BAB III

EFEK GANGGUAN CEMAS PASIEN STROKE DALAM MEMENGARUHI

PENGOBATAN PASCA STROKE DITINJAU DARI SUDUT PANDANG ISLAM

3.1. Pandangan Islam Terhadap Kecemasan

Kecemasan adalah kondisi kejiwaan yang penuh dengan kekhawatiran dan ketakutan

akan apa yang mungkin terjadi, baik berkaitan dengan permasalahan yang terbatas maupun

hal-hal yang aneh (Hawari, 2001). Sementara Hanna Djumhana (2001) mendefinisikan

kecemasan sebagai ketakutan terhadap hal-hal yang belum tentu terjadi. Perasaan cemas

muncul apabila sesorang berada dalam keadaan diduga akan merugikan dan mengancam

dirinya, serta merasa tidak mampu menghadapinya. Dengan demikian, rasa cemas sebenarnya

suatu ketakutan yang diciptakan oleh diri sendiri, yang dapat ditandai dengan selalu merasa

khawatir dan takut terhadap sesuatu yang belum terjadi (Djumhana, 2001)

Menurut Hawari (2013) gejala kecemasan baik yang sifatnya akut maupun kronik

(menahun) merupakan komponen utama bagi hamper semua gangguan kejiwaan (psychiatric

disorder). Diperkirakan jumlah mereka yang menderitagangguan ansietas ini baik akut

maupun kronik mencapai 5% dari jumlah penduduk, dengan perbandingan antara wanita dan

pria 2:1, serta diperkirakan antara 2%-4% diantara penduduk dalam kehidupannya pernah

mengalami gangguan cemas (Hawari, 2013).

Tidak semua orang yang mengalami stressor psikososial akan menderita gangguan

cemas, hal ini tergantung pada strukturkepribadianna. Orang dengan kepribadian pencemas

akan lebih rentan (vulnerable) untuk menderita gangguan cemas.

37

e. ketidakadilan. menyalahkan orang lain. suka membesar-besarkan masalah kecil (dramatisasi). gelisah. ragu dan bimbang. Tetapi pada orang-orang tertentu meskipun tidak ada stressor psikososial. Berbagai bentuk perlakuan yang diterapkan dalam keluarga. Gerakan sering serba salah. misal sikap orang tua yang otoriter. suka “ngotot”. c. atau dengan kata lain batasannya seringkali tidak jelas. yang bersangkutan menunjukan kecemasan juga. 2013) Orang dengan tipe kepribadian pencemas tidak selamanya mengeluh hal-hal yang sifatnya tetapi sering juga disertai dengan keluhan-keluhan fisik (somatik) dan juga tumpeng tindih dengan ciri-ciri kepribadian depresif. d. Menurut Karn Horney dalam Daradjat (1993) berpendapat tentang sebab terjadinya cemas ada tiga macam. khawatir. Seringkali mengeluh ini dan itu (keluhan somatik). tidak disayangi dan dimusuhi/disaingi. Sering merasa tidak bersalah. yaitu: a. j. gugup apabila tampil di muka umum (“demam panggung”). Cemas. keras. b. tidak tenang bila duduk. h. 38 . tidak tenang. yang ditandai dengan corak atau tipe “kepribadian pencemas” yaitu antara lain: a. Tidak adanya kehangatan dalam keluarga dan adanya perasaan diri yang dibenci. Mudah tersinggung. kurang menghargai satu sama lain dan suasana keluarga yang penuh pertentangan dan permusuhan. Memandang masa depan dengan was-was (khawatir). Berikut adalah beberapa faktor yang dapt menimbulkan kecemasan. i. Bila mengemukakan sesuatu atau bertanya seringkali diulang-ulang. pengingkaran janji. f. Kalua sedang emosi sering kali bertindak histeris (Hawari. khawatir berlebihan terhadap penakit. Tidak mudah mengalah.Tipe Kepribadian Pencemas Seorang akan menderita gangguan cemas manakala yang bersangkutan tidak mampu mengatasi stressor psikososial ang dihadapinya. g. b. Kurang percaya diri.

kejayaan telah berlalu namun standar hidup terus mengalami kenaikan. kedengkian dan sebagainya (Darajat. Artinya. Terlalu sering memikirkan kejayaan masa depannya dan apa yang akan terjadi kelak dengan pola pikir dan cara pandang yang negatif terhadap dunia dan seisinya. Selalu tergantung pada diri sendiri dan sesama manusia lain dalam urusan didunia. Mudah dipengaruhi oleh hawa nafsu ketamakan. 39 . setinggi itu pula rezekinya. cemas dan juga sakit. h. 1993) Menurut Abdul Aziz Al Husain (2006). sehingga lupa menggantungkan hidupnya pada Allah SWT. c. Yakni. dan gaya serta kebutuhan hidup pun selalu menuntutnya agar tetap berada pada standar kehidupan tertentu dan tidak kehilangnan apapun dari kemakmuran yang telah diraihnya. bila seseorang berijasah tinggi. Keyakinan bahwa manusia tidak bisa hidup bahagia dan sejahteratanpa adanya pekerjaan yang cocok (Husain. g. yakni adanya faktor yang menyebabkan tekanan perasaan dan frustasi. sering pula disebabkan oleh dugaan dan perasaan sementara orang bahwa. d. rezeki itu juga ditentukan oleh tingkat pendidikan dan izasan seseorang. penipuan. Lemahnya keimanan dan kepercayaan terhadap Allah SWT. Konsepsi mereka bahwa. Kurangnya tawakkal mereka terhadap Allah SWT. ambisi. pengkhianatan. keserakahan. e. Meyakini bahwa keberhasilan berada di tangan manusia sendiri atau ditentukan oleh usahanya sendiri. serta membuat seseorang menjadi gelisah dan tidak dapat tidur nyenyak sepanjang malam. Rendahnya permohonan mereka tentang tujuan dari penciptaan mereka. dan keegoisan yang berlebihan. Pertentangan macam ini seringkali membuat seseorang merasa takut. dikarenakan terlalu banyak memikirkan masa depan dan menahan beban dari tuntutan-tuntutan yang merisaukan tersebut. Ada beberapa hal yang menyebabkan hal itu terjadi di antaranya: a. c. Lingkungan yang penuh dengan pertentangan dan kontradiksi. f. 2006). kecemasan seringkali merampas kenikmatan dan kenyamanan hidup. b. Selain itu. i.

K. kecemasan dapat muncul ketika seorang hamba takut dan tidak dapat menemukan jalan keluar terhadap masalahnya. Dalam perspektif Islam. tak mengherankan bila hal itu akhirnya membuahkan suatu kegelisahan. untuk melihat hati mana yang paling kuat kuat bertahan (A. 2011) “Janganlah kamu bersikap lemah dan jangan (pula) kamu bersedih hati. keputusasaan. Padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya). lingkungan yang “kurang sehat” serta tekanan besar yang dapat menimbulkan stresor besar bagi seseorang akan menimbulkan efek kecemasan. seseorang akan merasa takut menghadapi masalah hidup dan cenderung akan terus-menerus memikirkan hal tersebut tanpa mendapatkan penyelesaian atas masalahnya. Itulah beberapa pemikiran dan konsepsi yang salah tentang kehidupan dan sekaligus mencerminkan kekacauan pikir dan akidah seseorang. Maka Islam mengajarkan pada 40 . Manusia juga diciptakan sebagai mahluk yang lemah. Seiringdengan itu Allah juga ingin menempa manusia dengan kehidupan yang sulit. 3:139). Karenanya. gagalnya sebuah haerapan. dan manusia yang paling tinggi derajatnya adalah yang beriman kepada Allah.” (QS Ali Imran. Padahal manusia adalah mahluk yang derajatnya paling tinggi. Kurangnya iman. jika kamu orang yang beriman.

hambanya metode bezikir (mengingat Allah) dengan berzikir niscahya seseorang akan merasa lebih tenang karena merasa Allah dekat dengannya. ‘Aidh al-Qarni dalam bukunya yang berjudul La Tahzan (2003) menyatakan. Dengan otak manusia berfikir 41 . (QS. 2:152).2. dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”. Seperti dalam Firman Allah: ‫تفاَكذركرروُننيِ أتكذرككررككم توُاكشركرروُا نليِ توُتل تتككفررروُنن‬ “Karena itu. maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan. dengan berdzikir kepada Allah. dengan berdzikir kepada-Nya segunung tumpukan beban kehidupan dan permasalahan hidup akan lebih mudah ditangani karena sesungguhnya Allah selalu menyediakan kemudahan pada setiap kesulitan. otak berkembang dengan berjalannya waktu. ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu. Bahkan. Penyakit Stroke Dalam Sudut Pandang Islam Manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan segala kesempurnaan. mereka diberikan pancaindera dan hati untuk bersyukur dan otak (akal) untuk berfikir. Al-Insyirah.” (QS. dengan belajar. kegelisahan. 94:5). Al-Baqarah. 3. ketakutan. seperti Firman Allah: ً‫سررا‬ ‫فعإ رنن عمعع اًسليع س‬ ‫سرر يي س‬ “Oleh itu. dan bersyukurlah kepada-Ku. kecemasan dan kesedihan akan sirna. mencari rahasia alam dan mengolahnya. Allah menciptakan manusia dari tidak tahu apa-apa menjadi tahu.

mempergunakan seluruh panca inderanya dalam menangkap kebesaran dan ilmu Allah. Secara medis otak manusia memiliki fungsi yang vital. otak juga berfungsi sebagai pusat berfikir. kesadaran. At-Tin.” (QS. Penyakit stroke yang berkaitan dengan gejala psikosomatik banyak diderita oleh orang-orang yang lebih mementingkan urusan-urusan dunia dibandingkan dengan urusan 42 . Allah berfirman dalam sebuah ayat: ‫ت نر‬ ‫لوُنليِ اكلتكلتباَ ن‬ ‫ب‬ ‫ف اللنكينل توُالننتهاَنر تلتيِاَ م‬ ‫ت توُاكلتكر ن‬ ‫ض توُاكختنتل ن‬ ‫إننن نفيِ تخكل ن‬ ‫ق النستماَتوُا ن‬ Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi. Akal adalah daya pikir yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala (untuk manusia) kemudian diberi muatan tertentu berupa kesiapan dan kemampuan yang dapat melahirkan sejumlah aktivitas pemikiran yang berguna bagi kehidupan manusia yang telah dimuliakan oleh Allah Azza wa Jalla. Otak adalah organ tubuh manusia yang posisinya ditempatkan Tuhan secara terhormat dibagian atas tubuh manusia dan terlindungi oleh tulang kepala (tengkorak). emosi dan kepribadian. 95:4). dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” (QS. dimana otak berfungsi sebagai pusat koordinasi gerakan serta sensorik tubuh. berbahasa. Ali-Imran. 3:190). Seperti dalam firman Allah: ‫لتقتكد تخلتكقتناَ ا ك نلكنتساَتن نفيِ أتكحتسنن تتكقنويِمم‬ “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Al-Baqarah. Ujian yang diberikan Allah SWT selalu mengandung rahmat dan hikmah dibaliknya. karena segala sesuatu yang terjadi datangnya dari Allah SWT. sebagai peringatan bagi manusia akan dosa-dosanya. dengan sedikit ketakutan. Seperti dalam Firman-Nya: ‫ص نمتن اكلتكمتوانل توُاكلتكنفر ن‬ ‫س توُالثنتمترا ن‬ ‫ت ِ توُبتششنر ال ن‬ ‫صاَبننريِتن‬ ‫ف توُاكلرجو ن‬ ‫ع توُنتكق م‬ ‫توُلتنتكبلرتوننرككم بنتشكيِمء نمتن اكلتخكو ن‬ Artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu. Orang yang beriman akan senantiasa bersabar dan bertawakal. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang hambanya tidak ketahui.” (QS. kekurangan harta. baik penyakit fisik maupun psikis apabila diterimadengan lapang dada dan ikhlas akan menghapuskan dosa serta kesalahan sebagaimana sabda Rasulullah SAW: 43 . kelaparan. Semua penyakit.akhiratnya. jiwa dan buah-buahan. 2002). Dalam kata lain mereka kurang mendalami agamanya dan mengabaikan Allah SWT (Sani. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Semua penyakit termasuk stroke. 2:155). merupakan bentuk ujian dari Allah SWT.

bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya. 3. Ia akan cenderung berfikir. melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya.” (HR.” (QS. hal ini lazim ditemukan pada seseorang yang mengalami penyakit kronis namun bukan berarti seseorang boleh menyerah akan penyakitnya melainkan lebih berserah diri kepada Allah SWT. karena sesungguhnya Allah tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya diluar batas kemampuannya. dan juga kesedihan. maka yang perlu dibenahi adalah aspek psikospiritual orang tersebut. Aspek psikospiritual sangat berperan penting dalam proses recovery stroke. kepayahan. penyakit. Allah SWT berfirman: Artinya: “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukurannya (yang telah ditentukan). namun kecemasan dapat juga timbul akibat seseorang merasa takut atas penyakit yang dideritanya. Muslim). Pandangan Islam Terhadap Kecemasan Pada Pasien Post-Stroke Pada pasien stroke kecemasan dapat timbul akibat kerusakan pada otak akibat adanya stroke itu sendiri.Artinya: ”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus. 54:49) 44 . bahwa dirinya merasa hampa dan tidak berarti lagi. Al Qamar.3. Pada pasien post-stroke dengan kecemasan akibat ketakutannya.

َ‫طأكتناَ تربنتناَ توُتل تتكحنمكل تعلتكيتنا‬ ‫ت ِ تربنتناَ تل ترتؤانخكذتناَ إنكن نتنسيتناَ أتكوُ أتكخ ت‬ ‫ف ن‬ ‫ار نتكفسساَ إننل روُكستعتهاَ لتتهاَ تماَ تكتسبت ك‬ ‫ت توُتعلتكيتهاَ تماَ اككتتتسبت ك‬ ‫تل يِرتكلش ر‬ َ‫صكرتنا‬ ‫ف تعنناَ توُاكغفنكر لتتناَ توُاكرتحكمتناَ أتكن ت‬ ‫ت تمكوتلتناَ تفاَكن ر‬ ‫صسرا تكتماَ تحتمكلتتهر تعتلىَ الننذيِتن نمكن قتكبلنتناَ تربنتناَ توُتل ترتحشمكلتناَ تماَ تل ت‬ ‫طاَقتةت لتتناَ بننه ِ توُاكع ر‬ ‫إن ك‬ ‫تعتلىَ اكلقتكونم اكلتكاَفننريِتن‬ Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". dan rahmatilah kami. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. Hal itu semua merupakan peringatan bagi hambanya atas segala bentuk dosa yang telah diperbuat dan Allah memberikan ampunan-Nya kepada tiap sakit dan luka yang diderita. Ya Tuhan kami. menjadi do’a yang dipanjatkan oleh orang-orang salih. Maka berdoalah dan mohon ampun pada-Nya. 2005). dan menguburkan rasa sombong. ampunilah kami. (QS. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami. Engkaulah Penolong kami. Kesulitan-kesulitan itu sebenarnya akan menguatkan hati. Ya Tuhan kami. menghapuskan dosa. dianjurkan untuk mencari pengobatan kepada ahlinya sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: 45 . janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Hal itu semua merupakan bentuk penyerahan diri kepada Zat Yang Maha Esa (Al-Qarni. janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. 2:286). menghancurkan rasa ujub. Al-Baqarah. janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami. Bagi pasien post stroke yang mengalami gangguan emosional (kecemasan) akibat penyakit stroke itu sendiri. menarik empati sesama. kesulitan-kesulitan itu akan meluruhkan kelalaian menyalakan lentera dzikir.

Setiap mahluk mempunyai jalan yang berbeda-beda. langit dan serta isinya diciptakan oleh Allah memiliki takdirnya masing-masing. seprti Firman Allah: Artinya: “Sesungguhnya kami meciptakan segala sesuatu menurut ukuran (yang telah ditentukan).” (QS. 3. Allah tidak akan memberikan ujian yang melebihi batas kemapuan umatnya walaupun sesakit atau seberat apapun seseorang merasakannya (Gymnastiar.Artinya: “Bertobatlah kamu sekalian (bila sakit) karena sesungguhnya Allah Ta’ala tiada mendatangkan suatu penyakit kecuali mendatangkan pula obatnya. 2002). takdir adalah segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah untuk makhluk-Nya. beruntung. kecuali satu penyakit. malang. Tirmidzi). kaya ataupun miskin telah ditetapkan oleh Allah. Pandangan Islam Terhadap Gangguan Cemas pada Pasien Stroke 46 . Semua yang berada di bumi. 54:49) Selain itu seorang hamba harus dapat ikhlas menerima takdirnya bahwasanya segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah telah ditetapkan. maka tugas hamba-Nya adalah sabar. Penyakit apapun termasuk penyakit stroke jika dihadapi dengan penuh kesabaran dan berbaik sangka kepada Allah SWT akan senantiasa memberatkan timbangan kebaikan bagi orang-orang yang beriman. tawakal dan bersyukur atas segalanya. yaitu penyakittua (pikun)” (HR. Selain itu. Al-Qamar.4.

dianjurkan untuk mencari pengobatan kepada ahlinya. namun kecemasan dapat juga timbul akibat seseorang merasa takut atas penyakit yang dideritanya. Secara medis otak manusia memiliki fungsi yang vital. Bagi pasien post stroke yang mengalami gangguan emosional (kecemasan) akibat penyakit stroke itu sendiri. Perasaan cemas muncul apabila sesorang berada dalam keadaan diduga akan merugikan dan mengancam dirinya. Pada pasien post-stroke dengan kecemasan akibat ketakutannya. serta merasa tidak mampu menghadapinya. kecemasan dapat muncul ketika seorang hamba takut dan tidak dapat menemukan jalan keluar terhadap masalahnya. Dalam perspektif Islam. Semua penyakit termasuk stroke. otak juga berfungsi sebagai pusat berfikir. sebagai peringatan bagi manusia akan dosa-dosanya. mengingat fungsi otak sebagai koordinasi tubuh. dimana otak berfungsi sebagai pusat koordinasi gerakan serta sensorik tubuh. selain itu seorang hamba harus dapat ikhlas 47 . Kecemasan adalah kondisi kejiwaan yang penuh dengan kekhawatiran dan ketakutan akan apa yang mungkin terjadi. Jika peredarah darah otak terganggu maka terjadilah berbagai gangguan. Orang yang beriman akan senantiasa bersabar dan bertawakal. Maka Islam mengajarkan pada hambanya metode bezikir (mengingat Allah) dengan berzikir niscahya seseorang akan merasa lebih tenang karena merasa Allah dekat dengannya. merupakan bentuk ujian dari Allah SWT. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang hambanya tidak ketahui. kesadaran. baik gangguan fisik maupun psikis. maka yang perlu dibenahi adalah aspek psikospiritual orang tersebut. Aspek psikospiritual sangat berperan penting dalam proses recovery stroke. karena segala sesuatu yang terjadi datangnya dari Allah SWT. Pada pasien stroke kecemasan dapat timbul akibat kerusakan pada otak akibat adanya stroke itu sendiri. Otak adalah organ tubuh manusia yang posisinya ditempatkan Tuhan secara terhormat dibagian atas tubuh manusia dan terlindungi oleh tulang kepala (tengkorak). berbahasa. emosi dan kepribadian.

Penyakit apapun termasuk penyakit stroke jika dihadapi dengan penuh kesabaran dan berbaik sangka kepada Allah SWT akan senantiasa memberatkan timbangan kebaikan bagi orang- orang yang beriman. 48 . Selain itu.menerima takdirnya bahwasanya segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah telah ditetapkan. Allah tidak akan memberikan ujian yang melebihi batas kemapuan umatnya.

Related Interests