BAB I

PENDAHULUAN

Anomali urachus pertama kali dideskripsikan oleh Cabriolus pada tahun 1550.

Sejak itu, sejumlah kasus anomali urachus dilaporkan. Urachus merupakan sisa

embrionik normal dari primitive bladder dome berupa jaringan fibrous yang

memanjang dari bladder dome ke umbilicus. Urachus merupakan hasil obliterasi dari

allantois. Urachus terletak di space of Reitzius, antara fascia transversalis di anterior

dan peritoneum di posterior. Kegagalan obliterasi allantois menghasilkan anomali

urachus yang bervariasi, beberapa menimbulkan manifestasi klinis. Sisa urachal

sering menyebabkan infeksi fatal dan malignansi1,2,3,4.

Terdapat 4 jenis kelainan urachus yaitu urachal fistula, urachal sinus, urachal

cyst, dan vesicourachal diverticulum2,3 .

Urachal fistula (patent urachus) merupakan kelainan urachus dimana terdapat

hubungan antara vesica urinaria dan umbilicus. Angka kejadian untuk patent urachus

sekitar 50%. Urachal sinus merupakan kelainan urachus berupa kantong yang

membuka ke umbilicus. Angka kejadian sekitar 15%.Urachal cyst terbentuk jika

urachus menutup pada ujung umbilicus dan ujung vesica urinaria tapi tetap patent

pada ruangan di antaranya dan terisi oleh sekresi dari glandula yang melapisinya.

Tidak terdapat hubungan antara vesica urinaria dan umbilicus. Kista biasanya terletak

sepertiga distal dari urachus. Angka kejadian sekitar 30%. Urachal diverticulum

(Vesicourachal diverticulum) merupakan kelainan terdapat kantong (divertikel) pada

dome vesica urinaria. Angka kejadian sekitar 5%.

Urachus merupakan kondisi patologis yang relatif jarang. Insidensi patent

urachus sekitar 1 – 2,5 per 1000004. Urachus lebih sering terjadi pada pria dibanding

wanita dengan perbandingan sekitar 2 : 13. Anomali urachus dapat menimbulkan

masalah terutama bila terjadi komplikasi seperti infeksi, ruptur urachal cyst,

perubahan ke arah malignansi, dan lain – lain.

Anomali urachus dapat dilihat dengan pemeriksaan radiologi berupa

pemeriksaan dengan bahan kontras, USG, CT scan, dan MRI. Pada referat ini akan

dibahas mengenai anomali urachus, gambaran anomali urachus pada pemeriksaan

radiologi (pemeriksaan dengan bahan kontras, USG, CT scan, dan MRI), dan

beberapa diagnosa banding untuk urachus.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi

Urachus merupakan sisa embrionik dari allantois. Allantois sendiri merupakan

canal tempat drainase vesica urinaria yang masuk dalam umbilical cord pada masa

intrauterine. Allantois akan mengalami obliterasi menjadi jaringan fibrous antara

dome vesica urinaria dan umbilicus yang disebut sebagai urachus. Bila obliterasi

tidak lengkap, akan terjadi anomali urachus yang bervariasi5.

B. Epidemiologi

Etiologi urachus belum diketahui secara pasti6. Urachus lebih sering terjadi

pada pria dengan perbandingan pria : wanita sekitar 2 : 13. Insidensi patent urachus

sekitar 1 – 2,5 per 1000004,7. Insidensi urachal cyst pada dewasa belum diketahui4.

Anomali urachal juga terkait dengan kelainan urogenital lainnya seperti

hipospadia dan crossed renal ectopia8. Anomali urachal pada dewasa berbeda dengan

anomali urachal pada anak – anak. Pada dewasa, yang sering terjadi adalah urachal

cyst dan sering disertai infeksi. Infeksi pada urachal cyst bisa melalui hematogen,

limfatik, langsung, maupun ascending dari vesica urinaria. Mikroorganisme yang

sering menyebabkan infeksi urachal cyst adalah Escherichia coli, Enterococcus

faecium, Klebsiella pneumonia, Proteus,Streptococcus viridans dan Fusobacterium.

Jika tidak diterapi, infected urachal cyst dapat membesar dan dapat terjadi drain ke

umbilicus maupun ke vesica urinaria4. Urachal cyst dapat mengalami ruptur ke

cavum peritoneum dan menyebabkan peritonitis. Komplikasi lain yang bisa terjadi

adalah uracho-colonic fistula, batu, dan transformasi maligna. Resiko terjadi urachal

malignancy pada dewasa tergolong tinggi dan memiliki prognosis yang buruk.

Walaupun secara histologi bagian terdalam dari urachus adalah transitional cell,

adenocarcinoma merupakan tipe histologi yang utama dan yang tersering adalah

mucinous. Hal ini mungkin terkait metaplasia karena inflamasi kronis8.

C. Embriologi dan Anatomi.

Allantois terbentuk pada umur kehamilan 16 hari sebagai kantong tipis

berbentuk jari dari dinding caudal yolk sac. Vesica urinaria terbentuk dari bagian

ventral kloaka yang bersambung dengan allantois di ventral. Bagian ujung

cranioventral dari vesica urinaria membuka ke allantois setinggi umbilicus.Urachus

merupakan bagian dari vesica urinaria fetus yang dibentuk dari kloaka5,6.

Selama minggu keempat perkembangan embrionik, terjadi pembesaran cavum

amnion dan lateral folding transform trilaminar embryo ke dalam struktur tubular

yang kasar. Dinding ventral embryo dibentuk dari fusi lateral somatopleure yang

menyebabkan penggabungan bagian yolk sac di dalam embryo sebagai primitive

midgut. Allantois, connecting stalk, pembuluh darah allantois, dan amnion

membentuk umbilical cord .

Antara minggu keempat – minggu keenam gestasi, urorectal septum membagi

endodermal cloaca menjadi ventral urogenital sinus dan dorsal rectum. Bagian cranial

dari urogenital sinus bersambung dengan allantois dan berkembang menjadi vesica

urinaria dan pelvic urethra. Bagian caudal berkembang menjadi phallic urethra pada

pria dan distal vagina pada wanita. Tidak seperti pada pria, keseluruhan urethra

wanita berasal dari bagian pelvic urogenital sinus. Allantois berkembang menjadi

extraembryonic cavity dari yolk sac dan berhubungan dengan bagian cranioventral

cloaca, yang akan menjadi vesica urinaria8,10.

Vesica urinaria fetus berbentuk kantong tubular dilapisi single layer cuboidal

cells yang dikelilingi jaringan ikat longgar. Antara minggu ke-7 – minggu ke-12,

epitel vesica urinaria terdiri dari bilayered cuboidal cells dan mulai menjadi mature

urothelial antara minggu ke-13 – minggu ke-17. Pada minggu ke-21, lapisan epitel

menjadi 4 – 5 lapisan tebal dan menunjukkan gambaran ultrastruktural yang serupa

dengan urothelium yang telah differensiasi sempurna5,6,8,10.

Pada minggu ke-7 – minggu ke-12 jaringan ikat sekitar memadat dan otot

polos mulai tampak, pertama pada regio bladder dome dan selanjutnya menuju

bladder base. Jaringan kolagen pertama muncul pada lamina propria dan kemudian

meluas ke dinding yang lebih dalam antara otot.

Pada umur 10 minggu embrionik, vesica urinaria meluas dan apexnya

meruncing ke urachus yang bersambung dengan sisa allantoic stalk. Selama bulan

ketiga kehamilan, setengah bagian bawah buli bertempat di belakang os pubic

sedangkan setengah bagian atas buli menyempit dan berkerut menjadi struktur tipis

seperti kerucut yang disebut middle umbilical ligament‖. Vesical atau stratified

epithelium dapat berlanjut melalui ligamen umbilical tersebut. Ligamen ini, atau

urachus‖ dapat patent maupun obliterasi5,6,8,10.

Pada bulan keempat - kelima kehamilan, allantoic duct dan ventral cloaca

involusi menjadi vesica urinaria. Vesica urinaria turun masuk ke dalam pelvis.

Turunnya vesica urinaria ini menyebabkan allantoic duct memanjang. Bagian apex

vesica urinaria menyempit menjadi helaian fibromuscular yang dilapisi epitel dan

dinamakan urachus. Urachus yang obliterasi menjadi medial umbilical ligament dan

menghubungkan apex vesica urinaria dengan umbilicus5,6,8,10.

Pada tahap ini.6.5 cm dari apex vesica urinaria sampai ke umbilicus. Lapisan tengah berupa fibroconnective tissue.13.14.11. urachal cyst. dan vesicourachal diverticulum5. Pada dewasa.10. panjang urachus sekitar 2 – 2. urachus merupakan struktur kecil yang memeluk dinding abdomen anterior dan hampir tertutupi oleh arteri umbilical yang relatif besar. yaitu patent urachus. traktus fibrotik tersebut terletak sepanjang bagian bawah dari posterior rectus sheath5. dan lapisan terluar. umbilical urachal sinus. Panjangnya sekitar 3 – 10 cm dan diameternya sekitar 8 – 10 mm7. Ukuran urachus bervariasi.12. Terdapat 4 jenis anomali urachus.15. Jenis – jenis Anomali Urachus.8. lapisan tengah. dengan tambahan sekitar 0. urachus merupakan struktur ekstraperitoneal. Dari riwayat embriologisnya. Lapisan terluar merupakan otot polos yang bersambung dengan detrusor. Saat lahir. D. Gambar 1 – 7 menunjukkan embriologi dan anatomi urachus6. . Gambar 8 menunjukkan tipe – tipe urachus16.9. Urachus terdiri dari 3 lapisan yaitu lapisan terdalam. Urachus dapat bergabung dengan satu atau dua arteri umbilcal yang obliterasi dan bisa terjadi sedikit deviasi ke arah kanan atau kiri dari midline. Lapisan terdalam berupa modified transitional epithelium menyerupai uroepithelium.5 cm intramural pada dinding vesica urinaria.

.1. Patent urachus terjadi karena kegagalan obliterasi dari epitel yang melapisi urachal canal. Tapi teori ini diragukan. Teori lain mengatakan bahwa retubularisasi menjadi penyebab urinary drainage melalui umbilicus. Patent Urachus. Diduga disebabkan karena obstruksi vesica urinaria selama intrauterine.

dan penyembuhan yang lambat dari cord stump. Organisme yang sering terdapat pada cairan umbilical drainage tersebut adalah Staphylococcus aureus. Diagnosis dibuat dengan sinogram. pemeriksaan kontras retrograde fistulography. Pada umbilical-urachal sinus. umbilicus yang oedem atau membengkak. Secara klinis dapat diduga terdapat patent urachus bila terlihat ada drainase cairan yang berkesinambungan maupun kadang – kadang dari umbilicus. maupun pemeriksaan voiding cystourethrography (VCUG). Presentasi klinis patent urachus adalah umbilical drainage.Enterococcus. Walaupun demikian. Urachal Cyst. 3. tidak ada hubungan antara cyst dengan vesica urinaria maupun umbilicus. menyebabkan draining sinus. Escherichia coli. 2. Bagian caudal urachus diisi dengan desquamated epithelial cells dan tidak ada hubungan ke vesica urinaria. Diagnosis dikonfirmasi dengan adanya fluid – filled canal pada pemeriksaan USG dengan potongan longitudinal. kadang – kadang dapat terjadi drainase ke . urachus obliterasi pada level vesica urinaria tapi tetap terbuka pada umbilicus. Gambar 9 menunjukkan gambaran klinis dari patent urachus17. Umbilical – Urachus Sinus. dan Citrobacter. CT scan dapat membantu diagnosis tapi tergantung pada pengisian vesica urinaria6. Presentasinya mirip dengan patent urachus. Pada urachal cyts. Sedangkan yang jarang adalah Proteus species5.

Urachal cyst lebih sering di bagian distal urachus dan lebih sering ditemukan pada usia dewasa dibanding infant maupun anak – anak. Material cyst mengandung desquamated epithelial cells yang bisa mengalami infeksi. Urachal cyst biasanya berukuran kecil dengan dinding tipis dan asimptomatik. Urachal cyst lebih sering terjadi pada anak – anak dengan gejala klinis teraba massa di dinding abdomen anterior atau umbilicus yang prominen. Presentasi klinis urachal cyst tidak spesifik.umbilicus maupun ke vesica urinaria. S. umbilical discharge. Trias simptom untuk urachal cyst yang terinfeksi adalah midline infraumbilical mass yang nyeri. dan sepsis4. Urachal cyst dapat makin membesar tanpa menimbulkan gejala klinis. Urachal cyst baru menimbulkan gejala klinis bila terinfeksi.aureus merupakan organisme yang paling sering menyebabkan infeksi tersebut. .

Bila terinfeksi.Streptococcus viridans and Fusobacterium4. Komplikasi lain dari urachal cyst adalah terbentuknya batu dan transformasi maligna4. Walaupun diverticulum dapat membesar akibat obstruksi urin. urachal cyst dapat tampak sebagai abses umbilical atau infeksi vesica urinaria. urachus obliterasi hampir lengkap. infected cyst dapat perforasi ke dalam bladder maupun ke cavum peritoneum. Hal tersebut dapat menyebabkan peritonitis dan uracho-colonic fistula. Klebsiella pneumonia. Diverticulum dapat menyebabkan pembentukan batu dan infeksi urin terutama bila leher diverticulum sempit5. Rute infeksi bisa secara hematogen. Diagnosis dikonfirmasi dengan USG. Vesicourachal Diverticulum Pada vesicourachal diverticulum. lymphatic. Gejala tambahan untuk urachal cyst yang terinfeksi yaitu nyeri abdomen bawah dan gangguan voiding. . CT scan dapat mengklarifikasi anatomi dan perluasan penyakit. langsung atau ascending dari vesica urinaria. Pada kasus infeksi massive atau gambaran yang sulit. Lesi ini biasanya nonsimptomatik dan ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan radiografi. Mikroorganisme yang sering dikultur dari cairan kista yaitu Escherichia coli. Jika tidak disadari. tapi diverticulum jarang menimbulkan masalah karena diverticulum memiliki jalur yang lebar ke vesica urinaria. Proteus. kecuali pada level apex vesica urinaria. Enterococcus faecium. yang menunjukkan localized cyst di antara dinding abdomen anterior dan peritoneum. 4.

dan umbilical discharge15. nyeri abdomen. purulent maupun bloody diduga berasal dari urachal sinus maupun urachal cyst18. Discharge bisa berupa cairan jernih. maupun bloody. Diagnosis patent urachal dan urachal sinus sering dibuat dengan melihat adanya ekskresi urin dari umbilicus. serous. periumbilical mass. demam. Presentasi Klinis Gejala klinis dari anomali urachus diantaranya adalah asimptomatis. infeksi saluran kemih. .E. Discharge yang bening menyerupai urin. Sedangkan discharge yang berupa serous. purulent. diduga kuat merupakan discharge dari patent urachus.

maupun CT scan6. CT scan.19. ultrasonography. dan MRI. 1. terisi urin. Diverticulum Vesica Urinaria (Bladder Diverticula) Divertikel vesica urinaria merupakan kelainan berupa kantong di vesica urinaria akibat herniasi dari bladder urothelium melalui muscularis propria dari dinding vesica urinaria14.16.23. dinding diverticulum terdiri dari mukosa. Secara histologi.21. Urachal sinus dapat terlihat jelas dengan sinography.F. G. Patent urachus dapat terlihat jelas dengan fistulography dan VCUG. Pada referat ini akan dibahas 3 diagnosa banding anomali urachus yaitu diverticulum vesica urinaria. Pemilihan modalitas disesuaikan dengan jenis anomali urachus. USG. Gambar 10 – 34 menunjukkan berbagai kelainan urachus pada pemeriksaan radiologi6. Diagnosa Banding Terdapat beberapa kelainan yang dapat menjadi diagnosa banding anomali urachus. berhubungan dengan lumen vesica urinaria melalui leher yang sempit.20. dan ovarian cyst25.15.22. maupun MRI untuk memvisualisasi adanya urachal cyst.24.19. dapat dilakukan pemeriksaan USG abdomen CT scan. subepithelial connective tissue atau lamina propria. Bila dicurigai adanya urachal cyst. scattered thin muscle fibers. anomali omphalomesenteric duct. Sedangkan vesicourachal diverticulum dapat dilihat pada pemeriksaan VCUG. dan adventitial . Bladder diverticula berdinding tipis. Pemeriksaan Radiologi Pemeriksaan radiologi untuk urachus adalah VCUG. fistulography.

Bladder diverticula bisa kongenital dan didapat. lokasinya di lateral dan posterior dari ureteral orifice. striktur urethra. Biasanya soliter. Congenital diverticula biasanya terjadi selama anak – anak dengan puncak insidensi pada usia < 10 tahun.layer. . Dinding mukosa vesica urinaria biasanya masih licin. Bladder diverticula yang didapat bisanya karena obstruksi pada outlet vesica urinaria misal pembesaran prostat. Congenital diverticula biasanya didiagnosa saat anak – anak atau pada saat pemeriksaan prenatal dengan ultrasound. Dinding luar bladder diverticulum bisa terdapat residual scattered strands atau berkas otot polos yang disorganized dan nonfungsional sehingga bladder diverticulum sulit kosong saat miksi dan mengakibatkan banyaknya volume residual urine postvoiding. sering terjadi pada pria. dan lain – lain. kelainan neurologis. sering terkait dengan vesicoureteral refluks.

retensi urin. Acquired diverticula pada pria biasanya terjadi pada usia > 60 tahun terkait pembesaran prostat. Diverticula yang didapat atau acquired (secondary) diverticula terjadi paling sering pada keadaan adanya obstruksi bladder outlet atau neurogenic vesicourethral dysfunction. Bladder diverticulum biasanya ditemukan secara insidental pada pemeriksaan radiologi. Acquired diverticula bisa juga terjadi pada anak – anak dan dewasa muda akibat dari disfungsi bladder neck. ada tidaknya vesico ureteral refluks. lebih sering pada pria. voiding cystourethrography (VCUG). Anomali voiding ke dalam diverticulum selama kontraksi detrusor menghasilkan pembesaran yang paradoksikal . CT scan. lokasi. posterior urethral valves. Acquired diverticula sering dijumpai dalam jumlah multiple. Bladder diverticula bisa juga terjadi secara iatrogenic misalnya pada penutupan lapisan otot dinding vesica urinaria yang tidak adekuat setelah cystostomi atau setelah ureteral reimplantation. Gejala dari bladder diverticulum diantaranya adalah asimptomatik. dan terkait dengan trabekulasi vesica urinaria. VCUG dengan posisi anterior – posterior. ukuran. Penegakan diagnosa bladder diverticulum berdasar pada pemeriksaan radiographic dan endoscopic. oblik.26. Pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan yaitu cystography. dan infeksi saluran kemih. Gambar menunjukkan bladder diverticulum pada pemeriksaan radiologi5. dan neurogenic vesicourethral dysfunction. dan pengosongan bladder diverticulum dengan voiding/miksi. dan lateral dapat memberikan informasi mengenai anatomi.14. ultrasonography dan MRI.

14. Normalnya. Anomali ini terjadi sekitar 2% dari populasi dan bisa tanpa gejala. Walaupun Meckel’s diverticulum merupakan anomali vitelline duct yang paling sering. Pada minggu kelima. Gambar 35 – 39 menunjukkan gambaran bladder diverticulum pada pemeriksaan radiologi7. CT scan dan MRI selain dapat menilai anatomi vesica urinaria dan bladder diverticulum. Normalnya. vitelline duct akan menghilang pada .dari bladder diverticulum selama proses miksi. embryonic vitelline duct mengalami obliterasi pada minggu V – IX intrauterine. midgut terbuka kepada yolk sac. ke diverticulum yang merupakan area dengan tekanan lebih rendah. Gambar 41 menunjukkan tipe – tipe anomali omphalomesenteric duct29. juga dapat menilai massa di dalam diverticulum14. Anomali vitelline duct atau omphalomesenteric duct terjadi bila terjadi persistensi dari embryonal vitelline duct. Diduga hal tersebut terjadi akibat aliran yang mengalir dari area dengan tekanan tinggi di vesica urinaria. tetapi patent vitelline duct merupakan tipe yang paling sering menimbulkan gejala di negara berkembang27. selama kontraksi detrusor. 2. hubungan dengan yolk sac menjadi menyempit dan menjadi vitelline duct atau omphalomesenteric duct. Anomali Omphalomesenteric Duct . Selama 3 minggu gestasi. Gambar 40 menunjukkan gambaran klinis patent vitelline duct28.

Barium meal dapat mengidentifikasi adanya divertivulum. dan palpable mass. muntah. . USG. Tarry atau currant-jelly stool. dan scintigraphy.minggu ke – 9 gestasi. dan umbilical drainage13. Gejala klinis Meckel’s diverticulum adalah nyeri abdomen. Di negara maju. Meckel’s diverticulum memiliki mesenterium yang terpisah dan pembuluh darahnya berasal dari ileal vascular30. dengan diameter 2 cm dan panjang 3cm. presentasi klinis biasanya berupa perdarahan (40 – 60%). dan tidak menempel pada dinding abdomen27. Meckel’s diverticulum merupakan true diverticulum yang memiliki semua lapisan dari dinding intestinum. Pemeriksaan radiologi yang dapat dikerjakan adalah fistulografi. sinography. Presentasi klinis dari abnormalitas omphalomesenteric duct tergantung pada konfigurasi sisa omphalomesenteric duct dan apakah terdapat jaringan ektopik gaster maupun pankreas. USG dapat melihat adanya kista. divertikulitis (10 – 20%). Yang tersering adalah Meckel’s diverticulum yang terletak sekitar 60 cm dari ileocaecal valve. Kista dilapisi oleh columnar – mucin secreting epithelium28. Fistulography dapat mengidentifikasi bagian dari intestinal yang terlibat. Anomali omphalomesenteric duct dapat menyebabkan umbilical drainage dari jaringan granulasi. obstruksi (25%). Persistensi dari vitelline duct menyebabkan sejumlah anomali kongenital. Omphalomesenteric duct cyst merupakan sisa embrionik dari yolk stalk. Scintigraphy dengan technetium-99m pertechnate isotop scan (Meckel scan) yang akan konsentrasi pada ectopic gastric mucosa yang menyebabkan perdarahan pada Meckel’s diverticulum.

Kista Ovarii .Gambar 42 menunjukkan gambaran anomali vitelline duct pada USG28. 3.

.

endometrioma. cystadenocarcinoma (serous dan mucinous). Massa kistik ovarium dapat diklasifikasikan menjadi benign. Benign. Kista ovarii merupakan kantong di ovarium yang terisi cairan atau jaringan lain40. Kista ovarii yang berukuran kecil biasanya asimptomatis. embryonal carcinoma. dan malignant32. Contoh massa kistik ovarium yang benign adalah massa kista yang physiological( functional / hemorrhagic cyst). Yang termasuk massa kistik ovarium adalah yang berasal dari epithelial (85%). borderline. Yang termasuk massa kistik ovarium yang borderline adalah mostly epithelial origin (serous sekitar 65% dan mucinous sekitar 32%). Kebanyakan kista ovarii bersifat jinak walaupun bisa juga mengalami transformasi maligna. PCOS/MFOS. mucinous). Ukuran kista ovarii bervariasi dengan jumlah bisa tunggal maupun multiple. Kista yang berukuran besar dapat menyebabkan torsi dan menyebabkan nyeri31. cystadenoma (serous. b. germ cell tumor (15% - 20%). endometroid dan Clear cell carcinoma sekitar 3 – 4%. a. c. Borderline. immature teratoma. Kista ovarii sering terjadi pada wanita usia subur. . Malignant. ovarian cystadenofibroma. dan mature cystic teratoma. endodermal sinus tumor.

Banyak kista ovarii yang ditemukan secara insidental pada pemeriksaan CT scan32. tidak mengandung komponen solid. dan tidak ada internal flow33. terdapat posterior acoustic enhancement. sex cord stromal tumor (8%). tepi licin. CT scan. Contrast enhanced Magnetic Resonance Imaging (MRI) dapat membantu dalam membedakan massa ovarium jinak atau ganas pada banyak kasus karena memiliki kemampuan menggambarkan anatomi dan karakteristik jaringan dengan baik. CT merupakan modalitas pencitraan untuk evaluasi perluasan lesi pada rencana pra-terapi termasuk cytoreduction dan follow – up post terapi. terlihat lesi anechoic berbentuk oval. Pada USG. Gambar 43 – 46 menunjukkan gambaran ovarian cyst pada pemeriksaan radiologi32. dan MRI. Penatalaksanaan . dan metastases (10%).33. granulosa cell tumor. H. CT memiliki peranan yang terbatas untuk evaluasi primer dan karakteristik lesi kistik ovarii kecuali pada mature cystic teratoma yang dapat dikarakteristikkan dengan adanya lemak makroskopik dan kalsifikasi. Sertoli Leydig cell tumor. Pemeriksaan radiologi untuk kista ovarii dapat menggunakan USG. tanpa septasi. choriocarcinoma. dinding tipis.

Pilihan lain. dilakukan eksisi komplet untuk patent urachus termasuk bladder cuff. termasuk medial umbilical ligament dan peritoneum yang terkait. Urachus dapat diinsisi circumscriptly. urachal remnant dapat dibuang secara laparoskopi. Patent urachus dieksisi menggunakan insisi transversal atau midline infraumbilical. Pada infant. Terapi urachal cyst adalah eksisi primer yang komplet. biasanya dikerjakan insisi kecil transverse subumbilical karena bladder dome masih tinggi. dan dilanjutkan dengan eksisi komplet struktur urachal remnant34. Penatalaksanaan anomali urachus tergantung pada tipe anomali urachus. dilakukan initial drainage dengan antibiotic coverage. Sebelum pembedahan. Penting untuk membuang semua jaringan anomali untuk menghindari rekurensi maupun pembentukan batu dan mencegah transformasi maligna5. Feeding tube atau kateter kecil ditempatkan ke dalam patent urachus untuk identifikasi intraoperatif yang lebih baik. Pada infected urachus dengan abses. Setelah infeksi dapat diatasi. Penanganan untuk infected urachal cyst adalah dengan melakukan draining. kateter balon digunakan untuk mengembangkan vesica urinaria. insisi. . tanpa membuang umbilicus untuk alasan kosmetik. Penanganan untuk umbilical – urachal sinus adalah eksisi komplet semua jaringan.

jenis urachal anomali yang tersering adalah patent urachus sedangkan pada dewasa jenis urachal anomali yang sering ditemukan adalah urachal cyst11. Sedangkan urachal cyst dan vesicourachal diverticulum biasanya asimptomatik sehingga jarang dicurigai dari awal. Urachus. umbilical – urachal sinus. Kebanyakan pasien dengan abnormal urachal tidak mengeluhkan gejala klinis. allantois menghubungkan sinus urogenital dengan umbilicus. dan vesicourachal diverticulum. Gejala klinis baru dirasakan bila terjadi infeksi pada urachus35. . yaitu patent urachus. Persistent embryonic urachal remnant akan memberikan variasi klinis tidak hanya pada anak – anak. Normalnya. atau median umbilical ligament. urachal cyst. allantois akan obliterasi selama perkembangan dan digantikan jaringan fibrous yang dikenal sebagai urachus atau median umbilical ligament. Presentasi klinis yang langsung terlihat adalah patent urachus dan umbilical-urachal sinus karena terlihat ada umbilical discharge. Normalnya. Terdapat 4 jenis congenital urachal anomali. Kegagalan penutupan jaringan fibrous dari allantois menimbulkan berbagai variasi dari kelainan sisa urachus. Pada anak – anak. merupakan struktur tubular di midline yang berasal dari dome vesica urinaria ke umbilicus35. sebelum bayi dilahirkan. urachus akan menjadi pita fibrous yang tidak diketahui fungsinya. tapi juga pada dewasa.BAB III PEMBAHASAN Pada awal kehidupan fetus.

1. 16 . Umbilical – urachal sinus tampak sebagai struktur tubular yang tebal sepanjang midline di bawah umbilicus. Urachal cyst tampak sebagai kavitas non – communicating berisi cairan di midline dinding abdomen bawah. Patent urachus tampak sebagai struktur tubular yang menghubungkan aspek anterosuperior vesica urinaria dengan umbilicus. Vesicourachal diverticulum tampak sebagai kantong berisi cairan yang menonjol ekstralumen dan tidak berhubungan dengan umbilicus. terletak di bawah umbilicus dan di atas vesica urinaria. fistulography. dan MRI. Infected urachal cyst tampak sebagai urachal cyst yang meningkat echogenisitasnya6. Gambaran Urachus pada Ultrasonography. ultrasonography. CT scan.Pemeriksaan radiologi untuk urachus adalah VCUG.

22.16. Pada patent urachus. .2. Sinography maupun fistulography dapat menunjukkan adanya kelainan urachus dan dapat membedakan apakah kelainan tersebut patent urachus atau berupa urachal sinus. dan mengetahui adanya obstruksi dari bladder outlet maupun adanya vesicoureteral reflux19. Patent urachus tampak sebagai struktur tubular yang menghubungkan aspek anterosuperior vesica urinaria dengan umbilicus. vesicourachal diverticulum. Urachal cyst tampak sebagai kavitas non – communicating berisi cairan di midline dinding abdomen bawah. Gambaran urachus pada CT scan. 3.15. 4. Voiding cystourethrography dapat mengidentifikasi traktus fistula. Vesicourachal diverticulum tampak sebagai lesi kistik di midline di atas vesica urinaria aspek anterosuperior.24.20. Pemeriksaan Voiding Cystourethrography (VCUG). Gambar 10 – 34 menunjukkan berbagai kelainan urachus pada pemeriksaan radiologi6. tampak bahan kontras mengisi saluran yang menghubungkan umbilicus dengan vesica urinaria. Pada urachal sinus. Infected urachal cyst tampak meningkat atenuasinya6. Pemeriksaan Sinography dan Fistulography. Sinography dan fistulography merupakan pemeriksaan menggunakan bahan kontras yang dimasukkan melalui umbilicus yang mengeluarkan discharge yang diduga merupakan suatu anomali urachus.19.23. terletak di bawah umbilicus dan di atas vesica urinaria.21. tampak bahan kontras mengisi saluran antara umbilicus sampai ujung dari urachal sinus.

Pasien dengan massa periumbilical yang diduga urachal cyst sebaiknya dikerjakan USG untuk penegakkan diagnosa17. Pemeriksaan radiologi yang optimal tergantung pada presentasi klinis. Pasien dengan drainase periumbilical sebaiknya dikerjakan sinography yang dapat menunjukkan urachal sinus dan patent urachus. Patent urachus merupakan anomali urachus berupa canal yang menghubungkan aspek anterosuperior dari vesica urinaria dengan umbilicus yang bisa ditunjukkan dengan 17 .Anomali urachal biasanya terkait dengan kelainan urogenital lainnya seperti hipospadia dan crossed renal ectopia36.

terlihat bahan kontras mengisi sinus dengan dinding yang irreguler. Umbilical urachal sinus dapat ditunjukkan dengan pemeriksaan sinography. CT scan. tampak sebagai struktur tubular hipoechoic yang terletak di bawah umbilicus dan berakhir buntu. tidak berhubungan dengan vesica urinaria6. Pada pemeriksaan CT scan. . tampak sebagai struktur hipoechoic berbentuk tubular yang menghubungkan dome vesica urinaria dengan umbilicus.pemeriksaan fistulography. tampak bahan kontras mengisi canal urachal yang menghubungkan dome vesica urinaria dengan umbilicus. tampak bahan kontras mengisi dari umbilicus hingga ujung canal urachal yang buntu. tidak berhubungan dengan vesica urinaria6. VCUG. Umbilical urachal sinus merupakan saluran buntu pada urachus yang terbuka di umbilicus dan tidak berhubungan dengan vesica urinaria. Pada USG. Patensi urachus lebih bagus dinilai dengan tranducer linier frekuensi tinggi karena letak urachus yang superficial. tampak sebagai struktur tubular yang menghubungkan aspek anterior dari vesica urinaria dengan umbilicus6. dan CT scan. Bila terjadi infeksi. Pada fistulography dan VCUG. Pada CT scan dan MRI potongan sagital. USG. umbilical urachal sinus yang terinfeksi tampak sebagai lesi berbentuk tubular yang terletak di posterior dari dinding anterior abdomen di midline bagian caudal dari umbilicus21. USG. Pada sinography. Pada USG potongan longitudinal yang ditelusur dari umbilicus ke arah caudal. maupun MRI. Bila terjadi infeksi. pada pemeriksaan USG tampak sebagai struktur tubular hipoechoic berdinding tebal yang terletak di bawah umbilicus dan berakhir buntu. tidak terlihat bahan kontras mengisi vesica urinaria.

18 . terutama untuk menunjukkan ada tidaknya hubungan antara urachus dengan vesica urinaria atau umbilicus.Urachal cyst merupakan anomali urachal dimana urachus menutup di umbilicus dan di vesica urinaria tapi tetap terbuka di antaranya. dan MRI pada abdomen bawah dapat mendiagnosa urachal syst. Urachal cyst biasanya asimptomatik dan ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan radiologi. CT scan. USG digunakan sebagai modalitas awal untuk mendiagnosa urachal cyst25. biasanya terbuka di sepertiga distal. Urachal cyst pada USG tampak sebagai lesi kistik anechoic dengan posterior enhancement. Dinding tebal irreguler dan adanya debris di dalam kista pada pemeriksaan USG mengarah kepada kecurigaan infected urachal cyst. Sisa dari bagian bawah urachus tampak sebagai pita hipoechoic dari ujung bawah kista ke dome vesica urinaria. Urachal cyst menjadi simptomatik bila membesar6. pada USG tampak mixed echogenicity6. USG . Bila urachal cyst terinfeksi.

Kebanyakan urachal cyst timbul di sepertiga distal dari urachus karena desquamasi epitel dan degenerasi. Sedangkan pada bayi. Vesicourachal diverticulum biasanya asimptomatik dan ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan radiologi. Vesicourachal diverticulum biasanya ditemukan pada pasien dengan obstruksi kronis bladder outlet.Pada CT scan dan MRI. pada CT scan dan MRI tampak peningkatan atenuasi dan intensitas signal yang lebih tinggi daripada air6. ruptur intrabadomen yang menyebabkan peritonitis. kecuali bila terjadi infeksi atau perubahan maligna37. Pada pemeriksaan VCUG. Pada vesicourachal diverticulum. USG. Urachal cyst yang kecil biasanya ditemukan insidental. infeksi saluran kemih. Beberapa ditemukan dengan kalsifikasi pada dinding kista. tampak bahan kontras . tampak lesi berupa cavitas yang terisi cairan di midline di dinding abdomen bagian bawah. nyeri abdomen akut akibat perdarahan dalam kista. Gejala klinis urachal cyst bermacam – macam. Bila urachal cyst terinfeksi. maupun ruptur spontan tanpa infeksi. tampak sebagai kantong berisi cairan yang menonjol ekstralumen dari vesica urinaria aspek anterosuperior yang tidak berhubungan dengan umbilicus6. dan batu saluran kemih. Pada CT scan. vesicourachal diverticulum tampak sebagai lesi kistik di midline di sebelah atas dari vesica urinaria aspek anterosuperior. dan MRI. urachus berhubungan dengan lumen vesica urinaria pada bladder dome. tidak ada hubungan ke umbilicus. Pada pemeriksaan USG. vesicourachal diverticulum biasanya ditemukan pada bayi dengan Prune – Belly syndrome. CT scan. Vesicourachal diverticulum dapat dilihat pada pemeriksaan VCUG.

maupun vesical. hematogen. 19 .mengisi kantong yang menonjol ekstralumen di aspek anterosuperior dari vesica urinaria. Rute infeksi bisa melalui limfatik. Vesico – urachal diverticula jarang mengalami infeksi selama collum diverticulum terbuka lebar. Urachal tract remnants yang tetap patent sering mengalami infeksi yang kadang keliru dianggap inflamasi pelvis atau inflamasi intraabdomen oleh penyakit lain pada pemeriksaan klinis dan pada pemeriksaan radiologi sering keliru dengan malignansi. Infeksi merupakan komplikasi tersering dari anomali urachal35. Tumor dapat menyerupai adenocarcinoma pada apex vesica urinaria35. dan pertumbuhan tumor malignan. kantong tersebut tidak berhubungan dengan umbilicus5. Komplikasi mayor lainnya yaitu perforasi dan abses di di Retzius space.

dan untuk menilai perluasan penyakit dan kemungkinan keterlibatan struktur sekitarnya38.Ruptur spontan dari infected cyst ke dalam cavum abdomen dapat menyebabkan peritonitis lokal maupun general. vesicourachal diverticulum dan mengetahui adanya obstruksi dari bladder outlet maupun adanya vesicoureteral reflux1. sedangkan bladder diverticulum biasanya terletak di aspek lateral dan posterior vesica urinaria5. Echogenositas yang kompleks pada pemeriksaan USG dan atenuasi inhomogen dengan penyangatan kontras yang bervariasi di dalam dan sekitar lesi pada pemeriksaan CT scan membuat sulit untuk membedakan infected urachal remnant dengan urachal carcinoma. Anomali omphalomesenteric duct terutama yang tipe patent omphalomesenteric duct tanpa membran dijadikan diagnosa banding dengan patent urachus dan umbilical- urachal sinus karena pada presentasi klinisnya mirip dengan patent urachus maupun umbilical-urachal sinus yaitu terdapat umbilical discharge. urachal carcinoma dapat terlihat solid. Ada beberapa diagnosa banding untuk anomali urachus. Untuk membedakannya. kistik. Perbedaan vesicourachal diverticulum dengan bladder diverticulum pada pemeriksaan radiologi adalah vesicourachal diverticulum terletak di aspek anterosuperior vesica urinaria. Sonography dapat mendeteksi anomali urachal. CT dan MRI merupakan prosedur diagnostik tambahan yang dapat mengkonfirmasi lesi urachal. Voiding cystourethrography dapat mengidentifikasi traktus fistula. . atau kombinasi solid dan kistik37. Pada CT scan. di antaranya adalah bladder diverticulum. anomali omphalomesenteric duct dan ovarian cyst.

dan 20 . menunjukkan bahwa discharge di umbilicus tersebut berasal dari patent urachus. Sedangkan bila bahan kontras terlihat mengisi lumen intestinal. Ovarian cyst menjadi diagnosa banding untuk urachal cyst karena gambaran ovarian cyst pada pemeriksaan radiologi mirip dengan urachal cyst yaitu sama – sama terlihat berupa kista. berarti kelainan umbilicus tersebut adalah patent omphalomesenteric duct. Pada fistulografi (bahan kontras dimasukkan melalui umbilicus yang mengeluarkan discharge) terlihat bahan kontras mengisi canal urachal yang menghubungkan umbilicus dengan dome vesica urinaria dan bahan kontras mengisi lumen vesica urinaria. Untuk membedakan urachal cyst dengan kista ovarii pada pemeriksaan USG adalah urachal cyst tampak sebagai lesi anechoic di linea mediana berbentuk bulat. dinding tipis.dapat dilakukan pemeriksaan radiologi yaitu fistulography.

batas tegas. 21 .33. urachal cyst tampak sebagai lesi hipodens di linea mediana.tidak berhubungan dengan ovarium. dinding tipis. Begitu pula dengan MRI. Pada CT scan. sedangkan ovarian cyst tampak sebagai lesi anechoic di cavum abdomen maupun cavum pelvis yang masih berhubungan dengan ovarium. dan tidak berhubungan dengan ovarium. perbedaannya terlihat pada ada tidaknya hubungan dengan ovarium31. sedangkan ovarian cyst tampak sebagai lesi anechoic di cavum abdomen maupun cavum pelvis yang masih berhubungan dengan ovarium.

BAB IV KESIMPULAN Anomali urachus merupakan kelainan kongenital berupa kegagalan obliterasi allantois. Urachal cyst pada USG tampak sebagai lesi kistik anechoic dengan posterior enhancement. tidak terlihat bahan kontras mengisi vesica urinaria. VCUG. Pemilihan modalitas yang tepat dapat membantu penegakan diagnosa anomali urachal dan menentukan tipe kelainan tersebut. urachal cyst. Anomali urachus dapat berupa patent urachus. juga dapat untuk menilai struktur jaringan sekitar yang terlibat atau adakah kelainan kongenital lain yang menyertai. vesicourachal diverticulum tampak sebagai lesi kistik di midline di sebelah atas dari . umbilical-urachal sinus. Pada sinography untuk urachal sinus. Patent urachus dapat dilihat dengan fistulography. sinography. Vesicourachal diverticulum dapat dilihat melalui VCUG dan USG. Pada fistulography dan VCUG untuk patent urachus. Umbilical urachal sinus dapat dilihat dengan sinography. tampak bahan kontras mengisi canal urachal yang menghubungkan dome vesica urinaria dengan umbilicus. Pada CT scan dan MRI. tampak bahan kontras mengisi dari umbilicus hingga ujung canal urachal yang buntu. CT scan. urachal cyst tampak lesi berupa cavitas yang terisi cairan di midline di dinding abdomen bagian bawah. USG. dan MRI. CT scan dan MRI dapat digunakan selain sebagai modalitas untuk melihat anomali uracus. Pada CT scan. Urachal cyst dapat dilihat melalui CT scan. dan vesicourachal diverticulum. Pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan pada kasus yang diduga anomali urachus adalah fistulography.

vesicourachal diverticulum tampak sebagai kantong berisi cairan yang menonjol ekstralumen dari vesica urinaria aspek anterosuperior yang tidak berhubungan dengan umbilicus.vesica urinaria aspek anterosuperior. tampak bahan kontras mengisi kantong yang menonjol ekstralumen di aspek anterosuperior dari vesica urinaria. kantong tersebut tidak berhubungan dengan umbilicus 22 . Pada pemeriksaan USG. Pada pemeriksaan VCUG untuk vesicourachal diverticulum.

10 (1977) 366 – 8. 3rd edition (2001). Gambar 2: struktur umbilical ring dan umbilical cord.LAMPIRAN DAFTAR GAMBAR Gambar 1: ilustrasi perkembangan embrional pada minggu keempat. 23 . Human embryology. Ultrasound Obstet Gynecol.

Campbell SC. Gambar 4: skema perkembangan embriologi membran kloaka. 13 minggu. Langman J. 242–3. 4th ed. p.Gambar 3: skema embriologi intrauterine (A). 5 minggu. Baltimore: Williams & Wilkins. 2012 24 . (B). 1981. 8 minggu. Philadelphia: Elsevier. Medical embryology. 10th ed. (C). Urology.

2012 25 .Gambar 5: ilustrasi pada fetus umur 8 minggu. Urology. RadioGraphics 2001. 10th ed. Gambar 6: anatomi urachus. Campbell SC. 21:451–461. Philadelphia: Elsevier.

European Society of Radiology 2014. Urachal cyst. c. Patent urachus. 26 . Springer-Verlag. Urachal sinus.Gambar 7: urachus. Urachal diverticulum. d. Diagnostic imaging of the kidney and urinary tract in children. b. C-2114 Gambar 8: a.

Berlin. 21:451–461 27 . Diagnostic imaging of the kidney and urinary tract in children.14 Gambar 10: patent urachus (panah) pada pemeriksaan USG. Gambar 11: patent urachus (kepala panah) dengan superimposed infection pada bayi umur 20 hari. RadioGraphics 2001. NEJM (2011) 365. Springer-Verlag.Gambar 9: gambaran klinis patent urachus pada bayi laki – laki umur 1 hari. pemeriksaan USG potongan sagital.

Gambar 13: patent urachus pada pemeriksaan VCUG. Diagnostic imaging of the kidney and urinary tract in children. Berlin. Gambar 14: patent urachus pada pemeriksaan VCUG dengan fluoroscopy. Chang Gung Med J Vol. 6. Springer-Verlag. June 2003. 26 No. http://radiopaedia.Gambar 12: patent urachus pada pemeriksaan fistulografi.org/articles/congenital-urachal-remnant-abnormalities. 28 .

C-2114 29 .Gambar 15: patent urachus (kepala panah) pada pemeriksaan CT scan potongan axial. European Society of Radiology 2014. 21:451–461 Gambar 16: persistent urachus pada pemeriksaan CT scan potongan sagital. RadioGraphics 2001.

30 . http://radiopaedia. June 2003. 6. Gambar 18: infected patent urachus pada pemeriksaan CT scan potongan sagital.Gambar 17: patent urachus pada pemeriksaan CT scan potongan sagital. Chang Gung Med J Vol. http://radiopaedia. 26 No.org/articles/congenital-urachal-remnant-abnormalities Gambar 19: urachal sinus pada pemeriksaan USG.org/articles/congenital-urachal-remnant-abnormalities.

RadioGraphics 2001. 31 . Radiology Ilustrated Uroradiology 2nd edition. Gambar 22: sinography menunjukkan irregular sinus track (panah) yang tidak berhubungan dengan vesica urinaria. Radiology Ilustrated Uroradiology second edition. Gambar 21: infected umbilical urachal sinus (panah) pada pemeriksaan CT scan. 21:451–461.Gambar 20: infected umbilical – urachal sinus (panah) pada pemeriksaan ultrasonography potongan sagital.

32 . Radiology Ilustrated Uroradiology 2nd edition. 2006. Gambar 24: urachal cyst (panah lurus) pada CT scan. No.Gambar 23: urachal cyst pada pemeriksaan USG (panah) potongan longitudinal. Gambar 25: urachal cyst pada pemeriksaan CT scan potongan axial. 47.org/articles/congenital-urachal-remnant-abnormalities. http://radiopaedia. Yonsei Med J Vol. 3.

Gynecol Surg (2006) 3: 45– 48. RadioGraphics 2001. Gambar 28: infected urachal cyst (panah) pada pemeriksaan USG potongan longitudinal. 33 . 21:451–461. Gambar 27: infected urachal cyst (panah) pada pemeriksaan USG pada potongan transversal. European Society of Radiology 2014. C-2114.Gambar 26: urachal cyst (panah) pada pemeriksaan MRI.

RadioGraphics 2001.Gambar 29: infected urachal cyst (kepala panah) pada pemeriksaan CT scan dengan kontras pada potongan axial.com/casesjournal/article/view/6422. Gambar 30: infected urachal cyst (panah) pada pemeriksaan MRI potongan sagital. 21:451–461 34 . 21:451–461. RadioGraphics 2001. http://casesjournal. Gambar 31: vesicourachal diverticulum (panah) pada pemeriksaan CT scan potongan axial.

Urology. Gambar 33: urachal diverticulum pada pemeriksaan VCUG. Campbell. 10th ed. Gambar 34: infected urachal remnant (anak panah) pada pemeriksaan USG. Ultrasound Clin 1 (2006) 67 – 75.Gambar 32: vesicourachal diverticulum pada pemeriksaan USG potongan sagital. 35 . 21:451–461. RadioGraphics 2001. 2012.

10th ed. Panah menunjukkan urethra. (A). Campbell. Gambar 36: bladder diverticula (D) pada pemeriksaan USG potongan transversal. Urology. Diverticulum terlihat di sebelah posterior dari vesica urinaria. (B). Gambar setelahnya menunjukkan vesica urinaria yang hampir kosong dengan pembesaran diverticulum. http://en.org/wiki/Diverticulum. 36 .wikipedia. 2012. Urology. 2012. 10th ed. B = bladder.Gambar 35: diverticulum vesica urinaria pada pemeriksaan USG potongan transversal. Campbell. Gambar 37: bladder di verticulum pada pria pada pemeriksaan VCUG posisi lateral kiri.

2012. 2012. B = bladder. Gambar 39: bladder diverticulum pada wanita pada pemeriksaan MRI. Urology. Campbell. Tampak penebalan dinding vesica urinaria dan terlihat ostium diverticulum yang menghubungkan dengan vesica urinaria. 10th ed. Urology.Gambar 38: bladder diverticulum pada pemeriksaan CT scan. 10th ed. Campbell. 37 . D = diverticulum.

(E) cyst. 134-136. (G) Meckel’s diverticulum. 2011.Gambar 40: patent vitellointestinal duct. (F) fibrous cord. (B) patent vitelline duct tertutup kulit. South Afr J Surg 2005. 2. Gambar 41: (A) patent vitelline duct. (C) Meckel’s diverticulum dengan fibrous cord. (D) cyst dengan fibrous cord. Surgical Science. 43:84–85. 38 .

Gambar 42: patent vitellointestinal duct pada pemeriksaan USG. Gambar 44: mucinous cystadenoma. Gambar 43: kista ovarii pada pemeriksaan USG. 2. 134-136. Radiology: Volume 256: Number 3—September 2010. Kista ovarium kiri (panah) dengan septasi tipis (anak panah) 39 . 2011. Surgical Science.

Gambar 45: lesi kistik ovarii pada CT scan. (D).radiologyassistant.nl/en/p4cdf9b5de7d3b/ovarian-cysts-common- lesions. (B – D): MRI: (B). 5(3): 113 – 12542. (C). Fat saturated post contrast T1 weighted image. Transabdominal pelvic ultrasound potongan sagital.html.(A).html. http://www. Axial pre contrast. http://www. World J Radiol 2013 March 28. 40 .radiologyassistant. axial T2 weight image.nl/en/p4cdf9b5de7d3b/ovarian-cysts-common- lesions. Gambar 46: lesi kistik ovarii pada MRI T2 weighted image.

4.wikipedia. Flaris N. Large Serous Urachal Cyst in an Adult. Lesions of Urachus Which Appear in The Adult. Soni HC. 3. Diverticulum. The urachus: its anatomy. Chu SM. . Patel H. Hammond GY.org/wiki/Urachus. Sterling JA. Davis JE.org/wiki/Diverticulum. its anatomy and associated fascia. 6. Huang CS. Chao HC. Anonim. Hippokratia 2002.com/casesjournal/article/view/6422 5. Lee YJ. Parr NJ. Case Report : Urachal Pathologies. Urachal Remnant Disease: Spectrum of CT and US Findings. 7. Begg RC. Goldsmith R. 21 Issue 2 March 2001. Patel SB. The urachus. 8.137 No1 January 1953. Anonim. Ind J Radiol Imag. Journal of Anatomy. Patel D. Available at http://en. Tsantilas D. Spiridis C. Luo CC. Frangandreas G. Anatomical Record. 4: 167 – 170. Available at http://en. August 2005. Radiographics Vol. 1941:271-274. 6. Gerasidimis T. Chang Gung Med J Vol.64:170-183. Pezikoglou H. 9. Ekwueme KC. Annals of Surgery Vol. Urachal Anomalies in Children: Experience at One Institution. Lee HJ. 2. Shah SR. Available from: http://casesjournal. 15:3.wikipedia. histology and development. Urachus. 6 June 2003.DAFTAR PUSTAKA 1. 10. 26 No. Infected urachal cyst in an adult: a case report and review of the literature. Kim KW. 1930. Chen HM. Yu JS.

Pathology of Persistent Urachal Remnants: A Pictorial Review. Murphy JM. 1981. 16. Medical embryology. 18.com/urachal_anomolies.pediatricurologybook. Human Embryology 3rd edition. 10th ed. Yeh ML. Stalnaker R. 14. 10 (1977) 366 – 8. 4th ed. 13. 17. p. C-2114. NEJM 2011. Baltimore: Williams & Wilkins. Chrispin AR. Larsen WJ. Springer-Verlag. Kea K. 12. Walker A. Ultrasound Obstet Gynecol. New York: Churchill Livingstone.11. Maher J. Berlin. Campbell SC.html 41 . Hutchinson B. Persistent Patent Urachus with Allantoic Cyst: a Case Report. 365: 14. Das JP. Austin JC. Langman J. Urachal Anomalies in Children. Gordon I. 15. Philadelphia: Elsevier. Tolaymat L. 242–3. Patent Urachus. 2012. Available at http://www. Kleinman G. Tsai MS. 2001. European Society of Radiology 2014. Hall C et al (1980) Diagnostic imaging of the kidney and urinary tract in children. Urology. McCarthy P.

Anomalies of the Distal Ureter. Abdullayev R.427. Huang CS. pp. Hatiplogu S.org/articles/congenital-urachal-remnant-abnormalities. DOI: 10. 24.5171/2014. Treatment of Infected Urachal Cyst. Kim HS (2011). IJCRM. Chao HC. and Urethra in Children: Embryologic. Yonsei Medical Journal Vol. Pereira PL. Mitsui T. Goksu M. 20. Lee SJ. Vol. Manabe S. 26 No. Arjonilla A. Ultrasound Clin 1 (2006) 67 – 75. Benlioglu C. Springer. Berrocal T. Luo CC. No. Gynecol Surg (2006) 3: 45–48. Congenital urachal remnant abnormalities. 6. 22:1139–1164. and Pathologic Features. Laparoscopic excision of urachal cyst found at preoperative examination for ovarian dermoid cyst. Yoo HK. Radiology Illustrated: Uroradiology second edition. Bayramoglu E. 2006. 47. 2014 (2014).419399. 23. Enterocutaneous Fistula Formation of Meckel's Diverticulum via the Urachal Cyst in an Adult Patient: A Case Report and Literature Review. Bickle I. 22. . Sonography of Pediatric Urinary Tract Emergencies. RadioGraphics 2002. 3. Chen HM. Hatiplogu F. 26. Sivit CJ. Article ID 419399. 423 . June 2003. Chu SM. 21. Weerakkody Y. Chang SG. 25. Radiologic. Takeda A.19. Chang Gung Med J Vol. Nakamura H. Available at http://radiopaedia. Urachal Anomalies in Children: Experience at One Institution. Bladder.

Joshi M. Koleilat N. Brown D.27. Rajput N. Radwiski et al. Available at http://radiopaedia. Piparsaliva S. Urology 1992. Omphalomesenteric duct cyst. 2011. 2. Management of Asymptomatic Ovarian and Other Adnexal Cysts Imaged at US: Society of Radiologists in Ultrasound Consensus Conference Statement. 40:530–535. Zade P. Surgical Science. Nmadu PT. and management. Mshelbwala PM. Patent Vitellointestinal Duct: A Close Differential Diagnosis of Umbilical Granuloma: A Case Report and Review of Literature. their recognition. 29. 134-136. Homsy YL. 30. Kiruluta HG. 42 . MacNeily AE. Benacerraf B. Urachal abscesses: protean manifestations. Andreotti F.org/articles/omphalomesenteric-duct-cyst. Radiology: Volume 256: Number 3— September 2010. South Afr J Surg 2005. Sabiu L. Symptomatic vitelline duct anomalies in children. Levine D. Ameh EA. Dauda MM. 31. 28. 43:84–85.

Rich RH. 37. Milotic I. 5(3): 113 – 125. Treatment of Urachal Anomalies: a Minimally Invasive Surgery Technique. Bartley G. CT Urography of a Vesicourachal Diverticulum Containing Calculi. Akin O.html. Multimodality Imaging of Ovarian Cyst Lesions: Review with an Imaging Based Algorithm Approach. Ovarian cysts – Common Lesions.radiologyassistant. Olcer T. Smithuis R. J Clin Ultrasound 2002. Navarrete S. Sanchez R. 52:120–122. Zauhar G. J Pediatr Surg 1983. 35. Llopis SN. Filler RM. Milotic F. Elsayes K. Stuart B et al. Akdogan G. Gazdik M. Pediatric Urology 1998. Cicvaric T.nl/en/p4cdf9b5de7d3b/ovarian-cysts-common- lesions. Available at http:/www.32. Ozbulbul NI. 33. Salas RS. 38. Surgery for anomalies of the urachus. 30:253 – 255. Fuckar Z. 16:56–58. 18:370–373. Diagn Interv Radiol 2010. 34. . Cilento JR. Hardy BE. Inflamed Urachal Cyst Containing Calculi in Adult. Urachal Anomalies: Defining The Best Diagnostic Modality. Dagli M. World J Radiol 2013 March 28. Ismayel AS. 36. Veldhuis W. JSLS (2005)9:422–425.

Related Interests