You are on page 1of 18

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

S
DENGAN MASALAH UTAMA HIPERTENSI PADA Ny.N
DI KELURAHAN DANDANGAN RT 01 RW 05
KECAMATAN KOTA KEDIRI

Oleh:
KELOMPOK 2 :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
SURYA MITRA HUSADA KEDIRI

2016
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. Pengkajian Keluarga
I. Data Umum
1. Nama kepala keluarga (KK) : Tn. S
2. Usia : 58 tahun
3. Pendidikan : STM
4. Pekerjaan : Pelatih Karate
5. Alamat : RT. 01/ RW. 05 kelurahan Dandangan Kota
Kediri
6. Komposisi keluarga :

Status Imunisasi
N J B Polio DPT Hepatitis
Nama Hub Umur Pend Cam Ket
o K C pak
G 1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
1 Tn. S L KK 58 th STM
2 Ny. N P Istri 54 th SMP
3 Ny. P P Anak 30 th S1
4 Tn. A L Menantu 31 th S1
5 An. A P cucu 3 th BLM             Lengkap

Genogram

Keterangan :
= laki-laki = klien
= perempuan = hubungan dengan keluarga
= meninggal
= tinggal satu rumah

6. Tipe keluarga
Keluarga Tn. S termasuk tipe keluarga besar (extended family) yaitu didalam
suatu rumah terdapat satu keluarga terdapat inti ditambah dengan keluarga lain yang
mempunyai hubungan darah.

7. Suku dan Bangsa
Tn.S dan Ny.N berasal dari suku jawa, kesehariannya menggunakan bahasa
jawa dan bahasa indonesia.

8. Agama
Keluarga Tn. S beragama Islam dan taat menjalankan ibadah sholat 5 waktu,
biasanya dilakukan bersama-sama di rumah karena jauh dari mushola .

9. Status sosial ekonomi keluarga
Tn. S dahulu bekerja di pabrik Gudang Garam bagian KaSi. Karena sudah
pensiun, pendapatan keluarga didapatkan tn.S dengan melatih karate di sekolah-
sekolah di Kota Kediri.

10. Aktifitas rekrasi keluarga
Keluarga jarang melakukan rekreasi, hiburan yang sering dilakukan yaitu
nonton TV di rumah, terkadang silaturahmi ke tempat saudara.

II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
11. Tahap perkembangan saat ini

Tahap perkembangan keluarga saat ini adalah keluarga dengan tahap
perkembangan dewasa, dimana anak yang tinggal bersama keluarga Tn.S adalah
anak keduanya yang berusia 30 tahun yang telah menikah dan telah memiliki
seorang anak. Hal ini karena menurut Ny.N, agar ada yang menemani Tn.S dan
Ny.N dimasa tua.

12. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Menurut Friedman (1998 dalam Suprajitno, 2004), tugas perkembangan keluarga
pada tahap keluarga dengan anak usia dewasa yaitu dimulai saat anak pertama
meninggalkan rumah samai anak terahir, lamanya tergantung jumlah anak atau
banyaknya anak belum menikah dan tinggal dalam rumah. Tugas perkembangannya
yaitu (1) memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar; (2) mempertahankan
keintiman pasangan; (3) membantu anak untuk mandiri di masyarakat; dan (4)
menata kembali peran dan kegiatan rumah tangga.

Berdasarkan pernyataan keluarga Tn.S dan hasil observasi selama kunjungan,
diketahui bahwa seluruh tugas perkembangan telah dilaksanakan dengan baik. Hal
ini terbukti pada tugas memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar, sudah
dilakukan kepada kedua anak mereka dan telah memiliki anak; mempertahankan
keintiman pasangan, Tn.S dan Ny.N saling merawat jika ada salah satu dari mereka
sakit. membantu anak untuk mandiri di masyarakat, terlihat dari semua anaknya
yang telah menikah dan ada yang tinggal terpisah dengan Tn.S dan Ny.N, hanya
anak keduanya yang tinggal serumah dengan alasan agar menemani Tn.S dan Ny.N
dimasa tua mereka; menata kembali peran dan kegiatan rumah tangga, telah telihat
jelas peran dari masing-masing anggota keluarga Tn.S mencari nafkah dan Ny.N
sebagai ibu rumah tangga.

13. Riwayat keluarga inti

Dalam keluarga Tn. S dan ny. N tidak ada yang memiliki riwayat penyakit keturunan
dan semua sehat-sehat.

14. Riwayat keluarga sebelumnya

Tn.S dan Ny. N mengatakan ayah, ibu, kakek dan neneknya tidak ada yang menderita
riwayat penyakit keturunan. Tetapi ada saudara sepupu yang menderita HT dan DM.

III. Lingkungan
15. Karakteristik rumah

Rumah keluarga Tn.S adalah bangunan permanen dengan status kepemilikan sendiri.
Luasnya sekitar 7 x 11,5 m2, terdiri dari 3 kamar tidur, 1 ruang makan, 1 dapur, 1 ruang
tamu, 1 ruang TV, 1 kamar mandi, dan ada teras. Terdapat furniture seperti sofa, bufet dan
barang elektronik seperti kulkas, TV dan ada koleksi foto. Pencahayaan sangat baik, sumber
air yaitu sumur dengan kondisi bersih, dan ada tempat pembuangan sampah. Denah dari
rumah keluarga Tn.S, yaitu:

7M

KAMAR I TERAS

R. TAMU

11,5 M U
RUANG TV KAMAR II

KAMAR III

K.MANDI DAPUR

16. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Hubungan keluarga dengan tetangga terjalin baik. Ini terlihat setiap kali berkunjung,
tetangga yang lewat depan rumah Ny. N selalu menyapa dengan ramah begitupun
sebaliknya. Tn.S dan Ny.N juga sering mengikuti kegiatan warga seperti pengajian dan
PKK.

17. Mobilitas geografis keluarga
Rumah merupakan daerah perkotaan tidak jauh dari jalan raya, mudah dijangkau oleh
sepeda motor, tetapi karena gang yang agak sempit sehigga tidak dapa diakses dengan
kendaraan roda 4. Ny.N kalau membeli bumbu/belanja cukup di sekitar rumahnya tepatnya
di tetangganya dan itu cukup dengan jalan kaki.

18. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Didalam Masyarakat Tn. S mengikuti arisan dan perkumpulan bersama masyarakat,
begitu juga dengan Ny.N, beliau mengikuti kegiatan pengajian dan arisan PKK setiap
bulannya, disamping bersosialisasi Ny.N juga melakukan pekerjaan rumah.

19. Sistem pendukung keluarga
Apabila ada anggota keluarga Tn.S yang sakit maka keluarga selalu mengunakan
fasilitas kesehatan yaitu puskesmas. Keluarga Tn. S sering tolong menolong begitu juga
dengan lingkungan sekitarnya

IV. Struktur keluarga
20. Pola komunikasi keluarga
Pola komunikasi yang digunakan komunikasi terbuka, tiap keluarga Bebas
mengungkapkan pendapatnya masing masing hal ini dapat dilihat pada waktu perawat
melakukan pengkajian

21. Struktur kekuatan keluarga
Keluarga selalu menyelesaikan masalah dengan musyawarah sedang Ny. N hanya
mengikuti saja apa hasil musyawarah, semua anggota keluarga berperan sesuai perannya
masing-masing, dan apabila masalah tidak teratasi maka keputusan ada di tangan Tn. S

22. Struktur peran (formal & informal)
Formal
Tn. S sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya, dismping itu Tn. S sebagai pendidik, pelindung dan
pemberi rasa aman pada keluarga
Ny. N berperan sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya, Ny. N sebagai ibu
rumah tangga memiliki peran untuk mengurusi rumah dan pendidik anak-
anaknya
Tn.A dan Ny.P berperan sebagai anak dan menantu, mereka sudah bekerja untuk
membantu perekonomian keluarga
An.A berperan sebagai cucu yang masih belum bersekolah
Informal
Setiap anggota keluarga selalu memiliki peran sebagai pendorong bagi yang
lain
23. Nilai & norma keluarga
Dalam budaya Jawa anak terahir tetap setia menemani orang tua dimasa tuanya.
keluarga Tn. S selalu mematuhi aturan-aturan dan norma yang berhubungan dengan
agama dan masyarakat

V. Fungsi keluarga
24. Keluarga afektif
Keluarga Tn. S saling mendukung kebutuhan sehingga dapat terpenuhi kehidupan
sederhana, dapat menyelesaikan masyalah dengan musyawarah dan keputusan
keluarga yang terakhir ditentukan oleh Tn. S sebagai kepala keluarga.
25. Fungsi sosial
Tn. S dan Ny. N dapat membina sosialisasi pada anak-anaknya sehingga dapat
membentuk norma dan aturan-aturan sesuai dengan perkembangan anak-anaknya,
serta dapat meneruskan budaya.
26. Fungsi perawatan keluarga
Kemampuan keluarga mengenal masalah
Keluarga Tn. S mengatakan bahwa Ny.N terkena darah tinggi dengan TD
180/100mmhg, keluarga belum mengetahui penyebab dan makanan pantanggan
bagi penderita hipertensi.
Kemampuan keluarga mengambil keputusan
Tn. S selalu mengambil keputusan secara tepat seperti halnya kalau Ny.N sakit
ia segera memeriksakan kesehatannya.
Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit
Tn.S dengan keluarga akan merawat anggota yang sakit sesuai dengan
kemampuan yang dimilikinya
Kemampuan keluarga dalam memelihara lingkungan yang sehat
Tn.S mengerti cara memelihara rumah sehat dan pengaruhnya pada keluarga.
Terbukti dengan keadaan rumah yang bersih dan tertata rapi.
Kemampuan keluarga mengunakan fasilitas kesehatan
Tn.S dan Ny.N mengatakan cek tekanan darah dan gula di apotek terdekat,
tetapi kalau kondisi yang serius segera di bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.

27. Fungsi reproduksi
Jumlah anak Tn. S dan Ny.N adalah 2 orang, dan memiliki cucu 3 orang.
28. Fungsi ekonomi

Tn. S dahulu bekerja di pabrik Gudang Garam bagian KaSi. Karena sudah
pensiun, pendapatan keluarga didapatkan tn.S dengan melatih karate di sekolah-
sekolah di Kota Kediri.

VI. Stres dan Koping Keluarga

29. Stresor yang dialami keluarga
Stresor yang dipikir keluarga saat ini yaitu memikirkan agar penyakit Ny.N
dapat sembuh.

30. Kemampuan keluarga dalam merespon terhadap situasi dan stresor
Keluarga Tn. S selalu melakukan musyawarah dalam menyelesaikan masalah
baik dalam lingkungan keluarga atau masyarakat.

31. Strategi koping yang digunakan
Keluarga Tn. S apabila ada masalah baik dalam keluarga atau masyarakat selalu
menyelesaikannya .

32. Strategi adaptasi disfungsional
Dalam menghadapi masalah selalu berusaha dan berdoa tapi pada akhirnya
Tuhan yang menentukan.
VII. Pemeriksaan Fisik
Pemeriksa
an fisik
Tn. S Ny. N Tn.A Ny.P An. A
Tekanan 130/80 mmHg 180/100 120/80 120/80 -
darah mmHg mmHg mmHg
Nadi 80x/mnt 86x/mnt 76x/mnt 80x/mnt 76x/mnt
Suhu 360C 360C 360C 360C 360C
RR 24x/mnt 26x/mnt 20x/mnt 22x/mnt 20x/mnt
BB 60 kg 62 kg 55 kg 53 kg 15 kg
Kepala Tidak ada kepala sering Tidak ada Tidak ada Tidak ada
keluhan pusing, keluhan keluhan keluhan
tengkuk
terasa
cengeng
Rambut Hitam bersih Hitam bersih Hitam bersih Hitam bersih Hitam bersih
Kulit Sawo matang, Sawo Sawo Sawo Sawo matang,
turgor baik matang, matang, matang, turgor baik
turgor baik turgor baik turgor baik
Mata Simetris, Simetris, Simetris, Simetris, Simetris,
konjungtiva konjungtiva konjungtiva konjungtiva konjungtiva
tidak anemis tidak anemis tidak anemis tidak anemis tidak anemis
dan sklera dan sklera dan sklera dan sklera dan sklera
tidak ikterik, tidak ikterik, tidak ikterik, tidak ikterik, tidak ikterik,
penglihatan penglihatan penglihatan penglihatan penglihatan
baik baik baik baik baik
Hidung Bersih Bersih Bersih Bersih Bersih
Mulut & Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak Bersih, tidak
tenggorok berbau, gigi berbau, gigi berbau, gigi berbau, gigi berbau, gigi
an bersih, tidak bersih, tidak bersih, tidak bersih, tidak bersih, tidak
ada nyeri telan ada nyeri ada nyeri ada nyeri ada nyeri
telan telan telan telan
Telinga Simetris, Simetris, Simetris, Simetris, Simetris,
pendengaran pendengaran pendengaran pendengaran pendengaran
baik,tidak baik,tidak baik,tidak baik,tidak baik,tidak
menggunakan menggunakan menggunakn menggunakn menggunakn
alat bantu alat bantu alat bantu alat bantu alat bantu
Leher Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran
kelenjar tiroid kelenjar kelenjar kelenjar kelenjar tiroid
tiroid tiroid tiroid
Dada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
wheezing & wheezing & wheezing & wheezing & wheezing &
ronchi ronchi ronchi ronchi ronchi
Perut Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
kembung, kembung, kembung, kembung, kembung,
tidak nyeri tidak nyeri tidak nyeri tidak nyeri tidak nyeri
tekan tekan tekan tekan tekan
Ekstremit Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
as kelainan kelainan kelainan kelainan kelainan
bentuk bentuk bentuk bentuk bentuk
Eliminasi BAB 1x/hr BAB 1x/hr BAB 1x/hr BAB 1x/hr BAB 1x/hr
BAK 5-6x/hr BAK 5-6x/hr BAK 5-6x/hr BAK 5-6x/hr BAK 6-8x/hr

VIII. Harapan Keluarga

Harapan yang diinginkan keluarga Ny.N yaitu menginginkan agar anggota
keluarganya tidak ada yang sakit-sakitan dan keluarga berharap kedatangan mahasiswa
Stikes surya Mitra Husada Kediri dapat memberikan informasi kesehatan sehingga
anggota keluarga dapat memelihara kesehatan.

B. Analisa Data

No Data Fokus Masalah Penyebab
1 DS : - Ny.N mengatakan kepala sering Nyeri Hipertensi
pusing dan tengkuk sering terasa
kemeng
- Pasien mengatakan sering
mengkonsumsi kopi

DO : - TD : 180/100mmHg
- S : 360C
- N : 86 x/mnt
- RR : 24 x/mnt
No Data Fokus Masalah Penyebab
2 DS : - Tn. S mengatakan tidak pernah Risiko tinggi Kurang
melakukan pantangan makanan komplikasi pemahaman
keluarga tentang
penyakit
DO : - TD : 180/100mmHg
hipertensi
- S : 360C
- N : 86 x/mnt

- RR : 24 x/mnt

C. Diagnosa Keperawatan
a. Nyeri yang dialami oleh Ny.N berhubungan dengan Hipertensi
b. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan Kurangnya pemahaman keluarga
tentang penyakit hipertensi

Prioritas Masalah
Skoring Data
1. Nyeri yang dialami oleh Ny.N berhubungan dengan Hipertensi

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran
1. Sifat masalah. Skala : 3 1 3/3 x1=1
aktual 3
Resiko 2
Potensial 1
2. Kemungkinan
masalah dapat diubah. 1 2 ½ x2=1
Skala : Mudah 2
Sebagian 1
Tdk dapat 0
3. Potensial masalah
untuk dicegah
Skala : Tinggi 3 2 1 2/3x1=2/3
Cukup 2
Rendah 1
4. Menonjolnya
masalah.
Skala : masalah berat
harus segera di 2 1 2/2x1=1
tangani 2
Ada masalah tp tdk
perlu ditangani 1
Masalah tidak
dirasakan 0
Jumlah skor = 3 2/3
2. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan kurangnya pemahaman keluarga tentang
penyakit hipertensi

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran
1. Sifat masalah. 3 1 3/3x1=1
Skala : aktual

2. Kemungkinan ½ x 2=1
masalah dapat 1 2
diubah.
Skala : sebagian

3. Potensial masalah 2 1 2/3x1=2/3
untuk dicegah
Skala : cukup

4. Menonjolnya 2 1 2/2x1=1
masalah.
Skala : masalah
berat harus segera
di tangani

Jumlah skor = 3 2/3
Diagnosa keperawatan sesuai dengan prioritas masalah :
1. Nyeri yang dialami Ny.N berhubungan dengan Hipertensi
2. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan kurangnya pemahaman keluarga
tentang penyakit hipertensi.
D. Rencana Keperawatan

Diagnosa
No Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi
Keperawatan
1. Nyeri yang dialami Setelah dilakukan tindakan 1. Ajarkan teknik relaksasi otot progresif
Ny.N berhubungan keperawatan keluarga mulai 2. Gali pengetahuan keluarga untuk menyebutkan penatalaksanaan penurunan tensi secara
alami
dengan Hipertensi tanggal 21 sampai 28
3. Jelaskan cara menurunkan hipertensi secara alami
Nopember 2016 di harapkan 4. Gali pengetahuan keluarga untuk menyebutkan penatalaksanaan hipertensi apabila sudah
klien tidak mengalami tidak tertahankan
5. Jelaskan pengobatan hipertensi apabila sudah tidak tertahankan
keluhan nyeri.
Kriteria hasil :
- Skala nyeri
menurun
- Grimace –
- Tekanan darah
normal (100/70
-130/90 mmhg
2. Risiko tinggi Setelah dilakukan tindakan 1. Jelaskan pengertian penyakit hipertensi
komplikasi keperawatan keluarga mulai 2. Jelaskan penyebab penyakit hipertensi
berhubungan dengan tanggal 21 sampai 28 3. Gali pengetahuan keluarga tentang makanan yang dianjurkan dan yang dihindari
kurangnya pemahaman Nopember 2016 di harapkan 4. Jelaskan tentang makanan yang dianjurkan dan yang dihindari untuk dikonsumsi oleh
keluarga tentang klien tidak sampai penderita hipertensi
penyakit hipertensi mengalami komplikasi
hipertensi.
Kriteria Hasil :
- Tekanan darah normal
(100/70 -130/90 mmhg
- Klien mengetahui
makanan yang
dianjurkan dan yang
dihindari untuk
dikonsumsi
E. Implementasi Keperawatan
No Diagnosa Implementasi
1. Nyeri yang dialami 1. Mengajarkan teknik relaksasi otot progresif
Ny.N berhubungan 2. Menggali pengetahuan keluarga untuk menyebutkan
dengan Hipertensi penatalaksanaan penurunan tensi secara alami
3. Menjelaskan cara menurunkan hipertensi secara alami
4. Menggali pengetahuan keluarga untuk menyebutkan
penatalaksanaan hipertensi apabila sudah tidak
tertahankan
5. Menjelaskan pengobatan hipertensi apabila sudah
tidak tertahankan

2. Risiko tinggi 1. Menjelaskan pengertian penyakit hipertensi
komplikasi 2. Menjelaskan penyebab penyakit hipertensi
berhubungan
dengan kurangnya 3. Menggali pengetahuan keluarga tentang makanan
pemahaman yang dianjurkan dan yang dihindari
keluarga tentang
penyakit hipertensi 4. Menjelaskan tentang makanan yang dianjurkan dan
yang dihindari untuk dikonsumsi oleh penderita
hipertensi
F. EVALUASI

No Tgl/ Jam Diagnosa Keperawatan Catatan Perkembangan
1 Senin Nyeri yang dialami Ny.N berhubungan dengan Hipertensi S : - Klien mengatakan tengkuk kadang masih cengeng
21 Nopember - Klien mengatakan setiap hari sudah melakukan relaksasi
2016 progresif
- Keluarga mengatakan cara penatalaksanaan penurunan tekanan
darah di rumah :
menurunkan BB
hindari rokok
kurangi konsumsi garam
O : - Keadaan umum cukup
- Klien mampu melakukan relaksasi otot progresif dengan benar
- Keluarga dapat menyebutkan cara penatalaksanaan penurunan
hipertensi secara alami
- Keluarga mampu menyebutkan apa yang harus dilakukan apabila
nyeri bertambah
A : - Masalah belum teratasi
P : - Lanjuntukan intervensi
2 Rabu, 23 Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan kurangnya S : - Keluarga mengatakan tekanan darah tinggi adalah tekanan darah
Nopember 2016 pemahaman keluarga tentang penyakit hipertensi > 140/90 mmHg
- Keluarga mengatakan penyebab hipertensi: makan asin dan
bersantan
- Keluarga mengatakan tanda dan gejala hipertensi: Pusing,
penglihatan kabur, pegel-pegel, telingga berdenggeng
- Keluarga mengatakan makanan pantangan, yaitu: makanan asin,
durian, dan kopi
- Keluarga mengatakan makanan yang dianjurkan: makanan yang
tidak asin dan tidak bersantan
O : - Keluarga dapat menyebutkan pengertian hipertensi
- Keluarga dapat menyebutkan penyebab hipertensi
- Keluarga dapat menyebutkan pantangan dan makanan yang
dianjurkan
A : - Masalah teratasi
P : - Pertahankan intervensi