Lampiran 4.

FORM FAILURE MODE & EFFECT ANALYSIS

Unit Kerja
Proses yang dianalisis
Tim FMEA Nama Peran
Ketua
Anggota

Petugas pencatat (notulis)

I. Gambarkan alur proses yang akan dianalisis:

II. Identifikasi failure modes: No Tahapan Proses Failure Modes III. Tujuan melakukan analisis FMEA: .

dan deskripsikan upaya-upaya yang sudah dilakukan (kalau ada) untuk mengatasi failure mode: No Tahapan Proses Failure Modes Akibat Penyebab Upaya yang telah dilakukan . Identifikasi akibat jika terjadi failure mode untuk tiap-tiap failure mode: No Tahapan Proses Failure Modes Akibat V. IV. Identifikasi kemungkinan penyebab dari tiap failure mode.

Lakukan penghitungan RPN (Risk Priority Number). VI. dengan menggunakan matriks sebagai berikut: Tahapan Failure Akibat S Kemungkinan sebab O Upaya kendali D RPN (Risk Proses Modes (Severty) (Occurrence) yg sdh (Detectability) Priority dilakukan Number) .

(Gunakan Diagram Pareto) No Failure modes: RPN KumulatiF Persentase kumulatif Keterangan (urutkan dari RPN tertinggi ke terendah) Titik potong pada persentase kumulatif 80 % . Tetapkan threshold untuk memilih failure mode yang akan diselesaikan dan. tetapkan failure mode apa saja yang akan diselesaikan. VII.

Diskusikan dan rencanakan kegiatan/tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi failure modes tersebut. tetapkan penanggungjawab dan kapan akan dilakukan: Tahapan Failure Akibat S Kemungkinan O Upaya D RPN Kegiatan yang Penanggung Waktu Proses Modes sebab kendali yg direkomendasikan jawab sdh dilakukan .VIII.

IX. dan lakukan evaluasi dengan menghitung ulang RPN Tahapan Failure Akibat S Kemungkinan O Upaya D RPN Kegiatan yang Penanggung Kegiatan S O D RPN Proses Modes sebab kendali direkomendasikan jawab yang Yang dilakukan sudah dilakukan . Pelaksanaan kegiatan dan evaluasi: Laksanakan kegiatan.

Susun SOP baru sesuai dengan hasil analisis dan pelaksanaan FMEA: .X.