Trikomoniasis Pada Unggas

1. Etiologi

Trikomoniasis disebabkan oleh protozoa berflagela yaitu, yaitu
Trichomonas gallinae dan Trichomonas gallinarum . Trichomonas gallinae
menimbulkan trikomoniasis bentuk pencernaan bagian atas, sedangkan
Trichomonas gallinarum menyebabkan trikomoniasis bentuk pencernaan
bagian bawah. Trichomonas sp. Bereproduksi dengan cara pemisahan
longitudinal menjadi du. Protozoa tersebut tidak membentuk kista, tidak
mempunyai stadium seksual, dan tidak membutuhkan vector.

2. Anatomi Patologi

Infeksi saluran pencernaan bagian atas biasanya disebabkan
Trichomonas gallinae dan lesi yang ditimbulkannya dapat ditemukan di dalam
rongga mulut, sinus, faring, esophagus, tembolok, dan kadang-kadang di
dalam konjungtiva dan proventrikulus. Kadang-kadang lesi ditemukan juga
pada hati, namun tidak meluas ke saluran pencernaan bagian bawah setelah
proventrikulus.
Lesi yang terlihat meliputi ulserasi, nekrosis, dan adanya eksudat atau
massa kaseus di dalam saluran pencernaan bagian atas. Lesi awal terlihat
sebagai daerah kaseus kecil yang berbatas jelas pada mukosa rongga mulut.
Daerah tersebut mungkin dikelilingi zona hiperemik yang tipis. Lesi tersebut
dapat membesar dan beberapa lesi dapat bergabung menjadi satu. Material
kaseus dapat menyumbat esophagus secara parsial ataupun total dan kerap
kali menembus jaringan tersebut meluas secara ekstensif ke jaringan lain
disekitarnya. Pada kasus yang melanjut, noduli kaseus juda dapat dijumpai di
dalam paru dan hati. Pada hati, lesi terlihat pada permukaan dan meluas ke
daerah parenkim sebagai suatu massa yang keras berbentuk bulat dan
berwarna putih sampai kuning. Daerah nekrosis/ulserasi pada esophagus dan
tembolok unggas yang menderita trikomoniasis tersifat oleh bentuknya yang
menyerupai piramida.
Infeksi saluran pencernaan bagian bawah boiasanya menimbulkan lesi
pada usus bagian bawah dan hati. Pada ayam dan ayam mutiara dapat

Pada hati dapat ditemukan adaya lesi berglanular berwarna kuning muda.ditemukan adanya isi sekum yang berwarna kuning dan menyerupai krem. yang menonjol diatas permukaan organ tersebut. . Pada kalkun dan burung merak dapat ditemukan adanya massa kaseus menyerupai pasta di dalam sekum dan pembesaran serta nekrosis pada organ tersebut.

3. Pada mukosa orofaring dapat dijumpai adanya ulserasi yang disertai oleh infiltrasi heterofil dan limfosit. limfosit dan makropag. Trikomonad biasanya ditemukan pada bagian perifer (tepi) pada daerah nekrotik tersebut. . Trichomonas sp. Histopatologi Infeksi Trichomonas gallinae pada unggas ditandai dengan adanya nekrois kaseus yang disertai oleh reaksi keradangan purulenta. Pada hati dapat ditemukan adanya abses dan darah nekrosis yang disertai oleh infiltrasi heterofil. bermultiplikasi di dalam sekresi dan permukaan mukosa orofring.

Charles Rangga.2011. Iraq. Penyakit Ayam dan Penanggulangannya. 2002. Tabbu. Yogyakarta. Daftar Pustaka Al Sadi. Hafidh. Prevalence and Pathology of Trichomoniasis in Free-Living Urbn Pigeons in the City of Mosul. Veterinary World. 4 (1). and Aws Z Hamodi. . Kanisius.