Menjelaskan langkah perbaikan PC yang bermasalah

12 April 2011 by cahyokrisma 3 Komentar
Dalam melaksanakan langkah-langkah perbaikan PC ada beberapa hal yang
harus diperhatikan, yaitu :
1. Metode pendataan spesifikasi periferal yang akan diperbaiki
2. Panduan mendiagnosis dan melokalisir permasalahan/kerusakan
dengan 6 langkah utama troubleshooting PC
3. Penetapan prosedur, metode dan alat bantu (tools kit) troubleshooting
PC, melalui gejala yang muncul

Metode Pendataan spesifikasi periferal yang akan diperbaiki
Ada 6 tahap utama dalam troubleshooting pada PC yang bermasalah,
yaitu :
1. Gather data from customer. Meliputi a) mengumpulkan data dari
konsumen b) jika komputer tidak bisa melakukan boot/cold boot maka
yang perlu ditanyakan kepada konsumen adalah : Kapan terakhir
komputer bekerja?, Apakah ada perubahan yang dilakukan pada sistem,
sebelumnya?, Apakah sudah pernah dilakukan maintenance
sebelumnya?, Apakah led indikator atau fan komputer bekerja?
2. Verify the obvious issues.
3. Try quick solutions first. Berdasarkan langkah 2 dan langkah 3, Untuk
memeriksa PC dengan cepat, Anda harus memastikan bahwa
komputer sudah dihidupkan dan dicolokkan pada stop kontak AC
PLN. Pastikan bawah komputer sudah terlindungi oleh perangkat
penyetabil tegangan dan protektor arus berlebih, misal dengan
menggunakan Stabilizer. Nyalakan komputer dan pastikan bahwa PC,
benar-benar dalam keadaan rusak atau tidak.
4. Gather data from the computer. Mengumpulkan data spesifikasi dari
komputer yang bermasalah.
5. Evaluate the problem and implement the solution. Diagnosis
permasalah atau kerusakan, untuk menetapkan solusi perbaikan yang
terbaik.
6. Close with the customer. Jika komputer sudah dalam keadaan baik,
pastikan bahwa konsumen menyakini komputer sudah normal dengan
mencoba komputer tersebut, sebelum PC hasil perbaikan diserahkan
kepada konsumen

LANGKAH 1. Melakukan perawatan PC
Tahap ini adalah tahap pertama yang harus dilakukan seorang teknisi
sebelum kita melakukan perbaikan PC. Melakukan perawatan PC meliputi :
1. Melepas semua komponen PC. Melepas semua komponen PC ini berlaku baik untuk PC yang
rusak ringan ataupun rusak berat. Hal ini sering menjadi pertanyaan khususnya siswa saya.

Pertanyaan

Misalkan sudah diketahui yang rusak memorinya, kenapa kita harus membongkar semua ? bukannya
langsung ganti saja tanpa harus mengeluarkan Motherboard dari chase ?”

yang dilakukan adalah melepas semua komponen PC. Melepas memori . yaitu debu dan listrik yang tidak stabil 2. tanpa terkecuali dari chase untuk dibersihkan dari kotoran dan debu. Hard drives meliputi :  Optical drives (CD drive atauDVD drive)  Hard drive (hard disk) D. Melepas Hard drives. Melepas Chase B. Jawab Inti dari perawatan PC adalah proses membersihkan semua komponen PC dalam chase dari kotoran khususnya debu Catatan Ada 2 penyebab utama kerusakan PC. Melepas power supply dan seluruh konektor yang tertaut pada Hard Drives dan Motherboard. Power supply. Adapun standar urutan melepas kompnen PC adalah : A. Motherboard. Jadi pada langkah ini. Melepas power supply C. Melepas motherboard meliputi :  melepas kabel pada front panel  melepas dan mengeluarkan motherboard dari chase  Melepas memori dan processor dari motherboard.

Membersihkan semua komponen PC membersihkan memori membersihkan processor membersihkan kipas proc . Melepas Processor E.

membersihkan ventilasi PS membersihkan konektor PS membersihkan kipas PS membersihkan Hard disk .

Langkah ini bisa dilakukan jika komputer masih bisa masuk ke dalam sistem operasi baik secara normal atau melalui “safe mode” pada sistem operasi windows. Ada beberapa cara dalam melihat spesifikasi hardware pada PC. sehingga kita dapat melihat proses yang terjadi dengan cara menekan tombol pause pada keyboard. Ini diperlukan untuk menjamin bahwa hardware dari PC konsumen tidak tertukar dengan hardware dari PC lain. Pencatatan spesifikasi harus sesuai dengan yang tertera pada label komponen. Jika PC tidak hidup. Dari hasil analisis visual. Melalui proses POST (Power on Selft Test) pada saat komputer melakukan Cold Boot. lakukan dengan cara manual dengan langsung melihat spesifikasi komponen saat melakukan perawatan PC. tombol “pause” pada keyboard C. membersihkan konektor harddisk Membersihkan motherboard F. Melihat spesifikasi hardware menggunakan sebuah software. B. Mencatat spsifikasi hardware pada PC Spesifikasi hardware pada PC yang meliputi merk dan kapasitas perlu diidentifikasi. Catat pada lembar chek list PC (untuk men-download sudah tersedia di bawah). Untuk menghentikan proses boot. dimungkinkan dapat diketahui adanya komponen yang rusak secara fisik/terbakar LANGKAH 2. Ada . Analisis visual penampakan komponen PC. diantaranya : A.

. Kemudian pilih menu →sumarry  dxdiag. dengan cara klik : Start →run →ketik “msinfo32.exe”. beberapa cara untuk melihat spesifikasi hardware menggunakan software yaitu :  System information. sehingga muncul kotak seperti di bawah ini. Pada windows XP atau windows 7. Pada windows XP atau Windows 7 dapat dilakukan dengan cara klik : Start →run ketik “dxdiag”→ok.

 Device Manager dengan cara : Start →control panel → system → hardware → device manager. .

kotak control panel kotak system .

Ini berfungsi saat kita mau melakukan diagnosis kerusakan PC LANGKAH 3. Mengapa demikian ? yang perlu diingat bahwa sumber arus atau sumber tegangan atau sumber daya sebuah PC berasal dari sebuah Power Supply. Sebagian besar kerusakan PC dikarenakan suplai tegangan dari power supply tidak stabil. tune up utilities. norton utilities. Ciri yang paling mudah jika suplai tegangan PC anda tidak stabil adalah seringnya memori PC bermasalah. Jika anda memiliki software windows tools misal : CPU-Z. Awet tidaknya PC anda tergantung dari sebuah Power Supply. kotak device manager F. lakukan pengecekan Power Supply. AVG-Tune up dll. D. E. . Windows doctor. Pengecekan Power Supply Sebelum kita menuju pada proses mendiagnosis permasalahan pada PC. anda bisa melihatnya pada menu system informations. Catat dan tuliskan pada report sheet seperti pada link berikut tabel checklist pc.