Sistem Kelistrikan Otomatis Di Rumah

Karya Tulis ini dalam Rangka Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR)
Tingkat
Jakarta Utara

Disusun Oleh :
1 . Khafi Nur Kurnia
2 . Jeremy Christian Putra
3 . Krisna Fanny Adrianto

SMK PERGURUAN “CIKINI"
Jl.AlurLaut Blok NN No. 1 Plumpang Jakarta Utara
Telp.43933434 Fax.4368553 Website: http://www.smkcikini.sch.id
2014

Saklar Otomatis Untuk Di Rumah Kami menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak. Rekan-Rekan sekolah dan anggota KIRJU yang namanya tidak bisa kami sebutkan satu persatu.Si 3.Pd dan Suroto. Wakil Kepala Sekolah Bid. Wakil kepala sekolah Suroto. Syamsudin RS 6. Selaku guru pembimbing. Akhir kata semoga laporan ini dapat berguna bagi kami dan para pembaca (umumnya). pada akhirnya kamipun bisa menyelesaikan karya tulis kami dengan . Wakil kepala sekolah Bid.S. Oleh karena itu pada kesempatan ini. S. Kepala Sekolah SMK Perguruan Cikini Drs. Teman-teman alumni KIR SMK Perguruan Cikini 8. Abdul Aziz. Drs. KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat.S. untuk itu kami akan menerima segala bentuk saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan penenelitian ini. hidayah dan Karunia-Nya. Drs. Ansori 4. Jakarta. Bid. Ulyanah 5. Wakil kepala sekolah Bid. Kami menyadari bahwa laporan penelitian ini masih jauh dari sempurna. Kesiswaan. September 2015 Peneliti .Si . 7. Rifat 2. Hubinmas Drs. dan Terima kasih juga kepada Tuhan Yang Maha Esa . kami menyampaikan terima kasih kepada : 1. seksama dan hasil yang terbilang cukup memuaskan . maka laopran penelitian ini tidak akan selesai dengan baik. Kurikulum. karena hinggah hari ini kitapun masih bisa bertemu dan berkumpul dalam ibadah ini dan masih sehat wal’alfiat .

......................................2 1...........4 2................1 Latar belakang ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................6 Kerangka Berpikir ...........4 Perumusan masalah .......................................................................................................................................................1 1.......5 Tujuan penelitian .....................2 1....3 BAB II KAJIAN TEORI 2......................................................................7 Hipotesis ..5 Lampu LED Sebagai Lampu Hemat energy .....................................5 2................................... DAFTAR ISI Kata pengantar .....2 Identifikasi masalah ..........................................5 .............2 1.4 2...................5 2..................................................................................................5 2....................................................................4 Pengertian Sensor LDR 2...........................................i Daftar isi ........................................................................3 Proses Pengisian Baterai oleh Panel Surya .....................................................ii BAB I PENDAHULUAN 1......................2 Pengertian Panel Surya .....................3 Pembatasan masalah ....................................................................................................................................................2 1.....1 Pengertian Lampu LED ..........................................................6 Manfaat penelitian ...

..11 4.......................15 ...................................................7 3..................................7 3.................................................1 Metode Penelitian ...................................................1 Kesimpulan ..2 Saran .........................2 Perhitungan biaya pembuatan alat .............................................7 3.....................14 5........................................................1 Bagan alat dan alur kerja ..............4 Prosedur Penelitian ....................................................................................................................................................................................................................10 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 4......................................................8 3..................................................BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3..2 Waktu dan Tempat Penelitian ...............................................................................................11 4..................12 4.....................................................................................................................................4 Hasil uji coba lampu led ...............12 BAB V PENUTUP 5............5 Analisa Data .........................................................................3 Alat dan Bahan ..............14 DAFTAR PUSTAKA ................................3 Minat masyarakat ....................................................................................................................................................................................

sehinggah kita bias memanfaatkan beberapa energi alternatif sebagai cara lain atau sumber energi untuk penerangan dirumah . Dengan itu beberapa orang memikirkan bagaimana cara untuk menghemat pemakaian energi lampu yang sebagai penerangan . 1 Latar Belakang Masalah Dalam Kehidupan Sehari – Sehari pasti kita membutuhkan penerangan untuk di rumah pada malam hari . dan alat ini juga efisien dalam bentuk fisiknya . sehingga banyak orang yang mengeluh di karenakan terlalu banyak pengeluaran dan terlebih khusus untuk penerangan . . yang memungkinkan kita dalam penghematan biaya terlebih khususnya terhadap penerangan . akan tetapi penggunaan energi untuk penerangan semakin lama semakin besar . Tetapi jaman penggunaan lampu terlalu banyak di gunakan . dan mudah juga untuk di kelola sendiri tanpa perlu mengeluarkan biaya tiap bulan . dengan semakin banyak penggunaan energinya semakin banyak pengeluaran untuk memakai penerangan lampu untuk di rumah pada kehidupan sehari – hari . BAB I PENDAHULUAN 1 . dengan ini alat “ Kelistrikan Otomatis Untuk Di Rumah ” membantu untuk mempermudah dan bisa menghemat pengeluaran biaya listrik terlebih utama untuk penerangan lampu.

2. . yang mereka keluhkan tau pernah jauh dari pembiayaan listrik . Pembiayaan dalam pembuatan . Kurang nya perhatian orang untuk mematikan system penerangan saat tak digunakan . Rancangan pembuatan . kami mempunyai masukan terhadap banyak orang yang mengeluh antara lain sebagai berikut . c.2 Identifikasi Masalah : Dalam pembuatan alat “ Kelistrikan Otomatis Dirumah “ . terlebih khususnya penerangan karna penerangan adalah bagian penting dalam rumah tangga .1. sehinggah penggunaan penerangan semakin lama . sehinggah bisa terbilang cukup merepotkan kehidupan sehari – hari : 1. b. Penggunaan daya dalam kelistrikan rumah tangga . karena penerangan adalah hal yang paling muthlak yang digunakan dalam rumah tangga . Tingginya biaya pembayaran listrik dirumah – rumah . semakin tinggi pembiayaannya . 3. 4. Faktor Internal : a. Energi yang kurang maksimal . Banyak terjadi pemborosan listrik.

2. membuat kamu untuk membatasinya menjadi perumushan masalah yang lebih singkat . Faktor Internal : 1 . Tingginya biaya pembayaran listrik dirumah – rumah .1. dan ini adalah beberapa masalah yang paling sering masyarakat ucapkan soal listrik ( Penerangan ) . Faktor Eksternal : 1. Dirumah mereka . . Banyak terjadi pemborosan listrik. Pembiayaan pembuataan alat . 2 . Penggunaan daya dalam kelistrikan rumah tangga .3 Batasan Masalah : Karena luasnya permasalahan yang didapat dalam pembuatan dan dalam pengeluhan banyak orang tentang pembiayaan kelistrikan terlebih khususnya penerangan sehinggah .

Menambah wawasan penulis mengenai perkembangan didalam bidang elektronika. “ Sistem Kelistrikan Otomatis ”.1. 4 . Memberikan penjelasan dan cara kerja secara garis besar dari proyek elektronika yang telah dibuat. setiap siswa dituntut untuk membuat sebuah alat elektronika dan laporan ( Karya Tulis ). 2 . . terlebih khusus penerangan . dalam menunjang kegiatan praktikum elektronika yang diselanggarakan di laboratorium elektronika dasar . Melatih penulis dalam karya tulis. 3 .4 Tujuan Penilitian Setelah melaksanakan praktikum elektronika dasar dilaboratorium “ Elektronika dan Komputer “ . adapun tujuan yang lebih lanjut dari penulisan laporan ini adalah : 1 . Mencoba membuat alat yang mempunyai kegunaan untuk mengurangi biaya kelistrikan yang semakin mahal . Memberikan pengenalan dasar tentang rangkaian elektronika. karena dalam rumah tangga . Di SMK Perguruan Cikini . sehinggah kami mencoba untuk membuat alat . yang berguna untuk melatih siswa dalam membuat alat dan karya tulis. yang bisa digunakan untuk mempermudah orang dalam pembuatannya sehinggah bisa menjadi hal yang berguna . 1. dan semoga alat ini bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi dunia begitu adanya . serta komponen-komponen dalam perangkat elektronika . 5 . dan untuk mengetahui seberapa jauh siswa memahami tentang ilmu elektronika yang telah diberikan kepada siswa tersebut. listrik terlebih khususnya untuk penerangan adalah bagian penting dari setiap rumah .5 Metode Penelitian Kami memilih judul “ Sistem Kelistrikan Otomatis Dirumah “ . dan biaya penerangan sangat besar dalam pembiayaannya .

1. sebagai penopang dari pembuatan dan kinerjanya alat tersebut dalam “ Sistem Kelistrikan Otomatis “ . penerangan haruslah dilakukanya penghematan biaya . karena semakin waktu semakin bertambahnya juga pembiayaan kelistrikan terlebih khususnya terhadap penerangan . untuk mencoba melakukan pengehematan biaya terlebih khususnya dalam penerangan . sehinggah kami para remaja “ KIR “ SMK Perguruan Cikini .6 Manfaat Penelitian Manfaat alat ini adalah . karena penerangan adalah salah satu sumber penting dalam kehidupan sehinggah . . Membuat / Mencoba untuk membuat alat atau memodifikasi sistem kelistrikan rumah tangga dengan memanfaatkan “ Tenaga Panel Surya “ dan “ Sensor LDR “ .

Berbeda dengan Lampu Pijar. Bentuk LED mirip dengan sebuah bohlam (bola lampu) yang kecil dan dapat dipasangkan dengan mudah ke dalam berbagai perangkat elektronika. BAB II Landasan Teori II.A Pengertian LED Light Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju. Simbol dan Bentuk LED (Light Emitting Diode) . saat ini LED (Light Emitting Diode) yang bentuknya kecil telah banyak digunakan sebagai lampu penerang dalam LCD TV yang mengganti lampu tube. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. Oleh karena itu. LED tidak memerlukan pembakaran filamen sehingga tidak menimbulkan panas dalam menghasilkan cahaya. LED juga dapat memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata seperti yang sering kita jumpai pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik lainnya. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor.

sementara sisanya akan terbuang sebagai panas.II. Satu-satunya hal yang harus dikhawatirkan adalah memastikan untuk menyingkirkan segala hal yang dapat menghalangi sinar matahari ke panel surya tersebut. Panel surya sangat mudah dalam hal pemeliharaan karena tidak ada bagian yang bergerak. Panel surya komersial sangat jarang yang melampaui efisiensi 20%. Posisi ideal panel surya adalah menghadap langsung ke sinar matahari (untuk memastikan efisiensi maksimum). terlepas apakah ini membantu lingkungan atau tidak. meskipun dengan kemajuan teknologi mutahir. Namun. Sel surya juga perlu dilindungi dari kelembaban dan kerusakan mekanis karena hal ini dapat merusak efisiensi panel surya secara signifikan. Panel surya modern memiliki perlindungan overheating yang baik dalam bentuk semen konduktif termal. dan menurunkan masa pakai dari yang diharapkan. Mengapa masih sedikit orang yang memanfaatkan energi surya? panel surya masih merupakan pilihan energi yang lebih mahal dibandingkan bertahan dengan bahan bakar fosil dan masih banyak orang yang tidak bersedia membayar lebih untuk biaya energi. Karena peralatan rumah saat ini berjalan di alternating current (AC). Dengan panel surya kita mendapatkan energi bersih dari sumber energi yang paling berlimpah di planet kita. Perlindungan overheating penting dikarenakan panel surya mengkonversi kurang dari 20% dari energi surya yang ada menjadi listrik. sebagian besar panel surya komersial saat ini hanya mencapai efisiensi 15% dan hal ini tentunya merupakan salah satu alasan utama mengapa industri energi surya masih tidak dapat bersaing dengan bahan bakar fosil.B Pengertian Panel Surya Panel surya adalah perangkat rakitan sel-sel fotovoltaik yang mengkonversi sinar matahari menjadi listrik. panel surya harus memiliki power inverter yang mengubah arus direct current (DC) dari sel surya menjadialternating current (AC).panel surya tidak memancarkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya seperti dalam pembakaran bahan bakar fosil dan oleh karena itu tidak memberikan kontribusi terhadap dampak perubahan iklim. produsen harus memastikan bahwa sel-sel surya saling terhubung secara elektrik antara satu dengan yang lain pada sistem tersebut. Mengapa kita perlu menginstal panel surya dan bukannya terus bersahabat dengan bahan bakar fosil? Jawabannya sederhana . dan tanpa perlindungan yang memadai kejadian overheatingdapat menurunkan efisiensi panel surya secara signifikan. Ketika memproduksi panel surya. . Panel surya biasanya memiliki umur 20+ tahun yang biasanya dalam jangka waktu tersebut pemilik panel surya tidak akan mengalami penurunan efisiensi yang signifikan.

Jumlah negara yang memberikan insentif untuk energi surya terus meningkat yang berarti bahwa panel surya menjadi lebih efektif dalam hal biaya dan jumlah pemilik rumah dan bisnis yang tertarik untuk menggunakan panel surya terus tumbuh sepanjang waktu. .

Shutter Kamera. Bentuk dan Simbol LDR . Lampu Kamar Tidur. Nilai Hambatan LDR akan mencapai 200 Kilo Ohm (kΩ) pada kondisi gelap dan menurun menjadi 500 Ohm (Ω) pada Kondisi Cahaya Terang. II . Rangkaian Anti Maling. LDR (Light Dependent Resistor) yang merupakan Komponen Elektronika peka cahaya ini sering digunakan atau diaplikasikan dalam Rangkaian Elektronika sebagai sensor pada Lampu Penerang Jalan. Pada umumnya. Naik turunnya nilai Hambatan akan sebanding dengan jumlah cahaya yang diterimanya. C Pengertian Sensor LDR Light Dependent Resistor atau disingkat dengan LDR adalah jenis Resistor yang nilai hambatan atau nilai resistansinya tergantung pada intensitas cahaya yang diterimanya. Dengan kata lain. Alarm dan lain sebagainya. fungsi LDR (Light Dependent Resistor) adalah untuk menghantarkan arus listrik jika menerima sejumlah intensitas cahaya (Kondisi Terang) dan menghambat arus listrik dalam kondisi gelap. Nilai Hambatan LDR akan menurun pada saat cahaya terang dan nilai Hambatannya akan menjadi tinggi jika dalam kondisi gelap.

Multitester 1 9. untuk mengotomatiskan sistem kelistrikan dirumah . Sensor LDR 1 3.3 . Paku Secukupnya 10 .1 Metode Penelitian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. terlebih khususnya dalam penerangan . dan Sensor LDR . Lampu LED 1 7.2 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilakukan di laboratorium Elektronika SMK Perguruan Cikini Jakarta dari tanggal 1 Agustus 2015 sampai dengan 15 Agustus 2015 3. Penghapus 1 8. dengan memanfaatkan panel surya sebagai energi alternatif . Obeng 1 3. Gergaji 1 5. Timing 1 10 . Saver 1 5. Eksperimen dilakukan untuk melakukan penghematan . Bor 1 11 . BAB III 3. Lem 2 4. Palu 1 2. Nama Alat Jumlah Keterangan 1. Kabel Secukupnya 4. Triplek Secukupnya 6. B Nama Bahan : No . A Nama Alat : No . Tempat Lampu 1 8.3 Alat dan Bahan : 3.3 . Saklar Switch 1 9. Timah Secukupya . 3. Pensil 2 7. Penggaris 1 6. Solder 1 3. Panel Surya 1 2. Nama Alat Jumlah Keterangan 1.

12 September 2015 3 Pembuatan Alat 13 s. Pelaksanaan Sistematik pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai berikut. alat. No Uraian Kegiatan Waktu 1 Persiapan Penelitian 1 s.d. 21 September 2015 3. Analisa kualitatif meliputi hal-hal mengenai kualitas tentang “ Sistem Kerja Kelistrikan Otomatis “ . 3.4 Prosedur Penelitian 3. pengambilan data dilakukan sebagai berikut. B .4 . A .4 . 20 September 2015 5 Analisis Data 20. Tahap Persiapan Mempersiapkan tempat. 18 September2015 4 Ujicoba Alat 19 s.d.d. C .5 Analisis Data Analisa data yang di lakukan dengan menggunakan cara kualitatif dan kuantitatif.d.d. 8 September 2015 2 Tahap Layout Computer 9 s.4 . . dan bahan yang digunakan dalam penelitian . Sedangkan kuantitatif digunakan untuk mengukur berapa banyak minat masyarakat terhadap penggunaan alat tersebut. Pengambilan Data Setelah persiapan selesai .3. No Nama Alat Jangkauan Pendeteksian Keterangan 1 Sensor LDR Aktif 2 Panel Surya Aktif 3 Lampu LED Aktif 3.

jika driver pompa bekerja OFF maka pompa akan mati hal ini menunjukan bahwa sensor tidak mendeteksi titik api.1 Bagan alat dan alur kerja 5. jika driver pompa bekerja ON maka pompa akan hidup dan air akan terpancar dari pompa. Keluaran sensor LDR berupa perubahan nilai hambatan dan akan diolah oleh blok rangkaian LDR. di blok ini nilai keluaran ldr akan di bandingkan dengan tegangan acuan dari IC OP-Amp dan IC Op-Amp mengeluarkan sinyal untuk menggerakan driver pompa. BAB IV 4. hal ini menunjukan bahwa sensor mendeteksi titik api. Bagan Alat SENSOR LDR RANGKAIAN LDR DRIVER POMPA POMPA AIR POWER SUPPLY 6. . Input sensor LDR akan meraba perubahan disekelilingnya setiap perubahan akan dideteksi. Alur Kerja 7.

000 hitam 13 Timah 0.4 Hasil Uji Coba sensor ldr Terhadap titik api 4. 4.4.000 15.500 1.4.000 5.000 2.000 6.900 4.2 Perhitungan biaya pembuatan Alat Perhitungan biaya pembuatan alat adalah sebagai berikut.000 5 IC LM 324 1 6.000 4.1 Hasil uji coba rangkaian Posisi Variabel Jangkauan No Nama Alat Resistor 50K pendeteksian Pompa air titik api (cm) 1 Sensor LDR1 10K 50 Hidup 2 Sensor LDR2 20K 100 Hidup 3 Sensor LDR4 30K 110 Hidup .5 meter 2.000 2 Resistor 10K 2 200 400 3 Resistor 470 ohm 2 200 400 4 Variabel resistor 1 5.000 6 Transistor BD139 1 2.000 100.500 11 Fericlorit Secukupnya 3.3 Minat Masyarakat Produk yang di hasilkan oleh penelitian ini pasti menarik untuk masyarakat karena produk ini lebih murah dari alat pemadam lain nya serta alat ini juga tidak memerlukan instalasi semi permanent melainkan alat ini portable sehingga dapat di pindah pindah contoh didekat kompor pada dapur.000 5.000 9 Konektor 2 2.000 14 Pompa air mini 1 100.000 Total 146.000 10 PCB 1 1. N Nama Bahan Jumlah Harga satuan Total harga o 1 Sensor LDR 1 5.000 7 Dioda IN 4002 2 300 600 8 Relay 12V 1 15.000 12 Kabel Merah – 1 meter 2.000 3.000 2.000 2.

Kerugian karena kebakaran lebih sedikit 3. Memadamkan api secara manual adalah sebagai berikut. Proses Penyiraman Lebih Cepat 1. membutuhkan listrik 2. Jarak Terbatas b. Memadamkan api secara manual Keunggulan Kelemahan 1.4. membutuhkan aliran air saat beroprasi 3. Gratis 3. Kebakaran Merembet 3. Membutuhkan waktu yang lama . Memadamkan api menggunakan alat otomatis Keunggulan Kelemahan 1. Memadamkan api menggunakan alat otomatis adalah sebagai berikut.4. Air tidak terbuang percuma 2. meningkatkan gotong royong 2. Melelahkan 2.2 Membandingkan pemadaman api menggunakan alat otomatis dengan manual a. tidak membutuhkan listrik 1.

2 Saran – Saran Kami menyadari bahwa dalam penelitian ini masih banyak kekurangan maka dari itu kami sangat bersenang hati kepada pembaca untuk memberikan sumbangan berupa kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penelitian kami.1 Kesimpulan Jadi kesimpulan nya adalah bahwa alat pemadam kebakaran tersebut memiliki tingkat efisiensi yang lebih baik dari alat alat yang sudah ada bahkan produk ini tidak terlalu mahal atau terjangkau harganya sehingga banyak orang bisa membeli nya 5. . BAB V Penutup 5.

Related Interests