PENYUSUNAN RENCANA LAYANAN MEDIS

No. Dokumen : 440/ /UKP/SOP/VII/2017
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2

PUSKESMAS MELIYANTI, SKM
AIR BELITI NIP. 19810407 200604
2 025

1. Pengertian
Penyusunan rencana layanan medis adalah rencana tindakan dan pengobatan yang
dipandu oleh kebijakan dan prosedur yang jelas sesuai kebutuhan pasien dan sesuai
dengan standar pelayanan yang ditetapkan.

2. Tujuan
1. Terdapat prosedur yang efektif jika pasien mendapatkan penanganan oleh tim
kesehatan yang terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan pasien yang
bersangkutan
2. Meningkatkan kualitas pelayanan guna memberikan kepuasan pada pasien

3. Kebijakan
SK Kepala Puskemas Air Beliti Nomor : 440/ /UKP/SK/VII/2017, tentang Pelayanan
Klinis.

4. Referensi Peraturan menteri kesehatan nomor 75 tahun 2014

5. Prosedur Alat / bahan : ATK,Stetoskop,Senter,

6. Langkah-langkah
1. Petugas menerima rekam medis pasien dari petugas pendaftaran,
2. Petugas memanggil pasien masuk ke ruang periksa,
3. Petugas melakukan anamnesa,
4. Petugas melakukanpemeriksaan fisik,
5. Petugas mendiagnosa penyakit pasien,
6. Petugas menyusun rencana tindakan yang akan di lakukan terhadap
pasien
7. Petugas berkolaborasi dengan tim kesehatan lain bila pasien
membutuhkan penanganan tim kesehatan lain,
8. Petugas melaksanakan tindakan sesuai dengan rencana layanan yang
telah disusun,
9. Petugas mengevaluasi segera (formatif) untuk tindakan yang sudah
dilakukan,
10. Petugas menyusun rencana tindak lanjut bila masalah kesehatan
pasien belum teratasi,
11. Petugas mendokumentasikan kegiatan (bisa berupa mencatat di buku
register)

1/2

Poli Gigi 4. Dokumen terkait Rekam medis 11. Poli KIA/KB 5. Unit Gizi 7. Bagan Alir Mulai Petugas menerima rekam medis pasien dilakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik kepada pasien menegakkan diagnosa Petugas berkolaborasi dengan tim kesehatan lain bila pasien membutuhkan penanganan tim kesehatan lain melaksanakan tindakan sesuai dengan rencana layanan yang telah disusun Mengevaluasi pasien segera untuk tindakan yang sudah dilakukan menyusun rencana tindak lanjut bila masalah kesehatan pasien belum teratasi Selesai 8. Unit Obat 10. Poli Umum 3. Poli Anak 6. Unit Laboraturium 8. Unit pendaftaran 2.7. Rekaman historis No. Hal-hal yang perlu diperhatikan 9. Unit terkait 1. Yang dirubah Isi perubahan Tgl mulai perubahan diberlakukan 2/2 .