asar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 ,tentang Kesehatan , Lembaran Negara
Republik Indonesia tahun 1992 Nomor 100, tambahan lembaran Negara nomor 3495.

2. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003,tentang Sistem Pendidikan Nasional.

3. SKB 4 menteri Nomor 1/ U/SKB/2003 Nomor 1067/menkes/SKB/VII/2003,Nomor
MA/230A/2003 Nomor 26 tahun 2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha
Kesehatan Sekolah.

4. Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Cirebon Tahun Pelajaran 2014-2015.

C. Tujuan
Tujuan diadakannya Kader Kesehatan Remaja (KKR) adalah

1) agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain untuk hidup sehat.
2) agar peserta didik dapat membina teman-temannya dan berperan sebagai promotor
dan motivator dalam menjalankan usaha kesehatan terhadap diri masing-masing.
3) agar peserta didik dapat membantu guru, keluarga, dan masyarakat di sekolah dan di
luar sekolah dalam menjalankan usaha kesehatan sekolah.

D. Sasaran
Sasaran kegiatan Kader Kesehatan Remaja (KKR) adalah
1. Sasaran primer yaitu peserta didik
2. Sasaran sekunder yaitu guru,orang tua,dan pengelola pendidikan.
3. Sasaran tersier yaitu lembaga pendidikan .

E. Ruang Lingkup Kegiatan KKR

berbuat dan berperilaku sehat tanpa menunggu perintah dari guru atau pihak sekolah dan juga akan menjadi contoh bagi peserta didik lain. Dalam pendidikan dan pelatihan kesehatan remaja . maupun remaja dengan orang tuanya akan lebih banyak dicurahkan pada teman sebayanya. Oleh karena itu. Kegiatan penemuan dini. KKR haruslah siswa yang berprestasi di sekolah. Dengan adanya kader kesehatan remaja yang merupakan temannya sendiri maka diharapkan permasalahan yang ada dapat dipecahkan di kalangan mereka sendiri. Kader Kesehatan Remaja juga diartikan kader yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan remaja yang mau membantu bersama-sama memecahkan masalah kesehatan khususnya pada remaja. berbagai penyakit menular. Peran KKR dalam memelihara.siswa diberikan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sehat. Dalam rangka menunjang peran kader kesehatan remaja tersebut perlu adanya pembinaan. Karena nantinya KKR diharapkan dapat bertindak. memiliki watak pemimpin. meningkatkan dan melestarikan kesehatan lingkungan sekolah sangat menentukan. PPPK dan narkoba. Pendidikan dan Pelatihan Kader Kesehatan Remaja. . Pembinaan kader kesehatan remaja dilakukan bersama lintas sektor terkait yaitu pihak kecamatan. pemeriksaan gigi dan mulut 2. permasalahan yang sering timbul di antara remaja. Kader Kesehatan Remaja adalah kader kesehatan sekolah yang biasanya berasal peserta didik kelas VII dan VIII yang telah mendapat pelatihan kader kesehatan remaja. konsultasi bimbingan psikologis. Hasil yang ingin dicapai setelah terbentuknya Kader Kesehatan Remaja yaitu para kader kesehatan remaja menjadi rujukan teman-temannya yang kebetulan ada masalah kesehatan. membina. berperilaku sehat (PHBS). pendidikan. bertanggung jawab dan telah mendapatkan pelatihan dari petugas kesehatan (puskesmas). dan puskesmas Ruang lingkup kegiatan KKR meliputi: 1.

M. Struktur Organisasi Kader Kesehatan Remaja Penanggung Jawab : Hj. S.Pd. BAB II ORGANISASI KADER KESEHATAN REMAJA Susunan Organisasi Kader Kesehatan Remaja Unit SMP NEGERI 5 CIREBON adalah sebagai berikut. MM Pembina : Hj.Pd Ketua Umum : Abhirama ( VIII -4 ) Wakil Ketua I : Nafa Uzzah ( VIII -9 ) Wakil Ketua II : Angelina ( VIII . Kanti Rahayu. S ( VIII – 4 ) Bendahara II : Jihan Calista ( VIII -3 ) Anggota : Seluruh Siswa-Siswa SMPN 5 Cirebon sejumlah 969 siswa BAB III . Riri Indri Utami.2 ) Sekretaris Umum : Nabila ( VII – 7 ) Sekretaris I : Elsa ( VII – 2 ) Sekretaris II : Ishlah ( VII – 5 ) Bendahara Umum : Silvi ( IX – 7 ) Bendahara I : Salsa Nadilla.

a. Pelayanan kesehatan 3. Pelajaran Pendidikan Kesehatan diberikan Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat C. d. g. Pelaksanaan Trias UKS SMP Negeri 5 Cirebon 1. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala sesuai dengan kartu menuju sehat (KMS) anak sekolah. Kerja bakti kebersihan. Pelatihan anggota PMR. 3. dilakukan empat bulan sekali oleh KKR ( Kader Kesehatan Remaja). Memiliki wawasan yang luas luas dan berkompeten di bidangnya. B. b. cerdas. PROGRAM KEGIATAN KKR A. e. seks bebas. c. Pendidikan kesehatan 2. Menjalani hidup sehat dan bersih secara mandiri. f. Visi dan Misi Kader Kesehatan Remaja (KKR) Visi Pewujudan siswa-siswi SMP NEGERI 5 CIREBON yang sehat jasmani dan rohani. Kegiatan lomba kebersihan kelas. dan peduli terhadap kesehatan di lingkungannya Misi 1. Pendidikan kesehatan Kegiatan yang termasuk pendidikan kesehatan sebagai berikut.dan kenakalan remaja). Mampu mencegah dan menghindari pengaruh negatif (narkoba. 2. . Pembinaan atau penataran KKR. Trias UKS 1. Pelajaran pendidikan kesehatan dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Tersedianya alat–alat peraga KKR.

Strategi 1. enam bulan sekali untuk semua peserta didik. saluran air limbah. Pemberian materi mengenai kesehatan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) l. Pemeriksaan tinggi dan berat badan peserta didik yang oleh PERSAGI 3. dll). j. Turut berpartisipasi untuk melayani masyarakat dalam kegiatan Posyandu RW 03 Sukapura Kejaksan Cirebon. g. Pengarahan PMK (Pengendalian Masalah Kesehatan) oleh Dinas Kesehatan Kota Cirebon. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat. e. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan aktif dalam pelayanan kesehatan melalui kegiatan latihan kader. Pemberian materi mengenai kesehatan gigi oleh PDBI kepada peserta didik. Membina kebersihan perseorangan peserta didik. meliputi: a. Membina kebersihan lingkungan (pengelolaan sampah. b. d. Pelatihan PHBS Oleh IAKMI ( Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) l. i. Penjaringan kesehatan pada peserta didik di kelas VII(screening). A. h. Pemeriksaan kesehatan berkala/ periodik. kamar mandi. Pelayanan Kesehatan Kegiatan pelayanan kesehatan sesuai paket paripurna. higienis dan gizi. Pemberian materi mengenai kesehatan reproduksi remaja oleh IBI (Ikatan Bidan Indonesia) k. Pelatihan P3K oleh PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) k. Pemeriksaan sampel makanan terhadap zat aditif oleh Dinas Kesehatan Kota Cirebon j. jamban. Pemberian materi mengenai kesehatan gizi oleh PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia 2. Membuat Program . f. Membina kantin agar memenuhi persyaratan sanitasi. c. Pengobatan kesehatan yang dirujuk ke puskesmas. i. h.

Maka tim KKR bekerja sama dengan puskesmas mengadakan penjaringan kesehatan dengan cara screening kesehatan. 2. maka setiap awal program selalu mengadakan pembenahan administrasi agar lengkap dan jelas. setiap saat memberikan pertolongan pertama yang diperlukan. Pengadaan KMSS UKS membuat KMSS (Kartu Menuju Sehat Siswa) untuk mengawasi perkembangan kesehatan kesehatan siswa. Penanganan Anak Sakit Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON berupaya maksimal agar tidak ada siswa yang sakit. Melalui administrasi diharapkan setiap yang berkunjung meninjau UKS dan KKR SMP NEGERI 5 CIREBON bisa mengetahui informasi dengan jelas dan cepat maka pelayanan prima bisa terwujud. Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON pada awal tahun menyusun program kerja tahunan yang mencerminkan trias UKS. Dalam penyusunan program tersebut dihadiri oleh semua tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON. Administrasi terlampir. 4. Jika siswa . Hasilscreening tersebut dibuat laporan dan diarsipkan. Kesehatan Fisik. Ada beberapa admistrasi yang dibuat oleh KKR. Penjaringan kesehatan meliputi pengukuran Tinggi Badan (TB). Berat Badan (BB). Pengadaan Obat–Obatan dan Alat Kesehatan Untuk memudahkan pemeriksaan siswa. Program kerja tersebut adalah perbaikan dari program kerja sebelumnya. 3. KMSS dibuat sendiri oleh tim pelaksana KKR bekerja sama dengan pihak DKK. maka tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON menambah alat–alat kesehatan yang sekaligus bisa dijadikan sebagai alat peraga untuk kader KKR. 5. dan Kesehatan Gigi kepada siswa dan siswi Kelas VII SMP Negeri 5 Cirebon. Melaksanakan Penjaringan Kesehatan Upaya untuk mendeteksi kesehatan siswa secara dini terutama untuk siswa baru. Membenahi Administrasi Untuk kesempurnaan administrasi KKR. Dalam hal ini Kader Kesehatan Remaja (KKR) SMP NEGERI 5 CIREBON. Baik administrasi yang dibukukan maupun dipasang di dinding. Contoh KMSS terlampir. 6.

. Penyuluhan lain disampaikan secara nonformal dari siswa kepada siswa sebagai wujud telah terlaksananya konselor sebaya. Mempunyai ruang KKR. 8.membutuhkan pertolongan lebih lanjut maka kami merujuknya ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON melibatkan banyak unsur karena KKR merupakan tanggung jawab bersama . penyuluhan dapat berupa : kesehatan reproduksi. Penyuluhan biasanya disampaikan melalui pembinaan wali kelas. 7. B. Syarat KKR 1. Untuk materi dan pelaksanaan pelatihan tersebut bekerja sama dengan tim puskesmas dan Dinas Kesehatan. Mempunyai guru yang sudah ditatar KKR. di antaranya : 1) Pengadaan/perbaikan sarana UKS 2) Pengadaan/perbaikan kantin sekolah 3) Pengadaan/perbaikan kamar mandi/WC peserta didik dan guru 4) Pengadaan/perbaikan tempat pembuangan sampah kolektif dan keranjang sampah di setiap kelas 5) Pengadaan/perbaikan alat–alat kebersihan 6) Pemeliharaan kebersihan seluruh lingkungan sekolah termasuk di dalamnya penataan taman dan green house. 2. Mengadakan Diklat KKR Tim pelaksana KKR SMP NEGERI 5 CIREBON melaksanakan pelatihan KKR yang diadakan setiap awal tahun ajaran baru. maka perlu beberapa langkah yang harus dilakukan. Mempunyai SK tim pelaksana KKR. dan kebersihan lingkungan. 9. narkoba. dan puskesmas melalui pelatihan kader. Mengadakan Penyuluhan Kesehatan Di dalam melaksanakan penyuluhan kesehatan. kesehatan remaja. Mewujudkan Lingkungan Sehat Untuk mengondisikan SMP NEGERI 5 CIREBON menjadi sekolah sehat. kebersihan individu. 3.

5. 3. Pembinaan kepada KKR dari Badan Narkotika Nasional tentang Sekolah Bebas NARKOBA Terlaksana pada Tanggal : 3 Mei 2014 Tempat : RW 03 SukapuraCirebon Dalam kegiatan Posyandu RW 03 Pekiringan Cirebon. Mempunyai kader KKR yang sudah ditatar. BAB IV PEMBAHASAN KEGIATAN KKR 1. Tim KKR ikut membantu pendataan dan penimbangan balita di daerah tersebut. Kegiatan Pembinaan PMK oleh Guru BK SMPN 5 Kota Cirebon Terlaksana pada tanggal : 2-20 Juni 2014 Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon Kader Kesehatan Remaja dalam kegiatan ini mendapatkan materi serta pengarahan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengenai Pengendalian Masalah Kesehatan. 4. 4. 2. Kegiatan Posyandu RW 03 Sukapuran Kejaksan Cirebon Terlaksana pada tanggal : 16 Agustus 2014 Tempat : RW 03 SukapuraCirebon Dalam kegiatan Posyandu RW 03 Pekiringan Cirebon. Tim KKR ikut membantu pendataan dan penimbangan balita di daerah tersebut. Kegiatan Pembinaan PMK oleh Dinas Kesehatan Kota Cirebon Terlaksana pada tanggal : 18-19 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon . Melaksanakan kegiatan TRIAS UKS. Tim KKR turut berpartisipasi untuk melakukan pelayanan masyarakat. Tim KKR dibimbing juga untuk melakukan pengujian terhadap sampel makanan yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat aditif dalam makanan tersebut. Tim KKR turut berpartisipasi untuk melakukan pelayanan masyarakat.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Ketua dan Sekretaris PPNI. IAKMI ( Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) Terlaksana pada tanggal : 25 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk berperilaku Hidup Bersih dan Sehat. 5. 7.Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran siswa siswi SMPN 5 Cirebon terhadap gaya hidup sehat dan penerapannya didalam kehidupan sehari-hari. PPNI ( Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Terlaksana pada tanggal : 12 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon Kegiatan ini meliputi pemberian materi yang bertajukP3K” . Kader Kesehatan Remaja dalam kegiatan ini mendapatkan materi serta pengarahan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengenai Pengendalian Masalah Kesehatan. Siswa mempraktekan cara mencuci tangan yang baik. KKR langsung mempraktekan bagaimana cara pertolongan pertama pada pasien/korban sakit. Dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pelajaran Pendidikan Kesehatan ini diberikan oleh masing-masing Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pemateri dalam kegiatan ini adalah ketua IAKMI dan sekretaris IAKMI 6. Pelajaran Pendidikan Kesehatan Terlaksana pada tanggal : Saat KBM Penjasorkes berlangsung Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon Pelajaran pendidikan kesehatan ini diberikan kepada seluruh peserta didik. sehingga dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari 8. Kantor Lingkungan Hidup (LH) Terlaksana pada tanggal : 14-15 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Kota Cirebon Tim LH memberikan materi kepada peserta didikSMPN 5 Kota Cirebon dengan tujuan agar siswa SMPN 5 Kota Cirebon dapat memanfaatkan Limbah An Organik. Tim KKR dibimbing juga untuk melakukan pengujian terhadap sampel makanan yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat aditif dalam makanan tersebut. .

Pemeriksaan kesehatan meliputi penimbangan berat badan. mengawasi serta menjaga kondisi kesehatan dari siswa-siswi SMPN 5 Cirebon 10.9. 12. pengecekan kesehatan mata dan mulut. Kegiatan Lomba Kelas Sehat Terlaksana pada tanggal : 20-25 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Cirebon . Dalam kegiatan ini KKR mengundang para dokter dan ahli kesehatan untuk mensosialisasikan pentignya kesehatan bagi para remaja sehingga remaja dapat memahami dan ikut berpartisipasi dalam menjalankan gaya hidup sehat di kehidupan sehari-hari. pengukuran tinggi badan. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan setiap empat bulan sekali oleh Tim KKR (Kader Kesehatan Remaja). Pemeriksaan Kesehatan Terlaksana pada tanggal : Setiap 4 bulan sekali (berkala) Tempat : SMPN 5 Cirebon Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara berkala sesuai dengan kartu menuju sehat (KMS) anak sekolah. Kegiatan tersebut dilaksakan untuk mengetahui. Pembinaan KKR Terlaksana pada tanggal : 30. Pelatihan Anggota PMR (Palang Merah Remaja) Terlaksana pada tanggal : Setiap hari Jumat Tempat : SMPN 5 Cirebon Kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi anggota PMR dalam rangka melatih ketangkasan dan ketepatan dalam melakukan pertolongan pada siswa dan siswi di sekolah. 11. 31 Mei 2014 Tempat : SMPN 5 Cirebon Pembinaan KKR diikuti oleh Tim KKR SMPN 5 Cirebon demi menambah wawasan serta pemahaman dari anggota KKR mengenai kesehatan remaja.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengawasi standar kelayakan makanan dan zat gizi yang terkandung didalamnya agar siswa siswi SMPN 5 Cirebonmengkonsumsi makanan yang terjamin kesehatan dan kebersihannya. 17 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Cirebon Kegiatan ini meliputi pembinaan kantin agar memenuhi persyaratan sanitasi. 14. Pembinaan Kebersihan Lingkungan Terlaksana pada tanggal : Berkala Setiap Minggu Tempat : SMPN 5 Cirebon Kegiatan ini meliputi pemeriksaan jentik nyamuk. kelayakan kamar mandi dan jamban. Kegiatan ini bertujuan agar siswa siswi SMPN 5Cirebon memiliki jiwa kepeduliaan yang tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekitar khususnya kelas siswa siswi tersebut. Kerja Bakti Kebersihan Terlaksana pada tanggal : tiap hari Sabtu Jam Ke-0 Minggu ke-2 dan Minggu Ke-4 Tempat : SMPN 5 Cirebon Kegiatan ini dilaksanakan oleh siswa-siswi SMPN 5Cirebon. Kegiatan Latihan Kader Terlaksana pada tanggal : Berkala Setiap Minggu Tempat : SMPN 5 Cirebon . Kegiatan ini meliputi kerja bakti membersihkan seluruh bagian sekolah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memacu semangat serta kesadaran akan kebersihan lingkungan sekitarnya. higienis dan gizi. Diadakannya kegiatan ini bertujuan agar siswa siswi mampu menjadi pelopor gerakan kebersihan lingkungan di sekolah dimulai dari lingkup yang kecil (sekitar). 16. 13. 15. pengelolaan limbah sampah organik dan anorganik serta kebersihan dari saluran air dan juga limbah secara rutin dilakukan oleh tim KKR didampingi oleh pihak sekolah. Pembinaan Kantin Terlaksana pada tanggal : Minggu.

Kegiatan pelatihan ini meliputi kebersihan lingkungan. 17. . Penjaringan Kesehatan (Screening) Terlaksana pada tanggal : 19-20 Agustus 2014 Tempat : SMPN 5 Cirebon Pemeriksaan Kesehatan terhadap siswa siswi kelasVII SMPN 5 Cirebon oleh tim KKR. kesehatan jasmani dan rohani hingga pengolahan limbah. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dalam rangka penjaringan kesehatan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dari siswa siswi tersebut. dengan tujuan agar meningkatkan kompetensi siswa siswi dalam bidang kesehatan dan kebersihan juga pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala oleh tim KKR di masing-masing divisi.