EVALUASI PENGOBATAN PENYAKIT DIARE AKUT

PADA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUP Dr.SARDJITO
YOGYAKARTA TAHUN 2007

INTISARI

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi
lebih dari biasanya (> 3 kali/hari) disertai perubahan konsistensi tinja (menjadi cair),
dengan atau tanpa darah/ atau lendir. Sejauh ini, pemberian obat antidiare dapat dikatakan
tidak berguna, bahkan berisiko menimbulkan efek samping yang cukup berbahaya.
Dampak negatif dapat timbul akibat penggunaan obat yang tidak rasional baik dampak
medis maupun dampak ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
penggunaan obat dalam penanganan penyakit diare akut pada anak dan mengetahui
kesesuaian penggunaan obat diare akut pada anak di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
selama tahun 2007, meliputi sesuai indikasi, sesuai pasien, sesuai obat dan sesuai dosis.
Penelitian ini mengikuti rancangan penelitian cross sectional bersifat deskriptif non
analitik dengan pengumpulan data secara retrospektif. Data yang digunakan adalah data
rekam medik yang akan dianalisis dengan metode deskriptif non analitik dengan tujuan
untuk memperoleh gambaran tentang pengobatan diare akut pada anak. Kesesuaian
pengobatan diketahui dengan cara membandingkan terapi pengobatan yang diberikan
dengan SPM RSUP Dr Sardjito. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat yang paling
banyak diberikan adalah obat dari golongan vitamin, mineral, elektrolit, dan suplemen
gizi sebanyak 91 kasus (92,9%). Kesesuaian pengobatan menunjukkan bahwa pemberian
rehidrasi 71,4% sesuai indikasi dan antibiotik 35,7% sesuai indikasi, 100% sesuai pasien,
80,4% sesuai obat pada pasien demam, 88,5% sesuai obat pada pasien muntah, dan 75%
sesuai obat pada pasien kejang. Kesesuaian dosis obat sebesar 5,1% dan tidak sesuai
94,9% ini terjadi pada 72 pasien (97,3%) yang mendapatkan dosis zinc melebihi dosis
lazimnya (overdosis) dan 13 pasien (92,9%) pada pemberian lactobasillus achidopilus
dengan dosis dibawah dosis lazimnya (subdosis).

Kata kunci : diare akut, kesesuaian penggunaan obat, RSUP Dr. Sardjito.

xv

This research follows of cross sectional haves the character of descriptive of non analytic with data collecting retrospectively. Negativity impact can arise as result of usage of irrational drug either medical impact and also economics impact. even risk generates side effects that is dangerous enough. Therapy concordance is known by the way of comparing therapy given with SPM RSUP Dr Sardjito.7% according to indication.5% according to drug of drug at vomit patient. 100% according to patient. mineral. Keyword : acute diarrhoea.1% and inappropriate of this 94. Curative concordance indicates that rehidration 71. and supplement gizi 91 cases ( 92. Data applied is medical record data which will be analysed with descriptive method of non analytic as a mean to obtains picture about therapy of acute diarrhoea at chlid. 80. and 75% according to drug of drug at spastic patient.4% according to drug at fever patient. This research aim to know image of usage of handling internal medicine of acute diarrhoea disease at child and knows usage concordance of acute diarrhoea drug at child of in Dr Sardjito Hospital of Yogyakarta during the year 2007. Dr Sardjito Hospital. electrolyte.4% according to indication.3%) gets dose zinc to exceed dose as a rule ( overdose) and 13 patients ( 92. covers according to indication. THE DRUG USE EVALUATION OF ACUTE DIARRHEA DISEASE AT CHILD IN Dr SARDJITO HOSPITAL ABSTRACT Diarrhoea is disease marked with increasing of defecation frequency more than the usual (> 3 times/days) accompanied change of faeces consistency ( becomes liquid).9% happened by 72 patients ( 97. drug administration of antidiarrhoea can be told of useless. according to drug and according to dose. So far.9%) at giving of lactobasillus achidopilus with under dose as a rule ( subdosis). antibiotic 35. according to patient.9%). Result of research indicates that drug which at most given is drug from faction of vitamin. Concordance of drug dose equal to 5. usage concordance of drug. xvi . with or without blood or mucus. 88.

Related Interests