RUANG IGD

MENERIMA PASIEN GAWAT DARURAT
No. Dokumen : SOP/UKP/015/2016
Terbit Ke : 01
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Berlaku: 04 Januari 2016
Halaman : 1/2
Ditetapkan Kepala UPTD dr. Mahlidayani
PKM Langsa Timur NIP. 19790329 200604 2 004

1. Pengertian Memantau keadaan pasien gawat
2. Tujuan Sebagai acuan pemantauan/ observasi penderita gawat agar selamat jiwanya
3. Kebijakan
4. Referensi
5. Prosedur 1. Penderita gawat harus di observasi
2. Observasi dilakukan tiap 5 – 15 menit sesuai dengan tingkat kegawatannya.
3. Observasi dilakukan oleh paramedis perawat, bila perlu oleh dokter.
4. Hal-hal yang perlu diobservasi :
 Keadaan umum penderita
 Kesadaran penderita
 Kelancaran jalan nafas (air Way).
 Kelancaran pemberian O2
 Tanda-tanda vital :
 Tensi
 Nadi
 Respirasi / pernafasan
 Suhu
 Kelancaran tetesan infus
5. Apabila hasil observasi menunjukkan keadaan penderita semakin tidak baik
maka paramedis perawat harus lapor kepada Dokter yang sedang bertugas
(diluar jam kerja pertelpon).
6. Apabila kasus penyakitnya diluar kemampuan Dokter UGD maka perlu dirujuk
7. Observasi dilakukan maksimal 2 jam, selanjutnya diputuskan penderita bisa
pulang atau rawat inap.
8. Perkembangan penderita selama observasi dicatat di kartu status penderita (les
UGD) / lembar observasi.
9. Setelah observasi tentukan apakah penderita perlu : rawat jalan / rawat inap /
rujuk

Dokumen ini milik Puskesmas Langsa Timur
Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala Puskesmas Langsa Timur

Unit Terkait Rumah sakit 8.6. Buku Besar Register 9. Kartu Pendaftaran Terkait 2. Dokumen 1. Bagan Alir Perawat mencuci tangan dan memakai APD Opserpasi PASIEN ~keadaan umum ~Pendarahan ~Jalan nafaS Perawat mencuci tanggan kembali Dokumentasi 7. Rekaman historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan perubahan Dokumen ini milik Puskesmas Langsa Timur 2/2 Dilarang memperbanyak tanpa izin dari Kepala Puskesmas Langsa Timur .

Related Interests