SALING KETERGANTUNGAN DAN KEUNTUNGAN PERDAGANGAN

(Pengantar Ekonomi Mikro; N. Gregory Mankiw; Edisi 6; Bab 3)

Perumpamaan Perekonomian Modern
Bayangkan jika hanya ada 2 barang ekonomi, yaitu kentang dan daging, dan hanya ada
dua orang saja yaitu seorang petani serta seorang peternak. Keuntungan akan terlihat jelas
apabila kedua orang tersebut mengoptimalkan pembagian tugasnya secara tegas. Petani
memproduksi kentang sedangkan peternak memproduksi daging. Kemudian keduanya
berdagang sehingga mereka sama-sama memperoleh dua jenis barang yang dibutuhkan. Maka
kedepannya, mereka akan menyadari bahwa mereka bisa memperoleh kehidupan yang lebih
baik dari berdagang dan melakukan inovasi.

Kemungkinan-Kemungkinan Produksi

Panel (b) memperlihatkan kombinasi produksi daging dan kentang bagi petani. Sedangkan
panel (c) menunjukkan kombinasi produksi daging dan kentang bagi peternak, dengan asumsi
keduanya memiliki jam kerja sebanyak 40 jam/minggu. Kurva di atas merupakan batas-batas
kemungkinan produksi yang memperlihatkan berbagai perpaduan output yang dapat muncul
dari suatu perekonomian. Jika petani dan peternak memutuskan untuk tetap memproduksi
sendiri kentang dan dagingnya, bukannya mengadakan trade-off, maka masing-masing hanya
mengkonsumsi kentang dan daging persis sebanyak yang mereka produksi sendiri.

Spesialisasi dan Perdagangan
Perdagangan yang berlangsung antara petani dengan peternak menawarkan kombinasi
konsumsi yang jauh lebih baik bagi keduanya, yang takkan dapat mereka nikmati tanpa adanya
perdagangan.
Pada panel (a), petani dapat berkonsumsi pada titik A* yang lebih baik ketimbang pada titik A
(konsumsi tanpa perdagangan). Sedangkan pada panel (b) diperlihatkan bahwa berkat
perdagangan, peternak dapat berkonsumsi pada titik B* yang lebih baik daripada titik B.
Perdagangan memungkinkan petani dan peternak mengkonsumsi lebih banyak daging dan
kentang sekaligus.

Mengingat biaya peluang suatu barang selalu selalu merupakan kebalikan dari biaya peluang barang yang lain. Jika dua orang yang biaya peluangnya berlainan mau mengadakan pertukaran atau perdagangan. Produsen yang memerlukan biaya atau input (faktor produksi) paling sedikit dalam menghasilkan suatu barang/jasa. dikatakan sebagai produsen yang memiliki keunggulan absolut dalam proses produksi. yang artinya kesejahteraan meningkat. maka orang lain pasti akan menguasai keunggulan komparatif dalam produksi jenis barang yang lain (kecualai dua produsen memiliki keunggulan komparatif yang sama).Prinsip Keunggulan Komparatif Keunggulan Absolut Keunggulan absolut digunakan ekonom jika mereka membandingkan produktivitas seseorang. perusahaan atau negara berdasarkan biaya mutlak. . jika seseorang menguasai keunggulan komparatif dalam menghasilkan suatu jenis barang. maka total produksi dari perekonomian yang bersangkutan secara keseluruhan akan mengalami kenaikan sehingga memperbesar kue ekonomi. Keunggulan Komparatif dan Perdagangan Perbedaan biaya peluang dan keunggulan komparatif inilah yang menciptakan keuntungan perdagangan. Biaya Peluang dan Keunggulan Komparatif Seorang produsen tidak mungkin menguasai keunggulan komparatif dalam produksi semua barang. Keunggulan komparatif pada dasarnya mencerminkan biaya peluang relatif (terbandingkan). Jika setiap orang melakukan spesialisasi dalam memproduksi suatu jenis barang. mereka akan memperoleh keuntungan dengan harga yang lebih murah daripada ia memproduksi sendiri barang tersebut. Oleh karena itu.

harga yang semakin rendah berarti kuantitas permintaan semakin besar. Disamping itu terdapat pasar persaingan tidak sempurna. Dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga. Gregory Mankiw. seperti oligopoli (hanya terdapat beberapa penjual. Persaingan: Sempurna dan Tidak Sempurna Pasar persaingan sempurna terbentuk dengan barang yang ditawarkan sama. Ini artinya kurva permintaan bernilai negatif.KEKUATAN PASAR TERHADAP PENAWARAN DAN PERMINTAAN (Pengantar Ekonomi Mikro. Artinya. maka dinamakan barang inferior. Penjual dan pembeli berjumlah banyak. Dan jika permintaan meningkat ketika pendapatan rendah. Jika permintaan suatu barang berkurang ketika pendapatan rendah. Permintaan Penentu Permintaan Individu Pertimbangan permintaan terjadi karena kuantitas permintaan menurun ketika harganya meningkat dan kuantitas permintaan meningkat ketika harganya menurun. Permintaan sangat dipengaruhi oleh pendapatan. yang kemudian muncul barang substitusi (pengganti) dan barang komplementer (pelengkap). sehingga penjual memiliki sedikit kemampuan untuk menetapkan harga produk). . maka dinamakan barang normal. Kurva Permintaan dan Ceteris Paribus Kurva permintaan memiliki kemiringan ke bawah karena ceteris paribus (hal lainnya yang sama). Serta pasar monopolistik (terdapat banyak penjual yang menjual produk yang sama namun terdiferensiasi. Setiap penjual memiliki kontrol yang sangat terbatas terhadap harga karena penjual lainnya menawarkan produk yang sama. kuantitas berbanding terbalik dengan harga dan ini berlaku hukum permintaan. N. Bab 4) Pasar dan Persaingan Pasar Kompetitif Pasar kompetitif adalah pasar yang berdiri atas banyak pembeli dan penjual sehingga pengaruh masing-masing terhadap harga pasar sedemikian kecilnya sehingga dapat diabaikan. Permintaan juga dipengaruhi harga barang lain yang berkaitan. dan mereka menghindari persaingan ketat untuk mempertahankan harga tinggi). Permintaan juga dipengaruhi oleh selera dan juga ekspektasi barang terhadap masa depan. Penjual tidak bisa menetapkan harga yang lebih tinggi atau pun lebih rendah. karena hanya membeli dalam jumlah sedikit. Edisi 6. karena pembeli kan membeli di tempat lain. sehingga penjual dan pembeli disebut price taker. Harag ditetapkan oleh pasar.

tetapi juga jumlah pembeli. Sehingga permintaan pada pasar tidak hanya bergantung pada harga barang. Pada titik keseimbangan. Kuantitas yang ditawarkan di pasar tergantung pada faktor-faktor yang menentukan penawaran para penjual individu. Ini artinya. pendapatan. harus berbanding terbalik untuk dapat memperoleh keuntungan. Permintaan Pasar versus Permintaan Individu Permintaan pasar adalah penjumlahan dari semua kurva individu untuk sebuah barang atau jasa tertentu. Teknologi juga berpengaruh untuk memproses input dan menentukan kuantitas penawaran. Selain itu harga input untuk menghasilkan output dengan jumlah tertentu. . Penawaran Penentu Penawaran Individu Penawaran individu dipengaruhi oleh harga barang. karena harga yang semakin tinggi berarti kuantitas penawaran semakin besar. Permintaan dan Penawaran secara Bersama Keseimbangan Titik keseimbangan adalah titik potong antara kurva penawaran dan kurva permintaan. teknologi yang tersedia dan ekspektasi serta jumlah penjual di pasar. berlaku hukum penawaran. yang tergantung pada faktor-faktor yang menentukan kuantitas permintaan dari setiap pembeli individu. yang kemudian hubungan antara kuantitas dan harga barang yang ditawarkan berbanding lurus. kuantitas barang yang tersedia dan dapat dibeli pemebeli tepat sama dengan kuantitas yang tersedia yang dapat dijual oleh penjual. kurva penawaran bernilai positif. harga input yang digunakan untuk produksi. yaitu harga barang. Kurva Penawaran Kurva penawaran memiliki kemiringan ke atas. Penawaran Pasar versus Penawaran Individu Penawaran pasar merupakan penjumlahan dari penawaran seluruh penjual yang ada di pasar. selera dan ekspektasi pembeli.

harga seemikian kecilnya input. perbandingan antar produsen suatu a. dan harga harga pasar dapat diabaikan karena d. karena hanya membutuhkan uang yang produktivitasnya sedikit untuk proses produksi dan untuk b. pasar di mana yang memiliki banyak penjual dan pembeli namun penjual lah yang paling berhak untuk menentukan harga di pasaran . harga barang. SOAL BAB 3 1. selera konsumen. pasar yang penjual dan pembeli berhak dengan bebas menentukan harga di pasaran dengan kuantitas barang tertentu d. teknologi dan ekspektasi c. karena penjual dapat menawarkan memperoleh sesuatu yang lain barang yang diproduksinya sesuai c. jumlah pengaruh masing-masing terhadap barang. Bagaimana aktivitas perdagangan dapat keunggulan absolut? menghasilkan suatu keuntungan? a. ekspektasi. pasar yang terdiri atas banyak dan selera konsumen penjual dan pembeli sehingga c. selera konsumen dan penjual memiliki jumlah yang sama keberadaan pasar satu sama lain b. teknologi. selera konsumen. Apa yang dimaksud dengan konsep 2. harga. produksi dengan input yang dengan menghadapi trade-off sebanding dengan jumlah outputnya SOAL BAB 4 1. b. jumlah penjual. Apa yang dimaksud dengan pasar 2. Faktor apa sajakah yang menentukan kompetitif? kuantitas barang yang ditawarkan? a. harga. segala sesuatu yang harus membeli dikorbankan dalam rangka c. karena dengan perdangan seseorang produsen dapat memperoleh apa yang ia butuhkan d. barang yang ditawarkan oleh a. karena produk yang dihasilkan banyak suatu jenis barang berdasarkan b. perbandingan antar produsen suatu permintaan di pasar dan sesuai dengan jenis barang berdasarkan biaya dengan harga kesepakatan peluang yang harus dipikul d. jumlah barang.