You are on page 1of 1

PENATALAKSAAN SERUMEN PROP

Nomor : A/SPO/076/PKM-MBR/2016
SPO Terbit ke :I
No.Revisi :0
Tgl. berlaku : 1 April 2016 UPTD
PUSKESMAS
DINAS Halaman : 1/1 MAMBORO
KESEHATAN
KOTA PALU

Ditetapkan Kepala Ni Putu Ega Pragantini,SKM
UPTD Puskesmas Nip. 19790626 200012 2 001
Mamboro

Pengertian Penatalaksanaan serumen prop adalah penatalaksaan pada pasien
dengan keadaan berlebihannya sekret kelenjar sebasea, kelenjar
seruminosa, epitel kulit yang terlepas dan partikel debu yang terdapat
pada bagian kartilaginosa liang telinga.
Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanan pasien dengan serumen prop di
UPTD Urusan Puskesmas Mamboro.
Kebijakan Berdasarkan Surat Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas
Mamboro Nomor : ........................ tentang .....................
Referensi Pedoman Pelayanan Klinis tahun 2016
Langkah- langkah/ 1. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memanggil pasien
Prosedur 2. Dokter/petugas yang diberi kewenangan melakukan anamnesis
terpimpin yang meliputi pendengaran yang berkurang disertai rasa
penuh pada telinga, tinnitus serta rasa nyeri.
3. Dokter/petugas yang diberi kewenangan melakukan pemeriksaan
fisik untuk menegakkan diagnosis serumen prop.
4. Dokter/petugas yang diberi kewenangan menuliskan hasil
anamnesis dan pemeriksaan fisik, diagnosis serta terapi kedalam
buku rekam medik pasien.
5. Dokter/petugas yang diberi kewenangan mempersilahkan pasien
ke ruang tindakan untuk dilakukan tindakan ekstraksi serumen
dan meminta pasien kembali ke poli apabila tindakan telah
selesai dilakukan.
6. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memberikan terapi yang
dituliskan dalam resep. Adapun terapi yg diberikan adalah tetes
karbogliserin 10% selama 3 hari untuk serumen yang keras.
7. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memberikan edukasi
kepada pasien berupa tidak mengorek telinga baik dengan cotton
bud atau lainnya serta menghindari memasukkan air atau apapun ke
dalam telinga.
8. Dokter/petugas yang diberi kewenangan memberikan resep dan
mempersilahkan pasien untuk mengambil resep di apotek.
Unit Terkait Loket, Poli umum, poli anak, ruang tindakan dan apotek.
Distribusi Tata usaha, poli umum dan poli anak.

Rekaman Historis:
Diberlakukan
No Halaman Yang dirubah Perubahan Tgl.