SATUAN ACARA KONSELING

Pokok pembahasan : PGS (Pedoman Gizi Seimbang) dan Pengolahan Bahan Makanan
Sub pokok bahasan :
a. Pengertian PGS dan penjelasan isi PGS
b. Pengolahan bahan makanan dan penyimpanan bahan makanan serta teknik pemasakan bahan
makanan, konsumsi makanan mentah dan teknik memperpanjang masa simpan bahan
makanan.
Hari / tanggal : Rabu, 04 Maret 2015 – Sabtu, 07 Maret 2015
Tempat : Rumah ibu balita
Waktu : 09.30 – 09.50 WITA
Sasaran : Ibu balita

1. TIU (Tujuan Intruksional Umum)
Setelah mengikuti konseling selama  20 menit, ibu balita dapat memahami tentang
Pedoman Gizi Seimbang dan Pengolahan bahan makanan
2. TIK ( Tujuan Intruksional Khusus)
Setelah mengikuti konseling tentang Pedoman Gizi Seimbang dan Pengolahan Bahan
Makanan setiap kunjungan selama  20 menit diharapkan ibu balita mampu :
a. Mengetahui kepanjangan dari PGS, mengetahui manfaat mengkonsumsi makan makanan
yang beraneka ragam serta mengetahui sumber zat tenaga, zat pengatur dan pembangun
b. Mengetahui tentang pengolahan bahan makanan, memperpanjang kualitas bahan
makanan, teknik pengawetan bahan makanan.
3. Materi
Terlampir
4. Metode
 Ceramah
 Tanya Jawab (Diskusi)
5. Media
 Leaflet

Cara menentukan presentasi peningkatan pengetahuan dengan perbandingan antara hasil skor pre test dan post test g. Evaluasi Mengisi lembar tes setelah proses penyuluhan selesai 7. Proses Kegiatan penyuluhan Media Tahap Kegiatan Penyuluhan Respon Audiens yang Dipakai Memberi salam pembuka Membalas salam Pembukaan Memperkenalkan diri Mendengarkan dan memperhatikan 3 Menit Menjelaskan tujuan konseling Mendengarkan dan memperhatikan - Menjelaskan kontrak waktu Mendengarkan dan memperhatikan serta menyetujui kontrak waktu Kunjungan I: .Pre test Mengerjakan soal pre test .Konselor menjelaskan tentang Mendengarkan dan memperhatikan teknik pengolahan bahan makanan .Memberikan waktu sasaran untuk Sasaran bertanya .Memberikan waktu sasaran untuk Sasaran bertanya Leaflet bertanya Kunjungan II: .Konselor menjelaskan tentang Mendengarkan dan memperhatikan kepanjangan PGS dan menjelaskan Pelaksanaan PGS point 1-3 12 Menit . Evalusai awal menggunakan pre test b. Bentuk soal yang digunakan adalah pilihan ganda d.Konselor menjelaskan tentang Mendengarkan dan memperhatikan memperpanjang kualitas bahan makanan . Cara evaluasi : Membagikan lembar tes dan hasil jawaban di berikan skor Rencana Evaluasi a.Konselor menjelaskan tentang PGS Mendengarkan dan memperhatikan point 3-4 . Evaluasi akhir menggunakan post test c. Bila jawaban salah diberi poin 0 f. Pengetahuan dikatakan meningkat apabila skor total sebesar ≥ 60 % 8. Bila jawaban benar diberi poin 10 e. 6.

Penjelasan tentang PGS Point 7-10 Mendengarkan dan memperhatikan .Memberikan waktu sasaran untuk Sasaran bertanya bertanya  Kunjungan IV: .Post test Mengerjakan soal post tes Penutup Menyimpulkan materi Mendengarkan dan memperhatikan 5 menit Memberikan beberapa pertanyaan untuk Menjawab pertanyaan mengevaluasi sejauh mana pemahaman masyarakat tentang materi yang telah di sampaikan Mengakhiri konseling Membalas salam penutup Memberi salam penutup .Konselor menjelaskan tentang Mendengarkan dan memperhatikan tenik pengawetan bahan makanan dalam pengolahan pangan . bertanya  Kunjungan III: .Konselor menjelaskan tentang PGS Mendengarkan dan memperhatikan point 5-6 .

Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan Konsumsi sayur dan buah orang Indonesia belum bisa mencapai target 100%. seafood. 2.Lampiran Materi Konseling PESAN UMUM GIZI SEIMBANG ( PGS ) Pedoman praktis untuk mengatur makanan sehari-hari yang seimbang tertuang dalam 10 pedoman gizi seimbang sebagai berikut (Pedoman Gizi Seimbang. umbi2an). antioksidan dan vitamin e yang lebih tinggi dari jenis beras lainnya. gandum. cocok untuk penderita diabetes dan orang yang sedang berdiet. selain itu beras hitam mengandung kandungan protein. Biasakan komsumsi anekaragam makanan pokok Selain kita dianjurkan makan dengan seimbang. Menurut hasil Riskesdas tahun 2013.6. protein hewani (ayam. mie. jagung.dll). Beras merah dan hitam sebenarnya lebih baik jika dibanding dengan beras putih biasa. Syukuri dan nikmati anekaragam makanan Keanekaragaman makanan yang dimaksud adalah bilamana saat kita makan pagi. Mengkomsumsi sayur dan buah secara rutin sangat baik bagi tubuh karena sayur dan buah banyak mengandung antioksidan. vitamin yang dapat mencegah penuaan dini. karena beras tersebut mengandung lebih banyak serat rendah gula. kalium. Oleh karena itu. tempe. Karena setiap jenis karbohidrat berbeda kandungan serat dan gulanya. mari komsumsi buah dan sayur agar target bisa tercapai 100%. RI): 1. sayur. tingkat kecukupan sayur adalah 93. siang.5. daging sapi. Direktorat Gizi Masyarakat. protein nabati (tahu. . atau tiap minggu. ikan. kacang-kacangan). dan buah. makanan yang kita komsumsi mengandung 5 unsur. bisa digilir sesuai waktu makan. 3. Hasil ini menurun karena pada tahun 2007 komsumsinya mencapai 93. mineral. kita juga dianjurkan mengkomsumsi berbagai jenis sumber karbohidrat. yaitu karbohidrat (nasi. malam.roti.

4. sebagian besar masyarakat sudah menyadari pentingnya mencuci tangan sebelum makan. camilan keripik-keripik. hanya mengandung banyak kalori. Biasakan komsumsi lauk pauk yang berprotein tinggi Protein berperan penting bagi pertumbuhan sel-sel tubuh dan memperbaiki sel tubuh yang rusak. 6. asin dan berlemak Produk bakeri dan cake yang dilapisi krim dan coklat. Batasi komsumsi pangan manis. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir Kebiasaan cuci tangan di Indonesia sudah mengalami peningkatan yang signifikan. Hal tersebut bisa memicu penyakit degeneratif (jantung. Biasakan sarapan Sarapan sangat penting dilakukan karena sarapan merupakan makanan bagi otak agar otak kita siap menjalani aktifitas kita sepanjang hari yang padat.lemak dan rendah protein. Sarapan juga bisa mencegah kelebihan berat badan karena bila kita tidak sarapan. akibatnya makan siang kita jadi tidak terkontrol dan memicu kelebihan berat badan. 9. karena air diperlukan untuk mengedarkan berbagai zat gizi yang sudah diserap ke seluruh tubuh kita. kita akan lapar dan cenderung melampiaskan lapar kita pada waktu makan siang. dan tanggal kadaluarsa. Biasakan membaca label pada kemasan pangan Hal tersebut penting dilakukan. memang harus dibatasi jumlah komsumsinya karena makanan tersebut miskin zat gizi atau zat gizi yang terkandung di dlamnya tidak beragam.2%.serta berperan juga dalam pembentukan tulang dan pertumbuhan anak. informasi gizi. Berikut ini adalah cara mencuci tangan yang baik dan benar: . fast food dll. karena tidak sedikit supermaket atau pasar yang menjual makanan yang sudah kadaluarsa. 7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman Kita memang dianjurkan untuk minum air putih yang bersih dan aman minimal 8 gelas sehari untuk mencegah tubuh agar tidak dehidrasi atau kekurangan air. hal yang perlu kita cek jika membaca label kemasan adalah. 5. Hal itu dibuktikan dengan hasil Riskesdas tahun 2013 yang mencapai 47% yang dibandingkan dengan tahun 2007 yang masih 23. stroke. hipertensi dll) di kemudian hari. 8.

Lalu gosok telapak tangan dengan melakukan gerakan mengunci (telapak tangan saling dikaitkan secara horisontal) f. a. pinggang. 10. cukup lakukan olahraga selama 30 menit saja 3-5 kali seminggu dengan pembagian. Lalu bersihkan kedua ibu jari tangan secara memutar dan bergantian d. pinggul. Ambil tisu lagi untuk mengeringkan tangan. . Usahakan sabun cair karena bila sabun batang bila digunakan oleh banyak orang akan menjadi sarang bakteri juga. jogging selama 10 menit. Lakukan aktifitas fisik cukup dan pertahankan berat badan normal Untuk menghilangkan tumpukan lemak di perut. pengencangan bawah dan atas @10 menit. Nyalakan keran air.paha dan lengan atas serta mempertahankan berat badan sangatlah mudah. basahi kedua telapak tangan secara merata lalu ambil sabun. Lalu bersihkan kuku dengan cara menggosokkan kuku jari ke permukaan telapak tangan lainnya secara bergantian e. Ambil tisu dan tutup keran dengan menggunakan tisu tadi h. Gosok kedua telapak tangan depan dan belakang dan di sela-sela jari juga c. b. Kemudian bilas dengan air mengalir hingga bersih g.

masuk ke dalam aliran darah. Karena itu. Mengukus sayuran melindungi lebih banyak zat gizi dan rasa sayuran segar daripada direbus yang melarutkan beberapa zat gizi ke dalam air. Hindari memotong sayuran terlalu lama sebelum dimasak. perlakukan bahan makanan sebaik mungkin. Makanan dengan IG rendah masuk ke aliran darah secara perlahan dan tidak terlalu cepat memicu respon insulin.Lampiran Materi Konseling PENGOLAHAN BAHAN MAKANAN Proses pengolahan dan penyimpanan bisa membuat gizi pada bahan makanan hilang atau rusak. Buah yang terlalu matang mengandung lebih banyak gula. Alasannya. sehingga membuat kadar gula darah lebih stabil. cahaya. dan oksigen merupakan tiga perusak alami vitamin pada buah dan sayuran. Panas. Memasak menggunakan microwave juga melindungi zat gizi pada sayuran. tetapi gizi makanan beku masih lebih baik dibanding makanan kalengan. dan meningkatkan kadar gula darah. si perusak zat gizi. Jarak yang terlalu lama antara saat memotong sayuran atau buah dengan memasak bisa menimbulkan kerusakan. Sayuran yang dibekukan sesaat setelah dipanen berisi lebih banyak vitamin daripada sayuran segar yang langsung diangkut melintasi wilayah untuk dipasarkan. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat karbohidrat dicerna. jangan asal memasukkannya ke lemari pendingin. Menyimpan Makanan Konsumsi buah paling baik adalah saat sudah matang. Nilai gizi makanan segar lebih baik daripada yang dibekukan. dan oksigen. Lebih baik potong sayuran atau buah saat akan dimasak atau dimakan. cahaya. sehingga kadar indeks glikemiknya (IG) lebih tinggi. . potongan sayur maupun buah dapat terpapar papas.

Dipanggang atau Dibakar Metode ini merupakan alternatif yang lebih sehat ketimbang menggoreng. Selain cepat matang juga meminimalkan kerusakan akibat panas. Mereka menjumpai. menggoreng akan menambah kalori pada makanan. . beberapa di antaranya memiliki kurang dari setengah jumlah vitamin C yang dikandung saat baru dipanen. tetapi perlu ditekankan bahwa membakar makanan terlalu lama hingga menimbulkan warna kehitaman bisa menghasilkan bahan kimia pencetus kanker. buah dan sayuran beku kerap mengandung lebih banyak zat gizi daripada yang segar. Sementara wortel atau tomat baik bila ditumis. Direbus dan Dikukus Merebus sayuran dapat menghilangkan vitamin C dan beberapa vitamin B yang memang bersifat larut air. Hal ini karena pangan tersebut dibekukan segera setelah dipanen. Mengukus mempertahankan zat gizi hingga sekitar 82 persennya. Menggunakan alas memasak dengan rak secara khusus akan efektif terutama untuk daging olahan. Meski begitu. Wills setuju bahwa metode ini merupakan pilihan paling menyehatkan. “Menggoreng akan menahan vitamin B dan vitamin C yang larut air. Merebus dalam waktu lama juga dapat memengaruhi indeks glikemik makanan. menggunakan minyak dalam jumlah moderat bisa menjadi cara menyehatkan. Digoreng Tak dipungkiri.Teknik Pengolahan Bahan Makanan Dibekukan Berlawanan dengan keyakinan pada umumnya.

Namun. Ditumbuk Kentang tumbuk atau pure tidak hanya menambah kalori bila ditambah susu dan mentega. Sayang. Konsumsi Mentah Konsumsi makanan mentah seperti wortel atau bit akan memaksimalkan kandungan gizinya karena antioksidan sensitif terhadap panas dan air. tak terelakkan lagi. Dipanaskan Kembali Saat Anda memanaskan masakan untuk kedua kalinya. juga meningkatkan indeks glikemik.. Bila makanan perlu disimpan. Proses memasak juga membuat beberapa zat gizi lebih mudah tersedia seperti likopen pada tomat. Beberapa saran untuk mempertahankan nutrisi dalam makanan yang dimasak :  Simpan makanan secara tepat seperti menjaga makanan dingin tetap dingin dan menutup beberapa jenis makanan dalam tempat kedap udara  Cuci atau gosok sayuran. “Bisa sulit dicerna karena serat perlu dipanaskan supaya lunak. juga dicerna lebih cepat. akan lebih banyak zat gizi yang rusak. Buah paling baik dikonsumsi mentah atau segera dimakan setelah dipotong. Vitamin B dan C akan berkurang jika makanan dibiarkan hangat terlalu lama atau terlalu panas. hal ini dapat merusak antioksidan larut lemak. bukan mengupasnya . sebaiknya harus didinginkan dulu dan segera disimpan di lemari es atau freezer. Makanan yang dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. “Tutup dan simpan di tempat yang dingin.Menggunakan Microwave Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa memasak menggunakan microwave merupakan cara paling efektif untuk mempertahankan vitamin larut air seperti vitamin C karena paparan panas berkurang dan sedikit air digunakan. ada efek sebaliknya dari mengonsumsi makanan mentah.

selamatkan air yang mengandung zat gizi untuk membuat sup  Gunakan bahan-bahan segar bila memungkinkan  Masak makanan dengan cepat  Pastikan. sehingga makanan akan mudah kering. Hanya Memperpanjang Kualitas Bahan Makanan  Lemari pendingin menjadi tempat baik untuk menyimpan makanan.  Bila Anda merebus sayuran. Suhu ini cukup membantu memperlambat proses enzimatik dan pertumbuhan bakteri.  Selalu tutup makanan dalam lemari es. Apa Anda tahu makanan apa saja yang sebaiknya tidak dimasukkan ke lemari pendingin atau kulkas? Kapan Anda mesti memasukkan makanan ke dalam kulkas? Dan berapa lama makanan tetap aman dan segar dalam kulkas?  Kulkas sebaiknya dipasang pada suhu 4 derajat Celsius atau kurang. Buah yang terlalu matang atau ranum akan meningkatkan indeks glikemik secara drastis  Tidak meninggalkan makanan yang telah dimasak semalaman dan kemudian memanaskannya  Tidak memasak makanan yang mengandung zat pati seperti kentang terlalu matang. dan menjadi tidak menarik dalam . Tindakan ini dapat menyebabkan vitamin yang larut air akan hilang  Tidak membiarkan buah menjadi terlalu matang. Menggunakan pisau tumpul saat memotong sayuran segar dapat menyebabkan kerusakan sel yang akhirnya menimbulkan kehilangan vitamin. Hal ini dapat meningkatkan kadar indeks glikemik  Tidak memotong sayuran dalam ukuran kecil. tetapi tidak terlalu dingin untuk memengaruhi kualitas makanan dengan adanya kristal es yang terbentuk. Udara di dalam kulkas sangat kering. Tidak merendam sayuran mentah dalam air. kehilangan kualitas. Ada baiknya memasang termometer kulkas guna memastikan suhu yang cukup rendah bagi keamanan pangan. cahaya. Permukaan potongan sayur atau buah bisa terpapar papas. dan oksigen yang bisa merusak zat gizi  Selalu menggunakan pisau tajam.

aroma/ bau dan warna. tetapi juga mencegah adanya permainan harga oleh pasar. Pada teknik . rasa.  Gunakan termometer kulkas untuk mengecek suhu kesegaran dan rak-rak.  Suhu dingin kulkas memperlambat proses enzim dalam makanan dan juga reproduksi bakteri. waktu singkat.  Makanan yang perlu didinginkan sebaiknya dimasukkan ke kulkas setidaknya dalam waktu 2 jam setelah dimakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri. rasa.  Jangan mengisi kulkas terlalu penuh. Pastikan selalu ada ruang yang cukup antara makanan yang bisa membuat udara bebas bersirkulasi di antaranya. Patut diperhatikan bahwa kulkas tidak membunuh bakteri dan tak dapat memperbaiki kualitas makanan. maka harga yang didapat sangat murah. Dengan begitu.  Bersihkan kulkas setiap tiga minggu sekali. Pada pengolahan makanan yang baik. seperti kubis. Karena jika jumlah barang dipasar berlimpah. Buang sayur. Dampak negatif dari adanya pengolahan makanan adalah kejadian hilangnya zat-zat gizi yang bisa terjadi jika sistem pengolahan yang dilakukan tidak didasarkan pada pengolahan yang berorientasi gizi misalnya pengolahan yang terlalu panas. Contohnya pada makanan yang mengandung protein. serta menjaga makanan aman lebih lama. dan makanan yang sudah tidak dapat dikonsumsi. dan tekstur makanan. Teknik Pengawetan Bahan Makanan dalam Pengolahan Pangan Pengolahan makanan yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk memudahkan pemakaian oleh masyarakat. pencucian beras yang berlebihan akan menyebabkan hilangnya thiamin. Menutup makanan juga mencegah makanan lunak seperti produk susu menyerap bau dari makanan lain. berorientasi pada hilangnya kandungan gizi yang minimal dan memaksimalkan perubahan tekstur. suhu akan lebih merata. pengolahan sayur yang terlalu matang dan lain-lain. buah. Hal ini memperpanjang kualitas. Bagian paling dingin dalam kulkas bukan tempat untuk menyimpan makanan yang rentan seperti daun selada dan buah lembut misalnya pepaya.

warna makanan gelap dan terjadi karamelisasi. Bila jumlah air yang digunakan untuk merebus terlalu banyak 2. Di dalam masyarakat ada berbagai macam cara pengolahan dan pengawetan makanan yang dilakukan kesemuanya untuk meningkatkan mutu makanan yang dimaksud dengan tidak mengurangi nilai gizi yang dikandungnya. Bila waktu merebus. panci dibiarkan terbuka .  Faktor – faktor yang dapat merendahkan kadar nutrient di dalam sayuran yang dimasak ialah: 1. Bila air perebus tidak dibiarkan mendidih dahulu sebelum sayuran dimasukkan di dalamnya 5. Pembekuan dengan suhu yang tidak tepat dapat menimbulkan kerusakan berupa pecahnya sel – sel sehingga cairannya keluar dari sel. bagian luar daging menjadi kering dan mengeras ( freezer burn ). Bila air perebus ini kemudian bila dibuang setelah dipakai. Gejala lain yang terjadi adalah gosong. terjadi pembusukan dan palunakan.pengolahan dengan pembekuan / pendinginan dan penjemuran / pengeringan akan menyebabkan berkurangnya kadar air pada bahan makanan yang bertujuan untuk menghentikan aktivitas mikroorganisme tertentu yang menyebabkan pembusukan. Bila sayuran yang akan direbus itu dipotong kecil-kecil dan dibiarkan lama sebelum dimasak 4. warna bahan menjadi gelap. Pada daging yang dibekukan tanpa dibungkus. dan tidak terus dipergunakan sebagai bagian dari masakan 3. bau busuk dan terlepasnya daging ikan dari tulangnya sebagai akibat pengaruh bakteri halophilik. Bahan pangan yang dikeringkan pada suhu terlalu tinggi dan dengan cara yang terlalu cepat akan mengalami case hardening (bagian luar bahan mengeras sedangkan bagian dalam tetap lunak). Pada penjemuran ikan yang kurang akan menyebabkan pink spoilage yaitu timbulnya warna keabu-abuan.

Cara merebus sayuran yang baik yaitu dicuci. Pengurangan air – pengeringan. dipotong lalu dimasak dengan menggunakan sedikit air. Perlakuan panas – blanching. . Perlakuan suhu rendah – pendinginan dan pembekuan 4. Bila menggunakan panci atau lainnya yang terbuat dari logam yang dapat mengkatalisa proses oksidasi terhadap vitamin. harus termasuk mempertimbangan labih lanjut tentang pemilihan teknologi yang digunakan dalam pengolahan bahan makanan. Yang perlu diperhatikan adalah faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam usaha mempertinggi ketahanan nilai gizi. dan yang terakhir penyiapan bahan makanan di rumah. dehidrasi dan pengentalan 2. berbagai aspek penyimpanan bahan makanan dan distribusi dari system institusional bahan makanan. misalnya alat-alat yang terbuat dari besi. 6. Iradiasi. Berbagai macam zat kimia aditif 6. Pengendalian makanan – fermentasi dan aditif asam 5. Sedangkan berikut merupakan prinsip pengolahan bahan makanan untuk pengawetan : 1. tembaga dan lain-lainnya 7. pasteurisasi dan sterilisasi 3.

Ada berapa pesan yang terkandung dalam pesan dasar gizi seimbang? a. Pesan Gizi Swasta d.PRE DAN POST TEST NAMA : TTD : Petunjuk mengerjakan soal. 10 pesan dasar b. Pilihlah jawaban yang benar menurut saudara dengan memberi tanda silang (x) pada pilihan yang sesuai! 1. Dua c. 13 pesan dasar 3. dan zat pengatur bagi kebutuhan seseorang c.. Empat 4. Pedoman Gizi Siswa 2. Satu b. 11 pesan dasar c. Dengan mengonsumsi aneka ragam makanan kita dapat hidup . 12 pesan dasar d. Apakah kepanjangan dari istilah PGS? a. Makan makanan yang beraneka ragam akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber tenaga. Pesan Gizi sehat c. Mengapa kita perlu mengkonsumsi aneka ragam makanan? a. Pedoman Gizi Seimbang b. Karena banyak pilihan warna dalam aneka ragam makanan b. Tiga d. a. zat pembangun.. Makanlah aneka ragam sayuran dan cukup buah merupakan pesan gizi yang ke.. Karena makanan yang beraneka ragam sangat enak d.

Membakar dan memanggang makanan tidak terlalu lama d. Vitamin A dan vitamin C c. kecuali.5. Kerang-kerangan. Menurunkan zat gizi bahan makanan c. Proses pemasakan 7. Dibersihkan. dipotong lalu dimasak c. udang. ikan dan telur b. Dicuci. Nangka. Menurunkan mutu bahan makanan . Proses penyimpanan d. dipotong lalu dimasak d. Berikut ini merupakan jenis-jenis lauk pauk yang berprotein tinggi. dicuci lalu dimasak b. Daging. Proses pengolahan c. Dipotong lalu dimasak 10. Menjadikan bahan makanan mudah rusak d. Vitamin E dan vitamin K 8. Proses pengolahan dan penyimpanan b. Faktor apa yang dapat membuat zat gizi pada bahan makanan dapat hilang atau rusak? a. Menggoreng b. kepiting dan teripang c. nanas dan pepaya 6. Vitamin C dan beberapa vitamin B yang larut air b. Merebus 9. Tahu. Vitamin apakah yang dapat hilang pada saat merebus sayuran? a. Mengukus c. tempe. Pengolahan bahan makanan dimaksudkan untuk? a.. a. Bagaiman cara pengolahan sayuran yang benar? a. Dipotong. dicuci. Metode pengolahan apa yang merupakan pilihan paling menyehatkan? a. Menyiapkan bahan makanan untuk dihidangakan b. kacang hijau d.. Vitamin D dan vitamin B d.

B 10. A . B 5. A 7. C 9. KUNCI JAWABAN : 1. A 8. D 6. A 3. A 2. B 4.