PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN BAYI

BARU LAHIR FISIOLOGIS PADA BAYI NY.”P” DI RUANG
PERINATOLOGI RSUD KOTA BAUBAU

TANGGAL 13-02-2013

(SOAP)

No.register :012124

Tgl partus :13-02-2013

Tgl pengkajian :13-02-2013

Nama pengkaji :Siti Faimah

1. Identitas bayi
Nama : Bayi Ny. “P”
Umur : 0 hari
Tanggal lahir : 13-02-2013
Jenis kelamin : Perempuan
Berat badan : 3100 gram
Anak ke- : III (tiga)

2. Identitas orang tua
Nama ibu/ayah : Ny.”P” Tn.”S”
Umur : 33 tahun 39 tahun
Suku : Buton Buton
Agama : Islam Islam
Pendidikan : SMA SMA
Pekerjaan : IRT Wiraswasta

Panjang badan : 49 cm 5. Lingkar dada : 35 cm 7. Lingkar perut : 36 cm 8. Keadaan umum baik 12. Adanya caput sucsedenum ASSESSMENT (A) Bayi baru lahir hari ke-1 dengan tali pusat masih basah dengan masalah bayi belum mendapat ASI PLANNING (P) . Bayi baru lahir spontan dengan LBK tanggal 13 Februari 2013 pukul WITA 2. Refleks isap baik 13. Kepala-simpisis : 26 cm 10. Simpisis-kaki : 20 cm 11. LILA : 11 cm 9. Tasi pusat masih basah 14. Ibu mengatakan bayinya kuat menyusu DATA OBJEKTIF (O) 1. TTV : -S : 36°c -N : 115 x/m -P : 58 x/m 3. Berat badan : 3100 gram 4.Alamat : Jalan Laode Manarfa DATA SUBJEKTIF (S) . Lingkar kepala : 33 cm 6.

umbi-umbian. tahu. Hasil : Bayi dalam keadaan nyaman 4.  Lemak diperoleh dari daging. Mengganti pakaian bayi yang basah baik setelah mandi. tempe. BAB.  Vitamin diperoleh dari buah-buahan yang segar. Hasil : Ibu mau melakukan anjuran yang diberikan 5. BAK dengan menggunakan air matang.Alat dan badan .  Kalsium diperoleh dari susu. sayur-sayuran hijau. gandum. Memantau keadaan umum dan TTV bayi Hasil : TTV:  S : 36°c  P : 58 x/m  N : 115 x/m 2. Hasil : Bayi dalam keadaan hangat 3.Tanggal 13 februari 2013 1. jagung. Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang yang terdiri dari :  Karbohidrat diperoleh dari nasi. Memberikan kehangatan pada bayi dengan membungkus bayi menggunakan kain yang bersih dan kering. Memberikan HE pada ibu tentang :  Cara perawatan payudara . Hasil : Ibu mau melakukan anjuran yang di berikan 6. susu.  Protein diperoleh dari ikan.  Iodium diperoleh dari garam beryodium. telur.  Asam folat diperoleh dari sayuran. Menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya sesering mungkin.

Olesi kedua tangan dengan minyak/baby oil kemudian lakukan gerakan menarik putting susu dari arah bawah ke atas sebanyak 20 kali. Mintalah pada ibu untuk membuka/melepaskan pakaian bagian atasnya 7. Cuci tangan dibah air mengalir. Handuk kecel 1 buah/waslap 2 buah 5. arah kiri dan kanan sebanyak 20 kali. Bra yang menopang 6. Pakaikan handuk besar dan bentangkan atau tutupi pada daerah bahu dan handuk yang satunya lagi pada daerah perut kebelakang. Jelaskan tindakan yang akan dilakukan pada pasien. 1. 8. setelah itu angkat kapas sambil bersihkan putting susu dengan cara memutar dari dalam kearah luar. Pakaian bersih dengan kancing di depan 8. Handuk besar dua buah 4. Pasang sampiran jika berada dibangsal umum atau tutup pintu jika berada dalam ruangan. Dua baskom yang berisi air hangat dan dingin 3. Baby oil/minyak 2. Atur posisi pasien (dalam posisi duduk) 6. 3.Prosedur Tindakan 1. 2. 4. Kapas 7. Sampiran . Ambil kapas dan bashi dengan minyak atau baby oil dan kompres putting susu dan areola selama ± 5 detik. 9. . Siapkan alat secara ergonomis 5.

13. Pakaian dengan kancing di depan 3. Handuk kecil 4. Rapikan alat dan cuci tangan kembali. 2. Bersihkan payudara dengan menggunakan handuk kecil/waslap yang dibasahi air hangat kemudian bersihkan kembali dengan air dingin. Siapkan alat sesuai dengan urutan penggunaannya. Prosedur pelaksana : 1. pakailah bra yang menopang jangan yang ketat. Alat dan bahan : 1. Memberikan informed consent. 3. Jika putting susu itu datar/agak masak ke dalam bisa melakukan gerakan mengurutdengan menggunakan ibu jari dari putting ke pangkal sebanyak 20 kali. Kursi yang mempunyai sandaran 6. . Penopang kaki ibu (kursi kecil) . Bantu pasien memakai pakaiannya. 12. 10. Topang pauudara kiri dengan tangan kiri dan sebaliknya dengan gerakan mengurut memakai ujung telapak tangan yang sejajar dengan kelingking dari pangkal payudara menuju ke putting sebanyak 20 kali. 11. Air matang (hangat) 5. gerakan menggunakan buku-buku tangan 20 kali.  Cara menyusui yang baik dan benar . Bantal untuk menopang 7. Bra dengan kancing pembuka di depan (bra menyusui) 2. Cuci tangan dibawah air mengalir.

Oleskan sedikit ASI pada putting dan areola (masasse. Bersihkan payudara dengan handuk kecil yang telah dibersihkan dengan air matang (hangat). ASI eksklusif . 7. 12. madu. Kenakan pakaian dan bra yang memudahkan dalam menyusui. 11. Lepaskan putting susu dari mulut bayi dengan tidak menariknya (masukan jari kelingking ibu ke mulut bayi melalui sudut mulut atau dagu bayi ditekan ke bawah). Menyentuh pipi dan sisi mulut bayi (beri rangsangan) untuk membuka mulut (jangan memaksa untuk membuka mulut bayi). 5. misalnya air putih. payudara untuk mengeluarkan sedikit ASI). Pilih posisi yang nyaman untuk menyusui. susu formula atau lainnya. Segera masukan putting susu dan areola ke mulut bayi (usahakan sebagian besar areola payudara masuk ke mulut bayi). 8. Pegang bayi pada belakang bahunya dengan satu lengan dan kepala bayi pada lengkungan siku ibu. 10. Posisi tangan yang baik adalah seperti memeluk dan bayi tidak menengadah. 13. 9. 6. 4. Baringkan bayi di atas bantal yang posisi saling berhadapan (hadapkan bayi kearah ibu). Dengan cara memutar dari atas ke bawah untuk menjaga kebersihan payudara. Topang payudara dengan tangan kiri atau tangan kanan (empat jari menahan bagian bawah areola dan ibu jari bagian atas).  ASI Eksklusif ASI yang diberikan tanpa makanan pendamping apapun. pisang.

bersihkan tali pusat dari pangkal ke ujung.1cc secara intra muscular. 3. Cuci tangan. 7. 1. Ambil kassa dan basahi dengan betadine. 4. Menganjurkan kepada ibu untuk membawa bayinya ke posyandu agar diimunisasi dan ditimbang berat badan bayi setiap bulannya. misalnya : . . 5. betadine. Tali pusat berbau busuk. Berkolaborasi dengan dokter untuk pemberian anti koagulans VIT. Bebaskan daerah yang akan ditindaki (turunkan pakaian basah bayi). Hasil : Bayi tidak mengalami perdarahan otak . K 0. Buang kassa habis pakai ditempat sampah (nearbecken). adalah makanan terbaik untuk bayi ASI eksklusif ini yang diberikan selama 6 bulan. Alat dan bahan : kasa steril. 9. Menjelaskan tentang cara perawatan tali pusat. Siapkan alat secara ergonomis. . Tali pusat nampak berwarna kemerah-merahan. nearbecken. Pakaikan kembali celana bayi. Prosedur pelaksanaan : 1.  Tanda-tanda infeksi pada tali pusat. 6. 8. Bayi mengalami demam. Atur posisi bayi (sebaiknya dalam posisi terlentang). 2.