HUBUNGAN LAMA RAWAT INAP DENGAN TINGKAT

STRES ANAK AKIBAT HOSPITALISASI DI RUMAH
SAKIT PKU MUHAMMADIYAH I YOGYAKARTA

NASKAH PUBLIKASI

Diajukan Guna Melengkapi Sebagian Syarat Mencapai Gelar Sarjana pada
Program Pendidikan Ners-Program Studi Ilmu Keperawatan
Di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah
Yogyakarta

Disusun oleh :

DWI ASTUTI KARUNIAWATI
NIM : 070201082

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH
YOGYAKARTA
2011

i

. HALAMAN PENGESAHAN RELATIONSHIP OF LONG TIME INPATIENT WITH CHILD’S STRESS DUE TO THE HOSPITALIZATION AT RS PKU MUHAMMADIYAH I YOGYAKARTA HUBUNGAN LAMA RAWAT INAP DENGAN TINGKAT STRES ANAK AKIBAT HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH I YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI Disusun oleh: DWI ASTUTI KARUNIAWATI NIM : 070201082 Telah Disetujui pada tanggal : …………………………………………………. Pembimbing Syaifudin.Pd. ii . M.Kes.S.

3 Skripsi. Saran : Bagi orang tua dapat memberikan dukungan dengan selalu mendampingi anak untuk dapat meminimalisir terjadinya stress pada anak sehingga dapat menurunkan angka lama rawat inap pada anak.7%). Tekhnik pengambilan sampel dengan purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 30 responden dengan kriteria inklusi: anak sedang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah I Yogyakarta. Syaifudin3 INTISARI Latar belakang: Anak adalah generasi yang akan menjadi penerus bangsa sehingga mereka harus persiapkan dan diarahkan sejak dini agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat jasmani. Pengambilan data menggunakan kuisioner. Kesimpulan:Ada hubungan lama rawat inap dengan tingkat stress anak akibat hospitalisasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah I Yogyakarta.3%). 66 halaman. Persentase anak yang dirawat dirumah sakit saat ini mengalami masalah yang lebih serius dan kompleks. Kata Kunci: Stress anak. Variabel terikatnya adalah tingkat stress anak akibat hospitalisasi. bersedia menjadi responden.000. Hasil: Menunjukkan paling banyak responden dalam kategori tingkat stress ringan sebanyak 13 responden (43. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Hospitalisasi Kepustakaan: 16 buku. 2 gambar 1 Judul Skripsi 2 Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES ‘Aisyiyah 3 Pembimbing Skripsi xii . Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang dirawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah I Yogyakarta sebanyak 60anak. Lama rawat inap anak sebagian besar lama sebanyak 17 responden (56. Analisa data menggunakan korelasi Kendall Tau. 5 internet Jumlah Halaman: i-xiii halaman. HUBUNGAN LAMA RAWAT INAP DENGAN TINGKAT STRES ANAK AKIBAT HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH I YOGYAKARTA1 Dwi Astuti Karuniawati2. rohani. orang tua menjadi stress pula dan stress orang tua akan membuat tingkat stress anak meningkat. Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi 0. Variabel bebas adalahlama rawat inap. Tujuan: Untuk mengetahuihubunganlama rawat inap dengan tingkat stress anak akibat hospitalisasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah I Yogyakarta. Apabila anak stress selama dalam perawatan. 7 tabel. tidak sedang dirawat di ICU/ICCU.

and willing to be respondent.000. 66pages. Method: This study uses a correlation survey method with cross sectional approach. Syaifudin3 Abstract Background: Children are the generation that will be the successor of the nation so they must be prepared and early directed in order to grow and develop into physically and spiritually healthy children.3%). .7%). 5 internet articles Pages number : i-xiiipages. If the child’s stress during the treatment. Objective: This study aims to know the relationship of long time inpatient with child’s stress due to the hospitalization at RS PKU Muhammadiyah I Yogyakarta. Data analysis is using Kendall Tau correlation. hospitalization Bibliography : 16 books. was not being treated at ICU/ICCU. The dependent variable is the level of child’s stress due to hospitalization. Result: Result showed most respondents in the mild stress category were 13 respondents (43. RELATIONSHIP OF LONG TIME INPATIENT WITH CHILD’S STRESS DUE TO THE HOSPITALIZATION AT RS PKU MUHAMMADIYAH I YOGYAKARTA 1 Dwi Astuti Karuniawati2. The independent variable is the length of hospitalization. Keywords : child stress. Most of children long time hospitalization are as much as 17 respondents (56. 3 thesis . 7 tables. Sampling technique with purposive sampling obtained 30 respondents samples with inclusion criteria: children undergoing hospitalization at RS PKU Muhammadiyah I Yogyakarta. 2 pictures 1  Thesis title  2  Undergraduate Nursing student at STIKES ‘AISYIYAH Yogyakarta  3  Lecturer at STIKES ‘AISYIYAH Yogyakarta  xiii . parents will become too stressful and parent’s stress will increase the child’s stress. The percentage hospitalized children who are currently experiencing problems are more serious and complex. The statistical analysis results obtained a significan value of 0. Research instrument is using questionnaire. Population in this study is children who are hospitalized at RS PKU Muhammadiyah I Yogyakarta as many as 60 children. Conclusion: There is a relationship of long time inpatient with child’s stress due to the hospitalization at RS PKU Muhammadiyah I Yogyakarta Suggestion: Parents are suggested to provide support by being accompany children to minimize stress occurrence in children so as reducing the duration of long time inpatient in children.

maju. serta sumberdaya yang berkualitas dan gangguan sistem kardiovaskuler dapat menghadapi tantangan dimasa ( Budi dan Galuh. Anak dapat gagal memenuhi Stress diakibatkan oleh adanya harapan setiap orang tua apabila anak perubahan-perubahan di antaranya mengalami suatu gangguan dimasa perubahan nilai budaya. 2003). bisa berasal dari keluarga. kehidupannya. 2009). dan stress orang tua akan rasa tidak aman dan tidak nyaman. Di serta akibat ketegangan antara Indonesia angka kesakitan anak yang idealisme dan realita. nyeri. Stress yang dihadapi orang tua mengalami peningkatan yang sangat akan mempengaruhi kemampuan dramatis. Selain misalnya anak dengan temperamen membutuhkan perawatan yang spesial yang sulit atau anak dengan masalah dibanding pasien lain. rumah sakit menurut Wong (2001). Perasaan tersebut timbul karena Apabila anak stress selama menghadapi sesuatu yang baru dan dalam perawatan. perubahan kanak-kanak seperti trauma di rumah sistem kemasyarakatan. 2000) karena biasa dialaminya. Bertambahnya di rawat di rumah sakit cukup tinggi. bahwa sumber stres yang melanda anak bukanlah miniatur dari orang setiap orang dan termasuk anak-anak dewasa atau dewasa kecil. stress pula. sekolah. Menurut mempunyai keistimewaan dan Jennifer Shroff (2008) mengatakan karakteristik tersendiri karena anak. anak sakit juga keterbelakangan mental. dan sesuatu yang anak adalah bagian dari kehidupan dirasakan menyakitkan. akan tetapi mengganggu produktivitas sehingga anak menggalami yang dan hidup seseorang menjadi tidak disebut Hospitalisasi (Titin. orang tua pun merasa Populasi anak yang dirawat di sangat stress. kegelisahan. dan akan menjadi penerus bangsa sehingga tugas-tugas berat yang harus dihadapi mereka harus persiapkan dan sehari-hari. efisien. terutama dalam kaitannya mengalami masalah yang lebih serius dengan strategi koping yang dimiliki dan kompleks dibandingkan kejadian dalam menghadapi permasalahan hospitalisasi pada tahun-tahun anak. teman dan sekolah atau tempat kerja. Ketika tekanan terhadap diarahkan sejak dini agar dapat tubuh semakin besar seringkali tumbuh dan berkembang menjadi anak membuat seseorang jatuh sakit dan yang sehat jasmani dan rohani. orang tua menjadi belum pernah dialami sebelumnya. sakit pemerintah maupun swasta. merasakan yang lain seperti masalah mandiri dan sejahtera menjadi perut. datang. Rata-rata anak mendapat menyebabkan stress pada orang tua. stress hidupakan menyebabkan sekitar 35 per 1000 anak menderita terganggunya keseimbangan mental- sakit yang ditunjukan dengan selalu emosional yang walaupun tidak penuhnya ruangan anak baik rumah menyebabkan kematian langsung. LATAR BELAKANG Stress itu sendiri sebenarnya merupakan cara tubuh bereaksi Anak adalah generasi yang terhadap ketegangan. Kondisi anak juga dapat sebelumnya. maupun di rumah. perawatan selama enam hari. Persentase anak yang orang tua dalam menjalankan peran dirawat di rumah sakit saat ini pengasuhan. membuat tingkat stress anak semakin perasaan kehilangan sesuatu yang meningkat (Supartini. pekerjaan sakit. Namun 1 . tidak hanya orang tuanya sehingga apabila ada anak orang tua juga mengalami hal pengalaman yang mengganggu yang sama. iritasi kulit.

formulir kesenjangan (ketidaksesuaian) antara observasi. dan pada tahun 1970an status 2 .wikimu. digunakan dalam penelitian ini Penelitian ini menggunakan metode survei korelasional yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan HASIL PENELITIAN korelatif antara dua variabel. Analisa METODE PENELITIAN data dilakukan dengan menggunakan Korelasi Kendall-Tou (t) (Handoko. tingkat stress pada saat hospitalisasi Uji validitas dilakukan pada ditandai dengan: mudah lelah.com) Inap diukur dengan menggunakan diakses pada tgl 10 April 2011. Lama Rawat (Era Baru. 2002).05). inap terdapat 12 item valid dari 15 sulit BAB dan BAK dan 3 anak (30%) item yang gugur sebanyak 3 item. didapatkan nilai alpha 0. jenis pertanyaan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah yang dibuat dengan penilaian jawaban I Yogyakarta terdapat 10 anak yang Ya atau Tidak. Uji reliabilitas Lama Rawat Inap dengan Tingkat lama rawat inap didapatkan nilai alpha Stress Anak akibat Hospitalisasi di 0. tegang pada otot didapatkan hasil untuk lama rawat punggung dan tengkuk. Hubungan korelatif mengacu pada Gambaran Umum Tempat kecenderungan bahwa suatu variabel Penelitian diikuti oleh variabel yang lain. sesak nafas. Total pertanyaan yaitu mengalami hospitalisasi didapatkan 12 item dan untuk tingkat stress anak data bahwa 7 anak (70%) mengalami total pertanyaan yaitu 21 item. tidak mengalami tanda-tanda stress. didapatkan r tabel 0. Awalnya berupa klinik dengan nama PKO. (Notoadmojo. Pada penelitian ini. Jenis penelitian yang 2010). variabel Jalan K. sulit Muhammadiyah dari 20 orang tidur. di Yogyakarta yang merupakan amal Pendekatan waktu yang digunakan usaha pimpinan pusat persyarikatan dalam penelitian ini adalah cross Muhammadiyah dengan lokasi di sectional.926. yang dilakukan pada bulan April 2011 Pada kuesioner ini. Sedangkan untuk taraf signifikansinya didapatkan 0.stress juga bisa bersumber dari dalam Alat pengumpulan data pada diri sendiri. 2001:82).871 dan untuk tingkat stress anak PKU Muhammadiyah I Yogyakarta ’’.000 (p<0. anak akibat hospitalisasi. formulir-formulir lain yang apa yang diharapkan apa yang berkaitan dengan pencatatan data difikirkan dengan realita yang ada. Rasa tertekan yang ada penelitian ialah berupa kuesioner dalam diri terjadi karena adanya (daftar pertanyaan). kurang bulan juni 2011 di RS PKU semangat dalam beraktivitas.H Ahmad Dahlan 20 bebas ialah lama rawat inap dan Yogyakarta yang pertama kali berdiri variabel terikatnya yaitu tingkat stress pada tanggal 15 Februari 1923. http://www.444 dan untuk Berdasarkan latar belakang tingkat stress anak terdapat 18 item tersebut peneliti tertarik untuk valid dari 21 item didapatkan r tabel melakukan penelitian “ Hubungan 0. Dengan demikian dalam rancangan penelitian Rumah sakit PKU Muhammadiyah korelasional melibatkan paling tidak adalah salah satu rumah sakit swasta dua variabel (Nursalam. pusing.444 dikatakan valid. kuesioner melalui penilaian terhadap Dari hasil studi pendahuluan beberapa pertanyaan yang diajukan.

Usia Orangtua (th) F Persenta jam setiap hari. Tingkat pendidikan SMP Karakteristik Responden Penelitian SMA 5 16. Bekerja ditentukan. Ruangan yang dijadikan tempat dilakukan didapatkan gambaran karakteristik responden berdasarkan penelitian adalah bangsal Ibnu sina.4% 31-40 tahun 16 53.7%). Jenis kelamin juga digunakan sebagai tempat Laki-laki 17 56. Arafah Karakteristik responden dengan jumlah 95 perawat dan berdasarkan umur orang tua Berdasarkan penelitian yang telah sebagian besar berpendidikan DIII. Karakteristik orang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tua pelayanan yang diberikan selama 24 No.3% sift terdapat 3 perawat.3% bangsal ibnu sina 9 perawat dalm 1 41-47 tahun 13 43. Tabel 3 melalui pemeliharaan kesehatan dan Karakteristik anak pencegahan penyakit. IMC/Mina. karakteristik responden berdasarkan Bertujuan untuk meningkatkan derajat umur anak sebagai berikut: kesehatan yang setinggi-tingginya.7% ajaran Islam dengan tidak memandang 2-3 tahun 8 26.7% ajaran dan golongan.3% PKU Muhammadiyah Yogyakarta B. Tidak bekerja 22 73. B. Shofa. Selain 3-6 tahun 4 13. Karakteristik responden Rumah sakit PKU Muhammadiyah berdasarkan umur anak Yogyakarta didirikan sebagai sarana Berdasarkan penelitian yang telah media dakwah dalam menyampaikan dilakukan didapat gambaran ajaran Islam melalui bidang kesehatan.klinik dan poliklinik berubah menjadi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. RS PKU Muhammadiyah Sumber : Data primer 2011 merupakan rumah sakit dengan tipe C plus yang telah terakreditasi pada 12 Berdasarkan tabel 3 dapat diketahui bahwa umur anak terbanyak yaitu bidang pelayanan.7% pendidikan bagi calon dokter dan Perempuan 13 43.7% Pada penelitian ini didapatkan PT 21 70.7%). Multazam. Usia ditentukan. Muzdalifah.3% perawat.3% Berikut karakteristik responden 8 26. diselenggarakan secara menyeluruh sesuai dengan No. RS 7-11 tahun 4 13. Usia 0-1 tahun 14 46. jumlah perawat dalam 21-30 tahun 1 3. Karakteristik F Persentase pengaturan perundangan serta tuntutan A. perawatan jalan se diberikan sesuai dengan jadwal yang A.0% populasi sampel sejumlah 30 anak 4 13. Pelayanan rawat inap yang terdiri kelamin anak terbanyak yaitu laki-laki sebanyak 17 orang (56. Marwah. Zam- zam.3% Pekerjaan sesuai dengan karakteristik yang telah C. dari 9 bangsal yaitu: Ibnu sina. sedangkan untuk jenis rawat inap dan rawat jalan. Raudhah.dengan jumlah 10 kamar didalam umur orang tua sebagai berikut: 10 kamar tersebut dibagi menjadi 2 Tabel 4 kelas yaitu kelas 2 dan kelas 3.7% penelitian: Sumber : Data primer 2011 3 .3% memberikan pelayanan kesehatan. dengan unit pelayanan yang diberikan meliputi berusia 0-1 tahun sebanyak 14 orang (46.

orang (53. missal tidur-tiduran saat dilakukan perawatan dan sebagian Sumber: Data primer 2011 kecil stress berat 7 orang (23.Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui Sedangkan untuk pribadi pasien bahwa umur orang tua terbanyak yaitu disebabkan anak menangis saat berusia 31-40 tahun sebanyak 16 dilakukan pemeriksaan medis. Berat 7 23. Muhammadiyah 1 Yogyakarta Sedangkan untuk pribadi pasien tahun 2011 sebagian besar lama sebanyak 7 orang Adapun distribusi korelasi antara lama dan sebagian kecil cepat sebanyak 5 rawat inap dan tingkat stress anak orang. missal penyakit fisik yang menunjukkan bahwa lama rawat inap lama. Berdasarkan hasil 1. 4 .3% Jumlah 13 43. Tingkat Stres Frekuensi Persentase cepat dan lama.7% 10 33.3%).3% 3.7% 7 23. untuk tingkat pendidikan terbanyak yaitu SMA Tingkat Stres Anak sebanyak 21 orang (70. dan berat . Berdasarkan hasil penelitian yang Hasil Penelitian telah dilakukan maka hasil tersebut dapat disajikan dalam bentuk tabel Lama Rawat Inap sebagai berikut: Tabel 6 Untuk mengetahui lama rawat inap Distribusi Frekuensi Tingkat Stres dengan tingkat stres anak Anak dikategorikan menjadi 2 kategori yaitu No. Sedang 10 33.0%) dan untuk Untuk mengetahui tingkat stres anak pekerjaan sebagian besar bekerja yaitu dikategorikan menjadi 3 kategori sebanyak 22 orang (73. yaitu ringan. dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini : Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar anak mengalami lama rawat inap disebabkan oleh penyakit yaitu gastro enteritis akut atau muntaber.3%). Ringan 13 43.3% besar stress ringan 13orang (43.4% 17 56.6% yaitu stres yang tidak merusak aspek fisiologis. anak dipengaruhi oleh dua faktor yaitu penyakit dan pribadi pasien. Untuk Hubungan Lama Rawat Inap penyakit sebagian besar lama dengan Tingkat Stres Anak Akibat sebanyak 10 orang dan sebagian kecil Hospitalisasi di RS PKU yaitu cepat sebanyak 8 orang.3%) yaitu stres kronis yang terjadi beberapa minggu sampai beberapa Berdasarkan tabel 5 tahun.3% penelitian yang telah dilakukan maka 2.3% hasil tersebut dapat disajikan dalam Jumlah 30 100% bentuk tabel sebagai berikut: Tabel 5 Sumber: Data primer 2011 Distribusi Frekuensi Lama Rawat Inap Anak Berdasarkan bagan 6 menunjukkan bahwa tingkat stress Konstruk Cepat % Lama % anak akibat hospitalisasi sebagian Penyakit 8 26.3%) Pribadi pasien 5 16. sedang.

7%). yang menyatakan bahwa Inap hospitalisasi anak seringkali Dengan Tingkat Stres Anak Akibat menyebabkan munculnya stressor- Hospitalisasi stresor yang dapat mengganggu perkembangan anak. hospitalisasi.760> merasa lebih berarti hal tersebut akan 1. Kemampuan koping anak tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pada tabel 7 menggunakan Berdasarkan tabel 5. pribadi pasien yaitu anak menangis Selain itu lama rawat inap juga saat dilakukan pemeriksaan medis. tidak bekerja sebanyak 8 orang Secara statistik SPSS 16 for windows (26. meskipun ada orang tingkat stress anak akibat hospitalisasi lain yang menunggui akan berbeda di RS PKU Muhammadiyah 1 motivasi anak untuk sembuh. Hal ini 6. artinya ada hubungan antara mempercepat penyembuhan. karena Yogyakarta tahun 2011 karena anak akan lebih dekat dengan orang diperoleh harga τ = 0. Dari hasil tersebut. dapat dipengaruhi oleh diagnose 5 . dukungan dari Sumber: Data Primer 2011 lingkungan sekitar. sehingga dapat ditarik meminimalkan stressor saat kesimpulan bahwa Ho ditolak. Faktor-faktor tersebut adalah tingkat perkembangan umur. dan keseriusan diagnose penyakit. Berdasarkan karakteristik responden berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pekerjaan orang tua yang paling dengan jumlah responden 30 yang banyak yaitu orang tua bekerja kemudian dilakukan pengujian sebanyak 22 orang (73. hasil semakin sibuk orang tua maka akan perhitungan menunjukan adanya semakin memperlama hari hubungan lama rawat inap dengan penyembuhan.000 (p < 0. pendidikan SMA sebanyak 21 orang (70.3%) dan yang hipotesis dengan korelasi Kendal Tau.05). hal 54 korelasi Kendall Tau.0%). rawat inap dengan tingkat stress anak Sesuai dengan tabel 5.96). Hal ini diakibatkan informasi dan mempunyai pola pikir karena diagnose penyakit gastro yang lebih maju dibanding dengan enteritis akut atau muntaber dan tingkat pendidikan yang rendah. Anak yang diberi perhatian memiliki taraf signifikansi sebesar p = lebih dari kedua orang tuanya akan 0. hal 55 menunjukkan bahwa lama disebabkan semakin tinggi rawat inap anak paling banyak yaitu pendidikan seseorang akan semakin dalam kategori lama yaitu sebanyak mudah untuk menyerap berbagai 17 orang (56. Tabel 7 Hal ini sesuai dengan teori Wong Hasil Uji Korelasi Lama Rawat (2001). Ha hospitalisasi sehingga akan diterima. hal 54 akibat hospitalisasi di RS PKU bahwa pada penelitian ini diketahui Muhammadiyah 1 Yogyakarta tahun pendidikan orang tua adalah 2011. Hal ini menunjukkan bahwa dengan taraf kesalahan 5%.871 (τ > 0) dan tuanya.7%). pengalaman sakit sebelumnya. ahli koping alami. zhitung > ztabel ( 6. karakteristik responden berdasarkan Pembahasan Hasil Penelitian pendidikan orang tua dapat Lama Rawat Inap Anak Di RS PKU mempengaruhi lama rawat inap Muhammadiyah 1 Yogyakarta terhadap anaknya yang sakit dan Hasil penelitian berdasarka tabel dirawat dirumah sakit.

dan banyak melakukan sebagian besar kategori stres ringan. rentang perubahan pertumbuhan dan Koping individu merupakan perkembangan yaitu rentang cepat dan kemampuan seseorang untuk lambat. stressor. Respon tindakan stress yang ditimbulkan dirasakan ini termasuk respon fisiologi dan berat. gerakan sebagai sikap stranger anxiety yaitu sebanyak 13 orang (43.7%). Hal tersebut sesuai bahwa segala situasi dimana tuntunan dengan teori yang menyebutkan non spesifik mengharuskan seseorang bahwa bila individu mempersepsikan individu untuk berespon atau stress dapat berakibat buruk. menyatakan hospitalisasi anak. 2004). berasal dari situasi dan sumber daya sistem biologi. Dalam proses berkembang membentuk penilaian yang benar dari anak memiliki ciri fisik. dimana pada masa Berdasarkan tabel 10. maka melakukan tindakan. Hal ini menunjukkan berada dalam satu rentang perubahan perbedaan dari suatu penyakit yang perkembangan yang dimulai dari bayi akan mempengaruhi lama perawatan sampai remaja. 2004). Hal ini masuk Muhammadiyah 1 Yogyakarta dalam masa bayi. kognitif. meraka belum kurangnya informasi karena semakin bisa memahami kenapa dilakukan tinggi pendidikan seseorang akan hospitalisasi dan untuk apa tindakan semakin mudah untuk menyerap keperawatan dilakukan. Diagnose penyakit dari seseorang (Konsep Dasar merupakan kesimpulan dari berbagai Keperawatan Kesehatan Jiwa. Stress juga suatu kondisi tidak mengancam dan individu merasa oleh transaksi antar individu dengan mampu mengatasinya. Pada penelitian ini sebagian besar Tingkat Stres Anak Akibat anak berusia 0-1 tahun yaitu sebanyak Hospitalisasi Di RS PKU 14 orang (46. psikologi. menghadapi stressor yang dialaminya. 2005). maka tingkat lingkungan yang menimbulkan stress yang dirasakan akan lebih persepsi jarak antara tuntunan yang ringan (Rasmun. dan sosial 6 . dan perilaku mempengaruhi lama hari perawatan sosial (Hidayat. Hal (Supartini. hal 57 ini sering terjadi stranger anxiety atau menunjukkan bahwa tingkat stress cemas karena perpisahan. Muhammadiyah 1 Yogyakarta marah. artinya membutuhkan lingkungan Apabila seseorang itu mampu untuk yang dapat memfasilitasi dalam menghadapi stressor yang ada dengan memenuhi kebutuhan dasarnya dan baik maka akan memperpendek hari untuk belajar mandiri (Supartini. perawatan. namun sebaliknya bila stressor psikologi.4%). pola koping. Hal ini akan berbagai informasi dan mempunyai menimbulkan persepsi yang kurang pola pikir yang lebih maju dibanding baik terhadap hospitalisasi. Koping individu ini dapat konsep diri. Persepsi dengan tingkat pendidikan yang yang kurang baik tersebut akan rendah. Reaksi yang anak akibat hospitalisasi di RS PKU sering muncul adalah menangis. 2004). Pada anak terdapat seseorang di rumah sakit. Menurut Selye (1976) cit meningkatkan tingkat stress Potter dan Pery (2005). Dengan ini menunjukkan bahwa masih perkembangan tersebut. 2005). Hal ini yang karena setiap orang akan mempunyai membuat anak masih bergantung pada koping yang berbeda-beda dalam orang dewasa dan lingkungannya. pengkajian atau anamnesa suatu Usia merupakan individu yang penyakit.penyakit.

menggunakan metode accidental Tindakan itu bisa berupa tindakan sampel. sakit. dapat kecemasan perpisahan akibat berakibat gangguan perilaku paska hospitalisasi pada anak usia pra hospitalisasi. Dalam penelitian umur diwujudkan dengan adanya perubahan anak tidak ditentukan. Penelitian ini merupakan akan mengganggu proses penyembuhan penelitian kuantitatif yang anak (Rubyn. dari hasil perilaku pada anak di rumah sakit penelitian didapatkan umur anak dari bahkan setelah keluar dari rumah 0 –11th. sedangkan dari penelitian usia pra sekolah (3-6th) yang menunjukkan bahwa sebagian besar merasakan kecemasan biasanya mengalami tingkat stress ringan yaitu cenderung mengalami kelemahan 13 orang (43. Bantul. Hasil dari adanya hubungna antara lama rawat penelitian yaitu adanya pengaruh inap dengan tingkat stress anak akibat terapi bermain terhadap tingkat stress hospitalisasi di RS PKU hospitalisasi pada anak usia toddler di Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang Ruang Empu Tantular RSUD ditunjukkan denga nilai Correlation Kanjuruhan Kepanjen. dengan menggunakan Dengan Tingkat Stres Anak Akibat rancangan pre-pasca test dalam satu Hospitalisasi di RS PKU kelompok. anak. Hasil dari penelitian ini yaitu Hal ini didukung oleh penelitian adanya hubungan antara lama yang dilakukan oleh Eko (2006). Penelitian ini menggunakan desain 7 . Popolasi sebesar 20 anak Muhammadiyah 1 Yogyakarta dengan pengambilan sampel secara Hasil penelitian menunjukkan purposive sampling. dan stress hospitalisasi sehingga Bantul. Khususnya pada anak (56. Hubungan Lama Rawat Inap pre eksperimen.871). Coefficient sebesar 0.871 (τ = 0. tidak kooperatif.7%). yang berjudul hubungan lama hospitalisasi yang dialami oleh anak hospitalisasi dengan tingkat berlangsung beberapa minggu. Dampak lama rawat inap pada Dari hasil penelitian ini menunjukkan anak akibat hospitalisasi juga dapat bahwa lama rawat inap anak dalam berakibat pada peningkatan kategori lama yaitu sebesar 17 orang kecemasan. teman mengalami gangguan psikologi yang sebayanya. sehingga anak akan perpisahan dengan sekolah. Hal ini sesuai dengan penelitian Sesuai dengan teori yang yang dilakukan oleh Asmayanty menyatakan bahwa dampak (2010). gangguan mempunyai kategori yang lama yaitu pola tidur dan merasa khawatir akan 17 orang (56. Hal tersebut fisik.3%). Populasi penelitian adalah terapi anak berupa permainan yang semua ibu yang mempunyai anak usia dapat membuat anak mengalihkan pra sekolah 3-6 tahun sebanyak 224 semua stresnya saat hospitalisasi. menolak dikarenakan lama rawat inap anak pelayanan dan perawatan. perkembangan tubuh sekolah di RS PKU Muhammadiyah lambat. hospitalisasi dengan tingkat dengan judul pengaruh terapi bermain kecemasan perpisahan akibat terhadap tingkat stress hospitalisasi hospitalisasi pada anak usia pra pada anak usia toddler di Ruang Empu sekolah di RS PKU Muhammadiyah Tantular RSUD Kanjuruhan Kepanjen.7%). 2000). Oleh karena itu menggunakan rancangan penelitian perlu adanya dukungan dari orang tua deskriptif korelasional dengan maupun dari perawat untuk pendekatan cross sectional. memberikan tindakan untuk Pengambilan sampel dengan mempercepat penyembuhan anak.

korelasi Kendal Tau. Secara statistik SPSS 16 for windows dengan taraf SARAN kesalahan 5%. Ada hubungan yang sinifikan mengendalikan semua variabel antara lama rawat inap dengan pengganggu dan jumlah sampel tingkat stres anak akibat yang banyak.3% dari seluruh responden. Bagi Orang Tua menunjukan adanya hubungan lama Dapat memberikan dukungan rawat inap dengan tingkat stress anak dengan cara selalu mendampingi akibat hospitalisasi di RS PKU anak dan memberikan semangat Muhammadiyah 1 Yogyakarta. hal ini akan hospitalisasi di RS PKU meningkatkan keakuratan hasil Muhaammadiyah 1 Yogyakarta penelitian.871 (τ > 0) dan memiliki taraf signifikansi sebesar p = 0. Lama Rawat Inap Anak Di RS kesehatan untuk meminimalkan PKU Muhammadiyah 1 terjadinya stres pada anak akibat Yogyakarta tahun 2011. anak akibat hospitalisasi dengan 3. di RS PKU Muhammadiyah 1 artinya ada hubungan signifikan Yogyakarta. Diperoleh harga τ = 0. Bagi Institusi Rumah Sakit diterima. karena untuk sembuh.871 (τ > 0) dan meminimalisir terjadinya stress memiliki taraf signifikansi sebesar p = pada anak sehingga dapat 0.760 > 1. Bagi Peneliti berikutnya Muhammadiyah 1 Yogyakarta Dapat melakukan penelitian tahun 2011.000 (p < 0. KESIMPULAN 3.05). Berdasarkan hasil penelitian hospitalisasi di RS PKU yang telah dilakukan yang kemudian Muhaammadiyah 1 Yogyakarta dilakukan pengujian hipotesis dengan tahun 2011.05).000 (p < 8 . hasil perhitungan 1. Hospitalisasi Di RS PKU 4. maka dilakukan analisa sangat kuat lama rawat inap data dengan uji korelasi Kendall dengan tingkat stres anak akibat Tau. kesimpulan bahwa Ho ditolak. hubungan lama rawat inap dengan sehingga dapat ditarik kesimpulan tingkat stress anak akibat hospitalisasi bahwa Ho ditolak Ha diterima.96). Untuk melihat signifikansi 0. sebagian hospitalisasi dengan cara besar lama yaitu 15 hari dari 30 mengikutsertakan orang tua pada responden. artinya ada hubungan Dapat memfasilitasi tempat antara lama rawat inap dengan bermain anak sehingga dampak tingkat stres anak akibat hospitalisasi stressor hospitalisasi dapat di RS PKU Muhammadiyah 1 diminimalkan sehingga akan Yogyakarta tahun 2011. sehingga dapat ditarik pada anak. Tingkat Stres Anak Akibat keperawatan. zhitung > ztabel ( 6. tahun 2011. sehingga dapat diperoleh harga τ = 0. Ha 2. mempercepat proses penyembuhan.96). maka dapat disimpulkan theraupetik pada anak dan orang bahwa: tua dalam memberikan pelayanan 1.760 menurunkan angka lama rawat > 1. Bagi Perawat Berdasarkan hasil analisis data dan Agar meningkatkan komunikasi pembahasan. saat memberikan tindakan 2. sebagian besar stres lanjutan mengenai hubungan lama ringan yaitu 13 responden atau rawat inap dengan tingkat stress 43. zhitung > ztabel ( 6.

com. Tjie Anita anak usia toddler diruang Payapo. (2001). O. akibat hospitalisasi pada http:/jovandc. 21 untuk Penelitian.Buku akibat hospitalisasi pada stress.. Jakarta: 2011.askep. (2006).blogspot.Gregson. 20 Mei Alawi. T. stress hospitalisasi pada Suliswati. Supartini. (2004). (2004). hal : 37. Bandung: Remaja Mulyono. Statistika winers. Penerangan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi. S. Pendidikan dan Perilaku Asmayanty. Danang. (2004). Skripsi S-1. 9 April anak.blogspot. Surabaya: Salemba Medika. http://bambang. Pengaruh terapi Rosdakarya. Suparti.com. Skripsi tidak Sunaryo. Stress. cemas dan depresi . Stikes ‘Aisyiyah http://www. Hubungan lama Kesehatan. (2010). Manajemen Siswanto. Dasar Keperawatan Nursalam. Psikologi RSU PKU Muhammadiyah dan Keperawatan. CV Alfabeta. EGC.(2005). Jakarta: Anak. (2005). EGC. com. Bantul. Yogyakarta. (2008). diterbitkan. (2007). Konsep Dasar Keperawatan Pengelolaan stress. Jakarta: EGC. (2008). Jakarta: FKUI.. keluarga dengan kcemasan Hospitalisasi. Drs. anak usia sekolah diruang 9 April 2011. dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Baca! Baca buku. (2007). koping dan adaptasi anak usia pra-sekolah di Sunaryo. kecemasan perpisahan Rasmun.multiply. buku baik. (2008). Looker. Hubungan dukungan Jovandc. Yenny Sianturi. bermain terhadap tingkat Yosep. Keperawatan jiwa. Buku Ajar Husein. stress.Rineka cipta.DAFTAR PUSTAKA Notoatmodjo. Sumijatun.com. Jakarta: EGC. Hawari. (2006). http://masalah Sugiyono. hospitalisasi dengan tingkat Jakarta. 9 . (2004). Bandung: Februari 2011. Managing stress : Wong and Whaley’s. Hospitalisasi Pada 2010. (2007). (2001). Anak. (2007). Konsep dan Kesehatan Jiwa. Bambang. blogspot. Kanjuruhan Kepanjen. mengatasi stress secara Psikologi Perkembangan mandiri. Anak dan Remaja. Tesis. Jeremia Empu Tantular RSUD Maruhawa. Konsep Skripsi S-1. Yogyakarta. (2008). (2002). Konsep dasar keperawatan gene. anak RSUD Merauke. Y. Wibowo.contoh. (2010).