BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 KONSEP DASAR SISTEM

Menurut jogianto HM (1989), Sistem adalah jaringan dari elemen-

elemen yang saling berhubungan, membentuk satu kesatuan untuk

melaksanakan satu tujuan pokok dari sistem tersebut. Sistem

adalah totalisasi dari beberapa himpunan bagian yang saling

berinteraksi satu sama lain dan bersama-sama untuk mencapai

suatu tujuan atau sekelompok tujuan dalam satu lingkungan.

Sedangkan bagian sistem yang biasa disebut juga dengan sub

sistem yang ada merupakan suatu kumpulan dari unsur-unsur

tertentu namun dalam mencapai tujuan.

Menurut Jogiyanto, H.M (1999:3) mengatakan bahwa : “Suatu

sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sisfat tertentu yaitu

mempunyai komponen-komponen sistem (components), batas

sistem (boundary), linkungan luar sistem (environments),

penghubung sistem (interface), masukan sistem (input), keluaran

sistem (output), pengolahan sistem (process) dan sasaran sistem

(objective) atau tujuan (goal)”.

1. Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling

berinteraksi, yang artinya saling berkerja sama untuk

membentuk suatu kesatuan.

2. Batas Sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara

suatu sistem dan sistem lainnya atau dengan lingkungan

luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem

dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem

menyajikan ruang lingkup dari sistem tersebut.

3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar dari suatu sistem ialah apapun di luar

batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan

dapat pula bersifat merugikan sistem tersebut. Di

lingkungan luar menguntungkan merupakan energi dari

sistem. Dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara,

sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus dapat

ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka akan dapat

mengganggu kelangsungan sistem tersebut.

4. Penghubung Sistem

Penghubung sistem merupakan media yang

menghubungkan antara sistem yang satu dengan sistem

lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber

daya mengalir dari suatu sub sistem ke sub sistem lainnya.

5. Masukan Sistem

Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem

berupa data masukan perawatan (Maintenance input) dan

masukan sinyal (signal input). Masukan perawatan adalah

energi yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat

beroperasi. Masukan sinyal adalah energi yang diproses

untuk mendapatkan keluaran. Sebagai contoh di dalam

sistem komputer, program adalah masukan sinyal untuk

diolah menjadi informasi.

6. Keluaran

Keluaran adalah hasil dari energi yang

diolah/diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan

sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan

untuk informasi.

7. Pengolahan Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai bagian pengolahan yang

akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran Sistem

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran

(objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran,

maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

Klasifikasi sistem antara lain adalah sebagai berikut :

a. Deterministic sistem

Sistem dimana operasi-operasi (input/output) yang terjadi

didalamnya dapat ditentukan/ diketahui dengan pasti.

b. Probabilistic sistem

Sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi

output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti

(Selalu ada sedikit kesalahan/penyimpangan terhadap

ramalan jalannya sistem).

c. Open sistem

Dengan kata lain tiruan yang ada di alam. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam di mana manusia tidak mampu melakukannya. Natural sistem Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam. . Relatively closed sistem Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain. dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga dapat meneruskan eksistensinya. g. d. Sistem ini cenderung memiliki sifat adaptasi. materi atau informasi dengan lingkungannya. Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu . f. e. Artificial sistem Sistem yang meniru kejadian dalam alam. Closed sistem Sistem fisik di mana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi. energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut. Sistem yang mengalami pertukaran energi.

Sistem manusia-manusia.h.2.3. Sistem yang otomatis di mana manusia mempunyai tugas untuk memulai dan mengakhiri sistem.1. Sistem manusia-mesin. Mesin berinteraksi dengan mesin untuk melakukan beberapa aktifitas. h. Hamned sistem Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikut sertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara- cara sebagai berikut : h. h. Sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan. . Sistem yang menitik beratkan hubungan antar manusia. sementara itu manusia dilibatkan juga untuk memonitor sistem. dimana manusia dibebaskan dari tugas- tugas rutin atau tugas-tugas fisik yang berat. Sistem mesin-mesin. Pengotomatisan ini menjadikan bertambah pentingnya konsep organisasi.

Model sistem yang palimg sederhana dapat digambarkan sebagai berikut : input proses output Gambar 2. Pengertian informasi itu sendiri Menurut Jogiyanto H.M (1999:692) mendefenisikan informasi sebagai berikut : “informasi adalah hasil pengolahan data dalam suatu .1 : model sistem sederhana 2.1 Defenisi Informasi Informasi sangat penting artinya bagi suatu sistem yang akan dibuat dalam sebuah organisasi.2. Suatu organisasi akan terus tumbuh jika informasi-informasi yang diperoleh berkualitas karena pengambilan keputusan-keputusan penting yang menyangkut masa depan organisasi selalu berdasarkan informasi yang ada.2 KONSEP DASAR INFORMASI 2.

Data dalam hal ini adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.”. membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan yang lain yang akan membuat suatu data kembali. tepat waktu. Kejadian-kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. penerima kemudian menerima informasi tersebut. Sumber dari informasi adalah data.bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (facta) yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Siklus ini oleh John Barch disebut dengan Siklus Informasi (Information Cycle) atau Siklus Pengolahan Data (Data Processing Cycle) yang digambarkan seperti dibawah ini : . dan relevan. Data akan ditangkap sebagai input. Kualitas informasi itu sendiri tergantung dari tiga hal yaitu informasi harus akurat. diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi.

Proses data Input Output (Data) (Information) Metode Data Penerima (Ditangkap) Hasil Keputusan Tindakan Tindakan Gambar 2.2 : Siklus Informasi 2. Relevan .2 Syarat-syarat Informasi Adapun syarat-syarat dari kualitas informasi yaitu : 1.2.

3. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Akurat Syarat ini mengharuskan bahwa informasi bebas dari kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. 2. 2. Tepat Waktu Informasi harus tersedia tepat waktunya. Relevansi informasi untuk tiap orang berbeda-beda.3 KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI Salah satu unsur penting dalam pengambilan keputusan dalam suatu organisasi adalah informasi. Syarat ini sangat penting pada saat organisasi membutuhkan informasi ketika manager hendak membuat keputusan-keputusan yang penting bagi masa depan organisasi. Informasi yang ada mempunyai manfaat bagi pemakainya. Sebelum mengambil keputusan . Ini juga berarti bahwa informasi harus jelas dan secara akurat mencerminkan makna yang terkandung dari data pendukung.

prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan unutk mendapatkan jalur komunikasi penting. Menurut Abdul kadir (2003:10) mendefinisikan sistem informasi sebagai berikut : “sejumlah komponen (manusia. media. Pada dasarnya informasi tersebut dapat diperoleh dari sistem informasi (information system) dan adapun pengertian sistem informasi menurut Jogiyanto H. memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan yang cerdik“. . teknologi informasi dan prosedur kerja) yang diproses (data menjadi informasi) dengan maksud untuk mendapai suatu sasaran atau tujuan. komputer. teknologi.M (1999:697) adalah sebagai berikut : “Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang.”. fasilitas. proses tipe transaksi rutin tertentu.perlu diketahui dari mana dan bagaiman informasi ini sendiri diperoleh.

analisis sistem dapat didefinisikan sebagai berikut : “Analisis sistem adalah sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian- bagian komponennya dengan maksud untuk menklasifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan. . hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan- kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan- perbaikannya”. Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem dan sebelum tahap desain sistem. maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah unsur-unsur yang terkait dalam sistem dan saling berhubungan untuk mengubah data (masukan) menjadi informasi (keluaran).4 ANALISIS SISTEM Menurut Jogiyanto. karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya.M (2001:129). 2. kesempatan- kesempatan. guna mencapai sasaran-sasaran organisasi atau perusahaan. Berdasarkan teori-teori di atas. H. Tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan sangat penting.

Dalam tahap analisis sistem terhadap langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut : 1. Masalah dapat didefenisikan suatu pertanyaan yang di inginkan untuk dipecahkan. Identify (mengidentifikasi masalah) merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem. Mengidentifikasi personil-personil kunci. langkah pertama yang harus dilakukan oleh analisis sistem adalah mengidentifikasi terlebih dahulu masalah-masalah yang terjadi. Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana dari sistem yang ada beroperasi dan biasanya diperlukan data yang di peroleh .Tugas-tugas yang harus dilakukan adalah : a. 2. Masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari sistem tidak dapat tercapai. Understand (memahami kerja dari sistem yang ada) langkah kedua dari analisis sistem adalah memahami kerja dari sistem yang ada. Mengidentifikasi titik keputusan c. Mengidentifikasi penyebab masalah b. Oleh karena itulah pada tahap analisis sistem.

menganalisis dokumen. Analyze ( menganalisis sistem) langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. yaitu: a. Report (yaitu membuat laporan hasil analisis) . Mengumpulkan hasil penelitian 3. menganalisis pengukuran pekerjaan.Dalam langkah ini ada beberapa tugas yang perlu dilakukan.Tahap ini meliputi: a. dengan cara melakukan penelitian. b. Membuat agenda wawancara d. Membuat penugasan penelitian c. Menentukan jenis penelitian merencanakan jadwal penelitian b. Menganalisis kelemahan sistem : menganalisis distribusi pekerjaan. menganalisis keandalan. 4. Menganalisis kebutuhan informasi pemakai/manajemen. menganalisis laporan dan menganalisis teknologi.

M (2001:196). Misalnya keypunch.5. Alat input langsung merupakan alat input yang langsung dihubungkan ke CPU (central processing unit). key-to-disk. Perancangan Sistem yaitu: “Perancangan Sistem dapat didefenisikan sebagai penggambaran.5 PERANCANGAN SISTEM Menurut Jogiyanto H. misalnya keyboard. key-to-tape. Langkah ini dilakukan dengan membuat laporan hasil analisis untuk dipakai sebagai rancangan selanjutnya. dan lain sebagainya. 2. mouse. perencanaan. 2. Sedangkan alat input tidak langsung merupakan alat input yang dihubungkan melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi”. .1 Input Alat Input dapat digolongkan menjadi 2 golongan yaitu alat input langsung (online input device) dan alat input tidak langsung (offline input device).

penyiapan data. 1. Penyiapan data (data preparation). atau disk magnetik 3. pemasukan data. yaitu mengubah data yang telah dimasukkan kedalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin misalnya. merupakan proses mencatat kejadian nyata yang terjadi akibat transaksi yang dilakukan oleh organisasi kedalam dokumen dasar. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : . pita magnetik. Dokumen dasar merupakan bukti transaksi. 2. Untuk tahap desain input secara umum. yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi terlebih dahulu input- input yang akan didesain secara rinci. Pemasukan data (data Entry) merupakan proses membaca atau memasukkan data kedalam komputer. pengambilan data atau (data capture).Proses input dapat melibatkan 3 tahapan utama yaitu pengambilan data.

Output dapat berupa hasil dimedia keras (seperti kertas. Parameter ini meliputi : a. Input yang akan didesain dapat ditentukan dari diagaram Arus Data (DAD) sistem yang ada. microfilm) atau hasil dimedia lunak (berupa . Input di DAD ditujukkan oleh arus data dari luar kesuatu proses dan bentuk tampilan input dialat input yang ditujukkan oleh suatu proses pemasukan data. Setelah input-input yang akan didesain telah dapat ditentukan. Sumber input c. maka parameter dari input selnjutnya dapat ditentukan. 2. Alat input yang digunakan d. Periode input 2. Volume input e.5. dokumen dasar atau bentuk isian di alat input b. Menentukan parameter dari input. Menentukan kebutuhan input dari sistem yang ada. 1. Bentuk dari input.2 Output Output ( keluaran ) adalah produk dari sistem informasi ynag dapat dilihat.

Output ekstern adalah output yang akan didistribusiakan kepada pihak luar yang membutuhkannya. Contoh otput ekstern adalah faktur. Output intern adalah output yang dimasudkan untuk mendukung kegiatan manajemen. yaitu internal output (output intern) dan output ekstern (external output). Desain output secara umum dapat dilakukan dengan langkah–langkah sebagai berikut : . surat jalan untuk barang. Output ini akan tetap ada diperusahaan dan akan disimpan sebagai arsip atau dimusnakan bila tidak digunakan lagi. laporan ringkasan dan laporan yang aslinnya. Output ini dapat berupa laporan rinci. Disamping itu output juga dapat berupa hasil dari suatu proses lain yang tersimpan disuatu media seperti tape. Output ekstern ini dibuat di formulir yang sudah tercetak sebelumnya (preprinted form) dan sistem informasi hanya menambahkan bagian-bagian yang masih harus diisi. tanda terima pembayaran.tampilan dilayar monitor). disk atau kartu. dan lain sebagainya. Output dapat diklasifikasikan kedalam beberapa type.

2. distribusi dan periode output. Menentukan kebutuhan output dari sistem baru. formatnya. data yang tanpa mengalami ketergamangan pada program yang . 2. Menetukan parameter dari output Setelah output yang akan didesai telah dapat ditenntukan. parameter ini meliputi tipe dari output. jumlah tembusan tebusan. maka parameter dari output selanjutnya dapat ditentukan . Output yang akan didesain dapat ditentukan dari DAD (diagram alir data) sistem baru yang telah dibuat. Output di DAD ditunjukkan arus data dari suatu proses ke proses lainya. media yang digunakan. 1.3 Database Basis data merupakan kumpulan suatu data terhubung (interrenlated data) yang disimpan secara bersama pada suatu media. tidak perlu kerangkapan data (redundancy data) dengan cara-cara tertentu sehingga mudah untuk digunakan atau ditampilkan kembali dan dapat digunakan oleh suatu atau lebih program apliaksi secara optimal.5.

Keuntungan daripada SMBD adalah sebagai berikut : 1. mengambil data dan membaca data. menghapusdata. karena berfungsi sebagai basis penyedia informasi bagi pemakainya. pengambilan dan modifikasi data dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.akan disimpan sedemikain rupa sehingga penambahan. Database ini merupakan komponen yang sangat penting di sistem informasi. Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database sistem dengan kata lain yaitu sistem manajemen basis data (database manajement system/DBMS). jadi SMBD terdiri atas database dan set program pengelola untuk menambah data. Suatu sistem manajemen basis data (SMBD) berisi satu lokasi data saling berelasi dengan satu sistem program untuk mengakses progaram dan mengakses data . kepraktisan Menggunakan media penyimpan sekunder yang berukuran kecil tetapi padat informasi 2. kecepatan .

Mesin dapat mengambil atau mengubah data jauh lebih cepat daripada manusia. Database dibentuk dari kumpulan file. File Induk Acuan (reference master file) . File ini tetap harus ada selama hidup dari sistem informasi. 4. File induk dapat dibedakan menjadi : a. 3. file ini merupakan file yang penting. kekinian Informasi yang tersedia pada SDMB akan bersifat mutakhir dan akurat setiap saat. mengurangi kejemuan Orang cenderung menjadi bosan jika mereka melakukan tindakan-tindakan berulang yang menggunakan tangan (misalnya harus mengganti suatu informasi ). File Induk (Master File ) Di dalam aplikasi. File di dalam pemprosesan aplikasi dikategorikan ke dalam beberapa tipe diantaranya yaitu : 1.

Contoh file ini adalah file induk persediaan. file yang recordnya relatif statis. Untuk melihat transaksi-transaksi yang mempengaruhi nilai file induk . dapat dilihat pada file transaksinya. 2. b. Misalnya nilai unit dari file persediaan. File . Contoh file transaksi yang lain adalah file transaksi penjualan yang terjadi. jarang mengalami perubahan nilainya . File ini digunakan untuk merekam data hasil dari suatu transaksi yang terjadi. file induk langganan dan lain sebagainya. File Transaksi ( transaction file) File transaksi disebut juga file input (input file). contoh file ini adalah daftar gaji. File induk ini hanya menunjukkan status unit akhir ini berasal dari transaksi yang pernah terjadi. file daftar mata kuliah. File Induk Dinamik (dynamic master file) File induk yang nilai dari record-recordnya sering mengalami perubahan atau sering dimuthakhirkan (updated) sebagai akibat dari suatu transaksi.

File Pelindung (backup file) File pelindung merupakan salinan dari file-file yang masih aktif di database pada suatu saat tertentu file ini digunakan sebagai cadangan atau pelindung bila file database yang aktif rusak atau hilang. yaitu file yang berisi data masa lalu yang tidak aktif lagi. transaksi memuat rekaman tanggal dari transaksi yang menunjukkan kapan transaksi tersebut terjadi. File sejarah (history file) File sejarah dapat juga disebut sebagai file arsip (archival file). File ini dibuat untuk mempersiapkan untuk membuat suatu laporan. File ini dibuat . 3. 5. tetapi perlu disimpan untuk masa yang akan datang. 6. File Laporan (report file) File ini disebut juga dengan file output (output file) yang berisi dengan informasi yang akan ditampilkan. File Kerja (working file) File kerja disebut juga dengan nama file sementara (temperory file atau scratch file). 4.

Konsep yang digunakan dalam E-R Diagram adalah sebagai berikut : 1. oleh suatu proses program secara sementara karena memori komputer tidak mencukupi atau untuk menghemat pemakaian memori selama proses dan akan dihapus bila proses telah selesai. Setiap entity mempunyai atribut yang berfungsi menerangkan entity tersebut. misalnya bagian dalam perusahaan. nama barang. misalnya dalam sistem informasi stock barang entity barang atributnya kode barang. rumah dan sebagainya dan bisa juga berupa konsep atau gambaran. Entity Adalah sesuatu yang dapat dijadikan obyek dalam penelitian. objek tersebut bisa berupa obyek fisik misalnya karyawan. . Entity relationship diagram atau E-R Diagram adalah model konsep data yang digunakan untuk merancang struktur database. Data model ini dapat membantu dalam membuat konsep struktur database dan mempermudah dalam membuat program aplikasi.

Setiap atribute dari entity mempunyai key atribute atau kunci atribute. Dalam sistem informasi penggajian dan absebsi karyawan. Kunci atribute ini akan mewakili dari atribute yang lain. gaji pokok dan lain sebagainya. 3. data item. Atribute juga disebut sebagai data elemen. nomor induk karyawan. artinya entitas yang tidak bisa berdiri sendiri atau tidak mempunyai kunci atribute. 4. entity karyawan mempunyai atribut yaitu nama karyawan. 2. dan lain sebagainya. Multivalue Atribute Adalah atribute yang mempunyai nilai banyak. data field. tempat tanggal lahir. alamat. weak entity tipe Adalah intitas yang lemah. Atribute Setiap entity mempunyai atribute atau sebutan untuk mewakili suatu entity. misalnya satu departemen terletak di beberapa . misalnya nama karyawan. Karyawan dapat dilihat dari atributenya.

Database relasional selalu menggunakan field kunci untuk mendefinisikan relasi antar tabel. tetapi setiap tabel dalam data base terhubung satu sama lain . semakin banyak tabel yang kita miliki. Normalisasi adalah reduksi bertahap yang dilakukan pada sekumpulan tabel . Reversibel sangat penting karena berarti informasi tidak akan hilang.Langkah pertama dalam membangun database adalah membangun tabel yang benar. Sebuah tabel tidak harus langsung berhubungan dengan setiap tabel lain. Maka merupakan multivalue dari entitas departemen. maka semakin banyak relasi yang kita perlukan untuk menghubungkan semua tabel. Tabel-tabel dengan desain yang akan mengurangi kompleksitas aplikasi juga menambah fleksibilitas struktur data yang baik merupakan faktor utama dalam membuat database model relasional. prosedure normalisasi bersifat reversibel artinya normalisional ( misalnya 3 NF ) selalu dapat dikembalikan ke keadaan awal ( misalnya 2 NF). lokasi.

Super Key Super key adalah satu minimal set dari atribute yang menyatakan secara langsung dimana tidak dapat membuang beberapa atribute dalam set tanpa merusak kepemilikan yang unik.( tidak tabel yang berdiri sendiri) jadi tabel dapat berhubungan dengan setiap tabel yang lain dengan hubungan lansung/tidak langsung. setiap pencarian cukup dengan menyebut nomor pelanggan. Setiap file selalu terdapat kunci dari file berupa satu field atau satu set field yang memiliki record . misalnya nomor pelanggan merupakan kunci dari nama pelanggan . kunci kandidat/kunci calon (Candidat Key) Kunci kandidat adalah satu atribute atau lebih yang mendefinisikan secara unik suatu kejadian spesifik dari entity. . 2. alamat dan atribute lain dari pelanggan tersebut. maka dapat diketahui nama pelanggan. Berikut ini merupakan Field / atribute kunci. yaitu : 1.

Bentuk normalisasi 1. . kunci primer (Primary Key) Primary key adalah atribute yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik. 4. tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity. dan nilai-nilai pada tabel tersebut bersifat non atomik. kunci alternatif (Alternate Key) Kunci alternatif adalah kunci yang dipakai sebagai kunci pengurutan dalam laporan 5.3. Sebuah nilai atomik adalah field yang menyatakan data tunggal. Bentuk Normal Pertama (first normal form/1NF ) Bentuk normal pertama ini adalah tabel yang tidak mengandung pengulangan data. kunci tamu (Foreign Key) Kunci tamu adalah satu atribute yang melengkapi satu hubungan (relationship) yang menyatakan keinduknya.

database relational. 3. beberapa data harus digabungkan kedalam sebuah field. Bentuk Normal Ketiga (3NF/Third Normal Form) Untuk menjadi bentuk normal ketiga maka semua relasi haruslah dalam bentuk normal kedua dan semua atribute bukan primer dan tidak punya hubungan transitif. membatasi banyaknya field dalam suatu record. dan sering digunakan untuk menggambarkan suatu . Data flow diagram (DFD) adalah gambaran sistem secara logikal. Dengan kata lain tidak ada non kunci yang bergantung sebagian komponen-komponen kunci. setiap atribute bukan kunci harus bergantung hanya pada primary key dan pada primary key secara menyeluruh. bukan gabungan nilai-nilai pada mulanya. Untuk menyimpan banyak data . 2. Dengan kata lain. Bentuk Normal Kedua (second normal form / 2NF) Bentuk noramal kedua (2NF ) adalah tabel 1 NF dan setiap field bukan kunci bergantung sepenuhnya pada kunci.

Tidak ada aturan baku untuk menggambarkan DFD. Data flow diagram merupakan alat yang digunakan pada metedologi pengembangan sistem yang terstruktur (structured Analisys and desaign). tapi dari berbagai referensi yang ada. 2. 3. . secara garis besar Penggambaran DFD dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut : 1. Buat diagram level Satu Diagram ini merupakan dekomposisi dari diagram level zero. Buat diagram level Zero Diagram ini adalah dekomposisi dari diagram Context. Buat diagram context Diagram ini adalah diagram level tertinggi dari DFD yang menggambarkan hubungan sistem dengan lingkungan luarnya.sistem yang telah ada atau sistem yang baru yang akan dikembangkan secara logika.

dan seterusnya. misalkan memasukkan data absensi karyawan sumbernya dari data karyawan yang masuk. atau perbaikan penghapusan dan penambahan data. perbaikan. DFD level dua. tiga. Sumber data atau tujuan data sumber data flow diagram biasanya entity disebut sebagai sumber data atau tujuan data.4. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat Data flow diagram adalah sebagai berikut : 1. Proses Proses digunakan untuk perancangan program yang akan dibuatkan input misalnya proses perhitungan. 3. Proses dekomposisi dilakukan sampai dg proses siap dituangkan ke dalam program. Diagram ini merupakan dekomposisi dari level sebelumnya. Penyimpanan Data . Sumber data tersebut merupakan input sistem. 2. Aturan yang digunakan sama dengan level satu.

Simbol-simbol yang digunakan dalam data flow diagram . Perancangan program yang akan dibuat harus disimpan dalam file-file tersendiri. 4. Aliran Data Aliran data merupakan aliran arus data yang dikeluarkan 5.

3 : simbol DFD .No Nama Fungsi gambar 1 Terminal symbol Menunjukan awal dan akhir program 2 Preparation Memberikan nilai symbol awal suatu variable/counter 3 Processing symbol Pengolahan arithmatika dan pemindahan data 4 Pedefined process Detail yang terpisah symbol (sub routine) 5 Decision symbol Mewakili operasi perbandingan logika 6 Connector symbol Hubungan Yang putus masih dalam halaman Yang sama 7 off page connector Hubungan Yang symbol putus masih dalam halaman Yang berbeda 8 Annotation flag Keterangan untuk symbol memperjelas simbol yang lain Gambar 2.

Kebutuhan akan adanya program aplikasi yang bekerja dibawah system operasi Windows serta memiliki antarmuka visual yang user friendly telah memancing minat banyak orang menggunakan bahasa pemrograman yang mampu menyediakan antarmuka grafis. Hal ini disebabkan karena Delphi menyediakan fasilitas untuk pembuatan aplikasi dengan antarmuka visual secara mudah dan dapat memberikan hasil yang memuaskan. Delphi merupakan generasi penerus dari turbo Pascal.6 DELPHI 2. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa pemrograman Pascal atau yang kemudian juga disebut bahasa pemrograman Delphi.6.2.1 Tentang Delphi Borland Delphi atau biasa disebut Delphi saja. Borland Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman yang semenjak diluncurkan pertama kali. langsung dilirik dan diminati oleh para programmer komputer. merupakan sarana pemrograman aplikasi visual. .

yaitu obyek. property. form dan komponen-komponennya dapat dipakai ulang dan dikembangkan. toolbar. serta kemampuan mengakses data dari bermacam-macam format. dan event. kelebihan-kelebihan yang dimiliki Delphi antara lain karena pada Delphi. memiliki lingkungan pengembangan visual yang dapat diatur sesuai kebutuhan.Delphi memiliki sarana yang tangguh untuk pembuatan aplikasi. anda akan sering bertemu dengan istilah-istilah yang biasa dipakai dalam lingkungan pemrograman visual. Dalam membuat aplikasi menggunakan Borland Delphi. hingga kemampuan untuk menangani pengelolaan basis data yang besar. menghasilkan file terkompilasi yang berjalan lebih cepat. menu. mulai dari sarana untuk pembuatan form . Delphi menerapkan konsep aplikasi yang digerakkan oleh event (event driven). Pemrograman dengan model ini memang telah ada sebelum GUI dibuat dan diimplementasikan dalam beberapa disukai .

maka pembuatan aplikasi menggunakan Delphi dapat dilakukan dengan cepat dan menghasilkan aplikasi yang tangguh. Delphi menggunakan bahasa objek pascal di dalam lingkungan pengembangan aplikasi yang berorientasi objek (Object Oriented Programming). 6. para programmer dan pemakai aplikasi semenjak diperkenalkannya mouse. Form yang ada didalamnya. Disamping menggunakan konsep event-driven seperti yang telah disebutkan diatas.2 lingkungan kerja Delphi Berikut tampilan sarana pengembangan aplikasi yang terdapat pada lingkungan kerja Delphi : . misalnya. atau dimodifikasi seperlunya saja.2. dapat disimpan dalam suatu paket komponen yang dapat digunakan kembali. Dengan konsep seperti ini.

1.4 : form designer Form designer atau Form. Pada form inilah ditempatkan komponen-komponen sehingga aplikasi dapat berinteraksi dengan pemakainya . adalah window kosong tempat merancang antarmuka pemakai (user interface) aplikasi.1. Form Designer atau Form Gambar 2. Tampilan awalnya seperti pada gambar 2.

. berisi ikon-ikon komponen visual dan nonvisual yang dapat anda gunakan untuk merancang antarmuka bagi pemakai aplikasi. Component Pallete Gambar 2.5 : component pallete Component Pallete. Komponen tersebut dapat berupa komponen default bawaan Delphi.2. Component Pallete terdiri atas beberapa page yang dipakai sebagai pengelompok jenis komponen. ataupun komponen yang anda buat sendiri. misalnya adalah page standard.

. untuk menentukan dan mengubah property (atribut) dan event objek.3. Disamping itu. anda juga dapat memilih komponen melalui Object Inspector.6 : object inspector Object Inspector. Object Inspector Gambar 2.

Object Tree view Gambar 2. .7 : object tree view Object TreeView untuk menampilkan dan mengubah hubungan logis antar komponen di dalam projek.4. Dari sinilah kita dapat melihat dengan jelas bagaimana hirarkhi komponen-komponen yang ada di dalam form aplikasi kita.

Code Editor Gambar 2. Untuk melihatnya kita bias menggeser form yang menghalanginya.8 : code editor Code Editor.. sehingga kita tinggal melengkapinya. atau menggunakan tombol F12. Lokasi Code Editor ada di belakang form.Salah satu kemudahan menggunakan Delphi adalah tersedianya rangka-rangka dasar kode prosedur. . berfungsi untuk menulis dan menyunting kode program.5. Code Editor juga akan tampil ketika kita akan mengklik dua kali salah satu nama event handler di Object Inspector.

9 : project manager Project Manager untuk mengelola file-file yang membentuk projek. Jika belum tampil. Project Manager Gambar 2. window ini dapat ditampilkan dengan memilih menu View – Project Explorer. .6.

Banyak obyek yang tersedia di class library dapat diakses di IDE dari component pallete. nama objek di class library diawali dengan huruf T.7.10 : pustaka class Pustaka Class (class library) dengan berbagai objek yang dapat dipakai kembali. Pustaka Class Gambar 2. misalnya TstatusBar. Dengan ketentuan. .

11 : integrated debugger Integrated Debugger untuk pencarian dan pembetulan kesalahan kode. Integrated Debugger Gambar 2. 10. linker. seperti editor property untuk mengubah nilai properti objek. dan utilitas lainnya.8. Banyak sarana untuk tujuan ini. . 9. Sarana Command-Line Sarana Command-Line meliputi kompiler. diantaranya adalah Window Wacth List. Beberapa sarana lain.

dan lainnya. Beroperasi pada banyak platform yang berbeda.7 MYSQL MySQL (My Structure Query Language) adalah database server yang mampu menampung sampai ratusan giga record (Andi Pramono & M. MySQL tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sebuah aplikasi lain (interface). Fully multi-threaded dengan kernel threaded. Kita bisa mencampurkan tabel dari database yang berbeda pada query yang sama . 3.Syafii. Delphi.2. 2.org. Untuk mendapatkan program MySQL anda dapat mendownloadnya di http://www. Visual Foxpro. Sebagai sebuah program penghasil database . Beberapa karakteristik utama dari MySQL yaitu : 1. yang ada pada platform Windows seperti Visual Basic. artinya adalah bisa dengan mudah mempergunakan multiple CPU bila ada.mysql. MySQL dapat didukung oleh hampir semua program aplikasi baik yang open source seperti PHP maupun yang tidak. 2005:3).

4. SQL adalah suatu bahasa permintaan yang terstruktur yang telah distandarkan untuk semua program pengakses database seperti Oracle. Kelebihan yang dimiliki MySQL adalah menggunakan bahasa query standar yang dimiliki SQL (Structure Query Languege). (Abdul Kadir. Secara prinsip. Mampu menangani database berukuran besar. SQL adalah kependekan dari Structured Query Language. MySQL bisa memuat 50. yaitu : 1. 2002:11). SQL biasa dibaca SEQUEL dan bukan ES-KYU- EL. dan lain lain. Server bisa memberikan pesan kesalahan pada client dalam banyak bahasa dan lain sebagainya. Progress SQ1. 5.000 record dan 60. Bahasa ini merupakan standar yang digunakan untuk mengakses basis data relasional. Dalam bahasa inggris.000. perintah-perintah SQL (biasa disebut pernyataan) dapat dibagi menjadi 3 kelompok.000 tabel. SQL Server. DDL (Data Definition Language) atau bahasa pendefinisi data .

DML (Data Manipulation Language) atau bahasa pemanipulasi datA 3. DCL (Data Control Language) atau bahasa pengendali data .2.