Tugas_METPEN_Eky Masbuchin (2011510101

)

REVIEW JURNAL
COCKLE SHELL ASH REPLACEMENT FOR CEMENT AND FILLER IN
CONCRETE
Malaysian Journal of Civil Engineering 25(2):201-211(2013)

Review oleh:
Eky Masbuchin (2011510101)
Universitas Internasional Semen Indonesia
2017

Latar Belakang Teori
Cockle merupakan salah satu jenis kerang yang banyak digunakan pada
industri perairan di Malaysia. Menurut data statistik dari departemen perikanan
Malaysia pada tahun 2011, jumlah cockle mencapai 57,544.40 ton produksi.
Sehingga dari jumlah yang banyak tersebut menghasilkan sampah cangkang di
Malaysia, terutama di daerah Johor dan Pahang. Hal tersebut terjadi karena limbah
cangkang yang tidak digunakan ditumpuk atau dikumpulkan pada area tersebut
sehingga menjadi limbah yang kurang bermanfaat bagi penduduk sekitar.
Permasalahan tersebut juga semakin bertambah dengan sifat cangkang kerang yang
keras dan sangat sulit untuk hancur dalam waktu yang lama. Dengan demikian,
cangkang akan menumpuk dan menjadi limbah yang dapat menjadi polutan bagi
lingkungan.
Dari permasalahan tersebut, cangkang kerang dianggap sebagai
permasalahan yang harus diatasi untuk mengurangi pencemaran yang terjadi.
Sehingga diperoleh alasan penelitian pada jurnal yang disusun oleh Othman,2013

dalam aplikasi pekerjaan pasang batu dan plesteran juga digunakan limbah cangkang kerang sebagai bahan tambahan. Penelitian tersebut menggunakan cangkang cockle sebagai pengganti serbuk pasir dalam membuat tiruan karang. Penelitian ini juga dilakukan untuk menjawab toeri yang dirancang dari peneliti mengenai pemanfaatan limbah cangkang kerang sehingga mendapatkan hasil penelitian mengenai teori yang diusulkan peneliti. Tugas_METPEN_Eky Masbuchin (2011510101) untuk memanfaatkan limbah cangkang kerang (Cockle) yang ada di Malaysia dalam mengurangi dampak dari pencemaran yang terjadi. recycle) khususnya pada industri pembangunan yang menggunakan material biodegradable. Tujuan Penelitian Jurnal penelitian mengenai pemanfaatan cangkang kerang cockle memliki tujuan untuk menciptakan green technology pada kontruksi bangunan menggunakan limbah cangkang kerang. . Pada cangkang cockle terdapat susunan material yang sangat baik dalam membentuk susunan material biodegradable tersebut. Pada tahun 2007. Selain dari kedua penelitian tersebut. Sehingga pada dasarnya. Tujuan penelitian ini didasari pada konsep 3R (reduce. Dengan demikian. Awang-Hazmi telah melakukan percobaan menggunakan serbuk cangkang cockle pada campuran pembuatan tulang. penggunakan cangkang cockle untuk aplikasai kontruksi mampu mendukung tujuan penelitian tersebut dalam menciptakan green technology yang aman dan mengurangi polutan bagi lingkungan. reuse. Metode Penelitian  Originalitas penelitian Penelitian dilakukan dengan mengembangkan penelitian yang sudah ada sebelumnya. dari jurnal yang telah direview merupakan penelitian yang mengembangkan penelitian yang telah ada sebelumnya dengan memanfaatkan limbah cangkang cockle di Malaysia sebagai material ramah lingkungan dalam industri kontruksi. Dari percobaan tersebut juga telah dikembangkan oleh Faridah Sahari dan Nurul Anizah pada tahun 2011.

27 serta sifat penyerapan air sebesar 0.52 % (agregat kasar) serta agregat halus dengan berat spesifik 2. cangkang kerang akan digunakan dalam pembuatan material dengan konsep green technology. Dalam mewujudkan penerapan konsep tersebut.  Desain eksperimen Percobaan dilakukan dengan menggunakan cangkang cockle yang telah diproses sebelumnya.  Solusi dalam menjawab permasalahan Untuk menjawab permasalahan yang terjadi. 10%. Selanjutnya didinginkan pada suhu 10oC/min sehingga cangkang tersebut menjadi sebuah “Ash” yang digunakan sebagai material penyusun beton. ada material lain yang digunakan dalam penyusun yakni semen tipe 1 OPC dan granit dengan spesifikasi ukuran 20mm. water permeability and porosity. 15%. modulus of elasticity.67 dan kadar absorbsi 0. yakni sebanyak 5%. Tugas_METPEN_Eky Masbuchin (2011510101)  Metode yang digunakan Dalam melakukan penelitian. Sifat-sifat beton yang diujikan terdiri dari compressive strength. Selain hal tersebut. Setelah pencampuran dilakukan maka campuran beton dicetak dalam beberapa model dan .75%. dilakukan pengujian dari pengaruh cangkang terhadap beberapa sifat beton. dan 50% pada campuran beton. Percobaan dilakukan dengan tiga tahapan yakni pencampuran (mixing). 25%. dan percobaan (testing). pada jurnal dijelaskan bahwa digunakan beberapa metode dalam memperoleh data yang dibutuhkan. pencetakan (casting). sedangkan dalam melakukan pengamatan struktur morfologi dari partikel material campuran digunakan metode SEM analysis. cangkang cockle dihancurkan menjadi serbuk dan dibakar pada suhu 1000oC selama satu jam. berat spesifik 2. tensile. Dalam tahap pencampuran diberikan beberapa model percobaan dengan diberikan kadar campuran dari serbuk cangkang cockle yang berbeda beda. Untuk memperoleh data komposisi kimia dari campuran beton cangkang kerang cockle digunakan uji analisis menggunakan Fluoresence X-ray.

dan cylinder Ø 50mm x 40mm (Porosity. Semakin tinggi penggunaan serbuk cangkang cockle maka akan mengurangi tingkat kekasaran permukaan beton dan menjadikannya lebih halus dari beton pada umumnya. Ketika campuran beton diberikan serbuk cangkang kerang diperoleh struktur beton yang lebih halus permukaannya. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan kekuatan dari beton campuran serbuk cockle meningkat sebesar 47% dibandingkan dengan beton biasa yang hanya meningkat sebesar 26% selama periode pengamatan 7 hingga 90 hari. Pada uji tersebut diperoleh nilai dari modulus elastisitas dari kadar serbuk cockle 10% sebesar 22. jika persentase campuran serbuk cockle sebesar 5% dan 10% nilai modulus elastisitas menjadi rendah. Pada percobaan juga diperoleh data permeabilitas air yang cukup baik pada beton. Hal tersebut tidak jauh berbeda pengaruhnya pada uji modulus elastisitas. diperoleh data yang menunjukkan bahwa komposisi penggunaan cangkang kerang cockle pada campuran pembuatan beton memiliki pengaruh yang besar. Jika dibandingkan dengan beton biasa maka beton dengan campuran serbuk cockle memiliki persentase permeabilitas yang lebih baik pada pengujian hingga hari ke 90. Semakin tinggi kadarnya dapat disimpulkan akan membuat beton memiliki kerapatan pada porositasnya. Water permeability). model cylinder Ø 100mm x 150mm (Split tensile). Pada kadar serbuk 50% cockle memperoleh hasil permeabilitas yang paling baik dari susunan beton yang lain. Jika dibandingkan dengan uji beton biasa maka campuran beton dengan serbuk cockle lebih unggul. Namun. yakni: model cube 100mm x 100mm x 100mm (uji compressive strength). Hasil dan Pembahasan Dari percobaan yang dilakukan oleh pengamat. .2 GPa. Percobaan penggunaan serbuk cangkang cockle juga memiliki pengaruh terhadap tingkat porositas beton. cylinder Ø 100mm x 200mm (Modulus of elasticity). Tugas_METPEN_Eky Masbuchin (2011510101) dilakukan uji. Pada pengamatan yang dilakukan dapat dilihat bahwa uji kuat tekan menunjukkan hasil yang baik terhadap beton campuran dari serbuk cockle.

Dari keseluruhan pengujian. Namun hal tersebut tidak terjadi pada campuran beton dengan serbuk cockle 10% yang memiliki modulus elastisitas baik. Pada jurnal belum dijelaskan . Modulus elastisitas dari campuran beton diperoleh data yang kurang baik karena mendapatkan nilai yang rendah.2013 diperoleh beberapa kesimpulan. Hal tersebut terutama terjadi pada campuran cockle sebanyak 15% 3. Dengan demikian. Terbukti dari penggunaan cangkang kerang yang mampu meningkatkan kualitas beton dan memiliki sifat yang ramah lingkungan karena mampu mengurangi limbah cangkang di lingkungan. Persentase kekuatan beton serbuk cockle meningkan dibandingkan dengaan beton biasa. dalam penelitian tersebut juga memiliki beberapa kekurangan yang dapat ditambahkan pada penelitian selanjutnya. Tugas_METPEN_Eky Masbuchin (2011510101) Kesimpulan dan Saran Dari penelitian yang telah dilakukan oleh Othman. Permeabilitas dan porositas beton campuran pada pengamatan secara keseluruhan akan berkurang ketika kadar campuran serbuk cockle meningkat. tujuan dari penelitian yang dilakukan yakni untuk menciptakan green technology dapat diwujudkan melalui percobaan yang dilakukan. modulus elastisitas permeabiitas dan porositas beton. yakni: 1. 4. Jurnal penelitian ini juga mampu menjelaskan bagaimana tingkat efisiensi beton jika menggunakan cangkang kerang sebagai bahan campurannya. 2. dari penelitian yang telah dilakukan dapat menggambarkan mengenai pengolahan limbah cangkang kerang cockle yang baik dan sudah mampu menunjukkan bagaimana pengaruhnya terhadap penggunaan limbah cangkang tersebut pada bidang bangunan yang ramah lingkungan. Kecuali pada campuran dengan persentase 25% dan 50% 5. diperoleh data bahwa struktur beton dari campuran serbuk cangakang 5% dan 10% akan mempengaruhi tingkat kekuatan. Bahwa tingginya kandungan CaO pada cangkang kerang cockle mengakibatkan proses hidrasi pada beton menjadi lambat dan meningkatkan kekuatan beton uji. Pada kesimpulan-kesimpulan tersebut. Namun.

Harapannya dengan adanya penelitian yang lebih lanjut digunakan berbagai jenis kerang sehingga mampu diperoleh hasil penelitian yang lebih beragam dan lebih spesifik dalam menentukan layak atau tidaknya penelitian tersebut untuk dikembangkan. Tugas_METPEN_Eky Masbuchin (2011510101) bagaimana perbandingan penggunaan jenis kerang yang lain sehingga pengamat tidak bisa membandingkan kualitas penggunaan kerang cockle dengan jenis kerang yang lain. .

Related Interests