RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP/MTs

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester : VII/I

Materi Pokok : Teks Narasi (Cerita Fantasi)

Tema :

Sub-Tema :

Alokasi Waktu :

A. Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dama sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar
3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar
4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan
memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa

Indikator

1. Menganalisis struktur teks narasi (orientasi, komplikasi, resolusi)
2. Menemukan kebahasaan teks narasi
3. Mendeteksi penggunaan bahasa pada cerita fantasi
4. Membuat cerita fantasi sesuai dengan kreasi serta memperhatikan ejaan dan tanda baca
5. Menampilkan hasil cerita fantasi yang sudah dibuat

www. resolusi) 2.kelasindonesia. 2013. Setelah mengamati teks narasi (cerita fantasi). Struktur teks cerita fantasi (orientasi.html?m=1 G.com/2015/04/contoh-karangan-narasi-pengertian-dan-jenisnya. Pembelajaran berbasis penemuan (Discovery Based Learning) untuk KD 3. Kebahasaan teks cerita fantasi 3. Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. komplikasi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Langkah-langkah menulis cerita fantasi D. Setelah membuat cerita fantasi.4 2. komplikasi. Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik (Scientific Approach) Model Pembelajaran : 1. resolusi) dengan baik 2. Setelah menemukan kebahasaan cerita fantasi. Setelah menganalisis struktur cerita fantasi. siswa mampu membuat cerita fantasi dengan kreasi serta memperhatikan ejaan dan tanda baca dengan baik dan kreatif 5. siswa mampu menampilkan hasil cerita fantasi yang sudah dibuat di depan kelas dengan baik dan komunikatif C. siswa mampu menemukan kebahasaan cerita fantasi dengan tepat 3. Kegiatan Pembelajaran . Ejaan dan tanda baca 4. Alokasi waktu 4 x 40 menit (2 pertemuan) E.4 Metode : Numbered Heads Together F. Pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) untuk KD 4. siswa mampu menganalisis struktur teks narasi (orientasi. Setelah mendeteksi penggunaan bahasa cerita fantasi. siswa mampu mendeteksi penggunaan bahasa cerita fantasi dengan baik 4.Tujuan Pembelajaran 1. Materi Pembelajaran 1. Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik.

Menggunakan metode Numbered Heads Together siswa lalu: 7. Siswa mengondisikan kelas agar siap menerima pembelajaran kemudian dicek kehadirannya Pendahuluan 3. siswa diberikan gambar cover buku fiksi populer 1. Siswa menjawab pertanyaan guru yang mengarah pada tujuan pembelajaran Kerja Kelompok: 10 menit 6. Dengan santun. Untuk membangun konteks. kompetensi. Siswa merespons salam guru dan kemudian berdoa menurut agama dan keyakinan masing- masing 2. materi. struktur. Siswa mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan isi. Siswa mengamati teks narasi ‘Pertarungan di Pagi Buta’ Inti 4.Untuk peer teaching Alokasi Kegiatan Deskripsi Waktu 1. Dikelompokkan menjadi beberapa kelompok heterogen dengan cara bersuit . siswa merumuskan pendefinisian permasalahan yang berkaitan dengan konteks pembelajaran 3. Siswa menerima informasi tentang tujuan. teliti. siswa 5 menit mengajukan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penjelasan guru mengenai narasi 2. dan cermat. manfaat. dan kebahasaan 5. dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan 5. Siswa mereview pembelajaran sebelumnya 5 menit 4. Melalui kegiatan brainstorming.

14. 16. Dengan sikap percaya diri. dan Penutup santun siswa bersama guru menyimpulkan 5 menit pembelajaran. Secara kelompok. Penugasan dikumpulkan dan dievaluasi 1. Potongan struktur ditempel di kertas utuh (karton) dan unsur kebahasaan dikelompokkan dalam tabel yang sudah difasilitasi guru 21. dan jawaban salah 0 bintang. siswa diminta mendiskusikan materi seputar teks narasi yang dipelajari 11. Setelah itu. Poin dijumlahkan di akhir sesi dan kelompok terbaik akan diapresiasi 17. Jika tidak bisa. Kelompok yang menjawab berhak mendapatkan poin apabila berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan. maka poin akan jatuh ke kelompok penanya. Siswa diberikan teks narasi 10. jawaban hampir benar 2 bintang. tanggung jawab. Akan tetapi. Siswa diberi penugasan berupa menentukan struktur teks narasi yang secara acak diberikan dan menentukan unsur kebahasaannya 20. . Jika jawaban benar sekali maka akan mendapatkan 3 bintang. 8. 15. Siswa yang menang maka akan memberikan pertanyaan seputar teks narasi 13. siswa yang nomornya disebutkan maka akan berperan dalam sesi tersebut 12. Proses diskusi siswa dievaluasi Kerja Individu: 19. Kedua siswa yang nomornya sama maju ke depan kemudian bersuit kembali. Setiap jawaban dari masing-masing kelompok 5 menit dijadikan konsep yang matang oleh siswa dibimbing guru 18. keduanya boleh berdiskusi dengan kelompok masing- masing. Yang mendapat kesempatan bertanya dan menjawab adalah siswa yang nomornya telah disebutkan sebelumnya. Siswa diberikan nomor kepala untuk kemudian digunakan sebagai identitas 9. jawaban benar sebagian 1 bintang.

Dengan sikap percaya diri. .2. Siswa berdoa dan mengucap salam untuk mengakhiri pembelajaran hari ini. dan santun siswa mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang simpulan pembelajaran 3. Siswa diberikan penugasan untuk membuat teks narasi dengan memerhatikan struktur dan unsur kebahasaannya 4. tanggung jawab.

komplikasi. Menemukan kebahasaan teks narasi 3.5 Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar Indikator 1.. Kelas : ………… PERANGKAT INSTRUMEN PENILAIAN 1) Penilaian Proses Penilaian Sikap Sosial SIKAP TERHADAP PARTISIPASI DAN KOLABORATIF SISWA DALAM PELAJARAN 5 4 3 2 1 Aktif Inisatif Kerja sama .Lampiran Rubrik Penilaian  Tes Tertulis Latihan 1 Teknik : Tes Tertulis Bentuk : Uraian Instrumen : H. Kompetensi Dasar 3. resolusi) 2. Mendeteksi penggunaan bahasa pada cerita fantasi PENILAIAN PENGETAHUAN Nama Siswa : ………… Tanggal : ………………. Menganalisis struktur teks narasi (orientasi.

…………………… Judul Proyek : Menulis teks deskripsi tentang pementasan daerah Bobot Kegiatan No Aspek yang dinilai Skor Nilai Perencanaan 1. Kekreatifan dalam menentukan 1–3 gagasan 2. SIKAP KEJUJURAN. Merumuskan topik 1–3 . TANGGUNG JAWAB. DAN SANTUN SISWA DALAM PELAJARAN 5 4 3 2 1 Jujur Tanggung jawab santun Keterangan: 5 = sangat baik 4 = baik 3 = agak baik 2 = kurang baik 1 = tidak baik 2) Penilaian Hasil LEMBAR PENILAIAN PROYEK Nama Siswa : 1).

Kaidah kebahasaan 1–3 Skor maksimum . Unsur kebahasaan kata baku dan tidak 1–3 baku 11. Pengembangan kerangka 1–3 Pengumpulan 5 Keluasan akses mencari data 1–3 Data 6 Keakuratan sumber data 1–3 7 Pengolah data bahan tulisan 1–3 Penulisan teks 8. Unsur deskripsi bagian 1–3 10. Kreativitas dalam mengembangkan 1–3 gagasan 12. Unsur deskripsi umum 1–3 deskripsi 9. Sumber rujukan yang akan dituliskan 1–3 4. 3.

dan daftar isian tempat pengambilan tempat pengambilan dengan lengkap dan data. Jika memuat Jika memuat langkah persiapan. data tercatat yang ditampilkan data yang dengan rapi dan dalam tabel hanya ditampilkan dalam lengkap serta sumber sebagian yang benar tabel banyak yang data yang akurat serta sumber data salah serta sumber yang kurang akurat data yang tidak akurat Pengolahan Jika analisis data Jika analisis data Jika analisis data data sesuai dengan data sesuai dengan data tidak sesuai dengan yang diperoleh dan yang diperoleh tetapi data yang diperoleh dilakukan dengan dilakukan dengan dan dilakukan dengan benar kurang tepat dengan tidak tepat . tabel semuanya lengkap. Rubrik Penilaian NAMA : KELAS : TANGGAL : Kriteria dan Skor Aspek 3 2 1 Perencanaan Jika memuat langkah. persiapan. data. dan data tidak lengkap dan benar. dan daftar isian data. dan daftar isian tepat kurang lengkap dan tidak lengkap dan kurang tepat tidak tepat Pengumpulan Jika data yang Jika data kurang Jika data tidak data ditampilkan dalam tercatat dengan tercatat dengan rapi. langkah-langkah langkah-langkah merumuskan tujuan. merumuskan tujuan. persiapan. tempat pengambilan merumuskan tujuan.

Cukup jelas 7-8 Baik 9. Kurang jelas 5-6 Cukup 10. komunikatif. benar. Sesuai 17-20 Sangat baik 11. Cukup sesuai 14-16 Baik 12. Sangat sempurna 17-20 Sangat baik 14. dan kreatif. Cukup sesuai 13-16 Baik 11. Sedikit kersalahan 14-16 Baik 15. Banyak kesalahan 9-12 Cukup . bahasa bahasa komunikatif. bahasa komunikatif. Tidak sesuai 0-8 Kurang 2 Rangkaian peristiwa menurut waktu 7. dan kreatif. deskripsi benar. dan kreatif. berdasarkan kaidah. Sesuai 17-20 Sangat baik 10. Tidak sesuai 0-10 Kurang 5 Penggunaan ejaan dan tanda baca 13. penyampaian penyampaian penyampaian deskripsi bagian dan deskripsi umum dan deskripsi bagian dan deskripsi umum yang bagian yang deskripsi umum yang dikembangkan dikembangkan dikembangkan tidak dengan baik kurang baik baik berdasarkan berdasarkan kaidah. Tidak jelas 0-4 Kurang 3 Kohesi dan koherensi (6) Jelas 17-20 Sangat baik (7) Cukup jelas 14-16 Baik (8) Kurang jelas 9-12 Cukup (9) Tidak jelas 0-8 Kurang 4 Diksi 10. kaidah. Pedoman Penskoran : No Aspek Penilaian Rentang Skor Kategori 1 Kesesuaian judul dengan isi 9. Kurang sesuai 11-13 Cukup 13. Jelas 9-10 Sangat baik 8.Penulisan Jika struktur teks Jika struktur teks Jika struktur cerpen deskripsi benar. Kurang sesuai 9-12 Cukup 12.

16. Salah semua 0-8 Kurang 6 Kerapian tulisan (5) Jelas terbaca dan bersih 9-10 Sangat baik (6) Terbaca dan cukup bersih 7-8 Baik (7) Terbaca dan tidak bersih 5-6 Cukup (8) Tidak terbaca dan tidak bersih 0-4 Kurang .

terkembang. dan terorganisasi dan siswa siswa tampak terlatih terkait untuk 1 Persiapan tidak menguasai isi. siswa konteks. Penyajian siswa Presentasi siswa tergantung banyak pada Siswa dapat tampak alami dan catatan/media visual. tujuan presentasi ditunjukkan secara jelas. Pilihan pakaian siswa Pilihan pakaian siswa Pilihan pakaian siswa dan penampilan diri dan penampilan diri dan penampilan diri sesuai dengan sesuai dengan tidak sesuai dengan 3 Penampilan konteks. Gagasan siswa tidak terorganisasikan. dan siap melakukan mendukung tujuan. keseriusan melakukan presentasi. siswa kurang menghormati siswa sesuai dengan menghormati siswa lain. penampilan konteks. menyampaikan dan santai tanpa 2 Penyampaian siswa lebih banyak tidak membaca materi mengurangi membaca daripada presentasi. . makna. harapan. PENILAIAN PRESENTASI LISAN NAMA : KELAS : TANGGAL : NO ASPEK KURANG (1) BAIK(2) AMAT BAIK(3) Gagasan siswa Gagasan siswa terorganisasikan. lain. presentasi. Siswa menggunakan Secara konsisten siswa Variasi ekspresi siswa ekspresi wajah dan menggunakan ekspresi Komunikasi dan kontak mata hanya kontak mata untuk wajah dan kontak 4 nonverbal sedikit menjaga komunikasi mata dengan penuh dengan siswa lain.

Gerakan siswa Penggunaan gerakan Gerakan siswa mengganggu dan/ atau siswa dapat menghidupkan tidak tepat. bahasa sesuai dengan presentasi dipenuhi Peranti bahasa tujuan meskipun dengan bahasa gaul. diperlukan. Siswa memadukan Penggunaan teknologi Siswa secara kreatif penggunaan teknologi visual mengganggu mengintegrasikan Alat Bantu dan/atau audio-visual. 7 dan/atau tidak teknologi/visual untuk Visual penggunaannya mendukung presentasi. Siswa seolah-olah Pengucapan Pengucapan siswa berbicara pada diri umumnya dilakukan secara konsisten baik sendiri. membantu presentasi. dimanfaatkan secara Pemanfaatan beberapa bagian 6 jargon. Siswa masih kurang Siswa telah Siswa telah menguasai 9 Isi menguasai topik menguasai topik topik yang sangat . penjelasan masih disampaikan apabila kurang. presentasi. dan/atau tidak terdengar. 8 terhadap kurang dikembangkan relevan. berbicara terlalu dengan baik. tepat. jeda sehingga presentasi Komunikasi cepat sehingga yang 5 terjaga dengan baik. sesuai dengan situasi. dan peranti bahasa presentasi tidak begitu kebahasaan yang canggih. mudah dipahami. digunakan sangat membosankan. presentasi. Penguasaan peranti Penggunaan peranti bahasa terbatas. mendukung presentasi. jelas. jeda verbal dikatakan tidak dapat volume suara dijaga terjaga dengan baik. dipahami dengan baik. peranti jelas. tetapi ringkasan pertanyaan atau tidak jelas. Tanggapan terhadap Tanggapan terhadap Tanggapan terhadap pertanyaan peserta pertanyaan peserta Tanggapan pertanyaan peserta pada umumnya terfokus dan relevan.

19 (70-79) Cukup : apabila memperoleh skor 2.79 (60-69) Kurang : apabila memperoleh skor < 2.00 (80-100) Baik : apabila memperoleh skor 2.40 (< 60) .40-2. lengkap dengan perinciannya.20-4.3.80. Nilai akhir siswa : Score Capaian = x 100% Score Maksimal Peserta didik memperoleh nilai: Sangat baik : apabila memperoleh skor 3.

Kulitnya yang keriput dan tipis seolah-olah tidak mempan oleh hembusan angin yang sedari tadi berusaha untuk membekukannya. dia berbalik dan menyerang Pak Raden. Lalu tembuslah cangkul itu di perut harimau.com/2017/03/ciri-ciri-dan-struktur-teks-narasi. Ternyata suara tangis bayi itu.com/2015/04/contoh-karangan- narasi-pengertian-ciri-dan-jenisnya. ayam-ayam jago pun belum melakukan tugasnya. “Bayi siapa ini? Haruskah aku membawanya?” Pak Raden bimbang. turut memancing seekor harimau. Namun.belajarmateri. langkahnya terhenti oleh tangisan anak bayi yang memecah keheningan pagi itu.html Pertarungan di Pagi Buta Kala itu mentari belum bangun dari peraduannya.html . Melihat harimau tersebut pak Raden menggunakan cangkulnya untuk menjauhkan harimau itu. Betapa terkejutnya Pak Raden melihat seorang bayi yang mungil tergeletak di bawah pohon beringin besar itu. Ketika dia ingin mengangkat bayi itu. Pada saat Pak Raden melangkahkan kakinya menuju sawahnya. Pak Raden telah keluar dari rumahnya. Tampaknya harimau tersebut sedang kalaparan dia memandangi bayi yang tergeletak tersebut dengan tatapan yang mengerikan. Dengan sangat ketakutan Pak Raden mencari sumber datangnya suara itu. Pak Raden mengambil cangkul yang berada di sampingnya dan mengarahkan kepada hariamu itu. saat harimau tersebut hendak menerkamnya kembali. kemudian harimau itu pun mati. tetapi dengan sigap Pak Raden mengelak terkaman harimau itu.LAMPIRAN MATERI http://www. Tetapi harimau itu melawan. Pak Raden mengangkat bayi itu dan membawanya pulang bersamanya untuk diurus dan diangkat menjadi anaknya. tiba-tiba seekor harimau yang cukup besar menyerangnya. Tangannya yang kekar memikul sebuah pancul di tangan kanannya sedangkan di tangan kirinya memegang sebuah bingkisan besar. Dia jatuh di tanah dan terdesak.kelasindonesia. Setelah berhasil membunuh harimau itu. Dikutip dengan perbaikan dari http://www. Terkaman harimau itu berhasil melukai Pak Raden.

lalu tanpa sengaja dia melihat gerobak getuk Budi dan berkata “Baiklah kalau kamu tidak maenginginkan uang ini. Budi mengambil tas itu dan memberikannya kepada wanita itu. Tas itu pun terjatuh bersama si pencuri. lain kali hati-hati ya bu!” jawab Budi sambil meninggalkan wanita itu. pikiran-pikiran jahat pun mulai masuk ke otaknya. aku tadi hanya kebetulan lewat. Namun Budi tetap menarik gerobaknya. Apa yang Ditanam Itu yang Dituai Hari itu langit sangat terik. Budi teringat kata-kata ibunya bahwa berbuat baik dan berdoalah agar mendapat berkah dari Allah. untung ada dirimu. “tidak usah buk.” jawab Budi. Wanita itu merasa heran dengan kebaikan Budi.kelasindonesia. Lalu Budi melanjutkan perjalananya. Sejak pagi tadi Budi mengelilingi pasar itu. “Terimakasih bu!” jawab Budi kepada Wanita itu. Budi hampir putus asa. Dia susuri lorong-lorong pasar itu dengan harap ada yang membeli getuk buatan ibunya. Pada saat Budi melewati kios-kios toko Budi melihat seorang pria yang sedang mengikuti seorang wanita tua. “Pasti orang itu akan berbuat yang tidak-tidak!” pikir Budi dan benar saja seketika pria itu merampas tas wanita itu. Lalu Budi menepis semua pikiran itu dan berdoa kepada Allah agar dia bisa mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya. dengan cepat kilat Budi menjegal pencuri itu hingga terjatuh. Namun.com/2015/04/contoh-karangan- narasi-pengertian-ciri-dan-jenisnya. “iya. Mendengar suara itu Budi menjadi senang dan haru akhirnya dia bisa mendapatkan uang dan membelikan obat untuk ayahnya. tetapi tak ada seorang pun yang membeli bahkan hanya untuk menawarnya pun tidak ada. Wanita itu menjerit.html .” kata wanita itu. “Hey nak tunggu. ini ada sesuatu untukmu. “Terimakasih nak. lalu pencuri tersebut melarikan diri. Dikutip dengan perbaikan dari http://www.” kata wanita itu memuji Budi. biarakan saya membeli semua getukmu”. Hari itu Budi sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya.

Related Interests