Makalah Best Practice Kepala Sekolah Berprestasi Kabupaten Demak 2016

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SEKOLAH MELALUI PENERAPAN
MANAJEMEN LAYANAN OPLET PENASUTRA (M-LOP)
DI SD NEGERI DUKUN

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Guru, sesungguhnya dan seharusnya, merupakan lapangan kerja profesi yang
mampu melahirkan kepuasan dan kebahagiaan lahir batin. Orang tua, masyarakat
luas dan pemerintah, menempatkan guru pada tempat yang lebih terhormat di
lingkungannya. Dari tangan guru diharapkan akan terbentuk manusia-manusia
Indonesia yang cerdas, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan kalimat lain dapat dinyatakan
bahwa orang tua, masyarakat luas dan pemerintah memercayakan tugas mulia
membentuk generasi bangsa Indonesia berkarakter emas kepada setiap guru di setiap
lembaga pendidikan tempat mereka bertugas masing-masing.
Untuk mewujudkan harapan semua pihak terhadap profesi guru, serta untuk
menjadikan profesi guru sebagai lapangan kerja yang mampu melahirkan kepuasan
dan kebahagiaan lahir batin, dibutuhkan kerja keras dan kreatifitas “luar biasa” dari
seorang guru. Jika guru dalam melaksanakan tugas serta pekerjaan profesinya dengan
standar kerja yang “biasa-biasa” saja, maka profesi guru yang mulia justeru
dikhawatirkan akan menghasilkan ketidakpuasan, ketidakbahagiaan, bahkan dapat
menimbulkan nyeri psikologis berkepanjangan pada diri guru.
Rasa ketidakpuasan, ketidakbahagiaan dan bahkan nyeri psikologis yang
berkepanjangan akan dirasakan oleh guru apabila mengetahui prestasi hasil belajar
peserta didiknya sangat rendah di semua ranah, baik aspek sikap, keterampilan
maupun pengetahuan. Guru kecewa karena merasa semua jerih payahnya dalam
mendidik, melatih dan mengajar peserta didik melalui proses pembelajaran di kelas,
dianggap telah gagal tanpa makna.
Penulis pernah merasakan kekecewaan seperti itu, yaitu pada saat-saat awal
penulis bertugas sebagai guru yang sekaligus diberi tugas tambahan sebagai Kepala

Sekolah di SD Negeri Dukun, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa
Tengah (SK Bupati Demak Nomor 821.2/ 107/ 2013, tanggal 20 Maret 2013).
SD Negeri Dukun merupakan sekolah regrouping (penggabungan) dari SDN
Dukun 1 dan SDN Dukun 2 (Keputusan Bupati Demak Nomor 421.2/ 232/ 2012
tanggal 14 Agustus 2012 tentang Regrouping Sekolah Dasar di Kabupaten Demak
Tahun 2012). Penulis mulai melaksanakan tugas di SD Negeri Dukun sejak tanggal
11 April 2013 setelah menerima serah terima jabatan (Sertijab) dari Kepala SD
Negeri Dukun 1, Bapak Rochmad Hadi, S.Pd. dan menerima Sertijab dari Kepala SD
Negeri Dukun 2, Bapak Edy Santoso. S.Pd.
Kesan pertama tentang tempat kerja baru ini adalah bahwa SD Negeri Dukun
termasuk “Sekolah Gemuk” karena memiliki peserta didik mencapai 460 orang;
memiliki 12 rombongan belajar (kelas paralel); jumlah guru kelas 12 orang, guru
mata pelajaran 5 (lima) orang; memiliki penjaga sekolah PNS; memiliki kelengkapan
sarana prasarana yang cukup memadai; memiliki dua buah gedung perpustakaan;
serta memiliki keuangan Bos dengan jumlah besar (Data diperoleh dari dokumen
Sertijab Kepala Sekolah SDN Dukun 1 dan SDN Dukun 2, April 2013).
Menyadari akan keadaan SD Negeri Dukun yang “serba besar” itu, tentu,
penulis sebagai guru dan sekaligus sebagai Kepala Sekolah SD Negeri Dukun
memiliki harapan besar untuk dapat mengembangkan sekolah ini mencapai prestasi
yang maksimal. Namun harapan besar tersebut nampaknya terkendala oleh
banyaknya masalah besar yang harus segera dicarikan solusi. Dari hasil initial
evaluation (evaluasi awal) ditemukan kondisi awal SDN Dukun banyak masalah.
Tabel 1.1 Kondisi Awal SD Negeri Dukun (April-Juni 2013)
No Kondisi Awal di SD Negeri Dukun
1 Peserta didik tidak tertib, kurang disiplin, sering terlambat datang ke sekolah,
sering bolos pada jam pelajaran.Sikap mental dan perilaku tata kramanya
kurang baik, geng-gengan, ampresen, perilaku kasar menjurus kriminal.
Prestasi belajarnya rendah, gairah belajar dan “fokus” dalam belajar rendah.
2 Guru dan karyawan etos kerjanya rendah, ketertiban dan kedisiplinan dalam
bekerja rendah, perilaku kerja dan profesionalitas dalam bekerja rendah,
bahkan orientasi kerja juga rendah, kekeluargaan/kebersamaan kurang.
3 Kepedulian orang tua, Komite dan masyarakat terhadap sekolah kurang.
4 Sarana, prasarana, fasilitas dan kelengkapan alat-alat yang ada di sekolah
tidak difungsikan dengan baik untuk mendukung peningkatan prestasi belajar
peserta didik.

2

Penulis menduga munculnya masalah di atas disebabkan oleh manajemen
sekolah tidak efektif. Manajemen yang tidak efektif mengakibatkan sistem di sekolah
tidak berjalan, dan hal ini dapat berakibat sangat fatal. Semua komponen sekolah
yang meliputi Sarpras, keuangan, guru dan karyawan di sekolah serta orang tua
murid dan masyarakat tidak memiliki daya dukung (baca: tidak bermanfaat) bagi
pencapaian tujuan sekolah, terutama untuk meningkatkan prestasi belajar peserta
didik.
Untuk mengatasi masalah ketidakefektifan manajemen tersebut penulis
melaksanakan model manajemen sekolah yang menekankan pada pelayanan secara
open dan tlaten, yang kemudian penulis menyebutnya dengan Manajemen Layanan
Open dan Tlaten (selanjutnya disingkat M-LOT).
Kami TPS (Tim Pengembang Sekolah) SD Negeri Dukun, sepakat
melaksanakan M-LOT sejak tanggal 16 Juli 2013, bertepatan dengan awal tahun
pelajaran 2013/2014.
Fokus perhatian utama dalam pelaksanaan M-LOT ini adalah upaya
menggerakkan semua komponen sekolah bergerak lurus untuk menaati ketentuan-
ketentuan yang berlaku, hal ini mengingat sering terjadi perilaku-perilaku off-task
(perilaku yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran), baik dilakukan oleh peserta
didik maupun guru dan karyawan, seperti ditunjukkan pada tabel 1.1 di atas.
LOT dianalogikan dalam istilah pertukangan sebagai cara supaya bangunan
bisa lurus. Adapun caranya, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Dilaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi oleh kepala sekolah kepada
para guru, supaya ada perhatian guru terhadap kewajibannnya baik di dalam
administrasi maupun dalam pembelajaran.
2. Dilaksanakan Program Budaya Semangat Pagi
Program Budaya Semangat Pagi bertujuan untuk menjaga semangat dan
fitalitas guru, karyawan dan peserta didik serta untuk mendorong semua
warga sekolah mentradisikan bangun pagi, menjaga waktu salat Subuh.
Selain itu untuk memenuhi firman Tuhan yang intinya menganjurkan
manusia untuk berpagi-pagi dalam melaksanakan kebaikan. Secara teori otak,
di pagi hari otak kita mengeluarkan cairan endhorphin yang cukup banyak

3

nyaman dan sangat baik untuk belajar atau mengerjakan sesuatu. juga bertambahnya 6 unit komputer untuk perpustakaan sumbangan dari orang tua murid/ Komite. diketahui bahwa M-LOT ternyata kurang efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Ditambah Sarpras dan fasilitas yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri Dukun berupa: a. berdasarkan pengamatan dan evaluasi. 5. 4.00 Untuk melatih ketertiban dan kedisiplinan semua warga sekolah. Dibangun parkir sepeda motor guru. M-LOT cukup efektif dalam hal mendorong para guru dan karyawan bergotong royong untuk mencukupi administrasi sekolah dan penambahan sarana-sarana penting karena SDN 4 .00. Untuk memupuk rasa kekompakan. Bapak Muh Dachirin Said. kebersamaan. d. 6. Juni 2014. Pemimpin wajib ditaati perintah atau anjurannya yang akan membawa kebaikan dan keberkahan hidup. termasuk para orang tua dan keluarga guru karyawan di rumah supaya terbiasa bangun pagi. Dilaksanakan Program Budaya Kompak dan Semangat Menjawab Salam. Terpasangnya sistem BESOKK (Bel Sekolah Otomatis Kendali Komputer) untuk pengendali kegiatan dalam pembelajaran sehari-hari di SD Negeri Dukun supaya tertib waktu. Dilaksanakannya Prgram Nadhom Asmaul Khusna juga dikandung maksud untuk memperkuat keterlaksanaan Program Semangat Pagi dan Program Jam Masuk 07. Dilaksanakan Program Ketentuan Jam Masuk 07. bertambahnya WC/KM guru dan diperbaikinya WC/KM siswa. dan percaya diri para guru/ karyawan dan peserta didik. sehingga otak kita di pagi hari terasa segar. tidak melalaikan ibadah salat Subuh. Dilaksanakan Program Nadhom Asmaul Khusna Untuk melatih dan membiasakan (tradisi) berdoa kepada Allah sebagai perwujudan orang beriman dan saleh. b. Bertambahnya komputer dan laptop sekolah. c. 3. Setelah satu tahun perjalanan penerapan M-LOT di SD Negeri Dukun. Dibangun jaringan internet dan website sekolah. Disamping itu Program Nadhom Asmaul Khusna merupakan anjuran kuat dari Bupati Demak.

Hal ini dibuktikan pada musim lomba-lomba akademik dan nonakademik tahun pelajaran 2013/2014. Atas dasar latar belakang masih rendahnya prestasi peserta didik SD Negeri Dukun dalam event lomba-lomba akademik dan nonakademik di tahun pelajaran 2013/2014 tersebut. terutama prestasi peserta didik. tepatnya pada tanggal 16 Juli 2014 penulis selaku kepala sekolah berimprovisasi serta berkreasi untuk meningkatkan efektifitas manajemen sekolah. Dachirin Said.Dukun menghadapi akreditasi sekolah pada 26 September 2013. M-LOT kurang efektif dalam hal peningkatan prestasi kerja guru/ karyawan dalam pencapaian prestasi sekolah. Intinya. SD Negeri Dukun memperoleh nilai akreditasi A. sampai akhir tahun pelajaran 2013/2014 SD Negeri Dukun masih miskin prestasi di tingkat Kecamatan Karangtengah. Namun berdasarkan pengamatan penulis. meningkat dari akreditasi sebelumnya pada tahun 2009 memperoleh nilai B. yaitu dengan menerapkan “Manajemen Layanan Oplet Penasutra” (selanjutnya disingkat M-LOP). dalam hal ini UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah. Sebelumnya yang menjadi SD Inti di Dabin III adalah SD Negeri Batu I. peserta didik utusan lomba dari SD Negeri Dukun baru berhasil meraih juara 3 lomba FLS2N (Desain Batik) dan juara 2 FLS2N (Kriya Anyam) tingkat Kecamatan Karangtengah. Penerapan M-LOT selama setahun di SD Negeri Dukun juga berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah. maka pada awal tahun pelajaran 2014/2015. Hasil akreditasi diterima pada 18 Februari 2014. Hal lain yang tidak kalah penting melatarbelakangi penulis untuk berimprovisasi dan berkreasi dalam penerapan M-LOP adalah anjuran Bupati Demak. terbukti sudah tidak ada lagi gap kelompok eks Dukun 1 dan eks Dukun 2. yaitu dengan ditetapkannya SD Negeri Dukun sebagai SD Inti di Dabin III UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah berdasarkan SK Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah pada tanggal 23 Agustus 2013. Berikut ini kutipan pernyataan beliau: 5 . Bapak Much. Untuk lomba-lomba akademik tidak satu pun peserta didik dari SD Negeri Dukun meraih juara. Penerapan M-LOT selama setahun cukup efektif meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan guru dan karyawan. yang disampaikan pada saat memberi pengarahan Budaya Mutu Sekolah kepada para Kepala Sekolah di Kantor UPTD Dikpora Kecamatan Sayung tanggal 3 Mei 2014.

1. Tujuan Tujuan dari penulisan makalah best practice ini adalah untuk: 1. Manfaat Penulisan makalah ini diharapkan bermanfaat sebagai berikut. Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini dirumuskan dalam kalimat pertanyaan sebagai berikut. Insya Allah murid-muridnya juga saleh dan ilmunya barokah. Arahan positif dari Bupati Demak tersebut menginspirasi penulis. membuat rencana pengembangan dan melaksanakan tradisi pembelajaran yang khas sesuai nuansa Demak sebagai Kota Wali. Atas dasar itu penulis memutuskan untuk menerapkan M-LOP di SD Negeri Dukun.” Selanjutnya Bupati Demak menganjurkan supaya tiap sekolah di Kabupaten Demak mencari. dalam kapasitas sebagai kepala sekolah dan pemegang kendali manajemen di sekolah. Mendeskripsikan kegiatan-kegiatan terkait dengan pelaksanaan M-LOP di SD Negeri Dukun. “… Siapapun yang bekerja di Demak harus rela bahwa Demak sebagai Kota Wali dengan ciri Ahli Sunnah Wal Jamaah…” “… Di Sekolah. Sejauhmana efektifitas M-LOP dalam meningkatkan prestasi sekolah di SD Negeri Dukun? C. berpandangan bahwa manajemen adalah perpaduan antara ilmu dan seni menggerakkan segala sumber daya untuk mencapai tujuan yang diharapkan. D. Bagi kalangan internal warga sekolah SD Negeri Dukun dapat bermanfaat untuk bersama-sama membangun komitmen normatif berbasis spirit internal. Bagaimanakah pelaksanaan M-LOP di SD Negeri Dukun? 2. Mendeskripsikan prestasi yang dicapai SD Negeri Dukun setelah pelaksanaan M-LOP. yaitu nilai-nilai lokal yang disepakati dan dianggap baik untuk merubah keadaan. B. asli dan murni hasil kreatifitas pemikiran penulis sendiri. 2. 1. jika ibu dan bapak gurunya saleh. 6 .

2. PENJELASAN MAKNA ISTILAH A. Adapun pengertian masing-masing istilah dijelaskan sebagai berikut. 3. peserta didik. Dalam tulisan ini yang dimaksud manajemen adalah proses yang diterapkan oleh penulis selaku Kepala SD Negeri Dukun dalam menggunakan sumber daya baik berupa manusia. Yang dimaksud layanan dalam tulisan ini adalah cara yang dipakai oleh penulis selaku Kepala SD Negeri Dukun dalam membantu mengurusi apa- apa yang diperlukan oleh guru dan karyawan. 2006: 25). Bagi rekan-rekan kepala sekolah di sekolah lain dapat bermanfaat sebagai rujukan dalam meningkatkan efektifitas manajemen di sekolahnya masing- masing. Depdikbud. 1. 1993: 504). secara efektif dan efesien untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Manajemen adalah proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran (KBBI. Jonathan. melaksanakan dan memantau penggunaannya sehingga sasaran yang ditetapkan dapat tercapai (KBBI. dana (keuangan) dan sarana prasarana/ fasilitas yang dimiliki sekolah. M-LOP adalah singkatan dari Manajemen Layanan Oplet Penasutra. Layanan adalah cara yang diterapkan oleh seseorang dalam melayani atau membantu mengurus apa-apa yang diperlukan seseorang. II. 2. Banyak pendapat dari para ahli tentang pengertian manajemen. Bagi masyarakat luas diharapkan dapat bermanfaat untuk mendorong kepedulian serta partisipasi aktif dalam upaya penyelenggaraan pendidikan sekolah yang lebih bermakna bagi anak. orang tua murid 7 . Pengertian M-LOP M-LOP merupakan istilah baru dalam bidang manajemen pendidikan sekolah karena asli hasil kreatifitas berpikir penulis sendiri setelah melalui perenungan intuitif selaku “KS Baru” di SD Negeri Dukun yang diwarnai adanya kompleksitas masalah yang harus segera diatasi. 1993: 583). Termasuk ke dalam layanan adalah cara mengendalikan sumber daya. Manajemen adalah perpaduan antara ilmu dan seni (Sarwono.

dan masyarakat warga sekolah SD Negeri Dukun supaya dapat meningkatkan prestasi SD negeri Dukun. terutama di semua bagian otak manusia. 4. Dalam kaitan ini sugesti diterapkan oleh penulis selaku Kepala Sekolah SD Negeri Dukun untuk memberikan pengertian. 1993: 863). Seorang pemimpin harus mau dan mampu memperhatikan hal-hal besar yang dibutuhkan zaman pada masa sekarang dan masa depan serta memiliki kemampuan dan kemauan kuat untuk mewujudkannya. terpantau. Open berarti peduli. tradisi. 3. pengaruh yang dapat menggerakkan orang dan sebagainya (KBBI. Dengan adanya kesehatan jiwa dan badan yang baik. Oplet akronim dari open dan telaten. kepada peserta didik. Pengolahan nafas adalah teknik atau cara tertentu seseorang bernafas sehingga dari pernafasannya itu menghasilkan oksigen yang berkualitas. Orang yang sudah terampil menghasilkan oksigen yang berkualitas melalui pengolahan nafasnya ditandai oleh adanya perasaan tenang dan tenteram pada orang tersebut. Oksigen berkualitas adalah oksigen yang dapat mengalir secara merata ke seluruh bagian tubuh. c. kontinyu. Penasutra akronim dari pengolahan nafas. serta memperhatikan hal-hal kecil yang bermanfaat bagi pencapaian hal–hal besar. b. sugesti. Sugesti berarti saran. bahasa Jawa. atas dasar energi kesadaran dan kasih sayang. Tradisi adalah adat kebiasaan turun-menurun (dari nenek-moyang) yang masih dijalankan di masyarakat. Tradisi juga berarti penilaian atau 8 . diharapkan seseorang yang melakukan teknik pengolahan nafas tersebut mampu dan mau belajar dan berusaha lebih giat untuk mencapai prestasi yang maksimal. a. pemahaman dan pencerahan kepada guru dan karyawan. dan kepada masyarakat warga sekolah di SD Negeri Dukun untuk bersama-sama berusaha meningkatkan prestasi sekolah. anjuran. Tlaten berarti cermat. sehingga dengan ketenangan dan ketenteraman menghasilkan kesehatan jiwa dan badan yang baik.

guru senior dan atau guru profesional di sekolahnya. b. terutama sumber daya manusia. Berdasarkan uraian arti istilah tersebut di atas dapat dirumuskan secara singkat pengertian “M-LOP” adalah proses menggerakkan semua sumber daya. anggapan bahwa cara-cara yang telah ada merupakan cara yang paling baik dan benar (KBBI. TAHAPAN OPERASIONAL PELAKSANAAN M-LOP Pelaksanaan M-LOP sangat mudah dan dapat dilakukan oleh kepala sekolah lain di sekolahnya masing-masing. Kepala Sekolah menentukan perubahan yang diharapkan menjadi lebih baik dari keadaan awal. Sasaran yang ingin dicapai oleh SD Negeri Dukun melalui penerapan M-LOP ini adalah meningkatnya prestasi sekolah di SD Negeri Dukun Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak. peserta didik dan orang tua murid serta masyarakat luas dalam kegiatan rutin dan terus-menerus termasuk dalam hal pengadaan sarana prasarana dan fasilitas pendukung. 1993: 959). B. Kepala Sekolah bersama TPS menentukan masalah-masalah sasaran yang akan diberi treatment (perlakuan). ketua Komite. 9 . Pengertian Prestasi Sekolah Dalam tulisan ini yang dimaksud dengan prestasi adalah perolehan kejuaraan dalam event lomba-lomba baik akademik maupun nonakademik bagi peserta didik serta lomba-lomba yang yang bersifat manajerial bagi pimpinan lembaga di SD Negeri Dukun sejak diberlakukannya M-LOP. Jawa Tengah. Dalam kaitan ini tradisi yang dimaksud penulis adalah semua hal baik yang harus dijalankan oleh guru. sehingga kegiatannya itu berhasil guna mengantarkan diri masing-masing menjadi lebih berprestasi. secara efektif dengan pelayanan yang open dan tlaten (Oplet) sehingga berdaya guna dan berhasil guna mencapai sasaran yang diharapkan. Kepala Sekolah membentuk Tim Pengembang Sekolah (selanjutnya disingkat TPS). tanggal 16 Juli 2014. Adapun tahapan operasional pelaksanaan M-LOP di SD Negeri Dukun adalah sebagai berikut: a. c. III. terdiri atas kepala sekolah.

1 berikut ini. 10 . 5 6. hampir setiap hari. melakukan presensi pada fingerspot (alat untuk mengenali kehadiran dengan sidik jari). d. mengisi jam hadir (Lihat tayangan Video 1) b) Kepala Sekolah menghidupkan Program Bel Otomatis Kendali Komputer dengan Bacaan Basmallah (Lihat tayangan Video 2) c) Kepala Sekolah membuat Video (film dokumenter) yang memperlihatkan dampak dari guru terlambat datang ke sekolah sehingga anak terlantar. Kepala sekolah melaksanakan action M-LOP sebagai berikut: 1) Dilaksanakan Program Budaya Semangat Pagi Ketentuan Jam Masuk 07. 7) Dilaksanakan Program Pengembangan Perpustakaan Penasutra di SD Negeri Dukun (lihat tayangan Video 9) Untuk mengetahui gambaran dari tahapan operasional penerapan M-LOP di SD Dukun Tahun Pelajaran 2014/2015 sampai dengan tahun pelajaran 2015/2016 dapat dilihat pada Tabel 3. karyawan dan peserta didik (lihat tayangan Video 8) 6) Dilaksanakan Program Salat Berjamaah dan Salat Duha secara bergilir untuk peserta didik kelas 4. dan mengisi buku daftar hadir secara manual sesuai urutan kehadiran. 3) Dilaksanakan Program Budaya Kompak dan Semangat Menjawab Salam (lihat tayangan Video 6) 4) Dilaksanakan Program Pengenalan Teori Otak dan Senam Taichi (lihat tayangan Video 7) 5) Diajarkan teknik Penasutra kepada guru. tidak tertib (Lihat tayangan Video 3) d) Kepala Sekolah melaksanakan Program IHT (In House Training) bagi Guru/ Karyawan bersama keluarganya (Lihat tayangan Video 4) 2) Dilaksanakan Program Nadhom Asmaul Khusna dan Kepala Sekolah secara Oplet (open dan telaten) memantau dari kelas ke kelas.00 dengan cara: a) Kepala Sekolah memberi teladan datang lebih awal dari para guru dan karyawan lainnya.

Dilaksanakan program Semangat Pagi .KS memperhatikan kesejahteraan 11 . bahkan orientasi kerja rumah tentang program2 sekolah. . perilaku kasar menjurus sugesti dan tradisi (Penasutra) kepada kriminal.Prestasi belajarnya rendah. Semangat. Fokus. geng-gengan. semangat dalam belajar. .Dikenalkan teori otak kepada anak dan tata kramanya kurang baik. . . kedisiplinan dalam bekerja .Dilaksanakan program “Nadhom bolos pada jam pelajaran. Sehat. Senang. . sangat disukai otak. guru/ karyawan. . gairah belajar dan “fokus” .Diajarkan teknik pengolahan nafas.Disugesti supaya anak-anak senang dan . Asmaul Khusna” untuk menguatkan program ketertiban dan kedisiplinan jam masuk.Peserta didik didorong dan dibimbing untuk rajin salat karena salat dapat mencerdaskan otak dan memuliakan manusia. ketertiban dan rutin melalui rapat-rapat.00.Tidak tertib. ampresen.Program Tradisi S4-FS: Salat.Guru & karyawan diberi tugas yang jelas (job deskription).Diajarkan senam Tai Chi kepada siswa dan guru/karyawan untuk menjaga kesehatan badan dan ketenangan jiwa. .. Bagi siswa dan guru/ karyawan.1 Implementasi M-LOP di SD Negeri Dukun Tahun Pelajaran 2014/2015 sampai 2015/2016 No Kondisi Mental Awal Implementasi M-LOP 1 Peserta didik: .Pelaksanaan program Salam Semangat Pagi. . . juga rendah . Tabel 3.Diadakan IHT (in house training) untuk rendah. perilaku kerja dan membangun kesepahaman antara profesionalitas dalam bekerja guru/karyawan dengan keluarga di rendah.Guru& karyawan diberi pembinaan kerjanya rendah. kurang Ketertiban dan kedisiplinan jam masuk disiplin.Sikap mental dan perilaku . datang ke sekolah. . .Pelaksanaan program Budaya Kompak dan Semangat Menjawab Salam. Sukses.Pelaksanaan program Salat Jamaah dan Program Salat Duha bagi siswa kelas besar secara bergilir. .Dilaksanakan Upacara Bendera tiap hari Senin dan hari-hari besar Nasional. sering terlambat 07.Ditunjukkan cara-cara belajar yang dalam belajar rendah. 2 Guru dan karyawan etos . siswa dan guru/ karyawan. sering . membuat SKP.

. ada kalanya KS mendatangi masyarakat lewat kegiatan jamaah pengajian yang ada. atau masyarakat yang dekat SD yang mengalami musibah. . orang tua dan masyarakat lebih luas untuk mensosialisasikan program-program sekolah. komite. Juga KS mendorong guru/ karyawan untuk menengok bagi siswa atau orang tua murid. dikaitkan dengan perangkat pengeras suara untuk pelaksanaan Program Jam masuk 07. tegas namun dalam eksekusinya harus bijaksana. . Caranya Sekolah mengundang masyarakat. . Komite . fasilitas dan . . Meningkatkan prestasi siswa dalam lomba-lomba melalui penugasan guru dalam pembinaan/ bimbingan siswa. Menambah/ melengkapi Sarpras/ 12 . Memantau secara Oplet (open dan tlaten) pelaksanaan tugas yang dilakukan melalui Program monitoring dan supervisi yang berkelanjutan.00 dan program Nadhom Asmaul Khusna. guru& karyawan. peserta didik dengan perlakuan Oplet dijiwai semangat kasih sayang tulus. 3 Kepedulian orang tua. maka para guru dan karyawan harus lebih profesional dalam bekerja. Mengembangkan sistem informasi sekolah yang terkait dengan IT. Meningkatkan wawasan dan keterampilan/ profesionlitas guru melalui KKG Sekolah maupun KKG Gugus Karena SDN Dukun adalah SD Inti. Melengkapi Sarpras dan fasilitas yang dibutuhkan oleh guru&karyawan. seperti: Fingerspot (absen sidik jari) dikaitkan dengan bel otomatis kendali komputer. Bel otomatis kendali komputer juga bertujuan untuk mengendalikan ketertiban siswa dan guru/karyawan. Mengadakan silaturrahmi kepada tokoh masyarakat. Melakukan pendekatan dan dan masyarakat terhadap meningkatkan pelayanan kepada sekolah kurang. prasarana. . . 4 Sarana. Memberikan prinsip penghargaan dan hukuman bagi peserta didik secara jelas.

. CCTV dll. hemat listrik. website sekolah. Melaksanakan bimbingan secara Oplet kepada peserta didik dalam sikap. contoh: bel peserta didik otomatis kendali komputer. fingerspot. kelengkapan otomasi perpustakaan sekolah.kelengkapan alat-alat yang ada fasilitas yang belum dipunyai sekolah di sekolah tidak difungsikan dan sangat dibutuhkan oleh sekolah dengan baik untuk mendukung untuk kepentingan pelaksanaan peningkatan prestasi belajar manajemen sekolah. Mendorong guru/ karyawan untuk Oplet(open dan telaten) dalam merawat barang-barang Sarpras milik sekolah. . . keterampilan (hasta karya) dan pengetahuan. Mendorong para guru memanfaatkan Sarpras yang ada di sekolah untuk pembelajaran yang kreatif demi meningkatkan prestasi belajar peserta didik dan prestasi sekolah. budaya rapi dalam bekerja. Prioritas pengembangan Perpustakaan “Penasutra” SD Negeri Dukun juga diarahkan untuk mendukung Program “Demak Kabupaten Literasi” yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Demak Tahun 2015. Prioritas pengembangan di SDN Dukun saat ini adalah pengembangan Perpustakaan “Penasutra” untuk meningkatkan minat baca anak. 13 . meningkatkan mutu layanan dan kenyamanan warga perpustakaan. jaringan internet. . yaitu dengan pembangunan Gazebo dan Taman Baca.

di halaman depan sekolah. Ruang Multi Media. Dibangun jaringan internet dan website sekolah serta fasilitas wifi internet gratis nonstop 24 jam bagi masyarakat umum yang membutuhkan. 5. Meningkatnya Sarana Prasarana dan Fasilitas Sekolah Hasil yang dicapai setelah dilaksanakan M-LOP di SD Negeri Dukun. Terpasangnya 8 (delapan) kamera CCTV untuk memantau keamanan sekolah. 7. Terpasangnya Bel Sekolah Otomatis Kendali Komputer yang sangat bermanfaat bagi pengendalian semua aktifitas pembelajaran di sekolah sehingga tepat waktu. 4. Dibangun parkir sepeda motor guru. Keamanan Desa. Terpasangnya Fingerspot (mesin pencatat presensi berbasis sidik jari). CCTV dilengkapi program koneksi internet yang dapat diakses dari mana saja oleh orang-orang tertentu yang menurut kepala sekolah dianggap penting. Bertambahnya komputer dan laptop sekolah. di antaranya adalah bertambahnya Sarpras dan fasilitas yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pendidikan dan prestasi sekolah di SD Negeri Dukun. juga bertambahnya 6 unit komputer untuk perpustakaan sumbangan dari orang tua murid/ Komite. Hasil nomor 1 sampai 4 diperoleh sejak pelaksanaan M-LOT tahun pelajaran 2013/2014. berupa: 1. HASIL YANG DICAPAI DARI PENERAPAN M-LOP A. CCTV dihubungkan dengan monitor alat perekam gambar atau detail vidio recorder (DVR) yang terpasang di ruang kepala sekolah. 6. Dengan demikian kepala sekolah dapat memantau kegiatan yang sedang berlangsung di Ruang Perpustakaan. Dibangun Gazebo dan Taman Baca untuk pengembangan Perpustakaan “Penasutra” SD Negeri Dukun. DVR ini juga dapat berfungsi sebagai alat bukti kepolisian jika ada kejadian tertentu di sekolah. dan sejak itu para guru/ karyawan jujur dalam mengisi daftar hadir manual. bertambahnya WC/KM gurudan diperbaikinya WC/KM siswa yang rusak.IV. contohnya Polsek. 8. kekeluargaan dan semangat berprestasi di kalangan guru dan siswa. di area WC/Kamar Mandi dan halaman belakang sekolah. 2. Kepala Desa. Terbangunnya ketertiban dan kedisiplinan dilandasi semangat kebersamaan. 14 . 3.

Terbangunnya ketertiban dan kedisiplinan dilandasi semangat kebersamaan. CCTV juga bisa diakses dari rumah kepala sekolah sehingga memudahkan pemantauan keamanan sekolah. Meningkatnya profesionalitas guru/karyawan dan hal ini berdampak positif bagi peningkatan prestasi belajar peserta didik di sekolah maupun meningkatnya perolehan kejuaraan dalam lomba-lomba baik bidang akademik maupun nonakademik di tingkat Kecamatan. B. Dibuktikan oleh adanya inisiatif Komite. berhasil mencarikan dana aspirasi dan pada Desember 2015 yang lalu telah selesai dilaksanakan untuk membangun keramikisasi empat ruang kelas. Yang dimaksud komitmen normatif berbasis spirit internal adalah kesetiaan membela sekolah untuk mencapai tujuan atas dasar nilai-nilai agama yang diyakininya. 15 . kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri Dukun. Bentuk-bentuk adanya peningkatan komitmen normatif berbasis spirit internal di SD Negeri Dukun sejak diterapkan M-LOP. Meningkatnya gairah kerja para guru dan karyawan. 16 Juli 2014 sampai sekarang adalah: 1. ternyata secara tidak langsung dapat berpengaruh kepada meningkatnya komitmen normatif berbasis spirit internal dari komponen warga sekolah baik para guru/ karyawan. kekeluargaan dan semangat berprestasi di kalangan guru dan siswa. 9. Meningkatnya kepercayaan. Meningkatnya kepedulian masyarakat pada sekolah. 2. peserta didik maupun masyarakat orang tua murid. 3. 5. 4. Dilengkapinya AC di ruang Perpustakaan “Penasutra” SD Negeri Dukun untuk menambah kenyaman warga perpustakaan. disamping juga berfungsi untuk perawatan buku di perpustakaan. salah satunya adalah Bapak Sunari. diantaranya ditunjukkan dengan kesepakatan masyarakat secara bersama-sama untuk menjaga keamanan sekolah. Meningkatnya Komitmen Normatif Berbasis Spirit Internal Warga Sekolah Dampak lain dari penyediaan Sarpras dan fasilitas sekolah seperti disebutkan di atas. plafonisasi dua ruang kelas. anggota DPRD Kabupaten Demak.

Tabel 4.SD BEREGU 2015 KECAMATAN 1 7 AMIRA PUJI 2015 3 Matematika ASTUTI KECAMATAN 8 FL2SN (Apresiasi AMIRA PUJI 2015 2 sastra Cipta Puisi) ASTUTI KECAMATAN 9 Siswa Berprestasi AMIRA PUJI 2015 2 Putri ASTUTI KECAMATAN 16 .1 berikut ini. YUSUF KECAMATAN 5 Bulu Tangkis POPDA KHOLISON 2014 KECAMATAN 3 6 LCC Tk. Kepala SD Negeri Dukun meraih juara pertama lomba Kepala Sekolah Berprestasi di tingkat Kecamatan Karangtengah dua tahun berturut-turut (tahun 2015 dan 2016). 4.C. TSANY XVII(Khot dan LUTFIA 2014 1 kaligrafi) Putri MAJID KECAMATAN 4 ANGEL DAN 2014 2 FL2SN (Pantomim) M. Meningkatnya Pretasi Sekolah Dalam waktu kurang dari dua tahun perjalanan implementasi M-LOP di SD Negeri Dukun. Tampak pada tabel 4.1 Daftar Peroleh Prestasi Peserta Didik SD Negeri Dukun dalam Lomba Akademik dan Nonakademik Tahun 2014 sampai 2016 No Nama Lomba Nama Anak Tahun Tingkat Juara yang Disertakan 1 Mapsi SD Ke-XVII AMIRA PUJI 2014 2 (LKTI) Putri ASTUTI KECAMATAN 2 Mapsi SD Ke-XVII (Khot dan kaligrafi) KHOIRUL 2014 1 Putra ANWAR KECAMATAN 3 Mapsi SD Ke. 2. sebagai juara 1 lomba Gugus dua tahun berturut-turut (2014 dan 2015). Juli 2014 sampai April 2016 ini. dua tahun berturut-turut sebagai juara umum (tahun 2015 dan 2016). SD Negeri Dukun meraih juara pertama lomba perpustakaan di tingkat Kecamatan Karangtengah dua tahun berturut-turut (tahun 2014 dan 2015) 3. SD Negeri Dukun telah banyak memperoleh prestasi di antaranya: 1. SD Negeri Dukun terpilih sebagai SD Inti penyelenggaraan kegiatan Gugus terbaik di wilayah UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah. Peserta didik dari SD Negeri Dukun banyak sekali memperoleh kejuaraan dalam event lomba-lomba akademik maupun nonakademik di tingkat kecamatan.

Namun demikian penulis masih menjumpai kendala-kendala sebagai berikut. JATENG SEPTIAN PROPINSI 19 POPDA PENCAK LAILIN 2016 4 SILAT PUTRI NAHAR KABUPATEN (Sumber: Arsip data sekolah) V. Kendala-kendala yang Dihadapi dalam Melaksanakan M-LOP Berdasarkan evaluasi hasil pengamatan di lapangan. 2. wawancara dan telaah dokumentasi data yang ada menunjukkan bahwa pelaksanaan M-LOP di SD Negeri Dukun telah banyak menghasilkan prestasi bagi sekolah. 17 . Masih ada sikap mental guru yang ingin mempertahankan dirinya selalu berada dalam “zona nyaman” dan agak susah menerima perubahan. pimpinannya. baik bagi lembaganya. KENDALA YANG DIHADAPI DAN TINDAK LANJUT PENGEMBANGAN A. 10 Siswa Berprestasi AMIRA PUJI 2015 9 Putri ASTUTI KABUPATEN 11 Lomba Mapel UASBN AMIRA PUJI 2015 1 HUT SMPN I ASTUTI KABUPATEN 12 Seleksi POPDA Pecak LAILIN 2015 1 Silat Putri NAHAR KECAMATAN 13 Lomba OSN Matematika HUT AMIRA PUJI 2015 3 MTsn Karteng ASTUTI KECAMATAN 14 DAVID Lomba OSN IPA HUT ARYA 2015 2 MTsn Karteng SEPTIAN KECAMATAN 15 LCC SD Beregu 2016 KECAMATAN 1 16 DAVID LOMBA OSN IPA ARYA 2016 3 KARTENG 2016 SEPTIAN KECAMATAN 17 DAVID LOMBA OSN IPA ARYA 2016 3 KAB. Di sisi lain. 1. maupun peserta didiknya. Pada umunya di kalangan guru dan karyawan merasa capai mengikuti program-program yang diterapkan kepala sekolah sehubungan dengan implementasi M-LOP di SD Negeri Dukun ini. DEMAK SEPTIAN KABUPATEN 18 DAVID LOMBA OSN IPA ARYA 2016 43 PROP. di pihak orang tua murid dan masyarakat luas senang melihat adanya perubahan SD Negeri Dukun yang semakin baik dan berprestasi.

5. Penulis secara datang ke sekolah pagi-pagi sekali. meminta untuk mematikan wifi pada malam hari karena banyak disalahgukan oleh anak-anak muda. Penulis sempat bergumam. berganti kegiatan-kegiatan positif yang mendukung pencapaian tujuan sekolah. lambat laun kegiatan-kegiatan negatif yang terjadi di lingkungan SD Negeri Dukun akan hilang. Penulis sering menjumpai adanya bungkus Komix berserakan.00 WIB.3. kadang- kadang di halaman Gazebo. 4. terkadang sebelum jam 06.. Disamping itu penulis juga percaya dengan menggunakan metode Penasutra yang penulis kuasai. Semula melihat fakta tersebut penulis hanya berpikiran bahwa di Desa Dukun ada orang yang suka minum Komix. kuwi.“Opo enaak. dan sebagian besar guru/ karyawan mengaku tidak bisa IT. dan yang paling sering akhir-akhir ini adalah di halaman depan Ruang Guru dan depan Ruang Kepala Sekolah. Tindak perusakan dan pencurian terhadap sekolah yang dulu sering terjadi. Kurang tersedianya SDM. penulis menolak untuk mematikan wifi di malam hari karena penulis percaya pasti ada satu atau dua atau lebih masyarakat yang butuh menggunakan internet untuk kepentingan yang positif. obat batuk cair berlebihan. misalnya website sekolah sudah ada. Kepala Desa Dukun. Tetapi indikasi adanya kegiatan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah mulai terlihat. guru/ karyawan yang menguasai IT (teknologi informasi) untuk mengawal dan mengoperasikan program-program pengembangan sekolah yang saling terkait. Hal ini penulis pernah dihubungi oleh bapak Sukono. Bapak Sukono. kadang-kadang di halaman teras perpustakaan. penulis baru mengetahui bahwa 18 . terutama di malam hari. sekarang sudah tidak pernah lagi terjadi.” Tetapi setelah menerima sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dari Polres Demak. tetapi guru/ karyawan belum mampu mengelola website tersebut dengan alasan tidak bisa membuat karangan/ tulisan. kadang-kadang di depan pintu gerbang sekolah. Disediakannya wifi internet gratis nonstop 24 jam bagi masyarakat kadang- kadang terjadi salah penggunaan. . Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada Bapak Kepala Desa Dukun. Sementara itu penulis selaku kepala sekolah juga jarang ada kesempatan mengelola website karena waktunya habis untuk berkhidmah kepada masyarakat dan ummat.

minum komix berlebihan dicampur dengan minuman big cola dan campuran lainnya.19) 19 . berserakan di halaman SDN Negeri Dukun (Foto diambil penulis di halaman SDN Dukun.1 Penulis sering menjumpai adanua bungkus obat batuk saset Komix dan kotoran kambing. tanggal 19 April 2016 jam 06. itu merupakan tindakan awal penyalahgunaan narkoba yang harus segera dihentikan. Gambar V.

2 Foto Bersama Anggota Polsek Karangtengah dengan Kepala Sekolah dan Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah serta Tim Penilai Lomba Perpustakaan SD Tingkat Kabupaten Demak di Depan Halaman Perpustakaan “Penasutra” SD Negeri Dukun (12 April 2015). Gambar V. khusunya dalam bidang Tarbiyatul Qalb (pendidikan hati).. paham ilmunya dan telah terbukti efektif untuk mengatasi berbagai macam masalah-masalah. Faktor pendukung kedua datang dari Ketua Komite. Bapak Sukono bersama perangkat desa lainnya.Pd. S. B. Kepala Desa Dukun. Faktor-faktor Pendukung Disampaing ada kendala-kendala yang menghambat pelaksanaan M-LOP ini penulis selaku Kepala SD Negeri Dukun optimis strategi ini akan berhasil dan terus didukung oleh masyarakat luas. karena strategi manajemen ini penulis sendiri yang merancangnya. M. Bapak Suhali. khususnya seksi keamanan desa juga siap mendukung program-program sekolah dan bila memungkinkan akan diupayakan penganggaran keuangan desa untuk membantu pelaksanaan program M-LOP yang dinilai belaiau sangat mulia karena sasarannya 20 . dan dari tokoh agama di Desa Dukun yang siap bekerja sama dalam rangka pendidikan ummat.Pd.

kuat. Ibu Mugiyatmi. Bahkan Kapolsek Karangtengah telah memberikan nomor HP yang dapat dihubungi sewaktu-waktu jika melihat adanya kegiatan-kegiatan mencurigakan di lingkungan sekolah. berupa bermacam-macam program kunjungan yang harus dilaksanakan guru terhadap murid-muridnya. sehat. M. Sambutan dan dukungan dari Ibu Ka UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah. tetapi jika strategi manajemen tersebut dilaksanakan dengan open dan tlaten sebenar-benarnya. mendorong semangat penulis selaku Kepala SD Negeri Dukun untuk lebih tekun dan cermat dalam melaksanakan M-LOP ini. apa yang dilakukan oleh Kepala SD Negeri Dukun ini dampaknya mungkin belum begitu terasa untuk waktu- waktu dekat. Format/ blangko 21 . S.Alternatif Pengembangan Untuk menjamin kesinambungan strategi M-LOP ini penulis telah membuat rencana program pengembangan sebagai berikut: 1. cerdas.. semangat dan fokus menjadi orang-orang berprestasi. Khusus untuk mencegah indikasi adanya tindak penyalahgunaan narkoba di SD Negeri Dukun. berbuat baik dan beramal saleh. maka grand desain mewujudkan Indonesia Berkarakter Generasi Emas Tahun 2045 sudah nampak di pelupuk mata. berprestasi.Pd. Menurut Ibu Ka UPTD Dikpora Karangtengah. inilah ladang untuk menanam benih- benih amal saleh karena akan menjadi pondasi yang kokoh untuk membangun Indonesia Raya. jajaran Polres Demak dan Polsek Karangtengah siap mendukung upaya-upaya yang akan ditempuh pihak sekolah.Pd menyambut gembira di Kecamatan Karangtengah ada sekolah yang menjadi perintis strategi M-LOP yang khas tersebut.adalah membentuk anak-anak generasi muda yang terampil. Membangun Indonesia Raya haruslah dimulai dengan membangun- kan jiwanya dan membangun-kan badannya supaya dapat bergerak. dan juga dukungan dari para sahabat yang baik. Program Guru Memuliakan Anak Yaitu bentuk pelayanan open dan tlaten dari seorang guru kepada peserta didik di kelasnya. Dukungan dari UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah lebih menggembirakan lagi karena Bapak/ Ibu Pengawas TK/ SD termasuk Ka UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah yang baru. E. Penulis meyakini.

Pd. Selaku Kepala Sekolah. serta berkarakter baik dan saleh. 2. penulis juga sudah menyiapkan contoh model bahan ajar Pembelajaran Berkait Imtak-Iptek berjudul “Kenalilah Dirimu Supaya Kamu Mengenali Tuhanmu. tetapi akan terus berlanjut hingga mencapai tujuan akhirnya. kunjungan sudah kami rancang bersama Ketua Komite SD Negeri Dukun. komunikatif. misalnya IPA. Allah SWT. yaitu mengantarkan warga sekolah SD Negeri Dukun berprestasi. M. Selain itu penulis juga sudah menyiapkan buku humaniora islami. Program Pendidikan Berkait Imtak-Iptek Program ini bertujuan sangat mulia karena guru berkesempatan menanamkan nilai-nilai iman takwa kepada siswa di kelasnya dengan cara mengaitkan materi pelajaran umum. membudayakan dalam hidupnya bersikap Akik Keras (Aktif. berjudul “Shalat Mencerdaskan Otak dan Memuliakan Manusia.. dan kerja keras). kreatif.. inovatif. dilandasi semangat “niewsgierigh” yaitu sikap selalu ingin tahu segala sesuatu segingga mendorong seseorang giat menuntut ilmu melalui Batu (baca tulis). dan dihadiri oleh Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Karangtengah. IPS. dan penulisannya selesai bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2014. 3.Pd. S.” Kedua buku tersebut sekarang sedang proses penerbitan. Ibu 22 . Bapak Suhali. dan lain-lain dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pemberlakuan Program Budaya Gelamor Batu Akik Keras ini telah diumumkan kepada tokoh masyarakat dan seluruh orang tua murid. Program Pembelajaran Budaya Gelamor Batu Akik Keras Program Pembelajaran Budaya Gelamor Batu Akik Keras adalah suatu program yang ditujukan untuk membiasakan (tradisi) dari warga sekolah di SD Negeri Dukun untuk Gelamor (ber-gerak laku sesuai moral yang baik). Mudah-mudahan setelah terbit nanti bermanfaat luas.” Buku ini ditulis secara khusus dan tulus. Jadi. penerapan strategi M-LOP di SD Negeri Dukun Insya Allah tidak terhenti setahun dua tahun.

dalam Rapat Pleno bertepatan dengan peringatan HUT SD Negeri Dukun ke-40.Pd. S. Gambar V. Mugiyatmi.. tanggal 23 Agustus 2015 lalu.Pd. 23 .2.. M. Pengumuman Pemberlakuan Program Budaya Gelamor Batu Akik Keras mendampingi pelaksanaan M-LOP pada tanggal 23 Agustus 2015 bertepatan dengan peringatan HUT SD Negeri Dukun dan Rapat Pleno Pemilihan Pengurus Komite Periode 2015 sd 2017.

empati sering muncul secara spontan terkait adanya anjuran berbagi pada orang lain merupakan bukti sebagai orang baik atau saleh. hal itu disebabkan oleh program pemasangan kamera CCTV salah satu manfaatnya adalah sebagai “shok therapy” bagi seseorang yang akan berbuat jahat. PENUTUP A. 24 . kasus- kasus kekerasan. perusakan dan pencurian sudah tidak terjadi lagi. Rekomendasi Operasional 1. 4. 2. Pelaksanaan M-LOP juga berhasil meningkatkan perhatian dan partisipasi masyarakat serta menaikkan pamor sekolah di mata masyarakat. Direkomendasikan bagi seluruh warga sekolah di SD Negeri Dukun untuk mengmemperbaiki niat dan menguatkan tekad dalam melaksanakan M-LOP karena tujuannya sangat berat namun sangat mulia. 5. Hal itu dilakukan tidak untuk sekadar membelanjakan keuangan sekolah namun memang benar-benar Sarpras tersebut dibutuhkan karena adanya saling keterkaitan antara alat satu dan alat lainnya dalam mendukung suatu program. yaitu kesetiaan atau loyalitas berbasis spirit internal atau nilai-nilai agama yang diyakininya. Pelaksanaan M-LOP di SD Negeri Dukun baru berjalan kurang dari dua tahun namun hasilnya sudah terlihat dan dapat dirasakan oleh peserta didik dengan bukti meningkatnya prestasi lomba-lomba bidang akademik maupun non akademk di tahun pelajaran 2014/2015 dan 2015/ 2016 ini. Bagi para sahabat tokoh agama lain yang ingin menerapkan M-LOP direkomendasikan menyusun buku menurut tuntunan agama dan keyakinannya masing-masing bahwa efektifitas strategi ini ditentukan oleh adanya komitmen normatif. Rasa peduli. saran.VI. Di bidang peningkatan Sarpras dan fasilitas. Hendaknya setiap warga sekolah lebih terbuka terhadap kritik. dan masukan guna mencari data untuk dijadikan ide kegiatan dan kemudian ditanggapi secara profesional dan dituangkan dalam rencana pengembangan selanjutnya. SD Negeri Dukun tidak kalah modern dengan SD-SD lain di kota. 3. 3. Pelaksanaan M-LOP efektif meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara guru. B. karyawan dan warga sekolah lainnya. 2. Seiring dengan meningkatnya perhatian dan partisipasi masyarakat. Keberhasilan M-LOP ini terletak di pundak kita semua. seluruh warga SD Negeri Dukun. Kesimpulan 1.

KBBI. Jalaluddin Rakhmat. Ilmu Aqaid Berikut Penjelasan. 2009. Mohammad Taufiq. Bandung: Penerbit Mizan. Volume 5 EnsikLOTedia Sains Seri Pustaka Tubuh Kita. Semarang: Penerbit Dahara Prize. 2008. 1996. Elang Santika. Bandung: Penerbit Sinar Baru Algensindo. Boost Your Brain Power. 1985. Anita Ganeri. Ryan Martian dan Arif Rh. Diterjemahkan Popi Hasna Amalia dengan judul Senam Otak Kanan Melatih Otot Otak Membuka Potensi Otak yang Terpendam. Jakarta: Proyek Penerbitan Kitab Suci Al Quraan. 2006. bandung: Penerbit Jabal. Akulah Tubuh Manusia. Diterjemahkan Rusli. Artikael. Taufiq Product. 2009. Dr. Semarang: CV. Renungan-Renungan Sufistik Membuka Tirai Kegaiban. K. Arif Rahutomo. 1997. Semarang: Penerbit Dahara Prize. Pink. Bandung: Penerbit Pakar Raya. Solo: Tiga Serangkai. 2002. Punk Permadi. Surabaya: Putra Pelajar.H. Kayyisu Excelent. Moch. The Chakras. Misteri Otak Kanan Manusia. Dodie Magis. M.. Hisyam A. Leadbeater. 2009. Asyharie. 2000. 1998. Syeh Ibrahim Albajuri. 25 . Inc. 2008. 2006. Ilmu Pengetahuan Tubuh Manusia. OTAK Downloads Tanggal 28/ 01/2010. Jakarta: Penerbit GagasMedia. Anwar. 2004.” 1993. 2009. Self Hypnosis. DAFTAR PUSTAKA Abdul Aziz. Imam Abdur Rahim. Alih Bahasa oleh Ainul Yaqin. Keagungan Sinar-Sinar (Nur) Muhammad SAW Rahmatan Lil ‘Alamin. Cht. Daniel H. CW. Surabaya: Penerbit Terbit Terang. State Sholat dan Gelombang Otak. 1997. Bandung: Penerbit Mizan. Rajendra Kartawiria.A. Al Quraan dan Terjemahnya. Penerbit: Kayyisu Media. 2009. Steve Parker. 2005. Seminar Psiko Edukasi dan Training Otak Kanan Dahsyat. A Whole New Mind. Purwokerto. Quran dan Hadits Digital. Menyisir Alam Sufi. 12 Langkah Membentuk Manusia Cerdas. Jogjakarta: Penerbit Think. Funtastic Learning. Depag RI. Bill Lucas. Fachri. The Real Art of Hypnosis. balai Pustaka. Paparan Mataeri Seminar. 2009.

26 .

27 .

28 .

29 .

30 .