LAPORAN PENDAHULUAN HIPOTIROID

LAPORAN PENDAHULUAN HIPOTIROID
A. Anatomi fisiologi
Kelenjar tiroid dibungkus mengitari bagian depan dari trachea bagian atas, kelenjar ini
terdiri dari 2 lobus dihubungkan oleh itsmus. Kelenjar ini diperdarahi dari arteri tiroid
superior dan inferior. Tiroid terbentuk atas masa kosong yang berbentuk folikel. Setiap
folikel mempunyai dinding satu sel tebal dan mengandung koloid seperti jeli.

Lapisan sel-sel folikel mempunyai kemampuan yang sangat besar dalam
mengekstrasi iodin dari dalam darah dan menggabungkannya dengan tirosin asam
amino, untuk membentuk suatu hormon tri-iodotironin (T3) aktif. Sebagian tiroksin yang
kurang aktif juga dibentuk. Tiroksin (T4) diiubah menjaditri-iodotironin (T3) di dalama
tubuh. Senyawa ini dan intermediat tertentu disimpan dalam koloid dari folikel.
Penyimpanan ini penting, karena iodin mungkin tidak terdapat didalam diet. Dimana dalam
keadaan ini kelenjar tiroid akan membesar yang disebut Goiter

Mekanisme pembentukan hormon Tiroid
Pembentukan hormon tiroid dimulai dari aktivitas hipotalamus yang
menghasilkan Thyroid Releasing Hormone (TRH). TRH akan menstimulasiHipofisis
anterior untuk menghasilkan Thyroid Stimulating Hormon (TSH). TSH akan
menstimulasi pembentukan T3 dan T4 dalam folikel dengan menggabungkan iodin dalam
darah dan tirosin asam amino. Pembentukan TSH dihambat oleh tingginya kadar hormon
tiroid.
Hormon tiroid meningkatkan laju metabolik dari semua jaringan, mungkin dengan
meningkatkan sintesa enzim pernafasan dalam sel.

B. Pengertian
Hipotiroidisme adalah penurunan sekresi hormon kelenjar tiroid sebagai akibat kegagalan
mekanisme kompensasi kelenjar tiroid dalam memenuhi kebutuhan jaringan tubuh akan horon-
hormon tiroid. (Rumahorbo,Hotma.1999)
Hipotiroidisme adalah suatu keadaan dimana kelenjar tiroid kurang aktif dan
menghasilkan terlalu sedikit hormon tiroid terutama tiroksin (T4) dan triiodothyronine (T3).
Kedua hormon ini penting karena mereka ada di hampir setiap sel tubuh dan membantu dalam
mengatur metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat. Hipotiroid yang sangat berat disebut
miksedema. Hipotiroidisme terjadi karena penurunan sekresi hormon kelenjar tiroid sebagai
akibat kegagalan mekanisme kompensasi kelenjar tiroid dalam memenuhi kebutuhan jaringan
tubuh akan hormon-hormon tiroid.(Akmal, Mutaroh., Zely Indahaan.,dkk.
2010,http://widhialestari.blogspot.com/2012/05/hipotiroid.html)
Hipotiroidisme terbagi dalam beberapa tipe. Bergantung pada lokasi timbulnya
masalah,penyakit ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

D.suara parau. Proses metabolik yang di pengaruhi antara lain : a. Sekunder.tidak tahan dingin dan keringat berkurang.atau hipotiroidisme kengenital.dan gerakan lamban. Goiter dapat terlihat pada pasien hipotiroidisme dengan dapat herediter dalam biosintesis hormon tiroid. 2.bila timbul akibat proses patologis yang merusak kelenjar tiroid.kulit dingin dan kering. Primer. Goiter dapat juga terlihat pada penderita tiroiditis Hashimoto. Etiologi Beberapa pasien dengan hipotiroidisme mempunyai kelenjar tiroid yang mengalami atropi atau tidak mempunyai kelenjar tiroid akibat pembedahan atau ablasi radioisotop. Pembentukan eritrosit yang tidak optimal sebagai dampak dari penurunan hormon tiroid memungkinkan klien mengalami anemi.wajah membengkak. Penurunan sekresi hormon kelenjar tiroid akan menurunkan laju metabolisme basal yang akan mempengaruhi semua sistem tubuh. Penurunan motilitas usus c. Tanda dan Gejala Tanda dan gejala hipotiroidisme bentuk dewasa dan bentuk juvenilis antara lain lelah.cardiak dan abdominal sebagai tanda dari mixedema. Perempuan yang menderita hipotiroidisme sering mengeluh hiperminore. Hipotiroidisme kongenital di jumpai satu orang pada empat ribu kelahiran hidup. (Rumahoro. Aktivitas motorik dan intelektual lambat. . Patofisiologi Hipotiroidisme dapat terjadi akibat pengangkatan kelenjar tiroid dan pada pengobatan tirotoksikosisdengan RAI. Akumulasi proteoglicans hidrophilik di rongga intertisial seperti rongga pleura. C.Hotma.atau akibat destruksi oleh antibodi autoimun yang beredar dalam sirkulasi.akibat defesiensi sekresi TSH hipofisis.suatu penyakit autoimun yang infiltrasi limposit dan destruksi kelenjar tiroidnya dikaitkan dengan antitiroglobin.penyakit ini dapat di klasifikasikan sebagai hipotiroidisme dewasa atau miksedema dan hipotiroidisme juvenilis (timbulnya sesudah usia 1 sampai 2 tahun). Cacat perkembangan dapat juga menjadi penyebab tidak terbentuknya kelenjar tiroid pada kasus hipotiroidisme kengenital. Juga terjadi akibat infeksi kronis kelenjar tiroid dan atropi kelenjar tiroid yang bersifat idiopatik.kat pada Prevalensi penderita hipotiroidisme meningkat pada usia 30 sampai 60 tahun. Jika produksi hormon tiroid tidak adekuat maka kelenjar tiroid akan berkompensasi untuk meningkatkan sekresinya sebagai respon terhadap rangsangan hormon TSH.1.1999) E. Bergantung pada usia awitan hipotiroidisme. pada penderita seperti ini terjadi peningkatan pelepasan TSH yang menyebabkan pembesaran tiroid.atau kreatinin disebabkan oleh kekurangan hormon tiroid sebelum atau segera sesudah lahir.empat kali kali selipat angka kejadiannya pada wanita di bandingkan dengan pria. Penurunan detak jantung d. Penurunan produksi panas Penurunan hormon tiroid juga akan mengganggu metabolisme lemak dimana akan terjadi peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida sehingga klien berpotensi mengalami atherosklerosis. Penurunan produksi asam lambung (Aclorhidria) b. Gangguan fungsi neurologik e.dan relaksasi lambat dari refleks tendon dalam.

profil kasar.khususnya pada pasien yang lebih tua atau pada pasien dengan miksedema berat. Kadar ini harus dipertahankan dalam kisaran normal. seperti yang terlihat pada kadar T4 terendah dan maturasi skeleton yang retardasi. Pengobatan yang adekuat pada pasien dengan hipotiroidisme sekunder sebaiknya ditentukan dengan mengikuti kadar iktiroksin bebas.kedua pengukuran tersebut akan rendah pada pasien dengan hipotiroidisme sekunder. Kadar TSH serum mungkin tinggi mungkin pula redah. Keadaan ini dapat dicegah dalam memperbaiki hipotiroidisme secara dini.dosis pemeliharaan maksimal dapat dimulai secepatnya. Bila mulainya . Pengukuran kadar TSH pada pasien hipotiroidisme primer dapat digunakan untuk menentukan manfaat terapi pengganti.kulit kering. H. Tanpa pengobatan.kadar TSH serum akan tinggi. Manifestasi dini kretinisme antara lain ikterus fisiologik yang menetap. Penangguhan diagnosis. bayi yang terkena menjadi cebol dengan defisiensi mental. F. Prognosis pada Hipotiroidisme Kongenital. Penatalaksanaan Pengobatan hipotiroidisme antara lain dengan pemberian tiroksin.hormon tiroid penting untuk perkembangan otak normal paa ulan-bulan awal pasca lahir. Pada dewasa muda. Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan radiologi rangka menunjukkan tulang yang mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan.sedangkan kadar tiroksin rendah.dn peningkatan kadar kolesterol serum. Komplikasi utama dari hipotiroidisme kongenital dan hipotiroidisme juvenilis yang tidak diketahui dan tidak diobati adalah retardasi mental.bergantung pada jenis hipotiroidisme. Beberapa program skrening melaporkan bahwa kebanyakan bayi yang terkena berat. mengalami sedikit pengurangan IQ dan skuele neuropsikologis lain.somnolen dan kesulitan makan. Prognosis I. Pada hipotiroidisme primer. G. dan ketaatan yang jelek mengakibatkan berbagai tingkat kerusakan otak. Dengan adanya program skrining neonatus untuk mendeteksi hipotiroidisme congenital.BMR yang rendah.konstipasi. Tes-tes laboratorium yang digunakan untuk memastikan hipotiroidisme antara lain: kadar tiroksin dan triyodotironin serum yang rendah .rambut jarang. Anak yang menderita hipotiroidisme kongenital memperlihatkan tubuh yang pendek.biasanya dimulai dalam dosis rendah (50 mikrogram/hari). Sebaliknya. Selanjutnya anak menunjukkan kesulitan untuk mencapai perkembangan normal.disgenesis epifisis. Para ahli medis yang merawat bayi baru lahir dan bayi kecil harus menyadari kemungkinan dini. Hipotiroidisme kongenital atau kretinisme mungkin sudah timbul sejak lahir.tangisan parau.mata yang jaraknya jauh. Diagnosis awal dan pengobatan yang cukup sejak umur minggu pertama memungkinkaan pertumbuhan linear yang normal dan intelegensianya setingkat dengan saudara kandung yang tidak terkena.dan keterlambatan dalam perkembangan gigi.hidung yang lebar dan rata. diagnosis biokimia harus dibuat segera dimulai untuk mencegah kerusakan otak irreversible.dan setelah beberapa hari atau minggu sedikit demi sedikit ditingkatkan sampai akhirnya mencapai dosis pemeliharaan maksimal 150 mikrogram/hari.perut menonjol hernia umbilikalis.lidah menjulur ke luar. pengobatan yang tidak cukup.atau menjadi nyata dalam beberapa bulan pertama kehidupan. prognosis untuk bayi yang terkena telah baik secara dramatis.

obesitas dan nyeri otot. arterisklerosis arteri koronaria. maka penurunan suplai darah dapat ditolerir tanpa terjadi gejala penyakit arteri koroner yang nyata. Disfungsi seksual berhubungan dengan depresi. aterosklerosis dan penyakit arteri koroner. Namun demikian. (2: hal 1942) J.(8: 1302) Iskemia atau infark miokard dapat terjadi sebagai respon terhadap terapi pada penderita hipotiroidisme yang berat dan sudah berlangsung lama atau pada penderita koma miksedema.obesitas dan inaktivitas. Konstipasi yang berhubungan dengan penurunan motilitas usus. Ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan penurunan tenaga/kelelahan. Gangguan pola seksual berhubungan dengan efek penyakit. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan nutrisi yang buruk dan hipotermia.depresi. 3. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan penurunan kebutuhan metabolisme.kelelahan dan obesitas. Timbulnya angina merupakan tanda yang menunjukkan bhwa kebutuhan miokardium akan oksigen melampaui suplai darahnya. Komplikasi Kardiak. 6. 2. 3. Gangguan proses berpikir berhubungan dengan edema jaringan serebral dan retensi air. Setelah sekian lama metabolism berlangsung subnormal dan berbagai jarigan termasuk miokardium. maka kebutuhan oksigen akan meningkat tetapi pengangkutan oksigen tidak dapat ditingkatkan kecuali atau sampai keadaan aterosklerosis diperbaiki. Diagnosa keperawatan tambahan antara lain: 1. Penurunan curah jantung berhubungan dengan penurunan volume sekuncup sebagai akibat dari bradikardi. Hipotermi berhubungan dengan laju metabolisme yang menurun.nafsu makan yang menurun. Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kelelahan.penurunan kekuatan motorik. ramalan untuk perkembangan normal juah lebih baik walaupun diagnosis dan pengobatannya terlambat menunjukan betapa pentingnya hormone tiroid untuk kecepatan perkembangan otak bayi. 2. (8: 1302) K. bila hormone tiroid diberikan. Keadaan ini akan berlangsung sangat lambat. Serangan angina atau aritimia dapat terjadi ketika terapi penggantian tiroid dimulai. Diagnosa Keperawatan Diagnosa keperawatan utama yanng dapat dijumpai pada pasien dengan hipotiroidisme antara lain: 1. 4. hipotiroidisme terjadi setelah umur 2 tahun. 7.ekspansi paru yang menurun. karena hormone tiroid akan meningkatkan efek katekolamin pada system kardiovaskuler. 5. memerlukan oksigen yang relative sedikit. . Seetiap pasien yang sudah menderita hipotiroidisme untuk waktu yang lama hampir dapat dipastikan akan mengalami kenaikan kadar kolesterol.

L. Obat yang seringdigunakanadalahlevotyroxine sodium (synthroid. T4. HindarkanpenggunaanobatsedatifKarenadapatmenekanpusatpernapasan. Intervensikeperawatan 1. daninaktivitas Tujuan: kliendapatmempertahankanpolanapas yang efektif Intervensikeperawatan 1. Observasiadanyanyeri dada dandispnoe. Bilaklienmengalamikeulitanpernapasan yang berat. Anjurkanklienuntukmemberitahuperawatsegerabilaklienmengalaminyeri dada. Padadosisawalpemberianobatbiasanyadoktermemberikandosis minimal yang ditingkatkansecarabertahapsetiap 2-3 minggusampaiditemukandosis yang tepatuntukpemeliharaan. 4.8. daneltroxin). alaborasikandengandokterkemungkinanalat bantu untukbernapasseperti ventilator 4. Kalaborasidalampemberianobat-obatanuntukmengurangigejala-gejala.  Diagnosakeperawatan 2 Polanapastidakefektifberhubungandengankelelahan. Ajarkankepadakliendankeluargkliententangcarapenggunaanobatsertatanda-tanda yang harusdiwaspadaibilaterjadihipertiroidismeakibatpenggunaanobat yang berlebihan. Amati dancatatiramasertakedalamanpernapasan 2. Intervensi Keperawatan  Diagnosakeperawatan 1 Penurunancurahjantugberhubungandenganpenurunan volume sekuncupakibatbradikardidanarteriosklerosisarterikoronaria. Penuhikebutuhansehari-harikliensesuaikebutuhan  Diagnose keperawatn 3 Gangguan proses berfikirberhubungandengan edema jaringanotakdanretensi air Tujuan: proses berfikirklienkembaliketingkat yang optimal Intervensikeperawatan 1. obesitas. denyutdaniramajantungsetiap 2 jam untukmengidentifikasikemungkinanterjadigangguanhemodinamikajantungsepertihipotensi. Bilaklienmenggunakanobattransqualizerdosisbiasanyaditurunkankarenakliensangatpeka 5. penurunanhaluaran urine danperubahan status mental 2. 3. Bantu klienberaktivias 6. Auskultasibunyipernapasandancatatdenganseksama 3. Pantautekanandarah. Tujtan: fungsikardiovaskulertetap optimal yang ditandaidengantekanandarah. Perubahan citra tubuh berhubungan dengan perubahan penampilan fisik. karenapadakliendenanhipotiroidesmekronikdapatberkembangarteriosklerosisarterikoronaria. iramajantungdalambatas normal. Observasidancatattandagangguan proses berfikir yang beratseperti : .

At a Glance Obstetri dan Ginekologi. Menggunakanselimuttambahanpadawaktutidur. 2010. 2006. Edisi 15. Panduan Klinik Ilmu Penyakit Dalam. Mc Graw Hill Medical. Allen R. Jakarta: Departemen IPD FK UI 2. Stein. IPD Jilid 3 Edisi 4. Jakarta: EGC 3. Mengantuk 2. Lecture Notes: Kedokteran Klinis. USA. Behrman. Principles of Medical Biochemeistry. Kliegman. Jakarta: Erlangga 7. Wayne David. Edisi ke-3. Ronald A. Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT). Endocrine Physiology. Orientasikanklienkembalidenganlingkungannyabaikterhadap orang. Cara penggunaanobat. Jakarta: EGC 4. 2008. Edisi 3. Meningkatkanpemasukanmakanan yang bergizi. Beridoronganpadakeluarg agar dapatmenerimaperubahanprilakukliendanmengadaptasikannnya. Gerhard. Jakarta: Erlangga 10. dkk. Clinical Dialysis. Biasanyagejala-gajalberkurangdalam 2-3 minggupengobatansehinggamengorientasikankembaliklienterhadaplingkungannyatasangatdiperl ukan 3. Aru W. penggunaanbajuhangatdanpakaiantebalbilasuhuudaradingin d. 2005. 2000. Sudoyo. Edisi ke-2. Edisi 8. Smeltzer. Sacher. Tidakmeminumobatbersamadenganobat lain b. Norwitz Errol R & Schorge John O. Gangguanmemori c. New York: The McGraw-Hill Complications 6. Tandadangejalabilakelebihanobatatausebaliknya c. Bradley John. Edisi 6. Suzanne C. China. tempatdanwaktu.2010. Jelaskan pula bahwadenganpengobatan yang teraturgejala-gejalaakanberkurang  Penyuluhankesehatah: Penyuluhankesehatansangatpentingbagikliendankeluarga.a. Memeriksakandirisecarateraturketempatpelayanankesehatanterdekat DAFTAR PUSTAKA 1. 2004. Nissenson. 2001. Berikanlahkepadamerekahal-hal yang harusdiperhatikandalampenggunaanobatdirumahdanperawatanklienpadaumumnya. Rubenstein David. Molina. Meisenberg. 8. vol 3. Nelson Textbook 0f Pediatrict. Kesulitanberkomunikasi e. Latergi b. Berikanpenjelasantentang: a. 2006. Jay H. & Arvin. Mosby Elsevier 5. Jakarta: EGC 9. dosisdanwaktunya. Jakarta: EGC . Patricia E. cairan yang cukupdanmakanantinggiserat e. Tidakadaperhatian d. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth. 2007.

Jakarta: EGC 12. parakrama. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Chanrasoma. 2005. 2005. Edisi 2. Price. Ringkasan Patologi Anatomi.11. Jakarta: EGC . Edisi 6. Sylvia Anderson.

dan hernia umbilikalis. Keadaan ini dapat dicegah dengan memperbaiki hipotiroidisme secara dini. pada penderita seperti ini terjadi peningkatan pelepasan TSH yang menyebabkan pembesaran tiroid goiter dapat juga terlihat pada penderita tiroiditis Hashimoto. konstipasi. Cacat perkembangannya dapat juga menjadi penyebab tidak terbentuknya kelenjar tiroid pada kasus hipotiroidisme kongenital. Hipotiroid yang sangat berat disebut miksedema. Beberapa pasien dengan hipotiroidisme mempunyai kelenjar tiroid yang mengalami atrofi atau tidak mempunyai kelenjar tiroid akibat pembedahan atau ablasi radioisotope. atau menjadi nyata dalam beberapa bulan pertama kehidupan. atau akibat destruksi oleh antibody autoimun yang beredar dalam sirkulasi. Komplikasi utama dari hipotiroidisme congenial dan hipotiroidisme juvenilis yang tidak diketahui dan tidak diobati adalah retardasi mental. yaitu :  Hipotiroidisme sentral. Anak yang menderita hipotiroidisme congenital memperlihatkan tubuh yang pendek. mata yang jaraknya jauh. Goiter dapat terlihat pada pasien hipotiroidisme dengan dapat herediter dalam biosintesis hormone tiroid. Hipotiroidisme congenial atau kretinisme mungkin sudah timbul sejak lahir. BAB II TINJAUAN TEORI 2. kulit kering. Para ahli medis yang merawat bayi baru lahir dan bayi kecil harus menyadari kemungkinan ini.1 Pengertian Hipotiroidisme adalah satu keadaan penyakit disebabkan oleh kurang penghasilan hormon tiroid oleh kelenjar tiroid. Hipotiroidisme terjadi akibat penurunan kadar hormon tiroid dalam darah. perut menonjol. disgenesis spifisis.2 Jenis Secara klinis dikenal 3 hipotiroidisme. karena kerusakan hipofisis atau hypothalamus  Hipotiroidisme primer apabila yang rusak kelenjar tiroid . Pasien dengan hipotoidisme sekunder mungkin menderita tumor hipofisis dan defisiensi hormone-hormon trofik hipofisis lainya. suatu penyakit autoimun yang infiltrasi limfosit dan destruksi kelenjar tiroidnya dikaitkan dengan antitiroglobulin atau antibodi mikrosomal sel antiroid. Nanifestasi dini kritenisme antara lain ikterus fisiologik yang menetap. tangisan parau. Hipotiroidisme adalah suatu keadaan dimana kelenjar tirod kurang aktif dan menghasilkan terlalu sedikit hormone tiroid. Kelainan ini kadang- kadang disebut miksedema. 2. rambut jarang. dan keterlambatan perkembangan gigi. profil kasar. somnolen. lidah menjulur kkeluar. dan kesulitan untuk mencapai perkembangan normal. Pemeriksaan radiologi rangka menunjukkan tulang yang mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan. hidung yang lebar dan rata.

Apabila hipotiroidism terjadi akibat malfungsi hipofisis. seperti farmakologis. defisiensi yodium. Manifestasi klinis hipotiroidisme tidak tergantung pada sebabnya. TRH dari hipotalamus tinggi karena.  Kelainan hormogonesis  Kelainan bawaan enzim (inborn error)  Defisiensi yodium (kretinisme endemik)  Pemakaian obat-obat anti tiroid oleh ibu hamil (maternal) b. Penyakit Hipotiroidisme.  Defisiensi spesifik TSH 2. Apabila disebabkan oleh malfungsi kelenjar tiroid. dan lain-lain)  Pemakaian obat anti-tiroid  Kelainan hipofisis. maka kadar HT yang rendah disebabkan oleh rendahnya kadar TSH. dan resistensi perifer. 2. tidak adanya umpan balik negatif baik dari TSH maupun HT. hipofisis. Yang paling banyak ditemukan adalah hipotiroidisme primer. Bawaan  Agenesis atau disgenesis kelenjar tiroidea. TSH. maka kadar HT yang rendah akan disertai oleh peningkatan kadar TSH dan TRH karena tidak adanya umpan balik negative oleh HT pada hipofisis anterior dan hipotalamus. pada Buku Ilmu Kesehatan. Didapat Biasanya disebut hipotiroidisme juvenilis. Karena sebab lain. hipotiroidisme terbagi atas 2 berdasarkan penyebabnya. Hipotiroidism yang disebabkan oleh malfungsi hipotalamus akan menyebabkan rendahnya kadar HT. Panyebabnya adalah  Idiopatik (autoimunisasi)  Tiroidektomi  Tiroiditis (Hashimoto. umumnya diagnosis ditegakkan berdasar atas TSH meningkat dan T4 turun. . kelebihan yodium. Pada keadaan ini terjadi atrofi kelenjar yang sebelumnya normal. Oleh karena itu. atau hipotalamus. yaitu: a.4 Etiologi Hipotiroidisme dapat terjadi akibat malfungsi kelenjar tiroid. dan TRH.3 Penyebab Namun.

Suara parau. Relaksasi lambat dari reflek tendon dalam. terapi untuk kanker yang jarang dijumpai ini antara lain adalah tiroidektomi. 5. hipoglikemia.  Kekurangan yodium jangka panjang merupakan penyebab tersering dari hipotiroidisme di negara terbelakang.hipotensi. Kematian dapat terjadi . terutama masa anak-anak.Pada tiroiditis Hashimoto. tidak tahan dingin dan keringat berkurang 2. atau terapi iodium radioaktif untuk mengbancurkan jaringan tiroid.5 Patofisiologi 2. Aktivitas motorik dan intelektual lambat. kelenjar tiroid seringkali membesar dan hipotiroidisme terjadi beberapa bulan kemudian akibat rusaknya daerah kelenjar yang masih berfungsi. menyebabkan hipotiroidisme. Gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid. 2. Pada defisiensi iodiurn terjadi gondok karena sel-sel tiroid menjadi aktif berlebihan dan hipertrofik dalarn usaha untuk menyerap sernua iodium yang tersisa dalam. Pajanan ke radiasi. tetapi tidak selalu. 1. darah. Namun. terjadi akibat adanya otoantibodi yang merusak jaringan kelenjar tiroid.  Penyebab kedua tersering adalah pengobatan terhadap hipertiroidisme. 4. hipoventilasi. Baik yodium radioaktif maupun pembedahan cenderung menyebabkan hipotiroidisme.6 Manifestasi Klinis Manifestasi klinis hipotiroidisme bentuk dewasa dan bentuk juvenilis antara lain. 2. Kadar HT yang rendah akan disertai kadar TSH dan TRH yang tinggi karena minimnya umpan balik.  Karsinoma tiroid dapat. Semua pengobatan ini dapat menyebabkan hipotiroidisme. adalah penyebab kanker tiroid. Penyebab yang paling sering ditemukan adalah tiroiditis Hashimoto.  Gondok endemik adalah hipotiroidisme akibat defisiensi iodium dalam makanan. tetapi tampaknya terdapat kecenderungan genetikuntuk mengidap penyakit ini. Wajah membengkak dan gerakan lamban. Penyakit Hashimoto.Kekurangan yodium jangka panjang dalam makanan. dan penurunan kesadaran hingga koma. menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme goitrosa.7 Penatalaksaan Koma miksedema adalah situasi yang mengancam nyawa yang ditandai oleh eksaserbasi (perburukan) semua gejala hipotiroidisme termasuk hipotermi tanpa menggigi. Kulit dingin dan kering. Hal ini menyebabkan penurunan HT disertai peningkatan kadar TSH dan TRH akibat umpan balik negatif yang minimal. perempuan yang menderita hipotiroidisme sering mengeluh hiperminore. juga disebut tiroiditis otoimun. Penyebab tiroiditis otoimun tidak diketahui. pemberian obat penekan TSH. Defisiensi iodium juga dapatmeningkatkan risiko pembentukan kanker tiroid karena hal tersebut merangsang proliferasi dan hiperplasia sel tiroid. 3.

Pengukuran kadar TSH pada pasien hipotiroidisme primer dapat digunakan untuk menentukan manfaat terapi pengganti. kedua pengukuran tersebut akan rendah pada pasien dengan hipotiroidisme sekunder. bergantung pada jenis hipotiroidisme. biasanya dimulai dalam dosis rendah (50 µg/hari). atau pembedahan. Sebaliknya. maka dapat diberikan kemoterapi. Bentuk yanglain adalah tiroid yang dikeringkan (diperoleh dari kelenjar tiroid hewan). dan peningkatan kolesterol serum. Pengobatan pada penderita usia lanjut dimulai dengan hormon tiroid dosis rendah. sedangkan kadar tiroksin rendah. Dosisnya diturunkan secara bertahap sampai kadar TSH kembali normal. Kadar TSH serum mungkin tinggi mungkin pula rendah. BMR yang rendah. Dalam keadaan darurat (misalnya koma miksedem). . Pengobatan yang adekuat pada pasien dengan hipotiroidisme sekunder sebaiknya ditentukan dengan mengikuti kadar tiroksin bebas. Pengobatan hipotiroidisme antara lain dengan pemberian tiroksin. hormon tiroid bisa diberikan secara intravena. khususnya pada pasien yang lebih tua atau pada pasien dengan miksedema berat. Obat ini biasanya terus diminum sepanjang hidup penderita. kadar TSH serum akan tinggi. Pada hipotiroidisme primer. radiasi. dosis pemeliharaan maksimal dapat dimulai secepatnya. Tes-tes laboratium yang digunakan untuk memastikan hipotiroidisme antara lain: kadar tiroksin dan dan triyodoronin serum yang rendah.apabila tidak diberikan HT dan stabilisasi semua gejala. Pengobatan selalu mencakup pemberian tiroksin sintetik sebagai pengganti hormone tiroid. karena dosis yang terlalu tinggi bisa menyebabkan efek samping yang serius. Apabila penyebab hipotiroidism berkaitan dengan tumor susunan saraf pusat. dan setelah beberapa hari atau minggu sedikit demi sedikit ditingkatkan sampai akhirnya mencapai dosis pemeliharaan maksimal 150 µg/hari. yaitu dengan memberikan sediaan per-oral (lewat mulut). Yang banyak disukai adalah hormone tiroid buatan T4. Pada dewasa muda. Hipotiroidisme diobati dengan menggantikan kekurangan hormon tiroid. Kadar ini harus dipertahankan dalam kisaran normal.

Biasanya di sebabkan oleh: a.2007) 2. Goiter endemic prinsipnya di sebabkan oleh nutrisi. bayam .s thyrodistis dan dapat pula disebabkan oleh produksi hormone TSH dan kilenjar pituitary efek samping dari operasi .kacang polong. Kelainan genetic yang dihasilkan karena metabolism iodine yang salah b. Hiptiroidisme adalah kurangnya atau terlalusedikit jumlah hormone tiroid.sintesis hormone yang kurang baik .ini mengalah pada “goiter bert” dengan karekteristik area geografis oleh minyak dan air yang berkurang dan iodine.3 MENIFESTASI KLINIS 1.penyakit inflamasi kronik seperti penyakit hasimoto. Hipoteroid sekunder Hipotoroid sekunder berkembang ketika adanya stimulasi yang tidak memadai dari kilenjar tiroid normal.defisiensi iodine .1 Definisi Hipotiroidisme adalah suatu keadaan hipometabolik akibat defisiensi hormone tiroid yang dapat terjadi pada setiap umur (NANDA NIC-NOC ).yang umumnya disebabkan oleh hashimoto. (NANDA NIC-NOC ).ini juga dapat di sebabkan oleh resistensi perifer terhadap hormone tiroid.2 Etiologi Etiologi dari hipotiroidisme dapat digolongkan menjadi tiga tipe yaitu 1. BAB II PEMBAHASAN 2. stroberi .defisiensi iodne (prenatal dan postnatal). Ingesti dari jumlah besar nutrisi goiterogen (agen produksi goiter yang menghambat produksi T4) seperti kobis .dan lobak.konsekwensinya jumlah tiroid stimulating hormone (TSH) meningkat.kacang .ada dua bentuk utama dari goiter sederhana yaitu endemic dan sporadic. Ingesti dari obat goitrogen seperti thioureas dan thocar bomen 2.amylodosis dan sarcoidosis. (DiGiulio mary dkk. c.buah persik. 2. Hipotiroid tertier/pusat Hipotiroid tertier dapat berkenbang jika hipotalamus gagal untuk memproduksi toroid releasing (TSH) dan akibatnya tidak dapat distimulasi pituitary untuk mengeluarka TSH. 3.pembedahan atau terapi radioaktif untik hipotoroidisme.kedelai. Sporadic goiter tidak menyempit ke area geografik lainya . obat anti tiroid .infalmasi kelenjar tiroid.ini mungkin awal dari satu mal fungsi dari pituitary atau hipotalamus. Semua mengandung goitogenik glikosida. Hipotiroid primer Mungkin disebabkan oleh congenital dari tyroid (kretinism).ini mungkin berhubungan dengan suatu tumor/ lesi destruktif lainnya diarea hipotalamus. Kulit dan rambut .

Tidak tahan dingin e. gagal jantung c. Retensi air (volume plasma berkurang) c.kaku . perhatian kurang. anti body sel perietal gaster. peningkatan BB. Pembengkakan .pecah-pecah . Kardiomiopati dipembuluh darah. dementia. Penyakit jantung iskemik f. Efusi pericardial (sedikit temponade sangat jarang) d. Curah jantung menurun.kering dan pertumbuhannya buruk d. Kadar fosfatase alkali menurun 3.glosomegali b. Gastrointestinal a. GFR menurun b. Umur tulang tertinggal di bandingkan usia kronologis g. Konstipasi. Oateoporosis e. Hematologi . Artalagia. Rambut rontok.alokpeksia. EKG menunjukkan gelombang T mendatar/inverse e. Aliran darah ginjal berkurang.tangan . Dipnea 5. Ataksia (serebelum terkena) e. kulit kering. dan efusi sinofial d. Efusi pleural h. anemia pernisiosa 6. Bradikardi. Kejang otot . Hipokalsemia 7. Kardiorespiratorik a. Tuli perseptif. rasa kecap. Neurologik a. anoreksia. penurunan reflek tengdon) d. distritmia. Renalis a. a. Muskuluskoletal a. Pertumbuhan tulang terhambat pada usia muda f.mata dan wajah c. Gangguan syaraf (carfal turnnel) f. fisikosis (gangguan memori. Pertumbuhan kuku buruk. distensi abdomen b.kuku menebal 2.bersisik dan menebal b. Letargi dan mental menjadi lambat b. hipotensi b. Aliran darah otak menurun c. penciuman terganggu 4. Hipotensialasi g.paramitoni c. Abtruksi usus oleh efusi pretoneal c. koma. Volume otot bertambah. Kejang. Aklorhidria.

4 Tanda Dan Gejala a.Bahan yang mengandung iodium diserap usus. Fisikologis/ emosi: apatis. Insufisiensi kelenjar adrenal autoinum f. hipofisis terhadap insulin akibat hipoklikemi d. haluran urin menurun. Kulit kering karena kurang hormon tiroid f. menoragi dan glaktore dengan hiperprolakteni b. Sistem endokrin a. Leleh karena metabolisme rendah b. kliren kortison menurun e. Manifestasi klinis lainnya berupa: udema priorbita. pembesaran leher. suara sesak. Hipotermia karena metabolisme rendah c. lemah. agitasi. iodium dioksida menjadi bentuk yang aktif yang distimuler oleh Tiroid Stimulating Hormon kemudian disatukan menjadi molekul tiroksin yang terjadi pada fase sel koloid. Anemia mikrositik/ makrositik c. sedang tyrodotironin (T3) merupakan hormon metabolik tidak aktif. Kuku rapuh.a.Senyawa yang terbentuk dalam molekul diyodotironin membentuk tiroksin (T4) dan molekul yoditironin (T3). prilaku maniak. masuk ke dalam sirkulasi darah dan ditangkap paling banyak oleh kelenjar tyroid. Paranoid.5 Patofisiologi Iodium merupakan semua bahan utama yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan hormon tyroid. Gangguan koagulasi ringan 8. wajah kasar. lidah tebal. Gangguan pentilasi c.Tiroksin (T4) menunjukkan pengaturan umpan balik negatif dari sekresi Tiroid Stimulating Hormon dan bekerja langsung pada tirotropihypofisis. Fungsi kognitif rendah karena metabolisme rendah h. Gangguan sintesis kortison. wajah seperti bulan (monfice). 2. Anemia normokrom normositik b. Berat badan naik.Dalam kelenjar. Gangguan hormone pertumbuhan dan respon ACTH. depresi. sensitifitas terhadap opioid. karena rendahnya kadar hormon tiroid yang membunuh pertumbuhan dan perkembangan d. menarik diri. pelepasan dan metabolisme tyroid sekaligus menghambat sintesis tiroksin (T4) dan melalui rangsangan umpan . Rambut kering dan tipis karena kekurangan hormon tiroid e. g. Pada perempuan terjadi perubahan menstruasi seperti amenore/ masa menstruasi yang panjang. expresi wajah kosong dan lemah(NANDA NIC-NOC ).2007) 2. Perubahan menstruasi karena kadar hormon tiroid turun g. kadar hormon tiroid rendah menyebabkan leleh dan lesu (DiGiulio mary dkk.Beberapa obat dan keadaan dapat mempengaruhi sintesis.

Livotiroksin sintetik (Synthroid atau levothroid) merupakan preparat terpilih untuk pengobatan hipotiroidisme dan supresi penyakit goiter nontoksik. Keadaan ini menyebabkan pembesaran kelenjar tyroid.8. Kematian dapat terjadi apabila tidak diberikan HT dan stabilisasi semua gejala. Koma miksedema. hipoglikemia. Hal-hal yang bisa dilakukan pada pasien dengan hipotiroid antara lain: a) pemeliharaan fungsi vital b) gas darah arteri c) pemberian cairan dilakukan dengan hati-hati karena bahaya intoksikasi air. ditandai oleh eksaserbasi (perburukan) semua gejala hipotiroidisme termasuk hipotermi tanpa menggigil.1 Medis Tujuan primer penatalalaksanaan hipotiroidisme ialah memulihkan metabolisme pasien kembali kepada keadaan metabolic normal. dengan cara mengganti hormone yang hilang. d) infus larutan glukosa pekat e) terapi kortikosteroid 2. balik negatif meningkatkan pelepasan TSH oleh kelenjar hypofisis.8 PENATALAKSANAAN 2. hipoventilasi.Preparat tiroid yang dikeringkan jarang digunakan karena sering menyebabkan kenaikan sementara konsentrasi T3 dan kadang-kadang disertai dengan gejala hipertiroidisme.Dosis terapi penggantian hormonal berdasarkan pada konsentrasi TSH dalam serum pasien.7 Komplikasi a.( Hotma Rumahorbo.8. dan penurunan kesadaran hingga koma.2 keperawatan a) modifikasi aktifitas b) pemantauan yang berkelanjutan c) pengaturan suhu d) dukungan emosional e) pendidikan pasien dan pertimbangan perawatan dirumah . b. hipotensi.1999) 2. 2.

noc.1996. C.2007.K.nic. 2006.Yayasan Ikatan Allumni Pendidikan Keperawatan Padjajaran: Bandung Carpenitto. Syaifudin. Barbara. E. Jakarta : EGC . Rencana Asuhan dan Dokumentasi Keperawatan. Jakarta : Media Aesculapius FKUI. 2000. 2000. mary.J. EGC. 1999. Wahyu J.EGC Corwin. M. Long. Wlewik S. Anatomi Fisiologi. Buku Saku Patofisiologi.2013. jakarta Nanda.asuhan keperawatan. Lynda Juall. Perawatan Medikal Bedah (Suatu Pendekatan Proses Keperawatan). Kapita Selekta Kedokteran. DAFTAR PUSTAKA Arief.Jakarta. Suproharta. keperawatan medikal bedah. Jakarta Digulio. ED : 3 jilid : 1.