PROGRAM RUJUK BALIK (PRB

)
No. Dokumen :

SOP No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
BLUD UPT dr. Deborah Johana Rattu, MH.Kes,
PUSKESMAS MKM
PAGARSIH NIP. 19730315 200604 2 016

Pelayanan Program Rujuk Balik adalah Pelayanan Kesehatan yang
diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan
masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka
1. Pengertian
panjang yang dilaksanakan di Faskes Tingkat Pertama atas
rekomendasi/rujukan dari Dokter Spesialis/Sub Spesialis yang
merawat.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan program
2. Tujuan
rujuk balik bagi petugas kesehatan di UPT Puskesmas Pagarsih.
Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Pagarsih Nomor ……
3. Kebijakan
Tentang Program Rujuk Balik.
1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 tentang
Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional;
2. Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan;
4. Referensi 3. Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK/Menkes/3211/2014
tentang Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan bagi Peserta BPJS
Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Pertama dan Fasilitas
Kesehatan Tingkat Lanjutan dalam Penyelenggaraan Jaminan
Kesehatan.
5. Prosuder / 1. Pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
Langkah-langkah a. Peserta melakukan kontrol ke Fasilitas Kesehatan Tingkat
Pertama (tempatnya terdaftar) dengan menunjukkan identitas
peserta BPJS, SRB dan buku kontrol peserta PRB.
b. Dokter Layanan Primer melakukan pemeriksaan dan
menuliskan resep obat rujuk balik yang tercantum pada buku
kontrol peserta PRB.
2. Pelayanan pada Apotek/depo Farmasi yang bekerjasama dengan
BPJS Kesehatan untuk pelayanan obat PRB
a. Peserta menyerahkan resep dari Dokter Layanan Primer
b. Peserta menunjukkan SRB dan Buku Kontrol Peserta
c. Petugas Apotek/depo farmasi melakukan:
1) Verifikasi resep obat dengan menggunakan aplikasi
pengendalian obat online. Apabila peserta telah
mendapatkan obat yang sama dari Apotek lain dan masih
dalam range waktu pemberian obat, maka petugas apotek
tidak boleh memberikan obat tersebut. Jika pelayanan obat
tetap diberikan maka biaya obat tersebut akan menjadi
beban Apotek.
2) Memberikan obat PRB disertai dengan informasi penggunaan

Poli Umum 3. 4. Jika peserta masih memiliki obat PRB. kecuali terdapat keadaan emergency atau kegawatdaruratan yang menyebabkan pasien harus konsultasi ke Faskes Rujukan Tingkat Lanjut. obat 3) Pelayanan obat rujuk balik dilakukan 3 kali berturut-turut selama 3 bulan di Faskes Tingkat Pertama. Unit terkait 2. Dalam kondisi tertentu Dokter di Faskes Tingkat pertama dapat melakukan penyesuaian dosis obat sesuai dengan batas kewenangannya. Hal-hal yang perlu diperhatikan 1. Dokter di Faskes Tingkat Pertama melanjutkan resep yang ditulis oleh dokter spesialis/sub spesialis dan tidak berhak merubah resep obat PRB. peserta dapat dirujuk kembali ke dokter Spesialis/Sub Spesialis sebelum 3 (tiga) bulan dan menyertakan keterangan medis dan/atau hasil pemeriksaan klinis dari Dokter Layanan Primer yang menyatakan kondisi pasien tidak stabil atau mengalami gejala/tanda-tanda yang mengindikasikan perburukan dan perlu penatalaksanaan oleh Dokter Spesialis/Sub Spesialis. Bagan alir 7. maka pelayanan program rujuk balik dapat dilanjutkan kembali dengan memberikan SRB baru kepada peserta. 3. Perubahan/penggantian obat program rujuk balik hanya dapat dilakukan oleh Dokter Spesialis/Sub Spesialis yang memeriksa di Faskes Tingkat Lanjutan dengan prosedur pelayanan RJTL. Ketentuan Pelayanan Obat Program Rujuk Balik 1. 5) Pada saat kondisi peserta tidak stabil. 6) Apabila hasil evaluasi kondisi peserta dinyatakan masih terkontrol/stabil oleh dokter spesialis/sub-spesialis. Poli MTBS 9. Obat PRB diberikan untuk kebutuhan maksimal 30 (tiga puluh) hari setiap kali peresepan dan harus sesuai dengan daftar obat Formularium Nasional untuk Program Rujuk Balik serta ketentuan lain yang berlaku. Obat PRB dapat diperoleh di Apotek/depo farmasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama yang berkerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan obat PRB. maka peserta tersebut tidak boleh dirujuk ke Faskes Rujukan Tingkat Lanjut. Pendaftaran 8. 4) Setelah 3 (tiga) bulan peserta dapat dirujuk kembali oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan untuk dilakukan evaluasi oleh dokter spesialis/sub-spesialis. 6. 2. Dokumen terkait 1. Rekam Medis .

PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) No.Kes. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : 1/2 BLUD UPT dr. MH. Deborah Johana Rattu. Catatan Tindakan No. 19730315 200604 2 016 2. Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai 10. Rekaman historis diberlakukan perubahan . PUSKESMAS MKM PAGARSIH NIP. Dokumen : SOP No.