BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pada tahun 2004 tepatnya pada tanggal 7 september. Indonesia telah
kehilangan sosok orang pelindung atau pembela HAM, yaitu Munir. Dimasa
hidupnya Munir dia seorang pejuang HAM sejati yang gigih dan berani.
Keberaniannya itu jauh melampaui sosok psikisnya yang kerempeng. Munir
juga menangani kasus pembunuhan Marsinah buruh PT.CPS. Kemudian
Munir juga sebagai pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa
itu, ketika itu dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan TIM
Mawar dari kopasus. Penculikan itu menjadi alasan pencopotan Danjen
Kopasus pada saat itu Prabowo Subianto dan diadilinya para anggota TIM
Mawar. Banyak penghargaan yang diperoleh oleh Munir pada masa hidupnya.
Kematian Munir ini sungguh tak wajar, banyak kejanggalan, hasil dari
otopsi terdapat senyawa arsenik. Ini merupakan kasus pembunuhan.
Pollycarpus merupakan seorang pilot, ia terlibat dalam kasus pembunuhan
Munir.
Kasus pembunuhan Munir ini dilatar belakangi oleh ketakutan para orang
kuat karena bahwa Munir bisa membahayakan mereka dan karena itu harus
dibunuh lewat sebuah “operasi” sipil. Tapi kemudian ternyata, justru
keterlibatan orang-orang sipil itulah yang membuat kasus ini kejurusan lain,
seperti pisau balik gagang. Motif pembunuhan Munir untuk mencegahnya
menyerahkan bukti-bukti pelanggaran HAM ke pihak-pihak tertentu di
Belanda. Bila sampai file-file itu sempat diserahkan Munir, akan
membahayakan oknum tertentu yang saat itu menjadi petinggi Badan Intelejen
Nasional. Kemudian juga ada yang menyebutkan bahawa kematian Munir
dilakukan untuk untuk menghalangi Munir ke Belanda. Kalau sampai Munir
tiba dalam keadaan hidup di Belanda, dia bisa memberi kesaksiaan pada
Mahkamah Internasional sebuah lembaga dunia yang berkedudukan di
Belanda dan telah banyak menghukum para diktator dan petinggi militer dari

1

3. Banyak hal- hal yang masih janggal. Untuk mengetahui dan memahami hambatan penegakan HAM dalam kasus Munir.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui peneyebab terjadinya pelanggaran HAM dalam kasus Munir. Memberikan informasi tentang latar belakang tentang kasus pembunuhan Munir. sistematika penulisan. 1. Mungkin inilah yang ditakutkan oleh mereka sehingga Munir dibunuh dalam perjalanan menuju Belanda.1.2. belum seorang pun yang divonis sebagai penjahat kemanusiaan oleh Mahkamah Internasional bisa lolos dari jerat hukum. Menambah pengetahuan bagi pembaca dan penulis dalam upaya penegakan dan hambatan penegakan HAM dalam kasus pembunuhan Munir.3. tujuan penulis.1.3.5. Bagaimana upaya penegakan HAM ? 1.1.3.2.3. Tetapi kasus pembunuhan Munir ini merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM. Apa hambatan penegakan HAM ? 1.2.4. karena kasus pembunuhan Munir belum tuntas diusut hingga lanjut. 1. terus juga dalam penanganan kasusnya ini lambat. Bab I pendahuluan yang berisikan tentang latar belakang. 1. berbagai negara yang melakukan kejahatan kemanusiaan. Apa penyebab terjadinya pelanggaran HAM ? 1.2. Sampai sekarang. yaitu : 1. 1. 1.2.2.4 Manafaat Penulisan 1. manfaat penulis.5 Sistematik Penulisan Dalam penulisan laporan makalah ini disusun secara sistematis terdiri dari empat bab. dan metode penulisan. rumusan masalah. 2 .1. Untuk memahami upaya penegakan HAM dalam kasus Munir. 1.4.

1. 1. Bab II pembahasan yang berisikan tentang pengertian HAM. Bab IV penutup yang berisikan tentang kesimpulan dan saran.5.3.5. 1. 3 . faktor terjadinya pelanggaran HAM dan contoh kasus dari pelanggaran HAM. pengertian pelanggaran HAM.2.6 Metode Penulisan Dalam penulisan makalah ini penulis mendapatkan sumber-sumbernya dari internet dan pustaka.

4 . yang melekat sejak lahir sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Esa. keadilan. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Jadi. sehingga hak asasi manusia harus dipenuhi dan tidak dapat diabaikan oleh karena itu. akan terjadi pelanggaran hak orang lain. mengakui. maupun warga negara. hak asasi manusia merupakan pengakuan akan martabat yang terpadu dalam diri setiap orang akan hak-hak yang sama dan tidak teralihkan dari semua anggota keluarga manusia ialah dasar dari kebebasan. bahwa hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrah-Nya yang wajib dihormati. Dari pengertian hak asasi manusia di atas jelaslah bahwa semua manusia. tetapi harus ada keseimbangan dengan memerhatikan hak orang lain. hendaknya menyadari. hak asasi manusia harus dihormati dan dijungjung tinggi penyelenggara negara beserta warga negaranya tanpa kecuali. hukum dan pemerintah. Kita tidak dapat hanya mengutamakan hak diri sendiri. BAB II PEMBAHASAN 2. hak tidak bersumber dari negara atau hukum tetapi dari Tuhan sebagai pencipta alam semesta. dijungjung tinggi dan dilindungi oleh negara. warga masyarakat. baik secara individu. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dijelaskan. dan menjamin pelaksanaan HAM sebagai kewajiban terhadap manusia lain. Jika hanya mengutamakn haknya sendiri. Sementara itu berdasarkan Mukadimah Universal Declaration of Human Right (Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia) tahun 1948. yang mengakibatkan ketidak harmonisan pergaulan di masyarakat. tanpa peduli dengan hak orang lain.1 Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) Hak asasi manusia adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia. menghormati. dan perdamaian dunia. Didalam Undang-Undang No.

yaitu HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis. dibeli atau pun diwarisi. atau asal-usul sosial dan bangsa. HAM tidak perlu diberikan. 4. HAM adalah sesuatu yang dimiliki karena kemanusiaan kita. pandangan politik. ras. etnis. agama. Inilah salah satu ciri HAM. dan mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok 5 . bahwa konsep HAM itu mengandung ciri-ciri sebagi berikut : 1. 3. Kita semua lahir dengan hak dan martabat yang sama. membatasi. suku. dan hak kodrati atau asasi yang tidak dapat dipisahkan dari eksistensi pribadi manusia itu sendiri.2 Pengertian Pelanggaran HAM Pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap seseorang atau kelompok orang termasuk juga aparat negara. Menurut Suproatnoko (2008. bersifat universal sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa sejak hidup dalam kandungan atau rahim. Dengan demikian dapat dikatan. Hak asasi berlaku untuk semua orang. Dalam hubungan internasional. 2. tanpa memandang jenis kelamin. maka otomatis kita mempunyai hak asasi. HAM adalah universal. HAM tidak bisa dilanggar. karena seluruh orang diseluruh dunia memiliki hak asasi yang sama. walaupun sebuah negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggarnya.125). yang baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi. Hak-hak dasar yang dibawa manusia sejak lahir dan melekat dengan potensinya sebagai makhluk dan wakil tuhan menurut Gazalli. masalah hak asasi manusia sangat penting. Hak-hak dasar yang dibawa manusia sejak ia hidup yang melekat pada esensinya sebagai anugrah Allah AWT. hak asasi manusia adalah hak dasar milik manusia. tidak seorang pun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. menghalangi. 2. Orang tetap mempunyai HAM. karena kita dapat dikucilkan dari pergaulan internasional jika meremehkan atau mengabaikan HAM.

yang didasarkan pada mekanisme hukum yang berlaku.2. diantaranya adalah : 1. Sebagai contoh yaitu bentuk teror atau ancaman pada salah satu calon legislatif yang sedang bertarung diranah politik. orang yang dijamin oleh UU dan tidak didapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang benar dan adil.1 Pelanggaran HAM Berat Pelanggaran-pelanggaran ini berupa pelanggaran dari HAM yang sifatnya mengancam atau bahkan menghilangkan nyawa manusia. serta kasus-kasus lain yang sifatnya dapat menghilangkan nyawa atau hak hidup seorang manusia. eksploitasi anak dan kasus-kasus lain yang sifatnya mengancam jiwa dan kebebasan manusia maupun kelompok tertentu. 6 . Sikap ini akan menyebabkan seseorang untuk menuntutkan haknya. yang baik dilakukan oleh individu maupun oleh institusi lainnya terhadap terhadap hak asasi individu lain tanpa ada dasar atau alasan yuridis dan alasan rasional yang menjadi pijakannya.3. Sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri.3 Faktor Terjadinya Pelanggaran HAM 2.2 Pelanggaran HAM Ringan Pelanggaran ini adalah pelanggaran dari HAM yang sifatnya mengancam jiwa individu atau kelompok lain. akan menghalalkan segala cara supaya haknya bisa terpenuhi. 2. perdaganan manusia.2. Dalam pelanggaran hak asasi manusia ada bentuk pelanggaran. yaitu pelanggaran hak asasi manusia berat dan pelanggaran hak asasi manusia ringan. Atau contoh lainnya misalnya kasus penyadapan.1 Faktor Internal Faktor internal. 2. meskipun cara tersebut dapat melanggar hak orang lain. sementara kewajibannya sering diabaikan. pembunuhan. Sebagai Contoh kasus pada pelanggaran berupa penganiyaan hingga menyebabkan kematian. yaitu dorongan untuk melakukan pelanggaran HAM yang berasal dari diri pelaku pelanggar HAM. Seseorang yang mempunyai sikap seperti ini. Dengan demikian pelanggaran hak asasi manusia adalah tindakan pelanggran kemanusiaan. 2.

2 Faktor Eksternal Faktor eksternal. 2. diantaranya sebagai berikut : 1. Kesenjangan sosial dan ekonomi yang tinggi Kesenjangan menggambarkan telah terjadinya ketidak seimbangan yang mencolok didalam kehidupan masyarakat. Sikap tidak mau tahu itu berakibat muncul perilaku atau tindakan penyimpangan terhadap hak asasi manusia. Sikap ini pada akhirnya akan mendorong orang untuk melakukan diskriminasi kepada orang lain. Rendahnya kesadaran HAM. Hal ini akan menyebabkan pelaku pelanggaran HAM berbuat seenaknya. Ketidak tegasan aparat penegak hukum Aparat penegak hukum yang tidak bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran HAM. Penyalah gunaan teknologi Kemajuan teknologi dapat memberikan pengaruh yang positif. tentu saja akan mendorong timbulya pelanggaran HAM lainnya. 4. Pelaku tidak mau tahu bahwa orang lain pun mempunyai hak asasi yang harus dihormati. tetapi juga bentuk – bentuk kekuasaan lain yang terdapat di masyarakat.3. 7 . 3. Kekuasaan disini tidak hanya menunjuk pada kekuasaan pemerintah. Sikap ini akan menyebabkan munculnya saling tidak menghargai dan tidak menghormati atas kedudukan atau keberadaan orang lain. 3. Penyalah gunaan kekuasaan Di Masyarakat terdapat banyak kekuasaan yang berlaku. yaitu faktor-faktor diluar diri manusia yang mendorong seorang atau sekelompok orang melakukan ppelanggaran HAM. Sikap tidak toleran. 2. tetapi bisa juga memberikan pengaruh negatif bahkan dapat memicu timbulnya kejahatan. 2.

Munir bolak balik ke toilet. Pilot meminta awak kabin untuk terus memonitor kondisi Munir. Munir telah meninggal dunia. Salah satunya adalah kebencian para penguasa orde baru terhadap gerakan “human right‟ Munir . Orang pertama yang menjadi tersangka pertama pembunuhan Munir (dan akhirnya terpidana) 8 .10 waktu Amsterdam di bandara Schipol Amsterdam. Belum diketahui siapa yang telah meracuni Munir. Mereka “penguasa” yang telah semena-mena menindas. Hal ini juga dikonfirmasi oleh polisi Indonesia.40 waktu Singapura. Meskipun dirinya dan keluarganya menerima berbagai ancaman pembunuhan. membunuh. Munir naik pesawat Garuda Indonesia GA-974 pada pukul 21. Namun dua jam sebelum mendarat 7 September 2004. Munir tetap melangkahkan perjuangannya dengan darah jadi taruhannya. Pada 6 September 2004 Munir menuju Amsterdam untuk melanjutkan studi program master (S2) di Universitas Utrecth Belanda.55 WIB menuju Singapura untuk kemudian transit di Singapura dan terbang kembali ke Amsterdam. Tiba di Singapura pada pukul 00. Penerbangan menuju Amsterdam menempuh waktu 12 jam.4 Contoh Kasus 2. Pada tanggal 12 November 2004 dikeluarkan kabar bahwa polisi Belanda (Institut Forensik Belanda) menemukan jejak-jejak senyawa arsenikum setelah otopsi. saat diperiksa. dan membantai rakyat kecil mendapat perlawanan keras dari Munir. Tiga jam setelah pesawat GA-974 take off dari Singapura.1 Kronologis Kasus Munir Kronologis pembunuhan Munir hingga proses pengadilan tersangka pembunuh Munir.4. Kemudian pukul 01. Munir tanpa lelah terus mencari fakta dan realita untuk mengungkap kasus-kasus pembantaian orang dan rakyat yang tidak berdosa.2.50 waktu Singapura Munir kembali terbang dan menuju Amsterdam. Munir pun dipindahkan duduk di sebelah seorang penumpang yang kebetulan berprofesi dokter yang juga berusaha menolongnya. meskipun ada yang menduga bahwa oknum- oknum tertentu memang ingin menyingkirkannya. pukul 08. awak kabin melaporkan kepada pilot Pantun Matondang bahwa seorang penumpang bernama Munir yang duduk dikursi nomor 40G menderita sakit.

timbul pertanyaan. seharusnya Pollycarpus sedang cuti. untuk apa Pollycarpus membunuh Munir. jaksa penuntut umum (JPU) kasus pembunuhan Munir menuntut Muchdi PR dihukum 15 tahun penjara. Muchdi PR ditangkap pada 6 Juni 2008. Sebelum pembunuhan Munir. Di antaranya adalah surat dari Badan Intelijen Negara yang ditujukan kepada Garuda Indonesia 9 . Aksi pembunuhan Munir semakin terkuat tatkala Pollycarpus “meminta‟ Munir agar berpindah tempat duduk dengannya. berbagai alat bukti dan skenario pemalsuan surat tugas dan hal-hal yang janggal. barang bukti. terungkap bahwa pada 7 September 2004. Selidik demi selidik. Lalu ia membuat surat tugas palsu dan mengikuti penerbangan Munir ke Amsterdam. Jaksa juga memaparkan sejumlah fakta yang terungkap dari keterangan saksi. Meskipun sampai saat ini. ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Badan Intelijen Indonesia. 1185 K/Pid/2006 dan dibacakan pada sidang terbuka untuk umum pada tanggal 3 oktober 2006. Mayjen (Purn) Muchdi PR pernah menduduki jabatan sebagai Komandan Koppassus TNI Angkatan Darat yang ditinggali Prabowo Subianto (pendiri Partai Gerindra). SH (anggota) dan Artidjo Alkostar. akhirnya terungkap nomor yang pernah menghubungi Pollycarpus dari agen Intelinjen Senior adalah seorang mantan petinggi TNI. SH (ketua). Muchdi PR terbukti menganjurkan dan memberikan sarana kepada terpidana Pollycarpus Budihari Priyanto untuk membunuh Munir.adalah Pollycarpus Budihari Priyanto. SH (anggota). Mahkama Agung telah menjatuhkan putusan dalam perkara No. dan keterangan terdakwa selama 17 kali sidang. Dan pada akhirnya. Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior. Selama persidangan. yakni Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. 20 Desember 2005 Pollycarpus BP dijatuhi vonis 20 tahun hukuman penjara. Majelis hakim pada perkara ini adalah Iskandar Kamil. Namun. Apakah dia bermusuhan atau bertengkar dengan Munir. Selain itu. Tidak ada historis yang menggambarkan hubungan mereka berdua. Pollycarpus tidak mengakui dirinya sebagai pembunuh Munir. Lalu ia disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta dan pada awal Desember 2008. H Atja Sondjaja.

UU No. pikiran dan hati nurani.4. 10 . 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia. dalam persidangan Muchdi PR memberikan keterangan berubah-ubah dan beberapa kali bertindak tidak sopan. hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun dan oleh siapa pun. atau sebaliknya. sehingga terkesan pemerintah sekarang menutup-nutupi “borok” pemerintah sebelumnya agar nama baik pemerintahan tidak tercemar. sehingga dengan dibunuhnya munir sudah jelas merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM. 2. 39 Tahun 1999 menyebutkan bahwa pemerintah menjamin Hak untuk hidup. Hal tersebut sangat tidak wajar karena Badan Intelijen Negara ikut campur urusan bisnis Garuda hingga merekomendasikan Pollycarpus untuk ikut terbang bersama Munir. hak beragama. 26 Tahun 2000. yang tercatat dalam call data record. Tanggal tanggal 31 Desember 2008. hak untuk tidak disiksa. Jaksa juga menunjuk bukti transaksi panggilan dari nomor telepon yang diduga milik Pollycarpus ke nomor yang diduga milik Muchdi. Usaha para jaksa membongkar kasus pembunuhan dan menuntut pelaku pembunuh kandas ditangan majelis hakim PN Jakarta Selatan yang diketuai Suharto. hak untuk diakui sebagai pribadi dan persamaan di hadapan hukum. Hal diatas sangat bertentangan dengan hal yang diterima munir sebagai warga Negara yang hanya ingin memperjuangkan kebenaran atas ketidak adilan yang terjadi pada masa pemerintahan orde baru. Selain itu. pada Juni 2004 yang merekomendasikan Pollycarpus sebagai petugas aviation security.2 Upaya Penegakan HAM Kasus munir merupakan suatu kejahatan yang dicurigai dilakukan oleh penguasa sebelumnya. batang tubuh UUD 1945. Seharusnya pemerintah menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya untuk memberikan Hak-hak yang diimiliki seluruh masyarakat yang tertuang dalam UUD 1945. hak kebebasan pribadi. majelis hakim menvonis bebas Muchdi Pr atas keterlibatannya dalam pembunuhan aktivis HAM. Dalam UU No. dan UU No. hak untuk tidak diperbudak.

Kemudian keadilan didepan hukum tanpa memandang tahta dan harta. Jika dilaksanakan dengan baik dan benar yang namanya pelanggaran ham di Indonesia akan berkurang sedikitnya.3 Hambatan Penegakan HAM Kasus pembunuhan Munir merupakan salah satu kasus dari pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia. Dan ketegasan pemerintah terhadap pelanggaran ham. dan hak atas rasa aman. Upaya penegakan HAM dalam kasus ini adalah dengan cara pemerintah berkerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut kembali siapa saja yang terlibat dalam kasus ini. Seharusnya kasus Munir ini dijadikan suatu pelajaran untuk bangsa ini agar meninggalkan cara-cara yang bersifat otoriter karena setiap manusia atau warga Negara memiliki hak untuk memperoleh kebenaran. Hal itu dikarenakan kurang ketatnya peraturan perundang-undangan dalam menangani kasus pelanggaran HAM. 11 . Kasus munir merupakan contoh lemahnya penegakkan HAM di Indonesia. dan merupakan seorang tokoh penting dalam negara kita. 2.4. Pemerintah hingga saat ini masih kurang tegas dalam menangani kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. Dan pemerintah kurang disiplin melaksanakan undang-undang yang telah ditetapkan. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus membantu untuk memperjuangkan hak keadilan bagi seorang Munir yang telah berusaha keras untuk negeri ini menjadi tentram dan damai tanpa ada perbedaan sedikit pun. hak hidup. sehingga terdapat kesan kelonggaran bagi pelaku pelanggaran HAM. kasus ini termasuk kedalam kasus ham yang berat. Kasus Munir juga merupakan hasil dari sisa-sisa pemerintahan orde baru yang saat itu lebih bersifat otoriter. Munir ini merupakan pejuang HAM semasa hidupnya. Itulah salah satu dari upaya penegakan ham. hak memperoleh keadilan. Sedangkan bangsa Indonesia saat ini memiliki sistem pemerintahan demokrasi yang seharusnya menjunjung tinggi HAM seluruh masyarakat Indonesia.

Hanya memihak pada orang tinggi saja. Hal tersebut sangat tidak wajar karena Badan Intelijen Negara ikut campur urusan bisnis Garuda hingga merekomendasikan Pollycarpus untuk ikut terbang bersama Munir. Munir juga harus mendapatkan keadilan didepan hukum tanpa melihat tahta dan harta Setiap kali mencoba untuk menegakkan hukum dalam hak asasi manusia dengan baik dan benar. Dalam kasus ini ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya pelanggaran hak asasi manusia yaitu ketakutan petinggi negara terhadap tindakkan yang dilakukan Munir semasa hidupnya yang mencoba mengumpulkan fakta-fakta mengenai pembunuhan orang-orang yang tak berdosa.1 Kesimpulan Pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus pembunuhan Munir merupakan kasus pelanggaran berat HAM adalah kejahatan genosida. Dalam sebuah tindakan yang salah pasti ada upaya untuk mencegahnya. Kemudian juga ketidak tegasan aparat penegak hukum. Ia juga pejuang terhadap hak asasi orang lain. BAB III PENUTUP 3. pasti ada saja hambatannya. dan penindasan kepada orang. Hambatan penegakan hak asasi manusia kasus Munir adalah pemerintah yang bersifat otoriter. 12 . Penegakan hak asasi manusia dalam kasus Munir adalah dengan cara pemerintah dan pihak kepolisian untuk mencari atau mengusut kembali mengenai pembunuhan terhadap tokoh penting ini Munir. Kemudian ada faktor eksternal dalam kasus ini yaitu. yang artinya kejahatan dalam melakukan mengakhiri nyawa orang lain (pembunuhan). yang menjadikan banyak pelanggaran HAM. di antaranya adalah surat dari Badan Intelijen Negara yang ditujukan kepada Garuda Indonesia pada Juni 2004 yang merekomendasikan Pollycarpus sebagai petugas aviation security. ketidak tegasan pemerintah dalam melakukan penyelidikan kasus ini dan memvonis pelaku pembunuhan.

Penulis juga memohon saran dan kritik nya dari pembaca dan Kapten Arh Dulkadir. selaku dosen mata kuliah Pancasila untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.M. SH. 13 .3.MH.Sc.2 Saran Penulis menyarankan kepada semua pembaca mengetahui dan memahami tentang pelanggaran HAM kasus.

Grasindo Halimi. Muh dan Dadang Sumdawa. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.scribd. DAFTAR PUSTAKA Pendidikan kewarganegaraan. 2014. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan kebudayaan http://www.kompasiana.com/doc/54785849/Makalah-Pelanggaran-HAM-KASUS- MUNIR (diakses pada tanggal 16 juni 2017 pada pukul 19.17 WIB) 14 .com/arunnisa45/kasus-pembunuhan- munir_54f5d7bea33311454f8b46da (diakses pada tanggal 06 juli 2017) https://www.

Related Interests