PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN ALAT PERAGA
BINA KELUARGA BALITA KIT

BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN,
PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN BANGGAI
TAHUN 2015

Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Dr. Adapun Proposal Tersebut Dibuat dalam rangka membangun kemitraan dengan mitra atau stakeholder untuk peningkatan kualitas anak dan keluarga dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera.Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Tahun 2015. I WAYAN SUARTIKA. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa oleh karena kasih dan karunia-Nya kami telah menyusun Proposal Permohonan Bantuan Alat Peraga Bina Keluarga Balita ( BKB KIT ) Badan Pemberdayaan Perempuan.ME Pembina Tkt I / IV/ b NIP. 19641002 199003 1 006 . Dengan segala kerendahan hati kami menyadari bahwa proposal ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. 26 Maret 2015 Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan. tetapi kami berusaha sedemikian rupa agar proposal ini bisa menjadi bahan pertimbangan dan pengambilan kebijakan dari bapak / ibu sekalian untuk dapat mengakomodir permohonan dari kami. Atas kerjasama dari semua pihak kami ucapkan terima kasih. Luwuk.

TUJUAN 1. Untuk memberikan arah dalam pengelolaan program ketahanan Bina Keluarga balita dan Anak disetiap tingkatan wilayah. pembinaan dan kemandirian ber. dalam rangka meningkatkan kesertaan. Umum Terselenggaranya Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Melalui Kegiatan Bina Keluarga Balita ( BKB ) sesuai dengan Segmentasi sasaran . Seiring dengan perubahan kebijakan kelembagaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. pemberian akses informasi. Juga mencakup keluarga yang mempunyai Anak usia 6 – 10 tahun. maka perlu disusun Paduan Operasional BKB dan Anak. Menetapkan Kebijakan Bagi Pemerintah Dan Pemerintah Daerah Mengenai Pembangunan Keluarga Melalui Pembinaan Ketahanan dan kesejahteraan Keluarga. BAB I PENDAHULUAN A. Pengasuhan dan Perkembangan anak. Latar Belakang Undang – Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan dan Pembangunan Keluarga Dalam Pasal 47 Ayat (1). Pendidikan.KB bagi anggota kelompok . Penyuluhan dan Pelayanan tentang Perawatan. program Bina Keluarga Balita lebih luas cakupanya dengan sasaran selain keluarga yang punya anak balita. Program Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak merupakan salah satu upaya untuk meningkatkkan dan membina kesertaan ber – KB bagi keluarga balita dalam mendukung terwujudnya keluarga kecil bahagia sejahtera. Dalam Pasal 48 Ayat (1) huruf a Berkaitan Dengan Pembangunan Keluarga Yang dilaksanakan Melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga dengan cara peningkatan Kualitas anak. Peningkatan Kualitas anak dalam Program Kependudukan dan Keluarga Berencana dilakukan melalui Bina Keluarga Balita dan Anak yang telah dirintis sejak tahun 1984 tang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan. B. sikap dan perilaku keluarga dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak .

5. 2. Undang – undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga 4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian urusan Pemerintahan antara pemerintah Daerah kabupaten / Kota. Fungsi. Tugas. 6. . 7. Terwujudnya peningkatan kesertaan . Landasan Hukum 1. C. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang satuan perangkat Daerah. Khusus a. dan Tata kerja Lembaga Pemerintahan Non Kementerian ( LPNK ). Undang – undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah 3. Terwujudnya Peningkatan pengetahuan sikap dan perilaku dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang balita dan anak. c. Terwujudnya Peningkatan komitmen Stakeholder terhadap pembinaan ketahanan BKB. Terwujudnya peningkatan peran mitra kerja dalam pengelolaan program pembinaan BKB . Kewenangan. Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 72/PER/B5/2011 tentang Organisasi dan tata kerja badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. pembinaan kemandirian ber – KB bagi anggota kelompok BKB . Undang – undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak 2. b. d. Peraturan Presiden Nomor 13 tahun 2013 tentang Perubahan Kedudukan .

Mengembangkan data dan informasi Program Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak sesuai dengan potensi wilayah garapan. Mengoptimalkan jejaring kerja dalam pengembangan materi Program Ketahanan Bina Keluarga balita dan Anak. Pemenuhan ketersediaan SDM. Kebijakan 1. 3. Strategi 1. Meningkatkan sosialisasi . BAB II KEBIJAKAN DAN STRATEGI Dalam upaya untuk Meningkatkan pengelolaan pembinaan ketahanan keluarga balita dan anak. maka disusun kebijakan dan strategi sebagai berikut : A. mitra kerja dan masyarakat. 4. 6. sarana. 2. B. dan anggaran dari berbagai sumber. . Meningkatkan pembinaan dan monitoring sera evaluasi Program Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak. Meningkatkan Kompetensi pengelola Program Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak. Menumbuhkembangkan kelompok BKB berdasarkan stratifikasi 7. 5. advokasi dan KIE Program Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak Bagi stakeholder. prasarana. Peningkatan Komitmen dan jejaring stakeholder dan mitra kerja dalam program Ketahanan Bina keluarga Balita dan Anak. 2. 3. Pengembangan Program BKB Holistik Integratif. Mengembangkan perangkat tatalaksana Program Ketahanan Bina Keluarga Balita dan Anak yang Holistik integrative.

C. BAB III PENYELENGGARAAN BINA KELUARGA BALITA ( BKB ) A. Hari dan waktunya dipilih sesuai hasil kesepakatan antara oragtua dan kader dan fokus kegiatannya pada layanan kepada keluarga tentang pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak.250.500. BKB KIT 30 unit 5. Waktu Penyelenggaraan Dilaksanakan satu bulan sekali atau satu bulan 2 kali.000 . Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) Dalam Rangka mewujudkan penyelenggarakan pelayanan dengan menitik beratkan peran serta orangtua dan anggota keluarga lainnya maka di perlukan perangkat ( Alat peraga ) Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan dengan rincian sbb : No Nama Barang Volume Satuan Harga Total 1. Kegiatan : dilaksanakan dengan pengelompokkan para orangtua balita sesuai usia anak. Lokasi Lokasi bina keluarga balita tersebar di 23 Kecamatan ( Data Terlampir ) D.00 157. Penyelengaraan Bina Keluarga Balita ( BKB ) Sasaran : ibu hamil dan orangtua / keluarga balita yang memiliki anak usia 0 – 6 tahun . Penanggung jawab operasional : Pengelola Kb dan kader BKB B.

Penutup Demikian proposal ini kami ajukan untuk dipertimbangkan atas kebijaksanaan diucapkan terima kasih. Baik dari pemerintah maupun semua mitra kerja yang mendukung Program peningkatan kualitas penduduk. Selain itu lebih Terkoordinasi dan terarah dengan adanya bantuan perlengkapan kegiatan ( BKB KIT ) dan mitra kerja dapat mendorong terlaksananya pelayanan BKB secara lebih Terkoordinasi dan terarah sehingga dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas anak demi tercapainya generasi yang tangguh di masa mendatang. B. Kesimpulan Keberhasilan penyelenggaraan pelayanan Bina keluarga Balita ( BKB ) tidak lepas dari dukungan semua elemen. . BAB IV PENUTUP A.

Related Interests