Intan Suryani

1404107010058
Teknik Geofisika

Aplikasi Geofisika dalam Kebencanaan

Bencana adalah suatu gangguan serius terhadap masyarakat yang menimbulkan
kerugian secara meluas dan dirasakan baik oleh masyarakat, berbagai material dan
lingkungan (alam) dimana dampak yang ditimbulkan melebihi kemampuan manusia guna
mengatasinya dengan sumber daya yang ada (Asian Disaster Reduction Center, 2003).
Sedangkan menurut Parker (1992), bencana ialah sebuah kejadian yang tidak biasa terjadi
disebabkan oleh alam maupun ulah manusia, termasuk pula di dalamnya merupakan imbas
dari kesalahan teknologi yang memicu respon dari masyarakat, komunitas, individu
maupun lingkungan untuk memberikan antusiasme yang bersifat luas.

Bencana alam merupakan kejadian yang terjadi akibat adanya proses alam maupun
karena tingkah manusia yang dapat menyebabkan kerugian materi maupun non materi.
Bencana dapat dideteksi dan dimitigasi menggunakan metode Geofisika. Geofisika
merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi baik di atas permukaan
maupun bawah permukaan berdasarkan sifat fisik (fisika) bumi dan tentu saja dengan cara
menerapkan hukum-hukum fisika. Sifat fisik yang dipelajari adalah sifat kelistrikan,
kemagnetan bumi, penjalaran gelombang gempa/getaran, gravitasi (gaya berat), dan
gelombang elektromagnetik. Dari pengukuran sifat fisik bumi di atas permukaan bumi,
seorang geofisika bisa mengetahui kondisi bawah permukaan tanpa harus menyentuhnya
atau melakukan pengeboran dan dapat ditafsirkan bagaimana sifat-sifat dan kondisi di
bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horizontal.

Adapun metode-metode geofisika yang dapat diaplikasikan dalam kebencanaa yaitu:

1. Metode Seismik

Metode geofisika yang mempelajari bumi berdasarkan kecepatan penjalaran
gelombang getar/gempa. Kecepatan gelombang ini sangat berhubungan dengan densitas
dan modulus elastisitas batuan bawah permukaan. Pengukurannya menggunakan
seismometer yang terdiri dari geophone sebagai penerima gelombang getar, sumber
getaran (palu, ledakan, dll) dan alat seismometer sebagai pemroses sinyal. Metode
seismik ini digunakan sejak lama untuk mencari sumber minyak bumi di laut dan di
darat. Jadi pakar Geofisika dan Geologi memiliki peran yang sangat besar dalam upaya
mencari sumber-sumber minyak bumi di seluruh dunia. Dalam bidang kebencanaan,

Gelombang badan yang terdiri dari gelombang primer (P) dan gelombang sekunder (S) akan menembus ke bawah permukaan bumi. Proses Terjadi Gempa Bumi Gambar 2. Antara gelombang P dan S ada keunikan masing-masing dimana gelombang P bisa menembus lapisan padat dan cair sedangkan gelombang S hanya bisa melewati lapisan padat saja.metode seismik bisa digunakan untuk membuat peta besarnya goncangan tanah pada suatu kawasan ketika gempa terjadi. gempa tersebut akan memancarkan gelombang badan dan gelombang permukaan. Penjelajahan Bumi menggunakan Seismologi . Ketika terjadi gempa bumi. Gambar 1.

Dalam hal kebencanaan. Tahanan jenis ini bersesuaian dengan berbagai macam parameter geologi. kapal/ferry yang tenggelam di laut. Metode geolistrik mempelajari bawah permukaan bumi berdasarkan sifat kelistrikan bumi adalah prinsip dasar metode geolistrik. seperti mineral. dan diamagnetic. Lubang runtuhan memiliki ukuran yang bervariasi dari kurang dari satu meter sampai ratusan meter dalam diameter dan kedalamannya. Dalam bidang kebencanaan. ditemukan di berbagai tempat di dunia. Prinsipnya nilai gravitasi di atas permukaan bumi berbeda dimasing-masing kawasan dan sangat bergantung pada padat tidaknya batuan bawah permukaan. metode magnetik bisa digunakan untuk mencari pipa pembuangan limbah bawah permukaan. dan lain-lain. Polarisasi Terinduksi. yang menyatakan bahwa tujuan dari survey geolistrik resistivitas adalah untuk mengetahui distribusi tahanan jenis bawah permukaan dengan melakukan pengukuran pada permukaan. atau keduanya yang umumnya terjadi akibat aliran air di bawah tanah. Pembentukan lubang runtuhan ini dapat terjadi berangsur- angsur atau secara mendadak. sifat kemagnetan batuan sangat bergantung pada sifat suseptibilitas dan remanen magnet yang sudah ada sejak zaman dahulu. 4. tangki minyak bawah permukaan.2. kemudian besarnya beda potensial diukur dari dua buah elektroda potensial yang lain. Potensial diri) Metode geolistrik resistivitas dijelaskan diantaranya oleh Loke (2000). paramagnetic. beda potensial dan variasi jarak elektroda arus dan potensial (faktor geometri) tersebut akan diperoleh harga tahanan jenis lapisan di bawah titik ukur. atau permeabilitas magnetik tubuh cebakan dari daerah di sekelilingnya. Sinkhole adalah lubang yang terjadi secara tiba-tiba akibat amblasnya permukaan tanah. Lubang runtuhan atau sinkhole adalah depresi alami atau lubang dalam topografi permukaan yang muncul akibat hilangnya lapisan tanah atau bantalan batuan. Magnetik Metode untuk mempelajari bawah permukaan berdasarkan sifat kemagnetan batuan. Dari hasil pengukuran arus. 3. Metode magnetic dilakukan dengan berdasarkan pada hasil pengukuran anomaly geomagnet yang diakibatkan oleh perbedaan kontras suseptibilitas. Prinsip dasar dari metode ini adalah injeksi arus listrik kedalam bumi yang melalui dua buah elektroda arus. Geolistrik (Resistivitas. berbeda-beda. Sifat kelistrikan yang bisa diamati adalah . Perbedaan permeabilitas relatif itu diakibatkan oleh perbedaan distribusi mineral ferromagnetic. metode gravitasi/gaya berat ini bisa digunakan untuk memetakan sinkhole. dan juga tidak bergantung dari jenis lapisan tanah dan bantalan batuan di atasnya. fluida dan porositas pada batuan. Alat yang digunakan adalah gravimeter yang sangat sensitif untuk mengukur percepatan gravitasi bumi. Gravitasi/Gaya berat Metode geofisika yang mengukur nilai gaya berat suatu kawasan berdasarkan perbedaan densitas/massa jenis batuan bawah permukaan bumi.

konduktivitas.resistivitas. Alat yang sering digunakan pada pengukuran georadar adalah GPR (ground penetrating radar). Longsor terjadi akibat meluncurnya suatu volume tanah di atas suatu lapisan agak kedap air yang jenuh air (Munir. Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang dapat diprediksi dan dianalisis kedatangannya. Karena metode ini jangkauanya sangat dangkal (kedalaman <25 meter) dan alat ini cocok . gelombang radio komunikasi militer. Parameter yang diukur dalam pengukuran Georadar adalah waktu perambatan gelombang radio yang dipancarkan dan diterima kembali oleh alat. alat ini bisa digunakan untuk mencari bidang gelincir sebelum terjadi longsor . Metode geolistrik resistivitas sangat cocok digunakan untuk mencari lapisan pembawa air bawah permukaan karena sifat air yang sangat tidak resistif. Untuk mitigasi bencana. pengukuran elektromagnetik bisa digunakan untuk mengukur kedalaman Sesar. maka pergerakan lempengnya pun besar. karena faktor terbesar dari alam yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor adalah curah hujan. Akibat jenuhnya tanah pelapukan. chargeabilitas dan potensial yang di bumi itu sendiri. Air akhirnya mengalir pada bidang kontak yang bertindak sebagai bidang gelincir (slipsurface). bobot massa tanah bertambah. 5. Alat yang digunakan adalah TURAM EM – Scintrex. dimana kita ketahui bahwa sesar terjadi karena adanya gaya-gaya tektonik yang salah satu penyebabnya adalah pergerakan lempeng kerak bumi. Georadar adalah metode geofisika sering digunakan untuk memetakan kondisi bawah permukaan dangkal. jika sesarnya dalam dan cukup luas. Metode elektromagnetik untuk mendeteksi adanya sesar dan berapa kedalaman sesar tersebut apakah berpotensi menimbulkankan gempa di daerah di atas sesar tersebut. untuk kasus Sumatra bisa digunakan untuk mengetahui kedalam sesar Sumatra. Dalam hal kebencanaan. dan gelombang elektromagnetik yang di kontrol sumbernya oleh manusia diyakini akan merambat ke bawah permukaan bumi dan menginduksi material konduktif sehingga menghasilkan gelombang elektromagnetik sekunder. hal ini menyebabkan keseimbangan lereng terganggu dan lereng bergerak mencarikeseimbangan baru sehingga bencana tanah longsor terjadi. 2006). Artinya. Pada umumnya tanah yang mengalami longsoran akan bergerak di atas bidang gelincir tersebut. Longsor merupakan suatu bentuk erosi dimana pemindahan tanahnya terjadi pada suatu saat dan melibatkan volume besar tanah. VLF-T-IRIS dan lain-lain. Dengan curah hujan tinggi. Nilai gelombang elektromagnetik sekunder ini sangat bergantung pada kondisi material konduktif bawah permukaan bumi. ini merupakan prinsip dasar kerja metode elektromagnetik. tanah pelapukan yang mempunyai sifat meloloskan air menyebabkan tanah menjadi jenuh air. Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik yang ada di alam baik yang berasa dari lapisan ionosfer.

dipantulkan dan dihamburkan oleh struktur bawah permukaan dan oleh adanya anomali bawah permukaan. serta konduktivitas. yaitu permeabilitas magnetic. Baru-baru ini. Metode georadar dapat melihat kontras antara bidang gelincir tanah longsor dengan material longsoran yang ada diatas bidang gelincir dengan mengamati parameter kecepatan gelombang elektromagnetik dalam suatu medium. dan lain-lainnya Metode georadar juga dapat diplikasikan pada pemetaan zona gelincir. permitivitas listrik.digunakan untuk survey geoteknik. georadar digunakan untuk melihat isi dalam Gunung Padang (bidang arkeologi) tanpa harus ngebor. dan dipantulkan) ditentukan oleh kontras parameter fisika. memetakan rekahan bawah permukaan. metode ini bisa digunakan untuk menilai kelayakan sebuah bangunan. . Frekuensi gelombnag berbanding terbalik dengan daya tembus material (mengikuti persamaan gelombang). Karakteristik antara radiasi gelombang elektromagnetik pada medium/ struktur bumi (diteruskan. Dalam hal kebencanaan. pipa gas bawah permukaan. Pulsa radar diteuskan. sehingga dalam penggunaan sumber gelombang harus dipertimbangkan kedalam dari objek amatnya. dihamburkan.

Related Interests