A.

Perjanjian yang pernah terjadi di luar negeri
 Perjanjian Versailles
Perjanjian ini dilakukan antara pihak sekutu dan Jerman pada
tanggal 18 Juni 1919. Perjanjian Versailles dibentuk oleh
Woodrow Wilson (USA), Clemenceau (Perancis), Lloyd George
(Inggris), V.E. Orlando (Italia). isi Perjanjian Versailles antara
lain :
1) Jerman harus menyerahkan :
Ø Daerah Elzas-Lotaringen kepada Perancis
Ø Daerah Eupen, Malmedy, dan Meresnet kepada Belgia
Ø Daerah Prusia Barat dan Posen kepada Polandia
Ø Danzig sebagai kota merdeka di bawah naungan Liga Bangsa-
Bangsa
2) Jerman harus menyerahkan daerah Saar kepada LBB selama
15 tahun dan kemudian akan diadakan plebisit untuk
menentukan apakah rakyat memilih bergabung dengan Jerman
atau Perancis.
3) Jerman harus menyerahkan daerah jajahannya kepada Inggris,
Perancis, dan Jepang.
4)Jerman harus membayar ganti kerugian perang kepada
Negara-negara sekutu sebesar 132 bilyun mata uang emas.
5) Jerman harus menyerahkan semua kapal dagangnya kepada
Inggris.
6) Angkatan perang Jerman diperkecil dan dilarang mengadakan
wajib militer.
7) Daerah Rhein diduduki oleh sekutu untuk mengawasi apakah
Jerman mentaati Perjanjian Versailles ataukah tidak.
 Perjajian Sevres dilakukan pada tanggal 20 Agustus 1920
antara sekutu dan Turki. Isi perjanjian Sevres antara lain :
1) Daerah Turki diperkecil hanya meliputi Konstantinopel dan
sekitarnya serta Anatolia.
2) Yunani menduduki Smyrna dan Tharcia
3) Dardanella, Laut Armora, Bosporus harus dibuka untuk kapal
dari semua bangsa.
1

yang isinya tidak terlalu memberatkan Turki.  Perjanjian St. tetapi Turki dapat mempertahankan diri. Perjanjian Postdam ini sendiri dihadiri oleh Harry S.  Perjanjian Postdam Perjanjian ini menandai akhir dari perang antara Sekutu dengan Jerman. Josep Stalin (Presiden Uni Soviet).  Perjanjian Trianon Perjanjian antara Sekutu dan Hongaria pada tanggal 4 Juni 1920 yang berisi daerah Hongaria diperkecil. dan tidak mengakui perjanjian tersebut. Germain dilakukan pada tanggal 10 September 1919 di St. Keputusan yang dihasilkan adalah sebagai berikut : 2 . Truman (Presiden Amerika Serikat). dan keluarga Napsburg tidak boleh menjadi raja Hongaria. Diterimanya perjanjian ini oleh pemerintah Turki menimbulkan pemberontakan dari kelompok nasionalis yang dipimpin oleh Mustafa Kemal Pasha. Oleh karena itu sekutu menyerang Turki. dan Clement Richard Attlee (Perdana Menteri Inggris) pada tanggal 2 Agustus 1945. 4) Armenia merdeka. Germain antara Sekutu dan Austria yang isinya : 1) Tidak diperkenankan adanya persekutuan Jerman-Austria 2) Tirol Selatan dan Istria diberikan kepada Italia dan Bohemia 3) Moravia diberkan kepada Cekoslovakia  Perjanjian Neulilly Perjanjian antara Sekutu dan Bulgaria pada tanggal 27 November 1919 dengan syarat Bulgaria harus menyerahkan daerah pantai Laut Aegea. perjanjian Sevres diperbarui dengan Perjanjian Lausanne pada tanggal 24 Juli 1923. Akhirnya. Pemberontakan berhasil menurunkan Sultan Muhammad VI dari tahtanya dan menjadikan Turki sebagai Republik dengan Mustafa Kemal Pasha menjadi presiden.

3. Perjanjian yang awalnya hanya bersifat sementara ini kemudian disahkan pada Perjanjian San Fransisco tanggal 8 September 1951. Jerman dibagi dalam 2 daerah pendudukan yakni bagian timur oleh Uni Soviet. Wilayah Italia diperkecil. dan Perancis. 4. Jumlah tentara dan peralatan militer Jerman harus dikurangi. Kepulauan Jepang di bawah pengawasan Amerika Serikat. Inggris.  Perjanjian San Fransisco Pada tanggal 2 September 1945. 6. Perjanjian San Fransisco berisi: 1. Kota Berlin yang terletak di tengah-tengah daerah pendudukan Uni Soviet. 1. yakni tokoh-tokoh NAZI harus dihukum di bawah pengawasan internasional. di atas kapal Missouri diadakanlah pertemuan antara Jepang dan Sekutu (Amerika Serikat) yang hasilnya menyatakan bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Jerman harus membayar ganti rugi perang kepada Sekutu. 3 . Inggris. 5. Perancis) Berlin Timur (Uni Soviet). Abessynia dan Albania mendapatkan kemerdekaannya. 2. Seluruh jajahan Italia di Afrika Utara diambil alih oleh Inggris. Danzig dan daerah Jerman sebelah timur Sungai Oder dan Neisse diserahkan kepada Polandia. 3. Trieste menjadi negara merdeka di bawah PBB. Penjahat perang.  Perjanjian Paris adalah perjanjian antara Sekutu dengan Italia yang ditandatangani pada tanggal 10 Februari 1947. bagian barat oleh Amerika Serikat. Italia harus membayar kerugian perang. 2. Keputusan yang dihasilkan dalam perjanjian tersebut adalah: 1. 4. dibagi 2 bagian yakni Berlin Barat (Amerika Serikat. 5. Rusia tidak ikut menandatangani perjanjian ini sehingga tidak mengakuinya.

2. Perjanjian ini adalah hasil dari kongres diplomatik besar. sehingga menciptakan sistem tatanan politik modern di dunia khususnya Eropa Tengah pada waktu itu. Hasil-hasil yang di capai dalam Perjanjian Camp david Menghasilkan : 1. Isi dari perjanjian ini antara lain: 1. Jepang harus membayar kerugian perang kepada Sekutu. 3. Amerika serikat akan memberikan bantuan kepada Mesir dan Israel  Perjanjian Westfalen Westphalia sering dikenal juga sebagai tempat berlangsungnya Perjanjian Damai Westphalia (Peace of Westphalia) pada tahun 1648 yang menandai berakhirnya Perang Tiga Puluh Tahun (1618–1648) di Kekaisaran Romawi Suci yang menjadi salah satu masalah besar di wilayah Eropa. Perjanjian Camp David di tanda tangani di Amerika serikat tanggal 26 maret 1979. Turki tidak membayar perang 2. Pilihannya adalah Katolikisme. Menghentikan perang antara Israel dengan Mesir 2. Turki tidak mengurangi angkatan perangnya. Semua pihak mengakui Perdamaian Augsburg tahun 1555 yang isinya setiap pangeran berhak menentukan agama negaranya sendiri. Dalam perjanjian Camp david Israel di wakili oleh perdana Menteri Manachem Begin sedangkan Mesir di wakili oleh Presiden Anwar Sadat dan Amerika serikat di wakili oleh Presiden Jimmy Carter.  Perjanjian Camp David adalah perjanjian antara Israel dengan Mesir dan yang menjadi Penengah adalah Amerika Serikat. 4. menghasilkan beberapa perjanjian lainnya seperti : 1. Tokoh-tokoh fasis diadili sebagai penjahat perang dan harus dihukum di bawah pengawasan internasional. Israel menarik pasukannya dari wilayah Mesir 3. Sedangkan Manchuria dan Taiwan diberikan kepada Tiongkok. Kepulauan Kurile dan Sakhalin Selatan diserahkan kepada Uni Soviet. 4 .  Perjanjian Laussane (24 Juli 1923) terjadi antara Turki dengan sekutu.

Larangan penerbitan surat marka dan pembalasan tanpa batas kepada tentara bayaran. provinsi-provinsi Baltik. rakyat. dan agen asing masing-masing pihak secara eksklusif. Richard von Kühlmann. dan kedua untuk mendukung "Kaum Putih" (lawan dari "Kaum Merah") pada Perang Saudara Rusia. Isi perjanjian Brest Litovsk : “Tanenburg dan Danau Mantsuri jatuh ke tangan Jerman. Pasukan Sekutu memimpin invasi kecil ke Rusia. Pengakuan luas terhadap kedaulatan tanah. pertama untuk menghentikan Jerman mengeksploitasi sumber daya alam Rusia. dan Vasil Radoslavov  Persetujuan Amiens 5 . Melalui adopsi Perjanjian Brest-Litovsk. serta pengakuan terhadap setiap atau sebagian tanggung jawab serangan oleh warga negaranya maupun agen-agennya. dan sekarang Calvinisme (prinsip cuius regio. 3.Tentara Sekutu mendarat diArkhangelsk dan Vladivostok.  Perjanjian Brest-Litovsk Perjanjian ini menyerahkan banyak sekali teritori. Entente tidak lagi berdiri. Lutheranisme. sumber daya manusia yang dibutuhkan Jerman untuk menduduki bekas teritori Rusia mungkin turut berkontribusi pada kegagalan Serangan Musim Semi dan mengamankan sedikit bahan pangan ataumaterial lainnya. Tanenburg dan Danau Mantsuri diincar karena banyak tambang batu bara” Yang menandatangani Perjanjian Brest-Litovsk (9 Februari 1918): Count Ottokar von Czernin. eius religio). 2. Umat Kristen di kepangeranan yang denominasinya bukan aliran resmi diberi hak mempraktikkan keyakinannya secara terbuka pada waktu tertentu dan secara tertutup atas keinginan sendiri. termasuk Finlandia. sebagian Polandia dan Ukraina ke Blok Sentral. Meski Jerman tampak sukses besar.

Philips V diakui sebagai Raja Spanyol. Britania Raya mengembalikan Koloni Tanjung kepada Republik Batavia. 4. dan Sailan. Tobago. 6 . Spanyol harus meyerahkan Gibraltar dan Minorca kepada Britania. Persetujuan Amiens adalah salah satu perjanjian damai pada yang ditandatangani di Amiens. memuat syarat- syarat sebagai berikut: 1. yang untuk sementara mengakhiri ketegangan antarkedua belah pihak. Kerajaan Eropa Spanyol pada saat itu dibagi-bagi: Savoy menerima Sisilia dan sebagian Lombardia. 5. Gozo. dan Comino dikembalikan ke Ksatria Rumah Sakit dan pulau-pulau itu dinyatakan netral. Perancis menarik pasukannya dari Negara Kepausan. Perancis diwakili oleh Joseph Bonaparte dan Britania Raya diwakili oleh Charles Cornwallis. 7. Perancis pada tanggal 27 Maret 1802 antara Perancis dan Britania Raya. Menyusun pemulihan tahanan dan sandera. adalah sebuah seri perjanjian yang ditandatangani pada 23 Januari 1713. kepada Britania. Dalam perjanjian ini tertulis bahwa cucu dari Louis XIV. 1st Marquess Cornwallis. dan menyetujui untuk memberikan Asiento( kontrak perdagangan- budak yang berharga). Britania Raya menarik pasukannya dari Mesir. Sardinia. dan sebagian Kadipaten Milano. Malta. Napoli. 2. Britania Raya mengembalikan sebagian besar kepulauan Hindia Barat yang ditaklukkannya kepada Bataafse Republiek. membantu mengakhiri Perang Suksesi Spanyol. Perbatasan Guyana Perancis ditentukan. Dalam penandatanganan tersebut. Syarat perjanjian: Perjanjian itu. Britania Raya fiserahi Trinidad. 3. persahabatan. 6. sedangkan Kaesar Charles VI akan menerima Spanyol Belanda.  Perjanjian Utrecht. dengan menyatakan "perdamaian. Sebagai tambahan. 8. dan pemahaman yang baik".

tercapailah suatu kesepakatan yang dinamakan perjanjian Tordesillas pada tahun 1494. yang memberikan dampak yang membuat Makassar mengalami kemunduran dan akhirnya jatuh ke tangan VOC. VOC mempunyai hak memonopoli perdagangan. Benteng-benteng Makassar harus dihancurkan. Perjanjian yg pernah terjadi di Nusantara  Perjanjian Bongaya adalah perjanjian antara Kerajaan Makassar dengan VOC pada tanggal 18 November 1667. 7 . dan Sumbawa kepada VOC. Makassar harus mengakui kedaulatan VOC. sedangkan portugis menguasai negeri-negeri di sebelah timur. 1. Isi Perjanjian Bongaya. 2. Makassar harus menyerahkan daerah. dimana pada waktu itu VOC memperalat Raja Bone Arung Palaka untuk mengalahkan Kerajaan Makassar. kecuali Benteng Rotterdam.” Spanyol diberi hak untuk nmelayari dan menguasai negeri-negeri di sebelah barat. Flores. B. antara lain sebagai berikut. Bone. Jadi dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa perjanjian bongaya dapat terjadi akibat dari VOC. Hal ini membuat Paus Yulis II turun tangan untuk menyeleseikan perseteruanportugis dan spanyol.. Perjanjian Bongaya dapat terjadi atau latar belakangnya adalah VOC yang mengalahkan Sultan Hasanuddin dari Kerajaan Makassar. Isi perjanjian tordesillas adalah “membagi dunia dua wilayah kekuasaan yang dibatasi oleh garis tordesillas yang membentang dari kutub utara ke kutub selatan melalui kepulauan verde di sebelah barat Benua Afrika. Akhirnya. 3.  Perjanjian Tordesillas Bangsa portugal dan spanyol sama-sama ingin menguasai dunia. yang akhirnya menyebabkan Kerajaan Makassar kalah dengan terpaksa melakukan perjanjian Bongaya dan menandatangan perjanjian tersebut. 4.

Dalam sejarah disebutkan bahwa pasukan Mangkubumi terpecah ketika melawan kompeni Belanda (VOC) karena pasukan Mas Said tiba-tiba memisahkan diri dari komando bersama.  Perjanjian Jepara Kerajaan yang membuat Perjanjian itu adalah Kerajaan Mataram yang di pimpin oleh Sultan Amangkurat II Perjanjian ini karna di dasari dengan adanya pemberontakan TrunoJoyo. Aru Palaka dikembalikan lagi kedudukanya sebagai Raja Bone oleh VOC. 5. Pihak VOC (belanda) meminta Pesisir Utara Pulau Jawa di pegang oleh VOC 3. VOC bebas dari bea pemasukan dan pengeluaran barang- barang. Makassar tidak boleh berdagang dengan maluku.terhadap pemerintahan Kerajaan Mataram. 7. Untuk imbalan sebagai penumpasan atau penangkapan TrunoJoyo  Perjanjian Giyanti Perjanjian Giyanti terjadi karena adanya perlawanan Mangkubumi dan Mas Said. 6. Makassar harus membayar ongkos perang.Dengan adanya pembrontakan ini Sultan Amangkurat II meminta bantuan kepada pihak pemerintahan VOC (Belanda) untuk menangkap TrunoJoyo dengan kesepakatan bila berhasil dan memenangkan.Pembrontakan yang dilakukan oleh TrunoJoyo. Pihak Kerajaan Mataram meminta bantuan kepada pihak VOC (Belanda) 2.Nah dengan itu Pemerintah VOC (Belanda) membuat perjanjian secara tertulis yang di saksikan oleh Raja Mataram yaitu Sultan Amangkurat II dengan isi perjanjian sebagai berikut: 1. Hal tersebut dapat terjadi karena Mas Said sendiri bertahan di daerah Sukawati (Sragen) dan ingin 8 .Pemerintah atau Kerajaan Mataram bersedia memberikan apa saja kepada pihak pemerintah VOC (Belanda). 8.

Pakubuwana III. 9 . menjadi raja. Perjanjian ini membuat Pangeran Sambernyawa mendapatkan separuh wilayah Surakarta (4000 karya. Perjanjian Giyanti ditandatangai oleh VOC. Akhirnya perlawanan tersebut diakhiri dengan Perjanjian Giyanti. Adapun isi dari Perjanjian Giyanti adalah sebagai berikut: “Pemecahan kerajaan Mataram menjadi dua wilayah. Dengan berat hati Hamengku Buwono I dan Paku Buwono III akhirnya merelakan beberapa wilayahnya untuk Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa). Sultan Paku Buwono III. yaitu Yogyakarta untuk Pangeran Mangkubumi sebagai Sultan Hamengku Buwono I dan Surakarta untuk Pakubuwana III. mencakup beberapa daerah yang sekarang termasuk dalam Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Karanganyar.”  Perjanjian Salatiga Perjanjian ini merupakan upaya penyelesaian dari serangkaian konflik perebutan kekuasaan yang mengakhiri Kesultanan Mataram. dan VOC di gedung VOC yang sekarang menjadi kantor Walikota Salatiga. dan Pengeran Mangkubumi pada tahun 1755. eksklave di wilayah Yogyakarta i Ngawen dan menjadi penguasa Kadipaten Mangkunegaran menggunakan gelar Mangkunegara I. Perjanjian ini ditandatangani oleh Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa). Sultan Hamengku Buwono I . Isi Perjanjian Giyanti Dalam perkembangan selanjutnya. Ngawen di wilayah Yogyakarta dan sebagian Surakarta menjadi daerah kekuasaan dari Pangeran Sambernyawa.

Provinsi Jawa Barat.  Perjanjian Kalijati Perjanjian Kalijati adalah salah satu kesepakatan diplomasi yang penting sepanjang sejarah tanah air. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia atas Jawa. dan Sumatra. tepatnya di Kecamatan Kalijati. Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Uni Indonesia-Belanda sebelum tanggal 1 Januari 1949  Perjanjian Renville diambil dari nama sebutan kapal perang milik Amerika Serikat yang dipakai sebagai tempat perundingan antara pemerintah Indonesia dengan pihak Belanda. Isi peranjian Kalijati: “Belanda menyerahkan wilayah jajahan atas Indonesia kepada Jepang tanpa syarat”  Perjanjian Linggarjati Isi perjanjian Linggarjati: 1. Namun Penguasa dari wilayah Mangkunegaran tidak berhak mendapat gelar Sunan atau Sultan. dan hanya berhak atas gelar Pangeran Adipati. Dalam perundingan itu. Perjanjian tersebut dilakukan oleh Jepang dan Belanda ketika berada di Indonesia. 2. Madura. Akan dibentuk negara federal dengan nama Indonesia Serikat yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia 3. dan KTN sebagai perantaranya. Kabupaten Subang. delegasi Indonesia diketuai oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin dan pihak Belanda menempatkan seorang Indonesia yang bernama Abdulkadir Wijoyoatmojo sebagai ketua delegasinya. Dibentuk Uni Indonesia-Belanda dengan ratu Belanda sebagai kepala uni 4. Penempatan Abdulkadir Wijoyoatmojo ini merupakan siasat pihak Belanda dengan menyatakan bahwa pertikaian yang terjadi antara Indonesia dengan Belanda merupakan masalah dalam negeri Indonesia dan bukan menjadi masalah 10 .

Belanda tetap berdaulat sampai terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS). 4. Tentara Indonesia di daerah pendudukan Belanda (daerah kantong) harus dipindahkan ke daerah Republik Indonesia. Isi Perjanjian Renville dari persetujuan itu adalah sebagai berikut: 1. Republik Indonesia menjadi negara bagian dari Republik Indonesia Serikat. 2. Antara enam bulan sampai satu tahun akan diselenggarakan pemilihan umum untuk membentuk Konstituante RIS.  Perundingan Roem-Royen Dalam perundingan Roem Royen. Sebaliknya. Republik Indonesia sejajar kedudukannya dalam Uni Indonesiaa Belanda. Pernyataan pemerintah Republik Indonesia dibacakan oleh Ketua Delegasi Indonesia Mr. Sebelum Republik Indonesia Serikat terbentuk. intemasional yang perlu adanya campur tangan negara lain. Mohammad Roem yang berisi antara lain sebagai berikut: 1. 3. Kemudian disepakati kesanggupan kedua belah pihak untuk melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB tertanggal 28 Januari 1949 dan persetujuan pada tanggal 23 Maret 1949. 5. pihak Republik Indonesia tetap berpendirian bahwa pengembalian pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakarta merupakan kunci pembuka untuk perundingan selanjutnya. Pemerintah Republik Indonesia akan mengeluarkan perintah penghentian perang gerilya. pihak Belanda menuntut penghentian perang gerilya oleh Republik Indonesia. 3. Akhirnya. pada tanggal 7 Mei 1949 berhasil dicapai persetujuan antara pihak Belanda dengan pihak Indonesia. Belanda dapat menyerahkan kekuasaannya kepada pemerintah federal sementara. Belanda turut serta dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) yang bertujuan mempercepat penyerahan kedaulatan lengkap 11 . Kedua belah pihak bekerja sama dalam hai mengembalikan perdamaian dan menjaga keamanan serta ketertiban. 6. 2.

Pemerintah Belanda menyetujui bahwa Republik Indo-nesia akan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS). Pemerintah Belanda membebaskan secara tidak bersyarat para pemimpin Republik Indonesia dan tahanan politik yang ditawan sejak tanggal 19 Desember 1948. dan tidak bersyarat kepada negara Republik Indonesia Serikat. Van Maarseven d. Konferensi Meja Bundar (KMB) akan diadakan secepatnya di Den Haag sesudah pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta. 3. Tokoh Konferensi Meja Bundar Delegasi yang hadir dalam KMB: a. Wakil UNCI : Chritchley  Isi Konferensi Meja Bundar adalah sebagai berikut.H. van Royen. Delegasi RI : Drs. Konferensi Meja Bundar dilaksanakan sebagai kelanjutan dari konflik Indonesia- Belanda setelah Kemerdekaan Indonesia. Hatta b. Hutang bekas pemerintah Hindia Belanda ditanggung oleh RIS. Delegasi Belanda : Mr.  Konferensi Meja Bundar (KMB) Konferensi Meja Bundar dilaksanakan di Den Haag. 2.2 November 1949. 12 . Delegasi BFO : Sultan Hamid c. J. RIS dan kerajaan Belanda bergabung yang merupakan Uni Indonesia-Belanda di bawah Ratu Belanda sebagai Kepala Uni. Pernyataan Delegasi Belanda dibacakan oleh Dr. yang berisi antara lain sebagai berikut: 1. Moh. b. Pemerintah Belanda menyetujui bahwa pemerintah Republik Indonesia harus bebas dan leluasa melakukan kewajiban dalam satu daerah yang meliputi Karesidenan Yogyakarta. c. a. 4. Belanda pada tanggal 23 Agustus . Indonesia menjadi negara federal dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS).

antara lain: 1. Sebagai tindak lanjut Rencana Bunker pada tanggal 15 Agustus 1962 di New York diselenggarakan perjanjian antara Indonesia dan Belanda yang disebut Persetujuan New York. Penyerahan Irian Barat dilaksanakan satu tahun setelah KMB. e. Hasil Konferensi Meja Bundar  Serah terima kedaulatan dari pemerintah kolonial Belanda kepada Republik Indonesia Serikat.  Dibentuknya sebuah persekutuan Belanda-Indonesia. Indonesia ingin agar semua bekas daerah Hindia Belanda menjadi daerah Indonesia. d. Adanya Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Irian Barat. Isi Persetujuan (Perjanjian) New York 15 Agustus 1962 13 . dan bahwa masalah ini akan diselesaikan dalam waktu satu tahun. sedangkan Belanda ingin menjadikan Papua bagian barat negara terpisah karena perbedaan etnis. Penyerahan pemerintahan Irian Barat kepada Indonesia melalui badan PBB yang disebut United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA). atas prakarsa seorang diplomat Amerika Serikat bernama Ellsworth Bunker mengusulkan adanya penyelesaian damai. Konferensi ditutup tanpa keputusan mengenai hal ini. kecuali Papua bagian barat. dengan monarch Belanda sebagai kepala negara  Pengambil alihan hutang Hindia Belanda oleh Republik Indonesia Serikat  Perjanjian New York Ketegangan antara Indonesia dan Belanda terjadi pada fase infiltrasi. maka disebut sebagai Rencana Bunker. Adapun isi Rencana Bunker. Oleh sebab itu untuk mencegah meletusnya pertempuran. Karena diusulkan oleh Bunker. Karena itu pasal 2 menyebutkan bahwa Papua bagian barat bukan bagian dari serahterima. Pengakuan kedaulatan dilaksanakan akhir tahun 1949. 2.

Sesudah disahkannya persetujuan Belanda-Indonesia. c. Penghentian permusuhan diantara kedua negara Perjanjian Bangkok ini juga dikenal sebagai awal mula terbentuknya ASEAN. Pasukan Indonesia yang sudah berada di Irian Barat tetap tinggal di Irian Barat. dan Filiphina yang lebih dikenal sebagai MALINDO. Bahkan penguasa Indonesia saat itu. Paling lambat tanggal 1 Mei 1963 UNTEA harus menyerahkan Irian Barat kepada Republik Indonesia. f. Mulai tanggal 31 Desember 1962 bendera Indonesia berkibar di samping bendera PBB.  Perjanjian Bangkok Perjanjian ini dilakukan untuk menormalisasi hubungan kedua belah pihak antara Indonesia dan Malaysia yang sedang berseteru. Malaysia. 14 . a. Hubungan diantara kedua belah bejalan tidak sehat lagi. Hal ini dikarenakan Malaysia membentuk negara federasi yang dianggap sebagai proyek Neokolonialisme Inggris dan Malaysia yang bertolak belakang dengan perjanjian Manila. paling lambat pada tanggal 1 Oktober 1962 UNTEA akan berada di Irian Barat. Rakyat Sabah dan Serawak diberi kesempatan mengenai kedudukan mereka dalam Malaysia 2. Angkatan perang Belanda secara berangsur-angsur dipulangkan. e. tetapi di bawah kekuasaan UNTEA. Isi perjanjian: 1. b. Indonesia dan Malaysia menyetujui pemulihan hubungan diplomatik 3. IR Soekarno dituding akan membuat negara kesatuan yang terdiri dari Indonesia. dengan Malaysia yang di Back Up Inggris. Antara Irian Barat dan daerah Indonesia lainnya berlaku lalu lintas bebas. d. Indonesia yang masih berda di naungan Orde Lama memutuskan hubungan diplomatik pada 17 September 1963. Dengan adanya hal tersebut.

 Perjanjian Saragosa Tanggal 22 April 1529 M merupakan waktu dibentuknya Perjanjian Saragosa yang diadakan di kota Saragosa. 2.  Kesimpulan: Tujuan Perjanjian Saragosa Agar pasukan portugis dan spanyol tidak saling bersaing dalam memperebutkan kerajaan dan koloni antara portugis dan spanyol sehingga dibuatlah perjanjian dari dua belah pihak. Spanyol dan Portugis yang di sepakati 15 . Maluku menjadi daerah kegiatan Portugis. Perjanjian Saragosa atau Perjanjian Zaragosa merupakan perjanjian yang menentukan kegiatan bagian timur milik Spanyol dan Selatan milik Maluku. dengan batas garis bujur dari 297. Perjanjian Saragosa ditandatangani oleh Raja John III dan Kaisar Charles V. Bumi dibagi atas dua pengaruh. Spanyol yang diprakarsai oleh Paus.  Kesimpulan Isi Perjanjian Saragosa: Spanyol harus meninggalkan Maluku dan menempati daerah kegiatannya di Filipina. Wilayah kekuasaan Spanyol membentang dari Meksiko ke arah barat sampai kepulauan Filipina dan wilayah kekuasaan Portugis membentang dari Brazil ke arah timur sampai kepulauan Maluku.5 marine leagues atau 17 derajat sebelah timur Kepulauan Maluku. Isi Perjanjian Saragosa: 1. yaitu pengaruh bangsa Spanyol dan Portugis. Daerah di sebelah barat garis saragosa adalah penguasaan Portugis.