Abstrak

PERBANDINGAN MANUSKRIP KUNO DAN DATA GEOLOGI SEBAGAI
EDUKASI TERHADAP POTENSI BENCANA DI DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA

Aziz Farras Asgani , Bagaskara Widi Nugroho, Ichsan Ramadhan
Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada

Selama ini, manuskrip kuno banyak dipandang sebelah mata. Manuskrip kuno masih
dipertanyakan orisinalitasnya oleh para peneliti. Padahal itu menjadi salah satu data penting
dalam menentukan suatu penunjang hipotesis dalam pengetahuan modern. Manuskrip kuno
tidak bisa kita lupakan dalam ranah penelitian modern karena itu termasuk dalam konsep “The
present is the key to the past”. Kenyataan di lapangan, banyak kita temui artefak-artefak kuno
yang dapat menggambarkan kejadian masa lalu, seperti terkuburnya Candi Kedulan, Sleman,
yang berdasarkan penelitian geologi modern diakibatkan timbunan lahar Gunung Merapi.
Labberton (1922) dan Bemmelen (1949) berdasarkan Prasasti Kalkuta (963 Saka/1041 M)
menguatkan bahwa terjadi bencana besar (pralaya) pada tahun 928 Saka atau 1006 M. Dari
data penelitian geologi yang ditunjang dengan manuskrip kuno ini dapat dijadikan edukasi bagi
masyarakat terhadap bencana yang pernah terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam
melakukan pengembangan wilayah.

Kata kunci : Manuskrip kuno ; Data geologi ; Bencana ; Pengembangan wilayah