DINAMIKA PENGEMBANGAN KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2017

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017)

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 2

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017)

KATA PENGANTAR
Pembukaan dan penyelenggaraan jenis program pendidikan pada Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) didasarkan atas Spektrum Keahlian
Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) yang ditetapkan dengan Keputusan Direktur
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.Saat ini, spektrum keahlian yang digunakan
di lapangan adalah Spektrum Keahlian PMK Tahun 2013 yang diberlakukan
berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 7013/D/KP/2013 tentang Spektrum Keahlian
Pendidikan Menengah Kejuruan.
Lahirnya Permendikbud Nomor 160 Tahun 2015 tentang Pemberlakuan Kurikulum
Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 yang isinya antara lain memerintahkan
penyempurnaan Kurikulum 2013, memberi ruang seiring dilakukan penyempurnaan
Kurikulum 2013 SMK maka sekaligus dilakukan Penataan Spektrum Keahlian PMK
secara menyeluruh, mulai dari penataan ulang jenis-jenis program pendidikan,
penataan struktur kurikulum, hingga penataan ulang seluruh kompetensi dasar untuk
seluruh jenis program pendidikan di SMK/MAK. Atas dasar itulah, sejak pertengahan
tahun 2015 Direktorat Pembinaan SMK secara intensif terus melakukan
penyempurnaan dimaksud, dan pada saat ini Spektrum Keahlian PMK yang baru telah
ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Nomor 4678/D/KEP/MK/2016. Adapun Struktur Kurikulum SMK/MAK untuk 142
Kompetensi Keahlian (sesuai dengan Spektrum Keahlian PMK yang baru) telah pula
ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Nomor 130/D/KEP/KR/2017. Selanjutnya, segera akan diselesaikan Kompetensi Inti
dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dari seluruh Mata Pelajaran yang terdapat pada
masing-masing Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian. Hasil penyempurnaan
Kurikulum 2013 SMK tersebut akan diterapkan secara serentak dan bertahap mulai
kelas X di seluruh SMK Pelaksana Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2017/2018
yang akan datang.

Buku Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian dan Kompetensi Dasar Pendidikan
Menengah Kejuruan Edisi 2017 ini sudah mengalami berbagai penyesuaian dengan
perubahan kebijakan yang terus berkembang dan tahapan penyelesaian pekerjaan.
Harapannya semoga dapat dijadikan acuan sekaligus petunjuk teknis bagi semua pihak
yang terlibat dalam penyempurnaan Spektrum Keahlian PMK dan Kurikulum SMK,
khusus bagi para penyusun yang berasal dari berbagai lembaga dengan latar belakang
yang beragam. Pedoman ini juga, menjadi acuan bagi Direktorat Pembinaan SMK,
dalam hal ini Subdirektorat Kurikulum, dalam mengelola pelaksanaan penyempurnaan
Spektrum Keahlian PMK dan Kurikulum SMK tahun 2017 ini.

Jakarta, Maret 2017
Direktorat Pembinaan SMK,

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 3

........ 16 C....................... Direktorat Pembinaan SMK 4 ......................................... 3 C............................................ i DAFTAR ISI.............................. 21 LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1.......................................... Latar Belakang .. Hasil yang Diharapkan.. Salinan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4678/D/KEP/MK/2016 tanggal 2 September 2016 tentang Spektrum Keahlian PMK ……………………………… Lampiran 3... Hakikat Spektrum Keahlian PMK. 4 D................................................................... 46 Lampiran 4.. Struktur Kurikulum SMK/MAK ...................................................................................... Tujuan .. 50 Lampiran 5.................. Penataan Ulang Spektrum ......... Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Nomor 7013/D/KP/2013 Tanggal 4 Desember 2013 tentang Spektrum Keahlian PMK …................ Format Penulisan KI-KD Mapel Kelompok A dan Selain PA-BP dan PPKn Program Pendidikan 3 Tahun ………………………………................. Format Penulisan KI-KD Mapel Kejuruan Program Pendidikan 3 Tahun ….................... Pengertian..................................................................... Penataan Ulang Kompetensi Dasar.................................................................. 5 BAB III KONDISI SEKARANG A... Spektrum Keahlian PMK ...... 56 Lampiran 7.. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR.... Penataan Ulang Struktur Kurikulum ...... 12 B................................................................................................................................................................. 30 Lampiran 2..................................................... 1 B................ Format Penulisan KI-KD Mapel Kejuruan Program Pendidikan 4 Tahun …...... ii BAB I PENDAHULUAN A......... 4 BAB II KONSEP PENGEMBANGAN SPEKTRUM KEAHLIAN PMK A........... Ruang Lingkup Pedoman.................................. Format Penulisan KI-KD Mapel Kelompok A dan Selain PA-BP dan PPKn Program Pendidikan 4 Tahun ………………………………. 10 BAB IV PELAKSANAAN PENATAAN ULANG A. 8 B........................................... Format Penulisan KI-KD Mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PA-BP) dan PPKn …............................. Fungsi........................................................................ 5 B.............. 61 ooO0Ooo BAB I @2017............................ 5 C............................................... 53 Lampiran 6................................

dan saat ini telah diajukan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Perumusan SKL merupakan tahap awal dalam penyusunan kurikulum. dijabarkan dalam bentuk Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang pada awalnya dimuat dalam Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. kemudian diubah menjadi Permendikbud Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada penjelasan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 15 dikemukakan bahwa “Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu”. dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). madrasah aliyah (MA). sekolah menengah kejuruan (SMK). kepribadian. Standar Proses (SP). Pasal 18 ayat (3) menegaskan bahwa “Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). akhlak mulia. yang selanjutnya perlu diikuti dengan penyusunan Standar Isi (SI). unit kerja terkait – dalam hal ini Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Direktorat Pembinaan SMK--memandang perlu segera menyusun SKL untuk SMK/MAK. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya”. sementara proses pendidikan di SMK/MAK terus berlangsung. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Oleh karena itu. Direktorat Pembinaan SMK 5 . agar dapat digunakan sebagai pegangan dalam proses selanjutnya. Lebih lanjut. Proses penyusunan standar-standar tersebut secara prosedural telah selesai dilaksanakan. pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 26 ayat (3) dikemukakan bahwa “Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. dan Standar Penilaian Pendidikan (SPP). Latar Belakang Profil manusia Indonesia yang ingin dihasilkan melalui jenjang pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen). atau bentuk lain yang sederajat. Namun Lampiran Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 tersebut tidak memuat SKL untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) PENDAHULUAN A. dan diubah terakhir menjadi Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016. @2017. pengetahuan.

Karena itulah. Jenis-jenis bidang pekerjaan atau keahlian itulah yang kemudian di lingkungan pendidikan menengah kejuruan dikenal dengan sebutan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan (Spektrum Keahlian PMK). penerapan prinsip diversifikasi dalam pengembangan Kurikulum SMK diwujudkan dengan keharusan mengacupada jenis-jenis bidang pekerjaan atau keahlian yang berkembang dan kecenderungan dibutuhkan di dunia kerja dan dunia industri (DU- DI). Dalam rangka menyesuaikan kurikulum dengan karakteristik satuan pendidikan SMK. sehingga harus dikeluarkan Keputusan Dirjen Dikmen tentang Spektrum Keahlian PMK seiring dengan lahirnya Kurikulum 2013 SMK. Direktorat Pembinaan SMK 6 . Spektrum tersebut yang menjadi satu-satunya acuan dalam pengembangan dan penyelenggaraan jenis-jenis program pendidikan pada satuan pendidikan menengah kejuruan (SMK/MAK). Berdasarkan Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013 tersebut. @2017. pada lampiran 1a terkait dengan Struktur Kurikulum SMK/MAK antara lain ditegaskan bahwa dalam penetapan penjurusan sesuai dengan bidang/program/paket keahlian mempertimbangkan Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ternyata ada perubahan pengorganisasian program pendidikan pada SMK/MAK sebagaimana terkandung dalam Permendikbud Nomor 70 Tahun 2013. Pada keputusan tersebut ditegaskan bahwa “Spektrum Keahlian sebagaimana dimaksud merupakan acuan dalam pembukaan dan penyelenggaraan bidang/program/paket keahlian pada SMK/MAK”. Luas dan percepatan perkembanganbidang-bidang pekerjaan yang ada di DU-DI serta berkembangnya tuntutan kebutuhan pembangunan wilayah/daerah dalam kaitannya dengan perencanaan dan pengembangan ketenagakerjaan untuk memacu pertumbuhan pembangunan di segala bidang. maka diterbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 7013/D/KP/2013 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) Bekerja pada bidang tertentu sebagaimana dimaksud UU Sisdiknas di atas tentu sesuai dengan jenis-jenis bidang pekerjaan yang tersedia di lapangan kerja. senantiasa memerlukan pemetaan ulang Spektrum Keahlian PMK. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) yang kemudian diubah menjadi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013SMK/MAK. baik bekerja mandiri atau berwirausaha maupun bekerja pada pihak lain.

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017)

Secara logis-legalitas, dengan lahirnya Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014
tentang Kurikulum 2013 SMK/MAK menggantikan Permendikbud Nomor 70 Tahun
2013, maka Spektrum PMK yang merupakan peraturan turunannya harus juga
disesuaikan.

Di sisi lain terdapat surat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan Nomor B.14/MENKO/PMK/I/2015 tanggal 27 Januari 2015 perihal Hasil
Rakor Tingkat Menteri tentang Link and Match Pendidikan Kejuruan dengan
Pembangunan Ekonomi, yang di antara sekian banyak kesepakatannya untuk
ditindaklanjuti adalah: (1) Melakukan review terhadap Spektrum Keahlian
Pendidikan Menengah Kejuruan dan Politeknik dan (2) Melakukan Penataan
Program Keahlian di SMK melalui Program Reengineering.

Dua kenyataan di atas menjadi alasan bagi Direktorat Pembinaan SMK untuk
segera melakukan penataan ulang Spektrum Keahlian PMK yang ada, agar lebih
memenuhi tuntutan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan seni.

Penataan spektrum iniharus terus-menerus memperhatikan dan mengantisipasi
perkembangan yang terjadi dalam proses penyusunan standar PMK, khususnya
penyusunan SKL dan SI yang isinya harus menjadi dasar dan acuan dalam
penyusunan Spektrum Keahlian PMK yang meliputi penataan jenis-jenis program
pendidikan, penataan struktur kurikulum, dan penataan kompetensi dasar PMK.

B. Tujuan
Penataan ulang Spektrum Keahlian, Struktur Kurikulum, dan Kompetensi Dasar
PMK bertujuan untuk:

1. Menata kembali berbagai ketentuan dan aturan yang terkait dan terkandung
pada Spektrum Keahlian PMK dan Kompetensi Dasar Kejuruan pada SMK/MAK,
sehingga aturan-aturan tersebut jelas hirarchinya, selaras satu sama lain, dan
tidak berpotensi menimbulkan konflik pada implementasinya.

2. Merumuskan dan menata kembali Spektrum Keahlian PMK dalam bentuk
Kompetensi Keahlian yang relatif memiliki kesetaraan dan mengakomodasi
kebutuhan dunia kerja, kemudian dikelompokkan dalam Program Keahlian dan
Bidang Keahlian secara homogin.

3. Merumuskan dan menata kembali Struktur Kurikulum masing-masing
Kompetensi Keahlian yang dapat mengakomodasi kebutuhan dunia kerja
terkait, kebutuhan peserta didik, dan memenuhi ketentuan Standar Pendidikan
Nasional.

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 7

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017)

4. Merumuskan dan menata kembali KI-KD untuk setiap Kompetensi Keahlian
yang telah ditetapkan pada spektrum dengan mempertimbangkan keluasan dan
kedalaman yang implementable, dibedakan atas Dasar Bidang Keahlian, Dasar
Program Keahlian, dan Kompetensi Keahlian, serta memenuhi kaidah-kaidah
penulisannya.

5. Mengelompokkan (clustering) KI-KD muatan peminatan kejuruan menjadi mata
pelajaran kelompokdasar kejuruan, dasar keahlian, dan kompetensi keahlian
yang mengacu pada skema uji dan sertifikasi kompetensi.

C. Ruang LingkupPedoman
Ruang lingkup pedoman ini berisi pedoman tentang penataan ulang Spektrum
Keahlian PMK, Struktur Kurikulum,dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran
Pendidikan Menengah Kejuruan.

D. Hasil yang Diharapkan
Hasil yang diharapkan dari kegiatan Penataan Spektrum Keahlian, Struktur
Kurikulum, dan Kompetensi Dasar (KD)Pendidikan Menengah Kejuruan ini adalah:

1. Tertatanya Spektrum Keahlian PMK dalam bentuk Kompetensi Keahlian yang
memiliki kesetaraan satu sama lain, untuk mengakomodasi kebutuhan dunia
kerja, dikelompokkan dalam Program Keahlian dan Bidang Keahlian, serta
memenuhi ketentuan Standar Nasional Pendidikan.

2. Tertatanya Struktur Kurikulum masing-masing Kompetensi Keahlian yang
mengakomodasi kebutuhan dunia kerja terkait, kebutuhan peserta didik, serta
memenuhi ketentuan Standar Nasional Pendidikan.

3. Tertatanya KI-KD untuk setiap Kompetensi Keahlian yang telah ditetapkan,
memiliki keluasan dan kedalaman yang implementable, dibedakan atas
DasarKejuruan, Dasar Program Keahlian dan Kompetensi Keahlian, serta
memenuhi kaidah-kaidah penulisan.

4. Terumuskannya mata pelajaran kelompokmuatan Nasional,muatan
Kewilayahan, muatan Dasar Kejuruan,muatan Dasar Keahlian, dan muatan
Kompetensi Keahlian untuk setiap Bidang Keahlian, Program Keahlian, dan
Kompetensi Keahlian.

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 8

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017)

BAB II
KONSEP PENATAAN SPEKTRUM KEAHLIAN PMK

A. Pengertian

Spektrum Keahlian PMK adalah jenis-jenis program pendidikan serta rambu-rambu
penyelenggaraan program pendidikan pada SMK/MAK, sebagai acuan dalam
membuka dan mengembangkan program pendidikannya.

Jenis-jenis program pendidikan pada Spektrum Keahlian diorganisasikan dalam
bentuk bidang keahlian, program keahlian, dan kompetensi keahlian, dilengkapi
dengan struktur kurikulum serta ruang lingkup kompetensi untuk masing-masing
kompetensi keahlian.

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Pasal 80 ayat (3)
bahwa satuan program pendidikan di SMK/MAK disebut Kompetensi Keahlian,
makadalam penataan spektrumini istilah Paket Keahlian yang digunakan untuk
menyebut satuan program pendidikan pada Spektrum Keahlian PMK sebelumnya,
diubah menjadi Kompetensi Keahlian.

B. Fungsi

Spektrum Keahlian PMK berfungsi sebagai dasar pengembangan program
peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing lulusan pendidikan menengah
kejuruan (SMK/MAK) baik dalam lingkup nasional, regional maupun internasional.
Sedangkan fungsi Spektrum Keahlian PMK dalam konteks penyelenggaraan
pendidikan dan pelatihan pada SMK/MAK antara lain sebagai berikut.

1. Memberikan acuan dalam pengembangan dan penyelenggaraan program
pendidikan dan pelatihan pada SMK/MAK, khususnya dalam pembukaan dan
penyelenggaraan bidang/program/kompetensi keahlian;

2. Memberikan acuan dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, dan
penilaian pendidikan dan pelatihan pada tingkat satuan pendidikan SMK/MAK;

3. Menjadi acuan dalam menentukan tingkat efektivitas dan relevansi pendidikan
dan pelatihan pada SMK/MAK, dan

4. Menjadi acuan untuk pelaksanaan penilaian dan akreditasi SMK/MAK.

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 9

Direktorat Pembinaan SMK 10 . @2017. Kompetensi keahlian merupakan program pendidikan kejuruan yang mampu membentuk lulusan menguasai suatu jenis jabatan profesi keahlian formal yang berjenjang. b. Program Keahlian. diorganisasikan dalam bentuk Bidang Keahlian. Kompetensi Keahlian adalah satuan program pendidikan dan pelatihan yang didasarkan atas tugas-tugas pada jabatan/pekerjaan tertentu. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) C. standar asosiasi atau komunitas tertentu yang diakui keberadaannya. 3. lapangan kerja lulusan setiap kompetensi keahlian harus terdeskripsikan secara jelas dan spesifik.Pada suatu Kompetensi Keahlian yang dibuka. Kompetensi Keahlian sebagai satuan program pendidikan pada SMK/MAK harus memenuhi kriteria sebagai berikut. Regional. Ruang lingkup kompetensi tersebut kemudian dikemas dengan memperhatikan rambu-rambu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Program Keahlian merupakan kumpulankompetensi keahlian yang memilikikarakteristik dasar-dasar keahlian/pekerjaan/tugas yang sama. 2. maupun Internasional seperti Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). dengan durasi pendidikan dan pelatihan satuan pendidikan menengah 3 atau 4 tahun. agar pengalaman belajar atau skill yang diperoleh peserta didik lebih bermakna bagi dirinya untuk hidup mandiri atau melanjutkan ke pendidikan vokasional yang lebih tinggi. Oleh karena itu. a. Bidang Keahlian merupakan kumpulan program keahlian yang memiliki kesamaan karakteristikdan memerlukan dasar bidang kajian yang sama. Setiap satuan program pendidikan (kompetensi keahlian) dilengkapi dengan ruang lingkup kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi yang digunakan di dunia kerja. standar-standar kompetensi kerja yang berlaku secara Nasional. dan Kompetensi Keahlian. SMK/MAK dapat mengkhususkan kompetensi tertentu sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja terkait (konsentrasi keahlian) dengan tidak mengabaikan kemampuan dasar keahlian yang bersangkutan. standar industri tertentu. 1. Hakikat Spektrum Keahlian PMK Spektrum Keahlian PMK pada hakikatnya merupakan wahana untuk mengakomodasi kebutuhan dunia kerja secara kontekstual dengan potensi lingkungan.

Direktorat Pembinaan SMK 11 . apabila untuk menguasainya (khusus kejuruannya) memerlukan waktu minimal tatap muka terstruktur 2856jam pelajaran @ 45 menit untuk program pendidikan 3 tahun atau 4284jam pelajaran @ 45 menituntuk program pendidikan 4 tahun dengan kompetensi-kompetensi yangutuh dan komprehensif meliputi dasar bidang. Pengertian Spektrum Keahlian PMK diperluas sebagaimana yang dimaksud dalam program pengembangan Kurikulum SMK yang dirancang oleh Direktorat Pembinaan SMK. Mempertimbangkan tahapan perkembangan peserta didik secara fisik dan psikologis. @2017. e. akan sangat bagus jika dilengkapi dengan “Deskripsi Singkat” untuk masing-masing Kompetensi Keahlian. dan kompetensi keahlian. Perbedaan muatan kompetensi satu satuan program pendidikan (Kompetensi Keahlian)dengan Kompetensi Keahlian yang lainnya dalam satu Program Keahlian minimal 35 %. Struktur Kurikulum masing- masing Kompetensi Keahlian. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) c. Suatu program pendidikan dinyatakan layak sebagai sebuah kompetensi keahlian. dan KI-KD seluruh Mata Pelajaranuntuk setiap Kompetensi Keahlian pada SMK. dilihat dari bobot beban belajar peserta didik. dasar program. d. Bahkan. yaitu tidak semata-mata mengenai daftar jenis-jenis program pendidikan pada SMK tetapi meliputi daftar Kompetensi Keahlian.

@2017. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Dikbud Nomor 7013/D/KP/2013. Seni Rupa dan Kriya 2 10 9. Bisnis dan Manajemen 3 5 7. Seni Pertunjukan 5 7 JUMLAH 46 128 Rincian Program/Paket Keahlian selengkapnya. 3. Pariwisata 4 7 8. Kesehatan 2 6 4. Tabel 1 REKAPITULASI BIDANG/PROGRAM/PAKETKEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN 2013 PROGRAM PAKET BIDANG KEAHLIAN KEAHLIAN KEAHLIAN 1. Teknologi dan Rekayasa 18 62 2. Spektrum Keahlian PMK terdiri atas 9 (sembilan) Bidang Keahlian. Perikanan dan Kelautan 3 8 6. Spektrum Keahlian PMK 1. dan 128 Paket Keahlian sebagaimana dapat ditelaah pada Tabel 1 berikut (daftar selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 1). Direktorat Pembinaan SMK 12 . selanjutnya dalam perubahan spektrum yang dirancangkan diubah menjadi Kompetensi Keahlian. Agribisnis dan Agroteknologi 6 16 5. 2. Teknik Informasi dan Komunikasi 3 7 3. Suatu keahlian atau jabatan pekerjaan yang ada dapat berupa hasil pemfusian dari sejumlah disiplin keilmuan. 46 Program Keahlian. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) BAB III KONDISI SEKARANG A. Jenis-jenisprogram pendidikan yang dikembangkan pada SMK/MAK (disebut spektrum keahlian) pada dasarnya merupakan keahlian-keahlian atau jabatan- jabatan pekerjaan (occupation) yang ada dan berkembang di dunia kerja. lihat Lampiran 1. Pada spektrum ini nama satuan program pendidikan disebut Paket Keahlian.

a. dan Program Keahlian Pelayaran tampak kurang homogin. Program Keahlian Teknik dan Produksi Perikanan Budidaya. Sekolah hanya boleh membuka atau menyelenggarakan program pendidikan sesuai dengan spektrum keahlian yang berlaku. @2017. Farmasi dan Farmasi Industri. kurang marketable dan tidak mudah dikenali. sehingga sulit merumuskan tuntutan kompetensi yang sama pada tingkat bidang keahlian. sulit sekali mencari kesamaan Dasar Keahlian/Keilmuan yang sama antara keperawatan dan kefarmasian. Sekolah merasa kesulitan dalam menawarkan dan memasarkan program keahlian yang dibuka. d. Analisis Kesehatan. 5. Program keahlian yang terlalu spesifik/sempit akan menyulitkan penempatan dan peluang bekerja bagi lulusannya. Contoh Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan. 6. 4. Contoh Tata Kecantikan Rambut. Beberapa nama Program/Paket Keahlian dan pengelompokannya masih ada yang perlu dikaji kembali dan disesuaikan. Adanya peraturan perundangan baru sehingga perlu penyesuaian terhadap Paket Keahlian pada Bidang Keahlian Kesehatan. Direktorat Pembinaan SMK 13 . misalnya: a. misalnya pada Program Keahlian Kesehatan yang mewadahi Keperawatan. b. Demikian pula nama Program Keahlian Teknologi Penangkapan Ikan yang mewadahi Paket Keahlian Nautika dan Paket Keahlian Teknika tidak konsisten dengan nama Program Keahlian Pelayaran yang juga mewadahi Paket Keahlian Nautika dan Paket Keahlian Teknika. c. dan Tata Kecantikan Kulit. Pengelompokan beberapa Paket Keahlian yang hanya mempertimbangkan kesamaan bidang/lapangan pekerjaan. Bidang Keahlian Perikanan dan Kelautan yang mewadahi Program Keahlian Teknologi Penangkapan Ikan. tetapi secara keahlian dan keilmuan tidak saling berhubungan. Sepintas difahami yang membedakan keduanya adalah jenis kapal dan tujuan pelayaran. Pengelompokan Program Keahlian yang tidak setara contohnya pada Program Keahlian Kesehatan dan Perawatan Sosial pada Bidang Keahlian Kesehatan. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) Spektrum Keahlian tersebut merupakan acuan bagi sekolah (SMK/MAK) untuk membuka dan mengembangkan program pendidikan. Keperawatan Gigi. Beberapa nama Paket Keahlian dianggap kurang familier di masyarakat umum.

Ruang lingkup kompetensi dan cara merumuskan Kompetensi Dasar untuk kejuruan/keahlian masih sangat bervariasi dan belum terstandar. 8. @2017. 9. Diperlukan kajian lebih mendalam tentang kelayakan setiap paket keahlian untuk durasi pembelajaran pada pendidikan menengah 3 dan atau 4 tahun. diklasifikasikan sebagai program wajib. ditetapkan secara Nasional tapi Daerah boleh memodifikasi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kearifan setempat. yaitu: 1. 2. ditetapkan dan berlaku sama secara Nasional. Direktorat Pembinaan SMK 14 . diklasifikasikan sebagai program wajib. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) 7. Sangat diperlukan ada kajian program keahlian yang memiliki nilai jual internasional sebagai pendukung program sekolah unggulan/rujukan. B. Tabel 2 berikut adalah struktur kurikulum pendidikan menengah secara generik. baik isi maupun alokasi waktunya. Kelompok mata pelajaran B. merupakan kelompok mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat peserta didik. Pandangan tersebut mengharuskan SMK/MAK dan SMA/MA bersama-sama memiliki standar minimal yang sama sebagai pendidikan menengah. Atas dasar pertimbangan tersebut. Masih perlu pendalaman tentang keterkaitan program/paket keahlian yang dibuka dengan KKNI (terutama kaitannya dengan levelling) dan Standar Kompetensi Kerja yang berlaku dalam rangka skema pengujian dan sertifikasi. 3. 11. dimana SMK/MAK bersama-sama SMA/MA dipandang sebagai satu entitas jenjang pendidikan yang sama. Kelompok mata pelajaran A. Masih perlu penggalian program keahlian yang berorientasi pada keunggulan lokal yang belum terwadahi. Kelompok mata pelajaran C. jenjang pendidikan menengah. 10. struktur kurikulum pendidikan menengah dirancang mengandung 3 (tiga) komponen program. Struktur Kurikulum Struktur Kurikulum SMK/MAK yang berlaku dirancang sebagai kesatuan jenjang pendidikan menengah.

Direktorat Pembinaan SMK 15 . dan Kesehatan 3 3 3 9 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 Jumlah JP Kelompok A dan B per Minggu 24 24 24 Kelompok C (Peminatan) Mapel Peminatan Akademik (SMA) 18 20 20 Mapel Peminatan Akademik dan Vokasi (SMK) 24 24 24 Jumlah JP per Minggu (SMA) 42 44 44 Jumlah JP per Minggu (SMK) 48 48 48 @2017. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) Tabel 2 STRUKTUR KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH (GENERIK) Kelas Mata Pelajaran X XI XII Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 Kelompok B (Wajib) 7 Seni Budaya 2 2 2 8 Pendidikan Jasmani. Olah Raga.

dan sikap-nilai yang dibutuhkan oleh dunia kerja. SKKNI. Kompetensi kejuruan yang diadopsi dari standar kompetensi kerja yang berlaku perlu diadaptasi menjadi rumusan kompetensi yang memenuhi standar rumusan proses dan hasil belajar. @2017. g. d. misalnya Standar Internasional/Regional. Fokus pada penguasaan pengetahuan. Responsif dan antisipatif terhadap kemajuan teknologi. Terutama diarahkan untuk menyiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja (produktif). antara lain: a. A. b. Standar Industri. Penilaian taat asas terhadap kesuksesan peserta didik pada hands on atau performa dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaan di dunia kerja. c. e. Analisis Kompetensi Keahlian Penataan spektrum diawali dengan analisis Kompetensi Keahlian yang ada terkait dengan hal-hal berikut. Hubungan erat dengan dunia kerja merupakan kunci sukses pendidikan kejuruan. keterampilan. Direktorat Pembinaan SMK 16 . f. Standar Asosiasi/Komunitas. Lebih ditekankan pada learning by doing dan hands on experience. serta dilengkapi dengan kemampuan prasyarat dan kemampuan pendukung yang diperlukan. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) BAB IV PELAKSANAAN PENATAAN ULANG Sebagai suatu sistem satuan pendidikan. Pengembangan program pendidikan dan pelatihan kejuruan pada SMK hendaknya sejak awal taat asas terhadap ciri utama Pendidikan Kejuruan. ditata berdasarkan taksonomi dan hirarkhi pembelajaran kompetensi. Didasarkan atas demand-market driven (kebutuhan dunia kerja). Penataan Ulang Spektrum 1.Subsistem program peminatan setiap kompetensi keahlian diisi dengan kompetensi kejuruanyang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja. dan pada bagian (subsistem) kompetensi kejuruannya yang dalam Kurikulum 2013 disebut kelompok program peminatan dinyatakan mengacu pada standar kompetensi yang berlaku di dunia kerja bersangkutan. SMK/MAK memiliki Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) a. lapangan kerja dan atau lapangan usaha hendaknya terdeskripsikan secara jelas dan spesifik. kajian empiris. secara akademis bahwa nama-nama tersebut dapat dipertanggungjawabkan. atau bahkan dihapuskan. b. boleh jadi akan lahir KompetensiKeahlian baru yang belum ada pada spektrum yang saat ini berlaku. Melalui pertimbangan yang sama. 2. termasuk peluang untuk berwirausaha dan perkembangan karir lulusan.ApakahKompetensiKeahlian tersebut masih dibutuhkan dan layak berdiri sendiri. Penamaan Kompetensi Keahlian Beberapa nama Kompetensi Keahlian yang ada saat ini dianggap kurang menjual (unmarketable). Pertimbangan yang digunakan untuk menilai keberadaan suatu Kompetensi Keahlian antara lain: 1) kesempatan kerja bagi peserta didik setelah lulus dan kecenderungan perkembangannya. image masyarakat. 3. bahkan ada yang dinilai “merendahkan martabat” lulusan dan sama sekali tidak menumbuhkan “kebanggaan”. 3) perbedaan KD minimal 35% dibandingkan Kompetensi Keahlian lainnya dalam satu Program Keahlian. serta mewakili kompetensi kejuruan yang terkandung di dalamnya dan mudah dikenali. 2) kelayakan sebagai program pendidikan 3 atau 4 tahun pada tingkat pendidikan menengah berdasarkan kompetensi yang akan dikuasai dan digunakan untuk bekerja oleh peserta didik setelah lulus. Penempatan Kompetensi Keahlian pada Program Keahlian Jika hasil analisis keberadaan suatu Kompetensi Keahlian pada suatu Program Keahlian dan atau Bidang Keahlian dinilai tidak tepat. Direktorat Pembinaan SMK 17 . digabungkan ( merger) dengan Kompetensi Keahlian lain yang memiliki kedekatan KD. terutama terkait dengan pengakuan dunia kerja dalam rangka pemasaran lulusan. b. Mengkaji keberadaan suatu Kompetensi Keahlian sebagai satuan program pendidikan pada SMK. Karena itu perlu ada pengkajian ulang tentang nama-nama Kompetensi Keahlian yang ada dengan mempertimbangkan: a. sehingga keputusannya boleh jadi tetap dipertahankan dan berdiri sendiri. kajian akademis. dapat diusulkan untuk @2017.

Proses Pelaksanaan Penataan Spektrum PMK Proses Penataan ulang Spektrum Keahlian PMK menggunakan Format Kajian Spektrum Keahliansebagaimana pada Tabel 3 berikut. Kolom 3 : diisi dengan tugas-tugas pokok terkait dengan jabatan. kelas 12 (dua belas). yaitu kelas 10 (sepuluh). Kolom 6 : diisi dengan nama Kompetensi Keahlian. tentu dengan alasan-alasan secara akademis dan empiris yang dapat dipertanggungjawabkan. pada Pasal 78 ayat (3) menegaskan bahwa: SMK dan MAK dapat terdiri atas 3 (tiga) tingkatan kelas. Kolom 7 : diisi dengan nama Program Keahlian. dan kelas 12 (dua belas). Kolom 2 : diisi dengan jenis jabatan/pekerjaan di dunia kerja (DU/DI) sesuai keahlian. dan kelas 13 (tiga belas) sesuai dengan tuntutan dunia kerja. kelas 11 (sebelas). atau terdiri atas 4 (empat) tingkatan kelas yaitu kelas 10 (sepuluh). Program Pendidikan 4 Tahun Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Direktorat Pembinaan SMK 18 . khusus terkait dengan: @2017. kelas 11 (sebelas). a. Tujuan Program Pendidikan 4 Tahun Tujuandikembangkannya program pendidikan 4 tahun pada SMK terutama untuk mengakomodasi kebutuhan dunia kerja (DU/DI). Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) pindah tempat. Tabel 3 FORMAT KAJIAN SPEKTRUM KEAHLIAN Penamaan Penamaan No Jabatan/ Materi Tugas Kompetensi Kompetensi Program Pekerjaan Pokok Keahlian Keahlian (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Keterangan: Kolom 1 : diisi dengan nomor urut. Kolom 5 : diisi dengan materi pokok berdasarkan kompetensi. Kolom 4 : diisi dengan kemampuan yang dipersyaratkan untuk menyelesaikan tugas. 5. 4.

Boleh dilaksanakan di SMK yang selama ini dikenal sebagai SMK 3 tahun. @2017. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) 1) Pemenuhan kebutuhan jenis keahlian dan jabatan pekerjaan tertentu yang dibutuhkan dunia kerja (DU/DI). 5) Tidak terkait dengan status sekolah (UPT) 4 tahun. bukan program pendidikan 3 tahun ditambah 1 tahun (3 +1). pelaksanaan. Sebaliknya di SMK yang selama ini dikenal sebagai SMK 4 tahun (misalnya SMK yang dulunya STM Pembangunan). tidak dapat diselesaikan dalam durasi waktu 3 tahun. Direktorat Pembinaan SMK 19 . tetap dilaksanakan selama 3 tahun. terdapat keahlian yang memerlukan kedewasaan usia biologis (maturity age) di atas rata-rata usia lulusan pendidikan menengah 3 tahun. Secara resmi. jika menyelenggarakan program pendidikan yang ditetapkan sebagai program 3 tahun. Hasil penataan tersebut sudah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4678/D/KEP/MK/2016tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan. tetapi untuk memenuhi tuntutan ketuntasan dan keutuhan kompetensi keahliannya. 4) Diselenggarakan bersama Institusi Pasangan (DU-DI) mulai dari perencanaan. 3) Dapat merupakan pemfusian (blended) dari lintas keahlian yang ada. dan penilaian/sertifikasi. 1) Didasarkan atas tuntutan kebutuhan penguasaan keutuhan dan ketuntasan kompetensi keahlian. Daftar program pendidikan sesuai spektrum dimaksud sepenuhnya dapat dilihat pada Lampiran 2. b. 2) Demikian pula. dengan rekapitulasi sebagaimana pada Tabel 4 berikut. saat ini proses penataan spektrum keahlian telah dinyatakan selesai dan tidak lagi dilakukan analisis. Karakteristik Program Pendidikan 4 Tahun Program pendidikan 4 tahun pada SMK dirancang secara khusus dengan karakteristik sebagai berikut. 2) Merupakan satuan program 4 tahun secara utuh.

Pariwisata 4 5 3 9. KD dirumuskan berdasarkan ruang lingkup kompetensi yang dituntut oleh dunia kerja dengan mempertimbangkan KD yang ada pada kurikulum yang berlaku serta mengacu pada tingkatan taksonomi Kompetensi Inti (KI). Kemaritiman 4 9 1 7. Seni dan Industri Kreatif 8 18 4 JUMLAH 48 108 34 B. Kesehatan dan Pekerjaan Sosial 5 6 1 5. b. Bisnis dan Manajemen 3 5 - 8. 1. regional. SKKNI. KD Sikap (sikap Religius sebagai turunan dari KI-1 dan sikap Sosialsebagai turunan dari KI-2) hanya berlaku untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PA-BP) serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan @2017. Teknologi Informasi dan Komunikasi 2 5 1 4. Penataan Ulang Kompetensi Dasar Ruang lingkup kompetensi adalah sekumpulan kompetensi yang diperlukan untuk menyelesaikantugas-tugas pekerjaan pada jabatan/bidang kerja tertentu. Merumuskan KD Beberapa kaidah yang harus diacu dalam merumuskan Kompetensi Dasar (KD) antara lain sebagai berikut. Teknologi dan Rekayasa 13 42 16 2. Direktorat Pembinaan SMK 20 . Energi dan Pertambangan 3 5 1 3.Ruang lingkup kompetensiditurunkan dari standar kompetensi kerja yang diacu (internasional. a. Agribisnis dan Agroteknologi 6 13 7 6. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) Tabel 4 REKAPITULASI BIDANG/PROGRAM/KOMPETENSI KEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN Tahun 2016 PROGRAM KOMPETENSI KEAHLIAN BIDANG KEAHLIAN KEAHLIAN 3 Tahun 4 Tahun 1. atau standar industri) selanjutnya dirumuskan menjadi kompetensi dasar.

KD Keterampilan konkret berdasarkan taksonomi Simpson (mempersepsi. meniru. yaitu: Imitasi (mempersepsi. c. mulai daripengetahuan faktual. menalar. KD untuk Mapel selain PA-BP dan PPKn terdiri atas KD Pengetahuan (KD dari KI-3) dan KD Keterampilan (KD dari KI-4) saja. menjadikan gerak alami. Format untuk penyusunan KD Mapel Kelompok A dan B selain PA-BP dan PPKn adalah sebagaimana pada Lampiran 4 dan Lampiran 5. KD Keterampilan (KD dari KI-4) dapat dirumuskan sebagai keterampilan abstrak berupa keterampilan: mengolah. sampai menyaji. e. Khusus tingkatan berpikir “metakognitif” untuk program 4 tahun adalah “metakognitif multidisiplin”. g. konseptual. KD Pengetahuan dirumuskan dengan memperhatikan keselarasan hubungan antara proses kognitif (tingkatan berpikir) mulai memahami. Artikulasi (gerak alami). kesiapan. d. gerak mahir. Manipulasi (gerak membiasakan). sampai tindakan orisinal. menganalisis. gerak alami. jumlah KD dari KI-3 diusahakan linear dengan jumlah KD dari KI-4. menerapkan. Artikulasi dan Naturalisasi. KD Pengetahuan harus selaras dan mendukung tuntutan kebutuhan KD keterampilan. kesiapan. dan Naturalisasi (gerak Orisinal). Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) (PPKn). Pengetahuan pada tingkat berpikir rendah ( Lower Oder Thinking Skills:C2 dan C3) selaras dengan keterampilan pada tingkat Imitasi dan Manipulasi. kesiapan. mengevaluasi. sampai dengan tindakan orisinal) dapat diselaraskan dengan keterampilan konkret berdasakan taksonomi Dave. gerak mahir.Contoh: Menganalisis gangguan sistem pengisianbahan bakar (KD-3/C4) selaras dengan Memperbaiki kerusakan sistem pengisian bahan bakar sesuai SOP (KD-4/Presisi). Format untuk penyusunan KD Mapel PA-BP dan PPKn adalah sebagaimana pada Lampiran 3. hingga metakognitif. f. prosedural atau operasional. @2017. sampai mengkreasi dan dimensi pengetahuan. meniru. sesuai dengan bentuk dan tingkat kompetensi yang dibutuhkan oleh Kompetensi Keahlian. membiasakan. Atau sebagai keterampilan konkret berupa keterampilan: mempersepsi. membiasakan. Direktorat Pembinaan SMK 21 . sedangkan untuk program pendidikan 4 tahun adalah “operasional lanjut”. meniru). Tingkatan berpikir “operasional” dibedakan untuk program pendidikan 3 tahun adalah “operasional dasar”. sedangkan pengetahuan tingkat berpikir tinggi ( Higher Order Thinking Skills:C4 dan C5) selaras dengan keterampilan pada tingkat Presisi. Presisi (gerak mahir).

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) h. Jika pasangan KD @2017.Khusus untuk Kompetensi Keahlian tertentu dimungkinkan ada beberapa kompetensi generik yang menjadi kompetensi kerja. mandiri dan sejenisnya. Setiap KD pengetahuan (KD dari KI-3) dan KD keterampilan (KD dari KI-4) harus layak untuk diajarkan minimal dalam 2 jam pelajaran @ 45 menit.  Disesuaikan dengan kompleksitas atau kesulitan materi (objek) yang dipelajari. menganalisis hingga mengevaluasi dapat digunakan di semua tingkatan kelas. seperti bekerja-sama.  Selaras dan mendukung keterlaksanaan praktik pada aspek keterampilan. menangani konflik. KD dirumuskan dalam bentuk kalimat aktif. Direktorat Pembinaan SMK 22 . memecahkan masalah. menggunakan kata kerja operasional dan mengandung materi (objek). soft skills atau kompetensi generik. toleransi. dan metakognitif dapat disajikan di semua tingkatan kelas. j. RPP dibuat untuk minimal untuk 1 (satu) kali pertemuan. Rumusan satu (satu) pasangan KD pengetahuan dan keterampilan maksimal layak untuk disajikan dalam 4 kali pertemuan. Kata kerja operasional KD pengetahuan sesuai tingkatan KI-3:  Tingkatan KI-3 untuk SMK/MAK: memahami. yaitu: pengetahuan faktual. k. diutamakan berupa dimensi pengetahuan metakognitif serta proses kognitif tingkat Evaluasi dan Kreasi (C5 dan C6). Dalam 1 (satu) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) minimal mengandung pasangan 1 (satu) KD pengetahuan dan 1 (satu) KD keterampilan. prosedural/operasional. Materi pengetahuan (objek):  Seluruh dimensi pengetahuan. berkomunikasi. Jam pembelajaran minimal adalah 2 (dua) jam pelajaran @ 45 menit untuk 1 (satu) kali pertemuan. Rumusan KD pengetahuan dan KD Keterampilan untuk program pendidikan 4 tahun pada kelas tertinggi (kelas XIII). diselaraskan dengantingkat keterampilan Naturalisasi.  Disesuaikan dengan tuntutankebutuhan keterampilan dan tarap perkembangan peserta didik. i. Isi kompetensi bukan merupakan kompetensi kunci (key competencies). menerapkan. konseptual.

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) terlalu besar. 2. Kolom 6 : diisi dengan nama mata pelajaran berdasarkan pengelompokan KD. atau Standar Industri). Oleh karena itu @2017. Tabel 5 FORMAT PERUMUSAN KD DAN MATA PELAJARAN Ruang Lingkup Rumusan Pengelompokan Alokasi Nama Mata No Kompetensi Kompetensi KD Sejenis Waktu Pelajaran (Masukan DU/DI)) Dasar (Clustering) (1) (2) (3) (4) (5) (6) Keterangan Kolom 1 : diisi dengan nomor urut KD. Agar setiap kali penuntasan sebuah pasangan KD merupakan proses pembelajaran yang bermakna (meaningful learning). SKKNI. m. Regional Standard. Kolom 5 : diisi dengan hasil pengelompokan KD. Menetapkan Jenis dan Jumlah KD setiap Mata Pelajaran Semua KD yang dituangkan dalam satu mata pelajaran pada dasarnya merupakan jabaran rinci tentang kompetensi seseorang pada keahlian dan tingkatan tertentu. maka KD diambil dari unit kompetensi. Kolom 2 : diisi dengan ruang lingkup kompetensi hasil konsultasi dengan industri. Format penyusunan KD untuk mata pelajaran kelompok Muatan Peminatan Kejuruan. Kolom 3 : diisi dengan rumusan KD. maka pasangan KD harus berupa kompetensi utuh. Proses perumusan KD menggunakan format sebagaimana pada Tabel 5 berikut.Jika elemennya berupa urutan kerja. KD keterampilan dapat diambil dari elemen kompetensi pada standar yang diacu ( International Standard. Direktorat Pembinaan SMK 23 . dapat dipecah menjadi beberapa pasangan KD tapi tetap mengacu pada tema/topik yang utuh dan bermakna. adalah sebagaimana pada Lampiran 6 dan Lampiran 7. Kolom 4 : diisi dengan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk setiap KD. yang merujuk pada Kompetensi Inti (KI). l.

pelaksanaan pengolahan. SKKNI biasanya lebih menekankan pada “performance observable”. Lulusan SMK diutamakan untuk memasuki lapangan kerja. baik melalui pendidikan lebih lanjut maupun melalui @2017. makanan. a. dengan sifat-sifat bahan yang  Menyajikan saus sesuai dengan digunakan. Sebaliknya KD yang tidak ada kaitannya dengan pembentukan Kompetensi Inti (pengetahuan dan keterampilan) seseorang sesuai keahliannya. makanan untuk saus. fungsi dan perubahan bahan saat cara menggunakan alat). yaitu kemampuan melaksanakan tugas yang dapat diamati. teknik pengolahan. Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan untuk menilai keberadaan KD antara lain sebagai berikut. standar porsi. sanitasi makanan. Direktorat Pembinaan SMK 24 . perlu lebih dicermati keberadaannya.  Campuran dan senyawa terkait kriteria hasil. berupa kemampuan prasyarat (prerequisite) dan kemampuan penunjang lainnya (correlated theories) yang biasanya berasal dari ilmu dasar. pembuatan. sanitasi dan hygiene pembuatan). oksidasi reduksi saat  Membuat saus sesuai prosedur: pembuatan. prosedur pembuatan. Sedangkan kemampuan-kemampuan pendukung untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) semua KD (pengetahuan dan keterampilan) yang mendukung ketercapaian KI harus termuat dalam mata pelajaran. reaksi kimia. sedangkan kemampuan penunjang terdapat pada mata Pelajaran Dasar Bidang Keahlian (C1). atau adakah KD yang sebetulnya tidak diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas lulusan pada lapangan kerja yang dituju. proses/ sifat bahan baku dan peralatan. harus dihilangkan. kriteria  Sifat fisik dan kimia bahan saus dan fungsi bahan untuk saus). namun mereka juga harus dibekali dengan kemampuan untuk mengembangkan diri pada bidangnya.  Memilih alat (jenis. teknik penyajian:teknik  Emulsi (bentuk saus setelah penyajian. Penjelasan: Kemampuan prasyarat terdapat pada mata pelajaran Dasar Program Keahlian (C2). Contoh: Kompetensi Kemampuan Prasyarat Kemampuan Penunjang pada SKKNI Membuat  Memilih bahan (jenis. masih adakah KD yang diperlukan dan belum termuat. hygienedan fisika bahan yang digunakan. kesehatan dan  Unsur dan sifat-sifat kimia serta keselamatan kerja. b. Bandingkan antara jumlah dan jenis KD suatu mata pelajaran dengan SKKNI yang relevan atau standar lainnya. c.

d. 3. 4. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) pengalaman kerja. pengelompokkan KD mengacu pada skema uji kompetensi dan sertifiasi yang berlaku di dunia kerja. Nama mata pelajaran menggambarkan keseluruhan isi KD pengetahuan dan keterampilan yang terkandung di dalamnya (hindari nama mata pelajaran sama dengan nama Kompetensi Keahlian). tidak diharapkan dalam jumlah semester ganjil. b. b. Nama mata pelajaran dirumuskan dalam bentuk kata benda atau kata kerja yang dibendakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat mengorganisasikan KD dalam mata pelajaran antara lain: a. 5. Beban belajar mata pelajaran minimal dalam satu tahun. Khusus untuk Dasar Program Keahlian dan Kompetensi Keahlian. KD yang memiliki kesamaan karakteristik dikelompokkan dalam satu mata pelajaran. maka jumlah pasangan KDdalam 1 tahun antara 9 hingga 18pasangan KD. Setiappasangan KD (pengetahuan dan keterampilan) minimal diajarkan dalam 1 kali pertemuan maksimal 4 kali pertemuan. d. Direktorat Pembinaan SMK 25 . c. karena setiap industri dan duna usaha (lapangan kerja) kadang memiliki keunikan tersendiri. Kenyataan pelaksanaan pekerjaan di dunia kerja (DU/DI) tertentu serta kecenderungan perkembangannya perlu menjadi pertimbangan. a. Menetapkan Alokasi Waktu Per Mata Pelajaran Penetapan alokasi waktu per mata pelajaran memperhatikan hal-hal berikut. Oleh karena itu. Setiap mata pelajaran memuat lebih satu pasangan KD (pengetahuan dan keterampilan). Mengelompokkan KD dalam Mata Pelajaran Jumlah KD yang dikelompokkan dalam satu mata pelajaran tergantung pada ruang lingkup mata pelajaran (tidak ada batasan yang pasti). Memberi Nama Mata Pelajaran Hal-hal yang perlu dikaji terkait dengan penamaan mata pelajaran pada kelompok Dasar Program Keahlian dan Kompetensi Keahlian sebagai berikut. @2017. perlu juga dikaji apakah KD yang tersedia pada kelompok Muatan Nasional (A)dan kelompok Muatan Kewilayahan (B) serta kelompok Muatan Dasar Bidang Keahlian (C1) sudah cukup memadai untuk mendukungnya.

Perlunya Penataan Ulang Struktur Kurikulum SMK/MAK Penjelasan Pasal 15 UU Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menegaskan. b. @2017. sebagai subsistem dari sistem pendidikan Nasional program pendidikan pada SMK/MAK harus taat asas terhadap ketentuan sistem pendidikan nasional. Total waktu belajar seluruh mata pelajaran dalam 1 minggu adalah48 jam pelajaran. Amanat konstitusi di atas memberikan arah bahwa program pendidikan pada SMK merupakan salah satu subsistem dari sistem pendidikan Nasional yang membentuk sistem tersendiri. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) a. a. dibagi jumlah minggu efektif untuk seluruh tingkat/kleas dimana mata pelajaran yang bersangkutan diajarkan. mengisi lowongan pekerjaan yang tersedia di dunia kerja sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi keahlian yang diikutinya. Secara institusional tujuan pendidikan pada SMK/MAK dapat dirumuskan sebagai berikut. Direktorat Pembinaan SMK 26 . dinotasikan dengan bilangan bulat. c. bahwa “Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu”. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif. mampu bekerja mandiri. Artinya. Alokasiwaktu pembelajaran per mata pelajaran merupakan jumlah total waktu untuk menyelesaikan seluruh kompetensi dasar yang terdapat pada mata pelajaran bersangkutan. Bentuk satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan menengah kejuruan tersebut pada Pasal 18 ayat (3) disebut Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Penataan Struktur Kurikulum 1. C. Menentukan jumlah waktu pembelajaran yang diperlukan untuk masing- masing KD pada mata pelajaran berdasarkan kecepatan belajar rata-rata peserta didik. maka program pendidikan pada SMK seharusnya dirancang dan dikembangkan secara tersendiri (unik) sebagai satu kesatuan yang utuh untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar memenuhi harapan dunia kerja pemakainya. tetapi memiliki fungsi dan tujuan tersendiri yaitu mempersiapkan lulusannya untuk bekerja pada bidang tertentu.

tetapi ada perubahan jumlah dan distribusi jam pelajaran. Kelompok Muatan Nasional (A) yang semula disebut kelompok Mata Pelajaran Wajib A. dan Muatan Peminatan Kejuruan. masing-masing memiliki tujuan utama yang berbeda dalam ikatan sistem pendidikan Nasional yang standar. Muatan Kewilayahan. jumlah dan jenis mata pelajaran tetap sama. 2. c. 2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)  Tidak mengalami perubahan waktu. Atas dasar pertimbangan itu. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. hendaknya dirancang dan dikembangkan sebagai kesatuan tatanan program pendidikan yang tersendiri (unik) dan utuh (holistik). dan khusus untuk Mapel Bahasa Inggris ditambahkan Bahasa Asing Lainnya serta penambahan jumlah jam pelajaran. ulet dan gigih dalam berkompetisi. 1) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  Tidak mengalami perubahan waktu. Penjelasannya sebagai berikut. Tata Ulang Struktur Kurikulum SMK Undang-Undang Sisdiknas menempatkan satuan pendidikan SMK/MAK berada pada jenjang pendidikan menengah bersama-sama satuan pendidikan SMA/MA. @2017. Bedanya yang satu merupakan jenis pendidikan kejuruan (vokasional) dan lainnya merupakan jenis pendidikan umum (akademik). maka Struktur Kurikulum SMK diusulkan untuk ditata-ulang dengan penjelasan sebagai berikut. teknologi. beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap profesional dalam bidang keahlian yang ditekuninya. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) b. Mata pelajaran (Mapel) dikelompokkan dalam bentuk kelompok Mata Pelajaran Muatan Nasional. dan seni agar mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan baik melalui pengalaman kerja maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan keahliannya. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan. Struktur Kurikulum SMK yang merupakan satuan program pendidikan utuh untuk masing-masing kompetensi keahlian. b. Bukan merupakan penggalan-penggalan dari berbagai program pendidikan dan pelatihan yang disatukan menjadi satu satuan program pendidikan. Direktorat Pembinaan SMK 27 . a.

) dan 3 jp/minggu x 4 semester (3. 5) Sejarah Indonesia  Semula 2 jp/minggu x 6 semester. menjadi: 3 jp/minggu x 4 semester (1.  Semula 2 jp/minggu x 6 semester. dengan penambahan waktu sebagai berikut. mengalami penataan sebagai berikut. 2. Khusus untuk program pendidikan 4 tahun masih ditambah 4 jp/m pada semester 7 dan 8. @2017. Kelompok Muatan Kewilayahan (B) semula disebut kelompok Mata Pelajaran Wajib B.  Alasan: Mata Pelajaran Bahasa Inggris sangat mendukung pengembangan penguasaan kompetensi kejuruan yang berwawasan global. 4) Matematika  Tidak mengalami perubahan waktu.  Alasan: Mapel Bahasa Indonesia di Dikmen pada dasarnya merupakan pengembangan dan peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia yang telah dipelajari di Dikdas. c.  Alasan: Mapel Sejarah Indonesia di SMK dititikberatkan pada penanaman nilai-nilai kejuangan. menjadi 3 jp/minggu x 2 semester (1 dan 2). Direktorat Pembinaan SMK 28 . tetap 4 jp/mg x 6 semester. menjadi 4 jp/minggu x 2 semester (1 dan 2. pemahaman sejarah perjuangan bangsa. 4. 3 dan 4) ditambah 4 jp/mg x 2 semester (5 dan 6). Tidak terpaku pada pembelajaran episode kesejarahan. baik lisan maupun tulisan terutama dalam konteks pengembangan keahlian kejuruan yang ditekuni. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) 3) Bahasa Indonesia  Semula 4 jp/minggu x 6 semester. 6) Bahasa Inggris Diperluas menjadi “Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya”. 5 dan 6). Khusus di SMK lebih dititikberatkan pada pengembangan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar. dan kemampuan mewujudkan karakter pribadi yang cinta bangsa dan negara.

‐ Menjadi wahana pengembangan naluri dan kepekaan berwirausaha untuk menjadikan kompetensi keahlian yang dikuasai dan produk yang dihasilkannya (barang maupun jasa) bernilai bisnis. untuk program 4 tahun hingga kelas XIII. hingga memasarkan. Khusus untuk program pendidikan 4 tahun ditambah jam pelajaran sesuai Kompetensi Keahlian pada semester 7 dan 8.  Alasan: ‐ Di SMK sudah tidak bersifat “prakarya”. tapi sudah benar-benar berkarya. menjadi 3 jp/minggu x 2 semester (1 dan 2). Direktorat Pembinaan SMK 29 . karena di kelas X belum masuk pada kompetensi keahlian fungsional. 4. tapi peserta didik dapat mengembangkan potensi (kemampuan apresiasi) seni dan budaya yang dimilikinya pada wahana Ekstrakurikuler. dan 6). ‐ Meskipun pada semester 3. proses produksi sesuai SOP. 4. @2017. menjadi 5 jp/minggu x 4 semester (3.  Alasan: ‐ Mapel Seni Budaya pada SMK diarahkan untuk mengembangkan kemampuan “mengapresiasi” seni dan budaya secara aktif-positif dalam kerangka pengembangan hidup berkualitas. ‐ Kewirausahaan bukan sebagai teori.  Semula 2 jp/minggu x 6 semester. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) 7) Seni Budaya  Semula 2 jp/minggu x 6 semester. 5. pengemasan. tapi sudah menyatu dalam proses berkarya sesuai Kompetensi Keahliannya. 5 dan 6 secara terstruktur tidak ada Mapel Seni dan Budaya. Bukan penguasaan kompetensi seni dan budaya. mulai dari tahap perencanaan produksi sesuai permintaan atau kebutuhan pasar/ konsumen. 8) Kewirausahaan  Mapel ini dipindahkan ke kelompok Muatan Peminatan Kejuruan menjadi Mapel “Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK)”. ‐ Dilaksanakan pada kelas XI dan XII.

3. ‐ Meskipun jam pembelajaran terstruktur menjadi 2 jp/minggu dan hanya di semester 1. Olahraga. 3. dan 4. maupun pada Kompetensi Keahlian (C3). khususnya pada aktivitas Ekstrakurikuler. menjadi 2 jp/minggu x 4 semester (1. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) 9) Pendidikan Jasmani. dan 4). dan distribusi jam pembelajaran tersebut mengharuskan adanya penataan ulang Mapel dan beban belajarnya pada kelompok Muatan Peminatan Kejuruan. 1) Pada semester 1 dan 2 (kelas X) beban belajar Mapel Kelompok Muatan Nasional dan Muatan Kewilayahan adalah 24 jp/minggu. Dengan demikian. Konsekuensi dari perubahan jumlah.  Alasan: ‐ Mapel PJOK berfungsi mengembangkan kemampuan dan kebiasaan peserta didik dalam memelihara dan mengembangkan hidup sehat dan berkualitas. sedangkan beban belajar Mapel Kelompok Kejuruan adalah 30jp/minggu. 2. keseluruhan beban belajar peserta didik pada SMK berubah menjadi 46 jp/minggu. dan Kesehatan  Semula 3 jp/minggu x 6 semester. sedangkan beban belajar Mapel Kelompok Muatan Kejuruan adalah 29jp/minggu. @2017. 2) Pada semester 3 dan 4 (kelas XI) beban belajar Mapel Kelompok Muatan Umum adalah 17 jp/minggu. d. e. tapi pengembangan aktivitas pembiasaan hidup sehat dan olah-raga dapat dilakukan di luar jam pembelajaran terstruktur. sedangkan beban belajar Mapel Kelompok Muatan Peminatan Kejuruan menjadi 22 jp/minggu. Perubahan jumlah dan distribusi jam pembelajaran di atas mengubah proporsi dan distribusi beban belajar peserta didik untuk Kelompok Mapel Muatan Nasional. 2. baik pada Dasar Bidang Keahlian (C1)Dasar Program Keahlian (C2). Muatan Kewilayahan dan Muatan Peminatan Kejuruan sebagai berikut. alokasi. Direktorat Pembinaan SMK 30 . 3) Pada semester 5 dan 6 (kelas XII) beban belajar Mapel Kelompok Muatan Umum adalah 16 jp/minggu.

2) Dasar Bidang Keahlian (C1) adalah dasar untuk Bidang Keahlian tertentu. misalnya Mapel Fisika untuk Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa tidak berlaku untuk Bidang Keahlian yang lainnya. • Dasar Kejuruan = 3 Mata Pelajaran. karena KD dan lingkup materinya perlu ditelaah dan disesuaikan terkait dengan keberadaannya sebagai Mapel yang berlaku umum di seluruh Bidang Keahlian serta perkembangan IPTEKS dan kebutuhan dunia kerja. Direktorat Pembinaan SMK 31 . • Dasar Keahlian = 3 sampai 4 Mata Pelajaran. khususnya untuk program pendidikan 3 tahun termasuk Mapel Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) diusahakan maksimal 12 Mapel. maka format Struktur Kurikulum hasil tata ulang adalah sebagaimana Tabel 6 berikut. @2017. dan • Kompetensi Keahlian = 5 sampai 6 Mata Pelajaran termasuk PKK. Struktur Kurikulum SMK Hasil Tata Ulang Berdasarkan penjelasan tentang tata ulang struktur kurikulum di atas. dengan komposisi sebagai berikut. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) 1) Mapel Simulasi Digital yang berada di Dasar Program Keahlian (C2) dipindahkan ke Dasar Bidang Keahlian (C1) karena berlaku untuk seluruh Bidang Keahlian yang ada di SMK. Tidak relevan menggunakan KD dan lingkup materi dari Bidang Keahlian lainnya. karena itu Kompetensi Dasar dan lingkup materi serta beban belajarnya harus dirancang yang benar-benar dibutuhkan untuk mendukung keahlian yang bersangkutan. 3. Penamaannya disempurnakan menjadi “Simulasi dan Komunikasi Digital”. Maka seluruh mata pelajaran di SMK. lebih tidak relevan jika disamakan dengan SMA. 3) Jumlah Mapel untuk Kelompok Muatan Kejuruan. Program pendidikan 4 tahun dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya. khususnya untuk program pendidikan 3 tahun adalah 20 mata pelajaran.

. . - C3. Simulasi dan Komunikasi Digital 3 3 . . Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2 . . - 6. . - 3. Muatan Nasional 1. .. .Kompetensi Keahlian 15. . - 8. Pendidikan Jasmani. . . khususnya untuk Kelompok Muatan Kejuruan dirancang tidak berdasarkan tingkat kelas dan pembagian semester. Bahasa Indonesia 4 4 3 3 3 3 . .Dasar Program Keahlian 12. . Sejarah Indonesia 3 3 . . - 16. - 5. Muatan Kewilayahan 7. . . . . . . . . - 17. . - 13. .. Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 3 3 3 3 4 4 4 4 B. - 18. Direktorat Pembinaan SMK 32 . Olahraga. 5 5 5 5 Jumlah C1. Struktur Kurikulum SMK Berdasarkan SKL dan SI PMK Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK).. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) Tabel 6 STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK HASIL TATA ULANG (Generik 3/4 Tahun) KELAS MATA PELAJARAN X XI XII XIII 1 2 1 2 1 2 1 2 A. dan C3 22 22 29 29 30 30 TOTAL 46 46 46 46 46 46 46 46 4. . . . . dan Kesehatan 2 2 2 2 . . . - 19. . - Jumlah A dan B 24 24 17 17 16 16 4 4 C. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 3 3 3 .Dasar Bidang Keahlian 9. tetapi lebih dititikberatkan pada tahapan pembelajaran kompetensi yang mengacu pada skema uji dan @2017. Seni Budaya 3 3 . - 2. . - 10. . . . Muatan Peminatan Kejuruan C1. . - 4. - 20. Produk Kreatif dan Kewirausahaan . - 14. - 11. . .. . . - C2. C2. . Matematika 4 4 4 4 4 4 . .

format struktur kurikulumnya tidak dirancang berdasarkan kelas dan semester.284 TOTAL 4. Muatan Nasional 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 318 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 212 3 Bahasa Indonesia 354 4 Matematika 424 5 Sejarah Indonesia 108 6 Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya 352/488 B.156 C. Tabel 7 STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK BERDASARKAN SKL DAN SI PMK (Generik 3/4 Tahun) MATA PELAJARAN ALOKASI WAKTU A. Sedangkan alokasi waktu untuk Mapel Kelompok Muatan Nasional dan Muatan Kewilayahan sudah diperhitungkan antara alokasi waktu perminggu. Muatan Kewilayahan 7 Seni Budaya 108 8 Pendidikan Jasmani. Direktorat Pembinaan SMK 33 . Kompetensi Keahlian 15 16 17 18 19 20 Produk Kreatif dan Kewirausahaan 530/___ Jumlah C1. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) sertifikasi kompetensi.440 @2017. C2. dan Kesehatan 144 Jumlah A dan B 2. Olahraga. Dasar Program Keahlian 12 13 14 C3.856/4. Format Struktur Kurikulum secara generik berdasarkan SKL dan SI PMK sebagaimana Tabel 7 berikut.020/2. Oleh karena itu.876/6. Dasar Bidang Keahlian 9 Simulasi dan Komunikasi Digital 108 10 11 C2. Muatan Peminatan Kejuruan C1. dikalikan dengan jumlah minggu efektif di kelas/semester mana Mapel yang bersangkutan diajarkan. dan C3 2. tapi hanya berupa jumlah alokasi waktu yang disediakan sesuai kebutuhan pencapaian kompetensi masing- masing Mata Pelajaran.

5.6.5.4 Teknik Otomasi 011 Industri 1.5 Teknik Pendinginan 012 dan Tata Udara 1.2 Teknik Konstruksi Kayu 002 1.4.1 Teknik Konstruksi Baja 001 Rekayasa 1.2.1.2 Teknik Pengelasan 014 1.1 Teknik Furnitur 005 1.4 Teknik Pengecoran 016 Logam 1. Teknologi dan 1.6 Teknik Mesin 1.3 Teknik Fabrikasi Logam 015 1.6.3 Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga 010 Listrik 1.1 Geomatika 007 1.1 Teknik Plambing dan 006 dan Sanitasi Sanitasi 1.1 Teknik Pembangkit 008 Ketenagalistrikan Tenaga Listrik 1.3.1.1 Teknik Bangunan 1. Direktorat Pembinaan SMK 34 .6.3 Teknik Konstruksi Batu 003 dan Beton 1. Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Nomor : 7013/D/KP/2013 Tanggal : 4 Desember 2013 SPEKTRUM KEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN Tahun 2013 NO BIDANG PROGRAM NOMOR PAKET KEAHLIAN .5.4 Teknik Gambar 004 Bangunan 1. KEAHLIAN KEAHLIAN KODE 1.5. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1.1.3 Teknik Plambing 1.5 Teknik 1.6.1 Teknik Pemesinan 013 1.5.5 Teknik Pemeliharaan 017 Mekanik Industri @2017.2 Teknik Jaringan Tenaga 009 Listrik 1.4 Geomatika 1.2 Teknik Furnitur 1.6.1.

KEAHLIAN KEAHLIAN KODE 1.7.11 Teknologi Tekstil 1.11.8. Direktorat Pembinaan SMK 35 .12 Teknik 1.12.7 Teknik Pesawat 1.9.2 Teknik Pergudangan 032 1.12.3 Konstruksi Badan Pesawat Udara 021 (Aircraft Sheet Metal Forming) 1.1 Teknik Pelayanan 031 Produksi 1.1 Teknik Instrumentasi 028 Instrumentasi Logam Industri 1. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) NO BIDANG PROGRAM NOMOR PAKET KEAHLIAN .7.7.1 Teknik Produksi 037 Perminyakan Minyak dan Gas 1.8 Teknik Grafika 1.2 Teknik Pemboran 038 Minyak dan Gas 1.2 Pemesinan Pesawat Udara (Aircraft 020 Machining) 1.11.4 Teknik Penyempurnaan 036 Tekstil 1.1 Geologi 040 Pertambangan Pertambangan 1.7.12.9.1 Kimia Analisis 041 @2017.13 Geologi 1.2 Kontrol Proses 029 1.7.9 Teknik 1.2 Teknik Pembuatan 034 Benang 1.14 Teknik Kimia 1.6 Teknik Gambar Mesin 018 1.9.4 Konstruksi Rangka Pesawat Udara 022 (Airframe Mechanics) 1.3 Kontrol Mekanik 030 1.10 Teknik Industri 1.1 Teknik Pemintalan 033 Serat Buatan 1.3 Teknik Pengolahan Minyak.11.7 Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat 025 Udara (Electrical Avionics) 1.5 Kelistrikan Pesawat Udara (Aircraft 023 Electricity) 1.13.7.6 Elektronika Pesawat Udara (Aviation 024 Electronic) 1.7.14.10.10.3 Teknik Pembuatan 035 Kain 1.6.8.11.1 Persiapan Grafika 026 1.1 Pemeliharaan dan Udara Perbaikan Motor dan 019 Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant) 1. Gas dan 039 Petrokimia 1.2 Produksi Grafika 027 1.

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) NO BIDANG PROGRAM NOMOR PAKET KEAHLIAN .3 Teknik Jaringan Akses 068 2.17 Teknik 1.17.6 Kelistrikan Kapal 052 1.4 Farmasi 073 3.4 Teknik Perbaikan Bodi 046 Otomotif 1.1.17.2.3 Teknik Energi 062 Biomassa 2.3 Analisis Kesehatan 072 3.16.1 Teknik Produksi dan Broadcasting Penyiaran Program 069 Radio dan Pertelevisian 3. Direktorat Pembinaan SMK 36 .8 Interior Kapal 054 1.1 Keperawatan 070 3.1.2.2 Kimia Industri 042 1.1.1 Teknik Energi Hidro 060 Terbarukan 1.2 Teknik Konstruksi 048 Kapal Kayu 1.2 Keperawatan Gigi 071 3.5 Teknik Pengelasan 051 Kapal 1.5 Teknik Ototronik 059 1.14.15.1.2 Teknik Sepeda Motor 044 1.3 Teknik Elektronika 057 Komunikasi 1.2 Teknik Energi Surya 061 dan Angin 1.1 Teknik Konstruksi 047 Perkapalan Kapal Baja 1.2.3 Teknik Konstruksi 049 Kapal Fiberglass 1.16.2.1 Teknik Transmisi 066 Telekomunikasi Telekomunikasi 2.1 Teknik Komputer 2.15.1.2 Perawatan Sosial 3.2 Teknik Elektronika 056 Industri 1.1 Kesehatan 3.1 Perawatan Sosial 075 @2017.16.16 Teknik 1.5 Farmasi Industri 074 3.1 Teknik Kendaraan 043 Ringan 1. Teknologi 2.18.1.2 Teknik 2.15.17.3 Multimedia 065 2.3 Teknik 2. Kesehatan 3.1.16.16.4 Teknik Instalasi 050 Pemesinan Kapal 1.16.18.17.1 Teknik Audio Video 055 Elektronika 1.2 Teknik Komputer dan 064 Jaringan 2.2 Teknik Suitsing 067 2.7 Teknik Gambar Rancang Bangun 053 Kapal 1.3 Teknik Alat Berat 045 1.15 Teknik Otomotif 1.15.3.16.4 Teknik Mekatronika 058 1.1. KEAHLIAN KEAHLIAN KODE 1.16.17.1 Rekayasa Perangkat 063 Informasi dan dan Informatika Lunak Komunikasi 2.18.18 Teknik Energi 1.

1 Nautika Kapal Niaga 098 5. Bisnis dan 6.2.1.3 Tata Niaga 6.1 Nautika Kapal 092 Kelautan Penangkapan Penangkap Ikan Ikan 5.2.1 Administrasi 100 Manajemen Perkantoran 6.2.6.3.6.1 Teknik Inventarisasi 088 dan Pemetaan Hutan 4.1 Agribisnis Ternak 079 Produksi Ternak Ruminansia 4.4 Teknik Produksi Hasil 091 Hutan 5. Agribisnis dan 4.2 Teknologi dan 5.3 Pelayaran 5.2 Agribisnis Tanaman 077 Perkebunan 4.1 Teknologi 5.5.4.3 Budidaya Kekerangan 096 Budidaya 5.3 Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan 085 Perikanan 4.2 Tata Boga 7.2.2.6.6.6 Kehutanan 4.1 Jasa Boga 107 @2017. Pariwisata 7.2.1.1 Kesehatan Hewan 082 Hewan 4.2 Keuangan 6.2.1 Agribisnis 4.5 Mekanisasi 4.2. Direktorat Pembinaan SMK 37 .3 Kesehatan 4.1.2 Teknika Kapal 093 Penangkap Ikan 5.1.2 Teknologi Pengolahan 084 Perikanan Hasil Perikanan 4.2 Agribisnis 4.3.3.5.1.2 Teknika Kapal Niaga 099 6.2 Teknik Konservasi 089 Sumberdaya Hutan 4.1 Usaha Perjalanan 105 Wisata 7.1 Akuntansi 101 6.2 Teknik Tanah dan Air 087 4.1 Agribisnis Tanaman Agroteknologi Produksi Pangan dan 076 Tanaman Hortikultura 4.4.1 Alat Mesin Pertanian 086 Pertanian 4. KEAHLIAN KEAHLIAN KODE 4.2.1 Teknologi Pengolahan 083 Pengolahan Hasil Hasil Pertanian Pertanian dan 4.3.2 Perbankan 102 6.4 Budidaya Rumput 097 Laut 5.4.1.2.2.3 Agribisnis Perbenihan dan Kultur Jaringan 078 Tanaman 4.2 Budidaya Krustasea 095 Perikanan 5.1.1 Pemasaran 104 7.3 Agribisnis Aneka 081 Ternak 4.1 Administrasi 6.1 Budidaya Perikanan 094 Produksi 5.1.2 Akomodasi Perhotelan 106 7.3 Perbankan Syariah 103 6.4 Agribisnis 4. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) NO BIDANG PROGRAM NOMOR PAKET KEAHLIAN .1 Kepariwisataan 7.2 Agribisnis Ternak 080 Unggas 4.3 Teknik Rehabilitasi 090 dan Reklamasi Hutan 4. Perikanan dan 5.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah. Seni Rupa dan 8.3 Desain dan Produksi 119 Kriya Keramik 8. 04 Desember 2013.2.5 Desain dan Produksi 121 Kriya Kayu 9.1.2. Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) NO BIDANG PROGRAM NOMOR PAKET KEAHLIAN . Direktorat Pembinaan SMK 38 .5 Seni Teater 9. Achmad Djazidie.2 Tata Artistik 128 Jakarta.1 Seni Tari 124 9.1 Desain dan Produksi 117 Produksi Kriya Kriya Tekstil 8. M.3.1 Seni Musik Klasik 122 Pertunjukan 9. Ttd.4 Desain Interior 115 8.1.5.4 Seni Pedalangan 9.1.1 Seni Karawitan 125 9.4.2.1 Seni Lukis 112 Kriya 8.1 Tata Kecantikan 109 Rambut 7.2 Desain dan 8. KEAHLIAN KEAHLIAN KODE 7.1. 195902191986101001 @2017. Prof.3 Desain Komunikasi 114 Visual 8.3 Seni Karawitan 9.5 Animasi 116 8.4 Desain dan Produksi 120 Kriya Logam 8.3.1 Pemeranan 127 9.2.2.4 Tata Busana 7.1 Tata Busana 111 8.2.2 Desain dan Produksi 118 Kriya Kulit 8.4.2 Seni Patung 113 8.1.3. Seni 9. Dr.2 Patiseri 108 7. NIP.2 Seni Tari 9.3 Tata Kecantikan 7. Eng.2.1 Seni Musik 9.1.1 Seni Rupa 8.1.1 Seni Pedalangan 126 9.2 Tata Kecantikan Kulit 110 7. Ir.5.2 Seni Musik Non Klasik 123 9.

Direktorat Pembinaan SMK 39 . Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) Lampiran 2 Spektrum Keahlian PMK Tahun 2016 @2017.

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017. Direktorat Pembinaan SMK 40 .

Direktorat Pembinaan SMK 41 . Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017.

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017. Direktorat Pembinaan SMK 42 .

Direktorat Pembinaan SMK 43 . Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017.

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017. Direktorat Pembinaan SMK 44 .

Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017. Direktorat Pembinaan SMK 45 .

Direktorat Pembinaan SMK 46 . Pedoman Penataan Ulang Spektrum Keahlian PMK (Edisi 2017) @2017.

.

yaitu (1) aspek kompetensi sikap spiritual. tanggungjawab. pembiasaan. dan proaktif melalui keteladanan. dan ekstrakurikuler. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya perilaku jujur. (2) sikap sosial.1 2. KOMPETENSI INTI 1 KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SPIRITUAL) (SIKAP SOSIAL) 1. penguatan. dan (4) keterampilan. peduli (gotong royong. Format Penulisan KI-KD Mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PA-BP) dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).1 1. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler. KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1. responsif. Menghayati dan mengamalkan 2. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN Muatan : Nasional BidangKeahlian : Semua Bidang Keahlian Mata Pelajaran : _________ (PA-BP atau PPKn) Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi. toleran. dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. (3) pengetahuan. damai). dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. disiplin.2 . Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung.Lampiran 3. kokurikuler. bertanggung-jawab. pemberian nasihat. kerjasama.2 2.

kolaboratif. serta memecahkan masalah sesuai konseptual.5 1. KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 1.3 1.4 1. dan mengevaluasitentang prosedur kerja yang lazim dilakukan pengetahuan faktual. dan menggunakan alat. operasional dengan bidang kajian _______________ dasar.3 2. dengan ilmu pengetahuan.6 2. seni. mengolah. mandiri. kreatif. dan kompleks.7 2. dan metakognitif _____________ sesuai dengan bidang dan _______________________(diisi nama lingkup Mapel: PA-BP atau PPKn). dan menyaji secara teknologi. budaya. menerapkan. komunikatif. dengan standar kompetensi kerja. detil. . efektif.4 2. informasi. kajian_____________ Menampilkan kinerja di bawah ___________ (diisi nama bimbingan dengan mutu dan Mapel: PA-BP atau kuantitas yang terukur sesuai PPKn)pada tingkat teknis.5 2. Melaksanakan tugas spesifik dengan menganalisis. berkenaan Menunjukkan keterampilan menalar. spesifik. Memahami. produktif.6 1.7 Dst hingga seluruh KD Dst hingga seluruh KD KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3. kritis. 4.

10 4.5 4.14 3.12 4.3 3.18 3.6 3. menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah.8 3. warga di bawah pengawasan langsung. masyarakat nasional.10 3. serta dari keluarga. Menunjukkan keterampilan regional. kesiapan.9 3.16 4.3 4.5 3. membiasakan. sekolah.7 3.16 3.18 4.11 3.9 4. meniru.15 4.17 3.4 3. dan mempersepsi.8 4.6 4.4 4. gerak mahir.11 4.14 4.2 4.7 4.15 3.1 3. ALOKASI KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR WAKTU 3.19 4.13 4.1 4.13 3. mampu melaksanakan tugas spesifik dunia kerja. internasional. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) dan humaniora dalam dan solutif dalam ranah abstrak konteks pengembangan terkait dengan pengembangan dari potensi diri sebagai bagian yang dipelajarinya di sekolah. serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.12 3.17 4.19 .2 3.

20 4.29 4.21 3.41 4.40 4.39 4.34 4.26 4.38 4. … 4.41 3.27 4.22 4.44 3.32 3.39 3.34 3.33 4.20 3.25 4.37 4.36 3.40 3.37 3.29 3.23 4.23 3.43 3.24 4.30 4.27 3.45 dst.31 3.42 4.24 3.28 4.33 3.25 3.38 3.32 4.36 4.35 3.21 4.45 dst.26 3.31 4.43 4.30 3.22 3. ALOKASI KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR WAKTU 3.28 3.42 3.44 4.35 4. … Jumlah .

dan (4) keterampilan. pembiasaan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler. dan dengan menggunakan alat. “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. responsif. pembiasaan. kokurikuler. dan ekstrakurikuler. menerapkan. Melaksanakan tugas spesifik menganalisis. toleran. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3. (2) sikap sosial.Lampiran 4. peduli (gotong royong. santun. dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. damai). operasional masalah sesuai dengan bidang dasar. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu. dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. (3) pengetahuan. Format Penulisan KI-KD Mapel Kelompok A dan B selain PA-BP dan PPKn untuk Program Pendidikan 3 Tahun` KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN Bidang Keahlian : Seluruh Bidang Keahlian Program Keahlian : ________________________ Kompetensi Keahlian : ________________________ (3 Tahun) Mata Pelajaran : _________________________ Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi. kerja sama. yaitu (1) aspek kompetensi sikap spiritual. dan budaya sekolah. Memahami. dan metakognitif kajian/kerja _________ sesuai dengan bidang dan _________________ lingkup kajian/kerja ______ ___________________(diisi Nama ___________________________ Mapel). penguatan. pemberian nasihat. dan prosedur kerja yang pengetahuan faktual. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung. dan proaktif melalui keteladanan. Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu. bertanggung-jawab. disiplin. mengevaluasitentang informasi. dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. 4. (diisi Nama Mapel)pada Menampilkan kinerja di bawah . lazim dilakukan serta memecahkan konseptual.

5 3. spesifik.3 4. gerak mahir. pengembangan potensi diri kritis.2 3.11 3. mengolah. dan menyaji humaniora dalam konteks secara efektif.9 4.9 3. warga masyarakat pengembangan dari yang nasional. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) tingkat teknis.10 3. meniru. menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah.4 4. mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. kolaboratif.3 3. sebagai bagian dari komunikatif.6 3.1 4. serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. budaya.7 3.8 3.10 4.4 3. produktif.1 3. Menunjukkan keterampilan mempersepsi. dan kompleks. mandiri. regional. dan menalar.7 4. sekolah.2 4. teknologi. kreatif. bimbingan dengan mutu dan detil. dan dipelajarinya di sekolah. ALOKASI KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR WAKTU 3.12 4. kesiapan. kuantitas yang terukur sesuai berkenaan dengan ilmu dengan standar kompetensi kerja. membiasakan.6 4. dunia ranah abstrak terkait dengan kerja.12 . dan solutif dalam keluarga.5 4. Menunjukkan keterampilan seni. serta internasional.8 4. pengetahuan.11 4.

14 3. … 4.31 4. ALOKASI KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR WAKTU 3.35 dst.25 3.33 4.32 3.32 4.29 3.25 4.16 4.22 4.21 3.22 3.27 4.33 3.18 4.23 3.26 4.19 3.20 4.15 4.31 3.21 4. … Jumlah .29 4.16 3.17 4.23 4.14 4.20 3.34 4.13 4.17 3.24 3.26 3.30 3.30 4.27 3.24 4.34 3.28 4.28 3.35 dst.13 3.19 4.15 3.18 3.

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung. dan menggunakan alat. penguatan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan. responsif. bertanggung-jawab. toleran. dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. pemberian nasihat. dan proaktif melalui keteladanan. damai). dan metakognitif _________ ____________ secara multidisiplin ________________________(diisi Nama sesuai dengan bidang dan Mapel).Lampiran 5. kokurikuler. (2) sikap sosial. dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu. serta memecahkan masalah sesuai konseptual. Memahami. disiplin. 4. menerapkan. lingkup kajian/kerja Menampilkan kinerja mandiri . dan mengevaluasitentang prosedur kerja yang lazim dilakukan pengetahuan faktual. kerja sama. “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. operasional dengan bidang kajian/kerja lanjut. dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu. dan (4) keterampilan. Format Penulisan KI-KD Mapel Kelompok A dan B selain PA-BP dan PPKn untuk Program Pendidikan 4 Tahun` KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN Bidang Keahlian : Seluruh Bidang Keahlian Program Keahlian : ________________________ Kompetensi Keahlian : ________________________ (4 Tahun) Mata Pelajaran : ________________________ Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi. “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. informasi. dan ekstrakurikuler. santun. pembiasaan. peduli (gotong royong. (3) pengetahuan. Melaksanakan tugas spesifik dengan menganalisis. yaitu (1) aspek kompetensi sikap spiritual. dan budaya sekolah. pembiasaan.

membiasakan. ALOKASI KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR WAKTU 3. meniru. serta dunia kerja.9 3.10 3. kreatif. berkenaan menalar. seni.5 3. regional. Menunjukkan keterampilan mempersepsi.9 4.6 4.8 3. dan humaniora dalam komunikatif.10 4.7 3. secara efektif. budaya. dan internasional.4 3.1 3.3 4. dan solutif dalam konteks pengembangan ranah abstrak terkait dengan potensi diri sebagai bagian pengembangan dari yang dari keluarga. kolaboratif.6 3. dan Menunjukkan keterampilan kompleks.4 4.12 .11 3.11 4. gerak mahir.2 3.2 4. warga mampu melaksanakan tugas masyarakat nasional. mandiri.3 3. serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri. sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah. menjadikan gerak alami. dan menyaji dengan ilmu pengetahuan. kritis.7 4. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) __________________________ dengan mutu dan kuantitas yang _ ___________ (diisi Nama terukur sesuai dengan standar Mapel)pada tingkat teknis.5 4. spesifik.1 4. teknologi. kompetensi kerja. spesifik secara mandiri. kesiapan.12 4. produktif. detil. dipelajarinya di sekolah. mengolah. sekolah.8 4.

17 3.32 3.18 3.25 4.30 3.16 3.21 3.35 dst.23 3.13 4.24 4.23 4.15 4.29 3.20 3.24 3.34 3.21 4.17 4.25 3. ALOKASI KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR WAKTU 3.29 4.19 4.28 4.18 4.31 3.31 4.34 4.35 dst.26 4.27 4.30 4.28 3. … Jumlah . … 4.14 3.26 3.27 3.15 3.33 3.19 3.16 4.14 4.22 4.13 3.22 3.32 4.20 4.33 4.

dan ekstrakurikuler. kolaboratif. dan (4) keterampilan. detil. kerja sama. berkenaan dengan Menunjukkan keterampilan menalar. mandiri. mengolah. ilmu pengetahuan. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3. (2) sikap sosial. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu. dan humaniora kreatif. dan proaktif melalui keteladanan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler. penguatan. dan menggunakan alat. teknologi. memecahkan masalah sesuai dengan bidang konseptual. Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu. dan metakognitif ____________________ (diisi Kompetensi sesuai dengan bidang dan Keahlian). “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. pembiasaan. kritis. dalam konteks pengembangan komunikatif. serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah . dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. dan solutif dalam ranah abstrak potensi diri sebagai bagian dari terkait dengan pengembangan dari yang keluarga. budaya. produktif. informasi. seni. santun. spesifik. dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. operasional kerja ______________________________ dasar. Melaksanakan tugas spesifik dengan menganalisis. Menampilkan kinerja di bawah lingkup kerja bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang ________________________(di terukur sesuai dengan standar kompetensi isi Kompetensi Keahlian)pada kerja. pemberian nasihat. damai). tingkat teknis. kokurikuler. Memahami. yaitu (1) aspek kompetensi sikap spiritual.Lampiran 6. bertanggung-jawab. toleran. dan kompleks. responsif. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Format Penulisan KI-KD Mapel Kejuruan Program Pendidikan 3 Tahun. pembiasaan. peduli (gotong royong. dipelajarinya di sekolah. sekolah. dunia kerja. “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN Bidang Keahlian : ________________________ Program Keahlian : ________________________ Kompetensi Keahlian : ________________________ (3 Tahun) Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi. disiplin. 4. dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. dan prosedur mengevaluasitentang kerja yang lazim dilakukan serta pengetahuan faktual. (3) pengetahuan. menerapkan. dan menyaji secara efektif. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching) yaitu keteladanan. dan budaya sekolah.

4 4. membiasakan.1 4.20 4.5 3.10 4.1 3.8 4. menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah. serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.14 4.22 3.6 3.15 4. kesiapan. Mata Pelajaran: _____________________________________ UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.11 3.3 4.13 4.17 4.23 4. Menunjukkan keterampilan mempersepsi.4 3.2 3.12 3.21 4.3 3.10 3.23 .5 4.14 3.2 4.9 4.12 4.20 3.18 4.13 3.21 3.16 3.9 3.17 3.16 4.7 3.22 4. meniru. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) warga masyarakat nasional. pengawasan langsung.11 4.15 3. regional.8 3. gerak mahir. dan internasional.18 3.7 4.19 4.6 4.19 3.

24 3.33 3.25 4.12 3.4 4.32 3.14 4.8 3.30 3.36 dst.29 4.2 4.14 3.1 4.35 3.34 4.31 4.3 4. UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3. … 4.29 3.30 4.31 3.28 4.8 4. … Mata Pelajaran: _____________________________________ UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.4 3.27 3.24 4.7 4.9 4.15 .26 3.9 3.28 3.27 4.32 4.2 3.13 3.6 4.34 3.10 3.1 3.26 4.11 3.15 4.35 4.10 4.6 3.12 4.3 3.25 3.13 4.7 3.5 4.36 dst.33 4.5 3.11 4.

20 4.25 4.32 3.18 4.24 3.16 4.35 4.22 3.32 4.21 3.26 3.34 3.31 4.25 3.6 4.1 3. … Mata Pelajaran: _____________________________________ UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.34 4.24 4.2 3.29 4.35 3.23 3.33 4.2 4.33 3.17 3.29 3.28 3.1 4.16 3.5 3.27 4.26 4.30 4.22 4.28 4.36 dst. UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.4 3.17 4.3 4.31 3.4 4.19 3.19 4.21 4.30 3.5 4.20 3.6 .23 4.36 dst.18 3.3 3. … 4.27 3.

12 3.35 3.8 4.13 4.18 4.14 3.8 3.23 4.29 3.18 3.21 3.20 4.24 4.30 3.28 3.28 4.14 4.33 3.19 3.33 4.27 4.10 3.22 4.31 3. … 4.26 3.27 3.24 3.17 3.13 3.26 4.36 dst. UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.23 3.12 4.29 4.25 4.7 3.16 4.36 dst.19 4.10 4.32 3.9 3.11 4.32 4.9 4. … .20 3.15 4.25 3.11 3.22 3.34 3.15 3.21 4.17 4.30 4.34 4.16 3.35 4.31 4.7 4.

teknologi. disiplin. dan menggunakan alat. Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu.Lampiran 7. Memahami. yaitu (1) aspek kompetensi sikap spiritual. seni. mandiri. berkenaan dengan ilmu mengolah. “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching) yaitu keteladanan. kreatif. dan ekstrakurikuler. toleran. dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik. dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. (2) sikap sosial. dan budaya sekolah. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 3. Keahlian)pada tingkat teknis. Format Penulisan KI-KD Mapel Kejuruan Program Pendidikan 4 Tahun. dan prosedur mengevaluasitentang kerja yang lazim dilakukan serta pengetahuan faktual. Melaksanakan tugas spesifik dengan menganalisis. peduli (gotong royong. serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri. dengan bidang dan lingkup kerja Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu ________________________ dan kuantitas yang terukur sesuai dengan _____ (diisi Kompetensi standar kompetensi kerja. penguatan. pembiasaan. spesifik. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung. responsif. menerapkan. dan kompleks. dan proaktif melalui keteladanan. bertanggung-jawab. dan menyaji secara efektif. dan humaniora dalam komunikatif. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu. 4. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler. dan (4) keterampilan. detil. (3) pengetahuan. dan metakognitif _____________________ (diisi Kompetensi secara multidisiplin sesuai Keahlian). damai). operasional kerja ______________________________ lanjut. pemberian nasihat. pembiasaan. informasi. kerja sama. dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. Menunjukkan keterampilan menalar. kokurikuler. . santun. memecahkan masalah sesuai dengan bidang konseptual. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN Bidang Keahlian : ________________________ Program Keahlian : ________________________ Kompetensi Keahlian : ________________________ (4 Tahun) Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi. produktif. kolaboratif. kritis. budaya. dan solutif dalam ranah abstrak konteks pengembangan potensi terkait dengan pengembangan dari yang diri sebagai bagian dari dipelajarinya di sekolah. pengetahuan.

10 3. membiasakan.16 3.22 3. mahir.17 4.22 4.11 3.20 4.17 3.9 4.18 3.21 3.9 3.6 4. serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.4 4.5 4.24 . dunia kerja. Menunjukkan keterampilan mempersepsi.1 4.12 3. sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah.7 4. sekolah.14 3.19 4.14 4.13 4.12 4. kesiapan.21 4.8 3.18 4.10 4. gerak regional.8 4.3 3. meniru.2 3.15 3.5 3.24 4.11 4. Mata Pelajaran: _____________________________________ UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.16 4.13 3. dan internasional.4 3. warga masyarakat nasional.3 4.2 4.15 4.19 3.6 3.23 3.1 3.23 4. menjadikan gerak alami.20 3.7 3. KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4 (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) keluarga.

12 3.5 3.33 4.33 3.28 3.7 3.29 4.25 3.15 3.15 4.14 4.4 4.32 3.36 dst.9 4.9 3.16 .16 4.13 3.6 4.32 4.28 4.4 3.10 4.25 4.10 3.1 4. … 4.12 4.26 4.35 3. … Mata Pelajaran: _____________________________________ UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.27 3.31 3.1 3.3 3.14 3.29 3. UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.31 4.2 3.36 dst.2 4.30 4.34 3.26 3.13 4.27 4.8 3.8 4.30 3.7 4.34 4.35 4.6 3.11 4.11 3.3 4.5 4.

26 3.8 .19 4.29 3.36 dst.19 3.1 3.32 3.20 3.28 3.4 4.2 4.35 3.25 4. … Mata Pelajaran: _____________________________________ UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.17 4.17 3.7 4.6 4.3 4.6 3.21 3.22 3.32 4.5 4.27 4.23 3.34 3. … 4.2 3.28 4.8 4.27 3.21 4.31 4.7 3.33 4.23 4.3 3.18 4.30 4.20 4.29 4.33 3.34 4.22 4.5 3.24 4.4 3.30 3.25 3.26 4.36 dst.18 3.31 3. UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.1 4.35 4.24 3.

9 4.33 3.9 3.12 4.14 4.14 3.11 3.33 4.10 4.15 4.13 4.30 4.18 4.20 4.19 3.12 3. UNIT SKEMA KOMPETENSI KOMPETENSI WAKTU KOMPETENS SERTIFIKAS DASAR DASAR I I 3.26 4.13 3.22 4.34 3.31 3.29 4.21 4.36 dst.24 4.11 4.25 3.18 3.29 3. … 4.32 3.24 3.23 4.27 3.31 4.27 4.30 3. … .26 3.23 3.34 4.35 4.36 dst.16 3.28 3.15 3.28 4.10 3.16 4.35 3.25 4.17 3.19 4.32 4.22 3.21 3.20 3.17 4.