1.

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
WAKTU NO. DIAGNOSA IMPLEMENTASI EVALUASI PARAF
17 juni 1  Melakukan pengkajian nyeri secara S :
2017 komprehensif termasuk lokasi, - Ny. M mengatakan kesemutan dan linu
karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan serta nyeri pada lututnya
faktor presipitasi - Karakteristik Nyeri :
 mengobservasi reaksi nonverbal dari P : Nyeri sendi bahunya
ketidaknyamanan Q: seperti denyut-denyut/ngilu
 mengkaji tipe dan sumber nyeri untuk R : persendian bahu kiri
menentukan intervensi S : Skala nyeri 8
 meningkatkan istirahat T : nyeri terasa terus menerus dan semakin
 mengontrol lingkungan yang dapat berat jika dilakukan pergerakkan
mempengaruhi nyeri seperti suhu ruangan, - Ny. M mengatakan biasanya nyeri
pencahayaan dan kebisingan bertambah jika suasana dingin dan
berkurang setelah minum obat
- Klien juga mengatakan terdapat nyeri
tekan pada area lutut
O:
- Klien berjalan dengan lambat dan
berhati-hati
- Klien memegangi area yang nyeri di
persendian bahu kiri

durasi. Klien tampak gelisah . Asam urat : 6. karakteristik.7 oC . . Bahu kiri tampak bengkak . A : Masalah Belum Teratasi P : Lanjutkan Intervensi : . mengobservasi reaksi nonverbal dari . Klien tampah meringis kesakitan . frekuensi. Klien tampak istirahat ketika diajurkan untuk beristirahat. Nafsu makan klien menurun . Melakukan pengkajian nyeri secara komprehensif termasuk lokasi. Tanda-tanda vital : TD : 120/70 mmHg N : 80 x/menit RR : 16 x/menit S : 36.4 mg/dl . Klien berkeluh kesah . kualitas dan faktor presipitasi . Bahu kiri teraba hangat . Tampak deformitas di bahu kiri .

kompres hangat/ dingin 17 juni 2  mengkaji kemampuan pasien dalam S: 2017 mobilisasi . Klien tampak jarang menekuk lutut nya ADLs pasien dan menggerakkan bahu kirinya . mendampingi dan Bantu pasien saat . distraksi. Klien berjalan dengan lambat mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan . relaksasi. mengkaji kemampuan pasien dalam mobilisasi . mengajarkan tentang teknik non farmakologi: napas dala. Ny. M mengatakan jika menggerakkan  mengajarkan pasien bagaimana tangan nya terasa sakit dan lututnya merubah posisi dan berikan bantuan terasa nyeri saat ditekan jika diperlukan O:  mendampingi dan Bantu pasien saat . ketidaknyamanan . Klien mengikuti instruksi perawat dalam melakukan perubahan posisi A : masalah belum teratasi P : lanjutkan Intervensi . Klien dapat melakukan aktivitas sehari- secara mandiri tetapi tampak berhati- hati dalam mobilisasi .

mengajarkan pasien bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan 17 Juni 3  mengkaji tingkat pengetahuan pasien S: 2017  menjelaskan patofisiologi dari . tentang penyakit reumatik yang  menggambarkan tanda dan gejala yang dideritanya. dengan cara yang tepat A : Masalah belum Teratasi P : Lanjutkan Intervensi : . M mengatakan tidak mengerti penyakit dengan cara yang tepat. dengan cara cara pengobatan untuk penyakit yang tepat rematik  menggambarkan proses penyakit. M mengatakan masih kesemutan . Ny. Setelah diberi penjelasam tentang penyebab. pantangan makanan. Klien tampak kooperatif dalam diskusi  mengidentifikasi kemungkinan . . dan biasa muncul pada penyakit. mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan ADLs pasien . Ny. dengan O : cara yang tepat . mengkaji dan mengevaluasi tingkat pengetahuan pasien 1  Melakukan pengkajian nyeri secara S: komprehensif termasuk lokasi. dengan cara yang tepat penyakitnya klien dapat menyebutkan  menyediakan informasi pada pasien tanda dan gejala dari reumatoid artritis tentang kondisi.

Klien memegangi area yang nyeri di persendian bahu kiri . kompres hangat . . Karakteristik Nyeri :  mengbservasi reaksi nonverbal dari P : Nyeri sendi bahunya ketidaknyamanan Q: seperti denyut-denyut/ngilu  memberikan informasi tentang nyeri R : persendian bahu kiri seperti penyebab nyeri. frekuensi. karakteristik. Klien mengatakan akan sering mempraktekkan kompres hangat jika nyeri O: . durasi. Klien berjalan dengan lambat dan berhati-hati . kualitas dan dan linu serta nyeri pada lututnya faktor presipitasi . berapa lama nyeri S : Skala nyeri 6 akan berkurang dan antisipasi T : nyeri terasa terus menerus dan ketidaknyamanan dari prosedur semakin berat jika dilakukan  mengajarkan tentang teknik non pergerakkan farmakologi: napas dalam. Klien juga mengatakan nyeri tekan pada area lututnya masih ada. Tanda-tanda vital : TD : 110/70 mmHg N : 84 x/menit .

mengontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti suhu . kualitas dan faktor presipitasi . durasi. Klien tampak istirahat ketika diajurkan untuk beristirahat. Bahu kiri teraba hangat . Tampak deformitas di bahu kiri . Melakukan pengkajian nyeri secara komprehensif termasuk lokasi. Bahu kiri tampak bengkak . Klien tampak meringis kesakitan .4oC . mengobservasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan . . Klien tampak mempraktekkan napas dalam . karakteristik. RR : 20 x/menit S : 36. frekuensi. Klien tampak melakukan teknik kompres hangat A : Masalah Belum Teratasi P: Lanjutkan Intervensi : .

mengkaji kemampuan pasien dalam S: mobilisasi . A : masalah belum teratasi P : lanjutkan Intervensi . mengevaluasi keefektifan manajemen nyeri yang telah diajarkan 2 . Klien tampak sering mempraktekan perubahan posisi yang diajarkan. Klien tampak jarang menekuk lutut nya jika diperlukan dan menggerakkan bahu kirinya . Mendampingi klien saat merubah posisi dan membantu klien. Ny. . M mengatakan jika menggerakkan  mendampingi dan Bantu pasien saat tangan nya terasa sakit dan lututnya mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan terasa nyeri saat ditekan ADLs pasien O:  mengajarkan pasien bagaimana . mengkaji kemampuan pasien dalam mobilisasi . Klien dapat melakukan aktivitas sehari- secara mandiri tetapi tampak berhati- hati dalam mobilisasi . Klien berjalan dengan lambat merubah posisi dan berikan bantuan . ruangan. pencahayaan dan kebisingan .

mendampingi dan Bantu pasien saat mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan ADLs pasien . . klien dapat menyebutkan kembali beberapa pertanyaan yang diberikan. dan pantangan makanan. M mengatakan mengerti tentang penyakit reumatik yang dideritanya. Klien tampak kooperatif . Ny. O: . mengajarkan pasien bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan 3  mengkaji dan mengevaluasi tingkat S : pengetahuan pasien . A : Masalah Teratasi P : Hentikan Intervensi .