Profil Posdaya

Nama Kegiatan Pembuatan Kategori Buku pada Taman Baca Desa Gogik
Latar belakang Buku merupakan jendela dunia, dan dengan buku-lah wawasan kita
dapat bertambah. Disamping buku, media penempatannya juga
harus kita perhatikan agar buku bisa tertata rapi dan lebih mudah
untuk menemukan buku yang ingin kita baca. Melalui pembuatan
kategori buku-lah diharapkan mampu untuk memudahkan
pengunjung Taman Baca dalam menemukan buku sesuai yang
mereka inginkan serta menjaga nilai estetika dari buku-buku
tersebut.
Diary pelaksanaan Diary Posdaya
(Tahapan selama pelaksanaan Andri Laksono
program hingga program
selesai)
Perkenalkan nama saya Andri Laksono, dari Fakultas
Teknik,Jurusan Teknik Elektro. Di tahun 2017 ini saya mengambil
mata kuliah KKN dan saya yakin KKN ini akan menjadi saat yang
menyenangkan sebelum dihadapkan pada Tugas Akhir yang
menunggu di penghujung tahun ini.
Kembali mengenai Posdaya. Pertama kali saya mendengar istilah
Posdaya ketika saya mengikuti pembekalan KKN. Jujur, sebelumnya
tidak ada bayangan yang melekat sedikitpun di benak saya mengenai
apa itu Posdaya atau bahkan KKN itu sendiri. Untuk KKN TIM 1
tahun ini saya ditempatkan di Desa Gogik, Kecamatan Ungaran,
Kabupaten Semarang.
Pertama kali saya menginjakkan kaki di Desa Gogik ini adalah
cuacanya yang benar-benar dingin karena terletak di lereng Gunung
Ungaran. Entah mengapa, mungkin karena belum beradaptasi
dengan baik, hari pertama di Desa ini saya mengalami sedikit flu
dan pusing akibat adaptasi pada kondisi cuaca yang mungkin
tergolong dingin bagi kami yang biasanya tinggal di dekat hiruh-
pikuk nya kesibukan kota yang cuacanya sedikit panas tentunya.

bahwa sepeninggal kawan-kawan KKN Tematik Undip 2016 lalu. saya dan teman-teman merasa sedikit sungkan apabila ingin mengunjungi taman baca karena kami harus mondar-mandir dan keluar-masuk untuk bisa menuju ke Taman Baca yang letaknya di lantai 2 tersebut serta memang letaknya yang kurang strategis. dan Ketua RT yang ada didesa ini. Disatu sisi.Setelah beberapa hari penyesuaian dengan cuaca di desa ini. kondisi Taman Baca menjadi terbengkalai akibat lokasinya yang tersembunyi serta berada pada lantai 2 salah seorang warga. Kepala Dusun. Berdasarkan info yang kami dapat dari Kepala Dusun Gintungan. setelah itu saya dan sembilan teman KKN lainnya dipusingkan oleh penyusunan program yang akan kita laksanakan selama KKN ini. kami lewati dengan “parade” kecil mengelilingi beberapa tokoh setempat baik dari Kepala Desa. bahwa di Desa Gogik ini terdapat sebuah Taman Baca yang merupakan peninggalan kawan-kawan kami yang telah mengikuti KKN Tematik tahun 2016. Untuk minggu pertama di desa ini. Kamipun akhirnya memilih untuk melakukan kegiatan revitalisasi Taman Baca tersebut yang merupaka program multidipliner yang masing-masing dari kami semua harus memiliki sumbangsih untuk . Info lanjutan yang kami dapat dari pengelola Taman Baca. Jujur saat itu saya sama sekali belum memiliki bayangan mengenai program apa yang akan saya buat. mungkin teman-teman saya yang lain juga berpikiran sama karena kami memang untuk pertama kalinya berada didesa ini. dan kamipun secara “perdana” bertemu oleh para pihak “berwajib” yang ada di desa kami ini. alhamdullilah tubuh ini sudah mulai terbiasa dengan dinginnya angin yang sering berhembus hingga terkadang terasa hingga menusuk tulang. Sehingga kamipun berpikir mungkin saja ada yang kita bisa “lakukan” dan “benahi” di Taman Baca ini agar bisa kembali berfungsi sebagai mana mestinya.

Desa Gogik. untuk lebih jelasnya teman-teman pembaca yang budiman bisa mengujungi Taman Baca tersebut. mendesain peletakan buku-buku di taman baca. untuk selanjutnya kategori buku yang saya buat bisa diperbaharui oleh adik-adik pengunjung Taman Baca agar memudahkan dalam menemukan buku yang diinginkan tidak hilang begitu saja dan tetap berkelanjutan untuk kedepannya Sebelum tulisan mengenai profil Posdaya ini saya tutup.membenahi Taman Baca yang kondisinya sudah agak terbengkalai ini. Saya pun disini memilih untuk membuat kategori buku- buku yang ada di Taman Baca sebagai program multidisipliner dengan tujuan agar para pengunjung terutama anak-anak SD dan SMP bisa lebih mudah untuk menemukan buku yang mereka ingin baca. Saya memilih untuk menjalankan program pembuatan kategori buku karena sebelumnya saya melihat buku-buku tersebut tidak memiliki “kategori” dalam penempatannya di rak buku tersebut dan secara tidak langsung membantu memudahkan untuk menemukan jenis buku yang anak-anak pengunjung Taman Baca cari. Saya harap. dan sebagainya. Begitulah kira-kira cerita mengenai Posdaya yaitu Taman Baca di Dusun Gintungan. jujur berat rasanya untuk menyudahi cerita dan pengalaman mengenai profil Posdaya oleh kami TIM 1 KKN UNDIP 2017. . Beberapa orang dari teman KKN saya ada yang memasang poster.

Dokumentasi Kegiatan (satu foto saja) .