You are on page 1of 51

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pelayanan kesehatan adalah upaya yang diselenggarakan oleh suatu organisasi untuk
memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta
memulihkan kesehatan individu, keluarga, elompok, dan masyarakat. Pelayanan kesehatan
yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa
pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk, serta yang
penyelenggaranya sesuai dengan kode etik dan standard pelayanan profesi yang ditetapkan.
Pelayanan anasthesi dan bedah merupakan pelayanan yang dapat memberikan tindakan
yang tepat, akurat pada seorang atau kelompok orang agar dapat memberikan kepuasan pada
pemakai jasa. Dengan semakin meningkatnya jumlah pengguna jasa pada pelayanan anasthesi
dan bedah maka perlu dibuat standard pelayanan yang merupakan pedoman bagi semua pihak
dalam tata cara pelaksanaan pelayanan yang diberikan kepada pasien pada umumnya.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas maka dalam melakukan pelayanan anasthesi dan bedah
RS Grand Medistra harus berdasarkan standart pelayanan anasthesi dan bedah RS. Grand
medistra.

B. Tujuan Pedoman
1) Tujuan Umum :
Memberikan pelayanan yang bermutu, professional, kompeten serta, cepat dan tepat
dalam melayani pasien.

2) Tujuan Khusus :
- Meningkatkan mutu pelayanan anasthesi dan bedah RS. Grand Medistra
- Memberikan pelayanan yang berkualitas di pelayanan anasthesi dan bedah

C. Ruang Lingkup
Ruang lingkup pelayanan anasthesi dan bedah meliputi :
1. Ruang Rawat Inap
2. Ruang Intensif Care (ICU)
3. Ruang IGD dan Poliklinik
4. Ruang Bersalin

Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 1

D. Landasan Hukum
Yang menjadi landasan hukum pelaksanaan pelayanan di Instalasi Bedah adalah :
1. Undang – undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
2. Undang-undang No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Undang – undang No 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran.
4. Keputusan Menteri Kesehatan RI No 129/ Menkes/ SK/ II/ 2008 Tentang Standar
Pelayanan Minimal Rumah Sakit.
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 1691/ Menkes/ PER/ VII/ 2001 Tentang
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
6. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 02.02/Menkes/148/I/2010

Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 2

BAB II
STANDAR KETENAGAAN

A. Kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM)
a. Pola ketenagaan dan kualifikasi tenaga dokter dalam anasthesi dan bedah adalah :
No Nama Dokter Keterangan
1 dr. Gloria Ganda Sari Situmeang,SpAN Spesialis Anestesi
2 dr.Qodri F. Tanjung. SpAN Spesialis Anestesi Konsultan Cardio Vasculer
3 dr.Wahyu satria kencana,M.Ked,SpAN Spesialis Anestesi
4 dr.Andre Yunafri,SpAN Spesialis Anestesi
5 dr. Erni Tan SpOG Bedah ObGyn
6 dr. Ronny Ajartha,SpOG Bedah ObGyn
7 dr. Jhon Tambunan,SpOG Bedah ObGyn
8 dr. Harry Butar butar,SpB Bedah
9 dr. Freddy Tambunan,SpB Bedah
10 dr. Chairiansyah Harahap,SpB Bedah
11 dr. Syahroni ibnu SpBTKV Bedah Thorak dan Vaskulr
12 dr. Amran Simanjuntak,SpTHT Bedah THT
13 dr. Feryan Sofyan,SpTHT Bedah THT
14 dr. Zuraidah Nasution, SpTHT Bedah THT
15 dr. Sari Sulaiman, SpTHT Bedah THT
16 dr. Pinto Pulungan, SpM Bedah Mata
17 dr. Agustina Siburian, SpM Bedah Mata
18 Dr.Hendry Rusdy Sp.BM Bedah Mulut
19 dr. Saut Lumban Toruan, SpB, SpBA Bedah Anak
20 Dr.Faurizky Febrian Prapiska, SpU Bedah Urologi
21 dr. Yacobda Sigumorong, SpU Bedah Urologi
22 dr. Ikhan Tala, SpBS Bedah Saraf
23 dr. Mahyudanil, SpBS Bedah Saraf
24 dr. Aga Shari Putra Kataren , SpOT Bedah Ortopedi
26 dr. Heru, SpOT Bedah Ortopedi
27 dr. Frans Henry Sagala, SpOT Bedah Ortopedi
28 Dr.Syafrudin Nasution, SpBD Bedah Digestif
29 dr.Wahyu Satria,M.Ked SpAN Spesialis Anestesi
30 dr. Andre Gunafri SpAN Bedah Onkologi
31 Drg. Henry Rusdy, SpBM Bedah Mulut

Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 3

b. Pola Ketenagaan dan Kualifikasi Tenaga Perawat Pelayanan Anasthesi dan bedah
adalah :
No Nama Jabatan Tingkat Pendidikan
1 Erni Siregar Kasie Instalasi Bedah D III Keperawatan
2 Hebron Sembirng Asisten Kasie Instalasi Bedah D III Keperawatan
3 Wiji Ramadani Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
4 Soleh Handoyo Perawat Kamar Bedah D III Keperawatan
5 Adelina Damanik Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
6 Irma Sarnauli Sianipar Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
7 Esri Kumpulan Hutahaean Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
8 Risdina Mutazimah Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
9 Lusi Susanti Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
10 Erwin Pohan Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
11 Raninta Tarigan Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
12 Ariadi Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
13 Edi Gunawan Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
14 Husnah Manurung Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
15 Masta Sihombing Perawat Pelaksana Instalasi D III Kebidanan
Bedah
16 Alfira Lubis Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
17 Elista Perawat Pelaksana Instalasi D III Keperawatan
Bedah
18 Rudi Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
19 Raniswati Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan

Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 4

Bedah
20 Khairina Fathia Perawat Pelaksana Instalasi DIII Kebidanan
Bedah
21 Andika Putri Perawat Pelaksana Instalasi DIII Kebidanan
Bedah
22 Ester Munthe Perawat Pelaksana Instalasi DIII Kebidanan
Bedah
23 Dion Nebi Sitorus Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
24 Muhammad Yusuf Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
25 Ilham Nurhadi Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
26 Suci Anisa Perawat Pelaksana Instalasi DIII Keperawatan
Bedah
27 Eka Sri Ulina Tarigan Perawat Pelaksana Instalasi DIII Keperawatan
Bedah
28 Lisa Debora Tambunan Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
29 Irmayani Perawat Pelaksana Instalasi DIII Keperawatan
Bedah
30 Meli Sari Sembiring Perawat Pelaksana Instalasi DIII Keperawatan
Bedah
31 Helentina Manurung Perawat Pelaksana Instalasi DIII Keperawatan
Bedah
32 Jefrianto Alexius Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
33 Retiana Saragih Perawat Pelaksana Instalasi S1 Keperawatan
Bedah
34 Veronika Sinaga Perawat Pelaksana Instalasi DIII Keperawatan
Bedah

35 Nurhayati Kasie CSSD DIII Keperawatan

36 Novia Saragih Perawat CSSD DIII Keperawatan

37 Devi Perawat CSSD DIII Keperawatan

Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 5

4 orang Asisten. Pola ketenagaan dan kualifikasi tenaga non medis No Nama Jabatan Tingkat Pendidikan 1. Dinas Sore/Malam Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 6 . Pola ketenagaan dan kualifikasi perawat anasthesi No Nama Jabatan Tingkat Pendidikan 1 Edi Purwanto Penata Anasthesi D III Keperawatan 2 Dedek Jumantri Penata Anasthesi D III Keperawatan 3 Gunawan Penata Anasthesi D III Keperawatan 4 Datuk Penata Anasthesi D III Keperawatan 5 Erwin Penata Anasthesi D III Keperawatan 6 Fadlu Penata Anasthesi D III Keperawatan e. 4 orang scrub nurse. Sri Marianti Hause keeping SMA d. b. Dinas Pagi Yang bertugas sejumlah 14 orang dengan kategori 1 orang Kepala ruangan Instalasi Bedah Sentral. Muhammad Soppian Staf CSSD SMA 8. c. Sirmawati Veronica Simarmata Staf CSSD SMA 5. Zemmy Saragih Staf CSSD SMA 9. 1 orang Hause keeping. Endang Rizky Dalimunte Staf CSSD SMA 3. Aprilianta Smbiring Staf CSSD SMA 6.1 petugas administrasi cssd. 1 orang perawat ruang penerimaaan. Distribusi Ketenagaan Pola pengaturan ketenagaan pelayanan anasthesi dan bedah adalah : a. 3 perawat sirkuler. Sarbetti Sembiring Staf CSSD SMA 2. 1 orang perawat ruang pulih. Zulkifli Staf CSSD SMA 7.

Yang bertugas sejumlah 12 orang dengan kategori 1 orang penanggung jawab shiff. 3 orang asisten. libur dinas memberitahu Kepala kamar Bedah sehari sebelumnya. Pengaturan Jaga  Pengaturan jadwal dinas pegawai kamar bedah dibuat dan dipertanggung jawabkan oleh Kepala ruangan kamar Bedah dan diketahui oleh Kabid Keperawatan dan Direktur Medis dan Keperawatan.1 orang perat di ruang puih.  Apabila ada petugas tiba-tiba tidak dapat bertugas sesuai jadwal seperti yang telah ditetapkan (tidak terencana). 3 perawat sirkuler. Sebelum memberitahu Kepala kamar bedah. 3 orang scub nurse. dinas sore/dinas malam. maka dapat mengajukan permintaan dinas.  Untuk staff yang memiliki keperluan penting pada hari tertentu.  Jadwal dinas terbagi atas dinas pagi. apabila petugas yang bersangkutan tidak mendapatkan petugas pengganti. diharapkan petugas yang bersangkutan sudah memberitahu petugas pengganti. 1 orang perwat di ruang serah terima Pengaturan Jaga 1. maka permintaan disetujui). Permintaan akan disesuaikan dengan kebutuhan tenaga yang ada (apabila tenaga cukup dan berimbang serta tidak mengganggu pelayanan. maka Kepala kamar Bedah akan mencari petugas penggantinya.  Jadwal dinas dibuat untuk jangka waktu 1 bulan dan direalisasikan oleh seluruh staff kamar bedah. maka Kepala kamar Bedah akan mencari petugas pengganti yaitu petugas yang libur atau cuti pada hari tersebut dengan mengisi form pertukaran dinas ke bagian personalia dan mengkonfirmasi alasan perubahan jadwal. Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 7 .

Denah Ruangan Terlampir Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 8 . BAB III STANDAR FASILITAS I.

pencahayaan. Grand medistra antara lain:  Lokasi terpisah dari ruang rawat inap dan mudah dijangkau  Terpenuhinya ruangan yang luas yang cukup untuk penyelenggaraan pelayanan anasthesi bedah  Persyaratan ruangan tentang suhu. kemanan dan kenyamanan pasien. Standar Fasilitas Ruangan dan peralatan pelayanan instalasi bedah dan anasthesi RS.II. dan keamanan baik Fasilitas dan Sarana Tersedianya fasilitas di pelayanan anasthesi dan bedah merupakan sarana yang membantu kelancaran kegiatan di pelaynaan anasthesi dan bedah serta kondisi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan spesifikasi masing-masing barang. Standar Fasilitas A. dengan kapasitas Supply) 30 KVA (Sumber suplai tenaga listrik bila sumber listrik utama mati) 10 Jam Dinding 4 Ada di setiap Ruang Operasi dan ruang Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 9 . Fasilitas peralatan yang dilakukan yang digunakan untuk kegiatan PAB di Rumah Sakit Grand Medistra dapat dilihat dari table berikut : No Jenis Peralatan Jumlah Keterangan 1 Mesin Anasthesi 5  Ada di setiap ruang bedah  Lengkap untuk pembiusan spinal dan genaral 2 Suction 4  Ada di setiap ruang bedah  Berfungsi dengan baik 3 CO2 Central Selalu tersedia 4 O2 Central Selalu tersedia 5 N2O Central Selalu tersedia 6 UT Central Selalu tersedia 7 Stop kontak 5/ OK Dalam keadaan baik 8 Cok sambung 4 Dalam keadaan baik 9 UPS (Unitterrupted Power 4 Dalam keadaaan baik. Fasilitas direncanakan memenuhi persyaratan.

pendukung lainnya 11 Air Conditioner 8 Dalam keadaan baik 12 Televisi 1 Dalam keadaan baik 13 Genset 1 Sentral Rumah Sakit Daftar Perlengkapan Instalasi Bedah RS. Grand Medistra Ruang OK I dan II No Jenis Barang Jumlah Keadaan Keterangan Baik Rusak A OK I 1 AC 1 pk 1 √ 2 AC 2 pk 1 √ 3 Bangku Roda 1 √ 4 Cauter 1 √ 5 Central O2 1 √ 6 Jam Dinding 1 √ 7 Keranjang sampah 1 √ Desimpeten 8 Korentang 1 √ 9 Kotak Alat Intubasi 1 √ 10 Lampu Emergency 1 √ 11 Lampu Operasi 1 √ 12 Meja Anastesi 1 √ 13 Meja Instrumen 1 √ 14 Meja Mayo 1 √ 15 Meja Operasi 1 √ 16 Mesin Anastesi 1 √ 17 Monitor 1 √ 18 Ruang Handserub 1 √ 19 Suction 1 √ 20 Troli Cauter 1 √ 21 Troli Sampah 1 √ 22 Ventilator 1 √ 23 Wastaffel 1 √ B OK III 1 AC 1 Pk 1 √ 2 AC 2 Pk 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 10 .

3 Bangku Roda 1 √ 4 Central O2 1 √ 5 Hand Dryer 1 √ 6 Jam Dinding 1 √ 7 Keranjang Sampah 1 √ Desinfectan 8 Korentang 1 √ 9 Kotak Alat Intubasi 1 √ 10 Lampu Acrilic 1 √ 11 Lampu Emergenci 1 √ 12 Lampu Operasi 1 √ 13 Monitor 1 √ 14 Meja Anastesi 1 √ 15 Meja Instrumen 1 √ 16 Meja Mayo 1 √ 17 Meja Operasi 1 √ 18 Mesin Anastesi 1 √ 19 Ruang Handscrub 1 √ 20 Suction 1 √ 21 Troli Sampah 1 √ 22 Ventilator 1 √ 23 Wastaffel 1 √ Ruang OK III dan II Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A OK III 1 AC 1 Pk 1 √ 2 AC 2 Pk 1 √ 3 Central O2 1 √ 4 Diakomi/ Cauter Tekno 1 √ 5 Jam Dinding 1 √ 6 Kotak Alat Intubasi 1 √ 7 Kursi Beroda 1 √ 8 Lampu Acrilic 1 √ 9 Lampu Emergency 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 11 .

10 Lexus XenonE 180 1 √ 11 Meja Anastesi 1 √ 12 Meja Instrumen 1 √ 13 Meja Mayo 1 √ 14 Meja Operasi 1 √ 15 Mesin Anastesi 1 √ 16 Ruang Handscrubb 1 √ 17 Standar Infus 1 √ 18 Suction 1 √ 19 Troli Diatermi 1 √ 20 Troli Sampah 1 √ 21 TV Monitor Endoscopy 1 √ 22 Ubht Source Olympus 1 √ 23 Ventilator 1 √ 24 Wastaffel 1 √ B OK II 1 AC 1 Pk 1 √ 2 AC 2 Pk 1 √ 3 Kursi Beroda 1 √ 4 Lampu Operasi 1 √ 5 Meja Instrumen 1 √ 6 Meja Operasi 1 √ 7 Mikroskop 1 √ 8 Standard Operasi 1 √ 9 Meja Anastesi 1 √ 10 Hand Dryer 1 √ 11 Meja Mayo 1 √ 12 Mesin Anastesi 1 √ 13 Ruang Handscrub 1 √ 14 Standar Infus 1 √ 15 Suction 1 √ 16 Troli Diatermi 1 √ 17 Troli Sampah 1 √ 18 TV Monitor Endoscopy 1 √ 19 Ubht Source Olympus 1 √ 20 Ventilator 1 √ 21 Wastaffel 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 12 .

Ruang Persiapan Pasien Dan Pemulihan OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Ruang Persiapan Pasien 1 AC 1 Pk 1 √ 2 Baju Pasien 20 √ 3 Bantal Petak 2 √ 4 Brankart Pasien 2 √ 5 Kamar Mandi 1 √ 6 Lemari Baju Pasien 1 √ 7 Remote AC 1 √ 8 Topi Pasien 20 √ B Ruang Pemulihan 1 AC 1 Pk 1 √ 2 Brankart 2 √ 3 Central O2 1 √ 4 Inkubator Bayi 1 √ 5 Monitor 1 √ 6 Suctim 1 √ Ruang Dapur OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Alat Non Medis 1 AC 1 PK 1 √ 2 Cermin 3 √ 3 Closed 2 √ 4 Dispenser 1 √ 5 Galon 4 √ 6 Gelas Bertangkai 3 √ 7 Gelas Tidak Bertangkai 12 √ 8 Hand Dryer 1 √ 9 Hans Soap 1 √ 10 Jam Dinding 1 √ 11 Kamar mandi 2 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 13 .

12 Keset Kaki 4 √ 13 Kulkas 1 √ 14 Kursi Chitose 8 √ 15 Lemari Piring 1 √ 16 Mangkuk 12 √ 18 Pengharum Ruangan 1 √ 19 Piring Batu 4 √ 20 Piring Putih Kaca 6 √ 21 Remote AC 1 √ 22 Remote TV 1 √ 23 Sendok Garpu 12 √ 24 Sendok Makan 12 √ 25 Sofa 1 √ 26 Teko 1 √ 27 Tempat Sampah Basah 1 √ 28 Tempat Sampah Kering 1 √ 29 TV 1 √ 30 Wastaffel 3 √ Ruang Istirahat OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Ruang Istirahat I 1 AC 1 √ 2 Bantal Guling 1 √ 3 Bantal Petak 1 √ 4 Laken Spring Bed 1 √ 5 Lemari 1 √ 6 Meja Kecil 1 √ 7 Spring Bed 1 √ 8 Remote AC 1 √ B Ruang Istirahat II 1 AC 1 √ 2 Aiphone 1 √ 3 Bantal Guling 1 √ 4 Bantal Petak 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 14 .

5 Cermin 1 √ 6 Kaca Meja 1 √ 7 Kursi Chitos 1 √ 8 Laken Spring Bed 1 √ 9 Loker 1 √ 10 Meja Kecil 1 √ 11 Meja Tulis 1 √ 12 Remote AC 1 √ 13 Remote TV 1 √ 14 Spring Bed 1 √ 15 TV 1 √ C Ruang Istirahat III 1 AC 1 √ 2 Bantal Petak 1 √ 3 Guling 1 √ 4 Laken 1 √ 5 Remote AC 1 √ 6 Remote TV 1 √ 7 Spring Bed 1 √ 8 TV 1 √ Ruang Rapat OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Alat Non Medis 1 AC 2 Pk 1 √ 2 Aiphone 1 √ 3 Ampli Player 1 √ 4 Anak Hekter 2 √ 5 Buku Inventaris 5 √ 6 Buku Laporan Operasi 5 √ 7 Cok Sambung 1 √ 8 DVD Player 1 √ 9 Hekter 1 √ 10 Jam Dinding 1 √ 11 Kaca Alas Meja 6 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 15 .

12 Kursi 6 √ 13 Lampu Acrilik 1 √ 14 Lampu Emergency 1 √ 15 Lampu Ruangan 4 √ 16 Lemari Arsip 1 √ 17 Meja Kecil 1 √ 18 Meja Ruang Rapat 6 √ 19 Pas Bunga 1 √ 20 Pengeras Suara 2 √ 21 Penghapus 1 √ 22 Remote AC 1 √ 23 Resep Obat Askes 2 √ 24 Resep Obat Umum 3 √ 25 Rol 1 √ 26 Spidol Non Permanen 1 √ 27 Spidol Permanen 2 √ 28 STR Dokter 4 √ 29 Tipe X 2 √ 30 White Board 1 √ Ruang Ganti OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Alat Medis 1 Baju Ok Dokter 32 √ 2 Baju Ok Perawat 24 √ 3 Celemek 100 √ 4 Masker Ok Disposible 100 √ 5 Masker OK Kain 30 √ 6 Sandal OK 12 √ 7 Topi OK Disposible 100 √ 8 Topi oK Kain 50 √ B Alat Non Medis 1 Gantungan Pakaian 2 √ 2 Kotak Kunci Ruangan 1 √ 3 Lemari Gantungan Celemek 1 √ 4 Lemari Pakaian 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 16 .

5 Lokker 7 √ 6 Pengharum Ruangan 1 √ 7 Rak Sepatu 2 √ 8 Ruang Ganti Pakaian Pria 1 √ 9 Ruang Ganti Pakaian Wanita 1 √ Korider Kamar Bedah Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Alat Medis 1 Alkohol 4 √ 2 Aminophilin 5 √ 3 Aquabidest 1000 ml 15 √ 4 Aquabidest 25 ml 10 √ 5 Atracarum/ Tramus 10 √ 6 Bupivacain 10 √ 7 Catapres 5 √ 8 Celofluren 1 √ 9 Decain 10 √ 10 Dexametasan 10 √ 11 Diazapam 10 √ 12 Ditramex/ Tramxamin 15 √ 13 Ephidrin 15 √ 14 Epineprin 15 √ 15 Ethiferan/ Primferan 15 √ 16 Floxa 5 √ 17 Formalin Cair 1 √ 18 Furosemide 15 √ 19 Gentamicin 15 √ 20 H2O2 2 √ 21 Icram 1 √ 22 Isacet 1 √ 23 Isafluren 1 √ 24 Kentamin/ Anasject 2 √ 25 Ketarolac 10 √ 26 LFX 5 √ 27 Lidocain 15 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 17 .

28 Metergin 20 √ 29 MgSO4 20 % 25 ml 5 √ 30 MgSO4 40 % 25 ml 5 √ 31 Milaz 5 √ 32 Miomerjin 20 √ 33 NaCl 1000 ml 15 √ 34 NaCl 500 ml 20 √ 35 Nakaba/ Nalgyoni 1 √ 36 Natrixum 5 √ 37 Pehacain 15 √ 38 Pitogin 20 √ 39 Prostigmin 15 √ 40 Ranitidin 15 √ 41 Recafol/ Praporal 5 √ 42 Reculax 10 √ 43 RL 1000 ml 15 √ 44 RL 500 ml 20 √ 45 Sintacinan 20 √ 46 Succinyl Chaline 2 √ 47 Sulfat Atropin 15 √ 48 Tramadol 10 √ 49 Vit K 10 √ 50 Xilacain Pump 1 √ 51 Xitrol 5 √ A Alat Non Medis 1 Lemari Obat-Obatan 1 √ 2 Tempat Obat 25 √ Kamar Cuci Alat OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Alat Non Medis 1 Berus Alat 3 √ 2 Brus Bertangkai 1 √ 3 Brus Kain 3 √ 4 Cermin 1 √ 5 Duelen Cuci Alat 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 18 .

6 Duelen Ok Dalam 5 √ 7 Ember Hitam 5 √ 8 Gantungan Duelen 2 √ 9 Jemuran Alat 1 √ 10 Jeregen Sabun 1 √ 11 Jeregen Usol 1 √ 12 Kipas 2 √ 13 Kursi 2 √ 14 Sapu OK Dalam 1 √ 15 Sapu Ruang Cuci Alat 1 √ 16 Saringan Merah 1 √ 17 Sepatu Bot 4 √ 18 Serok Sampah 1 √ 19 Stok Karet 3 √ 20 Tiong Sampah Merah 1 √ 21 Tong Kain Berdarah 1 √ 22 Tong Kain Bernoda 1 √ 23 Tong Kain Tidak Bernoda 1 √ Tong Sampah Kuning 24 Panjang 1 √ Tong Sampah Kuning 25 Pendek 1 √ 26 Wastaffel 1 √ CSSD Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Linen 1 AC 1 √ 2 Cermin 1 √ 3 Closed 1 √ 4 Drum Has 2 √ 5 Duelen 1 √ 6 Duk Bolong Besar 36 √ 7 Duk Bolong kecil 8 √ 8 Duk Bolong Mata 10 √ 9 Duk Tidak Bolong 20 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 19 .

10 Gayung 1 √ 11 Jas Ok 46 √ 12 Kamar Mandi 1 √ 13 Keset Kaki 1 √ 14 Kursi 2 √ 15 Laken 18 √ 16 Lap Debu Ok Dalam 1 √ 17 Lap Tangan Dokter 2 √ 18 Lemari untuk Alat 1 √ 19 Lemari untuk Linen 1 √ 20 Meja 1 √ 21 Perlak 20 √ 22 Remote AC 1 √ 23 Sapu 1 √ 24 Sarung Kaki 20 √ 25 Waslap 1 √ 26 Wastaffel 1 √ Kamar Bedah / OK Ruang OK Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak Instrumen Set Sectio A Caesaria 1 Doek Klem 6 √ 2 Gunting Benang 1 √ 3 Gunting Desecti 1 √ 4 Gunting Tali Pusat 1 √ 5 Halak Blass 1 √ 6 Klem Kocher 2 √ 7 Klem Pean 6 √ 8 Kom Besar 3 √ 9 Needle Holder 1 √ 10 O Hook Sedang 2 √ 11 Oval klem 4 √ 12 Pinset Anatomois 1 √ 13 Pinset Chirurgis 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 20 .

14 Scapel No 4 1 √ 15 Tempat Needle 1 √ 16 Tupper Klem 3 √ B Instrumen Set Appendictomy 1 Canul Sectim 1 √ 2 Doek Klem 6 √ 3 Gunting Benang 1 √ 4 Gunting Desectie 1 √ 5 Gunting Jarigan 1 √ 6 Hak Besar 1 √ 7 Hak Kecil 2 √ 8 Hak Sedang 2 √ 9 Klen Pean Panjang 4 √ 10 Kom Besar 1 √ 11 Kom Kecil 1 √ 12 Korentang 1 √ 13 Langnen Back Panjang 1 √ 14 Langnen Back Sedang 2 √ 15 Mosquito Bengkok Kecil 4 √ 16 Nald Holder Kecil 1 √ 17 Nald Holder Panjang 1 √ 18 Pinset Anatomis Panjang 1 √ 19 Pinset Anatomis Sedang 1 √ 20 Pinset Chirugis Panjang 1 √ 21 Pinset Chirugis Sedang 1 √ 22 Scapel No.4 1 √ 24 Tupper Klem 3 √ N Keadaan Jenis Barang Jumlah Keterangan o Baik Rusak A Inventaris Alat Urologi Set 1 Arteri 90 Sedang 4 √ 2 Arteri Kem 3 √ 3 Arteri Kem 90 2 √ 4 Arteri Kem 90 Bengkok 2 √ 5 Arteri Klem Sedang 4 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 21 .3 1 √ 23 Scapel No.

3L 1 √ 24 Spatel Besar 1 √ 25 Spatel Kecil 1 √ 26 Stentang Bengkok 4 √ 27 Stentang Lurus 3 √ 28 Tank Pemotong 1 √ 29 Tegel 3 √ 30 Timan 2 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Inventaris Alat Fess Set 1 Bak Baiting 1 √ 2 Bak Baiting Kanan 1 √ 3 Bak Baiting Kiri 1 √ 4 Cutting Atas 1 √ 5 Cutting Lurus 1 √ 6 Fril 1 √ 7 Fril Tumpul 1 √ 8 Gunting Benang 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 22 .6 Bekok 3 √ 7 Gunting benang 1 √ 8 Gunting Jaringan 2 √ 9 Hak Besar 2 √ 10 Hak Cangkul 2 √ 11 Hak Garpu 2 √ 12 Hak Ginjal 2 √ 13 Hak Kecil 2 √ 14 Hak Sedang 4 √ 15 Klem Ginjal 2 √ 16 Lengan Bek 3 √ 17 Nald Holder Panjang 1 √ 18 Oval Klem 1 √ 19 Pinset Anatomis Panjang 2 √ 20 Pinset Anatomis Sedang 1 √ 21 Pinset Cirurgis Panjang 2 √ 22 Pinset Cirurgis Sedang 2 √ 23 Skepel No.

8 2 √ 41 Suction No.6 1 √ 40 Suction No. 9 Gunting Jaringan 1 √ 10 Gunting Kongka 1 √ 11 gunting Kongka Media 1 √ 12 Head Baiting Atas Bawah 1 √ 13 Head Baiting Kiri Kanan 1 √ 14 Jl Kuret 1 √ 15 Krek-Krek 2 √ 16 Martil 1 √ 17 Nald Holder 1 √ 18 Ostium Siker Maxila 1 √ 19 Ostium Siker Prontal 1 √ 20 Oval Klem 1 √ 21 Pahat 1 √ 22 Pinset Anatomis 1 √ 23 Pinset Bagonet 1 √ 24 Pinset Cirurgis 1 √ 25 Pisau Bulan Sabit 1 √ 26 Porsep Atas 1 √ 27 Porsep Atas 1 √ 28 Porsep Bengkok 1 √ 29 Porsep Lurus 2 √ 30 Q kuret 1 √ 31 Ronger 1 √ 32 Skepel No.3 1 √ 33 Spekulum Hidung Besar 2 √ 34 Spekulum Hidung Kecil 1 √ 35 Spekulum Hidung Sedang 2 √ 36 Stembeker 1 √ 37 Suction Karet 1 √ 38 Suction No.9 3 √ 42 Tang Tampon 1 √ 43 Tang Tampon 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 23 .10 1 √ 39 Suction No.

Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Instrumen Set Histerektomy 1 Doek Klem 1 √ 2 Gagang Pisau Besar 1 √ 3 Gunting Benang 2 √ 4 Gunting jaringan 1 √ 5 Haak Blass 1 √ 6 Klem Kocher 6 √ 7 Klem Pean Panjang 6 √ 8 Klem Pean Sedang 2 √ 9 Kom Sedang 1 √ 10 Leingen Back 1 √ 11 Needle Holder Besar 1 √ 12 Needle Holder Kecil 1 √ 13 Oval Klem 3 √ 14 Pinset Anatomis 1 √ 15 Pinset Chirurgis 1 √ 16 Selang Suction 1 √ 17 Tempat Needle 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Instrumen Set Orthopedi 1 Doek Klen 10 √ 2 Gagang Pisau Besar 1 √ 3 Gagang Pisau Kecil 1 √ 4 Gunting Benang 2 √ 5 Gunting Jaringan 1 √ 6 Intern Hak runcing 1 √ 7 Intern Hook Tajam 1 √ 8 kikr tulang 1 √ 9 Klem Bengkok 6 √ 10 Klem Kecil 4 √ 11 Klem Kocher 2 √ 12 Klem Lurus 6 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 24 .

0 1 √ 21 Mam Bor 1.0 1 √ 20 Mam Bor 1.2 1 √ 22 Mam Bor 1.4 1 √ 23 Mam Bor 2. 13 Klem Sedang 1 √ 14 Knable 1 √ 15 Kobra Besar 4 √ 16 Kom Besar 1 √ 17 Langen Back 2 √ 18 Mam Bor 0.8 1 √ 19 Mam Bor 1.2 1 √ 25 Mam Bor 3.7 1 √ 24 Mam Bor 3.5 1 √ 26 Martil 1 √ 27 Nack Garpu 2 √ 28 Needle Holder 2 √ 29 Obeng AO 4 √ 30 Obeng Osko 1 √ 31 Oval Klem 2 √ 32 Pahat 1 √ 33 Pembemkok Pute 2 √ 34 Pemotong Kawat 1 √ 35 Penyukur 1 √ 36 Pinset Anatomis 1 √ 37 Pinset Cirurgis 1 √ 38 Raspackarum Besar 1 √ 39 Raspackarum Kecil 1 √ 40 Reduction Besar 3 √ 41 Reduction Kecil 1 √ 42 Selang Suction 1 √ 43 Tang Buaya 1 √ 44 Tang Sedang 1 √ 45 Ujung Suction 1 √ Alat tambahan 1 Arteri Klem 90 Kecil 3 √ 2 Autodaf Besar 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 25 .

4 1 √ 9 Pinset anatomis 1 √ 10 Pinset cirugis 1 √ 11 Doek Kleam 5 √ 12 Neddle holder 2 √ 13 Pembesar 1 √ 14 Selang suction 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 26 .3 Autodaf Kecil 1 √ 4 Bak Instrumen 4 √ 5 Duk Kem 10 √ 6 Klem Arteri 6 √ 7 Koker Lurus 10 √ 8 Muskuito 9 √ 9 Muskuito besar 9 √ 10 Pinset Anatomis 3 √ 11 Pinset Cirurgis 2 √ 12 Pinset Couter 2 √ 13 Sterilisator basah 1 √ 14 Waskom 7 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Instrumen Set SC Medicon 1 Hak 1 √ 2 Lengan back 1 √ 3 Tegel/kleam 89 1 √ 4 Koher 2 √ 5 Oval kleam 5 √ 6 Gunting jaringan 1 √ 7 Gunting benang 2 √ 8 Scapel no.

3 1 √ 6 Oval kleam 1 √ 7 Pinset anatomis 1 √ 8 Pinset cirugis 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 27 .4 1 √ 11 Oval kleam besar 1 √ 12 Oval kleam kecil 1 √ 13 Pinset anatomi 1 √ 14 Pinset cirugis 1 √ 15 Elis 1 √ 16 Becop 1 √ 17 Doek kleam 5 √ 18 Canul suction 2 √ 19 Nedlee holder 2 √ 20 Kom sedang 1 √ 21 Selang 1 √ 22 Dram has nald 1 √ 23 Koher 2 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Instrumen Set STT 1 Lengan back 2 √ 2 Hak garpu kecil 2 √ 3 Kleam kecil 4 √ 4 Neddle holder 1 √ 5 Scapel no. Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Instrumen Set hernia 1 Lengan hak 4 √ 2 Lengan back 2 √ 3 Hak garpu kecil 1 √ 4 Kleam 89 besar 6 √ 5 Kleam 89 sedang 4 √ 6 Kleam 90 2 √ 7 Gunting jaringan besar 1 √ 8 Gunting jaringan kecil 1 √ 9 Gunting benang 1 √ 10 Scapel no.

9 Masquito 2 √ 10 Gunting jaringan 1 √ 11 Gunting benang 1 √ 12 Doek kleam 5 √ 13 Kom kecil 1 √ 14 Selang suction 1 √ 15 Koher 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak A Instrumen Set debridement 1 Lengan back 2 √ 2 Hak garpu kecil 2 √ 3 Kleam kecil 4 √ 4 Masquito 2 √ 5 Neddlee holder 1 √ 6 Koher 1 √ 7 Gunting benang 1 √ 8 Gunting jaringan 1 √ 9 Oval kleam 1 √ 10 Kuret 1 √ 11 raspek 1 √ 12 Scapel no.3 1 √ 13 Kom kecil 1 √ 14 Selang suction 1 √ 15 Pinset anatiomis 1 √ 16 Pinset cirugis 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak Instrumen Set A laparatomi 1 Hak besar 6 √ 2 Blass hak 3 √ 3 Lengan back 2 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 28 .

4 1 √ 22 Doek kleam 5 √ 23 Nier beken 1 √ 24 Kom besar 1 √ 25 Selang suction 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 29 . 4 Kleam go panjang 2 √ 5 Kleam go besar 2 √ 6 Kleam go sedang 2 √ 7 Tegel besar 4 √ 8 Masquito besar 2 √ 9 Kleam usus lurus 4 √ Kleam masquito 10 sedang 1 √ 11 Koher 2 √ 12 Oval kleam 1 √ Gunting jaringan 13 besar 1 √ Gunting jaringan 14 sedang 1 √ 15 Gunting benang 2 √ 16 Neddle holder 2 √ 17 Pinset anatomi 1 √ 18 Pinset cirugis 1 √ 19 Canul suction besar 1 √ 20 Lidah 1 √ 21 Scapel no.

Keadaan No Jenis Barang Jumlah Keterangan Baik Rusak Instrumen Set A Tonsilektomy 1 Pemotong tonsil 1 √ 2 Pinset anatomis 1 √ 3 Pinset cirugis 1 √ 4 Guntign jaringan 1 √ 5 Pemegang tonsil 5 √ 6 Gunting bengkok 1 √ 7 Pinset bayonet 4 √ 8 Rasparsioon 1 √ 9 Masquito 2 √ 10 Kuret 3 √ 11 Wayar 3 √ 12 Doek kleam 6 √ 13 Hak mulut 2 √ 14 Canula suction 1 √ 15 Gunting konka 1 √ 16 Speculum 2 √ 17 List polip 2 √ 18 Mouth sprizer 2 √ 19 Spatel 2 √ 20 Pahat 2 √ 21 Pisau sabit 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 30 .

3 1 √ 28 Canul suction no.10 1 √ 29 Canul suction no. Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A Tonsilektomy 1 Bor manual tulang 1 √ 2 Bor tulang bulat 1 √ 3 Mata bor besar 8 √ 4 Mata bor kecil 8 √ 5 Delbis cranial 1 √ 6 Knebel besar 1 √ 7 Knebel sedang 1 √ 8 Knebel kecil 1 √ 9 Klip 10 √ 10 Hak dendi 1 √ 11 Retraktor besar 1 √ 12 Retraktor sedang 1 √ 13 Forsep lurus 1 √ 14 Forsep atas 1 √ 15 Gunting dura 1 √ 16 Kuret 2 √ 17 Resparator 1 √ 18 Lengan back 2 √ 19 Penghantar gigle 2 √ 20 Spatel 3 √ 21 Pengukur dura 1 √ 22 Pengait gigle 4 √ Gunting jaringan 23 besar 1 √ Gunting jaringan 24 kecil 1 √ 25 Neddle holder 2 √ 26 Scapel no.5 1 √ 30 Canul suction no.4 1 √ 27 Scapel no.12 1 √ 31 Masquito 8 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 31 .

32 Dendi kleam 13 √ 33 Spong 1 √ 34 Penjepit kalner 1 √ 35 Doek kleam 6 √ 36 Kleam pean kecil 6 √ 37 Pinset dura sirugis 1 √ 38 Pinset dura anatomi 1 √ 39 Pinset anatomi 1 √ 40 Pinset sirugis 1 √ Pinset bayonet 41 anatomi 1 √ Pinset bayonet 42 sirugis 1 √ 43 Oval besar 1 √ 44 Oval kleam kecil 1 √ Gunting benang 45 besar 1 √ Gunting benang 46 kecil 1 √ Gunting benang 47 hitam 1 √ 48 Frill panjang 1 √ 49 Raspak 2 √ 50 Knebel zerapah 2 √ 51 Knebel bulat besar 1 √ 52 Knebel bulat kecil 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 32 .

jaringan suture 1 √ 5 G.4 1 √ 11 Scapel no. jaringan sedang 1 √ Gunting jaringan 6 kecil 1 √ 7 Lengan hak besar 2 √ 8 Lengan hak kecil 2 √ 9 Scapel panjang no. Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A lapartomi 1 Timan besar 2 √ 2 Blass hak 1 √ 3 Lidah 1 √ 4 G.3 1 √ 12 Koher 2 √ 13 Oval kleam 2 √ 14 Lengan back besar 1 √ 15 Lengan back sedang 1 √ 16 Lengan back kecil 1 √ 17 Doek kleam tajam 2 √ 18 Doek kleam tumpul 6 √ 19 Pinset anatomi pjg 2 √ Pinset sirugis 20 panjang 2 √ 21 Pinset anatomi kecil 1 √ 22 Neddle holder kecil 1 √ Neddle holder 23 sedang 1 √ 24 Neddle holder kecil 1 √ 25 Kleam go panjang 2 √ 26 Kleam go sedang 4 √ 27 Kleam go kecil 2 √ 28 Kom sedang 1 √ 29 Nier beken 1 √ 30 Selang suction 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 33 .4 1 √ 10 Scapel no.

jaringan besar 1 √ 15 G .3 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 34 . Kleam mixter 31 forceps 2 √ 32 Gunting benang 1 √ 33 Kleam usus bengkok 2 √ 34 Kleam usus lurus 2 √ 35 Kleam usus besar 2 √ 36 Kleam usus sedang 2 √ Neddle holder 37 panjang 1 √ 38 Tegel kecil/kleam 89 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A bedah anak 1 Lengan back 2 √ 2 Hak besar 2 √ 3 Hak kecil 2 √ 4 Blass hak sedang 2 √ 5 Blass hak kecil 2 √ 6 Doek kleam 6 √ 7 Koher sedang 4 √ 8 Koher kecil 4 √ 9 Kleam pean kecil 6 √ 10 Kleam go besar 2 √ 11 Kleam go kecil 2 √ 12 Masquito sedang 2 √ 13 Oval kleam 2 √ 14 G .jaringan sedang 1 √ 16 G .jaringan kecil 1 √ 17 Neddle holder besar 1 √ 18 Pinset anatomi 1 √ 19 Pinset sirugis 1 √ Pinset gepeng 20 anatomi 1 √ 21 Pinset gepang sirugis 1 √ 22 Scapel no.

23 Kom kecil 1 √ 24 Nier beken 1 √ Neddle holder sdg 25 gepeng 1 √ 26 Neddle holder kecil 1 √ 27 Selang suction 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan A Instrumen Set SC 1 Blass hak 2 √ 2 Lengan back besar 1 √ 3 Lengan back sedang 1 √ 4 Lengan back kecil 1 √ 5 Koher biasa 6 √ 6 Koher besar 2 √ 7 Kleam pean lurus 4 √ 8 Oval kleam 4 √ 9 Kleam pean 89/tegel 4 √ 10 Doek kleam 5 √ 11 Neddle holder besar 1 √ 12 Neddle holder kecil 1 √ 13 Guntingn jaringan 1 √ 14 Gunting benang 1 √ 15 Pinset sirugis besar 1 √ 16 Pinset anatomi kecil 1 √ 17 Pinset sirugis kecil 1 √ 18 Kom kecil 1 √ 19 Nier beken 1 √ 20 Scapel no.4 1 √ 21 Selang suction 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 35 .

jaringan tumpul 1 √ 29 Timan kecil 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 36 .benang tajam 1 √ 7 Lengan back 2 √ 8 Timan besar 1 √ 9 Oval kleam 2 √ 10 Lidah 1 √ 11 Kleam pean go 1 √ 12 Scapel no.jaringan sedang 5 pipih 1 √ 6 G .4 1 √ 13 Doek kleam 6 √ 14 Kleam pean kecil 6 √ 15 Kleam pean sedang 2 √ 16 Bor T 1 √ 17 Neddle holder besar 1 √ Neddle holder 18 sedang 2 √ 19 Koher 8 √ 20 Kom kecil 1 √ 21 Nier beken 1 √ 22 Pinset sirugis besar 1 √ 23 Forcep groved 4 √ 24 Sponge forcep 4 √ 25 Teraculum forcep 1 √ 26 G . Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A Histerektomi 1 Blass hak 1 √ Pinset anatomi 2 besar 1 √ 3 Pinset anatomi 1 √ G .jaringan besar 4 pipih 1 √ G .jaringan panjang 1 √ 27 G .jaringan kecil 1 √ 28 G .

3 1 √ 16 Buldog besar 1 √ 17 Buldog sedang 1 √ 18 Buldog kecil 1 √ 19 Pinset kecil anatomi 1 √ 20 Pinset kecil sirugis 1 √ Pinset sirugis lurus 21 kecil 1 √ Kleam lurus lurus 22 kecil 1 √ 23 Kleam tegel kecil 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 37 . Schroeder 30 tenaculum 1 √ 31 Selang suction 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A Cimino 1 Kleam go kecil 4 √ 2 Kleam pean lurus 2 √ 3 Doek kleam tajam 4 √ 4 Doek kleam tumpul 2 √ 5 Gunting jaringan 1 √ 6 Gunting jaringan 1 √ Gunting jaringan 7 kecil 1 √ 8 Neddle holder kecil 1 √ 9 Neddle holder vena 1 √ 10 Pinset anatomi vena 1 √ 11 Pinset tumpul vena 1 √ Pinset anatomi 12 bakar 1 √ 13 Pinset sirugis sedang 1 √ 14 Lengan back kecil 2 √ 15 Scapel no.

jaringan kecil 1 √ 27 G .jaringan metzen 1 √ 11 G .jaringan kecil 1 √ 12 G . Pinset anatomi 24 bengkok 1 √ 25 G . vena bengkok 30 kecil 1 √ 31 Neddle holder vena 2 √ 32 Kom sedang 1 √ 33 Kom kecil 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A onkology 1 Retractor kecil 1 √ 2 Timan 1 √ 3 Retractor besar 1 √ 4 Blass hak 1 √ 5 Lengan hak 2 √ 6 Pinset anatomi 1 √ 7 Pinset sirugis 1 √ 8 Scapel no.jaringan wavecut 1 √ 13 Oval kleam 2 √ 14 Neddle holder besar 1 √ 15 Neddle holder kecil 1 √ 16 Kleam go kecil 2 √ 17 Kleam go besar 2 √ 18 Koher kecil 2 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 38 .jaringan kecil 1 √ g.benang kecil 1 √ 26 G .3 1 √ 10 G .benang kecil lurus 1 √ 29 G .4 1 √ 9 Scapel no.vena bengkok 1 √ 28 G .

19 Kleam pean sedang 4 √ 20 Kleam pean kecil 6 √ 21 Kleam lurus besar 2 √ 22 Doek kleam tumpul 2 √ 23 Doek kleam tajam 6 √ 24 Braun forcep 1 √ 25 Deschamps needle 2 √ 26 Kom sedang 1 √ 27 Nier beken 1 √ 28 Gunuting benang 1 √ Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A digestive 1 Elis 2 √ 2 G .jaringan kecil 1 √ 3 G .jaringan besar 1 √ 4 Kleam pean 4 √ 5 Neddke holder 2 √ 6 Kleam lurus kecil 2 √ 7 Koher lurus 4 √ 8 Oval kleam 2 √ 9 Pinset anatomis 1 √ 10 Pinset sirugis 1 √ 11 Scapel no.4 1 √ 12 Doek kleam 6 √ 13 Timan 2 √ 14 Blass hak 1 √ 15 Cocor bebek 1 √ Ozerny rectal 16 speculum 1 √ 17 Smith-buie retractor 1 √ 18 Kom kecil 1 √ 19 Nier beken 1 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 39 .

Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 40 .

jaringan panjang 1 √ 4 G .jaringan 16 laparatomi 1 √ Tempat nald persegi 17 besar 2 √ 18 Tempat nald bulat 2 √ Tempat nald petak 19 kecil 3 √ Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 41 .jaringan kecil 1 √ 6 G .jaringan besar 1 √ 5 G .benang sedang 2 √ 8 Neddle holder kecil 2 √ Neddle holder 9 sedang 1 √ 10 Neddle holder besar 1 √ 11 Koher 4 √ 12 Kleam pean kecil 1 √ 13 Kleam pean besar 2 √ 14 Koher gigi 2 2 √ 15 G .jaringan SC 7 √ G . Keadaan No Jenis Barang Jumlah Baik Rusak Keterangan Instrumen Set A Tambahan 1 Pinset sirugis 2 √ Pinset sirugis 2 panjang 1 √ 3 G .benang besar 2 √ 7 G .

sign in. Pelayanan bedah terdiri dari dokter spesialis bedah.Memastikan pasien bahwa pasien mengerti dan menandatangani persetujuan tindakan bedah . intra bedah dan pasca bedah. time out .Menjelaskan tindakan bedah yang akan dilakukan . Tindakan ini dilakukan untuk menjamin pasien safety dalam pelayanan bedah. Dokter spesialis dan tim bedah harus berada dikamar operasi selama tindakan bedah dilakukan 2. alat kesehatan yang akan digunakan .Meminta dan atau mempelajari hasil-hasil pemerisaan dan konsultasi bila diperlukan . Pelayanan Pra Bedah 1. Pelayanan pra edah merupakan pelayanan bedah yang mengevaluasi. ketiga tahapan ini dilakukan pada setiap tindakan pembedahan dimana perawat ruang bedah melakukan Time out. dokter bedah. BAB IV TATA LAKSANA PELAYANAN Pelayanan bedah adalah unit khusus di rumah sakit yang memberikan pelayanan pembedahan yang bermutu dan professional dengan mengutamakan keselamatan pasien. Dokter spesialis melakukan langsung tindakan pembedahan setelah proses pemberian anestesi selesai dilakukan dan dinyatakan layak untuk dilakukan tindakan bedah 3.Anamnesis dan pemeriksaan pasien. dokter THT-KL dan perawat raung bedah. a. Perawat ruang bedah dan dokter spesialis bertanggungjawab untuk menilai dan memutuskan status pasien berdasarkan prosedur sebagai berikut : . Intra Bedah 1. Dokter spesialis dibantu oleh perawat ruang bedah Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 42 .Mempersiapkan dan memastikan kelengkapan instrument. Pelayanan bedah mencakup tindakan pra bedah. memeriksa kelengkapan data dan memastikan bahwa untuk lokasi pembedahan berada dalam kondisi yang tepat.Pelayanan anasthesi dilakukan pada semua pasien yang akan menjalankan tindakan bedah b. 2. sign out sesuai dengan data base pasien dan tindakan yang akan dilakukan. melakukan sign in.

Pelayanan pasca Bedah 1. Kondisi pasien dinyatakan layak untuk dipindahkan ke ruang rawatan Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 43 . Pemindahan pasien keruang rawat dilakukan setelah serah terima pasien kepada perawat ruangan dan disertai laporan kondisi pasien dan terapi tindakan yang dibutuhkan diruang rawat 3. Dokter spesialis menutup daerah yang dioperasi c. Perawat ruang bedah menghitung instrument. Setiap pasien yang telah selesai dilakukan tindakan bedah dievaluasi di ruang pemulihan untuk mengontrol perdarahan pasca operasi 2. kassa selama tindakan bedah dilakukan dan memastikan dalam jumlah yang tepat 5. 4.

C.  barang yang rusak diruangan baik alat medis dan non medis langsung dilaporkan keteknisi medis dan non medis oleh kepala ruangan.  Form tersebut kemudian ditandatangankan ke kepala Bidang Keperawatan dan Direktur Medis dan Keperawatan. BAB V FARMASI A. dll  Petugas farmasi mengecek dan mencatat obat-obat dan BHP yang sudah terpakai dalam satu hari pemakaian diruang kamar bedah.  teknisi akan membuat berita acara kerusakan barang di buku kerusakan alat dan ditanda tangani oleh kepala ruangan  Kepala ruangan akan membuat permintaan barang tersebut dengan mengisi form pergantian barang/alat dengan melampirkan berita acara dari teknisi baik medis dan non medis. betadine solution. plester coklat dan putih. alkohol. antiseptic.  Setelah itu semua obat dan BHP langsung dipenuhi kebutuhan perhari sesuai dengan kesepakaatan dikamar bedah. Prosedur permintaan barang tidak habis pakai seperti alkes medis dan non medis. dettol. sarung tangan.  Apabila ada kekurangan obat setelah dilakukan pemenuhan obat dan BHP oleh petugas farmasi.  Blangko isian tersebut diserahkan ke bagian pengadaan barang untuk ditandatangani oleh Direktur Administrasi dan Keuangan dan jika sudah di setujui agar barang segera dipenuhi sesuai permintaan  Teknisi medis memberikan bahan/alat ke perawat dengan menandatangani serah terima barang. Penyimpanan barang kamar bedah Bentuk / jenis barang yang disimpan dikamar bedah rumah sakit Grand Medistra  obat-obatan disimpan terpisah dilemari yang tersedia dikamar bedah  alkes yang dibuthkan diruangan kamar bedah disimpan dilemari kamar bedah  obat narkotik disimpan ditempat yang sesuai dengan ketentuan Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 44 .  Kepala ruangan/perawat yang menerima barang harus menandatangani bukti serah terima barang. B. Prosedur pemintaan barang habis pakai ke farmasi seperti kapas.maka perawat kamar bedah langsung meng-amprah ke bagian farmasi dibuku amprahan. masker. formalin H2O2.

Keselamatan pasien dan kesinambungan pelayanan 4. Standar Keselamatan Pasien 1. Penggunaan metoda-metoda peningkatan kinerja untuk melakukan evaluasi dan program peningkatan keselamatan pasien 5.  Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) C.  Menurunkan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) di rumah sakit. Sistem tersebut meliputi :  Asesmen resiko  Identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien  Pelaporan dan analisis insiden  Kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya  Implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko Sistem ini mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh :  Kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan  Tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. B. Peran kepemimpinan dalam meningkatkan keselamatan pasien 7. Tujuan  Terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Cedera dapat diakibatkan oleh kesalahan medis atau bukan kesalahan medis karena tidak dapat dicegah Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 45 .  Meningkatnya akuntabilitas rumah sakit terhadap pasien dan masyarakat. dan bukan karena penyakit dasarnya atau kondisi pasien. Komunikasi merupakan kunci bagi staf untuk mencapai keselamatan pasien D. Mendidik pasien dan keluarga 3. yang mengakibatkan cedera pasien akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Ruang Lingkup Keselamatan Pasien 1. BAB VI KESELAMATAN PASIEN A. Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) Adverse Event Adalah suatu kejadian yang tidak diharapkan. Pengertian Keselamatan Pasien (Patient Safety) Adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman. Mendidik staf tentang keselamatan pasien 6. Hak pasien 2.

Kejadian Sentinel (Sentinel Event) : Adalah suatu KTD yang mengakibatkan kematian atau cedera yang serius. amputasi pada kaki yang salah ) sehingga pencarian fakta terhadap kejadian ini mengungkapkan adanya masalah yang serius pada kebijakan dan prosedur yang berlaku. tetapi cedera serius tidak terjadi:  Karena “ keberuntungan”  Karena “ pencegahan ”  Karena “ peringanan ” 4. Kesalahan Medis (Medical Errors) Adalah kesalahan yang terjadi dalam proses asuhan medis yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera pada pasien 5. 2. Mengobservasi keadaan umum pasien d. E. Mendokumentasikan kejadian tersebut pada formulir “Pelaporan Insiden Keselamatan” Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 46 . Memberikan pelayanan anasthesi dan bedah sesuai dengan kebutuhan pasien b. Melakukan tindakan sesuai dengan instruksi dokter c. Kejadian Nyaris Cedera (KNC) Near Miss Adalah suatu kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil yang dapat mencederai pasien. TATA LAKSANA a. biasanya dipakai untuk kejadian yang sangat tidak diharapkan atau tidak dapat diterima seperti : operasi pada bagian tubuh yang salah. KTD Yang Tidak Dapat Dicegah (Unpreventable Adverse Event) Suatu KTD yang terjadi akibat komplikasi penyakit tersebut yang tidak dapat dicegah dengan pengetahuan mutakhir 3. Pemilihan kata “sentinel” terkait dengan keseriusan cedera yang terjadi ( seperti.

Pendahuluan HIV / AIDS telah menjadi ancaman global. pasien dan masyarakat dari penyebaran infeksi.000 penduduk berusia 15 . dll). penggunaan bersama peralatan menembus kulit : tato. untuk Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 47 . Petugas kesehatan didalam menjalankan tugas dan kewajibannya mempunyai resiko tinggi terinfeksi penyakit menular di lingkungan tempat kerjanya. b. oleh sebab itu tenaga kesehatan wajib menjaga kesehatan dan keselamatan darinya dari resiko tertular penyakit agar dapat bekerja maksimal. dengan peningkatan kasus yang sangat bermakna. Ancaman penyebaran HIV menjadi lebih tinggi karena pengidap HIV tidak menampakkan gejala. Penyakit Hepatitis B dan C yang keduanya potensial untuk menular melalui tindakan pada pelayanan kesehatan. BAB VII KESELAMATAN KERJA I. Angka pengidap HIV di Indonesia terus meningkat. Sebagai ilustrasi dikemukakan bahwa menurut data PMI angka kesakitan hepatitis B di Indonesia pada pendonor sebesar 2. tindik. II. Upaya pencegahan penyebaran infeksi dikenal melalui “ Kewaspadaan Umum“ atau “Universal Precaution” yaitu dimulai sejak dikenalnya infeksi nosokomial yang terus menjadi ancaman bagi petugas kesehatan. Dari keseluruhan kasus baru 25% terjadi di negara . Tujuan a. Setiap hari ribuan anak berusia kurang dari 15 tahun dan 14. Kedua penyakit ini sering tidak dapat dikenali secara klinis karena tidak memberikan gejala. pelayanan kesehatan yang belum aman karena belum ditetapkannya kewaspadaan umum dengan baik.08% pada tahun 1998 dan angka kesakitan hepatitis C dimasyarakat menurut perkiraan WHO adalah 2. Tenaga kesehatan sebagai ujung tombak yang melayani dan melakukan kontak langsung dengan pasien dalam waktu 24 jam secara terus menerus tentunya mempunyai resiko terpajan infeksi. Ledakan kasus HIV / AIDS terjadi akibat masuknya kasus secara langsung ke masyarakat melalui penduduk migran.negara berkembang yang belum mampu menyelenggarakan kegiatan penanggulangan yang memadai. sementara potensi penularan dimasyarakat cukup tinggi (misalnya melalui perilaku seks bebas tanpa pelindung.10%. Petugas kesehatan didalam menjalankan tugas dan kewajibannya dapat melindungi diri sendiri. Dengan munculnya penyebaran penyakit tersebut diatas memperkuat keinginan untuk mengembangkan dan menjalankan prosedur yang bisa melindungi semua pihak dari penyebaran infeksi.49 tahun terinfeksi HIV.

Penggunaan sarung tangan yang kurang tepat. higiene sanitasi ruangan dan sterilisasi peralatan. Tehnik dekontaminasi dan sterilisasi peralatan kurang tepat. Praktek kebersihan ruangan yang belum memadai. Pemakaian alat pelindung diantaranya pemakaian sarung tangan. Pengelolaan limbah dan sanitasi ruangan. Penutupan kembali jarum suntik tidak sesuai prosedur d. Pembuangan peralatan tajam tidak pada tempatnya e. III. menghindarkan paparan tersebut setiap petugas harus menerapkan prinsip “Universal Precaution”. Tindakan yang beresiko terpajan a. Cuci tangan yang kurang benar. g. topi. Cuci tangan guna mencegah infeksi silang b. Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 48 . Pengelolaan jarum dan alat tajam untuk mencegah perlukaan e. Penggunaan apron / celemek yang kurang tepat IV. c. Pengelolaan alat kesehatan bekas pakai d. Prinsip Keselamatan Kerja Prinsip utama prosedur Universal Precaution dalam kaitan keselamatan kerja adalah menjaga higiene sanitasi individu. c. kacamata guna mencegah kontak dengan darah serta cairan infeksi yang lain. Penggunaan masker yang kurang tepat h. b. f. Penggunaan kacamata yang kurang tepat i. celemek / apron. Ketiga prinsip tesebut dijabarkan menjadi 5 (lima) kegiatan pokok yaitu : a. masker.

Mutu adalah gambaran total sifat dari suatu produk atau jasa pelayanan yang berhubungan kemampuan untuk memberikan kebutuhan kepuasan pelanggan dalam pelaksanaan. Dasar pemikiran : Keberhasilan penanganan kegiatan pasien emergency sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan di IGD Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 49 . Dasar pemikiran : Keterlambatan pertolongan pasien gawat darurat dapat berakibat memperburuk prognosis b. Pendahuluan Intalasi bedah RS.Meningkatkan pelayanan yang professional di instalasi bedah . Dengan memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dapat memperkecil timbulnya berbagai risiko dan meningkatkan kepuasan pelanggan.Ekskusi : pasien gawat darurat yang bukan true emergency d.Grand Medistra sebagai bagian dari integrasi pelayanan rumah sakit dikembangkan untuk mengadopsiperkembangan ilmu pengetahuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu.Inklusi : Waktu pertolongan pertama >15 menit pada pasien true emergency . Defenisi : Angka kejadian pasien true emergency yang mendapatkan pertolongan pertama lebih dari 15 menit di IGD c. Angka keterlambatan pelayanan pertama gawat darurat a. BAB VIII PENGENDALIAN MUTU I. Tipe Indikator : Rate Based Pembilang : Jumlah pasien true emergency yang mendapat pertolongan pertama lebih dari 15 menit Penyebut : Jumlah semua pasien true emergency yang mendapat pertolongan pertama dalam periode waktu yang sama 2. II. Angka kematian di IGD a.Meningkatkan keselamatan pasien . Kriteria : .Meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan di instalasi bedah III. Tujuan . Indikator Mutu 1.

Kriteria : . Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 50 . Defenisi : Jumlah pasien true emergency dengan kegawatan medik yang meninggal di IGD c. Tipe indikator : Rate Based Pembilang : Jumlah pasien True emergency yang meninggal di IGD dalam periode waktu tertentu Penyebut : Jumlah seluruh pasien true emergency yang gawat dalam waktu yang sama IV.Ekskusi : Pasien yang meninggal diluar IGD (DOA) d. Laporan Hasil penilaian indikator mutu akan dibuat dalam format tersendiri dan dievaluasi serta dilaporkan setiap bulan oleh Kepala IGD pada Panitia Mutu Rumah Sakit dan Direktur Rumah Sakit. b.Inklusi : Jumlah kematian di IGD .

Keselamatan pasien RS Grand Medistra diatur secara sistematis untuk membuat asuhan pasien 6. BAB IX PENUTUP I. Setiap ketenagaan RS Grand Medistra wajib bekerja sesuai prinsip keselamatan pasien II. Prosedur permintaan barang habis dan tidak habis pakai dilakukan sesuai prosedur 5. Kesimpulan 1. Fasilitas Instalasi bedah RS Grand Medistra sesuai dengan pedoman layanan Instalasi bedah Kementrian Kesehatan 3. Dipatuhi dan dilaksanakan setiap tindakan di Instalasi bedah sesuai dengan pedoman pelayanan 3. Perawat Pelaksana dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh RS Grand Medistra 2. Dilakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pedoman pelayanan Instalasi bedah. Tata Laksana pasien Instalasi bedah dilakukan secara sistematis 4. Kepala Ruangan. Pedoman Pelayanan Kamar Bedah Page 51 . Dilakukan sosialisasi pedoman pelayanan Instalasi bedah 2. Standar ketenagaan Instalasi bedah RS Grand Medistra terdiri dari Kepala Instalasi. Asisten Kepala Ruangan. Saran 1.