DAFTAR DIAGNOSA PENYAKIT YG HARUS DITANGANI LAYANAN PRIMER

STANDAR

Berikut ini adalah diagnosa penyakit yang harus tuntas dilayani di fasilitas kesehatan primer di
era BPJS.

DAFTAR NAMA PENYAKIT YANG DAPAT DILAYANI DITANGANI DI LAYANAN
PRIMER (sumber SKDI, Pekonsil kedokteran Indonesia 2012)

1. Kejang Demam
2. Tetanus
3. HIV AIDS tanpa komplikasi
4. Tension headache
5. Migren
6. Bell’s Palsy
7. Vertigo (Benign paroxysmal positional Vertigo)
8. Gangguan somatoform
9. Insomnia
10. Benda asing di konjungtiva
11. Konjungtivitis
12. Perdarahan subkonjungtiva
13. Mata kering
14. Blefaritis
15. Hordeolum
16. Trikiasis
17. Episkleritis
18. Hipermetropia ringan
19. Miopia ringan
20. Astigmatism ringan
21. Presbiopia
22. Buta senja
23. Otitis eksterna
24. Otitis Media Akut
25. Serumen prop
26. Mabuk perjalanan
27. Furunkel pada hidung
28. Rhinitis akut
29. Rhinitis vasomotor
30. Rhinitis vasomotor
31. Benda asing
32. Epistaksis
33. Influenza
34. Pertusis
35. Faringitis
36. Tonsilitis
37. Laringitis
38. Asma bronchiale
39. Bronchitis akut
40. Pneumonia, bronkopneumonia
41. Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
42. Hipertensi esensial
43. Kandidiasis mulut
44. Ulcus mulut (aptosa, herpes)
45. Parotitis
46. Infeksi pada umbilikus
47. Gastritis
48. Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis)
49. Refluks gastroesofagus
50. Demam tifoid
51. Intoleransi makanan
52. Alergi makanan
53. Keracunan makanan

Morbili tanpa komplikasi 102. Aborsi spontan komplit 75. Anemia defisiensi besi pada kehamilan 76. Kehamilan normal 74. Defisiensi vitamin 86. Gonore 64. DM tipe 1 82. Tinea facialis 116. Herpes simpleks tanpa komplikasi 104. Demam dengue. Varicella tanpa komplikasi 103. Inverted nipple 81. Tinea corporis . Strongiloidiasis 56. Veruka vulgaris 99. Moluskum kontangiosum 100. Pielonefritis tanpa komplikasi 65. Furunkel. Lepra 112. Tinea kapitis 114. Defisiensi mineral 87. Anemia defiensi besi 91. Sindroma duh 9discharge) genital (GO dan NGO) 68. Ruptur perineum tingkat ½ 77. Ulkus pada tungkai 97. Hipoglikemi ringan 84. Salphingitis 73. Vaginitis 71. Vulvitis 70. Erisipelas 110. Impetigo ulceratif ( ektima) 106. Askariasis 57. Hemoroid grade ½ 62. Malnutrisi energi protein 85. Tinea barbe 115. Hiperurisemia 89. Fimosis 66. Vaginosis bakterialis 72. Cracked nipple 80. Eritrasma 109.Skrofuloderma 111. Lipoma 98. Reaksi anafilaktik 96. disentri amuba 61. Malaria 94.54. Penyakit cacing tambang 55. DHF 93. Taeniasis 59. Skistosomiasis 58. Mastitis 79. karbunkel 108. Folikulitis superfisialis 107. Parafimosis 67. Infeksi saluran kemih 63. Impetigo 105. Obesitas 90. Sifilis stadium 1 dan 2 113. Hepatitis A 60. Herpes zoster tanpa komplikasi 101. Dislipidemia 88. Limphadenitis 92. Disentri basiler. DM tipe 2 83. Leptospirosis (tanpa komplikasi) 95. Infeksi saluran kemih bagian bawah 69. Abses folikel rambut/kelj sebasea 78.

Urtikaria akut 140. Reaksi gigitan serangga 129. Acne vulgaris ringan 136. Tinea manus 118.1 Infeksi mykobakterial kulit (dermatitis infeksi) A33 Tetanus neonatorum A35 Tetanus lain A36 Diphtheria A37 Batuk rejan/Whooping cough A39 Meningitis infeksi A41 Sepsis A46 Erysipelas . Cutaneus larvamigran 124. Dermatitis perioral 138. Napkin ekzema 133.0 Disentri Amuba Akut A06.9 infeksi bakteri usus lainnya A05.1 Kusta tipe kering/PB MH A30. fixed drug eruption ICD X YANG SERING DI TEMUKAN DI PUSKESMAS DAN DI SESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN PROGRAM PENYAKIT BAKTERI (LAPORAN STP.2 TBC kelenjar A18.5 Kusta tipe basah / MB MH A31. Miliaria 139. DIARE.0 TBC Klinis tanpa Pemeriksaan BTA A18. Dermatitis kontak iritan 130. KUSTA) Kelompok Penyakit Infeksi dan parasit A00 Kholera A01 Thyfus dan Parathyfus A03. Scabies 128. Dermatitis seboroik 134.0 TBC paru BTA (+) tanpa biakan A16. TB.0 Pnemonia Paru A31. Hidradenitis supuratif 137.9 Keracunan makanan oleh bakteri A06.117. Dermatitis numularis 132. Candidiasis mucocutan ringan 123.1 Disentri amuba kronis A06.9 infeksi Amuba lainnya A07 Penyakit protosoa lainnya A07.1 Giardiasis [lambliasis] A09 Diare and gastroenteritis non spesifik A15. Tinea unguium 119. Filariasis 125. Pedikulosis kapitis 126. Pitiriasis versicolor 122. Eksantemapous drug eruption.0 Disentri basiler (shigellosis) A04.9 TB Milier A22 Anthrax A27 Leptospirosis A28 Penyakit infeksi bakteri zoonotic lainnya A30. Pediculosis pubis 127. Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant) 131. Tinea pedis 121. Pitiriasis rosea 135.8 + TBC extra paru pada organ lainya A19. Tinea cruris 120.

9 Cacing Tambang (Hookworm disease. ) B77 Cacing Gelang / Ascariasis B78 Strongyloidiasis B79 Cacing Trichuriasis/cacing cambuk B80 Cacing Enterobiasis ( cacing kremi ) PEDICULOSIS B85 Pediculosis and pthiriasis B86 Scabies B90 Gejala sisa tuberculosis B91 gejala sisa poliomyelitis B92 Gejala sisa MH PENYAKIT NEOPLASMA Kelompok Kelompok Neoplasma : C00 TUMOR GANAS BIBIR C01 Tumor Ganas lidah C07 Tumor Ganas Kelenjar Parotis C11 Tumor ganas Nasopharing C18 Tumor ganas Usus besar / Kolon C20 Tumor ganas Rektum C21 Tumor ganas Anus C22 Tumor Ganas Liver dan Sal Empedu C34 Tumor Ganas pada Paru dan Bronkus C40 Tumor Ganas Tulang dan Tl Rawan C43 Tumor Ganas melanoma pada Kulit C43.3 AFP A82 Rabies A91 DHF (Dengue haemorrhagic fever) A92.0 HIV Akut B26 Mumps / Parotitis / Gondongan B30 Conjunctivitis Virus PENYAKIT PARASIT KELOMPOK PENYAKIT PARASITIK B50 Malaria Falcifarum (Plasmodium falciparum) B51 Malaria Plasmodium vivax B52 Malaria Plasmodium malariae B53.9 Tumor ganas Melanoma tidak spesifik C50 Tumor Ganas Pada Payudara (breast) C50.9 Tumor ganas Dada tidak spesifik C51 Tumor ganas pada Vulva .0 Malaria Plasmodium ovale B54 Malaria tidak spesifik B58 Toxoplasmosis PENYAKIT KECACINGAN KELOMPOK PENYAKIT KECACINGAN B68 Cacing Pita Taeniasis B74 Filariasis B76.0 Gas gangrene A66 Frambusia INFEKSI VIRUS KELOMPOK PENYAKIT INFEKSI VIRUS A80.0 Tumor ganas pada putting susu C50.0 Chikungunya virus disease B00 Herpesviral [herpes simplex] infections B01 Varicella [chickenpox] B02 Herpes zooster B03 Smallpox (cacar) B05 Measles / campak / gabag / morbili B06 Rubella [German measles] B07 Viral warts / caplak / verucca/kutil BI5 hepatitis A akut B16 hepatitis B akut B17 Hepatitis virus akut lain B18 Hepatitis virus Kronik B23.A48.

9 Thyrotoxicosis.5 Xeropthalmia /Vit A deficiency dg Buta senja (Xn) E50.Colon D01.6 Xeropthalmia /Vit A def.0 Paranoid schizophrenia .9 Anaemia. dg Bitot's spot and conjunctival xerosis(X1B) E50. nutrisi dan ganguan metabolik : D50.5 DM tipe II NIDDM komplikasi perifer circulatory / gangrene) E40 Kwashiorkor E41 Marasmus E42 Marasmic kwashiorkor E44 Malnutrisi Protein-energy ringan s/d sedang / BGM E50. dg kekeruhan kornea(X2A) E50.3 Xeropthalmia /Vit A defi.0 BPH / Tumor Jinak Prostate D41 Tumor jinak Saluran Kencing D48.2 Ca. zat psikoaktif lain F20 Schizophrenia F20.1 Vit A def.0 Ca. unspecified E06 Thyroiditis E10 DM tipe I (Insulin-dependent diabetes mellitus) E10.9 Anemia Kurang Nutrisi D56. DDTK) Kelompok kelompok Ganguan jiwa dan prilaku : F09 gangguan mental organik F10 ggg mental akibat penggunaan alkohol F11 ggg mental akibat penggunaan opioid F12 ggg mental akibat Kanabinoid F13 ggg mental akibat obat penenang F14 ggg mental akibat penggunaan kokain F15 ggg mental akibat stimulan lain F16 ggg mental akibat halusinogen F17 ggg mental akibat tembakau F18 ggg mental akibat pelarut volatile F19 ggg mental akibat narkoba . unspecified (aplastik Anemia) E00 Congenital iodine-deficiency syndrome E01.1 Beriberi E66 Obesitas PENYAKIT JIWA.4 Xeropthalmia /Vit A def.3 Ca.0 Vitamin A deficiency with conjunctival xerosis (X1A) E50. (NARKOBA.C53 Tumor ganas pada cervix uteri C54 Tumor ganas pada corpus uteri C56 Tumor ganas pada Ovarium C60 Tumor ganas pada Penis C63 Tumor ganas lain pada Kelamin Laki C69 Malignant neoplasm of eye and adnexa D01 Karsinoma in situ organ pencernaan D01.0 Gondok Endemis (Iodine-deficiency-related diffuse ) E01. Thyroid D36 Tumor Jinak lain pada tempat lain D40.2 Xeropthalmia /Vit A def.6 Tumor jinak dada ( FAM. dg scars pada kornea(XS) E51.1 Gondok Endemis Multi Nodular E05.Rectum D01.5 DM tipe I (IDDM komplikasi perifer circulatory /gangrene) E11 DM II (Non-insulin-dependent diabetes mellitus E11. FCD. dg keratomalacia(X3A) E50. dll) PENYAKIT NUTRISI DAN ENDOKRIN Kelompok Kelompok Endokrin. dg kekeruhan kornea(X2A) E50.8 Anemia Defisiensi Besi (Fe) D52 Anemia Defisiensi Asam Folat D53.Anus dan saluran anal D10 Tumor Jinak pada Mulut dan Faring D34 Tumor jinak kel.9 Thalassaemia. unspecified D64.

Neurastenia F50.0 Bell's palsy G51.2 gangguan berhitung khas F81.0 Anoreksia nervosa F51.1 Depresi berulang.5 Ggg afek bipolar.5 Residual schizophrenia F22 gangguan waham (delusion) menetap F23 gangguan psikotik akut dan sementara F30 Episode manik F31 Gangguan afektif / Kepribadian bipolar F31.0 Kelainan Plexus Brachialis G54. episode saat ini ringan F33.1 Hiperaktif masa kanak-kanak F92 Campuran gangguan perilaku dan emosi F93.3 gangguan belajar campuran F82 Gangguan perkembangan fungsi motorik khas F83 Campuran gangguan perkembangan spesifik F84.9 Migraine G44.F20.0 Episode depresif ringan F32.0 Gangguan membaca khas F81.9 Gangguan anxietas fobia yang tidak di tentukan F41 Gangguan kecemasan (Anxietas) lain F42 Gangguan Obsesif-kompulsif F43 Reaksi thd stres berat.9 Gangguan emosional masa kanak-kanak F98. episode saat ini sedang F40.0 Guillain Barr‚ syndrome G62.1 Kelainan Plexus Lumbo sacralis (ischialgia) G61.2 Gangguan bahasa reseptif F81.1 Episode depresif Sedang F33.0 Insomnia non organik F55 Pnyalahgunaan obat tidak menimbulkan ketergantungan F69 Gangguan Prilaku pada Dewasa F70 Retardasi Mental Ringan F71 Retardasi Mental Sedang F72 Retardasi Mental Berat F80.2 Ggg afektif bipolar. episd depresif brt dg gjl psikotik F32.0 Depresi berulang. episode manik dg gjl psikotik F31.1 Epilepsi parsial (kejang sederhana ) G40.8 Tension Head Ache (THA) G45 TIA (Transient cerebral ischaemic attacks) dan gejala lain yang berkaitan G46* CVA G47.1 Para plegik spastik G09 Gejala sisa penyakit susunan syaraf pusat G20 Parkinson's disease G40 Epilepsy G40.1 Gangguan bahasa ekspresif F80.6 Epilepsi Grand Mall G43.8 masalah identitas pada anak dan remaja F93.0 Khusus gangguan artikulasi bicara F80.0 Autis masa kanak-kanak F90.9 Polyneuropathy.0 Gangguan memulai dan mempertahankan tidur [insomnia] G51 GANGGUAN SYARAF WAJAH G51.1 gangguan mengeja khas F81.2 gangguan makan masa bayi dan kanak-kanak PENYAKIT SUSUNAN SYARAF Kelompok Kelompok penyakit susunan syaraf : G04. dan ggg penyesuaian F45.9 Psikosomatis F48.3 TIK/Clonic hemifacial spasm G54 GANGGUAN UJUNG SYARAF DAN PLEXUS G54. unspecified G81 Hemiplegia (lumpuh separoh badan) .

6 Xanthelasma pada kelopak mata H04.0 Pterygium H11.1 * Keratitis herpes vivar dan keratoconjunctivitis (B00.1 Tahap aktif trakoma A71 Trachoma Kelompok KELOMPOK PENY. kedua mata H54.0 Strabismus Konvergen H50.1 Katarak Matur inti lensa H26. satu mata PENYAKIT TELINGA .2 Low vision.5 Kekurangan penglihatan warna H54.2 Astigmatism H52. MATA DAN ADNEXA MATA H00.1 Chalazion H01.0 Glaucoma suspect H40.0 ulkus kornea (konjungtivitis purulenta kornea rusak) H17 Luka dan kekeruhan kornea H19.0 * Katarak Diabetikum H40.0 Condiloma /Anogenital (venereal) warts A64 IMS lain yang tidak spesifik KELOMPOK PENYAKIT MATA A71.5+) H25 Katarak senilis H25.0 Mucopurulent conjunctivitis H11.2 Katarak komplikasi H26.4 Setelah-katarak H28. salah satu mata H54.G82 Paraplegia and tetraplegia G91 Hydrocephalus G98 Kelainan Susunan Syaraf lainnya PENYAKIT IMS A50 Syphilis Congenital (bawaan) A51 Syphilis dini A52 Syphilis fase lanjut A54.4 Kebutaan.1 Strabismus Divergent H52.3 Conjungtivitis purulenta kornea baik(Gonococcal) A54.1 Myopia H52.0 Dacryoadenitis (radang kelenjar air mata) H04.1 Katarak traumatik H26.0 Hordeolum dan radang kelopak mata lain H00.9 Gonococcal infection yang tidak spesifik A55 Klamidia lymphogranuloma (venereum)/LGV A57 Chancroid A59.9 Kelainan Kelenjar Air Mata H10 Conjunctivitis H10.2 Glaukoma primer sudut tertutup H49.1 Glaukoma primer sudut terbuka H40.0 Kebutaan.5 Low vision.9 Strabismus / Mata Juling H50 Strabismus yang lainnya H50.0 Trichomoniasis saluran kencing dan kelamin A63.0 Blepharitis H02.3 Perdarahan conjungtiva H16 Keratitis H16. kedua mata H54.0 Tahap awal trakoma A71.0 Hypermetropia H52.0 Katarak insipien ( ancaman / immatur katarak ) H25.3 Obat-induced katarak H26.4 Presbyopia H53.

0 Otitis Media Supuratif Akut (OMPA) H66.1 Acute tracheitis J11 Influenza.9 Penyakit Jaringan Paru tidak spesifik PENYAKIT GIGI MULUT KELOMPOK Kelompok Penyakit Gigi Dan Mulut : .9 Bronchitis akut tidak specifik J22 Infeksi Saluran Pernafasan Bawah Akut Lainya J30 Rhinitis Alergi / vasomotor J35.1 Mastoiditis kronis H71 Cholesteatoma pada telinga tengah H72 Membran timpani berlubang H93.0 Mastoiditis akut H70.1 Tinnitus PENYAKIT KARDIOVASKULER Kelompok Penyakit Kardiovaskuler : I09.3 Otitis media supuratif kronik (OMPK) H70.9 Tonsil dan adenoid (penyakit) tidak spesifik J39 Penyakit Saluran Pernapasan Bawah lainya J39.4 Cholesteatoma of external ear H60. not elsewhere classified J18.Kelompok Penyakit telinga dan mastoid : H60 Otitis externa / infeksi telinga luar H60. unspecified J20. unspecified H61 Kelainan telinga luar H61.0 Jantung Rematik (Rheumatic myocarditis) I10 Hipertensi esensial I11.0 Hipertensi dg peny.9 Decompensasio Cardia (Payah Jantung) I61.0 Acute laryngitis J04. jantung (kongestif) I20 Angina pectoris I21 Acute myocardial infarction (AMI) I24 Penyakit iskemik jantung lainya I46 henti jantung I48 Atrial fibrillation and flutter I50 Gagal Jantung (Heart failure) I50.0 Abses Retropharyngeal dan parapharyngeal J44 penyakit paru obstruktif kronik J45 Asthma J46 Status asthmaticus J47 Bronchiectasis J81 Pulmonary edema J84.9 CVA (Intracerebral haemorrhage).9 Pneumonia.0 Perichondritis telinga luar H65 Otitis Media Nonsuppurative (OMA) H66 Otitis Media Suppurative (OMP) dan lainya H66. unspecified J18.4 Gejala sisa Stroke I84 Haemorrhoids I95 Hypotension PENYAKIT SAL PERNAFASAN Kelompok Penyakit pada sistem pernafasan : J00 Nasofaringitis Akut [common cold] J01 Acute sinusitis J02 Acute pharyngitis J03 Acute tonsillitis J04.9 Otitis externa.0 Bronchopneumonia. I64 Stroke I69. virus not identified J12 Viral pneumonia.

4 Apikal periodontitis akut dari asal pulpa K04.2 degenerasi pulpa K04.0 Odontogenic perkembangan kista K09.1 Pembesaran gingiva K06.1 Cheek and lip biting K13.6 Periapical abses dengan sinus K04. tidak ditentukan K07 Dentofacial anomali [termasuk malocclusion] K07.0 Penyakit bibir K13.6 Kelainan sendi Temporomandibular K08.1 Geografis lidah PENYAKIT SAL CERNA KELOMPOK Kelompok peny.2 Atrofi dari edentulous alveolar ridge K09 Kista daerah oral.9 Gangguan edentulous gingiva dan alveolar ridge.2 Erosion of teeth K03.3 Abnormal pembentukan jaringan keras di pulpa K04.3 Periodontitis kronis K05.0 Excessive attrition of teeth K03.5 Apikal periodontitis kronis K04.1 Gingivitis kronis K05.K00 Gangguan Pertumbuhan dan erupsi gigi K00.5 Ankylosis of teeth K03.2 Leukoplakia dan ggg lain epitel lidah K13.1 Abrasion of teeth K03.2 Gingiva dan alveolar ridge edentulous lesi terkait trauma K06.0 Gingivitis akut K05.1 Nekrosis pulpa K04.8 Ditentukan lain penyakit jaringan keras gigi K04 Penyakit pulpa dan jaringan K04. tidak diklasifikasikan di tempat lain K09.0 Recurrent oral aphthae K12. unspecified K06.3 Mottled teeth K01 Embedded and impacted teeth K02 Karies gigi K02 Dental caries K02.4 Granuloma dan Granuloma-seperti lesi mukosa oral K14 Penyakit lidah K14. unspecified K07.0 Resesi gingiva K06.6 Periodontal disease. Cerna : K25 Gastric ulcer (TUKAK LAMBUNG) .1 Caries of dentine K02. Infeksi sal.8 Radicular kista K05.7 Perubahan warna Posteruptive jaringan keras gigi K03.2 Caries of cementum K03.4 Hypercementosis K03.4 Periodontosis K05.2 Sialoadenitis K12 Stomatitis and related lesions (sariawan) K12.0 Glossitis K14.0 Caries limited to enamel K02.0 Pulpitis K04.9 Kista pada daerah mulut tidak spesifik K10 Penyakit rahang lain K10.7 Periapical abses tanpa sinus K04.3 Alveolitis dari rahang K11 Penyakit kelenjar liur K11.2 Periodontitis akut K05.0 Anodontia K00.4 Malocclusion.2 Selulitis dan abses mulut K13 Penyakit lain bibir dan mukosa oral K13.

6 Tinea cruris (jamur di selangkangan) B35.dll) L74. unspecified M15 Polyarthrosis M24.9 Kista Folikel kulit dan jaringan subcutaneous (Atheroma.1 Tinea nigra B37.7 Gastritis.9 Gastroduodenitis.0 Haematemesis K92.4 Tinea corporis (jamur Badan) B35. furuncle and carbuncle) L03 Cellulitis L08.4 + Candidiasis kelamin lainnya /IMS PENYAKIT MUSKULOSKELETAL M10.0 Tinea barbae and tinea capitis (Kadas) B35.1*) B37.9 Dermatophytosis. unspecified K59. unspecified B36 Jamur kulit lain B36.6 Ankylosis pada sendi M41 Scoliosis M67.9 Dermatitis kontak alergika.0 Dermatitis Nummular L40 Psoriasis L50 Urticaria L60 Kelainan pada kuku (Nail disorders) L60.0 Polyarthritis.1 Melaena PENYAKIT KULIT Kelompok Penyakit Infeksi Kulit : L01 Impetigo L02 Abses Kulit (Cutaneous abscess.0 Panu / Pityriasis versicolor B36.0 Konstipasi K74 Cirrosis Hepatis K80 Cholelithiasis K92.9 Osteo Atritis / Gout. unspecified K29.K29.0 Keloid bekas luka JAMUR KULIT Kelompok Penyakit Jamur Kulit : B35 Dermatophytosis (JAMUR Kulit) B35.0 Pyoderma L10 Pemphigus L20 Dermatitis Atopic L21 Dermatitis Seborrhoeic L23.0 Paranochia / Ingrowing nail L70 Acne / Jerawat L72 Kista folikel kulit L72.5 Traumatic arthropathy M13.0 Kista Epidermal L72. unspecified K30 Dyspepsia K35 Appendicitis Acute K36 Appendicitis lain (Peri apendicular infiltrat) K40 Hernia Inguinal K41 Hernia Femoral K42 Hernia Umbilical (hernia pusar) K56.7 Ileus.0 Candidal stomatitis B37.3 Miliaria (biang keringat) L81.4 Ganglion .3 + Candidiasis pada vulva dan vagina (N77.3 Tinea pedis (Jamur Kaki/ Rangen) B35.1 Chloasma L89 Luka Bakar L91. unspecified cause L30. unspecified M12.

9 Chronic nephritic syndrome. tidak diklasifikasikan di tempat lain O48 hamil lebih bulan (serotinus) O63. hamil muda unspecified O21.0 Amenorrhoea primer N91.3 Robekan perineum derajat IV selama persalinan O72 HPP / Postpartum haemorrhage O73 Retensio Plasenta kelompok Keadaan yg berasal dari periode perinatal P05.0 Kehamilan kembar O42 Premature rupture of membranes( ketuban pecah dini ) O44 Placenta praevia O46.9 Abses Bartholin N76.9 Nephrotic syndrome.6 Haid tidak teratur / Menometrorhagi N94.3 Vulvitis Subakut dan kronis N80 Endometriosis N84.9 Infertility pada wanita. unspecified N04. tidak ditentukan KELOMPOK PENYAKIT KEBIDANAN N91.2 Robekan perineum derajat III selama persalinan O70.M79.1 urethritis non spesifik N40 Hiperplasia prostat N45 Orchitis dan epididymitis N60 FAM / FCD / Benign mammary dysplasia N61 Mastitis N70 Salpingitis and oophoritis N72 cervicitis N75. unspecified M86 Osteomyelitis PENYAKIT UROGENITAL Kelompok Penyakit Urogenital : N00.1 Missed abortion O03 Abortus Spontan O04 Abortus indikasi medis O05 Abortus yang lain ( criminal abortus ) O14. unspecified O00 KET / Ectopic pregnancy O02.1 Pre Eclamsia berat O15 Eclampsia O20.0 Vaginitis akut N76. unspecified N17 Gagal ginjal akut N18 Gagal ginjal kronik N23 colic ginjal tidak spesifik N30 Cystitis / infeksi saluran kemih N34.9 Perdarahan . unspecified N97.0 Berat lahir sangat rendah P21 asphyxia BBL P22.1 Robekan perineum derajat II selama persalinan O70.9 Acute nephritic syndrome.9 Polip saluran kelamin perempuan.0 Kala satu persalinan terlalu lama O63.1 Kecil untuk usia kehamilan P07.0 sindrom distress pernafasan bayi baru lahir .6 Dysmenorrhoea.0 Robekan perineum derajat I selama persalinan O70.1 Hyperemesis gravidarum dg ggg metabolik O25 Kekurangan gizi di kehamilan O30.9 perdarahan Antepartum .0 Pre Eclamsia ringan (Moderate ) O14.2 Vulvitis Akut N76.2 Neuralgia and neuritis. unspecified N03.1 Kala dua persalinan terlalu lama(persalinan lama) O70.1 Myalgia M79.1 Vaginitis Subakut dan kronis N76.1 Amenorrhoe Sekunder N92.

3 Hyperaesthesia R33 Retensio urin R50 Febris tanpa sebab yg jelas R51 cephalgia /Headache/sakit kepala R54 Lansia (60th dst) R56 Kejang / Convulsions tidak ada klasifikasi lain R56. strain ligamen dari bahu S50 Cedera dangkal lengan bawah S53 Dislokasi.2 Parestesia kulit R20. sprain . sprain dan strain siku S62 fraktur pergelangan tangan atau tangan S63 Dislokasi. sprain .sprain. sprain dan strain pergelangan . pelvis S32 Fraktur lumbalis tulang belakang dan panggul S33 Dislokasi. tangan S70 Cedera dangkal pinggul dan paha S80 Cedera dangkal tungkai bawah S93 Dislokasi.0 Epistaxis / mimisan R04.9 cedera kepala Dangkal S01. unspecified KELOMPOK GEJALA DAN TANDA PENYAKIT R00 Kelainan detak jantung R01 Bising Jantung R04.9 Luka terbuka kepala S03 Dislocasi. sedatif hipnotik. sprain atau strain thorax S30 cedera dangkal perut.P59. sprain dan strain pgelangan. CONTUSIO) S10 Cedera leher dangkal S20 Cedera dada dangkal S22 Fraktur iga.2 Haemoptysis / batuk darah R11 Nausea and vomiting/mual muntah R13 Dysphagia / nyeri menelan R18 Ascites R20.1 Memar dari bola mata dan jaringan orbit S05. pelvis S40 Cedera dangkal bahu dan lengan atas S43 Dislokasi. strain vertebra. kaki T15 Corpus alienum mata external T16 Corpus alienum telinga T17 Corpus alienum sal nafas T18 Corpus alienum sal cerna T31 Luka bakar T33 Frostbite dangkal T34 Frostbite dengan jaringan nekrosis T36 Keracunan oleh antibiotik sistemik T42 Keracunan oleh antiepileptic.4 Luka menembus orbit dg / tanpa benda asing S06. punggung bawah.0 Penyakit kuning neonatal berhub dg prematur Q03 Hidrocephalus Q36 Bibir sumbing Q37 Sumbing langit-langit dengan bibir sumbing Q54 Hipospadia Q66. tl dada dan tl belakang dada S23 Dislokasi.9 Intracranial injury (COMUTIO .0 Anestesi kulit R20. antiparkinson T47 Keracunan agen yg mempengaruhi pencernaan T58 Efek beracun karbon monoksida . strain kepala S05.0 Talipes equinovarus Q90.0 Kejang Demam / Febrile convulsions R57 Hypovolemic shock R63 Anoreksia R64 Cachexia trauma KELOMPOK KELOMPOK KEADAAN AKIBAT TRAUMA S00.1 Hypoaesthesia kulit R20.9 Down's syndrome.

9 Sex konseling.0 bisa ular T67 heatstroke dan sengatan matahari KEPENTINGAN KHUSUS Faktor yg berhubungan status kesehatan : Z00 sehat Z01. tidak ditentukan .2 sterilisasi Z38 Bayi lahir hidup menurut tempat lahir Z41.4 Paparan radiasi Z58.2 Pemeriksaan gigi Z02.5 Periksa kesehatan untuk partisipasi dalam olahraga Z02.3 Paparan polusi tanah Z58.T60 Organophosphate dan insektisida carbamate T63 Keracunan akibat binatang berbisa T63.1 Paparan polusi udara Z58.5 Paparan polusi lain Z70.0 Pemeriksaan mata dan penglihatan Z01.1 Pemeriksaan telinga dan pendengaran Z02.2 Rutin dan ritual sunat Z58.0 Paparan kebisingan Z58.1 Pemeriksaan pra-kerja Z01.8 Pemeriksaan lain untuk keperluan administrasi Z30 kontrasepsi Z30.2 Paparan terhadap pencemaran air Z58.