Pengkajian

3.2.1. Identitas klien

Nama :
Usia :
Jenis Kelamin :
Ruang/kamar :
Diagnosa medik :
Dr. penanggung jawab :
Tanggal masuk :
Tanggal pengkajian :
Apgar skor :

3.2.2 Data ibu
Nama :
Usia :
Pekerjaan :
Pendidikan :
Status Kehamilan :

3.3 Keluhan utama : hipotermi

3.4 Riwayat Penyakit Sekarang :

Pada saat dikaji bayi tampak sesak nafas dengan respirasi 76 x/menit. Sesak
berkurang jika posisi bayi semi ekstensi dan terpasang O2 Sungkup 5
liter/menit ditandai dengan menurunnya retraksi rongga dada dan sesak
tampak bertambah dengan posisi bayi fleksi.

3.5 Riwayat Penyakit Dahulu

1

6 Riwayat penyakit keluarga : 3.3.8 Data Sosial Ekonomi : 3.9 PENGKAJIAN FISIK : 3.9.6 Mulut 3.9.2 Kepala 3.9.5 Hidung 3.9.7 Riwayat Psikologis : 3.4 Telinga 3.9.7 Dada 2 .3 Mata 3.9.1 Keadaan umum Keadaan umum : Lingkar kepala : Lingkar Dada : Lingkar Perut : Panjang Badan : Berat badan lahir : BB saat dikaji : Lingkar lengan atas : tanda-tanda vital : P: RR : T: 3.9.

10 Genitalia 3.15 Therapy 3.9. 3.9.14 Refleks Moro : Menggenggam : Menghisap : Rooting : Babynski : 3.9.10 Analisa data 3 .16 Laboratorium WBC HGB HCT 3.9.9.11 Integumen 3.9 Abdomen 3.10 Umbilikus 3.9.12 Tonus Otot 3.9.9.9.9.8 Punggung 3.13 Ekstrimitas Atas : Bawah : 3.

5 bertambah cc/hari  Refleks hisap lemah 4 . Mekanisme penguapan panas yang diperoleh 103/mm3 sediaan cairan dalam  Struktur kulit halus tubuh bayi.1 0C/Anal berdasarkan cairan  Leukosit 10. dan tipis Gangguan suhu tubuh penurunan suhu  Bayi di simpan dalam (Hipertermi) tubuh incubator 3 Ds : Motilitas usus rendah Gangguan pemenuhan Do : Daya mencerna dan mengabsorpsi makanan kebutuhan nutrisi :  NGT terpasang berkurang kurang dari  IVFD D5 ½ NS Mikro drip kebutuhan tubuh 10tts/menit Pengosongan lambung  PASI 12x 5 – 7.No Data Etiologi Problem 1 Ds: _ Imaturitas sistem Gangguan pernafasan Do: pertukaran gas O2  Bayi tampak sesak berhubungan dengan nafas imaturitas pernafasan Usaha nafas bayi tidak  RR 76 x/Menit maksimal  Terlihat retraksi pada dinding epigastrium  Terpasang O2 CO2 meningkat sungkup (5 liter / (Hiperkapneu) menit)  Ujung ekstrimitas Gangguan pertukaran teraba dingin BBLSR gas 2 Ds: _ Imaturitas jaringan Gangguan lemak pada subkutan termoregulasi Do: hipotermi  S : 39.

Gangguan Thermoregulasi Hipertermi berhubungan dengan cairan yang diperoleh/sediaan cairan dalam tubuh bayi 5 .11. BBLSR.11.2. Diagnosa Keperawatan 3.1 Gangguan pertukaran O2 berhubungan dengan Imaturitas sistem pernafasan 3. dan menelan lemah Distensi abdomen  BB lahir 1400 gr  BB saat dikaji 1200 gr Imaturitas sistim Kerja otot spingter pencernaan kardio esophagus berkurang Intake nutrisi kurang dari kebutuhan 4 Ds : Hospitalisasi Gangguan rasa aman : Cemas Orang tua  Keluarga klien mengatakan khawatir dengan keadaan Perawatan ekstra di bayinya ruang perinatologi Do :  Ekspresi wajah ayahnya tampak cemas Bonding Attachment tidak terjadi  Ayah klien sering bertanya-tanya mengenai kondisi bayinya ketika Koping keluarga in menjenguk bayinya di efektif ruang perawatan.11. Cemas 3.

1. Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan Imaturitas sistem pencernaan.12.11.3. 6 . Gangguan Thermoregulasi: Hipertermi berhubungan dengan cairan yang diperoleh/sediaan cairan dalam tubuh bayi 3. 3. Gangguan pertukaran O2 berhubungan dengan Imaturitas sistem pernafasan 3.11.5.3.4.12 Prioritas Diagnosa Keperawatan 3.12.11. Resiko tinggi terjadi infeksi berhubungan dengan imaturitas sistem imunologi.12. 3. Gangguan pemenuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Imaturitas sistem pencernaan 3. Gangguan rasa aman : Cemas Orang tua berhubungan dengan proses hospitalisasi 3.2.

Related Interests