You are on page 1of 7

PEDOMAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN

Sistematika pedoman peningkatan mutu :
1. Pendahuluan
a. Latar belakang
b. Tujuan
c. Pengertian
d. Ruang lingkup
2. Kebijakan
3. Pengorganisasian
4. Kegiatan
5. Metode
6. Pencatatan dan Pelaporan
7. Monitoring dan Evaluasi

1. PENDAHULUAN:
a. Latar Belakang Profil organisasi
Puskesmas sebagat Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan, salah satu
tugas pokoknya adalah bertanggung jawab menyelenggrakan pelayanan
kesehatan di wilayah kerjanya baik secara perseorangan, keluarga dan
kelompok masyarakat sehingga status kesehatan masyarakat terwujud
secara maksimal

b.Pelayanan kesehatan yang diberikan harus memenuhi beberapa syarat
diantaranya tersedia sarana dan prasarana yang memadai yang didukung
oleh sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berkualitas (The Man
behind the bun), pengobatan yang berkesinambungan, dapat diterima,
dapat dicapai, terjangkau harganya oleh masyarakat dan tidak kalah
pentingnya adalah kualitas pelayanan yang bermutu (prima).

c. Pelayanan kesehatan yang bermutu akan dapat menghindarkan diri dari
malpraktek sehingga tuntutan hukum masyarakat dapat dihindari serta
pelayanan kesehatan tetap terjaga/terwujud sesuai kebutuhan dan harapan
masyarakat.

d.Pelayanan kesehatan terbaik dan bermutu dengan kata lain pelayanan
kesehatan yang prima seyogyanya menjadi budaya kerja yang membudaya
dalam kehidupan setiap diri tenaga kesehatan dan menjadi komitmen di
unit pelaksana tehnis kesehatan di puskesmas

e. Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima atau dengan kata
lain,service exscellent di puskesmas adalah dengan menerapkan standar
akreditasi di puskesmas tersebut

Salah satu puskesmas yang ada dikota Balikpapan Kalimantan Timur yang akan menerapkan dan melaksanakan standart akreditasi tersebut adalah Puskesmas Muara Rapak. Penerapan sistim manajemen mutu dimaksud untuk memastikan puskesmas dapat menghasilkan layanan yang sesuai dengan persayaratan akrieditasi puskesmas yang telah ditetapkan sehingga dapat menjamin kepuasan pelanggan. g. Meningkatkan kemandirian masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat 4) Struktur organisasi 5) Motto Kesembuhan dan kesehatan anda adalah harapan kami 6) Tata nilai 1. serta dipihak lain tata cara penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi yang telah ditetapkan . yang disatu pihak dapat menimbulkan kepuasan pada setiap pasien (pengguna) sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk. Tujuan : a. preventif . kuratif dan rehabilitative dibidang kesehatan 4. Meningkatkan mutu pelyanan kesehatan yang adil dan merata 2. f. Menggerakkan pembangunan yang berwawasan kesehatan lingkungan 3. Pengertian: kinerja yang menunjuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan. Meningkatkan pemberdayaan kemandirian masyarakat dalam upaya promotif . Tujuan mutu puskesmas ini disusun untuk menjelaskan garis bersar sistim manajemen mutu yang diterapkan kepada seluruh staf Puskesmas Muara Rapak b. 1) Gambaran umum organisasi 2) Visi organisasi Mewujudkan Puskesmas dengan Pelayanan Prima Menuju Masyarakat Sehat dan Mandiri 3) Misi organisasi 1.

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit f. danjelaskanuraiantugasmasing-masing) . e. Pelayanan Poli Umum. Pelenyenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat Pengembangan 3. Farmasi) (PedomaninidisusunberdasarkanstandarakreditasiPuskesmas yang meliputipedomandalamupayapeningkatanmutudankinerjapelayanan UKM. KEBIJAKAN MUTU: (tuliskankebijakanmutuseperti yang disusundalam SK KebijakanMutuPuskesmasdanKeselamatanPasien 3. Pelayanan Tindakan. danAdministrasimanajemen. Pemeriksaan penunjang (laboratorium. farmasi dan Laboratoriumi Penyelenggaraan Upaya kesehatan perseorangan. farmasi dan laboratorium meliputi: a. Upaya Kesehatan Lingkungan c. Pelayanan Poli gigi. Pelayanan konsultasi ( Gizi. Upaya Promosi Kesehatandan UKS b. danKeselamatanPasien) 2. dan Mulut c. d. Upaya Kesehatan Ibu. Pelayanan Poli Kesehatan Ibu Anak serta Imunisasi. Upaya Perkesmas 2. h. PENGORGANISASIAN: (gambarkanbaganorganisasi Tim MutuPuskesmas. Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Perseorangan. Pelayanan Poli MTBS(manajemen Terbadu Balita Sakit) f.Anak dan Keluarga Berencana d. dan lansia b. Upaya Gizi Masyarakat e. Penyelengaraan Upaya Kesehatan Masyarakat(UKM) Esensial Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial dan Perkesmas meliputi a. Pelayanan Poli Keluarga Berencana. Ruang Lingkup: Manual Mutu puskesmas ini diterapkan pada proses yang terkait dengan Pelayanan puskesmas dan ruang lingkupnya seperti: 1. UKP. Sanitasi) g.UGD(unit Gawat Darurat) h.

KEGIATAN PERBAIKAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN: (Jelaskangarisbesar program mutuPuskesmasdanKeselamatanPasien) a. PeningkatanPemahamandankomitmententangmutudankeselamatanpa sien PerbaikanmutuPuskesmasdanKeselamatanPasienhanyadapatterlaksanaji kadidukungolehkomitmendanperanaktifseluruhpimpinandankaryawanPu skesmas.Upayapeningkatanpemaha mandilakukandenganmengirimkankaryawanuntukpelatihanataumengada kanpelatihan di Puskesmas (in-house). b. PENANGGUNG JAWAB MUTU SEKRETARIS TIM AUDIT INTERNAL TIM MUTU TIM MUTU TIM MUTU KLINIS DAN ADMEN UKM KESELAMATAN PASIEN UraianTugas : 4. sertalintas sector terkait . makaupayaperbaikanmutudiawalidiawalidenganpenggalanganworkshop pemahamanmutudanpenggalangankomitmen.Tata nilaidanbudayamutudankeselamatanperludisepakati. KeterlibatanmasyarakatdanpenggunapelayananPuskesmas.

Adanyaumpanbalikdankel uhansasaran UKM danmasyarakatdianalisisdanditindaklanjuti e Program peningkatanmutudankinerja UKP . .Masukandarimasyarakatdanpenggunadidapatkanmelal ui workshop denganmasyarakatdanlintas sector terkait. Penyusunan indicator mutu/kinerjamanajerial b. survey kebutuhandankepuasan. adanyakotak saran. Masyarakatdanpenggunaperludilibatkandalamupayaperbaikanmutudank eselamatanpasien. d. c. umpanbalikmasyarakatbaikmelaluismsmaupun complain yang diajukan. Analisis data kinerjadantindaklanjut d. UKP danmanajerial yang dilakukanolehtim audit internal denganrencana program audit yang terjadualselamasatutahundan periodic.dengan output tinjauanmeliputi:…………… Pertemuaninidilakukan minimal dua kali setahun 4) Evaluasikinerjapihakketiga: Kinerjapihakketiga yang bekerjasamadenganpuskesmasperludievaluasiuntukmemastikanb ahwaproduk/jasa yang diberikanpihakketigamemenuhipersyaratanmutudankeselamatan pasien. Kajibandingkinerjadenganpuskesmas lain dantindaklanjut 2) Perbaikanmutudankinerja UKM: Perbaikanmutudankinerja UKM dilakukanberdasarkananalisiskinerja.Capaiankinerja yang belumsesuaidengan target yang diharapkandianalisisdanditindaklanjuti. yang meliputi: 1) Penilaianmutudankinerjamanajerial: a) Penyusunan indicator mutu/kinerjamanajerial b) Pengumpulan data kinerjadenganmenggunakan indicator yang telahdisusun c) Analisis data kinerjadantindaklanjut d) Kajibandingkinerjadenganpuskesmas lain dantindaklanjut 2) Audit internal: Audit internal dilakukanuntukmenilaidanmemperbaikimutudankinerjabaikpelay anan UKM. Program peningkatanmutudankinerjamanajerial: Untukmeningkatkanpelayanankepadamasyarakat. makaperludisusun program peningkatanmutudankinerjamanajerial. Pengumpulan data kinerjadenganmenggunakan indicator yang telahdisusun c. Program peningkatanmutudankinerja UKM: 1) Penilaianmutudankinerja UKM: a. 3) PertemuanTinjauanManajemen Pertemuantinjauanmanajemendilakukandengan input tinjauan yang meliputi:………….

melakukananalisisrisiko.Jikaterjadikejadianbaikakibatpelay anan UKM maupun UKP harusditindaklanjutidenganmitigasidanupayapencegahan agar tidakterjadilagi. 1) Penetapan area prioritasperbaikanpadapelayanan UKP 2) Pemantuankinerjapada area prioritasdengan indicator yang ditetapkan 3) Penerapanmanajemenrisiko (FMEA) pada area priroitras 4) Monitoring danpenilaiankinerjapelayananklinispadamasing-masing unit pelayanan. dengantahapan: menetapkanlingkupmanajemenrisiko. mengikutisiklus PDCA. Menindaklanjutmasukandankeluhanpenggunadanmasyarakatmegikuti siklus PDCA c. 5. pelaksanaanperbaikan. maupunrisiko yang mungkindiakibatkanolehpelayanan yang disediakan. dantindaklanjutnya 5) Monitoring. UKM. METODA: Metodadalampeningkatanmutupuskesmasdankeselamatanpasienadalahs ebagaiberikut: a. Penilaiankinerjadantindaklanjutdenganmelaluianalisisterhadapcapaia nkinerjakemudiandilanjutkandenganpenyusunanrencanaperbaikan. Menerapkanmanajemenrisikobaikpadapelayananmanajerial. Manajemenrisikoditerapkanbaiksecarareaktifmaupunproaktif. sedangkanupayareaktifdilakukanuntukmengatasikejadian yang . dantindaklanjut. penilaiankinerjadanperilakusdmklinis. danmenindaklanjuti. memonitoringdanmenilaihasilperbaikan.Ris iko yang diperkirakandapatditimbulkanbaikakibatpelayanan UKM maupun UKP harusdiidentifikasidanditindaklanjuti.Puskesmaswajibmenyusun register risikobaikrisikofasilitas. Upayaproaktifdilakukansebelumadakejadiandenganmenganalisiskemu ngkinanterjadinyarisikodenganmenggunakanmetoda FMEA. dantindaklanjutnya 6) Upayaperbaikanmutupelayananklinispadamasing-masing unit kerjaberdasarkanhasilpenilaiankinerjamaupunumpanbalik pelanggan 7) PelaporandantindaklanjutinsidenKeselamatanPasien 8) Penyusunandanpenerapanpanduanpraktikklinis 9) Monitoring dantindaklanjutterhadap 6 SasaranKeselamatanPasien f ImplementasiManajemenRisikobaikpadapelayanan UKM maupunpelayanan UKP Manajemenrisikodilakukanbaiksebagaiupayareaktifmaupunpreventif. b. dan UKP.

. 7. 6. MONITORING DAN EVALUASI Monitoringkeseluruhanupayaperbaikanmutudankeselamatanpasiendilak ukanolehparapenanggungjawab UKM dan UKP. sudahterjadidanmencegahterulangnyakejadiandenganmenggunakanm etoda RCA. Evaluasikeseluruhanupayaperbaikanmutupuskesmasdankeselamatanpasi endilakukan minimal setahunsekali. Penanggungjawabmutuberkewajibanmemonitorkeseluruhanpelaksanaan program mutu. PENCATATAN DAN PELAPORAN Seluruhkegiatanperbaikanmutudankeselamatanpasiendicatatdandilapork ankepadaKepalaPuskesmassetiapbulan. danolehKepalaPuskesmasdilaporkankepadaKepalaDinasKesehatanKabup atensetiaptigabulansekali. dandilaporkankepadaDinasKesehatanKabupaten.