Kacamata Ke-2

Selasa, 02 Desember 2014

Tugas dan Wewenang Presiden, Wapres, MPR, DPR, DPD, MA, MK, KY, dan BPK

1. Presiden

Tugas Presiden :

Tugas Presiden adalah menjalankan pemerintahannya sesuai dgn UUD dan UU. Adalah tugas Presiden
juga untuk memastikan apakah jajaran pemerintahannya temasuk kepolisian dan kejaksaan telah patuh
kepada UUD dan UU itu.

Wewenang, dan hak Presiden antara lain:

Memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD.

Memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Mengajukan Rancangan Undang-Undang kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Presiden melakukan
pembahasan dan pemberian persetujuan atas RUU bersama DPR serta mengesahkan RUU menjadi UU.

Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (dalam kegentingan yang memaksa).

Menetapkan Peraturan Pemerintah.

Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri.

Menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain dengan persetujuan DPR.

Membuat perjanjian internasional lainnya dengan persetujuan DPR.

Menyatakan keadaan bahaya.

Mengangkat duta dan konsul. Dalam mengangkat duta, Presiden memperhatikan pertimbangan DPR.
Menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Memberi grasi, rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung.

Memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Memberi gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan lainnya yang diatur dengan UU.

Presiden adalah simbol resmi negara Indonesia di dunia. Membantu dan/ atau mewakili tugas presiden di bidang kenegaraan dan pemerintahan. Menetapkan hakim konstitusi dari calon yang diusulkan Presiden. memegang kekuasaan eksekutif untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan sehari-hari. 3. . Mendampingi sang presiden jika presiden menjalankan tugas-tugas kenegaraan di negara lain . Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tugas. Menyusun agenda kerja kabinet dan menetapkan fokus atau prioritas kegiatan pemerintahan yang pelaksanaannya dipertanggung jawabkan kepada presiden. Wakil Presiden Fungsi Wapres adalah : Mendampingi Presiden jika presiden menjalankan tugas-tugas kenegaraan di Negara lain atau juga presiden menyerahkan jabatan kepresidenan baik pengunduran diri. 2. Melaksanakan tugas teknis pemerintahan sehari-hari 2. Presiden dibantu oleh menteri-menteri dalam kabinet. Mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial dengan persetujuan DPR. Wewenang. Sebagai kepala pemerintahan. 3. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum. Wewenang Wakil Presiden : 1. dan Mahkamah Agung. (Undang-Undang Dasar). 2. Sebagai kepala negara. Memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD. dan Hak MPR antara lain: Mengubah dan menetapkan (Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945). atau halangan dalam menjalankan tugas seperti misalnya mengalami kematian saat menjabat presiden.Meresmikan anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan (Mahkamah Konstitusi) untuk memberhentikan Presiden/Wakil Presiden dalam masa jabatannya. DPR. Menetapkan hakim agung dari calon yang diusulkan oleh Komisi Yudisial dan disetujui DPR. Tugas Wakil Presiden : 1.

atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersama-sama. Perubahan (Amandemen) UUD 1945 membawa implikasi terhadap kedudukan. atau memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila Presiden dan Wakil Presiden mangkat. MPR tidak lagi mengeluarkan Ketetapan MPR (TAP MPR). Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan pertimbangan DPD. MPR yang dahulu berkedudukan sebagai lembaga tertinggi negara. Selain itu.Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat. berhenti. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. memilih Wapres apabila terjadi kekosongan Wapres. hak imunitas. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. MPR juga tidak lagi memiliki kewenangan untuk menetapkan GBHN. serta kebijakan pemerintah. diberhentikan. MA. berhenti. dan wewenang MPR. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tugas dan wewenang DPR antara lain: Membentuk Undang-Undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. APBN. kini MPR berkedudukan sebagai lembaga negara yang setara dengan lembaga negara lainnya seperti Lembaga Kepresidenan. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. . dan MK. menentukan sikap dan pilihan dalam pengambilan putusan. Membahas dan memberikan persetujuan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakannya dalam pembahasan. Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Memilih Wakil Presiden dari 2 calon yang diajukan Presiden apabila terjadi kekosongan jabatan Wakil Presiden dalam masa jabatannya. 4. pemegang dan pelaksanaan sepenuhnya kedaulatan rakyat. DPD. Hal ini berimplikasi pada materi dan status hukum Ketetapan MPRS/MPR yang telah dihasilkan sejak tahun 1960 sampai dengan tahun 2002. diberhentikan. BPK. tugas. kecuali yang berkenaan dengan menetapkan Wapres menjadi Presiden. DPR. dan hak protokoler. Anggota MPR memiliki hak mengajukan usul perubahan pasal-pasal UUD. Saat ini Ketetapan MPR (TAP MPR) tidak lagi menjadi bagian dari hierarkhi Peraturan Perundang-undangan.

dan perjanjian dengan negara lain. hak imunitas. hak angket. dan DPRD. menyampaikan usul dan pendapat. dan hak menyatakan pendapat. membela diri. Anggota DPR juga memiliki hak mengajukan RUU. Tugas dan wewenang DPD antara lain: Mengajukan kepada DPR Rancangan Undang-Undang yang berkaitan dengan otonomi daerah. dan agama. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DPD memiliki fungsi: Pengajuan usul. maka dapat dikenakan panggilan paksa (sesuai dengan peraturan perundang-undangan). . pejabat pemerintah. serta hak protokoler. Anggota DPR memiliki hak interpelasi. pembentukan dan pemekaran. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. DPR berhak meminta pejabat negara. DPD. dan penggabungan daerah. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Jika permintaan ini tidak dipatuhi. Menyerap. ikut dalam pembahasan dan memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan bidang legislasi tertentu. dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Jika panggilan paksa ini tidak dipenuhi tanpa alasan yang sah. DPR kemudian mengundang DPD untuk membahas RUU tersebut. atau warga masyarakat untuk memberikan keterangan. dan memberikan pertimbangan dalam pemberian amnesti dan abolisi.Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial. pendidikan. pengelolaan sumber daya alam. Pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang tertentu. Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan pajak. 5. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. menghimpun. menerima penempatan duta negara lain. yang bersangkutan dapat disandera paling lama 15 hari (sesuai dengan peraturan perundang-undangan). dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. hubungan pusat dan daerah. membuat perdamaian. Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. badan hukum. DPR. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden.Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003 tentang Susduk MPR. mengajukan pertanyaan.

tepat dan benar. dan sumber daya ekonomi lainnya.33 dan 34 Undang-undang Mahkamah Agung No. dan penggabungan daerah. lingkungan peradilan militer. Disamping tugasnya sebagai Pengadilan Kasasi. hubungan pusat dan daerah. Anggota DPD juga memiliki hak menyampaikan usul dan pendapat. 6. Mahkamah Agung (MA) Mahkamah Agung membawahi badan peradilan dalam lingkungan peradilan umum. Mahkamah Agung berwenang memeriksa dan memutuskan pada tingkat pertama dan terakhir .semua sengketa tentang kewenangan mengadili.30. pengelolaan sumber daya alam. . b. pembentukan. pajak. pelaksanaan APBN. serta hak protokoler. dan agama. Fungsi Peradilan a. pendidikan.semua sengketa yang timbul karena perampasan kapal asing dan muatannya oleh kapal perang Republik Indonesia berdasarkan peraturan yang berlaku (Pasal 33 dan Pasal 78 Undang-undang Mahkamah Agung No 14 Tahun 1985) c. 14 Tahun 1985) . yaitu wewenang menguji/menilai secara materiil peraturan perundangan dibawah Undang-undang tentang hal apakah suatu peraturan ditinjau . Mahkamah Agung merupakan pengadilan kasasi yang bertugas membina keseragaman dalam penerapan hukum melalui putusan kasasi dan peninjauan kembali menjaga agar semua hukum dan undang-undang diseluruh wilayah negara RI diterapkan secara adil.permohonan peninjauan kembali putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Pasal 28. lingkungan peradilan agama. lingkungan peradilan tata usaha negara. Fungsi dan Tugas Mahkamah Agung : 1. membela diri. 29.Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai otonomi daerah. Menerima hasil pemeriksaan keuangan negara dari BPK untuk dijadikan bahan membuat pertimbangan bagi DPR tentang RUU yang berkaitan dengan APBN. pemekaran. Sebagai Pengadilan Negara Tertinggi. Erat kaitannya dengan fungsi peradilan ialah hak uji materiil. hak imunitas.

dan menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya. teguran dan petunjuk yang diperlukan tanpa mengurangi kebebasan Hakim (Pasal 32 Undang-undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).14 Tahun 1970.dari isinya (materinya) bertentangan dengan peraturan dari tingkat yang lebih tinggi (Pasal 31 Undang- undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985). Mahkamah Agunbg juga melakukan pengawasan : . Fungsi Pengawasan a.14 Tahun 1985). b. Mahkamah Agung dapat membuat peraturan acara sendiri bilamana dianggap perlu untuk mencukupi hukum acara yang sudah diatur Undang-undang. Pasal 79 Undang-undang No. dan meminta keterangan tentang hal-hal yang bersangkutan dengan teknis peradilan serta memberi peringatan. memeriksa. Mahkamah Agung dapat mengatur lebih lanjut hal-hal yang diperlukan bagi kelancaran penyelenggaraan peradilan apabila terdapat hal-hal yang belum cukup diatur dalam Undang-undang tentang Mahkamah Agung sebagai pelengkap untuk mengisi kekurangan atau kekosongan hukum yang diperlukan bagi kelancaran penyelenggaraan peradilan (Pasal 27 Undang-undang No. Fungsi Mengatur a. yakni dalam hal menerima. 2. 4. . Mahkamah Agung melakukan pengawasan tertinggi terhadap jalannya peradilan di semua lingkungan peradilan dengan tujuan agar peradilan yang dilakukan Pengadilan-pengadilan diselenggarakan dengan seksama dan wajar dengan berpedoman pada azas peradilan yang sederhana. Fungsi Nasehat . cepat dan biaya ringan. mengadili. 3.terhadap pekerjaan Pengadilan dan tingkah laku para Hakim dan perbuatan Pejabat Pengadilan dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok Kekuasaan Kehakiman. tanpa mengurangi kebebasan Hakim dalam memeriksa dan memutuskan perkara (Pasal 4 dan Pasal 10 Undang-undang Ketentuan Pokok Kekuasaan Nomor 14 Tahun 1970). b.Terhadap Penasehat Hukum dan Notaris sepanjang yang menyangkut peradilan (Pasal 36 Undang- undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).

Menurut Undang-Undang Dasar 1945. dalam memberikan pertimbangan hukum mengenai rehabilitasi sampai saat ini belum ada peraturan perundang-undangan yang mengatur pelaksanaannya. b. (Pasal 38 Undang-undang No. Mahkamah Agung dapat diserahi tugas dan kewenangan lain berdasarkan Undang-undang.14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman). Mahkamah Agung memberikan nasihat-nasihat atau pertimbangan-pertimbangan dalam bidang hukum kepada Lembaga Tinggi Negara lain (Pasal 37 Undang-undang Mahkamah Agung No. Namun demikian. 5. kewajiban dan wewenang MA adalah: Berwenang mengadili pada tingkat kasasi. administrative dan finansial sampai saat ini masih berada dibawah Departemen yang bersangkutan. b. Mahkamah Agung diberikan kewenangan untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden selaku Kepala Negara selain grasi juga rehabilitasi. Mahkamah Agung memberikan nasihat kepada Presiden selaku Kepala Negara dalam rangka pemberian atau penolakan grasi (Pasal 35 Undang-undang Mahkamah Agung No. 35 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang- undang No. Fungsi Administratif a. . berdasar Pasal 2 ayat (2) Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 serta Pasal 38 Undang-undang Nomor 14 Tahun 1985. Peradilan Agama. 6. Mahkamah Agung berwenang meminta keterangan dari dan memberi petunjuk kepada pengadilan disemua lingkunga peradilan dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 25 Undang-undang No.a.14 Tahun 1985). Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara) sebagaimana dimaksud Pasal 10 Ayat (1) Undang-undang No. Mahkamah Agung berwenang mengatur tugas serta tanggung jawab. walaupun menurut Pasal 11 (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 1999 sudah dialihkan dibawah kekuasaan Mahkamah Agung. Selanjutnya Perubahan Pertama Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945 Pasal 14 Ayat (1). Badan-badan Peradilan (Peradilan Umum.14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung).14 Tahun 1985). menguji peraturan perundang-undangan di bawah Undang- Undang. dan mempunyai wewenang lainnya yang diberikan oleh Undang-Undang. Mengajukan 3 orang anggota Hakim Konstitusi. Fungsi Lain-lain Selain tugas pokok untuk menerima. susunan organisasi dan tata kerja Kepaniteraan Pengadilan (Undang-undang No.14 Tahun 1970 secara organisatoris.14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman. memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya.

untuk kemudian mendapat persetujuan dan ditetapkan sebagai hakim agung. memutus pembubaran partai politik. Komisi Yudisial (KY) Wewenang Komisi Yudisial : Komisi Yudisial berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. Tugas Komisi Yudisial : Mengusulkan Pengangkatan Hakim Agung. Melakukan seleksi terhadap calon Hakim Agung. dengan tugas utama: . Menjaga dan Menegakkan Kehormatan. 8. Mahkamah Konstitusi mempunyai 9 Hakim Konstitusi yang ditetapkan oleh Presiden. 4. 3 orang oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Menetapkan calon Hakim Agung dan. Melakukan pendaftaran calon Hakim Agung. 7. Masa jabatan Hakim Konstitusi adalah 5 tahun. Hakim agung dapat berasal dari sistem karier (hakim). Hakim Konstitusi diajukan masing-masing 3 orang oleh Mahkamah Agung. serta perilaku hakim. dengan tugas utama: 1. atau tidak berdasarkan sistem karier dari kalangan profesi atau akademisi.Memberikan pertimbangan dalam hal Presiden member grasi dan rehabilitasi. Wajib memberi putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden menurut UUD 1945. Keluhuran Martabat Serta Perilaku Hakim. dan 3 orang oleh Presiden. Mengajukan calon Hakim Agung ke DPR. memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. Pada Mahkamah Agung terdapat hakim agung (paling banyak 60 orang). dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum. keluhuran martabat. 2. Mahkamah Konstitusi (MK) Menurut Undang-Undang Dasar 1945. kewajiban dan wewenang MK adalah: Berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar. dan dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Calon hakim agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada Dewan Perwakilan Rakyat. 3.

meneliti pertanggungjawaban atas penguasaan keuangan negara. memeriksa. penganalisaan terhadap pelaksanaan peraturan per-undangan di bidang keuangan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Badan Pemeriksa Keuangan (disingkat BPK) adalah lembaga negara Indonesia yang memiliki wewenang memeriksa. Menerima laporan pengaduan masyarakat tentang perilaku hakim. dan 3. dan hak badan pemeriksa keuangan (BPK) adalah seperti berikut ini : BPK meminta.1. serta mengusahakan keseragaman baik dalam tata cara pemeriksaan dan pengawasan maupun dalam penatausahaan keuangan negara.BPK mempunyai 9 orang anggota. wewenang. dengan susunan 1 orang Ketua merangkap anggota. 1 orang Wakil Ketua merangkap anggota. dan DPRD (sesuai dengan kewenangannya). DPD. Hasil pemeriksaan keuangan negara diserahkan kepada DPR. Anggota BPK dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah. Tugas. Membuat laporan hasil pemeriksaan berupa rekomendasi yang disampaikan kepada Mahkamah Agung dan tindasannya disampaikan kepada Presiden dan DPR. 2. Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran perilaku hakim. dan sesudahnya dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan . BPK mengadakan dan menetapkan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi. 9. BPK melakukan penelitian. serta 7 orang anggota. pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. dan diresmikan oleh Presiden. Anggota BPK memegang jabatan selama 5 tahun.