BAB 1

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan
teknologi. Maka pola hidup dan gaya hidup masyarakat semakin bermacam-
macam. Sekarang ini juga banyak sekali masalah-masalah kesehatan yang
bermunculan di masyarakat. berbagai macam penyakit infeksi ataupun
penyakit lainnya, salah satunya adalah penyakit tonsillitis atau radangan
amandel. Penyakit tersebut sering diderita pada anak-anak usia 5 sampai 13
tahun.
Tonsil terdiri atas jaringan limfatik dan terletak pada kedua sisi
orofaring. Keduanya sering menjadi tempat terjangkitnya infeksi akut.
Streptokokus grup A adalah organism paling umum yang berkaitan dengan
tonsillitis. Gejala tonsillitis termasuk sakit tenggorokan, demam, ngorok, dan
kesulitan menelan (Smeltzer, 2002, p. 550).
Dampak yang ditimbulkan tonsillitis pada tubuh manusia adalah suhu
naik 40ºC, rasa gatal atau kering di tenggorokan, lesu, nyeri sendi, odinofagia,
anoreksia dan otalgia, tonsil membengkak, kelenjar submandibula
membengkak dan nyeri tekan, terutama pada anak-anak. Menurut penjelasan
yang dikemukakan oleh Smeltzer dan Mansjoer, bahwa tonsillitis disebabkan
oleh infeksi bakteri streptokokus grup A yang mengakibatkan peradangan
pada tonsil dengan dampak yang ditimbulkan pada tubuh manusia yaitu suhu
naik 40ºC atau bisa disebut hipertermia (Mansjoer & Smeltzer, 2008, p. 119).

1