TUGAS PERANCANGAN PABRIK KIMIA

TAHAP PERSIAPAN BAHAN BAKU

Disusun oleh :
Kristianingtyas Fanny Putranti NIM 21030113120024

JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2016

Liquid Ammonia Feed Pump Ammonia yang keluar dari Ammonia Boost Up Pump. Ammonia Boost Up Pump Ammonia yang berasal dari storage (penyimpanan) dipompa menggunakan alat ini untuk menaikkan tekanan NH3 cair dari 14 kg/cm2G menjadi 21 kg/cm2G. bahan baku NH3 dan CO2 harus melewati tahap preparasi terlebih dahulu. Alat-alat yang digunakan beserta fungsinya yaitu : Preparasi NH3 a. Ammonia Preheater Alat ini terdiri dari 2 bagian.7 kkal/mol (b) Sebelum diproses menjadi urea. Reaksi pembentukan urea terdiri dari 2 tingkat reaksi. PUPUK KUJANG PT.1 Ammonia Preheater menggunakan Hot Water dari penampung yang telah melewati High Pressure Absorber Cooler dan No. b. NH2COONH4(l) → NH2CONH2(l) + H2O(g) ∆H = +7. Pupuk Kujang 1A adalah pabrik yang memproduksi urea. Tahap preparasi ini bertujuan untuk menyiapkan bahan baku sebelum direaksikan ke dalam reaktor. No. c. sebagian digunakan sebagai penyerap pada High Pressure Absorber. . PERSIAPAN BAHAN BAKU PEMBUATAN UREA DI PT.2 Ammonia Preheater menggunakan steam condensate dari penampung flash drum untuk memanaskan ammonia menjadi suhu 200˚C.6 kg/cm2G P=200 kg/cm2G 2 NH3 (l) + CO2 (g) NH2COONH4 (l) ∆H = -38 kkal/mol (a) Reaksi tersebut diikuti dengan dehidrasi ammonium karbamat menjadi urea dan uap air dengan kondisi operasi yang sama. yaitu pembentukan ammonium karbamat dari reaksi antara karbondioksida (CO2) dan ammonia (NH3) pada tekanan 200 kg/cm2 dan temperatur 200˚C dengan persamaan reaksi sebagai berikut: T=30˚C T=30˚C T=200˚C P=14 kg/cm2G P=0. sebagian lagi dilewatkan pada Liquid Ammonia Feed Pump untuk menaikkan tekanan NH3 lebih lanjut menjadi 250 kg/cm2G.

6 kg/cm2G menjadi 26 kg/cm2G. Outlet gas CO2 bertekanan 200 kg/cm2G dengan suhu 120˚C.Preparasi CO2 a. kemudian gas CO2 bersamaan dengan udara (2500 ppm sebagai O2) yang diinjeksikan ke dalam aliran gas CO2 dikompresi menggunakan CO2 Booster Compressor. Gas ini kemudian masuk reaktor melalui bagian bawah. c. . Suction Separator Alat ini bekerja secara seri untuk memisahkan air yang terkandung di dalam gas CO2. d. Kompresor ini berupa kompresor sentrifugal tiga tahap. Intercooler diletakkan di setiap antara CO2 Booster Compressor. CO2 Compressor Alat ini bertipe reciprocating yang bekerja secara paralel dan bekerja untuk menaikkan tekanan gas CO2 lebih lanjut. b. CO2 Booster Compressor Alat ini bekerja untuk menaikkan tekanan gas CO2 dari 0. Intercooler Alat ini bekerja untuk menjaga temperatur tetap 30˚C setelah gas CO2 dikompresi dari CO2 Booster Compressor.