BAB III

METODE

A. Rancangan Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan expose

facto untuk mengetahui peristiwa atau kejadian yang telah terjadi di lapangan. Pengumpulan data

dalam penelitian ini menggunakan metode survey. Metode survey ini digunakan untuk

menyelidiki, meninjau atau sebagai teknik riset dengan memberi batasan yang jelas atas data.

Metode survei dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dan menganalisa

fakta dilapangan, diantaranya dengan mengumpulkan data mengenai faktor-faktor yang

mempengaruhi partisipasi anggota karang taruna terhadap pemberdayaan masyarakat yang

didapatkan dari hasil wawancara pada responden.

Jenis penelitian termasuk pada penelitian korelasional, dikarenakan penelitian ini

digunakan untuk mengetahui keterkaitan atau pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat

dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Informan yang

menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah remaja yang termasuk sebagai anggota dalam

karang taruna desa Dusun Sememek Desa Kebon Agung yang masih aktif. Adapun informan lain

yang perlu dimintai keterangan informasi yaitu ketua karang taruna dan kepala desa sebagai

pendukung kelengkapan informasi. Data yang diperoleh nantinya dalam penelitian ini adalah

data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden. Analisis data yang

digunakan adalah tabulsi tunggal, tabulasi silang, dan analisis regresi linear berganda.

Tabulasi silang 3.Bagan 3.1 Kerangka penelitian Ketua Karang Taruna Pengurus Anggota Karang Taruna Karang Taruna 1. Umur 2. Regresi linier berganda Partisipasi Anggota Karang Taruna Terhadap Pemberdayaan Masyarakat . penghasilan Pemberdayaan Masyarakat Analisis Data 1. Lama Tinggal 4. Tabulasi tunggal 2. Pendidikan 3.

Pedoman wawancara berisikan susunan atau daftar pertanyaan yang akan dajukan kepada responden yang disesuaikan dengan indikator-indikator jabaran variabel penelitian dalam bentuk pertanyaan diantaranya 1) Identitas responden. Kualitas data akan ditentukan oleeh pengumpul data atau alat pengukurnya. Jumlah populasi dalam penelitianya ini adalah 32 orang anggota karang taruna yang masih aktif sebagai anggota karang taruna didesa Kebon Agung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Tehnik Pengumpulan Data Tehnik pengumpulan data berisikan tentang cara yang dilakukan untuk menempuh jalan pengumpulan data. dan penghasilan. Pengumpulan data yang dimaksud dalam penelitian deskriptif disini adalah tentang tehnik alat ukur instrumen. 3) Keterangan berkaitan program karang taruna yang berkaitan terhadap pemberdayaan masyarakat. lamanya tinggal. Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini digunakan instrumen berupa pedoman wawancara. D. seperti: . Populasi dan Sampel Populasi adalah subyek yang hendak diteliti dan memiliki sifat – sifat yang sama.B. pendidikan. C. 2) Keterangan responden mengenai umur. Penelitian yang dilakukan sesuai dengan tujuan penelitian dan jenis data yang diinginkan. Dalam penelitian ini menggunakan alat pengumpul data untuk memperoleh data – data dilapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota karang taruna dusun Sememek Desa Kebon Agung kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang.

Metode wawancara ditujukan kepada warga karang taruna di desa Kebon Agung kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang 4. E. 3. Dokumentasi Dokumentasi yaitu cara untuk melakukan pengumpulan data yang nantinya akan menjadi arsip atau data yang nantinya akan dijadikan sebagai bukti dari keabsahan data penelitian di lapangan. Wawancara Wawancara yaitu tehnik memperoleh informasi langsung dengan cara bertanya langsung kepada informan dengan berbagai pertanyaan yang sebelumnya sudah dipersiapkan. 2. Angket Angket merupakan salah satu alat untuk mengumpulkan data dengan membuat draft pertanyaan secara tertulis dan dilengkapi dengan jawaban lebih dari satu yang diberikan kepada responden dan diberikan secara bebas untuk memilih salah satu jawaban yang sudah tersedia sebagaimana keadaan yang sebenarnya. 1. Analisis Data . sehingga akan diperoleh data – data atau keterangan yang lebih lengkap. Observasi Tehnik observasi merupakan tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan turun langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh informasi langsung dari informan serta mengetahui situasi dan keadaan sebenarnya dilapangan sebagai pelengkap dan perbandingan dengan keterangan yang lebih lengkap dari teori – teori yang ada dalam bahan pustaka.

Analisis data atau pengolahan data merupakan langkah yang memegang peranan penting pada penelitian. Setelah melakukan observasi dan data sudah dianggap lengkap maka akan dilakukan analisis. Tabulasi adalah proses menempatkan data dalam bentuk tabel dengan cara membuat tabel yang berisikan data sesuai dengan kebutuhan analisis. Sedangkan Tabulasi silang digunakan untuk memperoleh gambaran tentang keterkaitan antara variabel bebas dengan variabel terikat. yaitu umur. 1. Data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara akan diproses kedalam proses editing dan koding/skoring.1 kriteria penilaian No. dengan mengklasifikasikan hasil jawaban responden dan selanjutnya akan dilakukan metode tabulasi. Analisis data tersebut disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dihitung persentasenya menggunakan rumus pendapat Hadi dalam Ridwan (2014) yaitu: Persentase % = F x 100% N Keterangan : P = Persentase pertanyaan yang dijawab F = Frekwensi jawaban/jumlah responden yang menjawab N = Jumlah responden 100% = Bilangan tetap Untuk mengolah dan menganalisa data diperlukan kriteria sebagai berikut: Tabel 3. lamanya tinggal. pendidikan. Pengolahan data yang terorganisir akan memudahkan dalam mengolah data yang telah terkumpul. dan penghasilan. Skor Kriteria Penelitian . Tabulasi Silang dan Tunggal Tabulasi tunggal digunakan untuk mendeskripsikan gambaran umum variabel bebas dalam penelitian.

Analisis statistic linier berganda memiliki k arakteristik yaitu mengukur drajat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Xn = 0) B = Koefisien Regresi (nilai peningkatan ataupun penurunan). hal ini dilakukan untuk mengetahui tentang pengaruh variabel – variabel bebas secara bersama – sama terhadap variabel terikat dengan prosedur analisis sebagai berikut: Y’ = a + b1X1+b2X2+……+bnXn Keterangan : Y’ = Variabel Dependen (nilai yang diprediksikan) X1. Analisis Regresi Linier Berganda Regresi Linier Berganda adalah analisis regresi yang menjelaskan hubungan peubah respon (Variabel Dependen) dengan faktor – faktor yang mempengaruhi lebih dari satu prediktor (aVariabel Independen) Untuk mengetahui pengaruh dari variabel X terhadap variabel Y maka digunakan analisis statistik Regresi Linier Berganda. 0% sampai 25% Sangat Rendah 2. 1. 51% sampai 75% Tinggi 4. A = Konstanta (nilai Y’ apabila X1. untuk menguji adanya hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat maka digunakan perhitungan statistik. 76% sampai 100% Sangat Tinggi Sumber : Satmoko & Ridwan Kemudian. X2. . Xn = Variabel Independen. 26% sampai 50% Rendah 3. diantaranya: 2. X2.

Syarat dalam uji statistik linier berganda adalah sebagai berikut: 1. Data berdistribusi normal apabila nila Kolmogorov-Smirnov pada Asymlotic Significance lebih dari 0.05.Aplikasi yang digunakan adalah softwere SPSS 16. d) Melihat korelasi antara variabel bebas dengan variabel terikat. .1 for windows. dengan tujuan: a) Melihat pengaruh secara simultan antara variabel bebas (faktor – faktor Partisipasi) terhadap variabel terikat (Pemberdayaan Masyarakat) b) Melihat bobot sumbangan efektif masing – masing variabel bebas terhadap pemberdayaan masyarakat. Datanya interval 2. c) Melihat pengaruh parsial masing – masing variabel bebas terhadap pemberdayaan masyarakat.