PENATALAKSANAAN TINDAKAN PEMBERIAN

OKSIGEN
No. Dokumen :

SOP No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/1
BLUD UPT
dr. Deborah Johana Rattu, MH.Kes, MKM
PUSKESMAS
NIP. 19730315 200604 2 016
PAGARSIH

Pemberian oksigen dilakukan untuk mencegah dan memperbaiki
1. Pengertian
hipoksia jaringan.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan
2. Tujuan penatalaksanaan tindakan pemberian oksigen bagi petugas kesehatan
di UPT Puskesmas Pagarsih.
Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Pagarsih Nomor ……
3. Kebijakan
Tentang Penatalaksanaan Tindakan Pemberian Oksigen.
4. Referensi Buku pedoman pengobatan dasar di Puskesmas, Depkes RI.
1. Atur posisi semifoler
2. Slang dihubungkan
3. Sebelum memasang slang pada hidung pasien slang dibersihkan
dahulu dengan kapasa alkohol
4. Flowmeter dibuka, dicoba pada punggung tangan lalu ditutup
kembali
5. Memasang canul hidung, lakukan fixasi (plester)
6. Membuka flowmeter kembali dengan ukuran sesuai advis dokter
5. Prosuder /
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
Langkah-langkah
1. Apakah jumlah yang masuk (cc/mnt) sudah sesuai dengan
instruksi? Lihat angka pada manometer
2. Apakah ujung kateter oksigen sudah masuk maksimal kelubang
hidung? Bila ujung kateter masih belum masuk maksimal, supaya
posisi kateter diperbaiki
3. Bila memakai oksigen, tetap/masih sianosis, maka lapor dokter
memberitahukan pada keluarga pasien untuk melapor kepada
petugas bila tabung oksigen / air steril habis.
6. Bagan alir
7. Hal-hal yang perlu
diperhatikan
1. Pendaftaran
8. Unit terkait 2. Poli Umum
3. Poli MTBS
1. Rekam Medis
9. Dokumen terkait
2. Catatan Tindakan
No. Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai
10. Rekaman historis diberlakukan
perubahan