Panduan Asuhan Keperawatan (PAK

)

HYPEREMESIS GRAVIDARUM
1 Definisi Asuhan keperawatan pada pasien dengan hyperemesis
gravidarum
2 Asesmen 1. Riwayat alergi
Keperawatan 2. Mual
3. Muntah
4. Pusing
5. ADLs
6. Lemah
7. Tanda – tanda dehidrasi
8. Riwayat persalinan ibu, riwayat KB
9. Riwayat menstruasi
10. Nafas bau aseton
11. Pengkajian bio, psiko, social, spiritual, budaya.
3 Diagnosis 1. Resiko tinggi terhadap deficit
Keperawatan 2. Resiko tinggi terhadap perubahan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh
3. Keletihan
4. Hipertermi
5. Konstipasi
6. Cemas
7. Resiko tinggi terhadap cedera ( pada janin )
8. Resiko deficit perawatan diri

4. Kriteria Evaluasi/ 1. TTV dalam batas normal
Nursing Outcome 2. Inteke output seimbang.
3. Membran mukosa lembab, turgor kulit baik.
4. Pengisian kapiler < 3 detik
5. Mual /muntah berkurang /teratasi
6. Klien menghabiskan diit yang diberikan.
7. Tidak ada tanda malnutrisi.
8. Klien dapat mempertahan berat badan normal.

lidah) serta keluhan haus. 6. 8. Bantu pemenuhan Activity Daily Livings (ADLs) . Pasien mengungkapkan adanya peningkatan tingkat energi 10. 11. Monitor BB sesuai indikasi. Pasien mampu berpartisipasi dalam aktivitas yang diinginkan 5. Anjurkan teknik mengurangi mual dengan cara meminum air hangat 16. 9. Monitor warna dan karakteristik urin. 10. Monitor TTV. Timbang berat badan/ 2 hari sekali 19. Lakukan kompres dengan air suhu ruangan/hangat. Monitor intake output. Monitor intake cairan dan dorong klien minum cairan pengganti. kelembaban membrane mukosa kulit ( bibir. pertahankan mas ukan dan haluaran yang adekuat. Intervensi 1. berdiri ). Kaji kebiasaan makan 14. ukur berat jenis urin. Kaji keluhan mual dan muntah yang dialami pasien 15. Pertahankan kelancaran tetesan infus sesuai program. Berikan makanan dalam porsi sedikit tapi sering 18. dan TB dan lingkar lengan atas 13. Kaji BB. termasuk perubahan postural ( duduk. Berikan makanan selagi hangat 17. catat adanya hypotensi. Monitor turgor kulit. 4. 3. 9. 5. pertahankan linen dan pakaian yang kering. Jelaskan pentingnya nutrisi adekuat 20. 7. Catat peningkatan suhu tubuh. observasi kehilangan cairan yang tak nampak. Libatkan keluarga dalam asuhan keperawatan 12. Manajemen cairan : Keperawatan 2.

Asuhan Keperawatan Dalam Maternitas dan Ginekologi. (2000). ECG Hutahaean. Serta menganalisis terhadap perkembangan diagnosis nyang telah ditetapkan. (2015) . Suzanne. Kolaborasi dengan ahli gizi 5 Informasi dan 1. Evaluasi Mengevaluasi hasil subjektif dan objektif setelah dilakukan intervensi dan membandingkan dengan kriteria evaluasi. Mediaction Publishing. ECG. Bare F. Ed revisi jilid 1. Buku Kedokteran Medikal Bedah. Manajemen untuk mengurangi mual/munta dengan cara Edukasi memakan makanan sedikit tapi sering dan selagi hangat 2. 9. 3. Jakarta: TIM Nanda Internasional. Smeltzer C. (2009). 21. Dkk. Jakarta: EGC . Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnose Medis Dan Nanda Nic – Noc. 7 Penelaah Kritis Sub komite mutu keperawatan 8 Kepustakaan Carpenito. Kolaborasi dalam pemasangan IV line 22. (2011). Kolaborasi pemberian medikasi 23. Ed 8. Latihan mobilisasi bertahap 6. Handbook Of Nursing Diagnosis. 2001. Buku Saku Diagnose Keperawatan Ed. Pola asupan dan kandungan nutrisinya. Nurarif. Brenda.