keluhan : Tanyakan kepada korban apakah korban adarasa nyeri. Lokasi gangguan : kulit. Gangguan pernapasan a. dll. pucat. Gangguan peredaran darah/berat (syok) a. Penyebab : 1) Kekurangan darah/cairan (muntaber) 2) Luka bakar yang luas 3) Nyeri yang hebat 4) Tidak tahan terhadap obat/ bahan kimia tertentu c. sakit? Minta tunjukkan tempat yang sakit Apabila ada luka harus dilihat juga apakah luka lain. Gangguan yang diderita korban kecelakaan : Pada dasarnya pada setiap korban kecelakaan dapat dibedakan gangguan berupa : Gangguan umum : Dimana keadaan umum/kesehatan korban terganggu yang daalm waktu singkat akan mengancam jiwa korban. Penggolongan : kesadaran kurang dan kesadaran hilang d. menghisap asap atau gas beracun c. kulit dingin. Prioritas pertolongan : 1) Korban tidak sadar denagn gangguan pernafasan 2) Korban yang kesadarannay berkurang e. Prioritas pertolongan : pada korban yang tidak sadar e. saluran pencernaan dan patah tulang . Pengertian : kesulitan bernapas. Pengertian : keadaan yang dapat mengancam kehidupan dimaan otak dan alat vital lain kekurangan darah oleh berbagai sebab b. Penyebab 1) Benturan/ pukulan kepala 2) Sinar terik matahari langsung mengenai kepala 3) Berada dalam ruangan penuh orang. nadi susah teraba dan apabila teraba sangat cepat (150x/menit) d. perut kosong. linu.

Banyak makan makanan yang mengandung vit. mandi dengan sabun dan air bersih b. Makan makanan yang bergizi C. Hindari daerah yang berasap dan berdebu e. Penyakit kulit Contoh: kudis. Perdarahan ada 2 macam. dan radang tenggorokan Pencegahan: a. ISPA(Infeksi Saluran Pernafasan Bagian Atas) Contoh: influenza. yaitu perdarakhan keluar dan perdarahan ke dalam b. Kurangi minuman dingin d. Pengertian : perdarahan adalah keluarnya darah dari pembuluh darahyang rusaknya. Penyakit TBC Pencegahan: a. dan diare . kaki diluruskan dan tangannya 2) Pakaian korban dikendorkan 3) Tenangkan korban dan usahakan agar badan tetap hangat 4) Bila ada luka atau perdarahan. cacar air dan panu Pencegahan: a. Menghindari mengguanakan barang-barang yang dipakai penderita d. bila tidsak ada patah tulang dan perdarahan dianggota badan. disentri. e. Hindari kena hujan c. Pakaian penderita dicuci dengan bersih B. Hindari kontak dengan penderita b. Vaksinasi dengan BCG semasa bayi c. dan bila tidak terdapat perdarahan di kepala tidurkan terlentang tanpa bantal. Tindakan P3K 1) Bagian anggota badan yang berdarah tinggikan 2) Tekan pembuluh darah yang terletak di antara tempat perdarahan PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR A. Penggolongan 1) Perdarahan pembuluh darah nadi/arteri 2) Perdarahan pembuluh darah balik atau vena 3) Perdarahan pembuluh darah rambut/kapiler d. typus. Prioritas pertolongan : pembuluh darah nadi e. C seperti sayur dan buah b. Ingus jangan dibuang sembarangan D. Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan sapu tangan g. Penyakit pada saluran pencernaan Contoh: kolera. kadas. Hindari kontak dengan penderita f. Menghindari kontak dengan penderita c. Perdarahan a. Tindakan P3K 1) Bawa korban ke tempat teduh dan aman. Menjaga kebersihan kulit. rawat lukanya dan hentikan perdarahannya 5) Bila ada patah tulang kerjakan pembidaian 6) Bila munteber beri oralit 4. atas kepala lebih rendah dari kaki. Penyebab : putusnya pembuluh darah atau perlukaan paad pembuluh darah c.

A. selalu dicuci setelah habis dipakai serta disetrika. Mandi Tubuh kita setiap hari mengeluarkan keringat dan setiap kita selalu dikkotori oleh debu yang beterbangan disekitar kita. sopan artinya enak dipandang dan sesuai sdengan kebudayaan kita. ini merupakan motto yang harus selalu diingat. sebaiknya sewaktu mandi meggunakan air yang bersih. Mandi adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bersih dan segar. lingkungan. Menjaga kebersihan diri. karena orang yang biasa hidup bersih tidak senang melihat lingkungan yang kotor. patut disukuri bila kita memiliki tubuh dan badan yang normal dan sehat. agar tampak rapih. Berpakaianlah yang layak dan serasi. C. Agar tubuh atau badan tetap bersih. Janganlah menunda mandi dan sikatlah gigi dengan teratur serta perhatikanlah kuku jari tangan dan kaki agar dirawat setiap hari. Pakaian Pakaian yang sudah sehata adalah pakaian yang bersih. mahasiswa. memakai sabun dan menggunakan handuk yang kering dan bersih untuk mengeringkan tubuh kita setelah mandi. sehingga kita bebas dari kotoran yang menempel dari tubuh kita. B. maka hidup bersih dan menjaga kesehatan adalah bagian dari iman. Bagian muslimdengan melakukan wudhu sebanyak 5 kali sehari adalah suatu upaya untuk menjaga tubuh tetap bersih dan segar. pegawai dll) sebab pakaian disamping melindungi badan juga menumbuhkan kepercayaan diri dan memupuk kepribadian. dilaksanakan di setiap tempat dan setiap waktu. Alat yang dipakai penderita dicuci dengan sabun KEBERSIHAN PRIBADI Kebersihan adalah pangkal kesehatan. sesuai dengan postur tubuh artinya tidak terlalu ketat maupun tidak terlalu longgar. menjaga kebersihan dan kesehatannya adalah suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda sebab kelangsungan tubuh kita hidup kita. Setiap hari kita wajib berganti pakaian yang bersih sebab bila tidak penampilan kita akan berbau yang tidak sedap dan kita akan dijauhi oleh kawan-kawan. Pencegahan: a. mandi yang baik dan benar adalah sebanyak dua kali sehari yaitu: setelah bangun tidur (pada pagi hari) dan setelah bekerja (artinya setelahmelakukan kegiatan-kegiatan selama sehari) sebaiknya dilakukan pada sore hari. D. artinya memakai pakaian yang bersih dan sesuai dengan peranan kita dimasyarakat (pelajar. Kebisaan hidup bersihharus dimulai dari diri pribadi baru lingkungannya. Makan dan Minum . minumlah air yang sudah dimasak. Pupuklah kebiasaan-kebiasaan: Mandi 2 kali sehari cucilah tangan dengan dengan air bersih dan menggunakan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar dan kecil. sehingga bila kita tidak bersihkan badan kita akan penuh daki bau yang tidak sedap. gunakan jambankalau mau buang air besar/buang air kecil dan bersihkan tempat tinggal kita dari sampah dan genangan air. Badan Badan adalah suatu kesatuan bentuk diri kita yang perlu kita jaga keberihan dan kesehatannya. makanan dan minuman b.

Memlihara kebersihan rambut Rambut berfungsi untuk melindungi kepala terhadap suhu yang datang dari luar baik panas maupun dingin Cara merawat rambut: a. Istirahat. telur. E. maka gunakanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk tidur dengan nyenyakagar sewaktu kita bangun tubuh sudah segar dan siap melakukan kegiatan atau aktivitas kembali. Kebersihan Atau Kesehatan Pribadi Meliputi 1. Usapkan dari arah pinggir ke tengan menuju ke arah hidung 4. Sebagian indera penglihatan b. Mamlihara kebersihan mata Fungsi mata: a. sagu. Memakai pakaian yang bersih 2. tubuh memerlukan energi atau tenaga yang kesemuanya ini diperoleh dari apa yang kita makan. Usia manusia sepertiganya digunakan untuk tidur dalam sehari kita wajib tidur selama 8 jam. Menyisir rambut 3. Celupkan di boorwater atau air matang c. tahu. dan lain-lain yang teratur adalah suatu upaya untuk menjaga kesegaran dan kesehatan jasmani dan rohani. Membantu keseimbangan dan menyampaikan pesan Cara membersihkan mata: a. Air minum untuk memperlancar penyerapan makanan dalam tubuh kita e. roti. Memelihara kesehatan hidung Didalam hidung terdapat bulu dan lendir yang berfungsi menyaring udara yang masuk dari kotoran debu sehingga udara masuk ke paru-paru lebih bersih . Ambil kapas simpan di ujung lidi b. Sebagai alat sekresi Cara memelihara kulit: a. rekreasi dan kesehatan mental (rohani) Setelah melakukan kegiatan sehari-hari tubuh kita memerlukan istirahat baik jiwa dan rohanikehidupan manusia sangat dipengaruhi dengan keseimbangan antara kesehatan jasmani rohani oleh karena itu istirahat yang cukup dan rekreasi yang seimbang adalah obat agar kita tetap sehat. Untuk menjaga kesehatan tubuh. Hidrat arang/ karbohhidrat: nasi. Memotong kuku sekurang-kurangnya 1 kali seminggu b. tempe. Mengatur suhu tubuh d. Olahraga yang teratur dan penuh kesenangan adalah salah satu contoh bentuk rekreasi yang menyehatkan. Mencuci kuku dengan sabun 5. Membentuk vitamin D f. Melindungi cairan tubuh c. makan dan minum adalah merupakan kebuuthan pokok manusia untuk dapat bergerak dan menjalankan aktivitas kegiatan apapun. jagung dan lain-lain b. dan melakukan kegiatan lintas alam. Vitamin dan mineral: sayur-sayuran dan buah-buahan d. Makanan yang seimbang mengandung unsur: a. Melindungi jaringan dibawahnya Fungsi kulit: a. Mandi dan memakai sabun minimal 2kali sehari b. minum sehari-hari. senam kesegaran. Melindungi jaringan dibawahnya b. dll c. Sebagai indera peraba e. sepeda santai. jalan pagi setiap hari minggu. Habis mandi dikeringkan dengan handuk yang bersih c. Mencuci rambut dengan teratur 2 kali seminggu b. Protein: daging. Memelihara kebersiahan kuku Cara membersihkan kuku: a.

Jangan menggantung pakaian di kamar e. Membersihkan kaki dan tangan Cara memelihara: a. d. siku. Pakai alas kaki atau sandal yang pas dan tidak sempit 9. buang air kecil tidak boleh dilantai kamar mandi. rahang. 3. Memelihara kebersihan telinga Fungsi telinga sebagai alat pendengarn dan keseimbangan tubuh Cara membersihkan: a. PEMBALUTAN 1. · Dapat dilipat-lipat sejajar dengan alasnya dan menjadi pembalut bentuk dasi. Cuci kaki setiap kali kotor c. 2. Pengertian Suatu tindakan medis untuk menyangga atau menahan bagian tubuh tertentu agar tidak bergeser atau berubah dari posisi yang dikehendaki. telapak kaki. Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang sesuatu b. b. telapak tangan. dan untuk menggantung lengan. kasa penutup luka. Tujuan Tujuan dari pembalutan. Menahan pembengkakan (menghentikan pendarahan: pembalut tekanan). PEMBIDAIAN A. Mitella (pembalut segitiga) · Bahan pembalut dari kain yang berbentuk segitiga sama kaki dengan berbagai ukuran. . · Cara membalut: Ø Bebatkan pada tempat yang akan dibalut sampai kedua ujungnya dapat diikatkan. Pakai pakaian dan keperluan pribadi atau peralatan yang bersih Cara memelihara: a. · Pembalut ini biasa dipergunakan untuk membalut mata. Macam-macam alat balut a. dan kaki yang terkilir. dan sebagainya agar tidak bergeser dari tempatnya. Dasi (cravat) · Merupakan mitella yang dilipat-lipat dari salah satu ujungnya sehingga berbentuk pita dengan kedua ujung-ujungnya lancip dan lebarnya antara 5-10 cm. dada. b. lengan. Bedakan pakaian sekolah dengan pakaian rumah 10. betis. lutut. sesudah buang air kecil disiram sampai bersih agar tidak menimbulkan bau. Bersihkan kotoran berkali-kali c. c. Telinga jangan sampai kemasukan air 7. e. siku. yaitu . dahi (atau bagian kepala yang lain). Panjang kaki antara 50-100 cm.6. ketiak. Menjaga agar bagian yang cedera tidak bergerak. Mengganti pakaian yang kotor dengan yang bersih b. Ø Diusahakan agar balutan tidak mudah kendor. Pakai-pakaian yang sesuai dengan ukuran badan c. pinggul. Jangan memaki pakaian atau barang pribadi milik orang lain d. paha. Menahan sesuatu misalnya bidai (spalk). dengan cara sebelum diikat arahnya saling menarik. Menunjang bagian tubuh yang cedera. · Pembalut ini biasa dipakai pada cedera di kepala. bahu. Menutup bagian tubuh agar tidak terkontaminasi. Memelihara kebersihan sesudah buang air besar dan buang air kecil Kotoran manusia banyak sekali mengandung kuman yang berbahaya bagi kesehatan oleh karena itu jarang dibuang sembarangan tapi harus di jamban atau WC bukan di sungai. Bersihkan daun telinga pada waktu mandi ingat lekuk-lekuknya b. Memelihara kebersihan mulut dan gigi Lihat uraian pada kesehatan gigi dan mulut 8. a.

kain kasa. Hal ini dikarenakan kasa mudah menyerap air dan darah. Sebelum dibalut. d. Pembalut lainnya · Snelverband: pembalut pita yang sudah ditambah kasa penutup luka. seperti: · Bagian dari tubuh yang mana. yaitu sebelum luka dibalut atau diplester. Pilih jenis pembalut yang akan digunakan. c. f. untuk merekatkan pada kelainan patah tulang. Yang paling sering adalah kasa. Kemudian di atasnya dilapisi dengan kasa yang agak tebal dan lembut. disabun dan dicuci dengan zat antiseptik. lengan bawah. . · Digunakan untuk menutup luka-luka kecil yang sudah didisinfeksi atau diobati (misalnya sudah ditutupi sofratulle).5 cm : untuk jari-jari Ø 5 cm : untuk leher dan pergelangan tangan Ø 7. Perhatikan tempat atau letak bagian tubuh yang akan dibalut. Urut-urutan tindakan desinfeksi luka terbuka: · Letakkan sepotong kasa steril di tengah luka (tidak usah ditekan) untuk melindungi luka selama didesinfeksi. · Macam ukuran lebar pembalut dan penggunaannya: Ø 2. Pita (pembalut gulung) · Dapat terbuat dari kain katun. Plester (pembalut berperekat) · Pembalut ini untuk merekatkan penutup luka. · Dengan menggunakan pinset steril (dibakar atau direbus lebih dahulu) kotoran yang tidak hanyut ketika disiram dibersihkan. Luka disiram dengan air steril untuk membasuh bekuan darah dan kotoran yang terdapat di dalamnya. Dapat satu atau kombinasi. untuk fiksasi pada sendi yang terkilir. · Perlu dibatasi gerak bagian tubuh tertentu atau tidak. sering dipakai untuk menutup luka-luka lebar. Digunakan untuk menutup luka- luka kecil. · Luka terbuka atau tidak. · Tutup lukanya dengan sehelai sofratulle atau kasa steril biasa. lengan atas.5 cm : untuk kepala. Pembungkus tidak boleh dibuka sebelum digunakan. Jika terjadi disposisi/dislokasi perlu direposisi. Handyplast dsb). serta tidak mudah kendor. · Kasa penutup luka diambil kembali.Ø Kedua ujung diikatkan secukupnya. · Bagaimana luas luka. Kassa steril · Adalah potongan pembalut kasa yang sudah disterilkan dan dibungkus sepotong demi sepotong. Cara pembidaian langsung dengan plester disebut strapping. flanel atau bahan elastis. betis dan kaki Ø 10 cm : untuk paha dan sendi pinggul Ø 10-15 cm : untuk dada. Band-aid. Prosedur pembalutan a. c. · Sofratulle: kasa steril yang sudah direndam dalam antibiotika. · Cara membalut luka terbuka dengan plester: Ø Luka diberi antiseptik Ø Tutup luka dengan kassa Ø Letakkan pembalut plester. · Kemudian berikan balutan yang menekan. · Kulit sekitar luka dibasuh dengan air. · Untuk menutup luka yang sederhana dapat dipakai plester yang sudah dilengkapi dengan kasa yang mengandung antiseptik (Tensoplast. b. Baru dibuka saat akan digunakan. jika luka terbuka perlu diberi desinfektan atau dibalut dengan pembalut yang mengandung desinfektan. 4. Plester dibebatkan berlapis-lapis dari distal ke proksimal dan untuk membatasi gerakan perlu pita yang masing-masing ujungnya difiksasi dengan plester. perut dan punggung. dan steril. e.

Mencegah gerakan bagian yang sakit sehingga mengurangi nyeri dan mencegah kerusakan lebih lanjut b. Tentukan posisi balutan dengan mempertimbangkan: · Dapat membatasi pergeseran/gerak bagian tubuh yang memang perlu difiksasi · Sesedikit mungkin membatasi gerak bgaian tubuh yang lain · Usahakan posisi balutan paling nyaman untuk kegiatan pokok penderita. jadi tidak perlu harus dipastikan dulu ada tidaknya patah tulang. misalnya balutan berlapis. 2. perlu dikencangkan dengan sepotong kayu. . perlakukan sebagai fraktur. Mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera e. PEMBIDAIAN 1. Lakukan pembidaian di mana anggota badan mengalami cedera (korban jangan dipindahkan sebelum dibidai). Korban dengan dugaan fraktur lebih aman dipindahkan ke tandu medis darurat setelah dilakukan tindakan perawatan luka. Prinsip Pembidaian a. pembalutan dan pembidaian. § Lokasi pemasangan: lima jari di bawah ketiak (untuk pendarahan di lengan) dan lima jari di bawah lipat paha (untuk pendarahan di kaki) § Cara: lilitkan torniket di tempat yang dikehendaki. Tanda dan gejala patah tulang: § Adanya tanda ruda paksa pada bagian tubuh yang diduga terjadi patah tulang: pembengkakan. Mempertahankan posisi yang nyaman c. § Deformitas: apabila dibandingkan dengan bagian tulang yang sehat terlihat tidak sama bentuk dan panjangnya. · Pengikatan dengan tourniquet. Apabila terjadi pendarahan. · Tidak mudah kendor atau lepas. b. sementara luka ditekan dengan kasa steril. Lakukan juga pembidaian pada persangkaan patah tulang. sebelumnya dialasi dengan kain atau kasa untuk mencegah lecet di kulit yang terkena torniket. Apabila ada keraguan. Pengertian Pembidaian adalah tindakan memfiksasi/mengimobilisasi bagian tubuh yang mengalami cedera. Tanda torniket sudah kencang ialah menghilangnya denyut nadi di distal dan kulit menjadi pucat kekuningan. memar. Mempercepat penyembuhan 3. Penekanan paling lama 15 menit. Kemungkinan fraktur harus selalu dipikirkan setiap terjadi kecelakaan akibat benturan yang keras. § Setiap 10 menit torniket dikendorkan selama 30 detik. Tujuan a. § Digunakan bila pendarahan sangat sulit dihentikan dengan cara biasa. rasa nyeri. yang paling bawah letaknya di sebelah distal. dengan menggunakan benda yang bersifat kaku maupun fleksibel sebagai fixator/imobilisator. · Tidak mengganggu peredaran darah. § Nyeri sumbu: apabila diberi tekanan yang arahnya sejajar dengan tulang yang patah akan memberikan nyeri yang hebat pada penderita. Untuk torniket kain. B. · Penekanan dengan jari tangan di pangkal arteri yang terluka. dipertahankan sampai pendarahan berhenti atau sampai pertolongan yang lebih mantap dapat diberikan. · Elevasi bagian yang terluka d. tindakan penghentian pendarahan dapat dilakukan dengan cara: · Pembalut tekan. Mempermudah transportasi korban d.

kopel. atau penekanan syaraf. Bidai Traksi Bidai bentuk jadi dan bervariasi tergantung dari pembuatannya. Campak 6. e. Contoh : gendongan lengan. Pertusis 4. hentikan perdarahan dan rawat lukanya dengan cara menutup dengan kasa steril dan membalutnya. d. Pertusis. bidai udara. Dipteri 3. gelang. h. dll) dimulai dari sebelah atas dan bawah fraktur. umumnya dipakai pada patah tulang paha. Sepatu. Pengertian Imunisasi ialah mencegah timbulnya penyakit-penyakit seperti: TBC. Ikatan jangan terlalu keras atau kendor. Contoh : bidai traksi tulang paha c. Simpul ikatan jatuh pada permukaan bidainya. pembuluh darah. Tetanus. Contoh : bidai kayu. b. Kalau memungkinkan anggota gerak tersebut ditinggikan setelah dibidai. polio. Sebelum dipasang. plastik atau bahan lain yang kuat dan ringan. Bidai Keras Umumnya terbuat dari kayu. karton dan lain-lain. Ikatan harus cukup jumlahnya agar secara keseluruhan bagian tubuh yang patah tidak bergerak. Bidai dibalut dengan pembalut sebelum digunakan. alumunium. Campak. bidai vakum. Pembuatannya sangat tergantung dari bahan yang tersedia dan kemampuan improvisasi si penolong. diukur dahulu pada sendi yang sehat. Jenis Alat Bidai a. TBC 2. IMUNISASI A. Kesulitannya adalah mendapatkan bahan yang memenuhi syarat di lapangan. Tiap ikatan tidak boleh menyilang tepat di atas bagian fraktur. Polio 7. Manfaat imunisasi dan bahaya bila tidak imunisasi Manfaat imunisasi adalah: . Bidai harus meliputi dua sendi dari tulang yang patah. koran. hanya dipergunakan oleh tenaga yang terlatih khusus. Siapkan alat-alat selengkapnya b. baju. B. 4. c. Memakai bantalan di antara bagian yang patah agar tidak terjadi kerusakan jaringan kulit. 5. d. Bidai Improvisasi Bidai yang dibuat dengan bahan yang cukup kuat dan ringan untuk penopang.§ Bagian tulang yang patah tidak dapat berfungsi dengan baik atau sama sekali tidak dapat digunakan lagi. Gendongan Belat/Bebat Pembidaian dengan menggunakan pembalut. jam tangan dan alat pengikat perlu dilepas. Tetanus 5. Mengikat bidai dengan pengikat kain (dapat kain. f. terutama pada bagian tubuh yang ada tonjolan tulang. dan Hepatitis B setelah diberi vaksinasi. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi 1. g. umumnya dipakai mitela (kain segitiga) dan memanfaatkan tubuh penderita sebagai sarana untuk menghentikan pergerakan daerah cedera. Pada dasarnya merupakan bidai yang paling baik dan sempurna dalam keadaan darurat. c. Prosedur Pembidaian a. Apabila penderita mengalami fraktur terbuka. Contoh : majalah. Melewati minimal dua sendi yang berbatasan. Hepatitis B C. karton. tidak pada permukaan anggota tubuh yang dibidai.

Bibir terdiri dari bibir atas dan bibir bawah. Titik pertemuan antaar bibir atas dan bibir bawah disebut sudut mulut. Bagian yang kelihatan ini disebut mahkota gigi. khususnya yang beresiko tinggi dan belum mendapatkan pada waktu bayi : Hepatitis B KESEHATAN GIGI DAN MULUT A. Anak SD kelas VI (Wanita) : TT 4. Dokter umum praktek f. Rumah sakit bersalin c. Anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia sehat. Mengecap makanan dan minuman b. Tempat imunisasi 1. DPT. Lidah Lidah terdiri atas otot-otot dan dapat digerak-gerakkan. Kita memerlukan lidah untuk a.. Posyandu d. Tonjolan-tonjolan kecil ini merupakan alat pengecap dan perasa. Siapa saja. Puskesmas a. Bidan praktek h. Balkesmas ( Balai Kesehatan Anak) E. biaya pengobatan tidak diperlukan. KIA b. Calon penganten e. Karena itu bagian ini tidak terlihat kalau kita . Calon Penganten (Wanita) : TT 5. Ibu Hamil : TT 6. Kita memerlukan bibir untuk: a. D. Campak. Tetanus. Menjaga jangan sampai makanan dan minuman tercecer keluar mulut. Non Puskesmas a. Polio. Menjilat d. Siapa yang harus di imunisasi 1. Bagian-bagian terpenting dari mulut 1. Rumah bersalin d. Anak akan mudah erserang penyakit. Gigi Yang kelihatan dalam mulut adalah sebagian dari seluruh gigi. . dan hepatitis B 2. Anak SD kelas 1 : DT 3. Bayi (0-11 bi) : BCG. polio. dengan akibat yang lebih berat. Rumah sakit b. Bibir Bibir juga disebut tepi mulut. Pada bagian atas dari lidah ada tonjolan- tonjolan kecil. Berbicara dengan jelas 2. dapat menimbulkan kematian. Merasakan panas-dinginnya makanan dan minuman c. Akan menjadi tahan/kebal terhadap penyakit TBC. Bahaya bila tidak diimunisasi: . b. Campak. Pertusis. Klinik i. dan Hepatitis B sehingga bayi/anak sehat. Dokter spesialis kebidanan g. Sebagian gigi tertanam di dalam rahang. Balai pengobatan 2. Untuk polio akan menimbulkan cacat seumur hidup/kematian. Menelan c. UKS c. Berbicara 3. Dokter praktek anak e.

Tetapi kadan- kadang ada juga gusi yang warnanya agak kecoklat-coklatan. Untuk permukaan bagian dalam gigi rahang/bawah depan. (hanya dapat dilihat dengan memakai zat perwarna). Bersihkan permukaan kunyah dari gigi atasdan bawah dengan gerakan-gerakan pendek dan lembut KESEHATAN LINGKUNGAN A. Gusi yang tidak sehat mempunyai pinggiran yang menggelembungdan seringkali gusinya berwarna merah. D. Berikan perhatian khusus pada pertemuan gigi dan gusi 2. Kegunaan gusi dalah untuk melindungi benang-benang halus yang mengikat akar gigi kepada tulang rahang B. Akar gigi ini diikat kepada tulang rahang dengan benag-benang yang sangat halus. Lingkungan sekolah yang sehat . berkelompok. Ruang lingkup kesehatan lingkungan meliputi: 1. Cara menyikat gigi yang baik 1. Kegunaan gigi untuk: a. siru. Kemudian bersihkan gigi dengan gerakan sikat yang benar. Gusi yang sehat melekat erat sekitar mahkota gigi. bibir bawah dapat menyebabkan gigi depan atas mendongos. Plak lama-lama akan mengeras karena mengalami mineralisasi menjadi karang gigi. Sikat bagian luar setiap gigi atas denagn gerakan pendek dan lembut maju-mundur berulang- ulang. Ulangi gerakan yang sama untuk permukaan bagian luar dan dalam semua gigi atas dan bawah dengan gerakan-gerakan pendek dan lembut maju mundur berulang-ulang. Lakukan hal yang sama pada semua gigi atas bagian dalam 3. Mendorong pertumbuhan rahang sehingga bentuk wajah menjadi harmonis. Kelainan akibat kebiasaan buruk a. Penyakit gigi dan mulut Penyakit gigi dan mulut yang banyak di derita adalah gigi berlubang(keropos) dan gusi berdarah (radang). sisa makanan menyebabkan bakteri tumbuh subur. air limbah dan tinja di buang secara benar. (permen. Sariawan 3. Kebiasaan menghisap jari. Bakteri dan plak yang menempel di gusi akan menyebabakan peradanagn gusi sehingga gusi menjadi bengkak dan mudah berdarah. mencabik dan menghaluskan makanan b. Asam ini akan melarutkan lapisan luar gigi (email) sehingga menjadi keropos dan berlubang. Gigi berjejal 2. bisa menyebabkan gigi patah. Kelainan rongga mulut 1. b. membuka mulut. melekat erat pada gigi sebagai lapisan yang lengket dan tidak berwarna disebut plak. Karang giri ini akan memperparah peradangan gusi. Biasanya gusi berwarna merah muda. Gusi Daging sekitar mahkota gigi disebut gusi. 4. Menggigit benang. jenang. Warna ini disebabkan karena dalam gusi ada zat pewarna yang disebut pigmen.) aka nada sisa makanan yang nempel pada gigi dan gusi. Sisa makanan bergula tersebut akan diubah oleh bakteri menjadi asam. miringkan sikat gigi seperti dalam gambar. 5. Rongga mulut setiap penuh dengan bakteri. dsb. Memotong. membuka tutup botol dengan gigi. Pinggiran dari gusi yang sehat kelihatannya tipis (tidak menggelembung) dan mengkilap. coklat. C. Mengucapkan kata-kata dengan jelas c. Lingkungan sehat Lingkungan sehat adalah jika sampah. Bagian yang tidak kelihatan ini disebut akar gigi. Bila kita makan makanan/minum yang mengandung gula dan lengket. Karena akar gigi ini diikat pada tulang rahang maka gigi tidak mudah copot. 4.

Pada lokasi yang tidak mengganggu pemandangan. Sumur pompa tangan b. Dinding lantai harus kering dan tidak lembab f. harus terlindungi dari matahari dan hujan b. Lokasi sekolah yang jauh dari kebisingan. 4. 2. jamban. Terdapat tempat penampungan sampah yang tertutup g. Penampungan air hujan. Bangunan yang kokoh. Zn. Jamban cemplung . 2. dan tidak menimbulkan bau. e. Terdapat tempat cuci tangan dan penyediaan air minum h. Tertutup. Di manapun tidak terdapat jentik-jentik nyamuk. b. polusi dan memiliki halamn untuk bermain dan olah raga b. tidak berbau. Asap dapur mempunyai jalan keluar melalui lubang langit-langit. Dindingnya sering dibersihkan dan tampak terang e. dan saluran pembuangan air hujan c. Jendela harus menghadap arah angin d. Pipa udara dari lubang tinja gunanya untuk membuang bau busuk. pencahayaan baik dengan suasana yang nyaman c. Perumahan Syarat rumah sehat secara sederhana: a. tidak berasa. Kegiatan intra kurikuler terutama melalui pelajaran penjaskes atau pendidikan kesehatan yang disatukan dengan mata pelajaran lain yang relevan. Pengadaan Air bersih Syarat-syarat air bersih: a. jarak > 10 cm dari lubang penampungan tinja atau kotoran Air sehat Merupakan air bersih yang sudah di masak dan tidak mengandung bibit penyakit. Sumber air bersih dapat diperoleh dari: a. c. dan tempat cuci pakaian. Sinar matahari dapat masuk ke rumah dan penerangan malam yang cukup untuk membaca. dan segar. letak sumber air bersih. Pembuangan kotoran manusia Tempat pembuangan kotoran manusia yang baik adalah di WC/jamban/kakus. WC. Jamban leher angsa Air dibagian leher angsa berguna agar menahan bau tinja agar tidak keluar. kamar mandi. Cu. Terdapat hubungan yang harmonis antar sesama penghuni sekolah Pembinaan lingkungan sehat dilaksanakan melalui kegiatan intra dan ekstra kurikuler. penampungan air bekas. dan Hg c. dapur. Syarat kimiawi: tidak mengandung logam berat dan beracun misal Pb. Halaman rumah harus selalu dibersihkan h. Syarat bakteriologis: tidak mengandung bakteri penyebab penyakit. Terdapat kotak P3K e.a. Tersedianya air bersih. coli. Syarat pembuatan kakus yang baik yaitu: a. Syarat fisik: tidak berwarna. Lantainya disapu dan disikat bersih biar tidak licin d. tempat sampah. misal E. kecoa dan tikus 3. Mata air yang dirawat atau air perpipaan d. Kamar-kamar harus berjendela dan harus selalu terbuka pada siang hari. Terdapat tabung pemadam kebakaran f. misalnya ruang makan. Sumur gali tertutup c. Kandang ternak terpisah lebih 10 meter jaraknya dari rumah i. b. jernih. Air dalam bak sering diganti dengan yang baru Tiga jenis jamban keluarga: 1. Tata ruang yang rapi d. Mg. kamar tidur. Rumah yang memiliki ruangan terpisah untuk keperluan sehari-hari dengan ukuran yang memadai. g.

Penyakit yang dapat ditimbulkan oleh sampah antara lain: menceret. sungai dan danau b. Tidak mengotori sumur. Menimbulkan suasana nyaman 7. Tidak menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Dibakar c. Tidak menyebabkan kecelakaan d. typus. Jamban plengsengan Kotoran langsung dialirkan melalui pipa yang dipasang miring ke lubang penampungan kotoran. Pencemaran udara c. sehinggadia mampu menyesuiikan dan mempertahankan kehidupannya dalam lingkungannya serta mampu menghindarkan diri dari berbagai ancaman yang mungkin aad disekitarnya. muntaber. 3. Pembuangan sampah Cara pembuangan sampah: a. Pencemaran air dan tanah b. Menciptakan keindahan e). dan penyakit kaki gajah. B. Pulverisation yaitu semua jenis sampah dihancurkan kemudian baru di buang ke laut. disentri. Dibuat kompos d. Terhindar dari timbulnya penyakit b). Sampah dibuang ke tanah yang lebih rendah kemudian ditutup dengan tanah b. lalat dan kecoa c. Keuntungan membuang sampah yang benar: a). Dengan indera penglihatan seseorang akan mengadakan kontak dengan skitarnya.melalui penglihatan tersebut seseorang sejak awal dadri pertumbuhan fisik maupun mentalnya akan mendapatkan rangsangan dalam pengembangan selanjutnya. Pendahuluan Indera penglihatan merupakan perangkat tubuh manusia yang berfungsi sangat besar untuk memungkinkan manusia tersebut menerima informasi dari lingkungan kehidupan sekitarnya. Pencemaran bahan-bahan radioaktif PEMERIKSAAN MATA DAN TELINGA A. Bagian-Bagian Mata 1) Kelopak Mata 2) Bulu mata 3) Konjungtiva (selaput lendir) 4) Kornea (selaput bening) 5) Pupil (manik-manik) C. Pembuangan air limbah Air limbah disalurkan melalui pipa atau got ke tempat penampungan air limabah. Keadaan bersih dapat menimbulkan kepuasan batin tersendiri d). sungai yang letaknya lebih rendah dari dapur. tempat mandi dan tempat cucian. Syarat pembuangan air limbah yang sehat: a. Tidak mengganggu pemandangan 6. Untuk makanan ternak e. Dapat menghasilkan pupuk c). Pemeriksaan Mata 1) Tajam Penglihatan . 5. Pencemaran suara d. Pencemaran lingkungan Pencemaran lingkungan dapat berupa: a.

mata merah dengan/ tanpa kotoran . 3. Membiasakan makan makanan yang bergizi (banyak mengandung Vitamin A seperti sayu-sayuran hijau. D. Membasuh muka dan membersihkan kulit sekitar mata dengan air bersih. Konjungtivitis (radang selaput lendir) Tanda-tanda : . Duduklah dengan sikap badan yang tegak (jangan berbaring) pada waktu membaca dan menulis. dikatakan tajam penglihatan 6/10. Memaksakan diri berlebih-lebihan untuk membaca tidak baik untuk kesehatan mata. E. Bacaan terletak kira-kira 40cm dari mata. 5. b) Arah kedua bola mata kedepan. 2. Istirahatlah sejenak bila merasa penat saat membaca dengan melihat-lihat objek yang jauh atau pemandangan yang hijau/ berwarna-warni. § Penderita diminta membaca huruf yang tertulis pada kartu Snellen mulai dari baris atas kebawah dan ditentukan baris terakhir yang masih dapat dibaca. Letak lampu hendaknya cukup jauh dari sisi meja sehingga tidak terjadi bayangn dari tubuh. .Tujuan dari pemeriksaan tajam penglihatan untuk mengetahui tajam penglihatan seseorang dan memberikan penilaian menurut ukuran baku yang ada. Menjaga Kesehatan Mata 1. 6. Jangan bermain-main dengan benda tajam atau benda-benda lain yang berbahaya. Hindarkan alatnya . . d) Pupil mata (manik-manik mata) tampak mengecil bila kena sinar dan melebar kembali bila tidak disinari lampu senter dan benar-benar hitam. 4. . tidak disertai penurunan tajam penglihatan Tindakan : . 3) Memperhatikan gerakan dan arah bola mata a) Gerakan kedua bola mata dapat bergerak kesemua arah secara bersamaan. Trauma zat kimia pada mata . Mata merah dan sila . . saputangan dan alt tulis.Nilai bila huruf yang terbaca terdapat pada garis dengan tanda 30 dikatakan tajam penglihatan 6/30. Kelainan-Kalainan Mata Dan Penanganannya 1. perih dan kadang-kadang gatal serta berair.). dapat membuka dan menutup dengan baik. buah-buahan dll. Kirim ke Puskesmas . Awasi apakah meneruskan pengobatan 2.Alat pemeriksaan : Kartu Snellen Chart . Sinar lampu yang baik untuk membaca adalah yang datang dari sebelah kiri. Jangan mnggunakan alat-alat bersama-sama dengan orang yang sakit mata karena bisa menular seperti handuk. c) Konjungtiva (selaput lendir mata) tampak jernih keputih-putihan. Keratitis (Radang selaput bening mata) Tanda-tanda : . Sedangkan tajam penglihatan normal 6/6.Teknik pemeriksaan : § Penderita duduk 6 meter dari kartu pemeriksaan § Mata yang kiri atau kanan ditutup. Disertai penurunan tajam penglihatan Tindakan : kirim segera ke Puskesmas 3. Bila yang terbaca terdapat pada baris dengan tanda 10. telur. . 2) Memeriksa/ melihat bagian-bagian mata yang tampak dari luar : a) Kelopak mata tidak bergerak.Dasar dari pemeriksaan : Tajam penglihatan diperiksa langsung dengan memperlihatkan seri simbol dengan ukuran berbeda-beda pada jarak tertentu terhadap penderiata dan menentukan ukuran huruf terkecil yang da[at dikenal/ dilihat penderita. b) Bulu mata teratur tumbuh dan mengarah ke luar.

Kurang perhatian/ kurang minat dalam mengikuti pembicaraan biasa. anak berdiri dengan telinga kanan menghadap pemeriksa serta lobang telinga kiri ditutup rapat dengan tangan kirinya. Bisikan kata-kata yang sederhana dan mudah ditangkap. Audio meter untuk pemeriksaan yang teliti. Kayu/ pita pengukur jarak. Trauma mata Tanda-tanda : . 3. 5. Kurang mengerti atau tidak mengerti sama sekali bila diberi penjelasan-penjelasan dikelas. bila anak dapat mengulang dengan jelas maka pendengaran anak tersebut adalah 5/6 atau 15/20 Demikian seterusnya. f. Hasil catatan dicatat dikartu kesehatan/ buku catatan yang diberikan. Pemeriksaan ini dilakukan bila dengan pemeriksaan berbisik ditemui kelainan diteruskan ke rumah sakit. gayung dll) selama 30 menit terus menerus. Ukur jarak anak dengan pemeriksa sejauh 6m/20 feet. 4. Kirim segera ke Puskesmas 5. Garpu tala/ arloji (jam tangan) c. Bila jarak 6m/ 20 feet dapat mengulang kata-kata dengan baik. Jangan menekan bola mata dengan apapun . Terlamabat menjawab jika dipanggil 3. dan periksalah juga telinga yang kiri dengan cara yang sama. maka pemeriksaan maju satu meter dan berbisik mengulang kata-kata tadi. Tanda-tanda dan keluhan pada anak dengan penurunan ketajaman pendengaran. Tutup mata dengan pembalut steril . Tindakan : . c. Ø Pemeriksaan dengan jam tangan Yaitu dengan mendengarkan detik jarum jam dan dihitung jarak dimana anak tidak dapat mendengarkan lagi detik jarum jam tersebut (beberapa cm) Ø Pemeriksaan dengan audio meter Dikerjakan dirumah sakit yang lengkap dibagian telinga hidung dan tenggorokan (THT). . 1. Jelaskan maksud pemeriksaan pada murid b. Segera kirim ke Puskesmas. Pilih ruangan yang tenang di luar kelas yang jauh dari keributan. Tindakan : . Ruangan/ tempat yang tenang. a. Bagi anak-anak kelas I dan II karena masih kecil penjelasannya harus sedemikian rupa sehingga tidak bingung dan ragu-ragu. Segera sesudah terkena. Cara berbisik untuk pemeriksaan pendengaran kasar. Sering salah menjawab 4. Kemasukan benda asing/ kotoran dikelopak mata atas/ bawah bagian dalam: Tindakan : angkat kotoran/ benda asing hati-hati dengan menggunakan kapas lidi atau kapas balan. Luka sayat pada selaput bening mata. maka pendengaran anak adalah 20/ 20 atau 6/ 6 Bila anak tidak dapat mengulang kata-kata dengan jelas. Cara : Ø Pemeriksaan dengan cara berbisik : a. e. 2. Dahulukan telinga kanan. Memalingkan kepala untuk mendekatkan telinga yang masih baik kepda orang yang berbicara. Pemeriksaan pendengaran dilakukan1 tahun 1 kali atau setiap saat bila dianggap perlu. Robek pada kelopak mata . Anak sebaiknya tidak melihat pada mulut pemeriksa. 2. d. F. mata diguyur air (misalnya dengan teko. b. Pemeriksaan Pendengaran /Telinga Tujuan : Untuk mengetahui kelainan sedini mungkin sehingga tidak menimbulkan kelainan yang menetap dan dapat dilakukan tindakan-tindakan khusus bagi mereka yang menderita gangguan pendengaran (pengaturan tempat duduk dan sebagainya) Alat yang dipakai : 1.

gula. Karbohidrat : zat yang menghasilkan tenaga. Vitamin Zat ini banyak terdapat dalam semua bahan makanan terutama sayur dan buah segar. 7. tempe. penyerapan. c. kerusakan ini perlu diganti secara proses biologis di dalam tubuh. ikan dan lain-lain. tersumbat. tahu. membengun dan memelihara sel-sel adalah protein dan mineral. minyak goreng. mentega dan lain-lain.6. ikan dan lain-lain. kacang-kacangan. Di dalam tubuh zat-zat makanan itu (vitamin dan mineral) berfungsi mengatur proses pencernaan. tepung-tepungan. dan penggunaan zat-zat gizi yang lain. Telinga mengeluarkan kotoran/ cairan. 3. b. 2. yaitu: 1. . penangis. jagung. Unsur dalam makanan yang berfungsi mengganti. menjadi anak yang anti sosial atau pemarah. A. seperti nasi. B. Dalam makanan terdapat 5 kelompok zat yaitu : a. Fungsi Makanan Disini dapat dikemukakan 3 (tiga) fungsi utama.Sel-sel dalam tubuh. Lemak: banyak terdapat dalam lauk pauk (daging yang berlemak) dan minyak (minyak goreng). Sebagai sumber tenaga Sumber tenaga adalah kelompok hidrat arang dan lemak yang terdapat dalam makanan pokok. tempe. Sebagai zat pengatur Zat pengatur adalah kelompok sayuran dan buah. mie. ILMU GIZI Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelejari tentang unsur-unsur tertentu dari makanan (zat gizi) yang akan diserap oleh tubuh dan sisanya dibuang keluar tubuh. senang bermain sendiri. Zat gizi Makanan yang baik adalah makanan yang mencakup fungsi makanan di atas yang kesemuanya tertuang dalam makanan 4 sehat 5 sempurna. bihun. sel-sel darah perlu diperbaharui karena masa kerja terbatas kurun waktu 120 hari (tiga bulan) akan mengalami kerusakan (pecah). kacang kedelai. sagu dan lan-lain. Contoh nasi. tahu. Sebagai zat pembangun Zat pembangun (penyusun sel-sel tubuh) adalah kelompok (protein dan mineral) terdapat dalam telur. Protein: protein banyak terdapat dalam lauk pauk dan protein nabati seperti telur. Suka menarik diri dari pergaulan temannya. daging. d.

ubi goreng. Banyak dijumpai masalah dalam ilmu gizi dilingkungan sekolah yaitu diantaranya: KEP (kekuarangan energy protein). rempeyek teri. · Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah dan jika kekurangan menyebabkan kelumpuhan tungkai. zat pembangaun dan zat pengatur. pecel dan lain-lain Bervariasinya zat makanan diharapkan anak dapat memilih makan yang baik dan bergizi. kamar mandi dan temapt pembuangan sampah dengan ruangan yang cukup luas. Kekuarangan vitamin K akan menyebabkan darah sukar membeku. konsentrasi belajar menurun yang bisanya dikenal dengan keadaan kurang darah. batagor. nasi kuning. Kekurang zat besi dalam tubuh akan menyebabkan gejala cepat pusing. Lokasi dan ruang makan Kantin yang baik yaitu yag berada di dalam lingkungan sekolah. · Sumber zat pengatur: pisang ambon. Cotoh guru UKS. Kalsium berfungsi dalam pembentukan gizi dan tulang bersama dengan vitamin D.dan Gaki. serat makan-makanan . nangka. · Vitamin K berguna dalam proses pemebekuan darah yang biasanya terdapat dalam hati sapi maupun ayam. · Sumber zat pembangun: tempe goreng. telur dan sayuran hijau yang lainnya. · Vitamin B1 berperan dalam metabolism karbohidrat di dalam tubuh. nasi rames. Kalsium (zat kapur) erdapat dalam ikan laut. Selain itu juga harus pandai dalam memilah bahan makanan yang cocok dan bergizi. D. nanas. papaya. pisang goreng. Apabila seseorang kekurangan vitamin D maka akan terjadi penghambatan pertumbuhan tulang. lontong sayur. bebas dari penyakit menular. gado-gado. bersih dan rapi. Makanan yang disediakan disekolah dapat digolongkan sebagai berikut: a. bersih dan nyaman serta ventilasi cukup. mie goreng. jambu biji. urap. dan memiliki disipin kerja yang tinggi. Syarat warung sekolah sehat: a. siomay. e. Kantin sekolah Pada lingkungan sekolah tidak jarang dijumpai adanya kantin sekolah. c. Makanan sehat disekolah Makanan yang dijajakan disekolah hendaknya porsi kecil dengan jumlah energi kurang lebih 50- 300 kalori yaitu kira-kira sepertiga sampai seperempat makanan siang hari. anemia (kekurangan Fe). papaya dan mangga. risoles. kekurangan kalsium akan menyebabkan rapuhnya tulang (rakhitis). b. Tenaga Tenaga kerja yang berada di kantin yaitu hendaknya berbadan sehat. mengerti tentang kesehatan. · Vitamin D dalam tubuh biasanya belum aktif dan untuk mengaktifkan diperlukan sinar ultraviolet dari sinar matahari. Anak- anak dan remaja sering memilih makanan sumber zat tenaga seperti gula. Contoh mineral yang penting adalah Fe (zat besi) dan Ca (kalsium). getuk dan lain-lain. Tujuan diadakannya kantin sekolah adalah untuk menyediakan makanan bagi anak sekolah selama berada di sekolah agar kebutuhan gizi anak terpenuhi.· Vitamin A berperan dalam proses pertumbuhan dan penglihatan. Banyak terdapat pada daun singkong. · Vitamin C berperan dalam pemeliharaan jaringan dan berperan dalam peningkatan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai macam penyakit. Mineral: banyak terdapat dalam lauk-pauk dan sayuran. Jika kekurangan akan mengakibatkan kekurangan nafsu makan. Dana Dana untuk membuatan kantin dan membeli makanannya dapat berasal dari sekolah maupun iuran orang tua murid. bubur kacang ijo dan lain-lain. tahu isi. b. · Vitamin E yang dibutuhkan dalam tubuh relative sedikit jika dibanding dengan vitamin yang lain. kangkung. mie bakso. Makanan yang dipersiapkan dengan campuran zat teaga. Zat besi biasanya terdapat dalam bayam. seprti soto ayam. melon. Kekuarangan vitamin ini akan menyebabkan kebutaan dan pertumbuhan terhambat. Zat besi itu sendiri penting untuk pembentukan sel darah merah. tidak berdekatn dengan jamban. kroket. Makanan yang dihidangkan sebagai makanan tunggal misalnya: · Sumber zat tenaga: singkong goreng. comro. C.

Walupun penambahan zat flour dalam air diharapkan akan mencegah kerusakan gigi. · Menyadarkan anak akan pentingya imunisasi. Apabila makan makanan yang banyak mengandung zat gula dapat merusak gigi dan kegemukan. · Alat pendidikan gizi dan kesehatan dalam perilaku sehat sehari-hari. tetapi untuk pecaagahan lebih baiknya apabila makan tidak terlalu berlebihan. Tujuan dari penggunaan KMS adalah : · Sebagai alat untuk memantau keadaan gizi dan kesehatan anak. . yang berlemak atau banyak zat tepung. E. Pertumbuhan dan perkembangan Untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah maka digunakan KMS yaitu kartu yang berisi grafik pertumbuhan tinggi badan dan berat badan. · Menigkatkan partisipasi guru dan orang tua dalam memelihara kesehatan anak sekolah.