RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

No Diagnosa Tujuan/sasaran Intervensi Rasional
keperawatan
1 Resiko tinggi terhadap Tujuan : - Segera keringkan tubuh bayi dan - Mencegah kehilangan Suhu tubuh secara
perubahan suhu Setelah dilakukan langsung bedong evaporasi dan konduksi
tubuhb/d transisi tindakan keperawat
lingkungan dari intra an, hipotermi tidak - Letakkan bayi dibawah cahaya - Memberi kehangatan pada bayi
uteri ke ekstra uteri terjadi lampu yang hangat sesuai dengan suhu
Do: Kriteria hasil : bayi 36 – 370 C
- Bayi tampak - Suhu tubuh
menggigil dalam batas - Pertahankan suhu ruangan 24 – 330 C - Menjaga suhu tubuh bayi agar tetap
- Ujung jari dingin normal seimbang dengan lingkungan
- Bayi baru menangis 36 C – 37 C
keras setelah di - Kulit hangat dan - Kontrol TTV - Mengetahui keadaan umum untuk memberi
saction ± 5 detik berwarna pink kan tindakan yang tepat
- Suhu 37 C - RR : 30 – 60 x /i
- Segera ganti pakaian bayi apabila - Mencegah terjadinya perpindahan panas
basah / BAK secara konduksi

- Monitor tanda-tanda hipotermi - Hipotermi akan meningkatkan kebutuhan
O2 dan kalori
No Diagnosa Tujuan/sasaran Intervensi Rasional
keperawatan
2 Risiko tinggi terhadap Setelah dilakukan - Kaji frekuensi dan upaya pernafasan - frekuensi pernafasan normal adalah 30 – 60 /
kekurangan pertukaran tindakan keperawatan menit. Pernafasan periodik tidak bermakna
gas b/d stresor 1 x 24 jam diharapkan secara fisiologis dimanifestasikan dengan
intranatal risiko kekurangan periodik apnue yang berakhir 5 -15 dtk.
Do : pertukaran gas teratasi
- air ketuban dengan KH : - Hisap nasofaring sesuai kebutuhan. - Menjamin kebersihan jalan nafas untuk
bercampur Frekuensi pernafasan Perhatikan warna, dan karakteristik neonatus
mekonium 30 – 60 / menit mukus yang dimuntahkan
- apgar skere pertama Bebas dari tanda –
7 , dan setelah 5 tanda distres - Perhatikan simetris gerakan dada - Asimetris dapat menunjukan pneomotorak.
menit 10. pernafasan
- Posisikan bayi miring dengan gulungan - Memudahkan drainase mukus
handuk untuk menyokong punggung

- Auskultasi bunyi nafas dan catat - Bayi nafas harus sama secara bilateral.
kesamaan dan kejelasannya. Perhatikan Kreles mungkin ada beberapa jam pertama
adanya kreleks atau ronki setelah lahir. Kreles menetap dapat
menandakan pneomonia

Related Interests