A.

Keberadaan unsur-unsur kimia periode 3 di alam

1. Keberadaan Natrium di Alam

Natrium adalah logam reaktif yang lunak, keperakan, dan seperti lilin, yang termasuk
ke logam alkali yang banyak terdapat dalam senyawa alam (terutama halite). Dia sangat
reaktif, apinya berwarna kuning, beroksidasi dalam udara, dan bereaksi kuat dengan air,
sehingga harus disimpan dalam minyak. Karena sangat reaktif, natrium hampir tidak pernah
ditemukan dalam bentuk unsur murni. Natrium banyak ditemukan di bintang-bintang. Garis
D pada spektrum matahari sangat jelas. Natrium juga merupakan elemen terbanyak keempat
di bumi, terkandung sebanyak 2.6% di kerak bumi. Unsur ini merupakan unsur terbanyak
dalam grup logam alkali.

Pada zaman sekarang, natrium dibuat secara komersil melalui elektrolisis fusi basah natrium
klorida. Metoda ini lebih murah ketimbang mengelektrolisis natrium hidroksida, seperti yang
pernah digunakan beberapa tahun lalu.

2. Keberadaan Logam Magnesium Di Alam

Magnesium tidak ditemukan di alam dalam unsure bebas tetapi dalam bentuk
senyawa. Senyawa-senyawa magnesium telah lama diketahui. Black telah mengenal
magnesium sebagai elemen di tahun 1755. Davy berhasil mengisolasikannya di tahun 1808
dan Busy mempersiapkannya dalam bentuk yang koheren di tahun 1831. Magnesium
merupakan elemen terbanyak kedelepan di kerak bumi. Ia tidak muncul tersendiri, tapi selalu
ditemukan dalam jumlah deposit yang banyak dalam bentuk magnesite, dolomite dan
mineral-mineral lainnya. Magnesium juga terdapat dalam air laut sekitar 3,7 % dan dalam
sayuran bayam.

3. Keberadaan Aluminium di Alam

Aluminium adalah logam yang paling banyak terdapat di kerak bumi,dan unsur ketiga
terbanyak setelah oksigen dan silikon. Aluminium terdapat dikerak bumi sebanyak kira-kira
8,07% hingga 8,23% dari seluruh massa padat dari kerak bumi, dengan produksi tahunan
dunia sekitar 30 juta ton pertahundalam bentuk bauksit dan bebatuan lain (corrundum,
gibbsite, boehmite,diaspore, dan lain-lain) (USGS). Sulit menemukan aluminium murni di
alamkarena aluminium merupakan logam yang cukup reaktif. Aluminium tahan terhadap
korosi karena fenomena pasivasi. Pasivasi adalah pembentukan lapisan pelindung akibat
reaksi logam terhadapkomponen udara sehingga lapisan tersebut melindungi lapisan dalam
logamdari korosi.

4. Keberadaan Silikon di alam

Silikon biasanya ditemukan dalam bentuk mineral silikat yang kompleks, dan lebih jarang
lagi dalam bentuk silikon dioksida . Kristal silikon murni amat sangat jarang ditemukan di
alam.

5. keberadaan fosfor di alam
6. keberadaan belerang di alam
7. keberadaan klor di alam
8. keberadaan argon di alam

Keberadaan Argon Keberadaannya di alam Argon adalah unsur terbanyak pertama di udara bebas (udara kering) dan ketiga paling melimpah di alam semesta. Sekitar 1% dari atmosfer bumi adalah Argon. .