TUGAS EKONOMI DAN PEMBIAYAAN KESEHATAN

KESEHATAN MENTAL

Disusun oleh:

Ayu Dwi Saputri
1313192009

PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT INSTITUT KESEHATAN
HELVETIA
MEDAN
2017

merumuskan definisi berikut: “kesehatan mental ialah terwujudnya keserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya dan lingkungannya berdasarkan keimanan dan ketakwaan serta bertujuan untuk mencapai hidup yang bermakna dan bahagia di dunia dan akhirat”.Pengertian Kesehatan Mental Pengertian kesehatan mental secara etimologi berasal dari kata kesehatan dan mental. Jadi kesehatan mental adalah keadaan sehat yang bekenaan dengan jiwa atau keadaan sehat yang berkenaan atau menyangkut masalah masalah ingatan. kesehatan mental ialah suatu ilmu yang berpautan dengan kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. baik hubungan dengan diri sendiri. orang bermental . pikiran atau akal. Seseorang memiliki jiwa yang sehat apabila perasaan. di lain pengertiansesungguhnya menyangkut masalah-masalah ingatan. pengertiannya menjadi terasa luas karena sudah mencapai seluruh aspek kehidupan manusia. Dr. hubungan dengan alam dan lingkungan. pikiran atau pun akal. Sedangkan pengertian kesehatan mental secara terminology terdapat banyak pengertian. Dengan rumusan lain. Kesehatan berarti keadaan (hal) sehat. Dengan memasukkan aspek agama. Dan dalam bidang psikologi orang memberikan istilah tentang pengertian kesehatan mental yaitu dengan sebutan mental hygiene. serta dapat menggunakan potensi yang ada pada dirinya seoptimal mungkin. Agama merupakan salah satu kebutuhan psikis manusia yang perlu dipenuhi oleh setiap orang yang merindukan ketentraman dan kebahagiaan. berkenaan dengan jiwa . seperti keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan dalam kesehatan mental. Dari uraian di atas dapat difahami bahwa kesehatan mental merupakan kondisi kejiwaan manusia yang harmonis. adanya keserasian fungsi- fungsi jiwa (tidak ada konflik) dan merasa bahwa dirinya berharga. Karena kondisi fisik dan psikisnya terjaga dengan selaras. Menurutnya kesehatan mental adalah terhindarnya orang dari gejala-gejala gangguanjiwa (neorose) dan dari gejala-gejala penyakit jiwa (psycose) Kemudian ia menambahkan lagi bahwa kesehatan mental adalah terhindar dari gangguan dan penyakit kejiwaan. pikiran. sanggup menghadapi masalah-masalah dan kegoncangan biasa. yang mencakup semua bidang hubungan manusia. Zakiah Daradjat mengemukakan pendapatnya tentang kesehatan mental. Sedangkan Zakiah Daradjat. Sedangkan mental berarti batin. rohani. serta hubungan dengan Tuhan”. maupun fisiknya juga sehat. Seorang tokoh psikologi. maupun hubungan dengan orang lain. mampu penyesuaian diri.

Dengan kata lain orang yang memiliki kesehatan mental prima juga memiliki kecerdasan seimbang baik secara intelektual. maupun spiritualnya untuk mencapai kebahagiaan hidup. Memiliki persepsi yang obyektif terhadap realitas yang ada 6. namun pada perkembangannya pada abad 19 para ahli kedokteran menyadari bahwa adanya hubungan antara penyakit dengan kondisi dan psikis manusia. berlandaskan keimanan dan ketakwaan. terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antar fungsi-fungsi jiwa serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa yang terjadi dan merasakan secara positif kebahagiaan dan kemampuan dirinya. Aktualisasi diri 3. kekacauan jiwa (stres). Mampu berotonom terhadap diri sendiri (Mandiri) 5. Memiliki sikap batin (Attidude) yang positif terhadap dirinya sendiri. secara umum dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari gejala gangguan atau penyakit mental. tidak bisa menyesuaikan diri atau penyakit-penyakit kejiwaan lainnya. Hubungan timbal balik ini menyebabkan manusia menderita gangguan fisik yang disebabkan oleh . Mampu mengadakan integrasi dengan fungsi-fungsi yang psikis 4. Berdasarkan berbagai pengertian yang disampaikan para pakar tersebut. Ciri-ciri Kesehatan Mental Ciri-ciri kesehatan mental dikelompokkan kedalam enam kategori. emosional.sehat tidak akan mengalami kegoncangan. serta bertujuan untuk mencapai hidup yang bermakna dan bahagia di dunia dan bahagia di akhirat. yaitu: 1. adanya kemampuan yang dimiliki untuk menyesuaikan diri dengan dirinya sendiri dan lingkungannya. 2. Mampu menselaraskan kondisi lingkungan dengan diri sendiri. frustasi. Pada abad 17 kondisi suatu pasien yang sakit hanya diidentifikasi dengan medis.

pusat perhatian dan kajian dari kesehatan mental tersebut adalah kehidupan di dunia. Orang yang sehat mental akan senantiasa merasa aman dan bahagia dalam kondisi apapun. sedangkan mental berasal dari kata latin mens. kesehatan mental seseorang dapat ditandai dengan kemampuan orang tersebut dalam penyesuaian diri dengan lingkungannya. ia juga akan melakukan intropeksi atas segala hal yang dilakukannya sehingga ia akan mampu mengontrol dan mengendalikan dirinya sendiri. emosi maupun kecerdasan intelektual. masa kini dan masa yang akan datang. mampu mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sendiri semaksimal mungkin untuk menggapai ridho Allah SWT. baik kesehatan spiritual. bermasyarakat. pribadi yang sehat dalam menghadapi masalah dan menjalani kehidupan hanya berorientasi pada konsep sekarang ini dan disini. Hal ini dapat ditarik kesimpulan karena pada dasarnya hidup adalah proses penyesuaian diri terhadap seluruh aspek kehidupan. Memasuki abad 19 konsep kesehatan mental mulai berkembang dengan pesatnya namun apabila ditinjau lebih mendalam teori-teori yang berkembang tentang kesehatan mental masih bersifat sekuler. Bentuk-Bentuk Kesehatan Mental 1. . Klasik => orientasi yang dapat di lihat oleh mata 2. Manusia diciptakan untuk hidup bersama. Solusi terbaik untuk dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan mental adalah dengan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. orang yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya akan gagal dalam menjalani kehidupannya. gangguan mental (Somapsikotis) dan sebaliknya gangguan mental dapat menyebabkan penyakit fisik (Psikomatik). tanpa memikirkan adanya hubungan antara masa lalu. serta dengan mengembangkan seluruh aspek kecerdasan. Penyesuaian diri => mampu mengembangkan diri dengan lingkungan Hygiea adalah dewi kesehatan yang bersal dari yunani dan heygiea berarti ilmu kesehatan. saling membutuhkan satu sama lain dan selalu berinteraksi. atau mentis.

Atau memenuhi kebutuhan pribadi tanpa mengganggu hak-hak orang lain. asas kehidupan. kecerdasan. pola pengembangan diri adalah pola yang berkaitan dengan kualitas khas insani (human qualities) seperti kreatifitas. jiwa. Prinsip-prinsipnya sebagai berikut: 1. hidup. sukma.  Ketiga. pola pengembangan potensi. keluhan dan gangguan mental. semangat. Kesehatan mental berarti terhindarnya seseorang dari segala gejala. pola penyesuaian diri. roh. Prinsip yang didasarkan atas sifat manusia. mental heygie disebut pula dengan heygie psyche. meliputi: a. pola agama. roh. yang dikutip oleh Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakir menyebut empat pola yang ada dalam kesehatan mental. 1964) ada lima belas prinsip yang harus diperhatiakan untuk memahami kesehatan mental prinsip ini berguna dalam upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan mental serta pencegahan terhadap gangguan-gangguan mental. pola simtomatis adalah pola yang berkaitan dengan gejala (symptoms) dan keluhan (complaints). baik berupa neurosis maupun psikosis.  Keempat. pola agama adalah pola yang berkaitan dengan ajaran agama. Kesehatan mental berarti kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri secara aktif terhadap lingkungan sosialnya. sehingga ia memperoleh manfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Hanna Djumhana Bastaman. Kesehatan mental berarti kemampuan individu untuk memfungsikan potensi-potensi manusiawinya secara maksimal. pola penyesuaian diri adalah pola yang berkaitan dengan keaktifan seseorang dalam memenuhi tuntutan lingkungan tanpa kehilangan harga diri.  Pertama. gangguan atau penyakit nafsaniah. Kesehatan mental adalah kemampuan individu untuk melaksanakan ajaran agama secara benar dan baik dengan landasan keimanan dan ketakwaan. yaitu pola simtomatis. Prinsip Dalam Kesehatan Mental Menurut (schneiders. artinya jiwa. Kesehatan dan penyesuaian mental memerlukan atau bagian yang tidak terlepas dari kesehatan fisik dan integritas organisme. dan sebagainya. produktifitas. artinya nafas. dan semagangat. sukma. tanggung jawab.  Kedua. .

k. e. Kesehatan mental memerlukan konsep diri yang sehat. Kesehatan dan penyesuaian mental memerlukan perjuagan yang terus menerus untuk kematangan dalam pemikiran. Pemahaman diri dan peneriamaan diri harus ditingkatkan terus menerus memperjuagkan untuk peningkatan diri dan realisasi diri jika kesehatan dan penyesuaian mental hendak dicapai. memperluas pengetahuan tentang diri sendiri merupakan suatu keharusan. penolakan diri. f. yaitu: hukum. b. d. Penyesuaian yang baik dan kedamayan pikiran tergantung kepada kecukupan dalam keputusan kerja. h. Stabilitas dan penyesuaian mental menuntut kemampuan adaptasi. yang meliputi: permainan diri dan usaha yang realistik terhadap status atau harga dirinya sendiri. emosionalitas. j. kapasitas untuk mengubah meliputi mengubah situasi dan mengubah kepribadian. kebijaksanaan. meliputi: . c. yang meliputi pengendalian pemikiran. i. imajinasi. Prinsip yang didasarkan pada hubngan manusiadengan lingkungannya. emosi dan perilaku. Mencapai dan memelihara kesehatan dan penyesuaian mental tergantung kepada penanaman dan perkembangan kebiasaan yang baik. dan perilaku. Kesehatan dan penyesuaian mental memerlukan sikap yang realistik yaitu menerima realitas tanpa distorsi dan objektif. Kesehatan dan penyesuaian mental tergantung kepada hubungan interpersonal yang sehat. hasrat. perilau manusia harus sesuai dengan sifat manusia sebagai pribadi yang bermoral. khususnya didalam kehidupan keluarga. religius. Prinsip yang didasarkan atas hubungan manusia dengan tuhan. c. 2. keputusan. Kesehatan dan penyesuaian mental memerlukan intergrasi dan pengendalian diri. intelektual. ketabahan. keteguhan hati. b. meliputi: a. 3. Dalam pencapaian dan khususnya memelihara kesehatan dan penyesuaian mental. dan moral. emosional dan sosial. Stabilitas mental dan penyesuaian yang baik memerlukan pengembangan terus- menerus dalam diri seseorang menegnai kebaikan moral yang tertinggi. g. kerendahan hati. Untuk memelihara kesehatan mental dan penyesuaian yang baik. Kesehatan dan penyesuaian mental memerlukan belajar mengatasi secara efektif dan secara sehat terhadap konflik mental dan kegagalan dan ketegangan yang ditimbulkan.

berpakaian rapi. dimana kita mampu untukberfikir dalam mengolah informasi dengan baik dan memecahkan masalahyang dihadapi. tidak gemuk. 3. Stabilitas mental memerlukan seseorang mengembagkan kesadaran atas realitas terbesar dari pada dirinya yang menjadi tempat bergantung kepada setiap tindakan yang pundamental. senang. sehat secara emosional adalah kemampuan seseoranguntuk mengekspresikan emosinya seperti marah. nafas tidak bau. dan diikuti perubahan dalam kejasmanian serta berkaitan denganperasaan yang kuat. 5. Konsep Kesehatan Mental Berdasarkan Dimensi 1. benci. berotot. suku. sedih. 4.bosan. tidur nyenyak. Emosi Emosi adalah reaksi kompleks yang mengandung tingkatan aktivitas yangtinggi.selera makan baik. statussosial sehingga dapat hidup bersama dengan damai. b. Kesehatan mental dan ketenagan hati merupakan hubungan yang konstan antara manusia dengan tuhanya.rambut tersisir rapi. Fisik sehat jasmani merupakan kompenen penting dalam arti sehat seutuhnya. agama. Spiritual . a. merupakan sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih. gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuhberjalan normal. Sosial Sehat secara sosial adalah sehat dalam bersosialisasi dengan masyarakat danlingkungan sekitar tanpa membedakan bedakan ras. 2. Intelektual Berhubungan dengan kecerdasan dalam berfikir. mata bersinar. takut.

dan lain-lain. sosial budaya. namun faktor eksternal yang buruk / tidak baik dapat berpotensi menimbulkan mental tidak sehat. Sedangkan aspek keturunan seperti turunan emosi. dan lain sebagainya.  Faktor Eksternal Faktor eksternal merupakan faktor yang berada di luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi mental seseorang. intelektualitas. pemalu. adik. dan masih banyak lagi lainnya. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental  Faktor Internal Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang seperti sifat. akting. siraman rohani seperti ceramah agama danlainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton. pemarah.mendengar alunan lagu dan musik. Aspek psikis manusia pada dasarnya merupakan satu kesatuan dengan sistem biologis. dengki. anak. bakat. agama. Spiritual merupakan komponen tambahan pada definisi sehat oleh WHO danmemiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Faktor luar lain yang berpengaruh yaitu seperti hukum. Contoh sifat yaitu seperti sifat jahat. istri. juga dapat dipengaruhi oleh aspek psikis manusia. pekerjaan. baik. . kesempatan untuk berlibur. bermain musik. pendidikan. kakak. sebagai sub sistem dari eksistensi manusia. maka aspek psikis selalu berinteraksi dengan keseluruhan aspek kemanusiaan. Faktor eksternal yang baik dapat menjaga mental seseorang. Setiap individu perlumendapat pendidikan formal maupun informal. Selanjutnya selain kedua faktor tersebut yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. iri. keturunan dan sebagainya. masyarakat. dan sebagainya. dan sebagainya. Lingkungan eksternal yang paling dekat dengan seorang manusia adalah keluarga seperti orang tua. menciptakan lagu. pemerintah. Contoh bakat yakni misalnya bakat melukis. politik. pemberani. kakek-nenek. potensi diri. Karena itulah aspek psikis tidak dapat dipisahkan untuk melihat jiwa manusia.