You are on page 1of 15

SELASA, 20 DESEMBER 2011

NUTRITION CARE PROSES, PROSES ASUHAN GIZI ANAK DENGAN DHF
(Dengue High Fever)

PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (NUTRITION CARE PROSES) PADA PASIEN
DHF DI RUANG ANAK PARIKESIT RS DR. MARZOEKI MAHDI 2011

A. GAMBARAN UMUM PASIEN
1. Nama Pasien : An. RV
2. Tanggal lahir : 4 Desember 2000
3. Umur : 11 tahun
4. Jenis Kelamin : Perempuan
5. Suku Bangsa : Jawa
6. Status Perkawinan : Belum menikah
7. Tanggal masuk RS : 28 November 2011
8. Diagnosa Medis : DHF
9. Terapi diet yang diberikan : Diet TKTP
10. Tanggal menjadi kasus : tanggal 29 November 2011

B. PROSES ASUHAN GIZI

TANGGAL 28/11/2011

1. ASSESMENT GIZI
 Riwayat Personal
Pasien adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Pasien tinggal bersama kedua orangtuanya
dan kakak dari ayahnya. Saat ini pasien masih duduk di bangku kelas V SD.

 Riwayat Penyakit Dahulu :
Pasien tidak pernah mengalami sakit parah sebelumnya, hanya batuk dan flu. Tidak ada
riwayat penyakit dari keluarga. Sejak bayi, pasien selalu dibawa ke posyandu dan menerima
imunisasi lengkap.

 Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien merasakan demam sejak 5 hari yang lalu, namun orang tua tidak mengetahui
penyebabnya. Saat itu, pasien dibawa ke puskesmas terdekat dan 5 hari kemudian baru di
bawa ke RS. Pasien sempat muntah sebanyak 2 kali sebelum dibawa ke RS. Pasien juga
mengeluhkan nyeri di perut dan uluh hati, mencret, pusing, dan lemas.
 Riwayat Penyakit Keluarga : ( - )

 Sosial Ekonomi

Sebelum sakit Pola makan pasien sebelum sakit adalah 1 kali sehari dengan porsi kecil. Hasil Pemeriksaan Laboratorium (Tanggal 29 November 2011) No Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan Interprestasi .5 SD (Gizi Buruk) Penilaian : Status Gizi pasien adalah KEP 1  Pengkajian Data Biokimia : Hasil pemeriksaan laboratorium dapat dilihat sebagai berikut : Tabel 1.TB/U= -1 s. Malamnya.IMT : 12.8%). Di sekolah suka jajan mie instan dan es yang dijual di kantin sekolah.d -2 SD (normal bawah) . Ibu bekerja sebagai buruh di pabrik dan Ayahnya bekerja serabutan.Kedua orang tua pasien bekerja.LILA= 17 cm Status Gizi : .5 gr (68%). Lemak = 18. Siang hari makan nasi ½ piring dan telur dadar.  Pengkajian Data Antropometri : Antropometri : .TB= 138cm . 2. Pada Saat Sakit Pada saat sakit SMRS asupan makan pasien lebih sedikit karena kondisi penyakit dan ada keluhan mual dan muntah 2x.  Riwayat Gizi 1. Karbohidrat = 47 gr (15. Makan siang selalu pulang ke rumah karena dekat dengan sekolah. pasien juga kurang menyukai sayuran.5%).d -2 SD (normal bawah) .BB/TB= -3 s.BB=24 kg . Sedangkan recall makanan pada 1 hari sebelum masuk RS tapi sudah dalam kondisi sakit yaitu pasien tidak sarapan.IMT/U= -3 s. namun tidak menyukai makanan yang lembek dan tidak hangat lagi. makan sate ayam 2 tusuk dengan bumbu kacangnya tanpa nasi.6 kg/m2 (underweight) .BB/U= -1 s.BBI=38 Kg . Pasien jarang sarapan. Protein 20 gr (42%).d -4 SD (Gizi Buruk) .d -3. Hasil anamnesa asupan makanan sebelum sakit dibandingkan dengan kebutuhan idealnya adalah Energi = 482 kkal (29. Pasien menyukai ikan lele dan buah.

diare (naik turun).85. mual. Lemak 68%. mual. DIAGNOSA GIZI Domain Asupan : Inadequat oral intake berhubungan dengan penurunan nafsu makan.5%. Tujuan Diet : 1.5 11.000 /mm3 Normal 3. Haemoglobin 16. kurus 2. Pemeriksaan Fisik : Keadaan Umum : Compos Mentis. INTERVENSI GIZI Perencanaan Asuhan Gizi a. Domain Klinis : KEP I berhubungan dengan kebiasaan makan yang salah ditandai dengan BB/TB= -3. dan muntah ditandai dengan asupan energi 29. 2. nyeri perut bagian uluh hati. 1. IMT=12.000-10. Protein 42%. Nadi 98 x/menit 80-100x/menit Normal 3. mual. Domain Behaviour : Kekeliruan pola makan berhubungan dengan kurangnya monitoring orangtua ditandai dengan makan pokok 1 kali sehari dengan porsi kecil. Trombosit 36. Memberikan makanan yang adequate sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien untuk meningkatkan status gizi. Hemotokrit 47 40-54 % Normal Penilaian : Trombosit rendah  Pengkajian Data Pemeriksaan Fisik dan Klinis : Hasil Pemeriksaan fisik dan klinis adalah sebagai berikut : Tabel 2. demam. Memberikan edukasi dan konseling gizi sesuai dengan diet yang diberikan . Respirasi 24 x/menit 19-36 x/menit Normal Penilaian : Hipotensi 3.8%.Tekanan darah 90/60 mmHg 120/80 mmHg Rendah 2.000 150rb-400rb mm3 Rendah 4. Suhu 37. diare.6 kg/m2.2 0C tinggi 4.87.160 4. lemah.90C 36-37. BB/U= -1. Hasil Pemeriksaan Klinik (29-11-2011) Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan Interprestasi 1. Karbohidrat 15.5 gr/dl Normal 2.5-15. dan terlihat kurus Penilaian : Pasien lemah. 3. Leukosit 9.

Sehingga rancangan diet nya adalah sbb: . yaitu 2 g/kg BB . Perhitungan Kebutuhan : 1. dan KH 148 g (59% E. Prinsip dan Syarat : .tot). diutamakan 50% berasal dari lemak Medium Chain Tigliserida (MCT) agar mudah diserap. Rincian perencanaan diit pasien tahap awal. Kebutuhan cairan RV juga diperhatikan.tot).Cairan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi yaitu 85ml/kg BB/hari .Jenis Diet : Diet TKTP . dimulai dengan pemberian 1000 kkal hingga mencapai 2000 kkal. .Route makanan : oral. Lemak 32 g (29% E.Vitamin dan mineral sesuai RDA (Recomennended Dietary allowance) . Kebutuhan Energi Ideal Perhitungan kebutuhan Energi menggunakan REE (Recommended Energi Expenditure) dengan rumus schofield : BMR = (12.Bentuk makanan : Lunak .Protein diberikan tinggi.2 x 1. yaitu 30% dari Energi Total.3 =1887 kkal Kebutuhan Protein 2 g/kg BB x 38= 76 gram (16%) Kebutuhan Lemak 15% dari Energi Total = 32 gram Kebutuhan Karbohidrat 69% dari Energi Total = 326 gram d. c. .Energi diberikan sesuai usia dan kebutuhan pasien dengan mempertimbangkan factor stress dan pertumbuhan .2 x kg) + 746 = (12. ialah sbb: Energi 1000 kkal. dokter yang menangani pasien RV memberikan nutrisi mineral secara parenteral berupa infus ringer laktat dan infuse untuk menaikan trombosit yang tidak mengandung energi. Cairan melalui oral 85 ml/kg BB/hari.tot). . kemudian ditingkatkan bertahap menuju diet TKTP 2000 kkal. selain mendapat nutrisi secara oral. b.Karbohidrat diberikan 59% dari Energi Total. protein 48 g (12% E.Lemak diberikan tinggi.2 x 38) + 746 = 1210 kkal = BMR x FA x FS = 1210 x 1.Frekuensi Pemberian : 3 kali makanan utama dan 1 kali makanan selingan. Karena kondisi penyakit. Rancangan Diet Diit yang dirancang untuk pasien RV adalah diit TKTP yang dilakukan secara bertahap.

Hewani 1 Pagi Sayur 1 Minyak ½ Snack Pagi bolu 1 Bubur 3/8 L.Nabati 1 Sayur 1 . Rancangan Diit Jenis Penukar Energi Protein Lemak KH Makanan (Kkal) (gram) (gram) (gram) Bubur 1 175 4 . Distribusi Makanan Sehari Waktu Makan Jenis Makanan Ukuran(Penukar) Bubur ¼ L.Hewani 1 Sore L. 12 Minyak 2 100 .Hewani 1 Siang L. dapat dilihat pada table berikut ini : Table 4.Hewani 4 250 28 14 - L.Nabati 2 150 10 6 14 Sayur 3 75 3 . 15 Buah 1 50 . 10 - Snack 1 200 1 3 70 JUMLAH 1000 46 33 151 Toleransi (+/-) +5% -4% +3% +2% Berikut ini adalah tabel Distrubusi makanan sehari: Tabel 5. Tabel 3. .Nabati 1 Sayur 1 Minyak 1 Buah 1 Ekstra telur telur 1 Bubur ¼ L. Jumlah Kebutuhan Energi dan Karbohidrat Berdasarkan Rute Pemberian Rute Pemberian Energi (Kkal) Karbohidrat (gram) Oral 1000 148 Jumlah Kebutuhan 1000 148 Adapun rancangan diet yang akan diberikan kepada pasien. 40 L.

3. 4. Hasilnya merupakan asupan makanan pasien secara keseluruhan pada 1 hari pengamatan. Rencana Monitoring dan Evaluasi Indikator yang dimonitor untuk melihat perkembangan pasien meliputi : . Tanya Jawab Isi Materi :  Penjelasan tentang penyakit  Penjelasan tentang tujuan pemberian diet  Penjelasan tentang prinsip dan syarat pemberian makanan sesuai kondisi pasien  Penjelasan tentang pengaturan dan pemilihan bahan makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan. 2. Mencatat makanan lain dari luar yang diasup oleh pasien dan memasukkannya dalam perhitungan asupan. Menghitung dan mencatat selisih penimbangan awal dan penimbangan sisa makanan pasien juga mencatat makanan lain yang dikonsumsi pasien diluar diet yang diberikan rumah sakit. pernafasan. Kemudian. sayur dan buah serta snack pada saat makan pagi. sumber hewani.snack pagi.  Motivasi makan g. 5. makan siang. Memporsi makanan dengan cara menimbang makanan berupa bubur. sisa tersebut disimpan dalam plastik untuk kemudian ditimbang esok pagi atau ditanyakan secara kualitatif berdasarkan perkiraan jumlah. f. Rencana Konsultasi Gizi Tema : Diet pada TKTP Media :Leaflet TKTP dan Daftar Bahan Makanan Penukar Sasaran : Pasien dan Orangtua Tempat : Ruang Parikesit Kelas III Waktu : ± 20 menit Metode : Bed Side Teaching. Melakukan penimbangan sisa makanan yang tidak termakan pasien dan mencatat hasil penimbangan tersebut.Monitoring perkembangan berat badan/Status Gizi . suhu tubuh. Implementasi Berikut ini adalah implementasi dalam proses asuhan gizi terstandar pada pasien RV: 1. . Mencatat menu makanan.Monitoring asupan makanan .Monitoring perkembangan fisik dan klinis: Tekanan darah. dan keluhan lain seperti sesak dan mual. jika ada sisa makanan sore yang tidak dikonsumsi pasien. Minyak ½ e. mencatat hasil penimbangan masing-masing jenis bahan makanan sebelum disajikan kepada pasien. nabati. dan makan sore. nadi.

20 - Snack 1 200 10 5 80 JUMLAH 1400 56 43 241 TOTAL 1400 56 43 241 Tabel 8 Rencana Distribusi Diit Tanggal 30 November 2011 Waktu Makan Jenis Makanan Ukuran(Penukar) Tim 1 L. 12 Minyak 4 200 .7% dari target asupan Rencana Intervensi: karena masih demam jadi pasien tetap diberikan makanan lunak berupa tim dengan rancangan diet ditingkatkan menjadi 1400 kkal. dan nafsu makan kurang ditandai dengan asupan makan oral 67. 120 L.Hewani 3 200 21 12 - L. Pasien juga tidak menyukai makanan bertekstur lembek seperti bubur sehingga bentuk makanan bubur diganti dengan tim saat makan malam.6. Table 7 Rancangan Diit Tanggal 30 November 2011 Jenis Makanan Penukar Energi Protein Lemak KH (Kkal) (gram) (gram) (gram) Tim 3 525 12 . 4.7 31 79 24 71 82 55 Penilaian: asupan total kurang 32% dari total kebutuhan Evaluasi Asupan makanan: nafsu makan pasien belum meningkat dan pasien merasa tidak enak makan karena mulut terasa pahit. MONITORING EVALUASI Hari Ke-1 (Tanggal 29/11/2011) Tabel 6 Hasil Monitoring Asupan Makanan Rute Makanan Energi Protein Lemak KH Kkal % Gram % Gram % Gram % Oral 677 67. mual. Diagnosa Gizi: kekurangan intake energi berhubungan dengan adanya nyeri perut. Pasien juga tidak memakan sayur karena tidak suka. 15 Buah 1 50 . .7 31 79 24 71 82 55 JUMLAH 677 67. Memberikan motivasi dan edukasi gizi berupa penatalaksanaan diet sesuai dengan kondisi pasien dan penyakitnya pada saat pasien akan pulang dan menyarankan pasien untuk melakukan konsultasi gizi ulang di poliklinik gizi guna memantau perkembangan status gizi selama menjalani terapi gizi di rumah.Nabati 2 150 10 6 14 Sayur 3 75 3 .Hewani 1 .

Lemah. demam. nyeri perut.Nabati 1 Sayur 1 Minyak 1 Hasil monitoring evaluasi pemeriksaan fisik dan klinis serta obat-obatan yang digunakan adalah sebagai berikut : Tabel 9 Hasil Monitoring Pemeriksaan Fisik dan Klinis Jenis Pemeriksaan Hasil Interprestasi Keadaan Umum Compos Mentis. mual. diare Tekanan darah 100/90 mmHg Rendah Nadi 84 x/mnt Normal Respirasi 20x/mnt Normal Suhu 366C Normal Penilaian : Hipotensi.Hewani 1 Malam L. demam sudah turun Tabel 10 Obat-obat yang digunakan : Jenis Obat Frekuensi Pemberian Trolit Adlib Auralis 2x1 Bactesyn 3x500mg Hari Ke-2 (Tanggal 30/11/2011) Tabel 11 Hasil Monitoring Asupan Makanan Rute Makanan Energi Protein Lemak KH Kkal % Gram % Gram % Gram % Oral 680 49 21 38 24 56 101 42 JUMLAH 680 49 21 38 24 56 101 42 Penilaian : Asupan makanan pasien meningkat dari hari sebelumnya . diare (naik turun) perut. Pagi Sayur 1 Minyak 1 Snack Pagi Bolu 1 Tim 1 L. nyeri perut.Hewani 1 Siang L. mual. lemah. mual. nyeri demam. Lemah.Nabati 1 Sayur 1 Minyak 2 Buah 1 Tim 1 L.

makan pasien meningkat namun belum dapat menghabiskan makanannya karena mulut masih terasa pahit. Evaluasi: setelah diganti tim. Rencana Intervensi : . Rancangan Diit: Rancangan diit selanjutnya masih diberikan sama 1400 kkal dengan perencanaan sebelumnya. Memberi motivasi pasien untuk mau makan lebih banyak dan memakan sayurnya. Pasien mulai makan sayur. Diagnosa Intake: Adequate intake berhubungan dengan nafsu makan sudah kembali ditandai dengan asupan 96% dari target Evaluasi : Nafsu makan pasien sudah membaik. Pasien merasa mulutnya tidak pahit lagi. Tabel 12 Hasil Monitoring Pemeriksaan Fisik dan Klinis Jenis Pemeriksaan Hasil Interprestasi Keadaan Umum Compos Mentis. Lemah Lemah Tekanan darah 90/60 mmHg Rendah Nadi 84 x/mnt Normal Respirasi 20x/mnt Normal Suhu 366C Normal Penilaian : Hipotensi.Diagnosa Gizi: inadequate intake berhubungan dengan nafsu makan belum kembali (mulut terasa pahit) ditandai dengan asupan 49% dari target asupan 1400 kkal. Pasien juga sama sekali tidak memakan sayur yang diberikan. lemah Tabel 13 Obat-obat yang digunakan : Jenis Obat Frekuensi Pemberian Trolit adlib Auralis 2x1 Bactesyn 3x500mg Hari Ke-3 (Tanggal 1/12/2011) Tabel 14 Hasil Monitoring Asupan Makanan Rute Makanan Energi Protein Lemak KH Kkal % Gram % Gram % Gram % Oral 1345 96 55 98 38 88 192 80 JUMLAH 1345 96 55 98 38 88 192 80 Penilaian : Asupan makanan pasien meningkat signifikan mendekati target asupan.

Nabati 1 Sayur 1 Minyak 1 Tabel 17 Hasil Monitoring Pemeriksaan Fisik dan Klinis Jenis Pemeriksaan Hasil Interprestasi Keadaan Umum Compos Mentis Membaik Tekanan darah 100/70 mmHg Rendah Nadi 84 x/mnt Normal Respirasi 20x/mnt Normal Suhu 366C Normal Penilaian : Hipotensi . 15 Buah 1 50 . 12 Minyak 4 200 .Karena pasien sudah tidak demam dan nafsu makan membaik.Hewani 1 Malam L.Hewani 1 Pagi Sayur 1 Minyak 1 Snack Pagi Bolu 1 Nasi 1 L. serta hampir mampu menghabiskan makanan.Hewani 3 200 21 12 - L. Table 15 Rancangan Diit Tanggal 2 Desember 2011 Jenis Makanan Penukar Energi Protein Lemak KH (Kkal) (gram) (gram) (gram) Nasi biasa 3 525 12 . .Nabati 1 Sayur 1 Minyak 2 Buah 1 Nasi 1 L. Diit Tim diganti dengan nasi biasa dengan energy tetap 1400 kkal.Nabati 2 150 10 6 14 Sayur 3 75 3 . 20 - Snack 1 200 10 5 80 JUMLAH 1400 56 43 241 TOTAL 1400 56 43 241 Tabel 16 Rencana Distribusi Diit Tanggal 2 Desember 2011 Waktu Makan Jenis Makanan Ukuran(Penukar) Nasi 1 L.Hewani 1 Siang L. 120 L.

namun status gizi masih kurang Tabel 19 Obat-obat yang digunakan : Jenis Obat Frekuensi Pemberian Trolit adlib Auralis 2x1 Bactesyn 3x500mg Hari Ke-4 (Tanggal 8/12/2011) Tabel 20 Hasil Monitoring Asupan Makanan Rute Makanan Energi Protein Lemak KH Kkal % Gram % Gram % Gram % Oral 839 60 28 50 13 30 155 64 JUMLAH 839 60 28 50 13 30 155 64 Keterangan : Pasien pulang setelah makan siang Penilaian : Asupan total pasien setengah hari mencapai 60% Evaluasi : kondisi makan pasien sudah sangat membaik.4 kg/m Underweight Penilaian: Berat badan meningkat ½ g disbanding hari sebelumnya.2 kg/m2 Underweight Penilaian: Berat badan meningkat 3 kg pada hari ke 3 di RS. Tabel 18 Monitoring Berat Badan Pasien: Berat Badan IMT Status Gizi 27 kg 14. Sembuh Tabel 22 Monitoring Berat Badan Pasien: Berat Badan IMT Status Gizi 2 27.5 kg 14. Tabel 21 Hasil Monitoring Pemeriksaan Fisik dan Klinis Jenis Pemeriksaan Hasil Interprestasi Keadaan Umum Compos Mentis Sembuh Tekanan darah 100/90 mmHg Rendah Nadi 84 x/mnt Rendah Respirasi 20x/mnt Normal Suhu 360C Normal Penilaian : Hipotensi. namun status gizi masih kurang . setiap makanan yang diberikan RS dimakan habis.

5 Minyak 2 100 .5 . Recall 24 jam sebelum kasus dimulai tanggal 28 November 2011 Jenis Makanan Jumlah Energi Protein Lemak KH Penukar (Kkal) (gr) (gr) (gr) Nasi putih 3/4 131 3 . Anamnesa Kualitatif Sebelum Masuk Rumah Sakit Jenis Makanan Jumlah Energi Protein Lemak KH Penukar (Kkal) (gr) (gr) (gr) Makanan Pokok* 2 350 8 . 5 - Jumlah 600 21 10 92 Ket: * makan pokok 2 x/hari dengan porsi kecil dan jajan 1 porsi mie instan atau mie ayam di sekolah. 80 Lauk hewani 1 50 7 2 - Lauk Nabati 1 75 5 3 7 Sayur** 1 25 1 . 30 Telur dadar 1 50 7 5 - Sate ayam 3/4 38 5 2 - kacang 1 75 5 3 7 Minyak 1 50 . Tabel 23 Obat-obat yang digunakan : Jenis Obat Frekuensi Pemberian Trolit adlib Auralis 2x1 Bactesyn 3x500mg Lampiran 1. **jarang konsumsi sayur karena tidak suka Lampiran 2.5 7. Asupan Makan Hari Ke-1 (29/11/2011) Waktu Ukuran Nilai Gizi Tanggal bahan makanan Makan (p) E Protein L KH Bubur 1/4 p 44 1 10 29/11/11 pagi daging bistik dan 1.5p 113 10. 5 - Jumlah 344 20 15 37 Lampiran 3.

5 tim 3/4p 131 3 30 gurame asam mns 3/4p 38 5.8 malam minyak 2p 100 10 1 1/2 sari kurma sdm 48 0.3 12 Total 680 21 24 101 .8 0.3 0. Asupan Makan Hari Ke-2 (30/11/2011) Waktu Ukuran Nilai Gizi Tanggal bahan makanan Makan (p) E Prot L KH Tim 1/2p 88 2 20 pagi cah ayam 1/4p 13 1.3 3.3 12 Total 677 31 24 82 Lampiran 4.3 12 30/11/11 minyak 1/2p 25 2.5 15 soto daging 1p 50 7 5 Semangka 1p 50 12 siang 1 1/2 sari kurma sdm 48 0.5 Tim 3/8p 66 1.5 1 siang Papaya 3/4p 38 9 sari kurma 1 1/2 sdm 48 0. telur ayam tempe bb kuning 1p 75 5 3 7 sop (wortelnya) 1/4p 6.3 12 Minyak 1/2p 25 3 Tim 1/2p 88 2 20 telur puyuh bb malam kng 1p 75 7 5 Minyak 1/2p 25 3 sari kurma 1 1/2 sdm 48 0.5 Minyak 1/2p 25 2.3 1 Minyak 1/2p 25 3 Bubur 1/4p 44 1 10 ayam bumbu 1/2p 25 3.

8 Total 1345 55 38 192 Lampiran 6.8 1 3.8 Minyak 1/2p 25 2.5 bubur kacang ijo 1.5 5 pagi tumis labu 3/4p 18.8 pisang ambon 1p 50 12 . Asupan Makan Hari Ke-3 (1/12/2011) Waktu Nilai Gizi Tanggal bahan makanan Ukuran (p) Makan Energi Protein Lemak KH tim 17/20p 151 3 34 semur ayam 1p 50 7 2 pagi sayur sop 1/5p 5 0 1 minyak 1/2p 25 2.8 minyak 1/2p 25 2.8 0. Asupan Makan Hari Ke-4 (2/12/2011) Ukuran Tanggal waktu Menu Nilai Gizi (p) E prot L KH Tim 1p 175 4 40 semur daging 1p 50 7 2 Kentang 1/8p 22 0.8 3.8 3.75 malam tempe oseng 1p 75 5 3 7 Minyak 2p 100 10 sari kurma 1 1/2 sdm 48 0 11.8 0.5 2/12/2011 Bolu 1p 93 2 1 19 Nasi pituh 1.5p 263 6 60 ayam bb kecap 1p 50 7 5 siang sayur lodeh 3/4p 18. Lampiran 5.5 tim 3/4p 131 3 30 ikan pepes 1p 50 7 2 acar kuning 3/4p 18.5p 388 21 13 47 tim 17/20p 151 3 34 daging iris 3/5p 30 4 3 siang jeruk 1p 50 12 1/12/2011 sari kurma 1 1/2 sdm 48 0 11.

5 Total 839 28 13 155 .3 12 minyak 1/2p 25 2.sari kurma 1 1/2 sdm 48 0.