You are on page 1of 1

Seorang ajudan dituntut untuk menguasai beragam ketrampilan dasar seperti

:
Protokoler, Personal Grooming, Psikologi, Communication, Intelejen, Politik, Sosial,
Ekonomi, Bisnis, Risk Management dan banyak lagi. Ketrampilan dasar ini harus dapat di
tampilkan tepat cara dan tepat waktu pada pimpinan sehingga tercapai kepuasan/ "satisfaction".
Cara rumit meramu ketrampilan dasar inilah yang membuat ajudan benar-benar suatu SENI
bercitarasa tinggi.
Ajudan harus dapat menjadi "tangan kanan", " mata kanan", "otak kanan" dan "kaki
kanan" seorang pimpinan, secara tidak langsung peran seorang ajudan bisa ikut menentukan
keputusan seorang pimpinan. Jika pimpinan kita sodori fakta dan data yang salah, tentunya
keputusan yang diambilpun akan terpengaruh. Untuk itulah seorang ajudan harus:
1. mampu untuk memberikan gambaran akan suatu permasalahan dari segi insight
maupun sebagai outsider
2. mampu melihat akibat dari suatu keputusan di masa depan
3. mampu menentukan tamu mana yang bisa bertemu langsung maupun yang harus
mengajukan surat permohonan dahulu
4. mampu membaca situasi keamanan tempat yang akan dituju
5. mampu untuk menghindari situasi tidak menyenangkan bagi pimpinan
6. mampu mengetahui "kawan", lawan" maupun "sekutu" pimpinan
7. mengetahui bagaimana protokoler bekerja
8. menghindari kejadian yang dapat membuat malu pimpinan
9. menepati jadwal
10. menyesuaikan pakaian yang dikenakan dengan acara yang dituju
11. membawa administrasi dan dokumen yang diperlukan
12. selalu tepat waktu dan stand by saat ada kegiatan
13. loyal dalam menjalankan setiap perintah yang diberikan pimpinan
14. mengkoordinasikan setiap kegiatan dengan pimpinan
15. menjaga rahasia pimpinan
16. cepat dan tanggap
17. mampu menjalankan kemampuan khusus lainnya dalam segala situasi